JAYAKARTA NEWS—Sebuah pernyataan kontroversi dilansir oleh seorang neuroscientist. Ia menyebutkan, wanita hamil yang merokok, gemar mengkonsumsi obat-obatan, juga wanita yang mengalami stress selama masa kehamilannya, dapat meningkatkan kemungkinan melahirkan anak yang menjadi gay atau lesbian atau biseksual masa dewasa. Demikian dikutip dari telegraph.co.uk dan sumber lainnya.
Profesor Dick Swaab, Guru Besar Ahli
Neurobiologi dari Universitas Amsterdam Profesor Dick Swaab, meyakini, gaya hidup wanita selama kehamilan, secara
langsung terkait dengan perkembangan anak yang dilahirkannya. Gaya hidup yang
buruk dari ibu juga akan mempengaruhi IQ anak yang dilahirkannya.
Pernyataan pengarang buku ‘We Are Pur Brains’ yang membuat geger itu, bertentangan dengan
anggapan orang bahwa menjadi gay atau lesbian merupakan pilihan gaya hidup. Swaab
mengatakan, tidak ada bukti kuat bila perkembangan anak setelah lahir dapat
mempengaruhi orientasi seksualnya. Sebab, banyak anak yang diasuh pasangan gay
atau lesbian, namun tidak tumbuh menjadi homoseksual. “Tidak ada bukti
juga bila homoseksual merupakan pilihan dari gaya hidup,” ujarnya.
Swaab percaya bahwa seksualitas seorang
anak sangat ditentukan ketika mereka masih di dalam rahim. Ini tidak dapat
diubah, katanya. “Wanita hamil
yang menderita stres juga lebih mungkin untuk memiliki anak homoseksual dari
kedua jenis kelamin karena stress meningkatkan hormon kortisol yang mempengaruhi produksi hormon seks janin,” tambah Swaab yang dikenal dengan keahliannya di bidang
neuroscience.
Neuroscience
adalah ilmu yang mempelajari mengenai otak dan seluruh fungsi-fungsi syaraf
belakangan ini telah berkembang menjadi neuropsikiatri dan neurobehaviour
(penggabungan antara perilaku dan fungsi otak). Penggabungan ini didasari
karena otak merupakan sumber dari pemikiran. Neuroscience juga menelaah
penyakit yang turut diatur otak dengan berbagai macam bentuknya.
Menurut Swaab, otak pada janin mulai berkembang pada usia dua minggu, dan apa pun racun-racun yang masuk ke dalam tubuh, memiliki dampak pada perkembangan ini. Tinggal di daerah polusi tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko autisme. Namun begitu, ucapnya, faktor gaya hidup hanya salah satu pengaruh. Genetika memainkan peran yang paling penting. Tapi, katanya, penelitian membuktikan bahwa perkembangan otak selama kehamilan secara langsung terkait dengan gaya hidup orang dewasa.***/ebn
Jika suami Anda pelupa, lupa ulang tahun
pernikahan atau nama tetangga baru Anda, dll, jangan khawatir. Anda bukan
satu-satunya yang memiliki suami seorang pelupa. Sebuah penelitan mengejutkan
datang dari Norwegian University of Science
and Technology (NTNU) di Trondheim, menyebutkan, laki-laki lebih pelupa daripada
perempuan. Mereka berumur antara 30-60 tahun. Hasil penelitian ini
dipublikasikan di BMC Psychology.
Penelitian ini seperti memperkuat hasil penelitian Mayo Clinic’s
Alzheimer’s Disease Research Center
di Rochester, Minn, pada 2010 lalu, yang
menyebut, mild cognitive impairment
(MCI), yang biasanya muncul sebagai gejala kehilangan memori secara ringan,
satu setengah kali lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Studi yang
diterbitkan di jurnal Neurology ini diikuti oleh 2.050 orang usia
70-89 tahun di Olmstead County, Minnesota. Sebanyak 14 persen responden
perempuan ternyata mengalami MCI, sedangkan jumlah pria mencapai 20 persen.
Holmen dan
tim peneliti lainnya mengajukan sembilan pertanyaan terkait seberapa baik
ingatan orang. Studi kesehatan yang
disebut HUNT3 ini, dilakukan terhadap 48.000 orang. Para peserta ditanya apakah memiliki masalah dengan
ingatannya, apakah kerap lupa nama dan tanggal, apakah mereka bisa
mengingat apa yang dilakukannya setahun
lalu, apakah mampu mengingat secara detail sebuah percakapan.
Dari berbagai pertanyaan yang diajukan
terkait ingatan, didapat hasil, ternyata laku-laki lebih bermasalah pada
ingatannya alias pelupa dibanding wanita.
Wanita, kata Holmen, juga memiliki masalah dalam hal ingatan, hanya saja
dalam tingkat yang lebih rendah.
Mengingat nama dan tanggal, juga paling sulit dilakukan wanita.
Dari penelitian itu juga terungkap, pendidikan juga berpengaruh pada memori seseorang. Mereka yang berpendidikan tingkat pelupannya lebih rendah dibanding mereka yang kurang pendidikan. Orang yang kerap dilanda cemas dan depresi, juga memiliki tingkat lupa lebih tinggi dibanding orang lain. Untuk hal ini, baik pria maupun wanita berada dalam tingkat yang sama.***ebn
Anda mengalami nafas tak sedap saat bangun tidur pagi? Pasti, banyak orang merasakan hal ini. Sekalipun Anda merasa sudah menggosok gigi secara teratur, bahkan malam sebelum tidur pun orang menganggap hal ini wajar saja karena mulut tidak beraktivitas. Karenanya cenderung dibiarkan.
Padahal tahukah Anda hal itu dapat dicegah atau paling tidak mengurangi. Sebenarnya apa yang menyebabkan bau mulut tersebut. Saat kita tidur di malam hari, kerja tubuh kita melambat, kelenjar ludah pun demikian. Padahal kerja kelenjar ludah yang kaya akan oksigen ini sangat penting untuk melawan nafas tak sedap.
Dengan berkurangnya jumlah ludah selama tidur, maka kadar oksigen pun
berkurang dan sirkulasi ludah untuk membersihkan sisa makanan dari mulut otomatis berkurang pula.
Jika Anda merasa telah membersihkan gigi sebelum tidur namun masih mengalami nafas tak sedap ketika bangun pagi, salah satu kemungkinannya adalah masih terdapat sisa-sisa makanan yang menempel di mulut yang tidak turut tersapu. Sisa-sisa makanan inilah yang penyebab berkembang biaknya bakteri. Bakteri akan menghasilkan asam yang merupakan produk sisa dari bakteri tersebut.
Lalu bagaimana caranya menghidari nafas tak sedap? Pastikan
membersihkan mulut secara benar, juga melakukan flossing pada
sela-sela gigi. Setelah itu Anda bisa menggunakan obat kumur. Obat kumur bisa Anda buat sendiri.
Belilah baking soda untuk membuat obat kumur,
Asal tahu saja, baking soda banyak gunanya,
bukan hanya untuk membuat roti tapi juga bisa digunakan untuk obat kumur, bahkan
kecantikan.
Cara membuatnya, larutkan satu sendok
baking soda pada segelas air. Lalu berkumurlah. Baking soda akan membuat mulut Anda berada dalam
lingkungan alkali yang sangat baik untuk membunuh bakteri. Dengan baking soda, Anda
akan menemukan nafas segar di pagi hari.
Kacang-kacangan salah satu yang bisa membuat anda awet muda—foto istimewa
Ada banyak obat anti penuaan di pasaran,
namun yang paling aman dan lebih baik adalah zat anti penuaan yang berasal dari
makanan sehari-hari. Berikut ini adalah sembilan makanan yang memiliki nutrisi
khusus untuk membantu melawan peradangan
juga membuat Anda awet muda, sebagaimana dilansir Newsmaxhealth.
Teh hijau–foto istimewa
• Teh Hijau — Menurut sebuah penelitian di Jepang, orang yang minum lebih dari tiga cangkir teh hijau setiap hari, akan berumur panjang karena hijau dan putih, mengandung sejumlah EGCG , antioksidan kuat terkait dengan rendahnya risiko penyakit jantung , penyakit alzheimer , dan berbagai jenis kanker. Katekin yang merupakan senyawa antioksidan yang ditemukan dalam teh hijau , juga dapat melindungi penuaan mata dari glaukoma.
• Ikan– Ikan berlemak , seperti salmon , tuna , dan mackerel , mengandung banyak omega – 3 asam lemak yang melawan banyak penyakit penuaan , termasuk penyakit jantung . The American Heart Association merekomendasikan dua porsi seminggu.
• Kacang –Mengkonsumsi segenggam kacang, apa pun jenis kacangnya, setiap hari —1-2 ons — mengandung sejumlah liberal dari asam lemak omega – 3 yang melawan peradangan. Sebuah studi menemukan, mereka yang makan kacang-kacangan setiap hari mengalami serangan jantung 60 persen lebih sedikit dibandingkan yang jarang makan kacang. Kacang-kacangan juga membantu produksi elastin dan kolagen , senyawa yang menjaga kulit tampak muda.
Coklat–foto istimewa
• Chocolate— Studi menunjukkan bahwa cokelat meningkatkan fungsi otak dan menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa sejumlah kecil cokelat setiap hari dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke hingga hampir 40 persen. Kebanyakan ahli merekomendasikan mengkonsumsi 1 sampai 1,5 ons cokelat hitam.
• Kopi —Kaya antioksidan. Sebuah penelitian menemukan bahwa 3-5 cangkir sehari menurunkan risiko demensia sebesar 65 persen . Studi-studi lain telah menemukan kopi menurunkan risiko berbagai penyakit penuaan , termasuk penyakit jantung , asam urat , kanker prostat , kanker usus , dan diabetes tipe 2 .
• Wine —Minum anggur dua gelas sehari dapat melindungi terhadap banyak penyakit penuaan termasuk serangan jantung , alzheimer, diabetes, obesitas, kerusakan gigi, dan beberapa jenis kanker. Wine juga dapat melindungi kulit , mengurangi jumlah lesi kulit prakanker yang disebut actinic keratosis.
Blue berry—foto istimewa
• Berry— Raspberry, blueberry , dan berry lainnya mengandung antioksidan yang disebut anthocyanin yang memberikan warna pada buah warna dan memperlambat proses penuaan. Semakin gelap warna berry, semakin tinggi jumlah antioksidan. Secangkir berry segar atau beku perhari, dapat melawan peradangan yang mengarah kepenuaan.
• Tomat — Likopen, antioksidan yang memberi warna cerah pada tomat, menjaga kulit tampak muda dan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Sebuah studi menemukan bahwa pria yang makan 10 porsi makanan berbasis tomat dalam setiap minggunya, dapat mengurangi risiko kanker prostat sebesar 45 persen.
Brokoli–foto istimewa
• Brokoli — Brokoli sarat dengan vitamin dan mineral, termasuk kromium, yang memperlambat proses penuaan dan meningkatkan fungsi otak. Sulforaphane yang ditemukan dalam brokoli dan sayuran jenis crucifer lainnya, mengurangi risiko serangan jantung dan stroke serta kanker . Sayuran jenis crucifer antara lain lobak, kembang kol, kubis, selada air, brokoli, bok choy, dan taoge. Beberapa ahli merekomendasikan dua porsi sayuran jenis crucifer setiap hari .***ebn
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin melakukan safari lima hari nonstop di Jawa Barat, sejak Senin, 25 Februari sampai Jumat, 1 Maret. Di sela safari, Kiai Ma’ruf mengungkap kiat-kiat menjaga kesehatan selama berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia.
“Kita di dalam hidup ini jangan bikin ruwet, jangan bikin kita gundah, jangan bikin risau, karena itu kita hadapi saja dengan cara-cara yang lapang dada dan kalau kita sebutnya basatah itu terbuka jangan pikir-pikir,” kata Kiai Ma’ruf.
Kiai Ma’ruf menjelaskan hal itu saat ngobrol bareng media di Kuningan, Selasa (26/2). Kiai Ma’ruf didampingi istri Wury Estu Handayani. Wawancara berlangsung secara santai dengan panorama alam yang indah di sekitar Resort Prima Sangkanhurip, Kuningan.
Kiai Ma’ruf menyebut menjaga makanan dan istirahat cukup membantunya menjaga stamina selama perjalanan safari politik. “Dengan begitu kita bisa maintenance kesehatan semua bisa tercapai kita bisa laksanakan tapi juga kita bisa berjalan dengan santai,” kata Ketum MUI itu.
Wury Estu, istri Ma’ruf, ikut menimpali bahwa Mustasyar PBNU itu juga rajin olahraga sepeda statis 15-30 menit di kediamannya tiap pagi. Selain itu, pola makanan Kiai Ma’ruf sangat dijaga, termasuk pilihan menu. Sang kiai tak boleh makan sembarangan.
“Jangan makan sembarangan pokoknya makanan nomor satu itu. Yang sehat yang bersih bergizi supaya Pak Yai-nya tetep segar, aktivitasnya tetep baik,” papar Wury.
Namun ada satu menu yang tak boleh luput selama perjalanan. “Biasanya ikan. Ikan pindang patin biasanya,” kata Wury.
Kiai Ma’ruf pun mengaku ada makanan kesukaannya di Jawa Barat ini. Yaitu karedok. Namun sekarang tak bisa makan sering-sering.
“Sebenernya banyak tapi tidak semua boleh dimakan. Paling enak itu karedok,” kata Kiai Ma’ruf.
“Suka gado-gado karedok Abah itu. Suka,” timpal Wury.
Namun, Kiai Ma’ruf mengungkap tidak bisa sering makan karedok karena harus jaga kolesterol. Hanya saja, dia suka mencuri-curi makan meski tak diperbolehkan. “Enak sekali tapi saya harus menghindari yang kolesterol. Santen, yang bikin asem urat itu harus dikurangi. Karedok saya suka sekali,” kata Ma’ruf.
“Kalau saya makan suka minta dikit, ya ga pa pa makan sedikit-sedikit,” tambah Wury sambil tersenyum.***/ebn
Erni Aaladjai, bersama pendiri Pustaka Bergerak Indonesia, Nirwan Ahmad Arsuka dan peneliti di Koperasi Riset Purusha, Cecil Mariani, saat bedah buku “Ramuan Nenek” di Perpustakaan Nasional, Jl. Merdeka Selatan, Jakarta. [Foto: Jayakartanews/sm]
KHASANAH pengetahuan dan praktek perawatan kesehatan yang dimiliki suku-suku yang ada di Indonesia masih banyak yang belum tercatat, dipihak lain pendekatan tradisional yang sudah berjalan ratusan tahun dianggap sebagai pendekatan kelas dua karena ditempatkan sebagai pengobatan alternatif.
Hal tersebut mengemuka dalam diskusi buku “Ramuan Nenek” yang ditulis oleh Erni Aladjai. Buku tersebut merupakan hasil riset tentang praktek perawatan kesehatan bagi bu-ibu pasca melahirkan yang berjalan turun-temurun di Suku Banggai, di Pulau Labobo, Sulawesi Tengah.
“Di kampung saya, orang yang mengetahui perawatan tradisional pasca melahirkan tinggal dua orang, yaitu ibu saya dan teman nenek saya,” kata Erni. Buku yang ditulisnya bersumber dari penjelasan ibu dan teman nenek. Erni masih cukup beruntung, karena dari pengetahuan ibunya yang diperoleh dari neneknya, kemudian dia praktekkan saat pasca persalinan.
Pengetahuan tradisional ini, dan praktek perawatan tradisional lainnya yang ada di Suku Banggai, kini sudah tidak banyak yang melaksanakannya. Orang menganggap pendekatan dengan pengobatan farmasi yang bersifat kimiawi, lebih praktis. “Untuk mengakses ke apotek terdekat dari kampung kami perlu perjalanan 2,5 jam menggunakan kapal. Jadi, masyarakat umumnya titip ke orang yang berlayar untuk membelikan beberapa obat sebagai persediaan,” ujar Erni.
Erni Aladjai, penulis buku Ramuan Nenek. [foto: jayakartanews/sm]Masyarakat kurang menyadari betapa penggunaan obat farmasi itu tidak menyelesaikan masalah kesehatan mereka. Erni memberi contoh bagaimana penggunaan obat-obatan kimia berdampak negatif. Seorang wanita yang melakukan persalinan dengan bedah cesar, menggunakan obat yang mempercepat keringnya luka operasi. “Lukanya cepat kering, tetapi bersamaan dengan itu air susunya juga kering, berhenti produksi,” katanya.
Mungkin hal itu terjadi hanya pada satu orang tersebut, tetapi artinya pendekatan obat seperti itu bukan segala-galanya. Sedangkan perawatan tradisional yang sudah berjalan berabad-abad, tidak ada risiko seperti itu, sebagaimana Erni jalankan.
Pendiri Pustaka Berjalan Indonesia, Nirwan Ahmad Arsuka angkat topi atas terbitnya buku ini. “Bayangkan, kalau tiap suku di tanah air memiliki pendekatan perawatan kesehatan seperti ini, dan ditulis menjadi sebuah buku, paling tidak akan ada 500 judul buku. Itu sudah satu rak sendiri,” katanya.
Peneliti di Koperasi Purusha, Cecil Mariani berpendapat, proyek yang dikerjakan Erni atas dukungan Ford Foundation bersama Cipta Media ini memberi gambaran tentang pentingnya otomomi kesehatan dalam masyarakat kita. “Sekarang ini kita seperti mensubkontrakkan kesehatan kita kepada institusi kesehatan,” katanya.
Dalam situasi seperti itu, kadang kita kehilangan keingintahuan atau mengkritisi soal kesehatan. “Paling-paling kemudian bertanya pada Google, yang jawabannya juga tidak selalu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.
Buku Ramuan Nenek ini, patut diacungi jempol karena menggali dari sumber-sumber otentik yang ada di masyarakat Suku Banggai. Tradisi yang didup di masyarakat, termasuk dalam perawatan kesehatan, perlu sekaku dicatat dalam sebuah buku seperti apa yang dilakukan Erni.
“Semakin banyak catatan seperti yang dilakukan dalam proyek ini maka akan makin banyak karena kita bisa makin berpikir kritis dalam mengembangkan pengetahuan kesehatan,” kata Cicil.
“Buku kecil ini punya efek besar,” kata Nirwan. Ketika memasuki halaman pertama, pembaca sudah mendapatkan peta masalah, bagaimana kesehatan dieksploitasi melalui iklan-iklan produk industri farmasi.
Tulisan Erni ini menjawab bagaimana mengatasi ketergantungam metode berobat dengan produk-produk kimiawi sintesis yang mahal dan memiliki efek samping bagi tubuh. Buku ini hadir untuk berbagi pengetahuan perawatan perempuan pasca melahirkan. Ramuan dan tahap perawatan yang ditulis dalam buku ini tidak banyak yang mengetahuinya, terutama generasi muda. Padahal, perawatan alami seperti yang disampaikan dalam buku ini lebih ramah ke tubuh perempuan pasca melahirkan (ibu yang menyusui). [sm] ***
Dr. Ivan Rizal Sini Sp.OG, dokter ahli bayi tabung di Klinik Morula
In Vitro Fertilization (IVF) dalam bahasa medis adalah proses bayi tabung. Artinya, kehamilan terjadi diawali sel telur yang dibuahi oleh sperma diluar tubuh manusia didalam sebuah tabung. Atau dengan kata lain, IVF adalah sebuah teknik reproduksi yang dibantu dengan cara mengawinkan sel sperma dalam jumlah tertentu dengan sel telur.
Kemudian, diletakkan dalam sebuah cawan (tabung) berisi medium tertentu yang keseluruhan prosesnya dilakukan diluar tubuh manusia. Perkawinan dan pengkondisian antara sperma dan sel telur dilaksamakan di Laboratorum Embyology. Terjadilah inkubasi bentuk embrio selama beberapa hari untuk memantau terjadinya pembuahan normal hingga saatnya embrio ini disemprotkan kedalam rahim, dua atau tiga hari setelah prosedur pengambilan sel telur dilakukan.
Dr. Ivan Rizal Sini Sp.OG
.
Percobaan bayi tabung pertama lahir di dunia tanggal 25 Juni 1978 yang diberi nama Louise Joy Brown dari pasangan Lesley dan Peter Brown di RS daerah Oldham di Manchester, USA.
Bayi tabung pertama ini lahir dengan cara caesar, berbobot 5 pon 12 ons dan sempat melahirkan pro dan kontra.Namun, lahirlah kemudian bayi tabung ke dua yang diberi nama Natalie secara normal. Yang jelas, ratusan ribu insan manusia yang infertilitas dibantu melalui proses bayi tabung ini.
Khusus di Indonesia, bayi tabung pertama yang lahir ke dunia terjadi tanggal 2 Mei 1988 di Klinik RSAB Harapan Kita. Bayi tabung pertama yang berjenis kelamin laki-laki ini diberi nama Nugroho Karyanto, yang diberikan oleh ibu Tien Soeharto. Ginekolog pertama yang mempraktikkan proses bayi tabung adalah Prof, Dr. Sudraji Sumapraja dari FKUI. Beberapa tahun kemudian, bayi tabung pertama yang lahir di Indonesia Timur dilakukan di Klinik Morula IVF Makassar tanggal 18 Mei 2008.
Sejak tahun 2012, didirikan Klnik Morula IVF Indonesia sebagai langkah dan bagian dari Grup Kesehatan Bunda Medik Healthcare System (BMHS) dalam mengembangkan layanan bayi tabung lebih cepat lagi di seluruh Indonesia. Saat ini, Morula IVF Indonesia memiliki 8 Klinik Bayi Tabung di 8 kota di Indonesia : Jakarta, Padang, Margonda/Depok, Surabaya, Bandung, Pontianak, Makassar dan Tangerang. Klinik Morula IVF Indonesia adalah jejaring layanan bayi tabung pertama dan terbesar di Indonesia.
Kini, sebanyak 3000 bayi telah lahir melalui proses inseminasi dan bayi tabung di Morula, yang merupakan kontributor 40 % dari seluruh layanan klinik bayi tabung di seluruh Indonesia. Tahun 2018, Morula IVF telah meraih tahun ke 3 standardisasi Australian Reproductive Technology Accreditation Commitee (RTAC) yang merupakan standar internasional dalam pelayanan bayi tabung termasuk angka keberhasilan kehamilan. Morula IVF Indonesia lah yang pertama kali menggunakan sistem Online Electronic Medical System untuk layanan bayi tabung di Indonesia.
Dalam usia berapa sebaiknya pasutri melakukan IVF ?
“Sebaiknya, usia 40 tahun ke bawah. Di usia ini, sperma masih gesit dan lihai mencari sel telur Umumnya, banyak perempun yang konsultasi ke Klinik Morula IVF sudah terlambat dan sudah kelamaan berumah tangga. Kalau pasutri belum hamil juga dalam jangka waktu 1 tahun, jangan ragu-ragu langsung datang dan konsultasi ke saya,” jawab dr. Ivan Rizal Sini Sp.OG, dokter ahli bayi tabung di Klinik Morula.
Dari ribuan pasien bayi tabung, berapa persen yang berhasil ?
“Umumnya banyak yang berhasil, asal ibu yang merindukan lahirnya bayi rajin konsultasi dan taat pada perintah dokter kandungan. Jangan ada anggapan bahwa sudah nikah kok belum hamil, lalu dianggap mandul. Kita masih usahakan agar pasien perempuan cepat hamil. Disertai dengan doa, Insya Alllah perempuan bisa hamil walau harus melalui proses bayi tabung,”.
Lalu, kenapa biaya bayi tabung mahal ?
“Sediakan saja uang sebesar antara Rp 70 juta sampai Rp 100 juta. Soal mahal, ini kan relatif. Teknologi alat-alat kedokteran dan obat-obatan belakangan harganya naik semua dan ini masih wajar. Sebenarnya, berapa pun biayanya proses bayi tabung, asal berhasil dan bayi tabung lahir selamat, alhamdullilah, meski akhirnya harus melalui caesar,” papar dr. Ivan Rizal Sini sembari ditambahkan, umumnya perempuan yang menikah mengalami tubafalopi (sel telur tersumbat).
Untuk memasyarakatkan apa itu bayi tabung ke masyarakat, Morula IVF akan menggelar acara bertajuk ‘Morula : Fertility Science Week 2018’ selama 4 hari dari tanggal 6 September sampai 9 September 2018 bertempat di Central Park, Jl. S. Parman, Jakarta Barat.
Di acara ini, akan dibahas masalah infertilitas dan bayi tabung dari berbagai sudut pandang, dengan balutan talk show, demo healty food, beauty & fashion advisor, beauty & life style, family financial, kids activities, parent think yang dipandu oleh dokter-dokter ahli serta bintang tamu dari kalangan selebritis seperti Cak Lontong, Mona Ratuliu, Cynthia Lamusu, April Jasmine, Ustad Solmed dll. Selain itu, masyarakat akan dihibur oleh penyanyi Afgan dan Marcell Siahaan. Akan dihadirkan juga anak-anak dari hasil program bayi tabung yang akan tampil berkreasi di panggung Morula yang didampingi oleh orang tua mereka.
“Nantinya masyarakat dan penonton bisa bertanya kepada kami dari semua masalah apa itu bayi tabung, kapan kapan perlu bayi tabung, sudut pandang masyarakat dan agama tentang bayi tabung, gaya hidup yang mengganggu kesuburan dan aspek healtheconomics dan persiapan finansial pasangan dalam perencanaan mempunyai keturunan dan lain-lain,” ungkap dr Ivan Rizal Sini mengakhiri bincang-bincang santai dengan penulis. (ipik tanoyo).
Presiden Joko Widodo, Senin pagi tadi, menjenguk Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie. Habibie sejak Jumat (25/8) kemarin dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden meyebutkan, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, tiba pukul 08.46 WIB, disambut oleh Kepala RSPAD Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad.
Selama kurang lebih 40 menit Presiden Jokowi berada di RSPAD untuk bertemu dengan Habibie yang saat itu ditemani oleh putranya Ilham Akbar Habibie. Selepas menjenguk Presiden mengatakan, Habibie mengalami kelelahan karena padatnya acara yang dihadiri di berbagai daerah. Namun saat dijenguk kwadaan Habibie sudah berangsur pulih.
“Prof. Habibie kondisinya sudah sangat sehat. Tadi cerita banyak, memang terlalu kecapekan karena aktivitasnya tidak ada hentinya. Beliau tadi cerita dari Pekanbaru ke Padang, Padang ke sini, ke Serpong, terus enggak ada jedanya. Tapi alhamdulillah sudah baik,” kata Presiden.
Keduanya juga sempat bertukar pikiran mengenai pembangunan sumber daya manusia. Ke depan, Presiden Joko Widodo memang akan lebih memfokuskan upaya pemerintah kepada pembangunan sumber daya manusia. “Cerita mengenai pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Saya kira sudah menjadi konsen kita ke depan kita akan masuk ke investasi sumber daya manusia,” tuturnya. ( Leste)
Maskapai Berbiaya Hemat (LCC) Citilink Indonesia menggandeng PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usahanya, PT Sanghiang Perkasa (Kalbe Nutritionals) untuk mengkampanyekan gerakan #terbangsehat di tiga kota besar Indonesia yang dimulai sejak Sabtu (25/8).
“Dengan digelarnya kampanye #terbangsehat, Citilink Indonesia berharap dapat membantu masyarakat yang hendak bepergian melalui jalur udara dapat lebih meningkatkan awareness kesehatannya,” kata Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman di Jakarta (24/).
Ranty menambahkan bahwa kampanye #terbangsehat yang akan dimulai pada 25-26 Agustus 2018 di Bandara Kualanamu, Medan, merupakan pembukaan rangkaian kampanye yang selanjutnya akan diadakan di Makassar dan Semarang, September mendatang.
Setelah Bandara Kualanamu Medan, kampanye #terbangsehat ini akan berlanjut di Bandara Internasional Sultan Hasanudin Makassar pada 22-23 September 2018 dan Bandara Ahmad Yani Semarang pada 29-30 September 2018.
Dalam kegiatan kampanye #terbangsehat akan diadakan pemeriksaan kolesterol dan gula darah gratis khusus untuk penumpang Citlink Indonesia di ketiga bandara yang ditunjuk sesuai jadwal.
“Kampanye #terbangsehat ini merupakan salah satu bentuk Citilink Peduli dengan skema joint CSR program antara Citilink Indonesia dengan KALBE Store dan mobile app Klik Dokter, untuk seluruh penumpang Citilink Indonesia,” tambah Ranty.
Selain pemeriksaan kesehatan gratis, dengan mengunduh mobile app Klik Dokter penumpang Citilink Indonesia juga dapat melakukan live chat dengan para dokter terpercaya dari Kalbe yang ahli di bidangnya.
Bagi penumpang Citilink Indonesia yang beruntung dan telah memeriksakan kesehatannya di booth KALBE juga akan mendapatkan voucher belanja KALBE Store senilai Rp 100.000 yang bisa digunakan di www.kalbestore.com.***
Berdasarkan hasil studi para ilmuwan mengenai komponen di dalam putih telur diketahui mempunyai manfaat menguntungkan lain yaitu menurunkan tekanan darah. Hasil studi itu merupakan bagian dari pertemuan nasional dan eksposisi ke-245 Asosiasi Kimia Amerika (ACS), perkumpulan ilmuwan terbesar di dunia, yang masih berlangsung di New Orleans.
“Penelitian kami menawarkan kemungkinan ada alasan lagi mengapa kita menyebut `telur adalah makanan luar biasa`,” kata kepala peneliti Zhipeng Yu dari Universitas Jilin, China.
“Kami mempunyai bukti laboratorium bahwa bagian dari putih telur — peptida– salah satu pembentuk protein, dapat menurunkan tekanan darah sedikitnya sama dengan dosis captopril–obat tekanan darah tinggi,” katanya.
Yu dan kawan-kawannya menggunakan peptida yang disebut RVPSL dan mendapati bahwa bagian tersebut mempunyai daya untuk menghadang langkah ACE, suatu zat di dalam tubuh yang dapat meningkatkan tekanan darah. Percobaan yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan bahwa RVPSL tidak memiliki dampak beracun dan menurunkan tekanan darah dalam jumlah yang setara dengan kemampuan obat captorpril.
Yu yakin bahwa peptida putih telur apakah dalam bagian telur atau dalam bentuk suplemen, dapat bermanfaat untuk mengobati tekanan darah tinggi. Temuan mengenai manfaat putih telur dan tekanan darah tinggi itu meningkatkan pamor akan telur sebagai makanan kaya nutrisi.
Setelah sempat dikelompokkan sebagai makanan yang harus dihindari, penelitian beberapa tahun ini menyimpulkan bahwa banyak orang bisa mengkonsumsi telur tanpa membuat kadar kolesterol dalam darah meningkat, keuntungan dari makanan yang tidak mahal, rendah kalori serta kaya protein, vitamin dan nutrisi.***