Wapres Jusuf Kalla di HFN : Perfilman Indonesia telah Bangkit !

Foto: Humas Kemendikbud

JAYAKARTA NEWS-–Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Jusuf Kalla menyatakan bahwa dunia perfilman Indonesia telah bangkit. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah produksi dan penonton film Indonesia di bioskop, serta jumlah film Indonesia berkualitas yang mendapatkan penghargaan.

Disebutkan Wapres, bangkitnya perfilman Indonesia ditandai dengan peningkatan jumlah penonton di bioskop. Jika sebelumnya pada tahun 2016, jumlah penonton film Indonesia mencapai 37 juta per tahun. Namun, pada tahun 2017, jumlah penonton film Indonesia sudah melebihi 41 juta penonton. 

“Produksi film juga meningkat, bukan hanya di Jakarta, tetapi di Makassar juga tumbuh industri film sesuai dengan kondisi lokal yang cukup menarik untuk ditonton. Begitu juga film-film yang mendapatkan penghargaan makin banyak, makin baik,” disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada peringatan Hari Film Nasional (HFN) ke-69, di Plaza Insan Berprestasi, kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat (29/3/2019). 

Wapres menyampaikan bahwa selain memiliki fungsi hiburan, film juga memiliki fungsi pendidikan dan juga bisnis/industri. Untuk itu, Wapres berharap agar semakin banyak insan perfilman yang kompeten sehingga dapat memproduksi film-film berkualitas. Dan pada akhirnya berkontribusi pada terbukanya lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan bangsa.

“Kalau film berkembang, maka banyak cabang-cabang industri yang berkembang. Baik industri filmnya, industri bioskop layar lebar, industri makanan, berbagai hal terpengaruh,” kata Wapres Jusuf Kalla. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan selalu memberikan dorongan kepada para penggiat film untuk terus berkarya menghasilkan film-film yang bernilai tinggi, yang layak ditonton. 

“Dorongan tersebut diantaranya berupa program peningkatan kompetensi insan perfilman, fasilitasi produksi, penayangan film, dan penyewaan hak tayang film,” tutur Mendikbud. 

Pada kesempatan yang sama, Wapres Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan Apresiasi Kesetiaan kepada 10 orang sineas Indonesia yang telah berkarya lebih dari 30 tahun di bidangnya masing-masing. Di antaranya Sudjoko Danoesobroto (Pengamat Film dan Pembina Festival Film Bandung); Ikranegara (Aktor); Aminah Cendrakasih (Artis); Heru Sudjarwo (Penata artistik); Soleh Ruslani (Director of Photography); Ambar Keoserno (Driver Produksi); Etty Sumiati (Dubber); Nana Awaludin; Ramli, dan; Joes Terpase. 

Selain itu, diserahkan juga sertifikat kompetensi kepada para sineas Indonesia. Penyerahan sertifikat kompetensi secara simbolis diterima Cesa David Lukmansyah yang mewakili profesi editor dan Redzki mewakili profesi operator kamera. 

Mendikbud Muhadjir Effendy–foto humas kemendikbud

Peningkatan Kapasitas SDM Perfilman

Saat ini baik Kemendikbud maupun berbagai pihak terkait bersama-sama mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) perfilman di Indonesia. 

“Sekarang sudah berdiri SMK (sekolah menengah kejuruan) khusus perfilman. Sehingga nanti para pelaku bukan belajar secara autodidak, tetapi melalui proses pendidikan. Tentu saja kita harapkan akan menghasilkan SDM yang jauh lebih baik. Otomatis kalau SDM-nya bagus, nanti produk perfilman kita juga akan baik,” tambah Mendikbud. 

Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, menyampaikan bahwa lonjakan produksi film nasional perlu dibarengi dengan penyiapan tenaga terampil perfilman. Bukan hanya mengandalkan tenaga perfilman dengan latar belakang talenta saja, tetapi juga yang melalui proses pendidikan dan pelatihan yang relevan dan meningkatkan keterampilan _(skill)_. 

“Apa yang dilakukan Kemendikbud, Bekraf semuanya sejalan, memajukan. Bahkan mempercepat. Bioskop ‘kan jumlahnya tambah banyak. Film yang diproduksi tambah banyak. Kualitas juga, ditandai dengan bertambahnya jumlah penonton kita,” ungkap Triawan . 

Triawan juga mengakui bahwa industri film Indonesia memang belum tergolong industri besar. Tetapi, industri film memiliki _(multiplayer effect)_ yang memengaruhi berbagai industri kreatif lain seperti musik, fesyen, kuliner, dan pariwisata. 

Muhadjir menambahkan bahwa film juga memberikan dampak positif pada pendidikan di suatu daerah. Setelah kisah Laskar Pelangi diangkat menjadi film, semakin banyak anak-anak Belitung yang terinspirasi dan termotivasi untuk belajar lebih giat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Gairah belajar terilhami oleh itu. Mereka bangga oleh sosok di film itu. Dan kemudian mereka belajar giat. Sekarang IPM (Indeks Pembangunan Manusia) dan capaian ujian nasionalnya termasuk yang bagus,” ungkapnya. 

Maka itu, Mendikbud berharap semakin banyak sineas Indonesia memproduksi film yang baik agar menginspirasi generasi muda Indonesia. Kepada anak-anak muda, Muhadjir mengajak agar tidak perlu khawatir terjun ke industri perfilman karena memiliki prospek di masa depan yang baik. “Dunia perfilman sangat menjanjikan bagi anak-anak muda yang kreatif, yang mampu menerobos kebuntuan. Di sinilah tempat Anda bisa berkarya,” kata Muhadjir. 

Perayaan Hari Film Nasional

Perayaan Hari Film Nasional 2019 dimulai sejak awal Maret. Terdapat 272 kegiatan perayaan HFN di seluruh pelosok tanah air, yang dilaksanakan bersama-sama dengan insan perfilman dan masyarakat. 

“Memperingati Hari Film Nasional berarti tentang mengenang sejarah, peradaban, kemajuan bangsa, ketahanan budaya, serta merayakan kebebasan berkreasi. Bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang menghargai sejarahnya,” tutur Mendikbud. 

Sejarah mencatat tanggal 30 Maret 1950 merupakan hari pertama pengambilan gambar atau syuting film “Darah dan Doa” yang diproduksi secara mandiri oleh PERFINI. Sutradara H. Usmar Ismail didukung kru film yang sepenuhnya adalah orang Indonesia. Sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Nomor 25 tahun 1999, maka tanggal 30 Maret ditetapkan sebagai Hari Film Nasional. 

“Mari jadikan film Indonesia sebagai pilihan pertama untuk ditonton di bioskop. Film Indonesia keren!” ujar Muhadjir. (pik)

Remaja Luncurkan Call Center Hoaks

Foto istimewa

JAYAKARTA NEWS—Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf Amin (Remaja) meluncurkan call center untuk menepis hoaks dan mensosialisasikan program pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma’ruf Amin.

Sekretaris Jenderal Remaja, Dhika Yudistira menerangkan, call center sebagai wadah untuk klarifikasi hoaks atau berita bohong dan mensosialisasikan visi-misi pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Jadi ketika masyarakat yang ingin lebih tahu soal visi misi program dan lain-lain, itu bisa menghubungi call center 0811-9704-111 atau juga 0819-5333-110,” ujar Dhika di Wonosobo, Jawa Tengah, baru baru ini. Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Foto –istimewa

Penyebaran hoaks yang begitu masif jelang Pilpres menjadi alasan Remaja membuka call center. Menurut Dhika, masyarakat bisa menghubungi call center melalui pesan singkat, Whats App, telepon, atau situs remaja.id.

“Ini juga untuk menampung agar masyarakat bisa menguji ini hoaks atau bukan. Dan kita siap menampung pengaduan,” kata Dhika.

Kiai Ma’ruf mengapresiasi adanya call center tersebut. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini, berharap call center bisa menampung, sekaligus mensosialisasikan visi-misi Jokowi-Ma’ruf.

“Sehingga masalah-masalah yang terjadi bisa ditampung di call center. Untuk kemudian ditangani, diteruskan, atau kalau perlu dilaporkan sehingga penanganan terhadap masalah-masalah yang terjadi di Pilpres 2019 bisa ditangani dengan baik dan efektif,” ucap Kiai Ma’ruf.

Dengan call center ini, diharapkan menambah upaya-upaya untuk menangkal kesalahpahaman, salah tafsir, dan hoaks. Apalagi, call center ini, digagas oleh kalangan muda.

“Biasanya remaja lebih percaya dengan remaja. Karena itu remaja harus aktif untuk berkomunikasi dengan kalangan remaja biasanya mereka lebih percaya,” tutur Kiai Ma’ruf.

Syaikha Aulia, cucu Kiai Ma’ruf Amin turut memberikan dukungan untuk sang kakek. Ika, sapaan akrab Syaikha, merupakan Wakil Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf (Remaja).***/ebn

Ma’ruf Amin Hadiri Harlah NU Ke-96 di Wonosobo

KH Ma’ruf Amin menghadiri Harlah NU ke 96 di Wonosobo, 27 Maret 2019—foto istimewa

JAYAKARTA NEWS—Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menghadiri acara Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 yang diselenggarakan oleh PCNU NU Wonosobo. Selain itu acara juga sebagai Haul ke-113 Raden Abdul Fatah.

“Selamat datang di Harlah Nahdlatul Ulama ke-96 dan Haul ke-113 Kiai Haji Raden Abdul Fatah,” ujar pembawa acara di Alun-alun Wonosobo,  Jawa Tenah, Rabu (27/3/2019). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Harlah NU di Wonosobo, 27 Maret 2019–foto istimewa

Saat tiba di Alun-alun Wonosobo,  Ma’ruf Amin disambut oleh ketua panitia acara Idham Kholid dan ketua Tanfidiyah PCNU Wonosobo,  Arifin Sidiq, lalu mereka berjalan menuju panggung acara diiringi oleh salawat dan dikawal oleh Banser. 

Sebelum acara Harlah, dilaksanakan Apel Banser PCNU Wonosobo.  Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran serta lagu Indonesia Raya.  Turut hadir dalam acara Bupati Wonosobo,  Eko Purnomo, serta alim ulama kabupaten Wonosobo. 

Pada diakhir acara akan ditutup dengan deklarasi anti hoaks dan pemilu damai oleh PCNU Wonosobo. Menghadiri Harnah dan Haul Radan Abdul Fatah adalah lanjutan Kampanye Ma’ruf Amjn di Jawa Tengah dan Yogyakarta.***/ebn

Ini Janji Raffi Ahmad Kepada Pendukung 01

Raffi Ahmad-KH Ma’ruf Amin–foto instagram raffiahmad

JAYAKARTA NEWS—Raffi Ahamd akan mendampingi Ma’ruf Amin, Cawapres nomor urut 01, selama masa kampanye terbuka yang mulai digelar Minggu 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019 mendatang. Raffi berjanji akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendongkrak suara Kiai Ma’ruf melalui digital platform miliknya, seperti twitter, instagram ataupun youtube.

“Saya sendiri memang nyata riil sudah mendukung Abah Ma’ruf Amin. Ini bicara hati, hati nurani saya memang lihat sosok Abah ini langsung ada ‘chemistry’ pertama kali dengan Abah. Beliau menganyomi,” kata Raffi.

Sebagaimana diketahui Sabtu (23/4) Raffi hadir mendampingi KH Ma’ruf Amin dalam acara Santrifest 2019 di Serang.  Usai acara, Ma’ruf mengatakan, dirinya akan terus mengajak Raffi selama masa Kampanye Terbuka yang mulai digelar Minggu 24 Maret 2019.

Raffi Ahmad-KH Ma’ruf Amin—foto instagram raffiahmad

“Iya iya iya akan diajak terus sampai menang,” ujar Kiai Ma’ruf usai acara yang dihadiri ribuan santri itu.

Dengan adanya Raffi diharapkan bisa menambah dukungan dari kaum millenial. Saat kampanye nanti, dirinya dan Raffi akan terus menyampaikan hal-hal yang bisa menggaet suara millenial. “Ya terus mengajak millenial menyampaikan isi-isi pertemuan kita,” ucap Kiai Ma’ruf.

Dalam kesempatan itu, Raffi pun mengajak para santri agar menghindari hoaks selama Pilpres 2019, sehingga bisa berjalan dengan damai. “Pokoknya kita tidak ada hoaks-hoaks di sini,” kata Raffi.

Masa Kampanye Terbuka berlangsung dari Minggu 24 Maret hingga 13 April 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mendapatkan zona B, yang terdiri dari 17 provinsi di Indonesia. Zonasi akan berlaku dua hari, dan setiap setelah dua hari kampanye akbar, TKN dan BPN akan bertukar zonasi kampanye.***ebn

Gelar ‘Pemimpin Bijaksana’ untuk Ma’ruf Amin


Kiai Ma’ruf diberi gelar ‘Pui Pamboq Bioq Puyan’ —foto istimewa

JAYAKARTA NEWS—Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH. Ma’ruf Amin mendapat gelar khusus dari warga Dayak saat melakukan silaturrahim kebangsaan ke Pondok Pesantren Nabil Husen di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (22/3) pagi. Kiai Ma’ruf diberi gelar ‘Pui Pamboq Bioq Puyan’, yang berarti pemimpin bijaksana.

Kiai Ma’ruf tiba di pesantren itu bersama istrinya, Wury Estu Handayani lalu disambut oleh Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim, Edy Gunawan Areq Lung. Kiai Ma’ruf dan istrinya lalu disematkan baju khas dayak Kalimantan Timur. Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Kiai Ma’ruf merasa bahagia berkunjung ke pesantren itu. Apalagi, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mendapat gelar khusus dari warga dayak langsung.

Foto–istimewa

“Pagi ini saya merasa berbahagia silaturrahim ke Ponpes Nabil Husen dan saya memperoleh sambutan dari Ketua masyarakat Dayak. Saya juga dapat gelar, artinya pemimpin yang bijaksana,” ujar Kiai Ma’ruf saat sambutan dalam acara Silatirrahim Kebangsaan di Pesantren Nabil Husen, Jumat (22/3).

Acara tersebut dihadiri para ulama Kaltim dan ratusan santri Pesantren Nabil Husen. Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren Nabil Husen, KH. Nasikhin, ketua YKD Kaltim Syafaruddin, Pengurus PWNU Kaltim, Pengurus PCNU Samarinda, serta Pimpinan Ponpes se-Samarinda dan se-Kaltim.

Kiai Ma’ruf mengatakan, pondok pesantren sangat penting dalam sistem pendidikan nasional. Karena, pesantren ini juga merupakan tanggung ulama secata personal dalam rangka menyiapkan orang-orang yang paham agama.

“Dalam rangka menyiapkan tokoh-tokoh perubahan, tokoh-tokoh perbaikan. Karena apa? Karena ulama menyadari bahwa mereka tidak selamanya hidup, sehingga harus ada yang melanjutkan tugasnya,” kata Mustasyar PBNU ini.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Adat Dayak Kaltim, Edy Gunawan Areq Lung mengungkapkan alasannya memberikan gelar itu terhadap Kiai Ma’ruf. Menurut dia, gelar itu diberikan lantaran merupakan seorang kiai yang bijak.

“Pemberian gelar itu karena beliau seorang kiai. Beliau istilahnya seorang pemimpin yang harus diteladani,” jelas Edy.***/ebn

Ribuan Kiai dan Santri Kaltim Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi – Ma’ruf

Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi di Stadion Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (21/3) siang–foto istimewa

Puluhan ribu kiai dan santri mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin di Stadion Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (21/3) siang.

Rombongan Kiai Ma’ruf tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA. Turut mendampinginya sang istri Nyai Wury Estu Handayani. Ratusan relawan langsung mengerumuni mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini. Mereka tampak berebut menyalaminya.

Di dalam stadion, mayoritas relawan berasal dari ibu-ibu. Mereka mengenakan jilbab hijau dan pakaian serba putih.

Foto istimewa

Tim Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) Kalimantan Timur Ustaz Miftahul Ulum menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Kiai Ma’ruf di stadion tersebut. Menurut Miftahul, kedatangan Kiai Ma’ruf semakin membuat pihaknya semangat memenangkan petahana.

“Kami semua sebagai santri siap all out berjuang dengan cara apa pun untuk memenangkan Pak Jokowi – KH Ma’ruf,” kata Miftahul, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Miftahul mengklaim, dalam acara ini hadir 20 ribu relawan yang tergabung dalam JKSN. Dalam acara ini, dibacakan juga ikrar deklarasi terhadap pasangan Jokowi – KH Ma’ruf.

Pertama, JKSN dan Aliansi Masyarakat Kalimantan Timur akan berjuang mempertahankan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa serta mewujudkan cita-cita proklamasi 1945 dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kedua, akan berjuang menjaga dan menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tegak, adil, seimbang, toleran serta mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Ketika, akan berjuang memenangkan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin dalam Pilpres pada 17 April 2019 dengan cara yang benar santun dan bermartabat.

Sementara itu, Kiai Ma’ruf yang menerima dukungan itu berterima kasih kepada pihak-pihak yang mendukungnya hari ini.

“Mudah-mudahan, Pak Jokowi dan saya, terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada 17 April 2019 yang akan datang,” kata Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini.

Dalam acara itu, hadir juga Ketua TKD Kaltim Safruddin, Rais Syuriah PWNU Kaltim KH Fahruddin, pengurus PBNU Misbahul Munir dan tokoh lintas agama, suku, adat dan ormas.***/ebn

Inilah Besaran Gaji Baru PNS

ILUSTRASI daftar gaji PNS terbaru 2019—gambar seskab

JAYAKARTA NEWS—Dengan pertimbangan dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemerintah memandang perlu menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil.

Atas Pertimbangan tersebut, pada 13 Maret 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Dalam PP itu disebutkan, mengubah lampiran II Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015.

“Ketentuan sebagaimana dimaksud mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019,” bunyi Pasal 1 ayat (2) PP ini.

Dalam lampiran PP ini disebutkan, gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp1.560.800 (sebelumnya Rp1.486.500). Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/2 masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300).

Untuk PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.022.200 (sebelumnya Rp1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp3.820.000 (sebelumnya Rp3.638.200.

Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.579.400 (sebelumnya Rp2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp4.797.000 (sebelumnya Rp4.568.000).

Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp3.044.300 (sebelumnya Rp2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300).

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Pemeritah Nomor 15 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 13 Maret 2019 itu. ***ES/seskab

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Per Embarkasi

Foto–istimewa

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi), 14 Maret 2019 telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8 Tahun 2019, tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1440H/2019M. Keppres ini mengatur BPIH untuk jemaah haji reguler dan BPIH untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD).

Berikut ini daftar besaran BPIH 1440H/2019M jemaah haji reguler per embarkasi:  1. Embarkasi Aceh Rp30.881.010; 2. Embarkasi Medan Rp31.730.375; 3. Embarkasi Batam Rp32.306.450; 4. Embarkasi Padang Rp32.918.065; 5. Embarkasi Palembang Rp33.429.575; 6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) Rp34.987.280.

7.Embarkasi Jakarta (Bekasi) Rp34.987.280; 8. Embarkasi Solo Rp36.429.275; 9. Embarkasi Surabaya Rp36.586.945; 10. Embarkasi Banjarmasin Rp37.885.084; 11. Embarkasi Balikpapan Rp38.259.345; 12. Embarkasi Lombok Rp38.454.405; dan  13. Embarkasi Makassar Rp39.207.741.

Dengan telah ditandatanganinya Keppres tentang BPIH 2019 itu, menurut Direktur Pengelolaan Dana Haji Kementerian Agama (Kemenag) Maman Saepulloh, maka tahapan selanjutnya adalah pelunasan BPIH. “Pelunasan tahap pertama akan berlangsung dari 19 Maret – 15 April 2019 dan tahap kedua mulai tanggal 30 April – 10 Mei 2019. Pelunasan BPIH ini dilakukan dengan mata uang rupiah,” tegas Maman.

Direktur Pengelolaan Dana Haji Kemenag itu menegaskan,  BPIH disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH, baik secara tunai atau non teller. “Ditjen PHU (Penyelenggaraan Haji dan Umroh sudah merilis daftar nama jemaah haji reguler yang berhak melunasi BPIH Reguler 1440H/2019M. Jemaah haji yang meninggal setelah ditetapkan berhak melakukan pelunasan, bisa dilimpahkan porsinya kepada keluarga sesuai ketentuan,” terang Maman.(gun)

 

Apa Itu Kartu Prakerja? Ini Penjelasan Misbakhun

Mukhamad Misbakhun, Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) —foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Influencer Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi – Ma’ruf) Mukhamad Misbakhun merespons berbagai kritik dan suara nyinyir atas  rencana pemerintah menggulirkan program Kartu Prakerja. Menurutnya, Kartu Prakerja bukan hanya bukti kepedulian Presiden Jokowi dalam menekan angka pengangguran, tetapi juga akan menjadi terobosan penting.

“Kartu Prakerja itu adalah program Pak Jokowi sebagai capres 2019 – 2024. Kalau dikaitkan dengan APBN memang programnya belum ada pada tahun ini, tetapi itu akan menjadi rencana kerja pemerintah untuk tahun 2020 ketika Pak Jokowi memimpin untuk periode kedua,” ujar Misbakhun di Jakarta, Rabu (13/3). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Legislator Golkar di Komisi XI DPR yang dikenal getol membela kebijakan Presiden Jokowi itu lantas membeber sejumlah argumen soal pentingnya Kartu Prakerja. Pertama, Kartu Prakerja adalah program untuk pencari kerja, karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), ataupun pekerja yang membutuhkan pelatihan.

foto istimewa

Menurut Misbakhun, program itu tak melulu soal pemberian uang bagi pencari kerja. Sebab, bentuknya bisa pelatihan vokasi untuk pencari kerja ataupun pegawai yang terkena PHK tapi ingin berwiraswasta.

Dengan pelatihan vokasi, kata Misbakhun, pencari kerja ataupun pekerja bisa meningkatkan keterampilan dan kompetensi. “Pelatihan vokasi ini akan menjadi bekal bagi angkatan kerja untuk meningkatkan keterampilannya, sehingga siap untuk memasuki dunia kerja atau membuka usaha,” ujar Misbakhun.

Kedua, lanjut Misbakhun, melalui Kartu Prakerja maka pencari kerja akan dicarikan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilannya (link and match). Ketiga, penerima Kartu Prakerja adalah warga negara Indonesia (WNI) pencari kerja, pekerja atau calon wirausaha dengan usia minimal 15 tahun, termasuk yang sedang membangun perusahaan rintisan (start-up).

Keempat, tutur Misbakhun, pemegang Kartu Prakerja akan mendapatkan pelatihan selama dua bulan. Nantinya, peserta pelatihan akan mengantongi sertifikat kompetensi.

Kelima, akan ada insentif bagi pencari kerja yang tengah menjalani pelatihan dan sertifikasi. Insentif itu berlaku hingga pencari kerja memperoleh pekerjaan atau maksimal selama 12 bulan.

“Keenam, bagi yang terkena PHK akan diberikan insentif upah selama pelatihan/sertifikasi. Maksimal tiga bulan setelah lulus pelatihan/sertifikasi,” katanya.

Ketujuh, bagi pekerja akan diberikan insentif pengganti upah selama menjalani pelatihan atau sertifikasi. Kedelapan, melalui program Kartu Prakerja ditargetkan ada 2 juta peserta pelatihan yang akan memasuki lapangan kerja pada 2020.

“Program ini sangat realistis untuk mengatasi pengangguran dan menyiapkan tenaga kerja terampil siap pakai,” ujar Misbakhun.

Karena itu Misbakhun meyakini program Kartu Prakerja akan menjadi  terobosan dalam menekan angka pengangguran. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran pada 2018 silam mencapai 7 juta orang.

“Program Kartu Prakerja itu bagian dari upaya mengurangi pengangguran yang menurut BPS sekitar tujuh juta orang. Saya yakin Kartu Prakerja akan menjadi terobosan  yang sangat bagus karena di negara lain sudah diterapkan dan banyak yang sukses,” tegasnya.

Selain itu, Misbakhun juga mengkritik pihak-pihak yang bersikap nyinyir terhadap program Kartu Prakerja yang digulirkan Jokowi selaku calon presiden petahana. Mantan pegawai Kementerian Keuangan itu menantang kubu penantang untuk menggulirkan konsep yang lebih baik dalam menekan angka pengangguran.

“Pak Jokowi punya tawaran konkret untuk menekan angka pengangguran. Kalau penantangnya tak punya ide ya jangan nyinyir,” pungkasnya.***/ebn

Beginilah Pengakuan Nurdin, Ayah Angkat Presiden Jokowi

Hasto Kristiyanto (paling kanan), H Nurdin Aman Tursina (peci putih)–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS-–Ayah angkat Presiden Joko Widodo, H Nurdin Aman Tursina (73) amat sangat sakit hati anak angkatnya terus menerus mendapat fitnah dari orang-orang tidak bertanggung jawab. Ia tak habis pikir, kenapa ada orang yang begitu membenci Jokowi dan tega menyebarkan fitnah keji  ke anaknya.

“Kalau kamu enggak pilih dia enggak apa-apa. Asal jangan fitnah,” kata Nurdin kepada wartawan di kediamannya, Bener Meriah, Aceh, Sabtu, 9 Maret 2019. Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Menurutnya, pihak yang memfitnah itu tak benar-benar mengenal Jokowi. Dirinya, ujar Nurdin,  sejak 1987 telah tinggal bersama eks Gubernur DKI Jakarta itu. Ia tak melihat fitnah seperti Jokowi anti-Islam, tumbuh di diri anak asuhnya tersebut.

Dulu, ungkap Nurdin, Jokowi bekerja di perusahaan kertas yang membuka kompleks perumahan untuk karyawan. Nurdin menjadi salah satu pekerja yang direkrut untuk membangun perumahan itu. “Saya buruhnya dulu, itu pun saya enggak malu. Saya membuat pagar dan rumah. Kata Jokowi, ‘Bapak buat pagar perumahan di depan situ’,” tutur Nurdin yang memang asli Aceh.

KH Lukmanul Hakim (paling kiri/peci hitam), H Nurdin Aman Tursina (kedua dari kiri/peci putih), teman Jokowi saat bekerja di Aceh Sulistyo (ketga dari kiri), Hasto Kristiyanto, Zuhairi Misrawi (paling kanan/kaca mata)—foto istimewa

Berawal dari kerja sama itulah hubungan keduanya semakin dekat ibarat ayah dan anak. Jokowi  tiga tahun menghabiskan waktunya di Aceh. Menurut Nurdin, dari pengalaman sehari-harinya dengan Jokowi ia tahu benar bagaimana kepribadian anak angkatnya itu.

Pada masa tinggal bersama itu, lanjut Nurdin, Jokowi membantu membangun mushala. Ketika itu, 1988, Jokowi diminta menyumbang untuk membangun sarana ibadah. Lalu oleh Jokowi, Nurdin yang juga imam desa tersebut, diminta mengambil berbagai material yang dibutuhkan  di toko bangunan dan Jokowi lah yang membayar semuanya.

Selain itu, katanya, Jokowi juga kerap memimpin shalat.  “Selama Jokowi di sini, itu 50 persen dia imam maghrib di musala,” ucapnya. Ditambahkannya, saat sudah berdampingan dengan Iriana, Jokowi juga masih tinggal di dekat rumah Nurdin. “Terakhir berpisah dengan saya, sudah ada Gibran itu, tinggalkan kurban di sini tiga kambing,” kenang Nurdin.

Sofyan Dawood (topi hitam)–foto istimewa

Jokowi memutuskan untuk pulang ke Solo saat 1989. Ketika itu, Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berkecamuk dan menimbulkan konflik. Nurdin lama tak bertemu Jokowi setelah itu, namun pria kelahiran Surakarta itu masih mengingatnya. “Tahu-tahunya sudah jadi Gubernur (DKI). Kita ngobrol via telepon, masih ingat dia sama kita,” beber Nurdin.

Jokowi, lanjut  Nurdin, adalah orang yang tulus hati dan penyabar. Dia tidak suka marah-marah. Karenanya ia mengaku kaget ketika dalam sebuah debat Presiden di televisi ia melihat Jokowi berbicara keras soal penguasaan lahan.  “Saya enggak pernah dengar Jokowi marah, baru kemarin di Aceh Tengah 120 ribu hektar (lahan Prabowo). Enggak pernah Jokowi marah, baru itu,” beber dia.

Sebagaimana diketahui rombongan Safari Kebangsaan X  yang dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berkunjung ke rumah ayah angkat  Presiden Jokowi, Nurdin di Bener Meriah, Sabtu (9/3). Dalam rombongan tersebut antara lain utusan khusus KH Ma’ruf Amin yang juga wakil ketua MUI KH Lukmanul Hakim. Selain itu ada Habib Sholeh Al Muhdar, KH Zaenal Arifin, Zuhairi Misrawi, dan Dr. Suryo AB.

Ketua DPD PDIP Aceh Karimun Usman (menunjuk)–foto istimewa

“Bapak Aman Tursina, Imam Masjid di sini menjadi saksi bagaimana Pak Jokowi menjalankan sholat lima waktu dengan baik. Dengan tinggal di Aceh, ternyata masyarakat Aceh sendiri yang memperkuat ke-Islaman Jokowi,” ujar KH Lukmanul Hakim.

Kiai Lukman mengaku, akhirnya dia memahami mengapa masyarakat Aceh mengusulkan agar capres dan cawapres yang maju di Pilpres 2019 bersedia mengikuti tes membaca Alquran.

Kiai Lukman juga mengutip pernyataan H Nurdin Aman Tursina yang menyatakan Masyarakat Aceh percaya bahwa Allah SAW akan menegakkan keadilan bagi mereka yang telah membuat fitnah. Dengan begitu, serangan fitnah terhadap Jokowi dan KH Marif Amin justru akan meningkatkan dukungan rakyat di Bumi Serambi Mekkah.

“Sebab masyarakat Aceh-lah yang telah ikut berperan besar sehingga Pak Jokowi mampu menghadapi berbagai tantangan yang sangat berat, sekalipun sebagaimana halnya masyarakat Aceh yang begitu gigih, dan memegang teguh prinsip dan dijiwai oleh nilai-nilai Islami,” ujar Kiai Lukman.***/ebn