Sempat Bikin Penonton Geg-degan, Rachel/Trias Buka Harapan Indonesia Bawa Pulang 2 Emas

JAYAKARTA NEWS— Harapan Indonesia membawa pulang dua medali emas kini terbuka lebar setelah Rachel Allessya Rose /Meilysa Trias Puspita Sari memastikan langkahnya ke babak final ganda putri Kejuaraan Dunia Junior 2022. Sebelumnya, langkah ke final pemain Indonesia sudah dibuka oleh pasangan Putra/Patra yang menundukkan pasangan Korsel Song Hyun Cho/Beom Soo Park dua game langsung 21-19, 21-13.

Pada babak semifinal, Rachel/Trias menumbangkan pasangan Jepang, Rui Kiyama/Kanano Muroya, lewat pertarungan yang menegangkan, khususnya pada game kedua yang menentukan. Pasalnya, pada game pertama Rachel/Trias kalah 12-21.

Untungnya di game kedua, mental Rachel/Trias tidak down. Mereka tidak kehilangan harapan meski sempat tertinggal 17-19. Sebaliknya, justru memberi perlawanan sengit hingga berhasil membalikkan keadaan dan menang 21-19.

Di game ketiga, semangat Rachel/Trias membara, sementara penurunan justru terjadi pada Kiyama/Muroya. Walhasil, Rachel/Trias menutup game ketiga ketiga dengan 21-14. Kemenangan ini sekaligus membuka peluang Rachel/Trias untuk meraih medali emas ganda putri.

Sebelumnya, ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo telah lebih dahulu memastikan tempat di final setelah menumbangkan pasangan Korea Selatan Song Hyun Cho/Beom Soo Park dua game langsung 21-19, 21-13.

Sayangnya kemenangan itu tidak diikuti oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo di tunggal putri. Banyak melakukan kesalahan, akhirnya Ester harus puas dengan medali perunggu setelah dikalahkan pemain China, Yuan An Oi, 21-17, 15-21, 11-21.

Indonesia menempatkan empat wakil di babak semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2022. Selain pasangan Putra/Patra, Ester Nurumi, Indonesia juga menempatkan ganda putri di semifinal, yakni, Meilysa Sari/Rachel Allessya Rose dan ganda campuran, Rehan Naufal/Lisa Ayu.***din

Kejuaraan Dunia Junior 2022: Putra/Patra Melaju ke Final, Medali Emas di Depan Mata

JAYAKARTA NEWS— Ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo berhasil melangkah ke babak final Kejuaraan Dunia Junior 2022 setelah menumbangkan pasangan Korea Selatan Song Hyun Cho/Beom Soo Park dua game langsung 21-19, 21-13. Tinggal selangkah lagi, Putra/Patra diharap bawa pulang medali emas.

Perlawanan lumayan sengit didapat pasangan Putra/Patra terjadi di game pertama. Namun Putra/Patra tidak mengendurkan pertahanan sehingga berhasil melibas Cho/Park dengan 21-19.

Di game kedua, Cho/Park mencoba bangkit. Namun tetap saja tak mampu melawan dominasi Putra/Patra yang segera menyelesaikan game keduanya dengan 21-13.

Sayangnya kemenangan itu tidak diikuti oleh Ester Nurumi Tri Wardoyo di tunggal putri. Banyak melakukan kesalahan, akhirnya Ester harus puas dengan medali perunggu setelah dikalahkan pemain China, Yuan An Oi, 21-17, 15-21, 11-21.

Seorang nitizen menulis analisanya di akun instagram badminton.ina terkait pertandingan Ester. Ia menilai Ester sebenarnya ada kans untuk menang, permainannya dengan lawan juga seimbang. Namun Ester banyak melakukan kesalahan sehingga lawannya bisa mendapat poin dengan mudah.

“Gapapa ester, mungkin udah rejekinya bisa sampe bronze medals. Sebenernya permainan dgn lawan juga seimbang, Ester ada chance utk menang tapi terlalu banyak error sendiri buang2 poin dan lawan enak dpt poin dgn mudah. Terimakasih Ester udah bisa melangkah sejauh ini, semoga permainannya bisa trs improve, fisiknya semoga makin digenjot jg mental hrs kuat. Semangat ya, semoga karir kamu di badminton bisa sukses dan cemerlang

Indonesia menempatkan empat wakil di babak semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2022. Selain pasangan Putra/Patra, Ester Nurumi, Indonesia juga menempatkan ganda putri di semifinal, yakni, Meilysa Sari/Rachel Allessya Rose yang tengah bertarung melawan Rui Kiyama/Kanano Muroya. Sementara ganda campuran Rehan Naufal/Lisa Ayu harus mengakui ketangguhan Robin Tabeling/Selena Piek, 21-17, 13-21, 12-21.

Sampai berita ini diturunkan, kejuaraan dunia bulutangkis junior yang berlangsung di Palacio Deportes de Santander, Spanyol, masih berlangsung.***din

Cedera Engkel, Jonatan Christie Mundur dari French Open

JAYAKARTA NEWS— Meski merasa kecewa karena terpaksa harus menyudahi pertandingan di babak perempat final French Open, namun Jonatan Christie mengaku itu adalah keputusan terbaik karena cedera yang dideritanya.

“Kecewa pasti kecewa tapi tetap harus bersyukur apapun hasilnya. Semoga waktu 2-3 hari cukup untuk recovery dan bisa segera pulih agar siap tampil di Hylo Open,” kata Jojo begitu sapaan akrab Jonatan Christie sebagaimana dikutip dari instagram badminton.ina

Dalam pertarungan perempat final French Open di Stade Pierre de Coubertin, Jojo berhadapan dengan pemain Jepang, Kodai Naraoka. Game pertama dimenangkan Jojo dengan 21-14. Di game kedua, Naraoka memukul balik dengan menang 21-14. Saat rubber game, Jojo terpaksa menyerah karena cedera engkelnya dalam posisi 13-17.

Dikutip dari badminton.ina, Jojo menyebut, dirinya masih bisa melangkah namun untuk melakukan gerakan yang ada reaksinya saat tadi masih terasa banget. “Tadi agak kaget saja pas memaksa ambil bola jauh dan tumpuannya jadi tidak pas makanya berasa agak sakit,” ujar Jojo seusai mundur dari turnamen.

Sementara pelatih Irwansyah mengatakan bahwa keputusan Jojo untuk mundur adalah keputusan yang paling bijak untuk menghindari hal yang lebih buruk terjadi.

“Saya khawatir cedera Vito sebelumnya, kemudian membayangi saya lagi. Jojo merasa kesakitan saat kakinya menekan. Jadi akhirnya diputuskan lebih baik tidak melanjutkan pertandingan,” ucap Irwansyah.

“Keputusan retired diambil bersama antara saya dan Jojo. Dia akhirnya memilih menyelesaikan pertandingan lebih cepat. Saya sempat khawatir dengan cederanya. Kemudian kami putuskan mundur setelah Jojo berbicara ke saya, kalau ankle kakinya sakit saat menekan,” jelas Irwansyah.***din

Kejuaraan Dunia Junior: Pasangan Putra/Patra Melaju ke Perempat Final

JAYAKARTA NEWS— Ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo semakin padu di lapangan. Rotasi dan pengertian saat pertandingan terasa semakin cair dari hari ke hari. Keduanya berhasil memastikan satu tempat di babak perempat final Kejuaraan Dunia Junior 2022 usai mengalahkan pasangan China, Chen Yi Jiang/Zhang Le Jian straight game 21-13, 21-11.

“Permainan kita sudah semakin padu, sudah semakin mengerti satu sama lain. Sudah jauh lebih enak daripada pertandingan pertama kemarin lusa,” ucap Patra kepada tim Humas dan Media PP PBSI di arena Palacio de Deportes de Santander, Santander, Spanyol.

“Kita juga sudah hafal kondisi lapangannya dan makin kompak di lapangannya, ini membuat kita bisa bermain dengan nyaman dan rileks,” sambung Putra.

Disinggung mengenai kunci kemenangan, Putra/Patra mengatakan banyak menurunkan bola untuk mendapat serangan menjadi senjata pasangan ini.

“Kita tadi banyak menurunkan bola sehingga mereka banyak mengangkat. Dari situ kita bisa mendapat serangan dan mengontrol pertandingan,” jelas Patra.

“Kita saling mengingatkan untuk tidak membuang-buang poin dengan mudah. Memimalisir kesalahan-kesalahan sendiri,” tukas Putra.

Putra/Patra menjadi satu-satunya wakil ganda putra Indonesia yang tersisa, oleh karenanya mereka bertekad untuk memberikan prestasi terbaik.

“Beban pasti ada karena kita sekarang satu-satunya andalan yang tersisa di ganda putra. Tapi ini menjadi tantangan dan motivasi kita untuk memberikan prestasi terbaik,” tutup Patra.

Sementara di tunggal putra Bodhi Ratana Teja Gotama yang bermain kurang sabar harus mengakui keunggulan lawannya. Bodhi ditumbangkan unggulan pertama asal Perancis, Alex Lanier lewat pertarungan rubber game 17-21, 21-17, 14-21.

Bodhi mengaku bermain kurang sabar di gim penentuan padahal dia sudah mulai menemukan celah untuk mengalahkan juara Canada Open 2019 itu.

“Sebenarnya di gim kedua, saya sudah mulai menemukan celah dan titik kelemahan untuk mengalahkan dia. Saya memegang permainan setengah lapangan ke belakang, lawan pun menjadi tidak nyaman,” ungkap Bodhi.

“Tapi di gim ketiga saya keduluan terus polanya dan saya kurang sabar meladeninya. Malah jadi bernafsu ingin mendapat poin,” lanjutnya.

Walau gagal memenuhi target naik podium, Bodhi merasa permainannya sudah maksimal. Ia pun cukup puas dengan hasilnya.

“Lawan harus diakui memang sudah lebih matang bermainnya, sudah rapi banget. Saya cukup puas dengan hasil ini walau tidak berhasil naik podium tapi saya sudah mengeluarkan seluruh kemampuan maksimal,” kata Bodhi.

Sementara di laga lain, ganda putri unggulan pertama Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari melenggang ke babak perempat final. Rachel/Trias menang atas wakil Jerman Julia Meyer/Cara Siebrecht dua gim langsung 21-13, 21-14.

“Hari ini tidak ada kendala dalam permainan kami. Terus membaik, semakin enak dan semakin percaya diri dari hari ke hari. Semoga besok bisa lebih baik dan maksimal lagi,” ujar Rachel singkat.

Selain Rachel/Trias, Indonesia meloloskan tiga wakil lain ke perempatfinal Kejuaraan Dunia Junior 2022. Ester Nurumi Tri Wardoyo (tunggal putri), Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo (ganda putra) dan Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran).***/din

Kejuaraan Dunia Junior: Indonesia Gagal Pertahankan Gelar

JAYAKARTA NEWS— Piala Suhandinata akhirnya harus rela dilepas putra-putri muda Indonesia. Garuda Muda kalah tipis dengan skor 2-3 dari Chinese Taipei di babak semifinal perebutan Piala Suhandinata 2022.

Laga yang mentas di Palacio de Deportes de Santander, Santander, hari Jumat (21/10) itu berjalan sengit.

Indonesia tertinggal 0-2 terlebih dahulu usai Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran) dan Muhammad Reza Al Fajri (tunggal putra) mengalami kekalahan.

Indonesia membalas dengan kemenangan Mutiara Ayu Puspitasari (tunggal putri) di partai ketiga. Lalu, Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah (ganda putra) yang turun di partai keempat sukses menundukkan Huang Jui-Hsuan/Tsai Fu Cheng dua gim langsung 21-14, 21-13.

“Pastinya tegang saat masuk lapangan. Karena ini pertandingan yang harus kita menangkan. Tapi tadi kita coba percaya sama kemampuan kita, alhamdulillah bisa menang,” ucap Putra.

“Kunci kemenangan hari ini kurang lebih sama dengan kemarin. Kita coba memaksa lawan mengikuti pola permainan kami. Kami juga coba konsisten dengan pola no lob menyerang. Tidak boleh tergoda adu power. Power mereka lebih besar,” jelas Rayhan.

Asa Garuda Muda melaju ke babak final kembali muncul saat kedudukan menjadi sama kuat 2-2. Tapi sayang wakil ganda putri Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari gagal menjalankan tugasnya.

Rachel/Trias harus mengakui keunggulan Nicole Gonzales Chan/Yang Chu Yun lewat pertarungan rubber game 21-13, 16-21, 13-21. Pelatih ganda putri Enroe Suryanto mengungkapkan faktor Rachel/Trias tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Di gim pertama sebetulnya Rachel/Trias sudah bagus dan benar mainnya. Baik secara pola maupun mental,” kata Enroe.

“Di gim kedua, lawan mengubah pola dan mereka tidak siap dengan perubahan itu,” tambah Enroe.

Lebih lanjut, Enroe mengatakan di gim ketiga Rachel/Trias bermain di bawah tekanan.

“Di gim ketiga lawan semakin percaya diri dan rapat permainannya, sementara Rachel/Trias tidak bisa keluar dari tekanan. Bermain terlalu terburu-buru,” ujar Enroe.

Di partai final hari Sabtu (22/10) besok, Chinese Taipei akan menghadapi Korea. Korea sendiri melaju ke final usai mengalahkan Jepang dengan skor telak 3-0.

Berikut hasil pertandingan Indonesia vs Chinese Taipei.

Ganda Campuran:
Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Ting Yen-Chen/Yang Chu Yun
21-15, 11-21, 19-21

Tunggal Putra:
Muhammad Reza Al Fajri vs Kuo Kuan Lin
21-18, 12-21, 18-21

Tunggal Putri:
Mutiara Ayu Puspitasari vs Ruo Hsuan Ko
15-21, 21-15, 21-13

Ganda Putra:
Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah vs Huang Jui-Hsuan/Tsai Fu Cheng
21-14, 21-13

Ganda Putri:
Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari vs Nicole Gonzales Chan/ Yang Chu Yun
21-13, 16-21, 13-21 ***/din

Selangkah Lebih Maju, PB WI Pimpinan Airlangga Hartarto Gelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior

JAYAKARTA NEWS— Selangkah lebih maju ditunjukkan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto. Di saat cabang olahraga lain baru menggelar kejuaraan skala nasional, PB WI malah bersiap menyelenggarakan kejuaraan level dunia.

Event internasional yang bakal digelar PB WI tersebut adalah Kejuaraan Dunia Wushu Junior di ICE BSD Tangerang pada 2-11 Desember 2022 mendatang. Tak tanggung-tanggung, peserta yang berpartisipasi di Kejuaraan Dunia nanti berasal dari 70 negara.

Tema yang diusung adalah ‘Road to Olympic’, dimana atlet yang tampil akan dipersiapkan terjun di Olimpiade Junior sambil terus mengupayakan cabang olahraga wushu dipertandingkan pada Olimpiade 2028. Jika itu tercapai, Indonesia telah punya bibit untuk bersaing.

Pada Kejuaraan Dunia awal Desember nanti, Indonesia bersiap menurunkan 28 atlet terbaiknya. Diharapkan, di antara mereka mampu mempersembahkan empat medali emas sesuai target yang dicanangkan.

Sejauh ini, Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto dinilai cukup genius memunculkan bibit-bibit atlet usia muda di Tanah Air. Di saat cabang olahraga lain memilih berdiam diri di kala pandemi, justru Airlangga Hartarto tak mau  diam saja. PB WI pimpinannya berhasil menggulirkan kejuaraan meski dilakukan secara virtual.

Ajang itu juga dilakukan sebagai persiapan Indonesia mencari atlet terbaik untuk diturunkan pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior.

Kini, PB WI sudah memiliki banyak stok atlet junior potensial yang bisa diterjunkan menghadapi single dan multi event internasional ke depan. Mereka muncul dari sasana-sasana di Indonesia yang mengikuti berbagai kejuaraan yang diselenggarakan PB WI.

“Apa yang telah dibangun Pak Airlangga Hartarto itu bukan hanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tetapi juga menyambut wushu yang akan dipertandingkan pada Olimpiade 2032,” kata Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro yang juga Direktur Eksekutif 8th World Junior Wushu Championship 2022.

Yang lebih membanggakan, kata Gunawan Tjokro, Federasi Wushu Internasional (IWUF) mengakui bahwa PB WI pimpinan Airlangga Hartarto telah banyak melakukan kegiatan di masa pandemi Covid -19 dengan melakukan terobosan mengadakan pertandingan-pertandingan secara virtual yang akhirnya diikuti juga oleh negara negara lain. 

Airlangga sendiri menyatakan bahwa Indonesia patut bangga terhadap para atletnya, terutama atlet wushu yang telah menyumbangkan prestasi di tingkat internasional. 

Tercatat selama beberapa tahun terakhir, atlet wushu Indonesia meraih banyak prestasi pada ajang internasional. Mulai dari SEA Games 2017 di Malaysia, Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, SEA Games 2019 Filipina dan SEA Games 2021 Vietnam.

Pada Kejuaraan Dunia Wushu 2019 di China, Indonesia juga patut berbangga karena mampu membawa pulang 3 medali emas dan 1 perunggu. Ini semua tak lepas dari terus bergulirnya kejuaraan dan regenerasi berjalan dengan baik. 

“Pemahaman terhadap pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkesinambungan, program regenerasi atlet dan peningkatan kualitas pelatih menjadi prioritas dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi wushu di masa yang akan datang,” kata Airlangga Hartarto.

“PB Wushu Indonesia, senantiasa memberikan perhatian yang seimbang, antara atlet senior dan atlet junior. Pembinaan atlet junior merupakan jaminan akan terwujudnya pencapaian prestasi dunia yang berkesinambungan,” imbuh Airlangga.

Pria yang juga menjabat Menko Perekonomian ini juga dianggap sebagai pemimpin yang mampu mensinergikan antara pengurus wushu di pusat dengan di daerah.

Hal itu pula yang diakui Ketua Pengprov WI Jawa Timur,  Soedomo Mergonoto. Menurut dia, Pengprov WI Jatim memiliki jalinan komunikasi yang cukup baik dengan Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto. Setidaknya, kedua organisasi pusat dan daerah tersebut sering mengadakan rapat bersama.

“Hubungan dengan PBWI melalui sekretariat sudah sangat baik, dengan agenda Raker secara rutin juga akan mempererat hubungan antara Pengprov dan PBWI,” kata Soedomo Mergonoto.

Saat ini, banyak daerah yang mampu mencetak atlet hingga berprestasi nasional bahkan internasional. Ini semua berkat arahan Airlangga Hartarto. Capaian itu harus dipertahankan oleh daerah dan derah perlu bersunergi dengan pusat.

“Harus bersinergi, antara Pengprov dan PBWI harus saling bersinergi untuk menentukan program-program pembinaan dan berbagai kegiatan lainnya. Dengan sinergi yang bagus, maka program daerah dan program nasional dapat berkelanjutan dan saling menguntungkan,” ungkapnya.

Sasana di Indonesia juga merasakan apa yang dijalankan PW WI yang dikendalikan Airlangga cukup baik. Terobosan-terobosan bisa dirasakan langsung oleh sasana di daerah-daerah.

Contohnya adalah Sasana Xiao Yao Surabaya yang sering mengikuti berbagai kejuaraan wushu secara virtual yang diadakan PB WI. Menurut pemilik sasana Probo Muljono, kejuaraan di tengah pandemi Covid-19 yamg diadakan PB WI berdampak positif terhadap perkembangan olahraga wushu di Indonesia.

 “Sirkuit Wushu Taolu virtual itu telah membuka kran atlet yang tersumbat selama ini karena atlet dari sasana besar dan sasana kecil bisa bersaing untuk memperebutkan tempat di pelatnas. Ini pola pembinaan yang sangat baik dengan mengedèpankan kepentingan Sasana yang merupakan ujung tombak pembinaan,” jelasnya.

Tak salah jika Airlangga Hartarto dicintai para pelaku olahraga wushu di Indonesia.

Dalam kurun waktu tiga tahun sejak 2017 sampai 2020, Airlangga sudah mengantarkan atlet Indonesia berprestasi di tingkat internasional. Prestasi ini tak mampu disamai oleh cabang olahraga lain.

Sebagai contoh, awal menjabat Ketua Umum PB WI, Airlangga langsung mendampingi para atlet wushu bertanding di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Berkat motivasi yang diberikan oleh Airlangga, tim wushu Indonesia berhasil membawa pulang 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu. 

Satu tahun berikutnya atau pada tahun 2018, kejuaraan internasional yang diikuti atlet wushu Indonesia selalu memberikan hasil yang membanggakan. Tak pernah saat Airlangga mengirim atlet ke ajang luar negeri tanpa hasil. Semua yang diikuti selalu berbuah medali. 

Mulai dari Moscow Wushu Stars, Rusia (3 emas, 2 perak, 1 perunggu), The 7th World Junior Championship, Brazil (2 emas, 10 perak, 7 perunggu) hingga Asian Games 2018 Jakarta – Palembang. 

Sebut saja kejuaraan bertajuk The 15th World Wushu Championship di Shanghai, China, 17-24 Oktober 2019. Tim wushu Merah Putih mampu membawa pulang 3 emas dan 1 perunggu. Begitu pula saat Festival Wushu bertajuk The 5th China – Asean Wushu Festival 2019. Atlet Indonesia sukses meraih 4 emas, 1 perak dan 7 perunggu.

Kemudian pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina, Indonesia meraih 9 medali. Rinciannya, 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Di SEA Games 2021 Vietnam, wushu Indonesia juga berhasil memenuhi target pemerintah dengan sumbangan 3 emas, 9 perak dan 3 perunggu.

Hasil itu hanya kalah tipis dari tuan rumah Vietnam yang meraih 10 emas, 3 perak dan 7 perunggu.

Dengan keberhasilan di sejumlah kejuaraan tersebut, diharapkan juga menular kala Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di ICE BSD Tangerang, 2-11 Desember mendatang. Semoga.***din

Kejuaraan Dunia Junior: Indonesia Raih Kemenangan Sempurna Kedua

JAYAKARTA NEWS— Tim junior Indonesia menjalankan tugas dengan baik di laga kedua penyisihan grup A Piala Suhandinata 2022. Berlaga di Palacios de Deportes de Santander, Santander, Spanyol pada hari Selasa (18/10), Garuda Muda menerkam Swedia dengan kemenangan telak 5-0.

Kemenangan ini menjadi sapu bersih kedua usai Senin (17/10) kemarin, tim Indonesia juga menang 5-0 atas Latvia.

Menurunkan komposisi berbeda, Garuda Muda tidak menemukan hambatan berarti. Semua wakil menang dengan straight game dengan durasi rata-rata 25 menit.

Wakil tunggal putra Muhammad Reza Al Fajri membuka skor dengan mengalahkan Edvard Hylander 21-11, 21-10.

“Senang bisa tampil di beregu, bawa nama Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2022. Senang juga alhamdulillah bisa sumbang poin,” kata Reza usai laga.

“Di pertandingan tadi saya coba membuat enak dulu pukulan. Dari sisi lawan juga tidak terlalu memberikan tekanan jadi saya lebih coba-coba pola permainan,” lanjutnya.

Di laga kedua giliran tunggal putri Mutiara Ayu Puspitasari yang berlaga. Juara Kapal Api Indonesia International Series 2022 ini menyudahi perlawanan Khushi Harakamani dengan skor 21-6, 21-13.

Kemenangan Indonesia ditentukan sang debutan ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Putra/Rayhan menyumbang angka ketiga dengan menang 21-8, 21-9 dari Victor Morskogen/Daniel Strom.

“Hari ini kami merasa sudah enak mainnya, sudah keluar semua. Tidak ada kendala adaptasi dengan Putra, di lapangan juga tadi lancar-lancar saja. Putra kan playmaker atau pemain depan dan saya pemain belakang jadi lebih mudah juga untuk nyambungnya. Dia pegangannya tangan kiri malah jadi lebih susah ke lawan,” terang Rayhan.

Di lapangan tadi semua ok. Agak silau tapi tidak terlalu mengganggu. Angin juga tidak ada jadi kita lebih mudah mengontrol bola,” timpal Putra.

Skor semakin menjauh kala Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani juga mengemas kemenangan atas Elin Ohling/Elin Ryberg. Ganda putri ini unggul 21-17, 21-13.

“Kita tadi sempat ada tegang juga saat masuk lapangan karena ini kan pertama kali main beregu, tapi untungnya tadi tim sudah menang 3-0 jadi bisa lebih tenang ketika pertandingan sudah berjalan. Secara kualitas, lawan pun lumayan bagus, mereka kemarin sukses main tiga gim dari Malaysia. Itu yang kita waspadai,” tukas Naya.

“Walau tadi tim sudah unggul, kita tetap fight dan mau menang. Sekalian juga tadi coba adaptasi dengan lapangan, persiapan bila diturunkan lagi,” sambung Ara.

Akhirnya, kemenangan Garuda Muda disempurnakan Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang menang atas Mio Molin/Sofia Stromvall 21-9, 21-11.

“Dua kemenangan ini sudah sesuai harapan kami. Menjadi modal berharga untuk hadapi Malaysia,” ujar Eddy Prayitno, manajer tim Indonesia.

“Setelah ini kami berpesan kepada anak-anak untuk beristirahat yang cukup dan tetap fokus menghadapi laga selanjutnya yang semakin berat,” tambah Eddy.

Indonesia akan menghadapi Malaysia di partai terakhir penyisihan grup A hari Rabu (19/10) besok. Partai ini akan menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara grup dan berhak lolos ke babak perempatfinal karena Malaysia juga menyapu bersih kemenangan atas Latvia dan Swedia.

Seperti diketahui, hanya juara grup lah yang bisa terus berjuang untuk meraih gelar juara. “Lawan Malaysia besok akan ketat. Tunggalnya kuat jadi kita harus lebih fokus lagi. Kalau besok diturunkan lagi, saya siap.” kata Reza.

“Besok lawan Malaysia pasti ketat. Siapa yang menang itu kan yang lolos. Peluangnya 50:50 dan mungkin bisa saja penentunya di ganda putra. Jadi kita harus lebih siap, tambah hari harus tambah siap,” pungkas Rayhan.***/bnt

Pemerintah dan FIFA Akan Pastikan Piala Dunia U-20 Berjalan Baik dan Sesuai Standar FIFA

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Indonesia bersama Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) bersepakat untuk memastikan pertandingan Piala Dunia U-20 FIFA yang akan digelar di Indonesia tahun 2023 dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo usai bertemu dengan Presiden FIFA, Giovani Vicenzo Infantino atau Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 18 Oktober 2022.

“Pemerintah bersama FIFA juga bersepakat untuk memastikan pertandingan Piala Dunia U-20 FIFA di Indonesia dapat berjalan dengan baik. Semua segi persiapan sampai dengan pelaksanaannya harus dipastikan berjalan sesuai dengan standar FIFA dan ditangani secara baik, secara profesional,” ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan yang sama, Presiden FIFA menyebutkan bahwa Piala Dunia U-20 FIFA merupakan kompetisi terpenting sepak bola putra setelah Piala Dunia yang akan segera digelar di Qatar mulai 20 November 2022. Untuk itu, Presiden FIFA melanjutkan, diperlukan stadion-stadion terbaik agar pertandingan bisa berjalan dengan baik sehingga bisa menjadi ajang untuk memperlihatkan citra Indonesia kepada dunia.

“Citra Indonesia di mata dunia bukanlah sebuah negara yang memiliki tragedi di stadion, tapi negara yang memiliki visi masa depan, memiliki populasi muda yang menggemari sepak bola, dan negara yang ingin merayakan dan menyajikan sepak bola kepada dunia,” ujar Presiden FIFA.

Lebih jauh, Presiden Gianni menilai bahwa Indonesia merupakan negara sepak bola, negara dengan populasi hampir 300 juta yang mencintai sepak bola. Untuk itu, FIFA dan pemerintah Indonesia sepakat untuk bekerja sama dan fokus pada pembenahan sejumlah hal, termasuk operasional stadion.

“Kami sepakat bekerja sama untuk fokus pada operasional stadion-stadion yang ada, juga fokus terhadap stadion-stadion itu sendiri. Lalu juga kepada suporter, tingkah laku suporter, membuat proyek sepak bola untuk sekolah-sekolah, kami akan mengaturnya bersama-sama dengan pemerintah,” jelasnya.

“Lalu juga soal infrastruktur stadion yang perlu diperhatikan, karena tragedi yang terjadi (di Stadion Kanjuruhan) juga berkaitan dengan infrastruktur. Oleh karena itu, kami akan membawa ahli-ahli sepak bola dari kami, kami akan membantu dan memastikan Indonesia bersinar di kancah sepak bola lokal,” imbuh Presiden FIFA.

Presiden FIFA juga menyebut bahwa Piala Dunia U-20 di Indonesia akan menjadi kesempatan unik mempromosikan Indonesia untuk masa depan. Presiden FIFA juga ingin memastikan agar Indonesia tidak hanya kuat dari sudut pandang ekonomi, tapi juga dari sepak bolanya.

“Dimulai dari sekarang sampai turnamen nanti, sampai setelah Piala Dunia, kami akan memastikan Indonesia tak hanya negara yang kuat dari sudut pandang ekonomi dengan menggelar pertemuan G20, namun juga menjadi pusat sepak bola di kawasan ini, dan dari sini akan membuat sepak bola terus berkembang ke seluruh dunia,” tandasnya.***/uli

Sambut Presiden FIFA di Istana, Presiden: Diskusi Detail tentang Sepak Bola Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyambut langsung kunjungan kehormatan Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Giovani Vicenzo Infantino atau Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). Presiden FIFA tiba sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung bersalaman dengan Presiden Jokowi begitu tiba di Ruang Kredensial, Istana Merdeka.

Presiden Jokowi dan Presiden FIFA kemudian melakukan pertemuan di Ruang Jepara. Keduanya membahas berbagai hal penting terkait sepak bola Indonesia, utamanya setelah tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada 1 Oktober 2022 lalu.

“Total dua jam kami berdiskusi secara detail mengenai persepakbolaan Indonesia dan ke depan akan seperti apa,” ujar Presiden Jokowi kepada wartawan usai pertemuan

Presiden menambahkan, dalam pertemuan dibahas aspek persepakbolaan mulai dari manajemen stadion beserta fasilitas-fasilitas pendukungnya, manajemen keamanan, manajemen pertandingan terutama pengaturan waktu, hingga manajemen suporter.

“Kami bersepakat tadi transformasi persepakbola Indonesia akan dimulai bersama-sama dengan FIFA dan FIFA akan berkantor di Indonesia sampai semuanya berjalan dengan baik,” tutur Presiden.

Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa terdalam bagi para keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Presiden FIFA mengatakan, insiden ini merupakan salah satu hari tergelap bagi dunia sepak bola.

“Ini adalah tragedi yang mengejutkan semuanya, salah satu hari paling kelam dalam sejarah sepak bola,” kata Presiden FIFA.

Presiden FIFA menegaskan, FIFA bersama Pemerintah Indonesia bersepakat untuk melakukan transformasi dan reformasi dalam dunia persepakbolaan di Indonesia.

“FIFA ada di sini untuk tinggal. FIFA di sini untuk bekerja dalam kemitraan yang sangat erat dengan pemerintah, dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan PSSI [Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia] untuk mentransformasi dan mereformasi sepak bola karena sepak bola seharusnya tentang kegembiraan dan kebahagiaan,” ujar Presiden FIFA.

Presiden FIFA menambahkan, transformasi dan reformasi yang dilakukan meliputi stadion, suporter, infrastruktur, hingga pembinaan.

“Kami akan membawa ahli kami, kami akan membantu dan berinvestasi, dan kami akan memastikan bahwa Indonesia bersinar di panggung sepak bola dunia,” kata Presiden FIFA.

Dalam pernyataannya, Presiden FIFA juga menyampaikan mengenai pentingnya perhelatan Piala Dunia U-20 FIFA yang akan digelar di Indonesia pada tahun 2023 mendatang, setelah Piala Dunia 2022 di Qatar.

“Tahun depan kita bersama akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 FIFA di sini. Ini adalah kompetisi terpenting setelah Piala Dunia,” kata Presiden FIFA.

Pada kesempatan itu, Presiden FIFA juga memberikan bola resmi Piala Dunia Qatar 2022 yang didesain khusus dengan nama Presiden Joko Widodo pada bola tersebut. Tak hanya itu, Presiden Gianni juga memberikan kaus seragam FIFA berwarna merah dengan tulisan punggung “Jokowi” dan nomor punggung 1.

“Because now President is part of the FIFA team (Karena sekarang Presiden Jokowi adalah bagian dari tim FIFA),” ujar Presiden Gianni saat menyerahkan kaus.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Presiden FIFA yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.***/mel

Tukang Becak Peraih Emas SEA Games Itu Kini Jadi Pegawai Bapenda Gresik

GRESIK, JAYAKARTA NEWS-Raut muka Suharto sebagai pengayuh becak dan juga pemulung itu kini bersinar. Puluhan tahun dia menjalankan profesinya untuk menopang keluarga padahal dia mantan atlet sepeda yang pernah menyumbang emas di SEA Games dan juga perak.

Hal itu diketahui setelah dia menjadi salah satu penerima zakat produktif di mana Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan itu bagi para pelaku usaha ultra mikro di kawasan Kabupaten Gresik, Senin (17/10).

Penyerahan zakat produktif itu dilakukan Gubernur Khofifah di sela peresmian Kantor Bersama Samsat Gresik di Jalan Wahidin Sudirohusodo Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.

Salah satu penerima zakat produktif dari Gubernur Khofifah adalah Suharto, mantan atlet balap sepeda peraih medali emas pada SEA Games 1979 yang sebelumnya selama puluhan tahun menjalankan profesi sebagai tukang becak merangkap pemulung.

Kini, mantan atlet tersebut telah diangkat oleh Gubernur Khofifah sebagai pegawai Bapenda sebagai pegawai di UPT Bapenda Gresik.

“Dua hari sebelum lebaran Idul Fitri Mei lalu saya keliling daerah. Sampai di Gresik sudah saat buka puasa. Saya berbagi makanan berbuka sembari bagi sembako untuk penarik becak,” tutur Khofifah yang diunggah dalam akun instagramnya.

“Saat itu diantara penarik becak ada yang angkat tangan bersuara lantang bahwa beliau pernah meraih medali emas pada SEA GAMES juga medali perak open turnamen sepeda balap di Thailand dan China. Namanya Suharto. Saat itu beliau penarik becak merangkap pemulung,” lanjutnya.

Ketika ditanya nomor handphonenya agar bisa berkoordinasi untuk tindak lanjut pemberian intervensi, Suharto menjawab bahwa ia tidak memiliki ponsel. Maka Gubernur Khofifah meminta alamat dimana Suharto tinggal dan keesokan harinya dikirimkanlah ponsel untuk Suharto.

Gubernur Khofifah pun tak lantas diam, ia segera meminta Kepala Bapenda Jatim untuk menindaklanjuti. Tak hanya diberikan ponsel genggam saja, namun Khofifah juga memberikan Suharto pekerjaan tetap yang lebih layak.

“Keesokan harinya beliau ditemui Kepala Bapenda dan diajak menjadi karyawan Bapenda di UPT. Gresik. Alhamdulillah sampai saat ini beliau sehat,” tegas Gubernur Khofifah.

Terhitung sejak bulan Mei tahun 2022, Suharto resmi diangkat untuk bekerja sebagai petugas keamanan di UPT Bapenda Gresik.

Sebagaimana diketahui, Suharto ini sempat viral akibat kondisi hidupnya yang memprihatinkan. Pasalnya prestasi Suharto saat muda begitu gemilang. Ada sederet prestasi yang telah ia torehkan sebagai atlet balap sepeda.

Di tahun 1976, Suharto diketahui meraih juara 2 perorangan dan beregu 2000 km di Thailand. Kemudian di tahun 1977 Suharto berhasil memecahkan rekor PON Nasional untuk nomor nomor individual time trial (ITT) dan team pursuit.

Di tahun 1978 Suharto juga sempat mengikuti Olympiade di Montreal Jerman namun kurang beruntung dan tidak dapat nomor juara karena ia mengalami kecelakaan saat mengayuh sepeda di sana. Tidak hanya itu di tahun 1978 ia juga juara 3 Open Turnanen di China, serta juara 1 di Sea Games Kualalumpur tahun 1979.

Namun dengan prestasi segudang, di masa tuanya, Suharto justru menghidupi keluarga dengan mengayuh becak bahkan juga memulung untuk mencari nafkah. Sebagaimana diketahui Suharto sempat menjadi tukang becak sejak selama 20 tahun lalu. Tentu hal ini menjadi hal yang begitu kontras. Kondisi Suharto itulah yang membuat Gubernur Khofifah terenyuh sehingga diberikan perhatian.

Dalam kesempatan ini, Suharto turut menjadi penerima zakat produktif lantaran selain menjadi pegawai UPT Bapenda di Gresik, ia saat ini juga berjualan kopi di malam hari sebagai usaha menambah penghasilan.

“Kegigihan Pak Suharto layak untuk ditiru. Masa mudanya beliau sungguh gemilang prestasinya. Semoga kita semua dilimpahkan rizki yang lancar barokah oleh Allah SWT,” tutur Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan itu, Suharto juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan testimoninya. Secara khusus Suharto menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

“Terima kasih Ibu Gubernur. Alhamdulillah saat ini hidup saya jauh lebih baik. Ini semua berkat perhatian ibu gubernur,” tutur Suharto, bapak tiga anak ini.

Ia menceritakan bahwa ia atlet balap sepeda yang berhasil mengibarkan merah putih di luar negeri. Namun ia menyatakan bahwa selama ini ia kurang mendapatkan perhatian.

“Maka saya pindah ke Gresik dan alhamdulillah bertemu dengan Ibu Gubernur Khofifah, dan diberi pekerjaan di Bapenda. Terimakasih Bu Khofifah telah menyambung nyawa saya,” tegasnya.

“Sebelum kerja di Bapenda saya tukang becak, juga jadi pemulung cari rongsokan di jalan. Lalu ketemu ibu Gubernur saat membagi sembako, saya cerita prestasi pertasi saya. Saat ditanya nomor hp saya nggak punya, besoknya langsung dikirim hp, dan berlanjut hingga diberi pekerjaan,” urainya.

Untuk itu ia mengucapkan banyak terima kasih pada Gubernur Khofifah atas semua perhatian yang ia berikan. Menurutnya perhatian Gubernur Khofifah sangat berarti hingga mengubah taraf hidupnya dan keluarga. (poedji)