Presiden: Penyikapan Perang di Ukraina Paling Alot dan Sangat Diperdebatkan

BADUNG, JAYAKARTA NEWS – Kepemimpinan Indonesia pada G20 telah berhasil menghasilkan Deklarasi Pemimpin G20 Bali meski pada awalnya diragukan banyak pihak. Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dalam penyusunan deklarasi berjumlah 52 paragraf tersebut, penyikapan perang di Ukraina merupakan hal yang paling alot dan sangat diperdebatkan.

“Diskusi mengenai hal ini berlangsung sangat-sangat alot sekali dan akhirnya para pemimpin G20 menyepakati isi deklarasi yaitu condemnation perang di Ukraina karena telah melanggar batas wilayah, melanggar integritas wilayah,” ujar Presiden dalam pernyataan pers di media center di Bali International Convention Center, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Rabu, 16 November 2022.

Presiden melanjutkan, perang di Ukraina telah mengakibatkan penderitaan masyarakat dan memperberat ekonomi global yang masih rampuh akibat pandemi yang menimbulkan risiko terhadap krisis pangan, krisis energi, dan potensi krisis finansial. Oleh karena itu, G20 membahas dampak perang terhadap kondisi perekonomian global.

Menurut Presiden, G20 Bali juga telah menghasilkan beberapa hasil konkret, antara lain terbentuknya pandemic fund yang sampai hari ini terkumpul 1,5 miliar dolar AS. Kemudian pembentukan dan operasionalisasi resilient and sustainability trust di bawah Dana Moneter International (IMF) sejumlah 81,6 miliar dolar AS untuk membantu negara-negara yang menghadapi krisis.

“Kemudian juga energy transition mechanism, khususnya untuk Indonesia, memperoleh komitmen dari Just Energy Transition Programme sebesar 20 miliar dolar AS,” imbuhnya.

Di samping itu, dihasilkan juga komitmen bersama yakni setidaknya 30 persen dari daratan dunia dan 30 persen lautan dunia dilindungi di tahun 2030.

“Ini sangat bagus, dan melanjutkan komitmen mengurangi degradasi tanah sampai 50 persen tahun 2040 secara sukarela. Saya kira hasil yang konkret itu, meskipun banyak sekali sebetulnya hasil-hasil yang lainnya,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi saat menyampaikan pernyataan pers tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.***/mel

Presiden dan Para Pemimpin Negara G20 Tanam Pohon Mangrove di Tahura

DENPASAR, JAYAKARTA NEWS – Dalam rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Presiden Joko Widodo mengajak para pemimpin negara G20 dan lembaga internasional mengunjungi Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Rabu (16/11/ 2022).

Di sana, Presiden dan para pemimpin G20 melakukan kegiatan penanaman pohon mangrove bersama serta berkeliling melihat langsung berbagai spesies mangrove yang ada di Tahura.

Menurut Presiden Jokowi, kegiatan tersebut merupakan wujud konkret yang dilakukan Indonesia terhadap perubahan iklim.

Melalui kegiatan tersebut, Presiden Jokowi mengajak negara-negara G20 untuk ikut serta dalam pembangunan ekonomi hijau yang inklusif.

“Ini sekali lagi adalah wujud konkret Indonesia dalam perubahan iklim. Oleh sebab itu, tadi saya sampaikan Indonesia mengajak negara anggota G20 untuk berkolaborasi, bekerja sama dalam sebuah aksi nyata untuk pembangunan hijau, pembangunan ekonomi hijau yang inklusif,” ujar Presiden dalam keterangannya usai kegiatan berlangsung.

Presiden juga menjelaskan bahwa Tahura Ngurah Rai merupakan sebuah contoh kesuksesan restorasi ekosistem mangrove yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kawasan seluas 1.300 hektare tersebut sebelumnya merupakan area tambak ikan yang terabrasi, namun kini sudah berhasil berubah menjadi rumah bagi 33 spesies mangrove dan 300 fauna.

“Sebagai negara pemilik hutan mangrove yang terluas di dunia yaitu 3,3 juta hektar hutan mangrove kita, Indonesia ingin berkontribusi kepada perubahan iklim, terhadap perubahan iklim,” ungkap Presiden.

Para pemimpin negara-negara G20 pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam transisi energi hijau dan mengatasi perubahan iklim. Presiden menyebut bahwa Indonesia akan menambah hutan mangrove serupa di 33 lokasi pada tahun 2023 mendatang.

“Saya kira itu yang menginspirasi para pemimpin hal-hal yang konkret yang dilakukan baik dalam transisi energi hijau maupun dalam ekonomi hijau terhadap perubahan iklim,” ucap Presiden.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Bali I Wayan Koster.***/mel

Mensos Beri Santunan dan Pengembangan Usaha kepada Ahli Waris Korban Banjir – Tanah Longsor di Sukabumi

SUKABUMI, JAYAKARTA NEWS – “Saya turut berduka cita sedalam-dalamnya ya, Pak,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyerahkan santunan kematian kepada Dede, salah satu ahli waris korban tanah longsor di Kecamatan Caringin, Sukabumi, Rabu (16/11).

Setibanya di Kantor Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Mensos Risma segera menemui empat ahli waris dari lima korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor. Sebagai bentuk bela sungkawa, Mensos menyerahkan santunan kematian kepada keempatnya.

Tak hanya berupa santunan kematian, Mensos juga memberi intervensi kepada para ahli waris lewat bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa pengembangan usaha. “Ini ada bantuan etalase, beserta seisinya. Bapak bisa manfaatkan untuk modal usaha,” ucap Mensos kembali kepada Dede.

Dede, yang kesehariannya bekerja sebagai petani, berucap syukur diberikan perhatian pasca kematian orang tuanya, termasuk bantuan pengembangan usaha, berwujud tampak barang dari Kementerian Sosial yang diantarkan langsung Mensos Risma kepada dirinya.

“Tadi, diberi etalase, lengkap dengan isinya, sembako. Saya terima kasih sekali pada Ibu Menteri. Rencananya, ke depannya, saya akan diskusikan dengan istri untuk mulai berjualan di rumah,” katanya usai diberikan bantuan pengembangan usaha dari Mensos Risma.

Dede (36) menjadi salah satu ahli waris yang kehilangan tiga anggota keluarganya sekaligus pasca longsor menimbun rumah orang tuanya, Senin (23/10) lalu. Ayah, ibu, dan keponakannya ditemukan meregang nyawa lantaran tertimbun guguran longsor dalam satu rumah yang sama.

Selain Dede, dihadirkan pula tiga ahli waris lainnya dari korban meninggal dunia akibat banjir di Kecamatan Cisaat, tanah longsor di Kecamatan Caringin dan Kecamatan Kadudampit untuk menerima santunan sebesar Rp15 juta per korban jiwa.

Sementara itu, bantuan logistik dari Kemensos telah dikirim dari Gudang Induk Bekasi ke Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (15/11). Bantuan logistik terdiri dari Makanan Siap Saji 1.000 paket, Makanan Anak 400 paket, Kasur 50 lembar, Selimut 200 lembar, Family Kit 50 paket, Kidsware 50 paket, dan Tenda Merah Putih.

Pada kesempatan itu, Mensos, yang kehadirannya di Kantor Desa Pasir Datar Indah, diterima Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, juga menyerahkan bantuan untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi sebesar Rp292.407.000.

Usai menyerahkan bantuan, Mensos bergegas meninjau titik longsor yang menimbun rumah-rumah warga tak jauh dari Kantor Desa. Berjarak tak kurang dari 1 kilometer, Mensos menuju lokasi dengan membonceng sepeda motor, membelah jalanan kampung.

Bersama Waki Bupati Sukabumi dan Kepala Desa Pasir Datar Indah, Mensos mengamati kondisi rumah-rumah yang saat ini telah rata oleh tanah. Mensos lantas merekomendasikan untuk merelokasi hunian itu.

“Tadi, saya minta (kepada pemerintah desa setempat), agar beberapa rumah direlokasi karena kondisinya, menurut saya, membahayakan kalau dibangun kembali (di lokasi yang sama),” katanya.

Mengingat kondisi cuaca yang tengah ekstrem belakangan ini di sebagian besar wilayah Indonesia, untuk itu, pihaknya menghimbau warga yang tinggal di lokasi rawan bencana untuk mengambil langkah antisipatif.

“Saat ini, curah hujan sangat tinggi. Karena itu, antisipasinya harus lebih ditingkatkan, supaya tidak ada korban lagi. Misalnya, saat hujan mulai turun, warga yang rumahnya berada di dekat tebing/jurang, harus sadar untuk segera meninggalkan rumah, atau pindah ke tempat yang lebih aman,” ucapnya.

Pernyataan Risma ini diperkuat Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Iyan Kusmadiana, yang menyebut bahwa diperlukan koordinasi antar unsur terkait, guna penguatan mitigasi bencana kedepannya menghadapi tingginya risiko bencana di berbagai daerah.

Diketahui, hujan dengan intensitas tinggi, disertai angin kencang melanda wilayah Sukabumi, khususnya Kecamatan Caringin dan sekitarnya, pada Sabtu (22/10) siang hingga malam, sehingga menyebabkan ruas jalan lintas kabupaten tergenang air.

Hujan deras ini juga mengakibatkan terjadinya guguran longsor yang menimbun dua unit rumah milik warga dan menimbulkan tiga korban jiwa.

Berdasarkan pernyataan salah satu Tagana Muda Desa Pasir Datar Indah, Yudi Gunawan, yang turut terlibat dalam evakuasi tersebut, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula dari longsornya tebing pondasi rumah setinggi 7 meter, dengan kemiringan sekitar 45 derajat.

Tebing pondasi yang berlokasi lebih tinggi itu ambruk menimpa bangunan rumah di bawahnya. Tiga korban jiwa, yang saat itu tengah berada di dalam rumah, tertimpa dan tertimbun material bangunan dan tanah.

Akibat longsor ini, 4 orang dinyatakan meninggal dunia, serta 4 rumah mengalami rusak berat dan 2 rusak ringan. Sedangkan, dari bencana banjir, 1 orang dinyatakan meninggal dunia.***/mel

Tiga Hal Fokus Utama Presiden Jokowi Hadapi Tantangan Krisis Ekonomi di ASEAN

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memaparkan tiga hal fokus utama ASEAN dalam menghadapi tantangan ekonomi kawasan. Hal tersebut disampaikannya saat berbicara pada ASEAN Global Dialogue Ke-2: Post Covid-19 Comprehensive Recovery di Hotel Sokha, Phnom Penh, Minggu (13/11/2022).

“Meskipun proyeksi pertumbuhan ekonomi rata-rata masih terus positif, namun ke depannya, tantangan ekonomi kawasan akan makin berat apalagi dengan ancaman resesi. Untuk itu, saya ingin fokus pada tiga hal,” ungkapnya.

Hal pertama adalah penguatan fiskal negara ASEAN. Presiden Jokowi mendorong agar ruang fiskal harus diciptakan demi stabilitas keuangan. Demikian pula dengan efisiensi belanja dan mengalokasikan ke program mitigasi dampak krisis harus menjadi prioritas termasuk jaring pengaman bagi rakyat kurang mampu.

“Dukungan pada sektor yang memiliki dampak terhadap ekonomi kawasan juga harus diprioritaskan. ADB telah mengidentifikasinya seperti pariwisata, agro-processing, dan tekstil. Sektor-sektor ini penting karena melibatkan UMKM yang wakili 90% dunia usaha ASEAN,” ucap.

Hal kedua menurut Presiden Jokowi adalah penguatan dukungan keuangan internasional. Presiden menegaskan pentingnya peran lembaga keuangan internasional dalam merespon krisis dan meminimalisir dampak yang diakibatkan melalui berbagai instrumen keuangan yang fleksibel.

“Ada instrumen yang sifatnya darurat sehingga bisa cepat digunakan saat krisis, dan lebih penting dari itu perlu ada instrumen yang berfungsi mencegah krisis. Dukungan ini penting bagi ASEAN untuk antisipasi memburuknya krisis ke depan, salah satunya dengan perkuat infrastruktur keuangan di kawasan, termasuk sinergi kebijakan finansial,” katanya.

Hal ketiga yang disampaikan Kepala Negara yaitu perdagangan dunia harus diatur dengan mempertimbangkan hak pembangunan negara berkembang. Presiden  menyoroti kesulitan yang dialami negara berkembang saat ingin melakukan hilirisasi.

“Apakah dengan mengeskpor bahan baku mentah negara berkembang dapatkan keuntungan yang memadai? Jawabannya tidak. Untuk itu, negara berkembang terus memperjuangkan hak untuk hilirisasi,” tegasnya.

Di akhir pengantarnya, Presiden RI kembali menegaskan pentingnya berkolaborasi erat dan bekerja sama untuk menghadapi krisis yang terjadi saat ini.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam dialog tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.***/mel

Presiden Jokowi Dorong Pemimpin ASEAN Plus Three Bersatu Hadapi Krisis

JAYAKARTA NEWS – Pada hari keempat kunjungan kerja di Kamboja, Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ke-25 ASEAN Plus Three (APT) yang digelar di Hotel Sokha, Phnom Penh, Sabtu, 12 November 2022.

Dalam KTT yang beranggotakan pemimpin ASEAN ditambah pemimpin Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, dan Republik Korea itu, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin ASEAN Plus Three bekerja sama untuk menghadapi krisis saat ini.

“APT lah yang menyelamatkan kita dari krisis keuangan global 2008. Solidaritas dan kerja sama yang membuat ekonomi kawasan mampu bertahan. Sekarang kita kembali diuji dengan krisis global yang lebih dahsyat. Saya sangat percaya dengan spirit yang sama kita mampu menghadapi krisis saat ini,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menjelaskan, APT harus fokus setidaknya terhadap tiga isu yaitu krisis pangan, resesi ekonomi, serta stabilitas keamanan dan perdamaian kawasan.

“Pertama, krisis pangan harus dihindari, mekanisme ketahanan pangan kawasan harus diperkuat, dan cadangan beras darurat APT harus ditingkatkan,” jelas Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, teknologi produksi beras berkelanjutan mutlak diperlukan dan kapasitas produksi juga harus diintegrasikan dengan sistem logistik anggota APT demi amankan rantai pasok dan stabilkan harga beras.

“Kedua, resesi ekonomi kawasan harus dihindari dan stabilisasi keuangan harus dilakukan. Sinergi berbagai perangkat finansial APT harus dijalankan khususnya Chiang Mai Initiative Multilateralisation. Ketika ada ancaman krisis finansial, sinergi ini memungkinkan kita untuk peroleh early warning dan dukungan likuiditas” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur keuangan nasional melalui koordinasi erat antar lembaga keuangan dan bank sentral, peningkatan mobilisasi domestic resources, dan kecermatan menjaga inflasi.

“Ketiga, stabilitas, keamanan dan perdamaian kawasan mutlak diperlukan. Kompetisi harus dikelola dengan baik sehingga tidak berubah menjadi konflik, dan hukum internasional harus selalu dihormati,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi meyakini, apabila APT mampu melakukan semua hal tersebut, maka kawasan akan terus menjadi epicentrum of growth.

Tampak hadir dalam KTT ke-25 Asean Plus Three yaitu para pemimpin ASEAN, Perdana Menteri (Premier) RRT Li Keqiang, Presiden Republik Korea Yoon Seok-yeol, dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

Sementara itu turut hadir mendampingi Presiden Jokowi yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.***/uli

Kembali Hadir, Indonesia Ramaikan Pameran Pariwisata Terbesar di Swedia

JAYAKARTA NEWS – Indonesia kembali hadir dalam Travel News Market 2022, pameran pariwisata terbesar di Swedia, yang diselenggarakan di kota Stockholm (10/11). Travel News Market adalah salah satu event bergengsi dan menjadi tempat berkumpul para pelaku bisnis dan pemangku kepentingan sektor pariwisata, tidak saja di Swedia namun juga kawasan Nordik.

Dubes RI Stockholm, Kamapradipta Isnomo dalam Siaran Pers Kemlu, Jumat (11/11) menyampaikan “Travel News Market memberikan peluang yang sangat baik bagi Indonesia untuk bertemu langsung dengan para key stakeholders industri pariwisata, sekaligus ajang untuk memperkuat branding destinasi Indonesia di tengah publik Swedia dan kawasan”.

Partisipasi KBRI Stockholm tahun ini difokuskan untuk menawarkan berbagai destinasi yang menjadi segmen utama wisatawan asal Swedia, yaitu hospitality kelas premium dan paket pariwisata khusus, seperti pengalaman budaya, eco-tourism, dan gaya hidup sehat.

Dubes Kamapradipta mengharapkan partisipasi Indonesia tahun ini mampu mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia, terutama untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19. Untuk dukung ini, KBRI Stockholm juga telah membuka kembali layanan visa bagi turis asing sejak awal November 2022.

“Dengan berkurangnya dampak pandemi dan dilonggarkannya protokol kesehatan di berbagai negara, turis Swedia terlihat sangat antusias mencari informasi untuk menghabiskan liburan di daerah-daerah tropis, seperti Indonesia, dengan keindahan alam serta keragaman dan kekhasan budayanya”, ujar Dubes Kamapradipta.

Sebelum masa pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia terus mengalami peningkatan, yaitu dari 51 ribu orang pada tahun 2018 menjadi 56 ribu orang pada tahun 2019. Bahkan, selama pandemi pada tahun 2020, terdapat 17 ribu wisatawan asal Swedia yang tetap berkunjung ke Indonesia.

Pada tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia triwulan II menunjukkan peningkatan tajam sebesar 287% jika dibandingkan dengan triwulan I. Jumlah kunjungan diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kebijakan visa turis yang semakin terbuka.

Booth Indonesia tampil meriah dan mendapat perhatian yang cukup besar dari para pengunjung berkat pertunjukan Tari Gelang Dadas yang dibawakan oleh kelompok tari Svensk Indonesiska Bagusföreningen dari kota Malmö. Selain itu, KBRI Stockholm juga bermitra dengan agen perjalanan lokal Swedia dan Eropa, Asien Paradisresor dan Omintara Travel, untuk memberikan beragam informasi destinasi pariwisata Indonesia kepada para pengunjung.

Pameran Travel News Market tahun ini diikuti oleh lebih dari 120 pelaku bisnis sektor parwisata dan negara-negara dari seluruh dunia. Sejak dibukanya pendaftaran, booth Indonesia telah mendapat banyak meeting requests dengan agen perjalan lokal, media cetak dan online pariwisata serta maskapai penerbangan untuk bertanya situasi terakhir di Indonesia dan jajaki hubungan kerja sama.

“Indonesia akan terus upayakan kehadiran di Travel News Market, termasuk tahun depan dan tahun-tahun mendatang, untuk menjaga momentum dan meningkatkan kehadiran brand destinasi Indonesia. Hal  ini sangat penting untuk menangkap pangsa pasar yang cukup unik dan berpotensial ini,” ucap Dubes Kamapradipta.***/uli

Presiden Jokowi Sampaikan Sikap Indonesia atas Isu Myanmar

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan perhatian khusus terhadap situasi Myanmar yang semakin buruk. Dalam keterangannya kepada awak media di sela penyelenggaraan KTT ASEAN Kamboja, Jumat (11/11/2022), Presiden menyampaikan kekecewaannya atas tidak adanya progres yang signifikan dari impelementasi 5-point consensus (5PC) oleh junta militer Myanmar.

“Indonesia sangat kecewa dengan situasi Myanmar yang semakin buruk, tidak adanya progres yang signifikan dari implementasi 5PC sekaligus kita tidak melihat adanya komitmen dari junta militer untuk mengiplementasikannya,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Kepala Negara, situasi di Myanmar tidak boleh menganggu perjalanan dan kerja sama ASEAN.

“Indonesia mempertegas posisinya untuk tidak memperbolehkan non-political representation dalam KTT ASEAN dan pertemuan tingkat menteri luar negeri. Indonesia juga mengusulkan hal serupa diberlakukan di luar pertemuan tingkat menteri luar negeri,” ungkapnya.

Indonesia menurut Presiden Jokowi, tetap berkomitmen akan terus memberikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Myanmar. Indonesia juga mendorong ASEAN untuk segera melakukan engagement dengan seluruh stakeholders di Myanmar dan melakukan dialog.

“Indonesia juga menyerukan untuk segera menghentikan segala tindak kekerasan di Myanmar,” jelas Presiden.***/mel

Presiden Jokowi Dorong ASEAN-RRT Jaga Stabilitas Kawasan

JAYAKARTA NEWS – Saat menyampaikan pengantarnya pada KTT ASEAN – Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-25, di Hotel Sokha, Phnom Penh, Jumat (11/11/2022), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong ASEAN dan RRT sebagai mitra Komprehensif Strategis memastikan krisis global yang tengah terjadi saat ini tidak menjalar di kawasan.

“Hal pertama yang harus kita tangani adalah ketahanan pangan. Dengan lebih dari 2 miliar penduduk, menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan merupakan tugas berat bagi ASEAN dan RRT. Ketahanan pangan kawasan harus menjadi prioritas utama,” ucap Presiden.

Dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Perdana Menteri (Premier) RRT Li Keqiang, Presiden Jokowi mengatakan, kawasan masih rentan terhadap supply shocks produk pangan. ASEAN sendiri mengeluarkan 61 miliar dolar AS untuk impor pangan, dan merupakan salah satu konsumen terbesar gandum dan kedelai dunia.

“Saya melihat RRT memiliki kapasitas besar perkuat strategi ketahanan pangan. Kita harus bekerja amankan rantai pasok dan stabilisasi harga pangan. Saya berharap ASEAN – RRT dapat berkolaborasi dalam memastikan buffer cadangan pangan dan mekanisme daurat pangan kawasan, mengembangkan produksi pangan di kawasan, dan investasi pada inovasi pertanian,” ujarnya.

Hal kedua menurut Kepala Negara adalah stabilisasi finansial kawasan. Presiden menambahkan, ancaman resesi merupakan tantangan besar bersama dan di tengah situasi sulit seperti saat ini justru kerja sama harus semakin erat.

“Koordinasi kebijakan menjadi penting, melalui sinergi kebijakan kita dapat memastikan langkah yang paling efektif cegah resesi serta memperoleh early warning dan dukungan likuiditas,” katanya.

Terakhir, Presiden juga mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan harus dijaga dan konflik tidak boleh terjadi. Sebagai negara besar di kawasan, RRT punya tanggung jawab untuk ciptakan situasi kondusif. Hal tersebut, menurut Presiden hanya bisa dicapai dengan membangun strategic trust dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982.

“Kedua hal ini harus menjadi pegangan kita, dalam mengelola rivalitas di kawasan dan menyelesaikan isu Laut China Selatan. Jika ini dapat kita bangun, maka kita dapat mewujudkan kawasan Indo-Pasifik sebagai epicentrum of growth,” pungkas Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ASEAN–RRT ke-25 yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.***/mel

Upacara di Kemenkeu: Pahlawan Teladan Arungi Masa Penuh Tantangan

JAYAKARTA NEWS – Memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2022, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Upacara Bendera pada Kamis (10/11). Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Inspektur Jenderal Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh.

Dalam Amanatnya Awan mengatakan bahwa Tema Hari Pahlawan ke-77 ini adalah Pahlawanku Teladanku. Menurutnya, tema ini sebagai pengingat untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan meneladani dan mengimplementasikan nilai luhur kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatkan kecintaan dan kebanggaan sebagai bangsa dan negara Indonesia.

“Setiap insan masyarakat Indonesia harus memiliki semangat kepahlawanan dan mengambil peran untuk membangun negeri sesuai dengan potensi dan profesi masing-masing,” ungkap Awan.

Selain itu, Awan mengungkapkan jika semangat gotong royong para pahlawan menjadi semangat bersama untuk pulih dari berbagai krisis. Jika dulu para pahlawan berjuang melawan penjajah, kini bangsa Indonesia tengah berada dalam perjuangan menghadapi ancaman dan gejolak yang ada di dalam negeri maupun global yang perlu untuk dihadapi bersama. Mulai dari pandemi Covid-19 yang memicu berbagai krisis ekonomi, sosial, energi, dan pangan, hingga tantangan nyata di dalam negeri untuk memberantas kebodohan, memerangi kemiskinan, dan meningkatkan persatuan kesatuan.

“Ayo kita berantas kebodohan, perangi kemiskinan, dan upaya pecah belah bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Kita tumbuh kembangkan semangat gotong royong untuk menyongsong masa depan yang cerah. Pahlawan akan menjadi teladan bagi kita mangarungi masa penuh tantangan, teladan bagi kita menata masa depan dan menjadi pemenang,” pungkas Awan.***/mel

Tiap Tahun Berulang, Mensos Diskusikan Penanganan Banjir di Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG, JAYAKARTA NEWS – Kabupaten Aceh Tamiang kerap dilanda banjir, seperti yang terjadi saat ini. Untuk mencari solusi terkait hal tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini berdiskusi hangat dengan Bupati, Wakil Bupati Aceh Tamiang, beserta jajarannya.

Banyak hal didiskusikan. Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga berbagi pengalaman mengatasi banjir saat menjadi Wali Kota Surabaya. Demikian Siaran Pers Kemensos, Kamis (10/11).  

“Pada intinya, membahas bagaimana supaya penanganan (terhadap banjir berjalan efektif). (Sehingga banjir) tidak terjadi setiap tahun seperti ini. Tapi, ini sangat teknis sekali,” kata Mensos berkunjung ke Posko Pengungsian di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepada Bupati Aceh Tamiang Mursil, Mensos mencontohkan penanganan banjir yang beberapa kali ia lakukan saat memimpin Kota Surabaya selama dua periode. Mensos menggunakan metode pengerukan sungai-sungai yang dangkal menggunakan alat berat.

Menurut Mensos, teknik ini juga bisa diterapkan untuk menangani banjir rutin Aceh Tamiang. “Kalau saya dulu pake alat berat untuk mengeruk sungai-sungai yang sudah dangkal. Tapi, itu harus bersama-sama, ngga bisa masing-masing. Harus segera juga, kasihan itu (penyintas), sudah berhari-hari (mereka mengungsi),” kata Mensos.

Sebelumnya, Mensos terlebih dulu menemui penyintas di tenda serbaguna Kemensos. Mensos menyerahkan bantuan paket makanan dan mainan anak, serta menyerahkan santunan kepada dua ahli waris korban meninggal dunia akibat banjir.

Bantuan yang diserahkan diterima langsung Bupati Mursil, senilai total Rp1.926.045.466 terdiri dari bantuan tanggap darurat senilai Rp1.576.045.466 dan bantuan bahan natura di dapur umum senilai Rp350.000.000.

Tak sampai di situ, Mensos juga menyempatkan berbelanja sendiri ke Pasar Kualasimpang, untuk memenuhi kebutuhan penyintas banjir yang tengah mengungsi di Gedung Olah Raga (GOR) Tamiang. Hal ini dilakukan setelah medengarkan pengakuan personel Tagana di dapur umum bahwa  mereka kekurangan alat masak dan keperluan dapur untuk 1.500 porsi nasi bungkus setiap hari.

“Cukup engga ini peralatan masaknya untuk masak 500 porsi sekali makan? Peralatannya cukup?” kata Mensos pada Tagana Aceh Tamiang, Sarmilah. Yang ditanya menyatakan tidak cukup karena pengungsinya banyak. “Yang dikasih kualinya kecil kecil, kompornya cuma 2, masaknya harus beberapa kali, nunggu yang satu masak (matang), baru bisa masak lagi yang lain. Jadi, ngga cukup peralatannya, Bu,” kata dia.

Jawaban ini sontak menuai reaksi spontan Mensos, “Di mana ada yang jual (peralatan masak) di sini? Biar saya beli sendiri,” kata dia. Saat itu pula, Mensos bergerak ke Pasar Kualasimpang, pasar terdekat dari lokasi pengungsian GOR Tamiang.

Blusukan ke pasar, Mensos masuk ke satu toko kelontong dan berhasil mendapatkan seperangkat alat masak dan keperluan dapur, seperti beberapa buah wajan penggorengan dan kuali, suthil, tampah, serta baskom berukuran besar, untuk diserahkan kepada Tagana.

Sebelumnya diberitakan, beberapa wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang diterjang banjir, Selasa pekan lalu (01/11). Hujan tanpa henti menyebabkan debit sungai meluap dan jebol tanggul sehingga membanjiri beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Tinggi muka air mencapai 30 sentimeter sampai 2 meter.

Saat dikunjungi Mensos, Rabu (9/11), kondisi lingkungan sekitar di sepanjang jalan menuju lokasi posko pengungsian di Kantor Camat Bendahara juga masih digenangi air. Tinggi genangan air yang merendam beberapa rumah bervariasi.

Hingga saat ini, situasi banjir belum surut seiring dengan tingginya curah hujan di Aceh Tamiang. Banjir terpantau masih menggenangi pemukiman warga. Akses jalan dari dan menuju Kabupaten Aceh Tamiang pun sebagian masih terendam banjir.

Terdapat 321 titik pengungsian yang tersebar di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Seluruhnya, menjadi tempat hunian penyintas untuk sementara waktu, hingga banjir surut dan dinyatakan aman untuk kembali ke rumah.***/mel