Indonesia Catat Sejarah Negara Peserta Terbanyak di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

JAYAKARTA NEWS— Meski Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII yang dijadwalkan digelar di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022 belum berlangsung, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto telah menunjukkan hasil kinerjanya. 

Faktanya, Indonesia telah tercatat dalam sejarah dalam jumlah negara peserta terbanyak yang tampil dalam kalender event Federasi Wushu Internasional (IWUF) yang sempat terhenti sejak 2019 akibat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Saat ini tercatat sebanyak 61 negara sudah menyatakan konfirmasi akan mengirimkan atletnya untuk berlaga di Kejuaraan Wushu Dunia Junior VIII/2022. Jumlah negara yang hadir ini merupakan yang terbesar dari pelaksanaan kejuaraan dunia wushu junior sebelumnya.

“Saat ini sudah tercatat 61 negara yang telah menyatakan konfirmasi akan mengirimkan atletnya ke Indonesia. Jumlah negara yang ikut  merupakan yang terbesar dari tujuh pelaksanaan Kejuaraan Dunia Wushu Junior sebelumnya yang hanya mencapai 40 negara,”  kata Direktur Eksekutif Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022, Gunawan Tjokro di Jakarta, Jumat (25/11/2022). 

Semula, kata Gunawan Tjokro, PB WI menargetkan 70 negara yang akan hadir. Namun, 9 negara membatalkan hadir karena masalah tingginya harga tiket pesawat. “Memang ada 9 negara yang membatalkan kehadiran. Tetapi, itu tidak mempengaruhi kesuksesan yang dicapai pantia. Karena, Indonesia telah tercatat dalam sejarah wushu menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior dengan jumlah negara peserta paling banyak,” terangnya.

Dari data yang diterima tercatat sekitar 770 peserta dari 61 negara terdiri dari  435 atet dan 335 offisial. Kontingen negara yang jumlah terbesar berasal dari Hongkong (37), Indonesia (35), Iran (35), Vetnam (34), New Zealand (32), Kanada (29), Mesir (26), India (26), Korea (24), dan Malaysia (22).

Sedangkan China yang merupakan negara asal beladiri wushu mengirimkan 12 atlet dengan 8 offisial. “Keikutsertaan China dalam kejuaraan dunia itu sudah luar biasa. Karena, China tidak pernah mengirimkan atletnya pada event internasional sejak pandemi Covid-19,” jelas Gunawan Tjokro.

Ketua Pengprov WI DKI Jakarta ini juga memastikan persiapan untuk menggelar kejuaraan dunia sudah hampir mencapai 100 persen. Begitu juga dengan hotel-hotel yang akan menampung peserta dari luar negeri. “Indonesia siap menggelar Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022. Dan, kita akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta,” tegasnya.***/din

Fokus Jadi Juara Dunia, Pandu Ditangani Pelatih Asal China Xia Hong

JAYAKARTA NEWS— Namanya Pandu Dian Saputra bukan adik atau saudara dari Laksamana Pandu Pratama, atlet wushu senior yang merupakan peraih medali emas nomor sanda World University Sport Combat Games 2022 Turki. Tetapi, dia pengidola atlet sanda nasional senior yang juga meraih perunggu pada Asian Games 2018 Jakarta dan perak pada SEA Games 2021 Vietnam.

Pandu, panggilan akrabnya masuk dalam jajaran Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-VIII yang akan digelar di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022 mendatang.

“Tentu saja saya sangat bangga terpilih dalam Timnas Wushu Junior Indonesia karena perjuangan saya selama ini tidak sia-sia dan saya semakin semangat untuk berlatih menghadapi kejuaraan dunia,” kata Pandu Dian Saputra yang ditemui di Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta, pekan ini.

Pandu yang lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 3 Januari 2006 merupakan peraih medali emas  pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Seri 1 di Universitas Negeri Semarang (UNNES) Semarang, Jawa Tengah dan Kejurnas Wushu Seri 2 memperebutkan Piala Presiden di Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Surabaya, Jawa Timur tahun 2022.

Pelajar SMK Negeri 1 Temanggung yang tiba di pelatnas wushu junior pada 24 Oktober 2022 lalu ini terus menjalani program latihan yang melibatkan pelatih asal China, Xia Hong.

“Target saya juara di kejuaran dunia nanti,” kata Pandu yang mengaku selalu diingatkan kedua orangtuanya fokus dalam latihan dan jangan meninggalkan sholat.

Pandu mengenal olahraga wushu dari ayahnya, Sarmin. Dia mulai aktif latihan wushu di Sasana Jet Kun Do Shaolin Kungfu pada tahun 2019. “Saya senang wushu karena bermain dengan pukulan, tendangan, dan bantingan,” tutupnya.***din

Pelatnas Kejuaraan Dunia Wushu Junior: Rainie Pasang Target Raih Emas

JAYAKARTA NEWS— Atlet Taolu putri asal Sasana Rajawali Sakti, Rainie Elena Liem bukan pertama kali tampil di ajang event internasional. Murid Herman Wijaya ini pernah memperkuat Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia pada 10th Asian Junior Wushu Championships 2019 Brunei. Hasilnya, Rainie, panggilan akrabnya membawa pulang dua medali emas ke Tanah Air.

Kini, remaja putri kelahiran Jakarta, 15 Juli 2008 ini masuk dalam Skuad Timnas Wushu Junior Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022 mendatang.  Raine akan tampil di kelompok Junior B Putri membawakan permainan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu.

Rainie menyadari persaingan akan ketat di kejuaraan dunia nanti. Namun, dia akan tampil tanpa beban sesuai dengan nasehat yang selalu disampaikan kedua orang tuanya, Daniel Aryanto Liem dan Aprilli Meina.

“Pasti akan berat persaingan di kejuaraan dunia nanti. Tetapi, saya akan mencoba tampil tanpa beban seperti yang selalu diminta kedua orang tua pada setiap tampil di kejuaraan baik daerah, nasional, maupun internasional,” kata Rainie yang ditemui di Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pelajar SMP Santa Maria Della Strada Jakarta mengaku punya target khusus yakni meraih medali emas saat tampil di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten. “Target saya meraih medali emas untuk Indonesia. Dan, saya akan berusaha tampil sempurna agar bisa memenuhinya,” kata pengidola Edgar Xavier Marvelo yang sudah mencatat prestasi dunia.***din

Pelatnas Kejuaraan Dunia Wushu: Nabila Puspa Bertekad Jadi Juara Dunia

JAYAKARTA NEWS— Nabila Puspa Annastasya yang akrab dipanggil Nabila terlihat begitu semangat dalam menjalani program latihan di pelatnas wushu junior Indonesia. Namanya masuk dalam 11 atlet sanda yang akan memperkuat Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia untuk bertarung pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-VIII yang akan berlangsung di ICE Bumi Serpong Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022 mendatang.

Pelajar SMAN 3 Salatiga yang mulai bergabung di pemusatan latihan (pelatnas) wushu junior sejak 24 Oktober 2022 berhasil lolos dalam seleksi. Dia dinilai Tim Satgas yang dibentuk Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto punya peluang merebut medali di ajang event bergensi dunia tersebut.

“Saya sangat senang dan bahagia dapat terpilih memperkuat Timnas Wushu Junior Indonesia di kejuaraan dunia yang merupakan event bergengsi,” kata Nabila yang ditemui di Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta, pekan ini.

Sejak berada dalam pelatnas mulai 24 Oktober 2022, atlet sanda putri yang berasal dari Sasana Schreuder Salatiga, Jawa Tengah termotivasi untuk bisa memberikan yang terbaik dalam setiap penampilan. Makanya, dia bisa lolos dari seleksi yang dilakukan Tim Satgas yang dibentuk Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hatarto.

“Setelah lolos seleksi, saya masih akan menghadapi persaingan ketat di pertandingan nanti. Saya senang menghadapi persaingan keras karena itu menjadi cambuk bagi saya untuk bisa lebih baik,” kata remaja putri kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 1 Januari 2006 ini.  

Di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Nabila yang merupakan peraih medali emas pada Wushu All Games 2021, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Seri 1 dan Seri 2 ini masuk kelompok Junior dan akan tampil di kelas 56kg Putri. Tekadnya pun sudah bulat untuk bisa menjadi yang terbaik. “Target saya adalah menjadikan juara dunia di kejuaraan dunia 2022 ini,” tandasnya.***din

Keinginan Kiemas Bela Merah Putih Terwujud

JAYAKARTA NEWS— Atlet Sanda asal Sasana Schreuder Salatiga, Jawa Tengah, Kiemas Sakti Negara masuk dalam daftar skuad Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia. Dia akan membela Merah Putih pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-VIII yang akan dihelat di ICE Bumi Serpong Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022 mendatang.

“Perasaan senang, bangga, dan bahagia ketika nama saya diumumkan masuk dalam Timnas Wushu Junior Indonesia. Dan, saya juga bersyukur karena keinginan untuk membela Merah Putih di kejuaraan dunia junior 2022 bisa terwujud. Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan,” kata Kiemas Sakti Negara saat ditemui di Gedung GBK Arena Senayan, Jakarta, pekan ini.

Remaja putra kelahiran Salatiga, 17 Maret 2010 ini memang pantas menggunakan jaket Garuda. Dia merupakan pemegang gelar juara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Seri 1 di Universitas Negeri Semarang (UNNES) Semarang, Jawa Tengah dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Seri 2 memperebutkan Piala Presiden di Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Surabaya, Jawa Timur tahun 2022.

Di kejuaraan dunia nanti, Kiemas, panggilan akrabnya, masuk dalam kategori Pra Junior akan tampil di kelas 45kg Putra. “Saya kan berusaha memberikan penampilan terbaik agar bisa meraih prestasi maksimal pada penampilan perdana di kejuaraan dunia nanti,” katanya.

Selain berlatih keras selama di pelatnas, Kiemas yang tercatat sebagai pelajar SMP Negeri 3 Salatiga ini mengaku akan selalu mengingat pesan kedua orangtuanya.  “Terus semangat, jaga diri dengan baik, tetep rendah hati, tidak boleh sombong, nurut sama loushe nya, Jaga nama baik orang tua, keluarga, sasana, dan jaga nama baik diri sendiri. Itulah pesannya,” ungkap Kiemas.***din

Pelatnas Kejuaraan Dunia Wushu Junior, Rainer Reinaldy: Fokus Jalani Program Latihan

JAYAKARTA NEWS— Nama Rainer Reinaldy Ferdiansyah sudah tercatat dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Wushu Junior Indonesia khusus nomor Taolu. Ray, panggilan akrabnya, akan turun membela Merah Putih pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII yang akan digelar di ICE Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, 5-11 Desember 2022.

Bagi Ray, kepercayaan yang diberikan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto harus dijawab dengan prestasi. Makanya, atlet asal Sasana Xiao Yao Surabaya, Jawa Timur ini selalu fokus dalam menjalankan program latihan yang disiapkan pelatih asal China,  Zhang Yong Sheng didampingi David Hermawan dan Probo Muljono.

“Saya harus fokus dalam menjalankan program latihan agar bisa tampil lebih sempurna lagi saat turun di kejuaraan dunia nanti. Banyak pelajaran berharga yang didapat sejak mulai pelatnas hingga menuju persiapan,” kata Ray yang lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, 27 Mei 2005.

Pelajar SMK Kristen Petra Surabaya mengaku semula tertarik dengan olahraga wushu karena ingin punya ilmu beladiri. Namun, dia semakin mencintainya setelah mendalami wushu yang sangat sarat dengan seni.

Lantas apa target pada penampilan perdana di kejuaraan dunia?, Ray menjawab,”Saya akan mencoba memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia.”     Ray merupakan peraih medali emas nomor TajijiJian dan perak Taijiquan putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022. Dia juga tercatat sebagai peraih medali emas di kedua nomor tersebut pada Sirkuit Wushu Final Stage 2021 dan peraih medali emas Taijijian dan perunggu Taijiquan pada Kejurnas Wushu 2019.***din

Persiapkan Piala Dunia U-20 Tahun 2023, FIFA akan Berkantor di Jakarta

JAYAKARTA NEWS— Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA akan berkantor di Jakarta mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang rencanannya akan berlangsung di Indonesia, 20 Mei sampai 11 Juni 2023 mendatang.

“Setelah Piala Dunia Qatar 2022, FIFA akan berkantor di sini (Indonesia). Itu (kantor) sudah disiapkan di Jakarta cukup besar mereka akan berkantor di sini selama persiapan sampai dengan selesainya event,” kata Menpora Amali kepada wartawan di Malang, Jawa Timur, Selasa (22/11).

Menpora Amali berharap dengan berkantornya FIFA di Jakarta, seluruh persiapan penyelenggaraan tertata dengan baik dan koordinasi dengan PSSI selaku panitia lokal, Kemenpora dan Kementerian PUPR selaku penanggungjawab persiapan penyelenggaraan kegiatan dan venue berjalan dengan lancar. 

“Kalau ada sesuatu yang harus kita tanyakan, dia (FIFA) ada di sini di Jakarta. Jadi lebih mudah koordinasinya,” ujar Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Terkait pembukaan Piala Dunia U-20 nanti, Menpora Amali menjelaskan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-20 berbeda dengan Piala Dunia Qatar 2022 yang diikuti tim senior. Diantara perbedaannya adalah nantinya tidak ada upacara pembukaan atau opening ceremony.

“Piala Dunia U-20 memang tidak ada pembukaan seperti yang senior. Padahal saya sudah minta kepada pak presiden, pak Jokowi supaya ada pembukaan yang meriah seperti pembukaan Asian Games (2018) dan ternyata aturan FIFA tidak memungkinkan. Pembukaan itu adalah pertandingan pertama,” jelas Menpora Amali.

Sementara itu, Menpora Amali mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan stadion Manahan Solo, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan stadion Gelora Bung Tomo Stadium (GBT) Surbaya.

“Jadi tiga itu yang menjadi pilihan kita, tergantung FIFA yang memutuskan bukan kami,” tukasnya.

Menpora Amali menilai ada pelajaran yang penting bagi Indonesia terhadap penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022 dalam menyiapkan Piala Dunia U-20 tahun 2023 diantaranya terkait stadion-stadion sebagai venue yang cukup bagus dan juga pengaturan penonton atau supporter.

“Walaupun kita tahu bahwa akan berbeda atmosfer antara tim yang senior dengan tim yang U-20. Tetapi pasti tetap akan ramai,” harapnya.

Disamping itu, Menpora Amali berharap Indonesia mampu melewati babak penyisihan pada Piala Dunia U-20 nanti dan tidak seperti Qatar yang keok di laga awal. Meskipun dia menyadari bahwa tim dari negara-negara yang lolos baik dari Eropa, Amerika dan bahkan Asia bukan lawan yang sembarangan.

“Kan pasti yang akan dipertandingkan di laga pertama itu tuan rumah Indonesia sama siapa kan gitu. Biasanya FIFA akan memberikan kehormatan kepada tuan rumah untuk bisa bertanding lebih awal,” pungkasnya.***/ebn

Menpora Amali Pimpin Rakor Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dan panitia penyelenggara. Adapun rakor ini membahas penyelenggaraan kejuaraan dunia wushu junior 2022.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Kemenpora, Jakarta, Selasa (22/11). Menpora Amali ingin kejuaraan dunia wushu junior tahun ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Begitu juga dengan prestasinya.

“Sore ini saya mengundang PB Wushu Indonesia dan panitia penyelenggara kejuaraan dunia wushu junior untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan agar tahu juga seberapa jauh persiapan yang telah dilakukan,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali ingin kejuaraan dunia wushu junior kali ini juga sukses prestasi. Seluruh atlet yang turun diminta untuk menjaga kesehatan dan fokus dalam bertanding.

“Kita sama-sama ingin bagaimana kejuaraan dunia ini sukses, lancar, dan tidak ada hambatan. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Atlet dijaga betul ya jangan sampai ada yang cedera,” jelas Menpora Amali.

Sementara itu, Sekjen PB Wushu Ngatino menerangkan, kesiapan penyelenggaraan kejuaraan dunia wushu junior yang akan dilaksanakan pada awal Desember 2022 ini sudah berjalan 90 persen. Ada 61 negara yang ikut berpartisipasi dalam ajang yang akan berlangsung di Ice BSD Tangerang.

“Hari ini rapat koordinasi yang dipimpin pak Menpora Zainudin Amali. Semuanya sudah dilaporkan baik kesiapan pelaksanaan, keamanan, hingga persiapan atlet dan lainnya. Semua harus disiapkan dengan sebaik mungkin, segala hal harus diantisipasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatino bilang total atlet yang ikut dalam kejuaraan dunia wushu junior sebanyak 23 orang. Mereka yang telah terseleksi ditargetkan berprestasi pada ajang ini dan diharap bisa merebut 4 medali emas.

“Persiapan kita sudah 90 persen. Peserta yang ikut ada 61 negara. Semua atlet kita sudah siap. Mereka direkrut dari ajang-ajang pertandingan sebelumnya. Target kita bisa meraih empat medali emas. Mohon doanya agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan kita juga sukses prestasinya,” pungkas Ngatino.***din

Pengambilan Api Abadi Mrapen Tandai Pelaksanaan Pospenas IX Surakarta

JAYAKARTA NEWS – Kemenag menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) tahun 2022. Ajang kali ke-9 ini berlangsung di Surakarta, 23-27 November 2022.

Awal penyelenggaraan Pospenas IX ini ditandai dengan pengambilan api pertama torch relay (pawai obor) di Api Abadi Mrapen Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, Senin (21/11/2022).

Pengambilan api pertama Pospenas IX dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, didampingi Bupati Grobogan, Sri Sumarni. Obor api ini secara estafet kemudian diserahkan kepada Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono Abdul Ghofur, sebelum dibawa para santri ke lokasi penyelenggaraan Pospenas IX.

Dalam prosesi tersebut, Taj Yasin mengatakan bahwa Api Abadi Mrapen merupakan salah satu tempat bersejarah di Indonesia. Tidak terhitung berapa perhelatan penting di awali dari tempat ini.

“Semoga spirit Api Abadi Mrapen menjadi pelecut semangat bagi seluruh santri di Indonesia, terutama yang akan mengikuti perhelatan Pospenas IX untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus cinta kepada negeri,” ujar Taj Yasin.

Waryono Abdul Ghofur menuturkan, setelah pengambilan api obor Pospenas IX, para santri pembawa obor bersama rombongan akan menuju Kota Surakarta. Mereka akan singgah terlebih dahulu di dua pesantren, yakni pesantren Girikesumo, Mranggen, Demak dan pesantren Al Mas’udiyah, Blater, Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Di kedua pesantren tersebut, rombongan pembawa obor memohon doa restu kepada para kiai demi kelancaran pelaksanaan Pospenas IX. Keesokan harinya tanggal 22 November 2022, mereka melanjutkan perjalanan ke lokasi Pospenas IX dan akan diterima oleh Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Surakarta. Selanjutnya pada tanggal 23 November malam dilakukan prosesi pembukaan Pospenas IX di stadion Manahan,” terang Waryono.

Cikal bakal Pospenas dimulai pada tahun 1999 dengan nama Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar Pondok Pesantren se-Jawa yang digelar di Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan. Sementara Pospenas terakhir sebelum ini digelar di Kota Bandung, Jawa Barat, November 2019.

Pospenas IX mengusung tema tema “Gerak Santri, Bangkit Negeri”. Dalam pelaksanaannya, Kemenag berkolaborasi dengan Kementerian/Lembaga Negara, dan Pemerintah Daerah. Selain Kemenag, ada Kemenko PMK, Kemenpora, Kemendikbud, Kemenparekraf, Kemenkominfo. Terdapat pula Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Surakarta selaku tuan rumah.***/mel

bank bjb Dukung Penyelenggaraan Jabar International Marathon 2022

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS — Setelah tertunda selama dua tahun karena pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini kembali mengajak para pelari untuk mengikuti ajang marathon akbar ‘Jabar International Marathon’. Gelaran Jabar International Marathon 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran pada Minggu 20 November 2022.

bank bjb mendukung sepenuhnya perhelatan Jabar International Marathon 2022 yang dapat diikuti oleh pelari dari berbagai kalangan usia, mulai dari 13 hingga 70 tahun. Acara ini sekaligus juga merupakan upaya untuk kembali membangkitkan aktivitas sport tourism di Jawa Barat.

Terdapat empat kategori yang dapat diikuti pada Jabar International Marathon 2022, takni kategori 42K Marathon, kategori 21K Half Marathon, kategori 10K, dan kategori 5K. Para peserta nantinya akan berlari di lintasan sekitar Pangandaran Sunset Park. Para peserta juga berkesempatan untuk meraih posisi juara 1-5 di masing-masing kategori dengan hadiah total puluhan juta rupiah.

Opening Ceremony Jabar International Marathon 2022 diselenggarakan di area Pantai Pangandaran dengan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jabar Asep Sukmana, dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Turut hadir pula perwakilan bank bjb meliputi Direktur Kepatuhan bank bjb Cecep Trisna, Dewan Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman, dan Komisaris Independen bank bjb Diding Sakri.

Direktur Kepatuhan bank bjb Cecep Trisna mengatakan, dukungan bank bjb terhadap Jabar International Marathon 2022 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan sport tourism di Jawa Barat. Mengusung tema ‘Berlari Menuju Indonesia Juara’, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan kembali festival olahraga di Indonesia dan Jawa Barat khususnya.

“Wisata olahraga yang maju dapat menjadi salah satu pendorong bergeraknya kembali roda ekonomi daerah,” ungkap Cecep.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, “Ini adalah olahraga maraton yang merupakan kesekian kalinya untuk mempromosikan Jawa Barat di setiap akhir tahun”.

Lebih lanjut Kang Emil (sapaan akrab Gubernur Jawa Barat) menambahkan, “Acara ini digelar di Pangandaran untuk menguatkan “sport tourism”, pariwisata yang berhubungan dengan olahraga,” imbuhnya.***/pr