TUA-tua keladi, makin tua makin jadi. Agaknya pepatah itu layak dilayangkan kepada petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao. Ya, dirinya menyatakan siap bertanding melawan juara UFC, Conor McGregor jika saja Mayweather Jr. batal untuk naik ring lagi. Kepastian Manny Pacquiao bakal tampil menghadapi McGregor diungkapkan langsung oleh promotor tinju, Bob Arum.
Bob Arum dihadang pertanyaan tentang kemungkinan terjadinya duel antara Mayweather Jr. lawan McGregor. Sejauh ini kemungkinan terjadinya duel terbilang mengambang. Ada sinyal-sinyal bahwa duel mungkin terjadi namun di saat bersamaan ada sejumlah indikasi bahwa duel itu sulit terlaksana.
“Namun bila Mayweather Jr. batal bertarung dan McGregor masih mencari lawan, maka Pacquiao bersedia jadi lawan McGregor,” ujar Bob Arum seperti dikutip dari MMA Weekly.
Presiden UFC Dana White menilai kemuingkinan duel McGregor lawan Mayweather Jr. juga membuka kemungkinan bagi McGregor untuk langsung pensiun dalam waktu dekat. Besarnya bayaran yang diterima McGregor bila bertarung lawan Mayweather Jr. diyakini jadi faktor utama munculnya keputusan pensiun tersebut.
“Biar saya katakan pada kalian. Masalah yang ada bila duel terlaksa adalah McGregor akan mendapatkan 60-70 juta dollar AS.”
Manny Pacquiao sendiri saat ini tengah dijadwalkan bertarung melawan Jeff Horn. Duel Pacquiao lawan Horn berlangsung di Suncorp Stadium, Brisbane, Australia pada 2 Juli mendatang. ***
PROVINSI DKI Jakarta tahun depan memiliki hajat besar bersama Palembang, Sumatera Selatan, menjadi tuan rumah penyelenggara pesta olahraga terakbar se-Asia, Asian Games 2018. Tentu saja, berbagai persiapan pun dilakukan demi suksesnya penyelenggaraan.
Bahkan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menargetkan penyelesaian pengadaan 22 unit bus toilet baru. Menurut Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas LH DKI Jakarta, Hari Nugroho, saat ini pihaknya sedang menunggu penayangan pengadaan di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).
“Kita berharap Juni bisa tayang dan Juli sudah kita proses. Selanjutnya proses karoseri bisa sekitar tiga hingga empat bulan,” ujarnya.
Hari menjelaskan, dari 22 unit bus tersebut, dua di antaranya dibuat khusus bagi penyandang disabilitas. Harga setiap bus toilet spesifikasi normal diperkirakan sekitar Rp750 juta, sedangkan untuk spesifikasi penyandang disabilitas berkisar Rp800 juta. Jadi total anggaran pengadaan ke-22 bus tadi sekitar Rp 17,5 miliar.
Lebih rinci Hari mengungkapkan, perbedaan antara kedua tipe bus toilet itu terletak pada akses masuknya. Untuk bus toilet spesifikasi disabilitas, tangga masuknya akan berfungsi secara elektrik, naik seperti lift. “Bila semua sesuai rencana, mungkin November atau paling lambat Desember sudah rampung,” ujarnya. ***
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di halte angkutan massal andalan ibukota itu. Hal ini dilakukan pasca ledakan bom bunuh diri dekat halte Transjakarta Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Salah satu bentuk pengamanan disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, yakni dipasangnya metal detector atau alat pendeteksi logam. “Metal detector untuk menjamin kenyaman, keselamatan keamanan kita adakan untuk beberapa halte. Tapi nggak setiap halte ada,” kata Djarot di Balai Kota Jakarta.
Djarot menjelaskan, metal detector yang dimaksud tidak secanggih seperti yang berada di bandara. Melainkan, hanya metal detector yang dipegang petugas. “Yang sederhana saja, yang dipegang itu saja. Bukan bentuk kotak seperti yang di bandara, waduuh berat bos kalau begitu ya. Mahal itu, kita punya halte ratusan lho,” paparnya.
Lebih jauh politisi PDI-P menjelaskan, selain metal detector dan CCTV, Pemprov DKIjuga akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dan juga memberi pelatihan kepada petugas keamanan halte Transjakarta tentang cara membaca gerak-gerik orang yang mencurigakan. ***
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-570 pada Rabu (31/5/2017) sekitar pukul 08.50 WIT tergelincir saat mendarat di Badara Rendani, Manokwari, Papua Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat AKBP Hari Sukriono, seperti dikutip Antara mengatakan, tidak ada yang cedera dalam insiden yang dialami pesawat yang mengangkut 153 itu. Ia menambahkan bahwa saat ini penumpang sudah dievakuasi.
Pesawat rute Jakarta-Makassar-Sorong-Manokwari yang dipiloti Capt Dedi Herdyansyah itu diduga tergelincir karena landasan yang licin setelah hujan.
“Namun sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak bandara dan untuk sementara bandara ditutup,” kata AKBP Hari
Welma (23), penumpang asal Sorong yang ikut dalam penerbangan tersebut, mengatakan, saat hendak mendarat di Manokwari hujan sedang deras.
Penumpang kaget ketika terjadi benturan saat mendarat dan kemudian mengetahui bahwa pesawat keluar dari landasan pacu.
Setelah kejadian itu, menurut Welma, petugas Sriwijaya Air dan Bandara Rendani Manokwari kemudian bergegas mengevakuasi penumpang dari dalam pesawat.
“Puji Tuhan kecelakaan ini semua penumpang baik dari Jakarta maupun yang naik dari Sorong selamat tidak ada korban jiwa,” katanya.
KOREA Selatan memuji peran Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri dalam upaya reunifikasi Korea Utara dengan Korea Selatan dengan menggambarkannya sebagai sangat penting.
Megawati dipandang dapat meneruskan peran ayahnya, Presiden RI pertama Soekarno, yang semenjak awal sudah banyak membantu upaya perdamaian dua Korea.
“Dari zaman Presiden Soekarno hubungan Selatan dengan Utara sudah dibantu. Jadi, kami berpikir Megawati adalah orang paling utama dan penting untuk bisa menjembatani kedua negara,” ujar Gubernur Provinsi Jeju, Korea Selatan, Won Hee Ryon di Jeju, Selasa malam (30/5/2017).
Megawati dalam kunjungan ke Korea Selatan. (Photo: DPP PDI Perjuangan)
Menurut Won Hee Ryon, masyarakat Korea Selatan khususnya, khususnya yang tinggal di Pulau Jeju, sangat menyayangi Megawati. Hal itu bukan semata karena Megawati merupakan tokoh dunia, namun karena melihat dan merasakan bagaimana konsistensi Megawati berusaha terus menjaga hubungan baik dengan Korea Selatan.
Ryon mengungkapkan, pemerintahan Korsel di bawah kepemimpinan Presiden Moon Jae-in, jelas sangat membutuhkan dukungan yang kuat dalam memelihara perdamaian di kawasan semenanjung Korea. Megawati, lanjutnya, telah berkunjung ke ibukota dua Korea, baik Seoul maupun Pyongyang, sambil berupaya untuk mendorong perdamaian semenanjung Korea. Melihat sepakterjang seperti itu, Korea Selatan sangat berharap, agar Megawati juga mengambil peran penting dalam reunifikasi kedua Korea.
Selama 10 tahun terakhir, kata Won Hee Ryon, Pulau Jeju sebagai satu-satunya Provinsi berotonomi khusus di Korsel, telah berupaya menjembatani persatuan Korea Utara dengan Selatan. Dengan bantuan Megawati, tambahnya, pemerintah Provinsi Jeju berharap dapat berbicara lebih detail mengenai upaya reunifikasi dua Korea.
Megawati menyatakan, bersedia membujuk Korea Utara agar mau berdialog dengan Korea Selatan. Tidak lupa, Megawati meminta dukungan seluruh elemen di Korea Selatan, agar dalam waktu dekat bisa bertolak ke Korea Utara. Mega mengusulkan, agar dialog dalam kerangka reunifikasi dapat dilakukan di Pulau Jeju, yang dikenal sebagai pulau perdamaian.***
Megawati Soekarnoputri saat kunjungan ke Korea Selatan.
Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri menyatakan kesediaannya untuk membujuk Korea Utara, agar mau berunding dengan Korea Selatan, seraya mengusulkan supaya pertemuan Seoul dan Pyongyag itu dilakukan di Pulau Jeju – Korea Selatan dalam kerangka reunifikasi.
“Semalam saya berpikir dan saya berandai, kalau sekiranya saya dapat menyampaikan suatu keinginan dari Korsel untuk bertemu dengan Korut, saya mencari tempat dan saya lalu berpikir alangkah baiknya jika pertemuan tersebut dapat dilakukan di Pulau Jeju,” ujar Megawati saat menghadiri jamuan makan malam oleh Gubernur Jeju, Won Hee Ryon, di Jeju, Selasa.
Megawati mengaku tidak pernah melupakan pernyataan Gubernur Jeju Won Hee Ryon bahwa Jeju adalah pulau perdamaian. Dia pun menilai, dengan keadaan situasional dunia yang penuh kecamuk, peperangan maupun kekerasan, jelaslah bahwa dunia memang memerlukan adanya zona damai.
Ungtuk itu Megawati mengusulkan, agar dialog antara Korea Utara dan Korea Selatan tersebut dapat dilangsungkan di Pulau Jeju. Menurutnya, wakil bangsa Indonesia bersedia menjembatani pertemuan tersebut sesuai harapan dari Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.
“Tentu saja saya harus mendapatkan izin dari Gubernur Jeju dan Dewan Perwakilan Rakyat Jeju. Saya juga coba berhitung mudah-mudahan saya juga diberikan suatu hasil didalam memperbaiki hubungan kedua negara ini,” ujarnya. Tampak Megawati terharu, saat membahas perpecahan dua Korea. Nada bicaranya tiba-tiba berubah sedih.
“Sebagai manusia kita selalu berkeinginan bersatu,” ujar putri Presiden pertama dan proklamator kemerdekaan RI, Soekano (Bung Karno), itu. Selama ini, begitu lama kepahitan dirasakan pihak Korea Utara dan Korea Selatan yang terpisah.
“Saya teringat ayah saya. Saya bertanya pada beliau ketika persoalan Jerman, Pada waktu itu saya masih muda. Saya tanya bisakah sebuah bangsa yang dipisahkan itu bersatu kembali. Ayah saya katakan pasti bisa sepanjang darah bangsa itu masih ada, dan pada kenyataannya sekarang Jerman telah bersatu,” ujarnya seperti dikutip Antara.
Merujuk keyakinan Bung Karno bahwa Jerman Barat dan Jerman Timur bisa bersatu kembali, Megawati pun, meyakini suatu saat dua Korea pasti bersatu. Namun, ia menilai bahwa semua itu bergantung pada rakyat Korea.
“Saya minta dengan sangat dukungan semua rakyat Jeju beserta pimpinannya untuk bisa membantu saya untuk sekiranya saya bisa menjalin hubungan atau datang ke Korea Utara pada waktu-waktu yang akan datang,” demikian Megawati Soekarnoputri.
Dalam lawatannya ke Seoul Korea, Senin (29/5), Megawati diundang Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Blue House, dan secara khusus dimintai bantuan agar bersedia menjembatani upaya reunifikasi dua negara serumpun di Semenanjung Korea itu. Permohonan itu ditegaskan kembali Gubernur Jeju Won Hee Ryon.
“Ibu Mega sudah mengunjungi Seoul dan Pyongyang sambil mengupayakan perdamaian Semenanjung Korea. Kami harapkan sekali lagi peran Ibu,” ujar Won Hee Ryon.
Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita saat Sidak bahan makanan di Pasar Cadasari, Selasa (30/05). Foto: Andang Suherman
PEDAGANG yang menjual makanan di pasar baik makanan cepat saji, lauk-pauk, buah-buahan dan sayuran harus jeli membeli dari agen. “Saya perintahkan Dinas Perdagangan bersinergi dengan Balai POM Serang untuk terus memantau, jangan sampai beredar bahan makanan yang mengandung formalin. Sotong, tahu, dan cilung seringkali dicampur formalin,” ujar Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita saat Sidak bahan makanan di Pasar Cadasari, Selasa (30/05).
Bupati mengatakan bila masih ada pedagang yang sengaja menjual makanan berbahaya padahal sebelumnya sudah dilarang, akan dikenakan sanksi. “Masih banyak masyarakat yang belum paham, baik penjual ataupun pembeli, tentang jenis makanan yang dicampur formalin. Karena itu BPOM tadi bilang akan terus melakukan sosialisasi ke pasar-pasar yang lain,” sambungnya.
Sementara Kepala Balai POM Serang Nurjaya Bangsawan menjelaskan sidak ini dalam rangka mengantisipasi makanan berbahaya yang didikosumsi untuk berbuka puasa. “Kita menemukan tiga jenis makanan yang mengandung formalin dan boraks pada tahu putih, cilung, dan nugget sotong. Kedua zat tersebut sangat berbahaya bagi tubuh selain dapat mengganggu pencernaan, dapat juga menyebabkan kanker,” jelasnya.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Pandeglang, Tatang Efendi mengungkapkan timnya bekerjsama dengan tim dari BPOM dan Dinas Perdagangan Provinsi Banten melakukan monitoring ke setiap pasar untuk lakukan tes terhadap makanan yang digunakan untuk berbuka puasa. “Barusan ibu (Bupati) menemukan pedagang yang menjual makanan dengan bahan berbahaya, tetapi sementara bupati menginginkan jangan ditindak dahulu, melainkan harus diberikan arahan dan sosialisasi. Kalau masih kedapatan menjual bahan makanan mengandung formalin dan boraks, akan kami tindak,” tegasnya. ***
NZ, babak belur sehabis digebukin massa. Foto: Ahmad Zaenuri
ANDA tentu miris membaca judul berita ini. Secara singkat, peristiwa biadab itu bisa digambarkan sebagai berikut. Seorang perempuan, MG (35) dinikahi NZ (43) tiga tahun lalu. MG Adalah janda dengan satu orang anak perempuan. Sebut saja Mawar namanya. Nah, dalam kejadian ini, NZ memerkosa anak tirinya tadi, dibantu oleh MG. Biadab, bukan?
Sumber Jayakartanews di Markas Polsek Sukaraja, Kota Seluma, Provinsi Bengkulu, Senin (29/5/17) membenarkan peristiwa tersebut. Dalam pengakuannya, NZ menggagahi anak tirinya itu atas persetujuan MG, istrinya. Mirisnya, saat NZ melampiaskan nafsu bejadnya, sang ibu ikut membantu dengan memegangi tangan anaknya.
Adapun alasan MG merelakan anak gadisnya digagahi suaminya, karena Ia tidak rela bila harus dimadu dengan wanita lain. Sehingga keduanya sepakat agar, Mawar saja yang dijadikan istri kedua. Mungkin dengan cara disetubuhi, kemudian hamil, maka rencana itu dapat terwujud. Karena itu disusunlah skenario pemerkosaan tadi.
Kasatreskrim Polres Seluma, AKP Margopo menjelaskan, kedua pelaku (MG dan NZ) melakukan perbuatan kepada Mawar, Sabtu (27/5), di pondok kebun kopi tempat mereka berkebun. “Lokasi kebun kopinya di bawah kawasan Bukit Barisan, kalau ditempuh dengan sepeda motor selama kurang lebih tiga jam perjalanan,” kata Margopo.
Untuk memuluskan niatnya itu, NZ bersama MG istrinya menjemput Mawar di dusun (rumah), dan dibawa ke kebun kopi dengan alasan akan diberi handpone baru. Bukan handphone baru didapat, tetapi malah diperkosa ayah tirinya, dengan bantuan ibu kandungnya sendiri.
Keesokan harinya, Mawar kabur dari pondok kebun milik orang tuanya yang berada di Desa Cawang, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma. Ia mengadu kepada warga tentang peristiwa yang dialami. Warga pun mengajak Mawar melapor ke pihak kepolisian.
Usai melapor, warga pun mencari NZ dan MG untuk digebuki. Kalau saja petugas kepolisian tidak tiba tepat waktu, kiranya keduanya sudah pergi ke alam baka dianiaya massa. “Mereka berhasil selamat dari luka yang lebih parah. Sekarang berada dalam tahanan untuk menjalani proses hukum,” ujar Kasatreskrim Margopo. ***
KETUA Majelis Ulama Indonesia, KH Maruf Amin, angkat bicara soal kasus pornografi yang melilit pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Ulama NU itu meminta agar kasus itu diungkap secara transparan, supaya tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan umat.
“Ini memang soal proses. Yang penting transparan saja, supaya tidak disalahpahami oleh umat,” kata Kiai Maruf yang ditemui pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/5/2017) malam. Dia mengaku tidak memahami kasus tersebut. Menurutnya yang paham tentunya adalah Polri.
“Ya kalau saya sih kalau dia (Rizieq Shihab) bisa ikuti proses hukum lebih bagus,” katanya. Dalam kaitan kasus ini, masalah bagi umat adalah tentang pada kebenaran atau ketidakbenarannya. “Itu yang tahu Polri, kita kan tidak tahu benar atau tidaknya.”
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang diminta tanggapannya, meminta pers agar menanyakan kepada Polda Metro Jaya terkait dengan penetapan Rizieq sebagai tersangka. “Kalau memang penyidik menganggap buktinya sudah cukup, kenapa tidak?,” kata Tito.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran percakapan dan foto serta konten pornografi bersama Firza Husein. “Penyidik meningkatkan status dari saksi menjadi tersangka HR,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Senin.
Argo menjelaskan, setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggelar perkara atas penanganan dugaan kasus pornografi ini, disimpulkan bahwa polisi memiliki alat bukti yang cukup untuk menaikkan status Rizieq sebagai tersangka. “Tentunya sudah didapat penyidik ada beberapa alat bukti, seperti chat dan telepon selular,” tutur Argo.***
PENYIDIK Polda Metro Jaya menetapkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, sebagai tersangka atas dugaan penyebaran percakapan dan foto berkonten pornografi.
Penyidik yakin penetapan terhadap Rizieq sudah sesuai dengan prosedur yang baku, sekalipun yang bersangkutan hingga kini belum pernah diperiksa. “Iya, bisa jadi tersangka,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Senin (29/5/2017) seperti dikutip Antara.
Penyidik telah menetapkan tersangka terhadap Rizieq, meskipun belum pernah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Rizieq belum pernah menghadiri pemeriksaan penyidik, namun pihak Rizieq mengaku tidak pernah mangkir dari pemanggilan.
Argo mencontohkan seorang kasus pembunuhan yang belum menjalani pemeriksaan dapat ditetapkan tersangka ketika penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup.
Sebelumnya, polisi menetapkan tersangka terhadap Rizieq dan Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar pada Senin (29/5).
Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Penyidik Polda Metro Jaya akan melayangkan surat penangkapan terhadap Rizieq yang terindikasi berada di Arab Saudi. Polisi juga akan menetapkan Rizieq masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) disusul menerbitkan “red notice” kepada Interpol melalui Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri jika Rizieq tidak menyerahkan diri.