Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Zainudin Amali memastikan tidak ada perubahan terkait Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung Mei-Juni 2023. Saat ini, ujar Menteru Amali, persiapan terus dilakukan termasuk venue-venue nya.

“Jadi memang dari FIFA tidak ada perubahan, sejak 2019 sudah diputuskan menjadi tuan rumah, harusnya 2021 tetapi karena ada pandemi ditunda ke 2023,” tegas Menpora Amali sebagaimana dikutip dari laman kemenpora.go.id, Senin (17/10/2022).

Adapun venue-venue yang dimaksud akan digunakan nanti adalah di Jakarta Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), di Bandung itu Stadion Si Jalak Harupat, untuk Solo di Stadion Manahan, di Palembang Stadion Jakabaring, Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), dan di Bali adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta. 

Sebagai penanggung jawab penyelenggara, Menpora Amali secara rutin selalu inspeksi untuk mengecek kesiapan keseluruhan veneu, dan salah satunya dua hari yang lalu ke Surabaya, Stadion GBT sudah mengalami kemajuan progres yang luar biasa.

“Hari Sabtu yang lalu saya kebetulan ke Surabaya ke GBT. Karena memang dari catatan FIFA beberapa waktu yang lalu itu yang perlu ada perhatian khusus, FIFA memberi catatan maka saya kesana,” sebutnya.

Adapun tentang pelaksanaan, karena ini Piala Dunia semua langsung ditangani oleh FIFA. Baik supervisi, security dan semua pelaksanaan pertandingan dan lain sebagainya kesemuanya oleh federasi sepakbola internasional tersebut.

“Kita hanya mempersiapkan, kendalinya langsung FIFA, kita hanya mempersiapkan venue, tempat penginapan, transportasi, dan lain sebagainya, hospitality-nya, tetapi semua perintah dikendalikan oleh FIFA, karena ini namanya FIFA World Cup U-20, jadi propertinya FIFA ini di Piala Dunia,” kata Menpora Amali lagi.

Terakhir yang digaris-bawahi oleh Menpora Amali adalah tentang kesempatan menjadi penyelenggara Piala Dunia adalah hal yang tidak mudah. Belum tentu sejak 2023 kemudian negara Indonesia dapat kesempatan lagi dalam waktu yang dekat, bisa sepuluh atau dua puluh tahun yang akan datang baru mendapatkan kesempatan kembali.***/din

Komunitas Suporter Aremania, Bobotoh, Bonek dan Jakmania Ikut FGD Perumusan Implementasi UU No 11 Tahun 2022

JAYAKARTA NEWS— Focus Group Discussion (FGD) tentang perumusan implementasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan digelar di Ruang Sasono Mulyo 1 Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Jum’at (14/10) sore. Kegiatan FGD dari tanggal 14-16 Oktober ini juga diikuti oleh Komunitas Suporter Aremania, Bobotoh, Bonek, The Jakmania.

Menpora Zainudin Amali membuka acara FGD dan mengawalinya dengan mengheningkan cipta. “Sebelum saya melanjutkan, saya mohon semua berdiri. Marilah kita berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing seraya kita mengheningkan cipta dan mendoakan arwah para korban Tragedi Kanjuruhan mendapatkan tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa, dan kepada keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan menerima musibah ini. Mengheningkan cipta, mulai,” ucap Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Selanjutnya dijelaskan bahwa acara ini merupakan kelanjutan dari rakor yang dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober, dimana Menpora Amali mendapatkan aspirasi dan masukan dari salah satunya adalah kelompok suporter. Hal ini menjadi penting karena dalam UU No 11 Tahun 2022 Pasal 54-55 mengatur secara jelas tentang suporter.

“Ini merupakan kelanjutan rakor tanggal 6 Oktober, dan yang hadir waktu itu adalah klub, kemudian dari Kepolisian, dari Kementerian Kesehatan, BNPB, Kemendagri, dan dari PSSI,” ucapnya. 

“Mana yang bisa segera bisa kita tindaklanjuti duluan adalah hal yang terkait dengan suporter ini. Terima kasih Pak Budiman Dalimunthe yang dalam waktu cepat dapat melaksanakan ini,” tambahnya.

Tentang suporter atau siapapun orang yang hadir di lapangan guna mendukung cabor sudah jelas pengaturannya di pasal 54-55 UU No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, itu diatur disitu.

“Memang selama ini sejak lahir UU beberapa bulan yang lalu kita menunggu beberapa turunannya yang di Peraturan Pemerintah (PP) untuk berbagai hal. Tetapi begitu saya lihat dan saya diskusikan dengan teman-teman PSSI dan dengan Pak Budiman ternyata didalam penjelasannya bahwa pasal-pasal yang menyangkut suporter ini sudah cukup jelas,” terangnya.

“Tinggal merumuskan implementasi di lapangan dan apa yang menjadi pegangan. Misalnya disitu ada perintah Undang-undang untuk mereka harus tergabung dalam satu organisasi dan harus punya AD/ART, kemudian tentang hak dan kewajiban dan lain sebagainya, serta perlindungan terhadap suporter harus termuat disitu,” imbuhnya.

Itulah yang diinisiasi oleh Ketua Devisi Pembinaan Suporter PSSI dan teman-teman suporter, untuk melakukan FGD. Dalam hal ini Menpora Amali menginginkan untuk khusus suporter apa yang menjadi implementasi selanjutnya dibahas dan ditentukan oleh suporter sendiri, agar apa yang selama ini dialami dapat dituangkan dalam tata aturan.

“Nah saya sampaikan biarlah isinya implementasi lahir dari teman-teman, bukan kita yang merumuskan. Biarlah para suporter itu sendiri yang membuat kemudian mereka mensosialisasikan di internal mereka,” lanjut kata Menpora Amali. 

Mengenai baru terlibat empat kelompok suporter yakni Aremania, Bobotoh, Bonek, dan The Jakmania, ini diharapkan melahirkan gagasan awal bahan-bahan bahasan untuk nanti dilanjutkan kepada yang lain.

“Ini kan baru empat nanti yang lain diajak lagi untuk mendiskusikan siapa tahu ada masukan lagi. Paling tidak sudah ada bahan dasar untuk disosialisasikan dan didiskusikan selanjutnya,” katanya. 

Terakhir, dukungan pemerintah selalu ada, tidak pernah berhenti, demi perbaikan-perbaikan, khususnya untuk perlindungan dan keikutsertaan suporter demi kemajuan sepak bola Indonesia.

“Nah dari kami sebagai pemerintah tentu menfasilitasi dan membantu, kita tidak akan mengatur-atur isinya seperti apa, yang penting isinya masih tetap seperti dengan panduan atau koridor UU No 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan,” tutupnya.***/din

Tujuh Rekomendasi Tim Audit Stadion Kanjuruhan

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan terdapat tujuh rekomendasi hasil audit Stadion Kanjuruhan yang dilakukan oleh Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan. Demikian Siaran Pers Setkab Jumat (14/10).

“Hasil evaluasi tim ada tujuh rekomendasi. Tiga di antaranya berhubungan langsung dengan kejadian kecelakaan, yang secara keseluruhan tujuh rekomendasi itu yang kita gunakan untuk kriteria terkait tugas dari Bapak Presiden untuk merehap dan merenovasi total Stadion Kanjuruhan ini,” ujar Menteri PUPR usai meninjau Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Kamis (13/10).

Tujuh rekomendasi tersebut meliputi tangga tribun, pintu stadion, pintu darurat, penerangan, fasilitas toilet, pagar pembatas, dan perimeter bangunan utama.

“Pertama mengenai tangga tribun, terutama tribun ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton. Kedua, pintu stadion tidak ada jarak dengan anak tangga yang elevasi terlalu curam. Ketiga tidak ada pintu darurat, yang ada hanya pintu service yang tidak bisa diakses oleh penonton di tribun,” ujarnya.

Sementara empat rekomendasi lainnya terkait dengan penerangan, kamar kecil, perimeter bangunan utama stadion dengan area parkir dan pagar pembatas.

“Setelah ditetapkannya tujuh rekomendasi ini, Kementerian PUPR akan mendesain ulang Stadion Kanjuruhan untuk dilakukan rehab total sehingga lebih bermanfaat dan terhindar dari musibah serupa,” ujarnya.

Basuki berharap proses pengerjaan redesain Stadion Kanjuruhan dapat diselesaikan antara 3 hingga 4 bulan dan dapat dimulai konstruksinya pada tahun 2023. Selain itu, juga akan dibangun monumen untuk mengenang para korban tragedi Kanjuruhan

Evaluasi teknis untuk Stadion Kanjuruhan dilakukan oleh Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG) yang terdiri dari para pakar/ahli struktur bangunan, arsitektur, mechanical, electrical, plumbing (MEP), dan ahli mitigasi risiko kebakaran, serta unsur pemerintah.

Tujuan Tim KKBG adalah untuk mencari tahu penyebab kecelakaan dan mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.***/uli

Atlet Karate INKAI Kota Bogor Hazel Ramadhan Berprestasi Internasional

JAYAKARTA NEWS— Penyelenggaraan Kejuaraan Cabang Inkai Kota Bogor akhir pekan lalu mendapat apresiasi dari atlit berprestasi internasional Hazel Ramadhan (17), peraih medali emas kejuaraan Asia karate (Asian Karate Federation)  tahun 2021 di Khazakstan. Dia hadir didampingi ayahnya dan duduk di tribun kehormatan saat acara pembukaan. Hari Jumat (14/10) besok Hazel dipanggil masuk pelatnas karate diantara 17 karateka Indonesia yang dipersiapkan   untuk event  Kejuaraan Dunia Karate (WKF)  di Turki pada 26-30 Oktober  mendatang.

Kepada JayakartaNews, Hazel yang didampingi ayahnya Azwar, seorang anggota polisi di Polda Metro Jaya sempat bercerita soal kesiapannya untuk mengikuti kejuaraan dunia karate di Turki akhir bulan. Karateka dari perguruan Inkai Kota Bogor ini akan fokus pada nomor spesialisasinya, kelas Kata yunior. Pelajar SMAN I Kota Bogor kelas 11 yang sebentar lagi akan berulang tahun yang ke 17 pada tanggal 20 Oktober nanti, akan fokus berlatih dan tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.    

Hazel Ramadhan/foto: istimewa

Peraih medali emas Kata yunior pada Kejurnas di Padang itu, tidak  banyak mengumbar janji atas peluangnya pada kejuaraan dunia di Turki. Setelah itu menurut rencana dia akan melanjutkan event karate tingkat dunia juga di Italia awal November. Hazel berharap doa terbaik masyarakat Bogor mengiringi langkah dia untuk  ‘naik level’ ke tingkat dunia. “Doakan saja semoga fokus dan berhasil,” ujar pelajar yang tampak gagah itu merendah.

Hazel lolos pelatnas bersama Naufal Putra Diandra mewakili Propinsi Jawa Barat. Naufal juga dari Perguruan Inkai. Diantara 17 karateka masuk pelatnas, dominasi dari perguruan Inkai 7 orang atlit. Lainnya dari KKI (3), Lemkari (2) dan  Inkanas (2). Sedangkan perguruan  Gojukai,  Inkado dan Shindoka masing-masing satu atlit.

Ketua Pengurus Cabang INKAI Kota Bogor sinpai Syamsudin Magenda menyatakan bangga ada atlit karate asal Kota hujan ini yang mampu meraih prestasi gemilang. “Sebagai pengurus Inkai saya bangga dan apresiasi pada Hazel. Dia masih muda, pelajar dan tentu akan menjadi daya ungkit motivasi bagi atlit-atlit muda lainnya utuk berprestasi,” tegas karateka anggota Korps baret merah itu berharap.

Saat sambutan pembukaan pada kejurcab Inkai Kota Bogor di GOR Pajajaran pekan lalu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor Beninnue Argoebi memberi harapan dan semangat bagi atlet-atlet untuk kerja keras berlatih, pandai atur waktu istirahat, tidak lupa belajar dan mau mengikuti petunjuk dan arahan pelatih. Dengan disiplin yang tinggi dan motivasi untuk berprestasi, atlit pada saatnya akan mendulang prestasi juara.

Pemerintah Kota Bogor sangat apresiasi terhadap atlet yang berprestasi. Menurut Beninue, atlit berprestasi di tingkat Pekan Olahraga Propinsi apalagi nasional, hadiah bonusnya cukup besar. Cukup untuk tabungan pendidikan atau usaha. “Bonus kita nomor dua terbesar setelah Kota Bandung se Propinsi Jawa Barat,” jelas politisi muda itu seraya mengingatkan Porprop Jawa Barat akan berlangsung di Kabupaten Bekasi 12-19 November mendatang. (nat) 

Tumbangkan Pemain Malaysia, Syabda Buktikan tak Terpengaruh Kekalahan Rekannya

JAYAKARTA NEWS— Pebulutangkis tunggal putra Syabda Perkasa Belawa terus menjaga asa dengan melaju ke babak ketiga turnamen bulutangkis Mansion Sport Malang Indonesia International Challenge 2022. Dia tidak terpengaruh dengan hasil negatif rekannya sesama penghuni Pelatnas Cipayung.

Bertarung di Platinum Arena, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/10), Syabda bermain solid. Menghadapi Cheam June Wei asal Malaysia, salah satu andalan tuan rumah ini bermain apik. Meski tidak mudah, dia pun akhirnya menang lewat pertarungan tiga gim, 21-16, 17-21, 21-7 atas unggulan keempat itu.

“Setelah menang di gim pertama, dan kalah di gim kedua, di gim ketiga saya kembali fokus ke permainan saya sendiri. Ingin menerapkan strategi seperti di gim awal. Yaitu, tidak memberi kesempatan lawan untuk menekan lebih dulu. Saya pun bisa mengontrol permainan depan dan menghindari lawan menyerang. Ternyata berhasil,” kata Syabda kepada Tim Humas dan Media PBSI.

Dengan hasil itu, selain Syabda, Bobby Setiabudi dan Tegar Sulistio juga terus melaju. Bobby berhasil mengatasi perlawanan Woraphop Chuenkha (Thailand), 21-14, 21-11. Sementara Tegar menjungkalkan unggulan ke-16 asal Malaysia, Lim Chong King, 21-12, 21-8.

Sayang kemenangan Syabda tidak diikuti rekan-rekannya. Alvi Wijaya Chairullah takluk kepada Sun Fei Xiang dari China, 21-11, 16-21, 11-21. Sedangkan Christian Adinata, unggulan ke-12, pun kalah di tangan Lee Shun Yang asal Malaysia dengan 13-21, 9-21. Sehari sebelumnya, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay juga sudah tersisih di babak pertama.

“Mengenai kekalahan hari ini, saya merasa tidak dalam performa terbaik. Di sisi lain lawan juga bermain lebih siap. Kegagalan saya dalam dua turnamen di Yogyakarta lalu cukup berpengaruh terhadap penampilan saya pada hari ini. Saya merasa kepercayaan diri saya menurun dan seperti tidak mengenal diri sendiri,” kata Christian.

Kendati rekan-rekannya sudah tersisih, Syabda menyebut dirinya tidak mau terpengaruh. Dia hanya ingin fokus kepada performa diri sendiri.

“Ya disayangkan, teman-teman ada yang sudah kalah. Tetapi saya tidak mau terpengaruh. Saya hanya ingin fokus kepada diri sendiri untuk selalu tampil terbaik setiap turun bertanding,” tegas Syabda. “Setelah kalah, saya berharap, teman-teman bisa tampil maksimal di babak selanjutnya dan diberikan kelancaran dan kemudahan,” harap Christian. (ctr)

Putri KW Petik Kemenangan Perdana

JAYAKARTA NEWS— Pemain tunggal putri tuan rumah, Putri Kusuma Wardani memulai perjuangan di turnamen bulutangkis Mansion Sport Malang Indonesia International Challenge 2022 dengan hasil positif. Tampil solid dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik, mengantarkannya memetik kemenangan perdana untuk maju ke babak kedua.

Tiket babak 16 besar didapatkan Putri KW usai menekuk Lee Se Yeon asal Korea Selatan dalam pertandingan yang berlangung di Platinum Arena, Malang, Jawa Timur, Rabu (12/10). Bermain taktis, membawa pemain unggulan pertama ini menang 21-7, 21-13 atas Lee.

“Senang bisa menang, apalagi papa juga ikut menonton langsung dari tribun. Tadi saya main penuh semangat dan tidak mau mengecewakan para pendukung dan papa yang jauh-jauh datang mendukung saya,” kata Putri KW kepada Tim Humas dan Media PBSI.

Menceritakan bagaimana perjuangan di lapangan, Putri KW menyebut dirinya sangat fokus dan tidak mau lengah, apalagi memandang remeh lawan. Dia sadar bahwa lawan adalah salah satu andalan Korea untuk saat ini.

“Dia juga pemain terbaik, makanya saya pun harus tampil maksimal dan mengeluarkan semua kemampuan terbaik. Saya tidak boleh lengah. Kemenangan ini pun bisa menjadi modal saya untuk menghadapi partai berikut,” tutur Putri KW.

Dengan hasil positif di babak perdana ajang berhadiah total 15.000 dolar AS ini, rekor kemenangan Putri KW atas pemain Negeri Ginseng itu menjadi 2-1. Sebelumnya, dia menang pada final Kejuaraan Beregu Asia 2022 di Selangor, Malaysia dengan 21-10, 21-18. Sementara kekalahan diderita pada babak penyisihan grup kejuaraan serupa dengan 16-21, 19-21.

Kemenangan juga diukir Ruzana. Pemain penghuni Pelatnas Cipayung ini maju ke babak kedua setelah menang 21-16, 21-15 atas Pornpicha Choeikeewong dari Thailand.

Sementara hasil mengecewakan justru diukir Bilqis Prasista. Sudah memimpin 18-14 di gim penentuan, dia malah gagal memenangi pertandingan. Karena main terburu-buru, Bilqis pun kalah 21-19, 14-21, 21-23 di tangan Chen Lu asal China.

“Saya tadi mainnya buru-buru. Saat unggul 18-14, karena kurang tenang, servis saya nyangkut. Dan setelah itu, fokus saya buyar. Mainnya mau buru-buru menyelesaikan pertandingan dan akhirnya malah kalah,” aku Bilqis, kecewa.

Hasil negatif juga ditunjukkan Komang Ayu Cahya Dewi yang menyerah di tangan Jeon Jui (Korea Selatan), 8-21, 16-21. Rekannya, Siti Sarah Azzahra pun dihentikan wakil Negeri Ginseng lainnya, Kim Joo Eun, 14-21, 17-21. (ctr)

Menpora Pastikan Piala Dunia U-20 Tahun 2023 Tetap Digelar di Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memastikan bahwa tragedi Kanjuruhan tidak mengganggu persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepakbola U-20 atau FIFA World Cup U-20 tahun 2023 mendatang.

Menpora Amali, hingga saat ini pemerintah terus melakukan perbaikan infrastruktur baik itu renovasi stadion yang akan digunakan maupun pendukung lainnya. Meskipun, perbaikan-perbaikan tersebut sifatnya perbaikan minor.

“(Persiapan) masih jalan, insya Allah tidak ada gangguan, perbaikan infrastruktur tetap jalan,” ujar Menpora Amali

Menpora Amali menjelaskan, sejatinya Indonesia sudah siap menyelenggarakan gelaran tersebut pada tahun 2021 lalu. Kala itu, stadion-stadion yang rencanannya akan digunakan sudah siap namun karena ada pandemi maka kegiatan ditunda hingga tahun 2023. Sehingga seiring mulai bergulirnya liga, stadion-stadion yang awalnya menjadi venue kemudian digunakan sementara oleh klub-klub untuk pertandingan Liga. 

“Saya sampaikan berkali-kali, kalau kita ini siap dari 2021 sebenarnya, cuma karena ada pandemi  menunda itu ke 2023,” ujarnya.

Namun demikian, Menpora Amali menekankan bahwa pihaknya juga tengah fokus menyelesaikan tragedi Kanjuruhan terutama terkait dengan penanganan korban.

“Tapi kalau bagi kita pemerintah segera menyelesaikan tragedi Kanjuruhan, penanganan korban itu yang paling penting. Dari awal saya sudah sampaikan penanganan yang paling penting dan duka cita mendalam sudah disampaikan Presiden usai peristiwa dan berbagai pihak. Kita sedang fokus untuk urusan tragedi Kanjuruhan,” tegas Menpora Amali.***/ebn

LTBA 13-16 Otober 2022: Bagian dari World Tourism Day

JAYAKARTA NEWS— Event bersepeda LTBA (Lake Toba Bike Adventure) 2022 di Sumatera Utara 13 hingga 16 Oktober 2022, dilaksanakan dalam rangka ikut memperingati Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day). Gowes 200 KM seputar Danau Toba sambil plesiran sekaligus foto-foto yang digagas Rudy Project Indonesia dan Arras Adventure .

Rangkaian kegiatan sendiri sudah dimulai awal September lalu, dengan dilaksanakannya road to LTBA di berbagai kota ; Jakarta, Makasar, Tangerang, Medan dan Palembang. Mengkampanyekan hidup sehat lewat sepeda sekaligus mempromosikan keindahan alam Danau Toba dan Kota Medan.

Sebelum ke Danau Toba, peserta mengawali gowes dalam kota Medan, mengunjungi beberapa destinasi yang ada. Start dari Lapangan Banteng dan finis di Istana Maimun guna melihat sunset. Matahari terbenam, di mana Sang Surya menghilang di bawah garis cakrawala. Memancarkan semburat warna oranye yang disebabkan kombinasi rayleigh warna biru dan tingkat kepadatan atmosfer.

Hari pariwisata dunia sendiri diperingati pelaku pariwisata seluruh dunia, setiap September. Dicanangkan UNWTO (United Nations World Tourism Organization), untuk mendorong perkembangan pariwisata dunia, termasuk Indonesia. Bulan ini dipilih karena cocok dengan mulainya musim libur di belahan bumi bagian selatan dan berakhirnya musim libur di belahan bumi bagian utara.

Dalam perbincangan, CEO Rudy Project Indonesia, Julita M Saragih, menyambut gembira acara yang digagasnya jadi bagian hari pariwisata dunia. Bukti, alam Indonesia indah dan layak jadi daerah tujuan wisata baik dalam maupun luar negeri.

“Terima kasih Mas Menteri Sandiaga Uno dan Kementerian Parekraf yang menunjuk kegiatan ini bagian dari hari pariwisata dunia,” katanya.

Mantan pramugari itu, selama ini dikenal pribadi yang tak henti-hentinya mengekplorasi obyek wisata tanah air. Pegiat olahraga, aktivis sosial dan pemerhati budaya sekaligus. Sering mensupport event melalui produk unggulan kaca mata dan helem Rudy Project. Karena kualitasnya sering dipakai atlet nasional dan kelas dunia.

Sesuai rundown yang dibagikan, peserta akan menyusuri spot-spot terbaik, termasuk singgah di Kota Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi. Kota penghasil kopi sidikalang yang melegenda, tak saja di Sumatera, tapi seluruh Indonesia, bahkan dunia.

Jenis kopi robusta, keturunan spesies coffea canephora. Tumbuh subur di ketinggian 400-700 MDPL (Meter Diatas Permukaan Laut) dengan temperatur 21-24 derajat celcius. Keasamannya terbilang rendah, sehingga cocok dikonsumsi pecinta kopi yang memiliki masalah lambung. Cita rasa pahit khas cokelat begitu kuat membuat sensasi tersendiri.

Dilansir bp-guide.id, kopi ini memang memiliki cita rasa mirip cokelat, dengan aura wangi yang tidak terlalu tajam. Teksturnya lebih kasar dari arabika, sementara warna yang dihasilkan tergantung cara pengolahannya. Ciri khas lain, daya tahan rasanya kentara, tertinggal di tenggorokan, sehingga digolongkan kopi after taste tinggi.

Guna memenuhi hasrat foto-foto, panitia juga mengajak ‘juru keker’ profesional untuk mengabadikan seluruh peserta, baik sejak kedatangan, saat gowes hingga pulang. Selama tiga hari, mereka akan standby di titik-titik tertentu untuk mengambil momen terbaik. Karyanya dinilai, yang paling bagus diapresiasi panitia.

“Biar ada kesan, tidak hilang begitu saja,” jelas Julita menutup perbincangan, sambil tak lama kemudian menambahkan, seluruh peserta dapat voucher masing-masing nilainya dua juta rupiah. “Bisa digunakan membeli semua item Rudy Project,” tegasnya. (egu-pesepeda)

Eka Widiastuti Jadi Ketua Pengprov IKASI DKI Jakarta Periode 2022-2026

JAYAKARTA NEWS— Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov IKASI) DKI Jakarta sukses menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) IKASI DKI Jakarta yang berlangsung di Gedung KONI DKI Jakarta, Minggu (9/10/2022).

Dalam Musprov IKASI yang dibuka secara resmi Ketua Bidang Organisasi KONI DKI Jakarta, Muhammad Ied dan dihadiri Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Wahyu Nugroho itu serta Wakil Ketua I KONI DKI Jakarta, Adwin Rahadian SH, para peserta secara aklamamasi memilih Eka Widiastuti sebagai Ketua Pengprov IKASI DKI Jakarta periode 2022-2026.

“Saya siap menjalankan amanat Musprov IKASI DKI Jakarta. Dan, saya akan lebih mengutamakan kepentingan atlet dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga anggar di Ibu Kota,” kata Eka Widiastuti yang ditemui usai acara Musprov IKASI DKI Jakarta.

“Bu Eka Widiastuti merupakan figur yang tepat untuk memimpin IKASI DKI Jakarta. Bukan hanya punya komitmen tinggi tetapi beliau juga punya program dalam membangun prestasi olahraga anggar DKI Jakarta,” kata mantan Ketua Pengprov IKASI DKI Jakarta, Mochamad Suradji.

Meski tanpa kehadiran utusan dari PB IKASI, kata Suradji, Musprov IKASI DKI Jakarta sudah berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IKASI. Bahkan, dia menyebut pihak KONI DKI Jakarta dan Dispora DKI Jakarta memberikan dukungan terhadap Musprov IKASI DKI Jakarta yang dihadiri pemilik suara. Yakni, Pengkot Jakarta Utara, Pengkot Jakarta Selatan, Pengkot, Jakarta Barat, Pengkot Jakarta Pusat, Pengkot Jakarta Timur, dan Pengkab Kepulauan Seribu.

“Hasil Musprov IKASI Jakarta ini sah meski Pengkot IKASI Jakarta Selatan Walk Out ketika pemilihan,” tegasnya.

Suradji juga mengungkapkan, PB IKASI sempat meminta pelaksanaan Musprov IKASI DKI Jakarta ini diundur menjadi tanggal 16 Oktober 2022. Namun, permintaan itu tidak bisa dipenuhi karena sudah diagendakan dalam rapat kerja serta KONI DKI Jakarta dan Dispora sudah menyatakan siap hadir.

“Tak ada dasar kita menunda pelaksanaan Musprov IKASI DKI Jakarta karena sudah diputuskan dalam Rapat Kerja. Bahkan, KONI DKI Jakarta dan Dispora DKI Jakarta pun sudah menyatakan kesiapannya hadir. Apalagi, masa kepengurusan saya akan berakhir 13 Oktober 2022,” ungkapnya. (azh)

Pemerintah Komitmen Gratiskan Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan

JAYAKARTA NEWS – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto menyayangkan kejadian pemungutan biaya  ambulance jenazah yang sempat dialami oleh keluarga korban tragedi Kanjuruhan Malang.

“Pemungutan tersebut seharusnya tidak terjadi mengingat kondisi saat ini kita masih dalam suasana duka,” ungkap Agus saat ditemui di ruangannya di kantor Kemenko PMK, Jakarta, dikutip dari Laman Kemenko PMK, Sabtu (8/10).

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Kemenko PMK) memastikan akan menanggung biaya perawatan seluruh korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) lalu dengan biaya gratis dari negara atau dari pemerintah. Adapun beban biaya pengobatan dan perawatan gratis tersebut dikoordinasikan dengan pemda setempat.

“Menko PMK juga kan sebelumnya sudah mengatakan semua pengobatan 100 persen gratis, tidak ada pungutan biaya. Kalau ada yang terlanjur dikenai biaya perawatan, mohon dikirim bukti-bukti pembayarannya, untuk kemudian diteruskan ke rumah sakit agar dibatalkan dan harus dikembalikan,” jelasnya.

Agus mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan memastikan bahwa seluruh korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan mendapatkan perawatan hingga tuntas tanpa dikenai biaya.

Sebelumnya beredar isu, sopir dan kru ambulance yang mengangkut korban meninggal tragedi di stadion Kanjuruhan, Malang, asal Jember meminta sejumlah uang. Diantaranya Faiqotul Hikmah yang diantar ambulance dari komunitas TAM (Team Ambulance Malang) dengan membayar Rp2,5 juta dan Noval Aulia Putra korban diantar ambulance dari Yayasan Nurul Hayat membayar Rp1,5 juta.

Sementara itu, menurut keterangan resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, pemerintah telah mengganti seluruh biaya ambulan yang mengantarkan korban meninggal tragedi Kanjuruhan.

Kadinkes Kabupaten Jember, dr. Lilik Lailiyah dalam laporan tertulisnya mengatakan, biaya yang dikeluarkan oleh keluarga korban telah diganti oleh pemerintah kabupaten Jember, sehingga keluarga sudah tidak dibebani biaya sama sekali.

Penggantian diserahkan pada Kamis, 6 Oktober 2022 di rumah duka. Penyerahan diwakilkan pegawai Dinas Kesehatan kabupaten Jember sebab Kadinkes sedang berada di kota Malang.

Sementara itu, pihak TAM maupun Nurul Hayat keberatan jika disebut meminta ongkos atas pengantaran jenazah korban tragedi Kanjuruhan. Bahkan TAM sudah mengembalikan uang sebesar Rp1,9 juta kepada keluarga almarhum Faiqotul Hikmah. Dengan catatan sisa Rp600 ribu diperlukan untuk biaya operasional.

Sedangkan dari Yayasan Nurul Hayat Malang mengaku menerima infaq dari keluarga almarhum Noval sebab tidak pernah meminta ongkos. Uang 1.5jt pun telah dikembalikan ke pihak keluarga.***/uli