Temu Karya 1.500 Petani Hutan Jatim, Gubernur Khofifah Mengapresiasi Karya yang Dipamerkan

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Temu Karya Petani Hutan yang dihelat Dinas Kehutanan Provinsi Jatim dan diikuti oleh 1.500 petani hutan se Jawa Timur, di Graha Unesa Surabaya, Selasa (27/6).

Dalam ajang tersebut dipamerkan banyak produk petani hutan yang dikreasikan melalui pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) hutan menjadi produk bernilai ekonomi.

Bahkan ada beberapa produk milik kelompok tani hutan yang sudah menembus pasar ekspor.

Kegiatan temu karya petani hutan Jatim ini diawali dengan penanaman Pohon Maja dan Pohon Mentega oleh Gubernur Khofifah didampingi Kapus Penyuluhan Kehutanan BP2SDM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Sugeng Priyanto dan Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat, inovasi, publikasi dan pemeringkatan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Junaidi Budi Prihanto.

Secara khusus, Gubernur Khofifah mengapresiasi karya-karya para petani hutan Jatim yang ditampilkan. Menurutnya, para petani hutan yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) ini sangat inovatif dalam melakukan pengembangan agroforestri. Dimana, keunggulannya selain memberikan nilai tambah juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

“Dalam kegiatan ini kita bisa melihat bagaimana KTH dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Jatim sangat inovatif dalam rangka menyiapkan produk agar meningkat kualitasnya hingga memenuhi standar ekspor,” kata Gubernur Khofifah.

Ia lalu menyebutkan bahwa hingga saat ini cukup banyak produk KTH di Jatim yang sukses tembus pasar ekspor melalui pendampingan dari Pemprov Jatim. Salah satunya adalah produk Jahe Gajah dari Nganjuk dan dari Ponorogo yang melalui fasilitas Misi Dagang bisa mencatatkan nilai transaksi perdagangan yang luar biasa.

Tidak sampai disana, selain Jahe Gajah, success story petani hutan juga diwujudkan dalam penjualan kopi hingga ekspor ke luar negeri pada Nopember 2022 lalu.

Kopi tersebut dikatakan Gubernur Khofifah adalah produk hasil communal branding agroforestri Jawa Timur dengan merek ‘Javeast Coffee’. Ekspor kopi Javaeast Coffee itu berhasil dilepas ekspor perdana ke Mesir dengan total nilai ekspor lebih dari Rp 6,2 miliar.

Javeast Coffee ini, kata dia, merupakan merek dagang yang digunakan untuk memasarkan hasil kopi petani hutan dari tiga kabupaten, yakni Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember, Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dan Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.

“Tiga KTH sudah dalam bentuk communal branding. Strategi Communal branding ini bisa dimanfaatkan untuk membantu dalam menjaga kualitas dan standar produk dari beberapa daerah. Dan dengan communal branding akan membantu untuk menjaga kuantitas dan kontinyuitas dalam pasar ekspor,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah juga menyebutkan beberapa produk sukses dari petani hutan seperti komoditas ekspor KTH/LMDH lainnya yaitu Rajangan Daun Talas Beneng. Selain itu juga produk gula aren cair produksi KTH di Desa Temon, Kec. Arjosari, Kabupaten Pacitan.

“Produk gula aren cair ini bahkan mampu menembus pasar ekspor di Kanada, dengan volume ekspor perdana pada Pebruari 2023 sebesar 1,3 ton gula aren cair,” ungkapnya.

Masih soal upaya meningkatkan ekspor, selain communal branding, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa Pemprov Jatim juga sedang getol mengembangkan Desa devisa. Untuk itu ia mendorong KTH, LMDH maupun PLMDH untuk mengidentifikasi produknya untuk masuk dalam program Desa Devisa.

“Nanti saya minta tolong Dinas Kehutanan dan Dinas Perdagangan untuk bisa melakukan identifikasi Desa devisa. Saat ini ada 140 Desa devisa di Jawa Timur dan itu desa-desa terbanyak diantara seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Melihat karya petani hutan yang mampu berinovasi hingga memasarkan produk ke luar negeri, Gubernur Khofifah optimis kegiatan seperti ini menjadi ajang untuk memperkuat jejaring mitra pemasaran dan pengembangan usaha bisnis sehingga dapat mendorong terwujudnya kelompok-kelompok usaha yang produktif, mandiri dan mampu menembus pasar ekspor.

“Inilah pentingnya pertemuan karya seperti ini untuk bisa membangun sinergitas dan akses yang lebih luas lagi. Bukan hanya akses marketnya tapi bahwa quality dari produk yang dihasilkan. Artinya, standar dari produk-produk yang dihasilkan supaya bisa memberikan ruang yang lebih besar dan lebih luas untuk meningkatkan nilai tambah,” urainya.

“Seperti yang tadi dari KTH wonosantri yang semula Rp 21.000 menjadi Rp 130.000 per kg. ini peningkatan yang luar biasa yang diharapkan bisa memberikan penguatan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Termasuk KTH Blitar dan Jombang,” tambahnya.

Berbagai komoditas bernilai ekonomi hingga dipasarkan ekspor tidak sekadar mensejahterakan petani hutan. Lebih dari itu roda perekonomian Jatim terus mengalami pertumbuhan.

Dikatakan Gubernur Khofifah, Provinsi Jawa Timur berperan sebagai penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa pada TW I Tahun 2023 dan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari lima provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Maret 2023, Provinsi Jawa Timur merupakan satu-satunya provinsi yang mengalami kenaikan NTP dengan kenaikan sebesar 0,41 persen.

“Dengan kata lain ada peningkatan kesejahteraan petani di Jawa Timur dan ini saya optimis ke depan angkanya terus menunjukkan trend positif,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhutanan Jatim Jumadi mengatakan, saat ini di Jawa Timur terdapat 5.310 lembaga KTH dengan keanggotaan 238.455 KK, sementara Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Jawa Timur bersama Perum Perhutani melakukan pengelolaan kawasan hutan sebanyak 1.829 lembaga dengan keanggotaan sejumlah 544.050 KK.

Sedangkan Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) sebanyak 347 kelompok dengan keanggotaan sebanyak 120.990 KK dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sebanyak 765 unit. KTH, LMDH dan KUPS tersebut telah menjalankan usaha produksi, baik Hasil Hutan Kayu (HHK), Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan jasa lingkungan.

Ke depan, Jumadi menambahkan setidaknya ada 62 jenis potensi komoditas yang diusahakan sekaligus dikembangkan oleh KTH/LMDH. Usaha kerakyatan produktif oleh petani hutan yang tergabung dalam KTH/LMDH ini, kata dia, tentunya sangat memerlukan dukungan dan pendampingan para pihak terutama dalam kegiatan ekonomi produktifnya.

“Saya berharap kegiatan ini mampu menghasilkan peningkatan sinergi peran para pihak demi terwujudnya masyarakat sejahtera dan hutan lestari di Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Banyaknya jumlah SDM serta produksi yang dihasilkan petani hutan turut diimbangi dengan pendampingan bersifat lintas sektor. Tidak hanya pemerintah, pendampingan bagi petani hutan juga dilakukan berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Timur.

Sebagai bentuk apresiasi, sebelumya Gubernur Khofifah menyerahkan 39 penghargaan kepada kelompok petani hutan Jatim diantaranya, lomba wana lestari tingkat Provinsi Tahun 2023 terdiri atas kategori Penyuluh Kehutanan PNS, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKSM), Kelompok Tani Hutan (KTH), Kader Konservasi Alam (KKA) dan Kelompok Pecinta Alam (KPA).

Lomba Kinerja Kelompok Tani Hutan (KTH) Tahun 2023 terdiri atas kategori Kelompok Tani Hutan (KTH) Kelas Pemula, Kelompok Tani Hutan (KTH) Kelas Madya, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Kelas Utama.

Lomba dukungan pemulihan ekosistem Tahun 2023 terdiri atas kategori Pemerintah Kabupaten/ Kota, BUMS Bidang Kehutanan, BUMN/BUMD/BUMS Bidang Non Kehutanan dan LSM Perorangan Pegiat Lingkungan. (poedji)

Jelang Idul Adha, Ketersediaan Hewan Kurban di Jatim Surplus, RPH dan Juleha Cukup

MALANG, JAYAKARTA NEWS-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memastikan kesiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1444 H yang jatuh pada 29 Juni 2023 mendatang berjalan lancar.

Untuk itu, setelah sebelumnya mengecek kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian di Surabaya,Gubernur Khofifah kembali melakukan peninjauan di RPH Kota Malang, Minggu (25/6).

Setibanya di lokasi, Gubernur Khofifah didampingi Walikota Malang Sutiaji langsung melihat tempat pemotongan sapi pada RPH berkapasitas tampung pemotongan sebanyak 80 ekor. Sekaligus mengeceak kondisi kandang yang dapat menampung hingga 100 ekor sapi. Adapun jumlah pemotongan di RPH Kota Malang ini, rata-rata 35 ekor/hari.

Usai peninjauan Gubernur Khofifah memastikan bahwa stok ketersediaan hewan kurban di Jatim sangatlah aman. Bahkan, untuk empat jenis hewan kurban termasuk dalam kategori surplus baik untuk sapi, kambing, domba maupun kerbau. Bahkan menyambut Idul Adha tahun ini, di Jatim terdapat jumlah lapak penjualan hewan kurban mencapai 2.352 lapak.

“Kami melakukan kunjungan ke beberapa sentra ternak terutama sapi, untuk memastikan stok ketersediaan kurban kita dalam keadaan sangat cukup” ungkapnya.

Khusus di RPH Kota Malang, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresisinya atas kesiapan para juleha (Juru Sembelih Halal) yang mayoritas telah tersertifikasi. Bahkan 10 dari 13 Juleha di RPH ini diketahui telah bersertifikat.

“Sertifikasi ini penting, untuk memastikan kemampuan juleha dalam menyembelih hewan qurban dengan mulia dan tanpa menyakiti. InsyaAllah di Jatim kita memiliki Juleha yang cukup banyak. Kira-kira 3 minggu lalu saya bertemu dengan lebih dari 1000 Juleha di Islamic Center Surabaya,” urainya.

Lebih lanjut Khofifah kembali menekankan, pentingnya syarat-syarat yang harus dipenuhi hewan qurban agar sah sesuai syariat Islam. Dimana, syarat tersebut juga diimbangi dengan keadaan fisik hewan kurban salah satunya memastikan umur dan tanggalnya gigi hewan kurban alias powel.

“Insya Allah pelaksanaan idul qurban di Jatim lancar. Sekarang tambahannya adalah harus dipastikan sehat ditunjukkan dengan surat keterangan veteriner bahwa bebas LSD dan PMK. Ini penting, karena kami harus memastikan bahwa hewan kurbannya aman untuk dikonsumsi masyarakat luas,” terangnya.

Selain itu, Khofifah terus memastikan RPH di Jawa Timur telah memenuhi syarat dan sah untuk melaksanakan penyembelihan. Jika penyembelihan sebelumnya dilakukan dengan cara membanting hewan, dengan sertifikasi Juleha, penyembelihan dapat dilakukan dengan membangun prinsip animal welfare,.

“Jangan dibanting tapi direbahkan (hewan kurbannya). Ini harus makin lama makin kita sosialisasikan. Bagaimana pemotongan hewan kita lakukan dengan menggunakan prinsip animal walfare,” pesannya.

“Jadi dalam posisi sekarang di Jatim, ketersedian hewan kurban surplus, kesiapan RPH cukup, dan juleha juga cukup. Semoga pelaksanaan Idul Adha di Jatim lancar,” pungkasnya.

Sebagai informasi Jumlah Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) se Provinsi Jawa Timur sebanyak 130 unit dan lokasi pemotongan hewan kurban di Luar RPH-R yang sudah terdaftar sebanyak 25.140 lokasi. Angka ini naik 27% dari total lokasi pemotongan tahun 2022 sebanyak 19.764 lokasi.

Dari 130 unit RPH-R tersebut, 20 di antaranya telah bersertifikat halal. Sedangkan jumlah RPH-R Kabupaten/Kota yang dalam proses pengajuan sertifikat halal di BPJPH sebanyak 32 unit, jumlah RPH-R Kabupaten/Kota dalam pendampingan pengajuan sertifikat halal sebanyak 78 unit.

Selain itu, jumlah RPH-R Kabupaten/Kota yang sudah bersertifikat NKV sebanyak 27 unit, sedangkan jumlah Rumah Poting Hewan – Unggas (RPH-U) se Provinsi Jawa Timur yang bersertifikat halal
dan NKV sebanyak 46 unit. Sementara untuk jumlah Tempat Pemotongan Hewan (TPH) se Jawa Timur sebanyak 193 unit.

Di sisi lain, jumlah Juleha yang bekerja di RPH-R Kabupaten/Kota yang sudah bersertifikat pelatihan sebanyak 130 orang. Jumlah Juleha yang bekerja di RPH-U Kabupaten/Kota yang sudah bersertifikat pelatihan sebanyak138 orang, jumlah Juleha yang tergabung sebagai Anggota DPW Juleha Indonesia Jawa Timur sebanyak 635 orang.

Sementara itu, menjelang pelaksanaan Idul Adha 2023, Pemprov Jatim telah menyiapkan sebanyak 2.897 orang Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan Ternak Kurban (pemeriksaan sebelum pemotongan / ante mortem dan pemeriksaan sesudah pemotongan / post mortem).(poedji)

Kunjungi Kampung Eduwisata Gedongan, Ini Penjelasan Arumi Bachsin

MADIUN, JAYAKARTA NEWS-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak mengunjungi Kampung Eduwisata Gedongan, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (23/6).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penilaian Lomba Kelurahan Dan Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Usai peninjauan, Arumi memuji Kelurahan Manguharjo yang menyuguhkan nuansa ‘pulang kampung’ di tengah kota. Hal ini karena Kota Madiun dan Kelurahan Manguharjo mengedepankan agrikultur dan penghijauan kembali dalam program kerja PKK-nya.

“Kota itu kulturnya beda dari kabupaten. Banyak kota yang memprioritaskan ekonomi dan modernisasi. Ada anggapan seperti itu. Tapi rupanya Kota Madiun apalagi Kelurahan Manguharjo ini berbeda, masih mengedepankan agrikultur dan keguyuban masyarakat,” pujinya.

Bahkan, pada kunjungan lapangannya, istri Wagub Jatim itu berkesempatan secara langsung memetik sawi dan sayur-sayuran yang ditanam di kampung Edu wisata Kelurahan Manguharjo.

Di kawasan yang berbentuk seperti perkebunan kecil itu, terdapat rumah bibit, lahan untuk berbagai sayur mayur seperti sawi, kangkung, cabai, selada, timun, hingga kacang panjang. Di tempat ini juga terdapat aliran air yang dimanfaatkan untuk budidaya lele.

Bahkan, di kelurahan ini terdapat dapur umum yang dapat digunakan masyarakat untuk memasak bersama. Tidak hanya itu, terdapat juga stand-stand hasil karya kader TP-PKK Kelurahan Manguharjo, mulai dari batik, jajanan, dan kreasi daur ulang dari bank sampah serta berbagai hasil panen masyarakatnya.

“Salah satu program kerja TP-PKK ini tujuannya adalah agar kita bisa membuat inovasi-inovasi baru yang menambah nilai. Dan dari sini sudah terlihat bagaimana inovasi itu terwujud,” ungkapnya.

Arumi pun berharap agar sinergi ini senantiasa diperkuat sehingga pemerintah daerah dapat terus mendukung TP-PKK di daerahnya masing-masing.

“Keharmonisan antara Pemda dan Tim Penggerak PKK secara program mari terus kita bangun. TP-PKK pun ayo kuatkan sinergi dengan Pemda dan Pokja-nya. Sehingga di Kota Madiun ini kita bisa merasakan semua sensasi itu, modernisasi, kemajuan, tapi juga ada nuansa pulang kampung,” tegas Arumi.

Ia pun mengajak para kader TP-PKK untuk menjadikan ajang ini sebagai wadah untuk saling bertukar pikiran. Karena belum tentu satu program kerja dari suatu daerah dapat diterapkan di daerah lain.

“Manfaatkan ajang ini untuk curhat satu sama lain dan tukar pikiran. Nanti kalau ada program kerja yang cocok di daerah ini tapi kurang cocok di daerah lainnya, bersama-sama coba menyesuaikan dengan budaya dan saling memberi masukan. 10 program pokok PKK lah yang mengantarkan masyarakat bisa sejahtera,” ajaknya.

Di akhir, ia berpesan kepada para kader TP-PKK Kelurahan Manguharjo Kota Madiun untuk tetap tenang dan yakin pada semua kerja keras mereka selama ini. Serta tetap tenang ketika melakukan presentasi di depan tim penjurian.

“Jangan nervous ya, bapak ibu. Semua yang akan bapak ibu sampaikan ini adalah hasil kerja keras terbaik bapak ibu untuk menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (poedji)

Bursa Jamu Materia Medica, “Potensi Industri Herbal di Indonesia Sangat Besar”

BATU, JAYAKARTA NEWS– Bermacam jenis obat tradisional serta olahan pangan dan minuman herbal dipamerkan dalam Bursa Jamu Materia Medica di UPT Laboratorium Herbal Materia Medica Batu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Rabu (14/6).

Selain pameran, dalam bursa Jamu ini juga diisi berbagai acara mulai talkshow kesehatan, Konseling kesehatan tradisional, konseling gizi, jamu, dan lain sebagainya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir meninjau langsung berbagai produk herbal yang dikeluarkan pelaku UMKM hingga skala industri di Jatim.

Menurutnya, potensi industri herbal di Indonesia sangat besar. Hal ini seiring dengan makin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara alami.

“Dari berbagai proses pengobatan tradisional ada jamu-jamu yang sebetulnya kita punya kekayaan rempah dan raw material luar biasa. Sekarang dengan berbagai kecanggihan lab di masing-masing perguruan tinggi, pabrik, bahkan home industry, memungkinkan untuk bisa memproduksi jamu-jamu yang bisa memberikan penguatan dari seluruh metabolisme dan kesehatan di dalam tubuh, aman dan sehat,” urainya.

Ia mengatakan, kekayaan rempah dan tanaman obat tradisional di Indonesia memiliki potensi luar biasa bila dikembangkan menjadi industri herbal. Salah satunya dengan mendorong pengembangan UMKM produk jamu atau produk herbal secara global.

“Potensi UMKM herbal ini sangat besar karena pada dasarnya rempah-rempah di Indonesia ini luar biasa. Meskipun tidak semua ada di Jawa Timur tapi hub ekspor berbagai produk rempah-rempah sebagian besar melalui Jatim yakni di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” katanya.

Sebagai informasi, pengertian jamu menurut Permenkes No.003/Menkes/Per/I/2010 adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan serian (generik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Menurutnya, dalam pengembangan UMKM herbal ini yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas dan higinitas produk yang dihasilkan. Yakni memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam produk herbal tersebut telah diperiksa dengan baik dan benar. Hal ini dapat membantu mempertahankan kualitas produk jamu secara keseluruhan.

“Jangan sampai kemudian ada jamu yang campuran kandungannya justru tidak berseiring dengan upaya membangun kesehatan tubuh. Kemudian untuk segmen tertentu misalnya untuk anak dan remaja barangkali tidak harus disebut jamu tetapi lebih bagus disebut minuman herbal,” katanya.

“Herbal ini natural dan itu sehat karena tanpa kandungan kimiawi. Maka di dalamnya menjadi penting pengawasannya bahwa hal-hal yang mengandung zat-zat kimiawi apalagi yang membahayakan memang seyogyanya makin dikurangi dan terus dikurangi,” imbuhnya.

Spesialnya, dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah turut mencoba minuman herbal berbahan bunga telang bersama anak-anak yang hadir.

“Gimana anak-anak rasanya? Ini bagus sekali untuk kesehatan karena bahannya alami,” katanya. Yang kemudian dijawab salah satu anak, “Sehat, mantap, joss bu rasanya,” kata anak tersebut.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk mulai mengenalkan minuman herbal kepada anak-anak sejak usia dini. Sehingga, mereka tidak banyak mengonsumsi produk jajanan yang mengandung bahan pengawet atau pewarna yang bukan berasal dari bahan alami.

Sebagai contoh, anak-anak bisa dikenalkan minuman herbal yang berasal dari Bunga Telang dengan cara diajak melihat proses penanamannya, pemetikan, pengeringan sampai pengolahannya.

“Artinya bahwa kalau anak-anak ini berproses dari awal sesungguhnya mereka sudah terbiasa dengan produk herbal. PR berikutnya adalah produk herbal ini kan seringkali expirednya pendek, nah secara teknologi pangan itu bisa dimungkinkan misalnya dengan fermentasi dan seterusnya,” katanya.

“Sehingga meskipun herbal tapi tahan untuk beberapa bulan. Saya rasa teknologi pangan kita sudah memungkinkan untuk itu. Dan tentunya ini membutuhkan kolaborasi di antara semua pihak,” pungkasnya.

Sebagai informasi, UPT Laboratorium Herbal Materia Medica Batu ini awalnya bernama Materia Medica Batu yang didirikan oleh R.M. Santoso pada tahun 1960. Beliau merupakan salah satu pendiri Hortus Medicus Tawangmangu yang sekarang menjadi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Tawangmangu.

Pada pertengahan tahun 1970 terjadi perubahan status kepemilikan Materia Medica dari milik swasta menjadi milik pemerintah yaitu Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Timur Direktorat Farmasi Jawa Timur.

Setelah tahun 1978 dengan berfungsinya Direktorat Daerah Farmasi Jawa Timur menjadi Sub Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM), yang sekarang menjadi Balai Besar POM Surabaya, maka pengelolaan UPT Materia Medica Batu diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur hingga sekarang. (poedji)

East Java International Trade Festival Ditutup, Total Kesepakatan Dagang Rp1,85 Triliun

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Buah kinerja dari ikhtiar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar misi dagang dan investasi di sejumlah negara semakin terasa. Hal ini dibuktikan dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) perdagangan luar negeri senilai Rp 1,85 triliun untuk tiga negara dengan perusahaan asal Jatim.

MoU ini sendiri merupakan hasil dari misi dagang Pemprov Jatim yang dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah di Riyadh, Timor Leste, dan Hongkong beberapa waktu lalu.

Kesepakatan dagang tersebut resmi ditandatangi dalam acara East Java International Trade Festival (EJITF) yang digelar di Grand City, Surabaya, Selasa (30/5) dan telah ditutup hari ini , Rabu (31/5).

Secara rinci, tiga MoU tersebut yaitu antara CV Bumi Megah Perkasa dengan Foxsine (Xiamen) Material Tech. Co., Ltd China untuk pengiriman komoditi arang batok kelapa senilai Rp 60,75 miliar selama satu tahun. Kedua, PT Jawa Lumbung Mas dengan buyer Plus One Unipessoal LDA Timor Leste untuk pengiriman komoditi multiproduk senilai Rp 675 miliar selama satu tahun.

Ketiga, kesepakatan antara Silvia Holding Company (PT. SBK) dengan buyer PT. AHT Trading Company untuk pengiriman komoditi beras porang, bumbu dan rempah – rempah senilai Rp 1,12 triliun selama satu tahun.

Gubernur Khofifah menjelaskan, komitmen pemerintah untuk memperluas pasar produk-produk dari Jawa Timur akan terus dilakukan. Salah satunya melalui misi dagang baik di dalam maupun ke luar negeri yang telah menunjukkan bukti nyata.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan bersama hasil dari misi dagang berupa kesepakatan perdagangan selama satu tahun senilai Rp 1,85 triliun. Upaya ini akan terus kita maksimalkan untuk terus memperluas market mancanegara bagi produk-produk dari Jatim,” tutur Khofifah.

Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir, Gubernur Khofifah tengah menggencarkan misi dagang baik domestik maupun mancanegara seperti Saudi Arabia, Malaysia, Timor Leste dan Hongkong.

“Seperti saat kita ke Hongkong pada awal bulan Mei kemarin. Kita mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,101 triliun. Tapi selain itu juga ada bussiness trip ke Jatim yang merupakan tindak lanjut dari misi dagang di Hongkong,” ujarnya.

Begitu pula saat misi dagang ke Malaysia, Saudi Arabia, dan beberapa negara lainnya. Tindak lanjut melalui bussiness trip ini menjadi jembatan antara pelaku usaha Jatim dengan pasar luar negeri agar lebih komprehensif.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa upaya meluaskan pasar dimancanegara ini membutuhkan sinergitas dengan Dunia Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (Dudika). Ketika dudika menyambut baik, maka aktifitas perekonomian termasuk ekspor Jatim ke depan akan lebih produktif.

“Begitu pula dengan impor. Kalau yang diimpor itu adalah raw material untuk produk-produk industri olahan kita maka manfaatnya menjadi sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Khofifah berharap, melalui pertumbuhan ekonomi inklusif ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka pengangguran terbuka, dan menurunkan angka kemiskinan di Jatim.

Gubernur Khofifah secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang selama ini berkontribusi besar terhadap kinerja perekonomian di Jatim. Utamanya, para pelaku usaha yang mendukung misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim.

“Dengan capaian ini serta dukungan dari semua pihak, akan menjadi pelecut semangat kita bersama agar kinerja ekonomi Jatim khususnya ekspor akan semakin berkembang baik nilainya maupun pangsa pasarnya,” pungkasnya. (poedji)

Pembalap Mario Aji Jadi Duta Pramuka Jatim

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik pembalap Moto3 GP asal Magetan, Mario Suryo Aji, sebagai Duta Pramuka Jawa Timur tahun 2023.

Pelantikan dilakukan dengan simbolis pemakaian hasduk dan baret Pramuka kepada putra daerah berusia 19 tahun tersebut di Gedung Negara Grahadi, Kamis (25/5).

Gubernur Khofifah berharap, bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pramuka dapat memberikan penguatan untuk Mario. Khususnya jiwa nasionalisme dalam diri Mario.

“Dengan pemakaian hasduk dan baret Pramuka ini, maka di mana pun Mario berlaga, yang ada di dada Mario adalah merah putih. Ketika bertemu dengan tim Pramuka atau Scout Movement dari berbagai negara, saya berharap akan ada energi baru, semangat baru dan kekuatan baru. Kami bersama Mario,” tuturnya.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, dengan dilantiknya Mario sebagai Duta Pramuka, maka Kepramukaan dan Kepanduan diharapkan menjadi bagian dari kekuatan inheren saat Mario berada di medan dan sirkuit di seluruh dunia.

Khofifah yang juga merupakan Ketua Mabida Pramuka Jatim optimis, hadirnya Mario sebagai duta akan dapat menjadi kekuatan dan energi positif untuk setiap sinergi demi kesuksesan yang semakin signifikan.

“Maka kita harus maksimalkan peran-peran yang memberikan perspektif kemanusiaan, kedamaian, perspektif yang bisa membangun kekerabatan dan persaudaraan antar bangsa. Saya rasa, Kepanduan memberikan referensi itu,” jelasnya.

Sementara itu, Mario Aji mengungkapkan sukacitanya atas kepercayaan yang diberikan Gubernur Khofifah sebagai Duta Pramuka. Dirinya berharap, hal tersebut dapat membawa manfaat bukan hanya bagi dirinya namun juga Gerakan Pramuka.

“Semoga setelah dilantik jadi Duta Pramuka ini, bisa membawa Pramuka Indonesia ke penjuru dunia. Dengan ini, Mario dapat banyak sekali motivasi untuk menghadapi rival terberat Mario, yaitu diri Mario sendiri,” ucapnya.

Menurut Ka. Kwarda Jawa Timur H.M. Arum Sabil, Mario merupakan seorang Pramuka dengan prestasi membanggakan. Untuk itu, ia mengatakan, Keluarga besar Gerakan Pramuka Jawa Timur akan senantiasa mengiringi perjalanan Mario.

“Mario ini kader Pramuka sejak SMP. Setelah SMA, Mario ini melanglang buana untuk terus berlatih. Mario ini semangatnya adalah semangat Pramuka di manapun dia berada,” ujarnya.

“Tentunya banyak tantangan dan rintangan bahkan jiwa raganya pun di situ bisa menjadi pertaruhannya. Oleh karena itu, kita semua memohon doa atas keselamatan dan kesuksesannya,” tambah Arum.

Mario Berlaga di Moto3 GP Italia

Selain melantik Mario sebagai Duta Pramuka Jatim, Gubernur Khofifah juga melepas pembalap yang diberi julukan “Super Mario” itu untuk menghadapi Moto3 GP seri ke-6 di Italia.

Raider yang kita harapkan mencapai sukses gemilang mengharumkan nama bangsa dan mengumandangkan Indonesia Raya saat Mario Berlaga.

“Selamat berlaga, semoga Allah SWT membukakan pintu kemudahan, kesuksesan, kesehatan dan pintu kemenangan,” harap Khofifah disambung dengan Alfatihah.

Pelepasan dilakukan secara simbolik dengan pengibaran bendera start oleh Gubernur Khofifah yang kemudian diikuti oleh Mario yang mengendarai motor melewati podium.

Sejauh ini, Mario telah menyelesaikan 5 seri Moto3 GP di Portugal, Argentina, Amerika, Spanyol dan Perancis. Saat menjalani laga di Amerika, dirinya mencatatkan sejarah Indonesia dengan finish ke-12 dan meraih poin.

Dari total 21 seri, Mario masih akan berlaga di 16 seri. Yakni seri Itali, Jerman, Belanda, Inggris, Austria, Spanyol, San Marino, India, Japan, Indonesia, Australia, Thailand, Malaysia, Qatar, dan Valancia. (poedji)

Wagub Emil Ajak Anak Muda Berani Bersuara Lewat Gerakan hingga Politik

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak anak muda untuk berani menyuarakan kepentingan masyarakat melalui gerakan-gerakan maupun masuk ke kancah politik.

Hal itu disampaikan Emil panggilan akrabnya itu dalam Diskusi Publik dan Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh Edupolithink, Himpunan Mahasiswa Politik Universitas Airlangga, dan Gagasan Indonesia, di Gedung Kuliah Bersama Universitas Airlangga Kampus C Surabaya, Senin (22/5).

Wagub Emil didapuk menjadi narasumber bersama dengan Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti, Anggota Komisi D DPRD Surabaya Juliana Evawati, dan Manik Marganamahendra dari Gagasan Indonesia.

Di hadapan para mahasiswa, Wagub Emil menekankan agar anak muda tidak takut menyuarakan kebenaran dan kepentingan masyarakat. Baik melalui gerakan-gerakan moral maupun menjadi aktor politik. Ia menegaskan bahwa anggapan politik itu kotor kurang tepat.
“Politik itu realitas, cara berpolitik itu pilihan,” tegasnya.

Wagub Emil berpesan agar kelak ketika masuk ke dunia politik selalu menggunakan cara berpolitik yang baik. Termasuk apabila nanti menjadi perumus kebijakan, agar juga mempertimbangkan sains dan ilmu pengetahuan sebagai dasar. Bukan hanya pertimbangan politik praktis dengan kebijakan populis namun kurang solutif.

“Kalau anak-anak muda yang idealis ini enggan masuk politik, maka kancah politik kita hanya akan diisi oleh orang-orang yang oportunis,” imbuhnya.

Selain melalui politik, anak muda juga bisa bersuara lewat beragam media. Terlebih saat ini kemajuan teknologi informasi semakin pesat. Zaman dulu, harus berdemo besar-besaran untuk mendapat atensi, sekarang hanya dengan satu postingan di media sosial yang kemudian viral, bisa menjadi atensi pemangku kebijakan.

Namun, Wagub juga menekankan pentingnya melakukan validasi data sebelum bersuara di media sosial. Sebab, kemajuan teknologi informasi ini juga berimplikasi pada disrupsi informasi yang terjadi pada hari ini.

“Di Pemprov Jatim, kami juga memberikan ruang untuk masyarakat termasuk anak-anak muda untuk bersuara. Salah satunya melalui SP4N (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik) Lapor,” ujarnya.

SP4N Lapor merupakan sistem yang terintegrasi secara nasional. Setiap aduan yang masuk akan tercatat di tingkat nasional, kemudian diturunkan ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk ditindak lanjuti. Masyarakat juga bisa memonitor tindak lanjut dari pemerintah terhadap aduannya secara realtime.

“Selain itu, anak muda juga bisa menyuarakan aspirasinya melalui wakil rakyat di DPR dan DPRD,” imbuhnya.

Peranan anak muda sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah maupun negara. Terlebih saat ini Indonesia tengah bersiap menghadapi bonus demografi. Dimana jumlah penduduk berusia produktif mencapai 70 persen di tahun 2045.

“Peranan anak muda ini juga yang beberapa tahun belakangan kami akomodir. Salah satunya melalui Millenial Job Center (MJC),” ujarnya.

Melalui MJC anak-anak muda di Jatim tidak hanya dilatih kemampuan praktisnya, namun juga soft skill bagaimana cara mendapatkan klien, memahami keinginan klien, hingga mengelolanya. Hebatnya MJC ini tidak hanya melahirkan anak-anak muda yang berkapabilitas namun juga telah membantu banyak UMKM di Jatim untuk scale up usahanya. Sehingga bisa dikatakan satu progtam MJC bisa menjadi solusi beberapa sektor.

Selain MJC ada pula East Java Super Corridor (EJSC) yang merupakan coworking space di setiap Bakorwil se Jatim. EJSC tidak hanya menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan kreatifitasnya namun juga sarana agar pejabat publik semakin sering berinteraksi dengan kaum muda.

“Sebab, semakin kita berinteraksi semakin paham pola pikir dan apa yang diinginkan oleh anak-anak muda. Alhasil birokrasi kita pun mulai berubah,” tandasnya. (poedji)

Jatim Targetkan Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi kembali digelar Dinas Pendidikan Jawa Timur. Unjuk kompetensi di 54 bidang lomba ini untuk mematangkan kompetensi siswa di tingkat Jatim untuk melaju ke tingkat Nasional.

Kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 23-26 Mei 2023 di Jember ini diikuti 1.659 peserta dari 1.518 SMK negeri dan swasta di Jawa Timur.

Melalui ajang ini, Jawa Timur kembali mentargetkan Juara Umum di LKS tingkat nasional. Selain itu, diharapkan delegasi Provinsi Jatim bisa bertanding di 37 bidang lomba di tingkat Nasional.

Bukan tanpa alasan, target tersebut akan memperkuat posisi Jawa Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan LKS di tingkat Nasional pada Oktober 2023 mendatang.

Untuk mewujudkan target ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memacu siswa agar fokus pada asah kompetensi keahlian. Selain itu mengingatkan untuk selalu mejunjung sportifitas selama LKS berlangsung.

“Prestasi memang penting. Tapi yang tidak kalah penting adalah menjunjung sportifitas. Tahun ini, semoga siswa didik kita bisa membawa Jawa Timur di tingkat Nasional dengan menjadi Juara Umum. Tingkatkan terus kompetensi mereka. Mari kita kawal Jatim jadi juara umum tingkat nasional,” tegas Khofifah.

Menurutnya, prestasi yang diraih para siswa nantinya akan bisa menjadi tolok ukur pengembangan dan peningkatan mutu kompetensi bagi para siswa SMK. Tidak hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi guru.

“Melalui kegiatan ini para guru dapat melakukan evaluasi untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan pembelajaran setelah memahami prestasi sekolah lain, bisa menganalisa dan mengembangkan kreatifitas serta inovasi. Apa yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan akan menjadi catatan untuk mewujudkan mutu pendidikan yang makin lebih baik,” jelasnya.

Khofifah menekankan, LKS menjadi bagian penting dalam meningkatkan keterserapan lulusan SMK, baik memilih bekerja, melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, ataupun wirausaha . Hal tersebut dapat memberikan andil terhadap turunnya angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) SMK.

Orang nomor satu di Jatim ini juga mengaku bangga, sebab TPT lulusan SMK di Jatim mengalami penurunan yang signifikan. Berdasarkan data BPS, TPT SMK JATIM pada bulan Agustus 2020 sebesar 11,89%, kemudian di tahun 2021 bulan Agustus turun di angka 9,54% dan per Agustus 2022 TPT menurun diangka 6,70%.

“Bahkan menurut hasil tracer study Kemdikbudristek TPT lulusan SMK Jatim tahun 2022 hanya 3,3 persen,” imbuh dia.

Pencapaian lain juga terjadi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jatim dalam satu dekade ini yang mengalami kemajuan. Tercatat, IPM Jatim meningkat dari 66,06 pada tahun 2011 menjadi 72,75 pada tahun 2022. Selama periode tersebut, IPM Jatim rata-rata tumbuh sebesar 0,90 persen per tahun, artinya bertahan dengan status tinggi sejak 2017.

Capaian Jatim juga diperjelas dengan raihan empat tahun berturut-turut Jawa Timur mendominasi penerimaan siswa terbanyak di Indonesia masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat jalur prestasi (SNMPTN/SNBP). Berdasarkan data SNBP th 2023, jumlah siswa Jatim yang diterima di PTN sejumlah 23.477 orang (naik 31,84% dibanding tahun 2022 sebesar 17.807 orang.

Selain itu, Jatim juga menjadi provinsi dengan jumlah pendaftar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) secara mandiri terbanyak di Indonesia yang pada akhir tahun 2022 mencapai 2.754 lembaga atau 78% dari 4.157 SMA, SMK, SLB. Bahkan saat ini Mei 2023 tinggal 48 lembaga yang belum melaksanakan IKM.

Karenanya, Khofifah berharap ajang LKS SMK dapat memunculkan jawara-jawara SMK yang dapat membawa Jatim menjadi juara umum LKS Nasional tahun 2023.

Sementara itu, Ditambahkan Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi digelarnya LKS SMK di tingkat Provinsi ini menjadi salah satu kegiatan untuk memperkuat semangat dalam meningkatan mutu pendidikan di Jatim yang berbasis sumber daya manusia (SDM) yang cerdas, berkualitas, unggul dan kompetitif pada era revolusi industri 4.0.

“Lewat LKS para stakeholder bisa memahami pentingnya perkembangan kebutuhan keahlian atau kompetensi yang spesifik untuk memenuhi era digitalisasi dan otomatisasi industri. Dengan begitu akan terjadi link and match antara kompetensi yang diperoleh siswa di SMK dengan kompetensi yang dibutuhkan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri). Ini adalah tujuan dari pembelajaran yang berorientasi pada demans driven bukan supply driven serta mengedapankan project based learning,” urai Wahid.

Wahid merinci dalam ajang bergengsi tiap tahun ini, setidaknya ada 54 bidang lomba yang akan diperebutkan pada LKS tingkat provinsi. Dari jumlah tersebut, hanya 37 delegasi yang akan bertanding di LKS Nasional 2023. Sedangkan 17 bidang lomba lain yang ditambahkan pada kompetisi ini dimaksudkan untuk menggairahkan jurusan-jurusan yang masih dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri di Jawa Timur, seperti textile, food technology, livestock, culinary, tourist industry, pharmacy, nautica dan artificial Inteligent.

“Pemenang LKS tingkat provinsi akan berlaga ke Nasional dan pemenang tingkat nasional akan melaju pada World Skill Competition 2024 di Perancis,” tambah dia.

Tak hanya itu, sebanyak 166 juri yang berasal dari industri, instansi dan akademik juga disiapkan dalam ajang bergengai tahunan ini. (poedji)

Festival Rujak Uleg Masuk Dalam Delapan Kharisma Event Nusantara 2023

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Festival Rujak Uleg 2023 yang berlangsung di kawasan Kembang Jepun (Kya-kya) dimulai. Event tahunan ini merupakan salah satu rangkaian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) dan Gubernur Jatim Khofifah berkenan membuka acara tersebut dengan penekanan tombol sirine.

Mendampingi Khofifah antara lain Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani, Staf Ahli Kemenparekraf RI Bidang Manajemen Krisis Fajar Hutomo, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan jajaran Forkopimda Kota Surabaya, serta Konjen dan Konhor Negara Sahabat.

Selanjutnya Khofifah turut ambil bagian dengan nguleg rujak di atas cobek raksasa.

Suasana semakin seru ketika usai menguleg rujak, Gubernur memberikan rujak buatannya kepada masyarakat yang turut hadir dalam event tersebut. Tak pelak, rujak dari Khofifah tersebut menjadi rebutan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, rujak uleg bukan hanya sekadar kuliner, melainkan telah menjadi tradisi dan budaya di Surabaya. Karena setiap RT – RW, serta pelosok kampung pasti mudah ditemukan penjual rujak uleg.

“Rujak uleg jadi sumber ekonomi masyarakat Jatim khususnya warga Surabaya. Ada atau tidak ada cingurnya tetap luar biasa,” ungkapnya.

Menariknya, dalam gelaran Festival Rujak Uleg tahun 2023 ini, diumumkan pula bahwa event tersebut masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2023 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sementara di tahun 2021, Rujak Uleg juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Dengan masuknya festival ini dalam KEN 2023, Gubernur Khofifah berharap, Festival Rujag Uleg semakin dikenal baik di tingkat nasional hingga mancanegara. Sehingga dunia semakin mengenal potensi pariwisata di Jawa Timur. Terlebih, seperti diketahui Jawa Timur merupakan penyumbang terbanyak event yang masuk ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2023.

Total terdapat 8 event dari Jatim yang masuk ke dalam KEN 2023. Delapan festival itu adalah Jember Fashion Carnival, Festival Reyog Ponorogo, Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, East Java Fashion Harmony, Festival Rujak Uleg Surabaya, Banyuwangi Ethno Carnival, Batu Street Food, dan Festival Musik Tradisional Rontek Pacitan.

“Dunia akan melihat Surabaya dengan beragam kelengkapan budaya, beragam kelengkapan kuliner, dan tentunya kehangatan serta kebersahajaan masyarakat Surabaya,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi jajaran Forkopimda Surabaya yang telah menjaga kerukunan di Kota Surabaya. “Matur nuwun. Mari kita doakan Walikota dan jajarannya serta Forkopimda Surabaya tetap bisa menjaga Surabaya guyub rukun dan tetap harmoni. Serta, masyarakat Surabaya yang beragam tetap menjaga seduluran, persaudaraan, kerukunan, serta ayem tentrem,” ujar Mantan Menteri Sosial RI ini.

Sementara itu, Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya Festival Rujak Uleg Tahun 2023. Rujak uleg sendiri memiliki makna bahwa Surabaya terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama tapi toleransinya sangat luar biasa.

Menurut Eri, masuknya Festival Rujak Uleh pada KEN bukan merupakan hasil kerja Walikota dan jajaran saja. Namun, merupakan hasil kerja seluruh masyarakat Surabaya.

“Kembali saya ingatkan, bahwa Surabaya Hebat ini bukan karena Walikotanya. Tapi karena gerak masyarakat Surabaya secara bersama sama. Suroboyo! WANI, WANI, WANI!,” tegasnya

Di sisi lain, Staf Ahli Kemenparekraf RI Bidang Manajemen Krisis Fajar Hutomo menyampaikan apresiasinya bahwa event-event pariwisata di Jawa Timur memiliki banyak potensi menarik. Sehingga tak salah, ketika delapan festival di Jatim masuk pada KEN 2023.

“Festival Rujak Uleg Surabaya ini alhamdulillah telah lolos melalui kurasi oleh Kementerian Pariwisata dan EKonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun lalu,” katanya.

“Terima kasih tak terhingga kepada Walikota Surabaya atas penyelenggaraan festival yang sangat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat ini,” lanjutnya.

Rujak Uleg yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda ini, lanjut Fajar menjadi unique selling point tersendiri. Karenanya ke depan penting untuk mengimplementasikan dan melestarikan budaya yang berdampak pada peningkatan perekonomian lokal.

“Mari kita jaga gerak bersama dalam menjaga pelestarian budaya dan yang menggerakan perekonomian kreatif di Surabaya serta Jawa Timur,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga menyerahkan langsung plakat hadiah kepada para pemenang Festival Rujak Uleg 2023. Diantaranya, untuk pemenang Kategori Kostum Fashion Show Terbaik dan Pemenang Penyaji Rujak Uleg Terbaik serta Penyaji Rujak Uleg Kreasi.

Festival ditutup dengan penampilan Grup Musik Klantink. Seluruh peserta dan masyarakat yang hadir pun larut dalam penampilam epik grup musik asal Surabaya tersebut. (poedji)

UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Jatim Miliki 11 Layanan Terintegrasi dan Terlengkap Se-Indonesia

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jatim di Jalan Raya Arjuno Minggu (30/4) sore.

Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kadis DP3AK Jatim Restu Novi Widiani.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, bahwa UPT ini merupakan satu-satunya yang terbesar di Indonesia dengan fungsi pelayanan one stop service. Dimana semua pelayanan perlindungan perempuan dan anak dilakukan di UPT PPA DP3AK Provinsi Jatim ini.

Di dalam gedung UPT tiga lantai ini terdapat 11 layanan utama untuk korban kekerasan perempuan dan anak. Hal ini sesuai dengan amanah UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) no. 12 tahun 2022 dalam Bab 6 pasal 76 ayat 3.

Ke-11 layanan tersebut meliputi penerimaan laporan/penjangkauan, pemberian informasi tentang hak korban, memfasilitasi pemberian layanan kesehatan, memfasilitasi pemberian layanan penguatan psikologis, memfasilitasi pemberian layanan psikososial rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial dan reintgarasi sosial.

Selanjutnya layanan hukum, identifikasi kebutuhan pemberdayaan ekonomi, identifikasi kebutuhan penampungan korban dan keluarga korban yang diperlukan, fasilitasi kebutuhan korban penyandang disabilitas, mengorganisasikan dan kerjasama atas pemenuhan hak korban dengan lembaga lainnya, serta memantau pemenuhan hak korban oleh aparat penegak hukum selama proses acara peradilan.

“UPT ini telah medapat apresiasi dari kementerian PPPA karena satu-satunya UPT PPA di Indonesia yang melakukan pelayanan terpadu  bersinergis pentahelix dengan lembaga masyarakat terkait,” urainya.

“UPT ini harus memperkuat koordinasi dengan lembaga penyedia layanan untuk memberikan layanan terbaik bagi korban. Untuk itu, saya mengajak semua pihak untuk memberikan penguatan maksimalisasi dari fungsi gedung UPT PPA ini,” imbuhnya.

Khofifah mengatakan, UPT PPA DP3AK Provinsi Jatim ini memiliki fasilitas dan sarana prasarana yang lebih lengkap sehingga mampu memaksimalkan pelayanan terhadap korban. Diantaranya, kapasitas rumah aman hingga 20 orang, ruang konsultasi hukum dan psikologis, ruang therapy anak, ruang case conference/ ruang rapat, akses khusus bagi penyandang disabilitas, dan berbagai kelas pelatihan untuk pemberdayaan perempuan.

“UPT PPA ini telah melakukan kerjasama dengan berbagai mitra jejaring dalam penanganan kasus perempuan dan anak. Seperti Dinas Sosial Provinsi Jatim, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, BP2MI, UNICEF, LPA Jatim, Lembaga Hukum (SCCC, UKBH Unair), LKSA binaan Dinsos yang terverifikasi, LPSK, serta OPD yang tergabung dalam Satgas PMPA,” ungkapnya.

Beberapa pelayanan yang ada di UPT PPA Dinas P3AK Provinsi Jatim ini seperti perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta perlindungan khusus.

Kemudian pelayanan pengaduan masyarakat, penjangkauan korban, pelayanan rujukan kasus, perlindungan dan pengamanan korban  di rumah aman (shelter), penanganan korban dan pengelolaan kasus, rehabilitasi kesehatan fisik dengan playanan medis dasar maupun lanjutan ke rumah sakit jejaring.

Selain itu juga rehabilitasi dan pendampingan psikologis oleh psikolog klinis, dan rehabilitasi sosial oleh pekerja sosial (social worker) profesional, serta pelayanan bantuan dan pendampingan hukum, pelayanan mediasi, fasilitasi visum et repertum dan visum psichyatricum, pelayanan pemulangan dan reintegrasi sosial pada saat yang tepat sesuai kondisi perkembangan korban.

“Semua pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya atau gratis karena telah difasilitasi oleh anggaran Pemprov Jatim dan Kementerian PPA. Termasuk akomodasi penginapan di rumah aman dan kebutuhan makan dan minum korban selama dalam penanganan di UPT,” terangnya.

Tidak hanya itu, dalam UPT PPA ini juga terdapat Pusat Pembelajaran Pemberdayaan Perempuan terutama bagi kelompok  rentan dan potensial. Yakni tempat pelatihan bagi para perempuan baik di bidang ekonomi, sosial maupun politik dan hukum. Pendidikan ini diprioritaskan untuk para penyintas korban yang telah pulih secara psikologis dan bagi perempuan rentan KDRT dan pencari nafkah utama.

Pusat pembelajaran pemberdayaan perempuan ini terdiri dari ruang belajar beauty class, cooking class, dan kelas hukum politik serta , kelas sosial jujitsu.

“Khusus untuk politik dan hukum akan kita prioritaskan utk perempuan perwakilan organisasi, OSIS dan BEM agar dapat membantu untuk menguatkan perlindungan perempuan dan anak,” katanya.

Pemprov Jatim sendiri terus memberikan kesempatan luas bagi kaum perempuan dalam mendapatkan akses dan manfaat dalam pembangunan. Hal itu terlihat dari hasil pembangunan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan yang dilihat melalui Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jatim. Dimana IPG Jatim menikngkat dari 91,67 tahun 2021 menjadi 92,08 tahun 2022.

“Kaum perempuan diharapkan bisa menjadi agen perubahan  (agent of change) bagi lingkungannya sehingga semakin banyak perempuan berdaya,” katanya.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan, saat ini telah ada UPT PPA di 15 kabupaten/kota. Ke depan, ia berharap semua kabupaten/kota di Jatim memiliki UPT PPA. Hal ini karena maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di seluruh Indonesia maka pelayanan terhadap korban kekerasan adalah utama bagi daerah.

“Saya menekankan bahwa  kerja pelayanan terhadap korban ini harus bisa dikerjakan bisa disinergiskan dan kolaboratif  antara  OPD terkait dan instansi terkait lainnya. Karena kerja ini adalah kerja pentahelix maka tidak bisa dikerjakan oleh salah satu unsur pemerintahan saja,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah turut menyerahkan zakat produktif kepada 50 orang serta penyerahan Paket Sembako, Bingkisan dan uang transport kepada perwakilan Ojol dan Penyintas KDRT yang diserahkan secara simbolis.

Acara ini juga turut diisi dengan Atraksi Self Defence oleh GASPOL (Gerakan Sayang Perempuan Ojek Online) yang dilakukan oleh para srikandi ojek online yang dilatih oleh Institut Ju-Jitsu Indonesia. Pelatihan Self Defence ini dilakukan agar para srikandi ojek online memiliki kemampuan membela diri bila dalam keadaan bahaya. Serta turut diisi dengan Istighosah dan Doa dari Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag. (poedji)