Mensos Gus Ipul Ungkap Opsi Guru untuk Sekolah Rakyat

JAYAKARTA NEWS – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan ada sejumlah opsi soal guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat. Opsinya, guru tersebut bisa lewat penugasan dari ASN atau guru yang telah bersertifikat pendidikan profesi guru.

“Itu yang dua itu yang masih dimatangkan,” kata Gus Ipul di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/3/2025). Dia menuturkan perencanaan perekrutan guru dan kurikulum Sekolah Rakyat sudah mencapai tahap final. Satgasnya dipimpin Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen). 

“Kurikulumnya sudah cukup matang yang memimpin adalah Dikdasmen,” ujarnya. Ia juga memastikan tata kelola Sekolah Rakyat dengan sekolah-sekah lainnya tidak akan ada kesenjangan. Sebab, pengelolaan Sekolah Rakyat juga bekerja sama dengan kementerian lain. “Dikti juga, Kementerian Dikdasmen. Jadi ini juga adalah sekolah pemerintah gitu. Yang penyelenggaranya pemerintah, jadi kita keroyokan,” katanya. 

Ia mengatakan saat ini terdapat 53 Sekolah Rakyat yang siap beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026. Adapun sebanyak 82 Sekolah Rakyat masih dalam tahap asesmen bangunan hingga tanah. Ia menyebutkan saat ini memang ada 200 titik usulan bangunan atau lahan kosong dari Pemda untuk Sekolah Rakyat. 

“Jumlah sekarang ada 82 yang sedang akan dimulai proses asesmennya oleh Pekerjaan Umum (PU),” katanya. Dalam pembangunan Sekolah Rakyat, kata Gus Ipul, pemerintah tak hanya menggunakan APBN tapi juga akan melibatkan swasta untuk membangun sarana dan prasarana. 

“Sarana prasarana nanti yang membangun PU, bukan kementerian sosial, yang membangun adalah PU,” katanya. Ia mengatakan saat ini masih menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan Sekolah Rakyat. Perhitungannya akan disesuaikan dengan biaya operasional per orang. 

“Jadi, per orang itu berapa nanti kami sampaikan,” katanya. Lebih lanjut, menurutnya, tiap wilayah akan memiliki perhitungan yang berbeda. Sebab, ada jenjang pendidikan yang berbeda. “Kalau SMA, SMP, SD kan beda-beda ya, belum sama maksudnya, setiap daerah indeksnya berbeda-beda,” katanya.***/mel

Presiden Prabowo Bahas Pengembangan Sekolah Rakyat Bersama Jajaran Kabinet Merah Putih

JAYAKARTA NEWS – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/03/2025). Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo dan jajaran membahas secara khusus pengembangan program sekolah rakyat sebagai upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh daerah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang turut hadir dalam rapat menyampaikan bahwa sekolah rakyat merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh, termasuk dalam penyediaan tenaga pendidik dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

“Sekolah rakyat dibangunkan oleh Bapak Presiden, kemudian kita juga akan membantu mengenai masalah guru, rekrutmen gurunya, kemudian kita mengkomunikasikan dengan pemerintah daerah, sudah ada 53, terus ada lagi yang udah usul 184,” ujar Tito Karnavian dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Lebih lanjut, Tito juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah sangat antusias dengan program ini. Saat ini, sebanyak 184 daerah telah mengajukan usulan pembangunan sekolah rakyat dengan kesiapan lahan yang sudah tersedia.

“Kalau yang 184 sudah siap (lahannya), justru itu usulan daerah-daerah,” ucap Tito.

Rapat terbatas ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok, memastikan setiap anak bangsa mendapat kesempatan belajar yang layak.***/mel

Masjid Pecinan Tinggi, Bukti Sejarah Kuatnya Islam di Banten dan Dahsyatnya Letusan Gunung Api Krakatau

JAYAKARTA NEWS – Meskipun bentuknya sudah tidak utuh, di daerah Banten, bisa didapati Masjid Pecinan Tinggi.

Masjid Pecinan Tinggi punya nilai sejarah tinggi yang bisa dicari tahu dengan mengunjunginya.

Sejarah Masjid Pecinan Tinggi terkait dengan kuatnya pengaruh Islam dan Kesultanan Islam di Banten.

Sejarahnya juga terkait posisi Banten sebagai daerah perdagangan penting di Asia Tenggara.

Di kawasan Pecinan
Masjid didirikan di kawasan Pecinan yang berdiri sejak masa Kesultanan Banten.

Lokasinya sekitar 500 meter dari Masjid Agung Banten dan 400 meter dari Benteng Speelwiji.

Di zaman dulu, komunitas Tionghoa di Kesultanan Banten cukup banyak.

Ini tidak lepas dari perkembangan agama Islam yang memang menjadi agama utama di kesultanan itu.

Selain pedagang, masyarakat Tionghoa ini pula yang menduduki jabatan resmi di pemerintahan.

Misalnya, di bagian administrasi, pemegang pembukuan, bendahara raja, tukang timbang dan juru bahasa.

Karena pengaruh dan jumlahnya yang banyak, sultan pada masa itu mendirikan masjid di daerah Pecinan.

Masjid Pecinan Tinggi didirikan Syarif Hidayatullah tahun 1552, dilanjutkan Maulana Hasanudin.

Masjid ini berdiri lebih dulu dibandingkan Masjid Agung Banten yang berdiri pada tahun 1566.

Di Masjid Pecinan Tinggi terdapat batu nisan sudah ada sejak tahun 1843. (indonesiatraveler.id)

Terbuat dari batu bata
Masjid Pecinan Tinggi terbuat dari tumpukan batu bata dan batu karang.

Dalam pembangunannya, tumpukan itu menggunakan perekat kapur sehingga berdiri dengan kokoh.

Sayangnya, sejumlah bencana alam membuat Masjid Pecinan Tinggi lama-lama tergerus.

Salah satu kerusakan besar terjadi ketika Gunung Api Krakatau meletus pada tanggal 20 Mei 1883.

Akibat bencana alam ini seluruh bangunan di kawasan Banten mengalami kerusakan parah.

Karena itu juga Masjid Pecinan Tinggi tidak utuh lagi.

Sisanya tinggal struktur pondasi yang menyatu dengan lantai, ruang mihrab, tempat imam, dan menara masjid.

Beberapa atap menara pun sudah hilang. Pondasi lantai sudah terkelupas.

Meskipun tidak utuh, Masjid Pecinan Tinggi ini terus dirawat, bahkan masuk cagar budaya yang dilindungi.

Di dekat masjid, tempatnya di sebelah utara, terdapat sebuah makam tua.

Pada nisannyabertuliskan huruf China dengan nama Tio Mo Sheng dan Chou Kong Chian.

Batu nisan sudah ada sejak tahun 1843.

Tidak jelas makam berkaitan dengan Masjid Pecinan Tinggi atau tidak.

Masjid Pecinan Tinggi berada di jalan Vihara-Karangantu no 57, Kasemen, Serang, Banten.***/mel

Guru dan Murid Sekolah Rakyat Diseleksi Mulai April 2025

JAYAKARTA NEWS – Sebanyak 198 lokasi telah diusulkan menjadi tempat pendirian Sekolah Rakyat. Usulan ini berasal dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pihak swasta yang bersedia menyediakan lahan serta bangunan. Dari jumlah tersebut, 45 lokasi telah siap beroperasi tahun ini.

“Daerah mengusulkan, baik berupa gedung yang perlu direvitalisasi atau disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Atau yang kedua berupa tanah kosong, minimal 5 – 10 hektare,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, usai memimpin rapat pleno persiapan Sekolah Rakyat bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Sekolah Rakyat ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, tepatnya pada Juli 2025. Sementara itu, proses penerimaan peserta didik dan rekrutmen tenaga pendidik akan dimulai pada April 2025.

Peserta didik akan diseleksi melalui berbagai tahapan, termasuk seleksi administratif, di mana anak-anak yang berhak mendaftar adalah mereka yang termasuk dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selanjutnya, calon siswa akan menjalani tes potensi akademik, psikotes, kunjungan rumah (home visit), wawancara dengan orang tua, serta pemeriksaan kesehatan.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, M. Nuh, menjelaskan bahwa tenaga pendidik akan direkrut dari 60.000 guru yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memetakan persebaran guru agar mereka dapat ditempatkan sesuai dengan lokasi Sekolah Rakyat di daerah asalnya. Selain itu, pemerintah juga membuka opsi penugasan guru ASN di Sekolah Rakyat.

Para calon guru juga akan mengikuti seleksi untuk mengukur kompetensi dan kesiapan mereka.  “Kita ingin tahu para guru itu punya empati sosial. Tidak hanya dia punya kompetensi akademik yang bagus. Tapi paling tidak karena ini berangkatnya adalah dari anak-anak yang punya kelas khusus,” ujar M Nuh. 

Menteri Pendidikan Nasional 2009-2014 ini juga menegaskan Sekolah Rakyat tidak hanya bertujuan memberikan akses pendidikan, tetapi juga menyiapkan para siswa sebagai agen perubahan untuk memutus rantai kemiskinan. Lulusan Sekolah Rakyat diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan dukungan beasiswa Bidik Misi.

Meskipun didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, siswa Sekolah Rakyat juga akan dibekali keterampilan digital masa kini. “Jadi anak-anak SMA atau SMP nanti itu sudah kita kenalkan dengan coding, cybersecurity, data sains dan sebagainya,” kata M Nuh.***/mel

10 Tokoh Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos Gus Ipul : Semangatnya Mikul Duwur Mendem Jero

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Sosial bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) membahas pengusulan calon Pahlawan Nasional tahun 2025. Semangat kerukunan dan kebersamaan menjadi dasar penentuan gelar kali ini.

“Nah, semangatnya Presiden sekarang ini kan semangat kerukunan, semangat kebersamaan, semangat merangkul, semangat persatuan. Mikul duwur mendem jero,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Ruang Rapat Menteri, Selasa (18/3/2025).

Semangat tersebut kemudian menjadi pedoman bagi anggota TP2GP yang terdiri dari Staf Ahli, akademisi, budayawan, perwakilan BRIN, TNI, serta Perpustakaan Nasional. Selain lintas unsur sosial, mekanisme pengusulan Pahlawan Nasional juga harus melalui tahapan berjenjang dari tingkat daerah hingga ke pemerintah pusat. 

“Jadi memenuhi syarat melalui mekanisme. Ada tanda tangan Bupati, Gubernur, itu baru ke kita. Jadi memang prosesnya dari bawah,” kata Mensos Gus Ipul.

10 Nama Masuk Daftar Usulan

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih mengungkapkan sudah ada 10 nama yang masuk dalam daftar usulan calon Pahlawan Nasional 2025. Dari jumlah tersebut, empat nama merupakan usulan baru, sementara enam lainnya merupakan pengajuan kembali dari tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk tahun 2025 sampai dengan saat ini, memang sudah ada proposal yang masuk ke kami, itu ada sepuluh. Empat pengusulan baru, dan enam adalah pengusulan kembali di tahun-tahun sebelumnya,” kata Mira Riyati.

Beberapa tokoh yang kembali diusulkan, antara lain K.H. Abdurrahman Wahid (Jawa Timur), Jenderal Soeharto (Jawa Tengah), K.H. Bisri Sansuri (Jawa Timur), Idrus bin Salim Al-Jufri (Sulawesi Tengah), Teuku Abdul Hamid Azwar (Aceh), dan K.H. Abbas Abdul Jamil (Jawa Barat).

Sementara itu, empat nama baru yang diusulkan tahun ini, yaitu Anak Agung Gede Anom Mudita (Bali), Deman Tende (Sulawesi Barat), Prof. Dr. Midian Sirait (Sumatera Utara), dan K.H. Yusuf Hasim (Jawa Timur).

Nama-nama yang telah disepakati Dewan Gelar pada 2024 akan kembali diusulkan pada 2025. Hal ini dilakukan karena hingga saat ini belum ada keputusan dari Presiden terkait usulan tersebut.

“Karena belum ada catatan apapun dari Presiden tentang usulan yang sudah dibuat oleh Menteri Sosial sebelumnya. Pastinya saya akan memberikan laporan agar pengangkatan gelar tahun ini bisa disertakan dengan tahun sebelumnya, tahun 2024. Jadi ada dua (usulan) bila Presiden berkenan,” kata Mensos Gus Ipul.

Nama-nama yang telah disepakati Dewan Gelar pada 2024, antara lain Andi Makasau, Letjen Bambang Sugeng, Rahma El Yunusiah, Frans Seda, Letkol Muhammad Sroedji, AM Sangaji, Marsekal Rd. Soerjadi Soerjadarma, serta Sultan Muhammad Salahuddin. 

Pengusulan calon pahlawan ini dibatasi sampai 11 April 2025. Setelah tahap verifikasi, dan sidang pleno TP2GP akan menyampaikan rekomendasi usulan calon Pahlawan Nasional dari Menteri Sosial kepada Presiden. Selanjutnya Presiden memilih daftar nama yang diajukan untuk dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Proses pengusulan Pahlawan Nasional 2025 dipastikan berjalan transparan dan efektif. Kemensos bersama TP2GP berkomitmen memastikan bahwa tokoh-tokoh yang diajukan memiliki kontribusi besar bagi bangsa, selaras dengan semangat persatuan dan kebersamaan yang dimiliki bangsa Indonesia.***/mel

Kerja Sama dengan KPK, Mensos Gus Ipul Pastikan Penyaluran Bansos Transparan dan Tepat Sasaran

JAYAKARTA NEWS – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Implementasinya dengan berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mensos Gus Ipul langsung datang ke Gedung Merah-Putih KPK, Selasa (18/3/2025) untuk memperkuat tiga komitmen kerja sama yang intens bersama KPK dalam hal penyaluran bantuan sosial.

“Saat ini DTSEN sedang diuji petik di lapangan atau kroscek. Nah ini kita mau konsultasi dengan KPK supaya nanti akurasi data dan pensasaran dapat tepat sasaran,” kata Mensos Gus Ipul.

Hal tersebut dilakukan sejak awal menjabat karena Presiden RI Prabowo Subianto telah mengarahkan agar bantuan sosial tepat sasaran melalui pemutakhiran data tunggal yang akurat. Sebagai tindak lanjutnya, dalam tiga bulan terakhir, Badan Pusat Statistik mengkonsolidasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sosial, yang menghasilkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Ke depan, penyaluran Bansos akan mengacu pada DTSEN mulai triwulan kedua tahun ini. Selain itu, kami juga memperbarui sistem penyaluran, yang tidak lagi berlangsung selama satu tahun penuh, melainkan disesuaikan dengan pemutakhiran data setiap tiga bulan sekali,” ujar Mensos Gus Ipul.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama yang telah terjalin dengan KPK sejak 2020. Kemensos secara konsisten membina kerja sama yang baik bersama KPK dalam kurun waktu lima tahun terakhir untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran. Kerja sama ini, yang berakhir pada 2025, terbukti meningkatkan upaya pencegahan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial.

“Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa terus meningkatkan kinerja kita khususnya di dalam pencegahan korupsi itu,” kata Mensos Gus Ipul.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, dan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak untuk membahas kerja sama dalam memastikan transparansi dan akurasi data penyaluran bantuan sosial serta program pembangunan dan renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu.

Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan bahwa sektor perumahan menjadi prioritas Presiden Prabowo. Terutama dalam program pembangunan dan renovasi rumah bagi masyarakat miskin ekstrem (Desil 1), miskin (Desil 2), dan rentan (Desil 3) yang terdapat pada DTSEN.

“Kami menyadari bahwa data yang akurat sangat penting dalam memastikan program perumahan tepat sasaran. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan BPS dan KPK agar program ini berjalan dengan kepastian hukum dan transparansi,” kata Maruarar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rumah subsidi, yang menjadi salah satu program andalan pemerintah, juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, perumahan menjadi sektor strategis yang berdampak luas terhadap industri bahan bangunan, tenaga kerja, dan UMKM.

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyampaikan pertemuan ini sejalan dengan agenda KPK dalam memastikan bahwa program pemerintah, termasuk pembangunan 3 juta rumah dan bantuan sosial, tidak disalahgunakan.

“Pencegahan korupsi menjadi prioritas utama. Dengan kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa dana negara tidak masuk ke kantong pribadi atau pihak yang tidak berhak. 

“Transparansi dan akurasi data sangat penting dalam mencapai tujuan pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Johanis Tanak.

Dengan sinergi antara Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan dan Permukiman, BPS, dan KPK, pemerintah optimistis dapat meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial serta pembangunan perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan.***/mel

Mensos Gus Ipul Ungkap Progres Sekolah Rakyat, Gunakan Tenaga Guru ASN

JAYAKARTA NEWS – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan Pemerintah saat ini terus mematangkan Program Sekolah Rakyat yang akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Ia menyebutkan seluruh pihak telah melakukan pendekatan dalam mengkoordinasikan tugas satu sama lain yang telah diemban. 

“Semua tim telah melakukan rapat koordinasi. Ada beberapa tim, ada tim untuk kurikulum, merekrut guru, ada tim untuk sarana-prasarana,” kata Gus Ipul saat menghadiri kegiatan Buka Bersama di Kantor Kemensos di Jakarta, Jumat (14/3/2025) malam. 

Ia menambahkan untuk perekrutan tenaga pengajar Sekolah Rakyat, Pemerintah akan mengambil tenaga pengajar dari guru ASN. 

“ASN yang memenuhi syarat nanti untuk dites kembali yang sudah lulus tes PPG. Nanti dites kembali dan penempatan disesuaikan dengan tempat tinggal mereka,” ucap Gus Ipul. 

Selain itu, Gus Ipul menyebutkan pada tahap selanjutnya, tenaga pengajar yang telah lulus seleksi akan mendapatkan pendidikan khusus lagi sebelum mereka mengajar pada Sekolah Rakyat. 

“Tim perekrutannya dipimpin oleh Prof. Nuh. Kita juga sudah ada tim dari Kemendikdasmen, dari Dikti juga. Beberapa ahli yang memang diminta mendampingi kita,” kata Gus Ipul. 

Terkait mekanisme penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul mengatakan ada beberapa tahap yang akan dilalui calon siswa. 

“Pertama dia harus berada di desil 1 atau 2 pada DTSEN, ada kriterianya. Kemudian ada tahapan berikutnya nanti. Sudah disusun,” ucap Gus Ipul. 

Ia juga menyebutkan pada perekrutan calon siswa akan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi guna memastikan program Sekolah Rakyat diikuti secara tuntas oleh peserta didik.

“Salah satu syarat itu nanti ada perjanjian orangtuanya. Mereka tidak boleh memutus sekolah, harus mengikuti proses hingga lulus. Jadi ada kesediaan dari orangtuanya,” kata Gus Ipul. 

Hal itu guna menghindari kemungkinan adanya anak-anak yang putus sekolah di tengah jalan. 

“Maka itu harapan kita orangtua bisa melihat kapan pun (melalui adanya asrama Sekolah Rakyat), arahan Presiden itu ya. Jadi orangtuanya bisa menjenguk kapanpun,” ucapnya. 

Sebab itu perekrutan siswa akan diprioritaskan bagi anak-anak yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat. 

Lebih lanjut, Gus Ipul menuturkan jika mengacu pada perencanaan yang telah dibuat, para siswa yang akan bersekolah di Sekolah Rakyat nantinya akan melalui tahap orientasi terlebih dahulu. 

“Misalnya ada tahap namanya matrikulasi untuk memperkenalkan proses belajar-mengajar yang ada di sekolah rakyat itu,” katanya. 

Gus Ipul mengungkapkan, hingga saat ini kolaborasi bersama pemerintah daerah juga telah berjalan dengan baik. Bahkan tak sedikit daerah yang telah mengusulkan beberapa lokasi calon Sekolah Rakyat yang akan didirikan. 

“Misalnya Jawa Timur itu hampir seluruh kabupaten/kota sudah mengajukan. Kita tunggu dari beberapa provinsi yang lain juga,” ucap Gus Ipul. 

Sebelumnya, Pemerintah telah mencanangkan pendirian Sekolah Rakyat yang akan menyasar siswa-siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdapat di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekolah Rakyat yang didirikan berkonsep sekolah asrama gratis sehingga seluruh biaya sekolah, makan, dan tempat tinggal asrama akan ditanggung oleh negara. Sekolah Rakyat didesain untuk mencetak para siswa menjadi agen-agen perubahan yang dapat mengubah taraf kesejahteraan keluarganya. 

Sekolah Rakyat mencakup jenjang SD hingga SMA dengan kurikulum yang mencakup pendidikan formal dan pendidikan karakter. Sekolah Rakyat berupaya menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Hal itu merupakan bentuk memuliakan masyarakat miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik sehingga transmisi kemiskinan antargenerasi dapat diputus.***/mel

Berkah Ramadan, 2.597 Keluarga Prasejahtera Nikmati Listrik Gratis Berkat Donasi Pegawai PLN

JAYAKARTA NEWS – PT PLN (Persero) melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream, pada Senin (10/3).

Dikutip dari Rilis PLN, Selasa (11/3/2025), program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan Ramadan 1446 H.

Berlangsung sejak tahun 2020, program ini secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Kehadiran program ini pun menjadi berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik, salah satunya Ferra Rostika.

Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh ini setelah akhirnya ia dan keluarganya bisa menikmati listrik PLN.

Sebelumnya ia hanya mengandalkan aliran listrik dari tetangga.

“Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari.

“Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami,” ungkap Ferra.

Hal serupa juga yang dirasakan Nenek Rusmini. Warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan ini tak kuasa menahan haru ketika listrik di rumah akhirnya menyala berkat program Light Up The Dream.

Selama ini nenek berusia 86 tahun tersebut hidup seorang diri dalam gelap tanpa listrik dengan kondisi yang serba terbatas.

“Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik menyalur dari tetangga.

“Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ujar Rusmini dengan mata berkaca-kaca.

Di wilayah Indonesia timur ada juga Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang pada kesempatan ini turut menjadi penerima manfaat penyalaan serentak program Light Up The Dream.

Hadirnya listrik tidak sekadar untuk penerangan, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.

Senyum bahagia keluarga penerima manfaat Program Light Up The Dream di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. (DOK.PLN)

“Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik.

“Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa tambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” ungkap Catarina.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream adalah wujud nyata komitmen dan kepedulian insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik.

Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menyambung listrik secara gratis di seluruh Indonesia.

“Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak bisa dua kali dalam satu tahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Didi.

Oleh sebab itu, Didi mengapresiasi para pegawai PLN yang secara konsisten menyisakan sebagian dari penghasilannya untuk menopang keberlangsungan program ini.

“Pada Light Up The Dream hari ini telah tersambung 2.597 instalasi listrik untuk pelanggan. Sehingga, secara total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang untuk kebahagiaan masyarakat prasejahtera sebanyak 32.275 sambungan,” lanjut Didi.

Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menambahkan bahwa pihaknya turut berterima kasih kepada para stakeholders di pusat dan daerah yang mendukung kesuksesan program Light Up The Dream.

Ia berharap program ini akan terus menjadi wadah untuk seluruh pihak menjalin kolaborasi demi kemajuan masyarakat.

“Kami juga berharap wadah ini terus digerakkan, karena memang masih ada saudara-saudara di lingkungan sekitar kita yang belum mendapatkan kesempatan untuk bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujar Edi.

Edi menambahkan program ini juga sekaligus menjadi komitmen PLN mendukung upaya pemerintah meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia.

Ia berharap program ini akan turut mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai dengan visi dari PLN, bahwa hadirnya listrik ini akan membawa kehidupan menjadi lebih baik dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Edi.***/uli

Tiket Gratis Lebaran Kapal PELNI 2025 Sudah Bisa Dipesan, Simak Syaratnya

JAYAKARTA NEWS – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi membuka pendaftaran Program Tiket Gratis Lebaran 2025 mulai Senin, 10 Maret, secara online.

Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Perhubungan RI yang bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam perjalanan mudik dan arus balik menggunakan kapal PELNI.

Tahun ini, sebanyak 9.250 tiket gratis disediakan untuk 28 rute perjalanan, mencakup keberangkatan sebelum dan setelah Lebaran.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Evan Eryanto, menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan RI kembali menugaskan PELNI untuk mengadakan Program Tiket Gratis dalam rangka angkutan Lebaran 1446 H/2025.

“Pemerintah menyediakan tiket gratis pada ruas-ruas padat penumpang dengan skema setiap ruas disiapkan untuk arus mudik dan arus balik,” ungkap Evan.

PELNI berharap masyarakat dapat memanfaatkan Program Tiket Gratis dari Kemenhub ini dengan baik.

“Kami akan membuka pendaftaran mulai Selasa (11/3) secara online. Jadi kami harapkan masyarakat atau calon peserta Program Tiket Gratis Lebaran dapat menyiapkan data yang dibutuhkan, khususnya tanda pengenal,” terang Evan.

“Pastikan nama yang berangkat sesuai dengan identitas diri yang didaftarkan,” tegasnya.

Berikut rincian rute, nama kapal serta kuota tiket dan tanggal keberangkatan pada Program Tiket Gratis dengan kapal PELNI 2025:

1. Batam – Belawan (KM Kelud) 25 & 28 Maret 2025 : 600 pax
2. Belawan – Batam (KM Kelud) 7 & 10 April 2025: 600 pax
3. Kumai – Semarang (KM Kelimutu) 26 Maret 2025: 375 pax
4. Semarang – Kumai (KM Kelimutu) 5 April : 375 pax
5. Makassar – Baubau (KM Labobar) 24 Maret 2025 : 250 pax
6. Baubau – Makassar (KM Labobar) 6 April 2025 : 250 pax
7. Balikpapan – Surabaya (KM Dorolonda) 26 Maret 2025 : 350 pax
8. Surabaya – Balikpapan (KM Dorolonda) 7 April 2025 : 350 pax
9. Makassar – Surabaya (KM Labobar) 24 Maret 2025 : 450 pax
10. Surabaya – Makassar (KM Labobar) 6 April 2025 : 450 pax
11. Batam – Tanjung Priok (KM Kelud) 17 Maret 2025: 400 pax
12. Tanjung Priok – Batam (KM Kelud) 4 April 2025 : 400 pax
13. Balikpapan – Makassar (KM Lambelu) 26 Maret 2025 : 250 pax
14. Makassar – Balikpapan (KM Lambelu) 7 April 2025: 250 pax

15. Ternate – Ambon (KM Tatamailau) 17 Maret 2025: 300 pax
16. Ambon – Ternate (KM Tatamailau) 7 April 2025 : 300 pax
17. Sampit – Semarang (KM Kelimutu) 28 Maret 2025: 300 pax
18. Semarang – Sampit (KM Kelimutu) 7 April 2025 : 300 pax
19. Manokwari – Sorong (KM Gunung Dempo) 22 Maret 2025 : 250 pax
20. Sorong – Manokwari (KM Gunung Dempo) 7 April 2025 : 250 pax
21. Ambon – Baubau (KM Ciremai) 24 Maret 2025 : 200 pax
22. Baubau – Ambon (KM Ciremai) 13 April 2025: 200 pax
23. Kumai – Surabaya (KM Kelimutu) 23 Maret 2025 : 300 pax
24. Surabaya – Kumai (KM Kelimutu) 6 April 2025 : 300 pax
25. Ambon – Banda (KM Sangiang) 23 Maret 2025 : 300 pax
26. Banda – Ambon (KM Sangiang) 12 April 2025 : 300 pax
27. Makassar – Bima (KM Binaiya) 23 Maret 2025 : 300 pax
28. Bima – Makassar (KM Binaiya) 9 April 2025: 300 pax

Syarat dan ketentuan Program Tiket Gratis dengan kapal PELNI 2025:

1. Daftar melalui tautan https://linktr.ee/DaftarTiketGratisLebaran2025.
2. Penumpang wajib memiliki KTP dan KK.
3. Jumlah maksimal peserta dalam 1 keluarga maksimal 4 orang.
4. Pendaftaran dapat dilakukan paling lambat H-3 sebelum keberangkatan.
5. Pencetakan tiket dapat dilakukan paling lambat H-2 sebelum keberangkatan.
6. Tiket gratis ini hanya untuk kategori Ekonomi.
7. Tiket gratis tidak boleh diperjualbelikan maupun dipindahtangankan.
8. Tiket gratis tidak dapat diberlalukan pembatalan.
9. Penumpang yang berangkat harus sesuai dengan identitas pada saat melakukan pendaftaran.
10. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center 162 atau whatsapp 08111621162.

Pada Lebaran tahun ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.

Total kapasitas angkut untuk 25 kapal penumpang sebanyak 48.323 seat dan 11.889 seat untuk 30 kapal perintis, sehingga gabungan kapasitas kapal penumpang dan perintis mencapai 60.212 seat untuk Lebaran 2025.

Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI.

Tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, dan BNI agen46, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.

Untuk pembayaran, PELNI sudah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.***/mel

Menag Ungkap Libur Lebaran Sekolah 20 Hari, Terhitung dari Tanggal Ini

JAYAKARTA NEWS – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa libur Lebaran 1446 H/2025 M bagi sekolah akan berlangsung selama kurang lebih 20 hari. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri 1446 H/2025 M di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK – PTIK), Jakarta.

“Kami memang mengusulkan supaya memberi waktu lebih panjang masa liburan ini. Tadinya kita sepakati edaran pertama itu tanggal 24 Maret 2025, tapi karena madrasah liburnya lebih ada hari Jumat, di situ ada hari Jumat, Sabtu, ya makanya kita ubah itu menjadi tanggal 21 Maret 2025,” ujar Menag Nasaruddin Senin (10/3/2025).

Menag Nasaruddin menjelaskan bahwa perubahan libur ini bertujuan agar rentang perjalanan mudik lebih panjang sehingga dapat mengurai kemacetan. Libur Lebaran akan dimulai pada 21 Maret 2025. “Dengan demikian rentang perjalanan mudik ini nanti akan lebih panjang, kurang lebih 20 hari jadi bisa lebih panjang untuk masyarakat, bisa dipakai untuk mengurai kemacetan yang bisa terjadi,” jelasnya.

Selain itu, Kementerian Agama juga berupaya membantu kelancaran mudik dengan mengoptimalkan peran masjid sebagai posko Lebaran di jalur-jalur yang dilalui pemudik. “Masjid-masjid yang dilewati jalur pemudik itu diharapkan menyiapkan air minum gratis, karena di dalam hukum Islam itu, musafir itu adalah mujahid, musafir itu sangat berpahala kita kalau kita beri makan dan beri minum,” kata sosok yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal ini.

Selain air minum gratis, Menag juga mengimbau pengurus masjid untuk menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, seperti dapur kecil bagi ibu menyusui, tempat istirahat, kamar khusus perempuan, serta ruang untuk mengisi daya handphone atau motor listrik. “Kami mencoba untuk berkoordinasi dengan para pengurus masjid agar diperbaiki toiletnya, karena kalau kita mengandalkan semuanya di rest area, di tol-tol tertentu, itu nanti akan terjadi penumpukan. Jadi nanti kita akan menciptakan satu kondisi di masjid itu juga sebagai tempat pemberhentian yang paling bagus,” pungkasnya.***/mel