Prambanan Jazz Festival 2018 akan Hadirkan Boyzone Reunion dan Diana Krall

 

PRAMBANAN  Jazz Festival akan kembali dihelat tahun ini. Salah satu festival jazz terbesar di tanah air tersebut,  akan digelar pada 17, 18 dan 19 Agustus 2018 mendatang di Komplek Candi Prambanan, Jogjakarta..

Event yang menjadi gelaran keempat ini, akan menghadirkan musisi jazz internasional yakni Boyzone dan Diana Krall.
Seperti diketahui, Diana Krall merupakan satu di antara musisi jazz sukses dunia yang berhasil meraih 2 kali grammy award.

“Diana Krall akan hadir dalam Jazz’>Prambanan Jazz 2018 mendatang dan eksklusif hanya di Indonesia saja, bukan dalam rangkaian tour atau promo album,” Jelas Anas Syahrul Alimi, Founder Jazz’>Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication sebagai promotor Jazz’>Prambanan Jazz Festival, Selasa (6/3/2018).

Selain itu Boyzone yang menjadi idola kaum muda pada medio 2000-an juga akan hadir dengan formasi lengkap tanpa Stephen Gately yang telah meninggal dunia.

Prambanan Jazz tahun ini akan tetap menggunakan dua panggung utama yakni panggung Roro Jonggrang yang terletak di area Brahma sebagai panggung Special Show dan panggung Hanoman di area Wisnu sebagai panggung Festival Show.

“Dan satu lagi yang spesial, 2018 merupakan tahun dimana Boyzone akan merayakan 25 tahun anniversary-nya,” ujarnya di hadapan awak media.

Prambanan Jazz juga menampilkan sederet jazzer lokal diantaranya Tompi, Fariz RM, Barasuara, Letto, Jikustik, Java Jive, Gigi, Yura Yunita, Sierra Sutedjo, Iwa K, Monita Tahalea, Randy Pandugo dll (pik)

Baim Wong Mengaku Kesulitan Bintangi Film Horor

 

AKTOR tampan Baim Wong untuk pertama kalinya main film horor bertajuk ‘Titisan Setan’ garapan sutradara Agusti Tanjung.
Tak lupa, Baim pun mengunggah poster film terbarunya di Instagram. Pada foto yang diunggah itu, Baim tampak berlumuran darah.

Melalui postingannya, Baim mengaku ia sempat merasa kesulitan bermain di film horor. “Shooting horor ternyata mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi, kalau dilakukan secara benar.

Continuity emosi yang paling sulit dalam drama film horor,” ungkap Baim Wong. Postingan Baim menuai komentar dari netizen.

Sebagian netizen justru salfok dengan penampilan Baim yang lusuh namun tetap terlihat tampan. Selain Baim, film ini juga dibintangi oleh Wendy Wilson, Saykoji, Diah Permatasari dan Muthia Datau. ***

Chicco Jerikho: Bukti Gue Bisa Jatuh Cinta dan Berkomitmen

Chicco Jerikho dan Putri Marino menikah –foto istimewa

Tanpa banyak rencana yang terdengar, akhirnya Chicco Jerikho dan Putri Marino resmi menikah pada Sabtu (3/3) tanpa diendus wartawan.

Chicco melangsungkan pernikahan di Sofitel Nusa Dua, Bali, dengan nuansa minimalis dan insternasional. Chicco adalah peraih gelar Aktor Utama Terbaik FFI 2014 di film ‘Mutiara dari Timur – Beta Maluku’ dan Ni Luh Putri Marino Aktris Utama Terbaik FFI 2017 di film ‘Posesif’.

Di dalam sebuah ruangan bernama The Jewel Box, Chicco dan Putri mengucapkan janji sehidup semati di hadapan Tuhan serta keluarga dan tamu undangan yang hadir.

Melalui sebuah press release yang diberikan kepada rekan media, Chicco memberikan pernyataannya.

“Pernikahan gue adalah bukti bahwa gue bisa melakukan dua hal: jatuh cinta dan berkomitmen dengan seseorang yang berharga di hidup gue, yakni Putri,” kata Chicco.

Bagi Chicco, pernikahannya dengan Putri juga menjadi babak baru di dalam kehidupannya sebagai seorang laki-laki.

“Pernikahan ini berarti gue memasuki babak baru dan tantangan baru, gimana gue enggak boleh lagi mikirin diri gue aja,”

“Tapi juga mesti berperan sebagai suami yang harus mencintai dan menjaga istrinya,” kata Chicco.

“Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, dalam hidup inginnya sekali dan berarti,” tambah Putri.

“Ini adalah tanda keseriusan kami. Kami melihat kemungkinan untuk tumbuh bersama, untuk saling mendukung dan menjadi lebih baik satu sama lain.”

“Jika hal baik itu sudah di depan mata, kenapa kita tak menyambutnya? Aku rasa ini adalah titik pembuktian kematangan kami bersama,” kata Putri.***

Wahh…Reza Rahadian Jajal Jadi Penyanyi…

reza rahadian–foto istimewa

Reza Rahadian mencoba karir baru sebagai penyanyi. Ia mengisi original sound track (OST) film Benyamin Biang Kerok. Aktor Reza Rahadian bertindak langsung sebagai pengisi soundtrack dalam film terbarunya, Benyamin: Biang Kerok. Dia menyumbangkan suaranya sebagai Pengki untuk sejumlah lagu di dalam film tersebut.

“Sebenarnya sudah satu paket sama filmnya. Dari awal memang sudah siap, di mana Mas Hanung sama Falcon Pictures minta sama Delia untuk menyanyikan soundtrack lagunya. Jadi bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul diakhir film,” kata Reza Rahadian di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (4/3).

Meski ini jadi pengalaman baru, pria 30 tahun itu mengaku tidak mengalami kesulitan berat. Sebab,  Reza mengaku menyanyi menyesuaikan karakter Pengki, bukan sebagai sosok Benyamin Sueb.

“Nggak ada (kesulitan berat), karena pada prinsip saya bukan menjadi seorang Benyamin Sueb. Jadi saya nggak merasa punya kesulitan yang tinggi sekali untuk menirukan seseorang, jadi karena karakter Pengki sudah tahu seperti apa, itu lagu yang saya bawa juga,” jelasnya.

“Proses berjalan lancar dan rekaman cepat banget, satu hari lima lagu. Kami nyanyikan dengan gaya masing-masing,” imbuh Reza Rahadian.

Seperti diketahui, sebagai pelengkap dirilisnya film Benyamin: Biang Kerok, kini Falcon, Jagonya Musik dan KFC Indonesia resmi meluncurkan album soundtrack. Album ini berisi 16 lagu karya Alm. Benyamin S yang sudah diaransemen ulang serta versi aslinya.

Lagu lama yang diaransemen ulang versi baru dibawakan oleh Reza Rahadian dan Delia Husein sebagai pemeran tokoh Pengki dan Aida dalam film Benyamin: Biang Kerok. Sedangkan untuk versi lama masih berisi nyanyian Benyamin S.

Pada album ini, Reza menyajikan tiga lagu secara sendiri yakni Benyamin Biang KerokOndel-ondel, dan Pergi Ke Bioskop. Sementara duetnya bersama Delia terlihat pada lagu Abang PulangDisini AjeHujan Gerimis, dan Manis Sayang. Ditambah lagu Cinta Monyet yang dibawakan seorang diri oleh Delia.

Reza Rahadian mengaku senang terlibat dalam mengisi soundtrack Benyamin: Biang Kerok. Meski punya tantangan, dia sukses menyajikan suara Pengki untuk lagu-lagu di dalamnya.

“Paling susah, lagu Biang Kerok karena liriknya baru, sama Abang Pulang. Saat rekaman saya denger dulu lagu lamanya, dan membawainnya dengan suara dan penjiwaan Pengki,” imbuhnya.

Album soundtrack Benyamin: Biang Kerok sudah bisa didapatkan di outlet KFC seluruh Indonesia. Sementara filmnya sendiri sudah beredar di bioskop mulai 1 Maret 2018.***

Mona Ratuliu: Ini Dia 3 Cara Mengenalkan Sex Education Pada Anak

mona ratuliu dan putri bungsunya nala–foto kapanlagi.com

Mona Ratuliu jarang tampil di dunia hiburan namun bukan berarti Mona Ratuliu hanya diam di rumah. Wanita cantik yang kini telah dikaruniai  tiga orang anak ini justru memiliki banyak kesibukan. Selain sebagai ibu rumah tangga, ternyata artis yang melejit namanya lewat penampilannya dalam sinetron ‘Pelangi di Matamu’, aktif memberikan seminar-seminar parenting di berbagai tempat, juga mengelola website monaratuliu.com yang isinya tentang ‘ilmu’ parenting yang sesuai dengan apa yang telah dijalaninya.

Nah, bagi para orangtua, khususnya para ibu yang ingin tahu tentang pola pengasuhan anak, mungkin ada baiknya berkunjung ke web tersebut.

Salah satu tulisan yang diangkat Mona dalam web ‘ParenThink’ adalah ‘Cara Mengenalkan Sex Education pada Anak’. Menurut Mona, di zaman dimana informasi terbuka lebar seperti saat ini, banyak orang tua yang semakin khawatir dengan keamanan anak-anaknya.

Terutama mengenai pelecehan seksual yang belakangan terkuak ternyata bisa terjadi di mana saja, mulai dari lingkungan sekolah, sampai sekitar rumah yang kita anggap aman pun ternyata nggak menjamin keamanan anak-anak kita. Maka, orang tua harus mulai terbuka pikirannya untuk memberikan sex education kepada anaknya. Tapi, dimulai dari mana?

class parenthink mona ratuliu–foto instagram mona

Berikut ini kutipan dari web monaratuliu.com:

  1. Mulailah dari belajar kepemilikan

Sadarkan anak-anak bahwa tubuhnya adalah miliknya. Dalam membantu aktivitas sehari-hari, orang lain mungkin bisa saja menyentuh bagian tubuhnya. Tapi ajarkan anak untuk meminta orang lain meminta izin terlebih dahulu untuk melakukannya. Caranya adalah, orang tua perlu membiasakan meminta izin terlebih dahulu sebelum membuka baju, celana, atau diapers si kecil saat membantu memandikannya. Biasakan sedini mungkin. Agar si kecil merasa risih ketika ada orang dewasa lain yang memegang bagian tubuhnya tanpa izin.

  1. Jangan paksa anak untuk beramah tamah dengan orang dewasa secara instan

Banyak orang tua berharap anaknya langsung bisa tersenyum, mencium tangan, bahkan mencium pipi ketika bertemu dengan kerabat orang tuanya. Sementara sikap defensif biasanya merupakan reaksi pertama mereka ketika bertemu orang asing yang baru ditemui.

Sikap defensif ini sendiri sebenarnya adalah sikap waspada ketika seseorang bertemu dengan orang yang belum pernah dikenalnya. Boleh saja bertanya kepada si kecil apakah ia mau mencium tangan atau sekedar menyapa om atau tante yang baru ditemuinya. Tapi, jangan dipaksa dengan alasan harus bersikap sopan dengan orang dewasa, karena memang nyatanya nggak semua orang dewasa layak diperlakukan dengan sopan dan santun.

Biarkan si kecil mengenal orang dewasa di sekitarnya secara perlahan, karena ketika ia sudah merasa nyaman, dengan sendirinya si kecil akan mendekat dan beramah-tamah dengan orang-orang di sekitarnya. Mengingat pelecehan seksual yang kian marak, hal ini perlu dilakukan agar sikap waspada terhadap orang asing tetap tumbuh di jiwa si kecil.

  1. Mengenalkan semua bagian tubuh seperti panca indera dan fungsinya

Saya dan anak-anak di rumah sering melakukan latihan-latihan berdasarkan kasus dan dilakukan sambil bermain peran. Misalnya, bunda jadi orang dewasa yang mau membuka pakaiannya tanpa izin. Sambil kita memperhatikan sikap apa yang ditunjukkan si kecil apabila hal itu terjadi. Di situ kita bisa melakukan berbagai koreksi agar si kecil tau yang harus dilakukan saat hal itu terjadi. Ajarkan juga untuk berteriak “tolong” sekeras-kerasnya apabila ada orang dewasa yang melakukan pemaksaan.***

 

link sumber: http://monaratuliu.com/index.php/parents/274-ini-dia-3-cara-mengenalkan-sex-education-pada-anak

Randy Martin Rilis Single Berjudul ‘Di Hatimu Ku Ini Siapa’

randy martin–instagram randy martin

Randy Martin yang dikenal melalui sinetron terbarunya “Rain The Series (SCTV)” , merilis single perdannya AFE Records yang berjudul ” DI HATIMU KU INI SIAPA”, diciptakan oleh Ade Govinda.

Hendy Ahmad  selaku Eksekutif Produser mengatakan, nama Randy sudah terdengar di telinga saya. “Dan selaku label tertarik banget, karena sudah tidak asing lagi di dunia akting”, kata Hendy.

Lagu beraliran pop balet ini memang judulnya terdengar sangat chatchi, dan sangat pas dibawakan Randy Martin. Dan menariknya di hari yang sama diputar serentak di radio seluruh Indonesia.

Sejak dua tahun sempat mengalami vakum di dunia tarik suara, Randy mengakui kendala yang selama ini terjadi yaitu jadwal. “Yang ngga bisa ketemu dengan dua profesi sinetron dan penyanyi,” ungkapnya.

Hendy mengungkapkan harapannya, respon fanpage -nya Randy disaat lagunya dirilis dipublik tidak hanya di cintai banyak orang dan bisa long-langsting.

Penonton Histeris Lihat Penampilan ‘Elek Yo Ben’

‘Elek Yo Band’ yang beranggotakan para menteri Kabinet Jokowi-JK beraksi di Java Jazz Festival 2018, Kemayoran, Jakarta–foto kompas

Elek Yo Band tampil di panggung Java Jazz Festival 2018. Grup yang digawangi oleh sebagian anggota Kabinet Kerja ini disambut tepuk tangan penonton.

Para personel yang terdiri atas Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (vokal), Agus Marsudi (bass), Kepala Bekraf Triawan Munaf (keyboards), dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (gitar/vokal), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (drum), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (vokal), dan Koordinator Staf Khusus Pre­siden Teten Masduki (vokal).

Elek Yo Band menggebrak panggung JJF 2018 dengan lagu milik Anji, yaitu ‘Dia’. Lagu itu dibawakan oleh Retno dan Sri Mulyani. Begitu mendengar suara Retno dan Sri Mulyani, penonton langsung histeris.

Sri Mulyani, Menteri Keuangan–foto wartakota-tribunnews

Setelah selesai satu lagu, kemudian Teten memperkenalkan personel Elek Yo Band. Yang menarik, Teten sempat salah sebut jabatan Sri Mulyani. “Ya ini Dia, Ibu Sri Mulyani, Menteri Ekonomi,” kata Teten Masduki.

Mendengar kawannya salah, Retno langsung mengingatkan kalau Sri Mulyani merupakan Menteri Keuangan. Penonton yang mendengar pun langsung bersorak.

Teten kemudian melanjutkan dengan memperkenalkan personel Elek Yo Band lainnya kepada penonton. Setelahnya, Hanif Dhakiri langsung menyanyikan lagu ‘Ku Tak Bisa’ dari Slank.

 “Ku tak bisa jauh… Jauh… Darimu… Ku tak bisa… Jauh… Jauh… Darimu..” begitu penggalan lirik dari ‘Ku Tak Bisa’.

Hanif menyanyikan dengan penuh penghayatan hingga penonton turut bernyanyi bersama.***

 

 

Afgan Lebih Dewasa di Album ‘Dekade’

Tak terasa telah berjalan 10 tahun perjalanan karier penyanyi Afgansyah Reza di dunia tarik suara. Sejumlah penghargaan, film, dan album telah dihasilkan karena kerja keras selama ini. Afgan pun kembali mengeluarkan album bertajuk Dekade.

“Enggak berasa 10 tahun, enggak percaya bisa bertahan di industri musik Tanah Air. Album ini bisa dibilang bukan hanya sekadar musik buat saya tapi lebih ke arah perjalanan hidup saya. Penting banget buat aku,” tutur dia saat jumpa pers di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Februari 2018.

“Saya bersyukur masih bisa terus dikasih inspirasi dan bisa terus berkembang. Dan album ini lebih nyaman ya karena menyanyikan lagu ciptaan sendiri,” ungkap kekasih Rossa itu.

Dalam album ini, terdapat tujuh lagu lama, tiga lagu remake, dan empat lagu baru. “Kalau dari penampilan memang ada yang berubah, tapi kalau diri sendiri enggak ya, saya tetap seperti Afgan yang dulu,” tutur Afgan yang pernah main 3 film nasional.

Kenny Austin Bintangi Film Drama Basket Pertama di RI

Bagaimana dengan film remaja dengan tema olahraga? Itulah yang ingin ditunjukkan oleh sutradara Andi Bachtiar Yusuf ‘Ucup’, lewat film Mata Dewa (2018).

Film yang diklaim sebagai film basket pertama di Indonesia ini, menceritakan Dewa (Kenny Austin), seorang siswa dari SMA Wijaya, Surabaya yang ingin membawa kemenangan bagi tim basket sekolahnya pada kejuaran DBL (Developmental Basketball League).

Namun sayang, kejadian yang tak diinginkan terjadi pada Dewa. Ia harus kehilangan sebagian penglihatan pada mata kirinya. Kejadian tersebut membuat Dewa kehilangan rasa percaya dirinya.

Kenny Austin bercerita banyak tentang karakter Dewa yang diperankannya.

“Dewa merupakan anak yang ambisius dan saking ambisiusnya ia sering dianggap sombong. Dalam bermain basket, Dewa tipe pemain yang tidak mau berbagi bola karena dia memang yang paling jago di antara teman-temannya,” tutur Kenny.

Tidak ada kesulitan yang berarti bagi Kenny untuk mendalami karakter Dewa. Pasalnya, lelaki kelahiran Medan, 16 April 1992 tersebut juga merupakan pemain basket saat masih duduk di bangku SMP dan SMA.

Selama menjadi atlet basket di sekolah, beberapa gelar juara pun disabetnya. Sebut saja Juara 1 Basket PKMI Cup Se-Sumatera Bagian Utara (2010), Juara 1 Basket Nomensen Cup (2010), dan Juara 1 Basket ISTP Cup (2010).

Java Jazz Festival 2018 Usung Tema Vintage 60-an

GELARAN tahunan Java Jazz Festival ke-14 di Jakarta pada akhir pekan mendatang akan mengusung tema dekorasi vintage dari era 1960-an dan 1970-an. Menurut direktur utama Java Festival Production Dewi Gontha, tema ini diwujudkan oleh pihak-pihak yang membuka stan di lokasi, baik sponsor maupun rekan produksi.

“Dua hari lalu kami sudah ke venue dan melihat partisipan, sponsor dan rekanan, membuat konstruksi belum pernah saya lihat di festival musik lain di Indonesia, bahkan festival musik di luar,” kata Dewi dalam jumpa pers di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu 28 Februari 2018.

“Bahkan semua memberi usaha besar untuk mengikuti tema yang kami angkat tahun ini: vintage. Nanti bisa dilihat di situ, secara tampilan, kami angkat desain grafis dari tahun 1960 hingga 1970-an. Dengan bantuan sponsor, banyak sekali yang sifatnya high technology,” imbuhnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, JJF mengangkat tema dekorasi spesifik dari budaya lokal sebagai gimmick pagelaran musik tiga hari. Ada barongsai Bali pada 2015, Toraja pada 2016, dan Betawi pada 2017. Tahun lalu, JJF juga membangun instalasi sejarah musik Indonesia.

Mengenal Sejarah Musik Indonesia di Java Jazz Festival 2017

Tahun ini, temanya tak lagi kultur berbasis lokasi, tetapi waktu. Dewi menjanjikan arena JJF 2018 di Jakarta International Expo Kemayoran nanti akan berisi pertemuan antara elemen vintage dengan elemen futuristik. Tema besarnya sendiri adalah Unity in Diversity.

Java Jazz Festival 2018 Usung Tema Keberagaman Musik Jazz

JJF 2018 digelar selama tiga hari pada 2-4 Maret. Ada 11 panggung luar dan dalam ruangan dengan lebih dari 50 penampil. Sebagian penampil juga akan bermain dalam kolaborasi. Sejumlah bintang tamu antara lain Goo Goo Dolls, Daniel Caesar, Lauv, Dionne Warwick, JP Copper, dan Jhene Aiko. Dari dalam negeri, tampil Dwiki Dharmawan, Yura Yunita, Tohpati, Andien, Redy Pandugo, The Rollies, Dewa Budjana, Chaseiro, Elek Yo Ben (band dari Menteri Menteri Kabinet Kerja) dll. ***