DUA orang terduga teroris, masing-masing bernama Wahyudi alias AZ dan TR alias AG, Senin (29/5/2017) ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Jawa Tengah.
“Densus menangkap dua terduga teroris di Jateng pada hari ini,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri. Menurut Martinus, terduga teroris Wahyudi alias AZ yang ditangkap tim Densus 88 di Jalan Kampung, Desa Bugel, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Terduga teroris ini adalah anggota kelompok teroris Bekasi pimpinan M. Nur Solihin.
“Dia kelompoknya Nur Solihin,” katanya. Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Wahyudi diketahui pernah menerima panci presto dari kelompok Solihin.
Selain menangkap Wahyudi, Densus 88 juga menangkap terduga teroris lainnya yakni Triyono alias Gabus alias AG di Watusambang, Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
“Triyono diduga terlibat dalam kasus teror Alfamart, Serengan, Surakarta,” katanya. Triyono juga diduga berperan sebagai pelaku pelemparan bom molotov di Candi Resto Solobaru.
File photo: Tampak roket balistik tengah diluncurkan dengan artileri Hwasong oleh Pasukan Strategis Korea Utara.Foto ini dirilis KCNA di Pyongyang pada 21 Juli 2016. [KCNA/ Reuters]
KOREA UTARA “bermain api” dengan menembakkan peluru kendali (rudal) sekelas rudal Scud dengan daya jangkau pendek dan jatuh di pantai timur wilayahnya.
Peluncuran rudal balistik tersebut langsung mendapat reaksi Korea Selatan. Kepala Staf Gaubungan Korea Selatan, dalam sebuah pernyataan menyebutkan, Presiden Moon Jae-in yang mendapat laporan tentang aksi Pyongyang tersebut, langsung mengadakan pertemuan di Dewan Keamanan Nasional pukul 07.30 waktu setempat.
Presdein Moon Jae-in bersama dengan istrinya Kim Jung-sook. Foto diambil saat Pilpres Korsel, di luar TPS di Seoul, Korea Selatan. [Photo: Kim Kyung-Hoon/Reuters]Rudal yang ditembakkan tersebut diyakini merupakan rudal balistik sekelas Scud. Menurut pernyataan Kepala Staf Gabungan Korsel yang dikutip Reuters menyebutkan, rudal itu terbang sekitar 450 kilometer.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, juga mengecam peluncuran rudal Korea Utara tersebut. Abe menyatakan, akan bertindak bersama negara lain, untuk menghalangi beruloangnya provokasi yang dilakukan Pyongyang.
“Seperti yang kami sepakati dalam pertemuan G7 terbaru, masalah Korea Utara adalah prioritas tertinggi bagi masyarakat internasional,” kata Abe kepada wartawan.
“(Jepan akan) bekerja sama dengan Amerika Serikat, kami akan mengambil tindakan spesifik untuk merintangi Korea Utara.”
Abe mengatakan, pihaknya memastikan untuk berupaya sepenuhnya melindungi rakyat Jepang, dengan tetap berhubungan erat dengan Korea Selatan dan negara lainnya.
President Donald Trump (kanan) dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat memberikan keterangan pers bersama di Gedung Putih pada 10 Februari 2017 di Washington, DC. [Photo: Mario Tama/ Getty Image]
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga, juga menyatakan bahwa Jepang telah memprotes atas apa yang dilakukan oleh Korea Utara. “Peluncuran rudal balistik Korea Utara ini sangat problematik dari perspektif keamanan perkapalan dan lalu lintas udara dan jelas melanggar resolusi-resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Suga.
“Jepang sepenuhnya tidak bisa memberikan toleransi tindakan provokasi yang berulang oleh Korea Utara. Kami memprotes keras Korea Utara dan mengecam tindakannya dalam istilah paling keras,” ujar Suga sebagaimana dikutip Reuters. Suga juga menambahkan, sejauh ini tidak ada kerusakan pesawat maupun kapal yang dilaporkan terkait dengan peluncuran rudal Korea Utara.
GEDUNG Putih masih digoncang isu mengenai keterlibatan intelijen Pemerintah Rusia, dalam campur-tangannya untuk memenangkan Donald Trup pada Pemilihan Presiden yang lalu.
Bahkan, setibanya di tanah airnya dari lawatannya ke Timur Tengah dan Eropa, Presiden Trump masih diterpa pemberitaan tak sedap, bahwa menantunya berupaya membuka jalur komunikasi rahasia dengan Moskow, menjelang Trump dilantik sebagai Presiden. Jared Kushner, demikian nama suami Ivanka Trump ini, kini termasuk pihak yang diselidiki oleh badan penyelidik federal Amerika (FBI).
Haji Muljadi terakhir menghadiri HPN di Ambon, 9 Februari 2017. Foto: Fendri Jaswir
KABAR duka datang dari rekan Ir. H. Fendri Jaswir, MP. Diwartakan, Muljadi, wartawan senior yang pernah membantu Harian Jayakarta itu, meninggal dunia di RSUD Pekanbaru, Riau, Sabtu 27 Mei 2017 pukul 18.10 WIB. Kami, keluarga besar Jayakartanews turut kehilangan.
Pak Mul, begitu kami menyapa almarhum, adalah pribadi yang ramah. Sangat ramah, bahkan. Selain itu, pria kelahiran Bandung 18 April 1943 itu juga periang. Sebagai kepala desk rubrik Daerah Harian Jayakarta, lulusan Fakultas Sastra Prancis, Unpad Bandung itu terbilang redaktur paling awal datang, dan paling cepat pulang.
Karena ia tinggal kost tak jauh dari kantor Harian Jayakarta (Suara Pembaruan Group) di bilangan Cawang, maka tak jarang, pagi-pagi pun ia sudah nongol di kantor. Gayanya yang khas adalah bersiul-siul atau bersenandung. Satu per satu karyawan yang sudah ada, ia sapa. Karena pagi hari, yang paling rajin disapa tentu saja Mona, Sekretaris Redaksi yang cantik.
Pak Mul, dalam rangkaian acara Hari Pers di Maluku, Februari 2017. Foto: Fendri Jaswir
Kenangan terhadap pak Mul, pastinya ada di setiap benak para wartawan yang pernah tinggal kost tak jauh dari kantor, seperti Shanty Sibarani (almarhumah), Diana Runtu, Agus Hafes, Nina, Laksmi, dan masih banyak lagi. “Nggak kira-kira, pagi-pagi sudah ketuk-ketuk pintu atau jendela kost…. ya, just say hello aja, sambil manggil-manggil… Nontjeee… Nontjee…. Pak Mul lucu sekali. Dia juga perhatian sama kami-kami yang yunior,” kenang Diana “Nontje” Irene Runtu, wartawan Jayakarta yang ketika itu kost dekat kantor.
Pengalaman yang juga berkesan datang dari Katmin, sang OB favorit Jayakarta. “Pak Mul royal kalau lagi ada uang. Saya sering dikasih uang,” kenang Katmin. Tapi, ada kalanya pak Mul minta layanan aneh-aneh. “Maksudnya, kalau minta kopi atau teh kan biasa, tapi sering juga minta dipijitin kakinya. Trus nanti sekalian suruh bersihin jari-jari kaki…. Maklumlah, waktu itu kan beliau agak gemuk, jadi gak bisa nekuk badan sampai kaki, he…he…he….,” tambah Katmin sambil terkekeh.
Begitulah, pak Mul pun kami kenang sebagai pribadi yang begitu menyenangkan, humble, periang, dan penyayang. Meski tidak terlalu lama ia membantu kami di Jayakarta, tetapi tidak satu pun dari kami yang melupakan jasa dan kebaikan almarhum.
Jenazah Haji Muljadi akan dimakamkan di pemakaman umum Senapelan Jalan Riau depan Hotel Mutiara Merdeka. Foto: Fendri Jaswir
Almarhum Muljadi tercatat pernah menjadi wartawan Pikiran Rakyat Bandung. Kemudian, pindah ke Jakarta dan menjadi wartawan Sinar Harapan. Setelah menikah dengan Wan Fauziah, putri mantan Walikota Pekanbaru, Wan Abdurrahman, almarhum pindah ke Pekanbaru, menjadi koresponden Sinar Harapan.
Ketika Sinar Harapan dibredel dan lahir Suara Pembaruan, Muljadi bertahan di Suara Pembaruan sampai pensiun tahun 2000. Setelah pensiun, almarhum menjadi koresponden lepas di Suara Pembaruan dan menulis di berbagai media di Riau, Sumbar dan Jakarta hingga akhir hayatnya.
Pak Mul sudah menulis 5 buah buku tentang perjalanan jurnalistik. Meninggalkan satu anak; Muhammad Emille Zola, dan dua orang cucu. Selama menjadi wartawan, sudah menunaikan rukun haji sebanyak 6 kali dan berkeliling dunia dalam tugas tugas jurnalistik. Antara lain ke wilayah Asia Tenggara, Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Almarhum juga pernah menyambangi Makam Sjech Yusuf di Afrika Selatan. Selamat jalan pak Mul… Tuhan akan menyambutmu dengan tersenyum. ***
Berkat jasa Area Manager Luion Air Medan, Juli Aspita, jenazah almarhumah Marthasari Situmorang, SH bisa dipulangkan ke Medan.
BERKAT sikap tanggap Juli Aspita, Area Manager Marketing Lion Air Sumatera Utara, maka jenazah Marthasari Situmorang SH yang wafat di Penang, Malaysia, bisa diterbangkan ke Kualanamu, Medan pada Minggu (7/5) dinihari.
Perjalanan memulangkan jenazah bukan perkara mudah. Sebab, meski kelengkapan dokumen sudah dipersiapkan, mendadak ada pemberitahuan dari Lion Air di Penang, bahwa jenazah tidak bisa dibawa pada hari itu juga, melainkan ditunda hingga Senin (8/5). Alasannya, petugas pembuat dokumen pemberangkatan jenazah (airwaybill), sekaligus Station Manager Lion Air Penang yang bernama Juana, libur.
Keluarga pun sempat panik, dan hanya bisa pasrah. Di luar dugaan, datang pertolongan dari Juli Aspita. Usai mendapat permintaan tolong dari pihak keluarga, Juli segera mengurus airwaybill sebagai syarat membawa kargo jenazah untuk penerbangan internasional.
Juli Aspita pun menghubungi Juana. Kemudian menghubungi keluarga almarhumah untuk berkomunikasi dengan Juana. Komunikasi pun tersambung. Apa daya, Juana tetap tidak berdaya, karena sistem airwaybill di Penang berbeda dengan di Medan. Di Penang, saat hari libur, maka sistem komputerisasi airwaybill pun offline, dan untuk meng-on-kan, bukan kewenangan Juana, melainkan kewenangan otoritas penerbangan Malaysia.
Berkat bantuan pihak Lion Air, jenazah pun bisa dimakamkan sesuai rencana keluarga.
Seketika terbersit ide Juli Aspita untuk membuatkan draft form manual airwaybill yang selanjutnya dikirim via email kepada Juana. ‘Gayung bersambut’, beberapa jam kemudian atau sekitar Jam 13.00 WIB, Juli Aspita menginformasikan kepada salah seorang pihak keluarga yang sedang berduka bahwa airwaybill sudah fixed – tidak ada kendala lagi. Artinya, jenazah almarhumah Marthasari Situmorang SH siap diterbangkan dari Penang ke Kualanamu Medan, dengan pesawat Lion Air JT 137, berangkat pukul 18.50 waktu Penang dan tiba di Kualanamu 19.20 WIB.
Sempat bersemayam di rumah kerabat di Komplek Taman Setia Budi Indah Blok YY 86 Medan, selanjutnya pukul 00.00 WIB jenazah dibawa ke kampung halaman, Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian Boho, Kabupaten Samosir untuk dikebumikan di pemakaman keluarga secara agama Islam.
Atas kepedulian dan keseriusan Juli Aspita membantu kendala pemberangkatan jenazah-airwaybill itulah akhirnya almh. Marthasari Situmorang SH bisa segera dikebumikan sesuai sunah Islam. Bagi keluarga besar Almh. Marthasari, bantuan Juli Aspita sungguh luar bisa. Atas nama keluarga, Marimbun Situmorang, SH, MKn menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Lion Air Group, dan terlebih kepada Juli Aspita.
Sementara Juli Aspita menanggapi apa yang ia lakukan adalah hal biasa, dan itu merupakan SOP (Standard Operasional Procedure) perusahaan, bukan tindakan pribadi. “Memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang merupakan tugas dan kewajiban kami sekalipun itu di luar jam kerja atau hari libur,” kata Juli Aspita sembari menambahkan bahwa memberikan pelayanan bukan karena mengenal keluarga almarhumah Marthasari Situmorang SH.
Juli menyadari, ia bekerja di sektor jasa. Sudah semestinya memberi pelayanan terbaik kepada pelanggan. Ia berharap, tradisi dan etos kerja itu juga dimiliki oleh siapa pun yang bekerja di sektor jasa penerbangan pada umumnya, dan di Lion Air Group pada khususnya. Ia berprinsip dalam hidup, “Perlakukanlah orang lain seperti Anda ingin diperlakukan.” ***
PEREDARAN dan penyalahgunaan narkoba di wilayah DKI Jakarta sangat memprihatinkan. Bahkan, ada tiga wilayah yang dianggap rawan peredaran narkoba yaitu di Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
“Kami berpendapat secara umum seluruh wilayah DKI Jakarta rawan peredaran narkoba. Namun, paling banyak ditemukan kasus peredaran narkoba ada di Jakarta Barat, Jakarta Pusat maupun Jakarta Utara,” tutur Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Nico Afinta di Jakarta, Kamis (25/5).
Ia berharap, dengan tindakan tegas dan operasi terus menerus, peredaran narkoba akan menurun. Karena semakin banyak kegiatan operasi razia narkoba, maka akan semakin banyak hasil yang didapatkan.
Selain itu, pihak Polda Metro Jaya juga bekerjasama dengan instansi terkait seperti pihak pelabuhan dan bandar, imigrasi serta bea cukai untuk mencegah peredaran narkoba dari luar Jakarta dan luar negeri. “Kerjasama dengan instansi lainnya seperti Pemda dan BNN termasuk masyarakat menjadi hal yang penting dalam memberantas narkoba,” tambahnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya (PMJ) bersama dengan jajaran Polres di wilayah Polda Metro Jaya melakukan Operasi Razia Narkoba Serentak di tempat-tempat hiburan malam, Kamis (25/5) dini hari. Razia narkoba tersebut dilakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa. ***
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan kekasarannya di depan forum dunia yang berlangsung di Brussels, Kamis (25/5/2017) waktu setempat, tatkala dia memepet dan mendorong ke samping Perdana Menteri Montenegro, Duski Markovic. Pada KTT pakta pertahanan Atlantik Utara tersebut, Montenegro bakal ditetapkan menjadi anggota NATO.
Berdasarkan cuplikan video yang beredar di dunia maya, Trump tampak menerobos barisan para pemimpin NATO. Trump tampak mendorong dengan kasar Markovic, untuk kemudian dengan penuh percaya diri Trump merapikan jasnya, saat dia tampil di barisan depan kelompok pemimpin NATO. Trump mengambil posisi dengan mendekat ke arah Sekjen NATO Jens Stoltenberg.
Video tersebut diviralkan, terutama terjadi setelah Trump menyampaikan pesan yang pedas kepada sekutu-sekutu NATO. Trump menginginkan agar anggota NATO meningkatkan belanja pertahanan mereka agar beban yang harus ditanggung Amerika tidak terlalu berat.
Juru Bicara Gedung Putih, Sean Spicer yang dikonfirmasi mengenai tindakan Trump dengan mendorong Markovic, berkelit bahwa Spicer tidak menyaksikan video itu. Dia menganggap, apa yang dilakukan Trump lebih karena ingin bergeser ke posisi yang dianggapnya tepat.
Pihak Montenegro di NATO yang, menolak mengomentari insiden itu. Dalam pada itu masuknya Montenegro ke NATO ditentang keras oleh Rusia.
Negara kecil di kawasan Balkan itu, akan resmi menjadi anggota NATO ke-29 pada Juni mendatang. Sekalipun demikian, Markovic sudah mengikuti KTT NATO di Brussels, dimana ini adalah KTT NATO pertama yang dihadiri Trump, sekaligus bersamaan dengan acara pembukaan markas besar baru NATO.
Dalam sesi foto bersama di gedung baru itu, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau meminta rekan-rekan pemimpin NATO lainnya melambaikan tangan ke arah kamera wartawan, tetapi Trump tampak tak mengangkat tangannya. Trump kemudian tersenyum singkat, lantas kembali menunjukkan ekspresi wajah serius dalam sesi foto itu, demikian Reuters.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta siap melaksanakan program pemerintah pusat, yang telah meluncurkan pembentukan kota/kabupaten layak anak. Program itu ditujukan untuk membebaskan anak-anak dari pekerjaan dan kekerasan, sebagai langkah untuk melindungi hak-hak anak.
Pemprov DKI Jakarta kini tengah menyusun grand design untuk program Jakarta menuju Kota Layak Anak (KLA). Beberapa stakeholder (pemangku kepentingan) dilibatkan dalam penyusunan program tersebut mulai dari akademisi, dunia usaha hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muazin Mungkasa mengatakan untuk menuju Kota Layak Anak perlu ada sinkronisasi antar stakeholder. Karena selama ini, program itu dilakukan masing-masing pihak dan tidak terkoordinasi dengan baik.
“Selama ini yang terjadi semua bekerja sendiri-sendiri. Untuk itu kami punya ide bagaimana kalau menyusun grand design,” ujarnya dalam acara Semiloka Jakarta Menuju Kota Layak Anak di Balai Kota DKI Jakarta, belum lama berselang.
Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muazin Mungkasa
Oswar menargetkan, grand design ini selesai disusun Agustus 2017 mendatang. Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pun dilibatkan dalam proses penyusunan grand design tersebut. “Jadi dengan adanya grand design ini, nantinya ada target pengerjaannya. Siapa berbuat apa. Sehingga lebih jelas perencanaannya,” ucapnya.
Dia berharap, dengan melibatkan berbagai pihak, pelaksanaan program ini bisa lebih terarah dan berkaitan satu sama lain. “Kami harap ada masukan untuk dari para stakeholder. Ketika sudah disepakati jalankan bersama-sama,” tandasnya.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta menargetkan, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, program Kota Layak Anak sudah bisa tercapai di Jakarta. Menurut Oswar, di tingkat nasional, seluruh kabupaten dan kota di Indonesia ditargetkan sudah bisa menjadi Kota Layak Anak pada 2030 mendatang.
Oswar menyampaikan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sudah banyak melakukan program untuk menuju Kota Layak Anak. Seperti pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang ditargetkan ada di setiap wilayah kelurahan.
“Kemudian kami juga memiliki program pembuatan akta untuk anak yang baru lahir, serta beberapa lainnya yang berkaitan dengan anak,” ucapnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Rini Handayani menuturkan, sejauh ini di tingkat nasional baru ada 302 kabupaten dan kota yang menginisiasi program Kota Layak Anak.
“Kedepan kami dorong agar semua daerah, khususnya kabupaten kota bisa mencanangkan sebagai Kota Layak Anak. Sehingga target 2030 bisa tercapai,” tandasnya.
PULLMAN Jakarta Central Park menggelar pameran seni Parrhesia, dengan menghadirkan 14 lukisan terbaik karya Tjutju Widjaja, seniman asal Bandung.
Parrhesia, secara etimologis berasal dari kata “parrhesiazesthai ” yang berarti mengatakan semuanya – dari “pan” (semuanya) dan “rhema” (yang mana yang dikatakan).
Orang yang menggunakan parrhesia, parrhesiastes, adalah seseorang yang mengatakan semua yang ada dalam pikirannya. Dia tidak menyembunyikan apapun, tapi membuka hati dan pikirannya sepenuhnya kepada orang lain.
Dalam parrhesia, pembicara seharusnya memberikan penjelasan yang lengkap dan tepat tentang apa yang ada dalam pikirannya sehingga penonton dapat memahami dengan tepat apa yang sebenarnya .
Melalui lukisan yang diciptakan dari tahun 2010 – 2017, transformasi yang dialami oleh Tjutju sebagai seorang seniman terlihat sangat jelas. Gaya Pop Art, Tjutju menggunakan tehnik pemisahan warna yang menandai sejarah Pop Art di Inggris dan Amerika pada tahun 1950–an.
KABAR gembira bagi Anda para pengguna jasa bus Transjakarta. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan tidak akan menurunkan pelayanan terhadap penumpang selama puasa (Ramadhan). Pelayanan transportasi Transjakarta tetap diberikan hingga 24 jam.
“Pelayanan kita pastikan tidak akan turun. Malam hari, penumpang tetap dilayani Angkutan Malam Hari (Amari),” ujar Dirut PT Transjakarta, Budi Kaliwono, belum lama ini.
Budi mengungkapkan, saat Ramadan, penumpang bus Transjakarta cenderung mengalami penurunan hingga sekitar 15 persen seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Pada hari normal kita biasa mengangkut 450-460 ribu penumpang. Saat Ramadan, jumlah penumpang diperkirakan turun 15 persen menjadi 400 ribu orang,” ungkapnya.
Menurut Budi, penurunan ini terjadi karena tidak seluruh penumpang berstatus pekerja. Sebagian dari mereka ada yang pelajar dan wisatawan.
“Kebetulan Ramadan tahun ini bersamaan dengan hari libur pelajar juga. Sehingga mempengaruhi jumlah penumpang,” tandasnya.***