Gubernur Khofifah: Kualitas Pendidikan tak Lepas dari Peran Bapenda

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Resepsi Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jatim di Kantor Bapenda Jatim, Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya, Jumat (24/11).

Pada kesempatan ini, secara khusus Gubernur Khofifah mengapresiasi kontribusi besar yang dilakukan Bapenda Jatim dalam berbagai sektor pembangunan Jatim. Dimana, Bapenda Jatim memberikan kontribusi keuangan utamanya dalam peningkatan pendapatan daerah.

“Meningkatnya pendapatan daerah ini menjadi salah satu faktor utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan Jatim. Salah satunya di bidang pendidikan selama beberapa tahun terakhir ini,” katanya.

Khofifah mengatakan, meningkatnya kualitas pendidikan di Jatim tidak lepas dari peran Bapenda Jatim yang telah mewujudkan program Khofifah – Emil melalui program Pendidikan Gratis dan Berkualitas (Tis-Tas).

“Saya ingin menyampaikan sumber utama untuk bisa memberikan dukungan kepada SMA, SMK dan SLB sampai menorehkan prestasi luar biasa, jantungnya atau sumber keuangan utamanya adalah di Bapenda,” katanya.

“Untuk itu terimakasih kepada seluruh jajaran Bapenda Jatim atas kerja keras dan dedikasi luar biasa dalam mendukung berbagai program pembangunan di Jatim,” imbuhnya.

Kontribusi di sektor pendidikan ini, lanjut Khofifah, terlihat dari sangat banyaknya torehan prestasi. Selama empat tahun berturut-turut, Jatim menempati peringkat pertama di Indonesia untuk siswa terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Baik itu dengan tes, tanpa tes, reguler maupun jalur KIP-K.

“Dari empat jalur tersebut di bidang pendidikan sudah menunjukkan prestasi luar biasa dan kalau tidak didukung secara berkecukupan oleh Bapenda dari sisi keuangan, maka prestasinya tidak akan seperti ini,” katanya.

Capaian ini, kata Khofifah, sebagai wujud nyata Jatim menyiapkan generasi emas bagi pelajar SMA dan SMK menyongsong Indonesia Emas 2045. Maka, kembali ditegaskannya, bahwa semua capaian ini salah satu jantungnya atau sumbernya ialah dari Bapenda Jatim.

“Maka, jangan melihat nominal yang panjenengan dapatkan dari seluruh proses untuk menguatkan jantungnya keuangan Jatim. Tetapi insyaallah menjadi jariyah panjenengan semua,” katanya.

“Setidaknya ada legacy yang panjenengan tinggalkan untuk generasi emas kita semua. Jaga ritme pembangunan di Jatim. Terus bekerja keras dengan dedikasi terbaik,” dia menambahkan.

Ke depan Khofifah meminta kepada Bapenda Jatim sebagai jantungnya keuangan harus menyiapkan perencanaan ke depan yang lebih detail, akurat dan sistemik.

Sebab, ada keputusan dari Kementerian Keuangan yang akan berlaku Januari 2025 bahwa komposisi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berubah yang semula 70-30 untuk Provinsi- Kabupaten/ Kota menjadi 34-66 untuk Kota Kabupaten/ Provinsi.

Artinya, pemasukan di Pemprov Jatim kemungkinan berkurang Rp 4 triliun. Padahal, dengan jumlah Rp 4,9 triliun disiapkan untuk penguatan layanan pendidikan dalam program Tis Tas.

“Ini serius dan saya sampaikan bahwa keberpihakan di layanan pendidikan sejak 2019 sudah memberikan hasil yang signifikan. Hasilnya Tahun 2019-2023 intervensi menghasilkan siswa SMA/SMK Jatim paling banyak diterima Perguruan Tinggi negeri di Indonesia,” terang Khofifah.

Sementara itu, Kepala Bapenda Prov. Jatim Bobby Soemiarsono mengatakan, intensif pajak daerah per Agustus – 31 Oktober 2023 yang kebijakannya diberikan oleh Gubernur Khofifah kepada masyarakat Jatim telah dimanfaatkan satu juta wajib pajak dengan potensi PKB senilai Rp 938 miliar.

Sedangkan jumlah intensif pajak yang diterima masyarakat sebesar Rp 111 miliar sehingga penerimaan pajak daerah sebanyak Rp 827 miliar.

“Kebijakan beliau tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi juga kepada bapenda Jatim,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Samsat ATM QRIS oleh Gubernur Khofifah yang didampingi Sekda Prov. Jatim Adhy Karyono, Ka. Bappenda Prov. Jatim Bobby Soemiarsono, Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin, Kacab. PT. Jasa Raharja Thamrin Silalahi.

Bobby menjelaskan, inovasi ini merupakan pengembangan Samsat 4.0 yang sejak awal sudah dilakukan tetapi dengan bentuk yang berbeda.

“ATM QRIS terbaru ini dibangun sendiri oleh Unit Pengelolaan Bapenda. Softwarenya, database termasuk alat-alatnya dibuat sendiri oleh tim samsat dan mesin ini tidak ada di pasaran. Khusus yang punya Bapenda Jatim,” ujarnya.

Rencananya, mesin ATM QRIS ditempatkan di titik-titik yang banyak membutuhkan layanan, seperti kantor pos, Alfamart dan kantor pemerintah di Kabupaten Kota.

“Tujuannya agar lebih tertib membayar pajak kendaraan bermotor,” tandasnya.

Adapun diserahkan penghargaan berupa piagam oleh Gubernur Khofifah didampingi Ka. Bapenda Provinsi Jatim kategori mitra kerja, wajib pajak patuh, pemungutan pajak (Sektor BBN I), kerja sama dan dukungan sinergitas pemungutan pajak daerah, tertib administrasi kinerja UPT dan pemenang lomba tagih pajak. Dilanjutkan, pengundian hadiah umroh tahap 3 untuk 10 wajib pajak patuh disaksikan notaris, perwakilan Dinsos dan Kepolisian. (poedji)

Doa Bersama untuk Palestina, Wagub Emil: Upaya Jalur Langit Doakan Perdamaian

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Doa Bersama untuk Palestina yang diselenggarakan oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Timur pada Jumat (17/11) malam di Masjid Raya Islamic Center.

Dqlan kesempatan tersebut, Wagub memuji kegiatan yang ditujukan sebagai momen membangun silaturahmi serta rasa solidaritas Palestina-Indonesia, dan ini upaya “jalur langit” mendoakan perdamaian agar Israel menghentikan segala serangan.

Emil sendiri optimis doa untuk perdamaian yang dipanjatkan oleh IPHI Jatim dapat memberikan dukungan spiritual terhadap konflik yang tengah berlangsung di Jalur Gaza dan Palestina secara keseluruhan.

“Semoga Palestina segera diberi kedamaian dan ujungnya juga diberikan kemerdekaan. Suasana hati Presiden Amerika juga mulai mengkritik rencana menduduki Gaza. Ini jika terus didoakan hatinya akan berubah. Oposisi pun mulai banyak yang menekan Israel,” ungkap Emil.

Atas hal itu, Emil selalu Ketua IPHI Jatim mengajak segenap keluarga IPHI di seluruh Jatim dan Indonesia untuk senantiasa berdoa dengan khusyuk sebagaimana di Tanah Suci, terutama di momen malam Doa Bersama ini.

“Sebaiknya kita jangan remehkan kekuatan doa, apalagi panjenengan semua sudah pernah jadi tamu agung langsung ke Tanah Suci. Dengan semangat berdoa seperti di Tanah Suci, mari bersama kita doakan saudara kita di Palestina supaya jangan ada korban lagi, dan semoga doa-doa IPHI di seluruh Indonesia untuk saudara kita di Palestina diijabah semua,” ujarnya.

Emil pun menyampaikan apresiasi tertingginya kepada IPHI dari seluruh Jatim atas kehadiran dan kesediannya untuk memanjatkan doa demi perdamaian umat dan dunia.

“Ini semangat jamaah luar biasa. Dari jauh-jauh rela datang. Ada yang dari Blitar, Pasuruan, Batu, seluruh IPHI Jatim berkumpul di sini. Matur nuwun kehadirannya untuk semua,” pungkasnya.

Kegiatan doa bersama untuk Palestina tersebut dimulai dengan pembacaan 10.000 Sholawat Asyiqil yang dibaca bersama 500 Tokoh dan Pengurus Persaudaraan Haji Jawa Timur. Doa bersama lalu dipimpin oleh KH M. Sukron Djazilan Badri.

Sejalan dengan Emil, H. Ahmad Zahro selaku ketua Dewan Pembina IPHI Jatim pun percaya bahwa doa dari saudara Muslim di Indonesia kelak diijabah dan mengembalikan kedamaian antara tiga umat, Kristen, Yahudi, dan Islam di Tanah Palestina.

“Gerakan Zionis ini tidak memandang bulu antar agama. Di Tanah Palestina terdapat tiga umat, Nasrani, Yahudi, dan Islam yang seharusnya hidup damai berdampingan di Tanah Suci ketiga umat ini. Konflik ini bukanlah konflik agama dan insyaAllah doa dari IPHI Jatim ini dapat diijabah demi perdamaian,” tutupnya. (poedji)

Jatim Raih 5 Sertifikat Cagar Budaya dan 12 Sertifikat Penetapan WBTB Indonesia

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS–  Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Anugerah Warisan Budaya Indonesia (AWBI) tahun 2023 yang digelar oleh Kemendikbudristek di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Prestasi membanggakan yang dicetak Pemprov Jatim yaitu Pertama, Jatim berhasil menjadi provinsi terbanyak nasional yang menerima Sertifikat Cagar Budaya Nasional. Dimana ada lima cagar budaya Jatim yang mendapatkan sertifikat cagar budaya nasional dari Kemendikbudristek.

Prestasi Jatim berikutnya yaitu diterimanya seluruh usulan Warisan Budaya Tak Benda Jawa Timur menjadi menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Dimana ada 12 usulan karya budaya Jatim yang ditetapkan seluruhnya sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

“Alhamdulillah, di ajang ini Jatim mendapatkan 5 Sertifikat Penetapan Cagar Budaya Nasional dan 12 Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Ini adalah hasil jerih payah dan kerja keras para tim ahli WBTB dan juga seluruh tim ahli Cagar Budaya kita. Mulai dari provinsi, pemerintah kota, para pelaku dan pengelola cagar budaya di Jawa Timur,” tegas Gubernur Khofifah, Kamis (26/10) di Surabaya.

Ia kemudian merinci lima sertifikat penetapan Cagar Budaya Peringkat Nasional yang diterima Jatim. Yaitu Hiasan Garudeya Koleksi Museum Mpu Tantular, Fosil Tengkorak Manusia (Kranium Homo erectus Ngawi I) Koleksi Museum Mpu Tantular, Arca Durga Mahisasuramardhini Koleksi Museum Mpu Tantular, Petirtaan Sumber Beji, Jombang dan Kapal Perang Republik Indonesia Dewaruci.

Sedangkan 12 karya budaya Jatim yang disetujui menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yaitu Beskalan (Kabupaten Malang), Jaran Jenggo (Kabupaten Lamongan), Jaranan Pegon Tulungagung, Tari Topeng Getthak (Kabupaten Pamekasan), Brem (Kabupaten Madiun), Yadnya Kasada Tengger Brang Kulon (Kabupaten Pasuruan), Kembang Lamaran (Kab. Probolinggo), Nyadran Sawuran (Kab. Bojonegoro), Keket (Kab. Situbondo), Ngetung Batih (Kab. Tulungagung), Tari Ngremo (Kota Surabaya), Manten Pegon (Kota Surabaya).

“Jadi ada 12 usulan yang kita ajukan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Dan alhamdulilah disetujui semua. Sehingga total sudah ada 99 karya budaya Jatim yang ditetapkan sebagai WBTBI,” tegasnya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran untuk melestarikan dan merawat kekayaan karya budaya yang dimiliki Jawa Timur. Sebab jika tidak dirawat dan dilestarikan, maka kekayaan tersebut bisa hilang atau diakui oleh pihak lain.

“Sebab karya budaya asli yang kita miliki menjadi kekayaan otentik yang tidak lekang oleh masa. Sehingga tugas negerasi muda adalah untuk merawat dan melestarikan,” tegasnya.

“Dan kemudian tugas berikutnya adalah mempromosikan. Dengan rajin mempromosikan maka akan semakin banyak orang mengenal kekayaan budaya kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan Anugerah Warisan Budaya Indonesia (AWBI) Tahun 2023 itu, Pemprov Jawa Timur bekerjasama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK XI) juga turut mempromosikan karya budaya Jatim. Yaitu dengan menampilkan Tari Beskalan dari Kab. Malang dan menyajikan Brem dari Kabupaten Madiun dalam pameran. (poedji)

Tim Yankes Bergerak Layani Ratusan Pasien di Pulau Raas

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Tim Pelayanan Kesehatan(Yankes) Bergerak yang diterjunkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan, merampungkan misi kesehatannya di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Sabtu (16/9). Tim ini telah bertugas selama 4 hari sejak Rabu (13/9).

Layanan kesehatan yang diberikan tim Yankes Bergerak ini dipusatkan di Puskesmas Raas dan Kapal Gandha Nusantara 1 yang merupakan dukungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.

Untuk diketahui, Yankes Bergerak sudah dilakukan sejak tahun 2019 dan Pulau Raas merupakan tujuan ke-15. Sementara, untuk tahun 2023 Tim Yankes Bergerak telah diberangkatkan ke Pulau Sapudi (Juni 2023) dan Pulau Raas (September 2023). Dan yang akan datang Tim Yankes Bergerak akan diterjunkan ke Pulau Kangean antara akhir Oktober atau awal November, dan Pulau Gili pada November akhir.

Atas layanan tim Yankes Bergerak di Pulau Raas Sumenep ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa kehadirannya membawa misi mulia kemanusiaan. Yaitu, demi pemerataan layanan kesehatan di wilayah kepulauan terpencil yang kemudahan akses layanan kesehatannya tidak seperti warga di perkotaan.

“Indonesia memang negara kepulauan terbesar di dunia yang membuat beberapa daerah tidak mudah dijangkau. Tapi hak kesehatan adalah milik semua orang dan ini komitmen kami memberikan hak tersebut sampai ke kepulauan terpencil,” kata Khofifah , Senin (18/9).

Menurut Khofifah, kehadiran tim Yankes Bergerak ini juga merupakan wujud Program Jatim Sehat yang tertuang pada Nawa Bhakti Satya. Dimana, akses kehehatan ini berlaku umum untuk semua warga Jawa Timur di manapun mereka berada.

“Layanan kesehatan akan diberikan kepada siapa saja, tidak mengenal di mana mereka tinggal,” imbuhnya.

Di sisi lain, Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada tim Yankes Bergerak, dinas-dinas terkait, perangkat kecamatan, dan masyarakat yang telah membantu menyukseskan program.

“Tim Yankes Bergerak dan mereka yang telah mendukung adalah orang-orang hebat yang insya Allah ikhlas mengabdi. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah mereka. Terima kasih sekali atas kerja kerasnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono menjelaskan bahwa Yankes Bergerak ini merupakan program prioritas. Tujuannya untuk lebih mendekatkan akses dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat, khususnya masyarakat kepulauan terpencil.

“Dengan memberikan perhatian terhadap masyarakat di wilayah terpencil, akan memberikan penguatan terhadap kesehatan seluruh masyarakat di Jawa Timur. Harapannya, ini bisa menjadi inspirasi bagi pemerintah dan instansi lain untuk meratakan akses kesehatan di zona seperti ini,” terangnya.

Sebagai informasi, selama 4 hari bertugas tim Yankes Bergerak telah memberikan layanan kesehatan dasar baik spesialistik, kesehatan tradisional, maupun pembinaan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) kepada 476 orang pasien di wilayah kepulauan Sumenep itu.

Rinciannya, pasien penerima layanan bedah sebanyak 68 orang, 74 orang menerima layanan obgyn, 115 orang menerima layanan kesehatan mata, 50 orang menerima layanan Telinga Hidung Tenggorokan (THT), dan 44 orang menerima layanan kesehatan anak.

Selanjutnya 7 orang menerima layanan penyakit dalam melalui telekonsul dengan dokter spesialis penyakit dalam dari RSUD M. Noer Pamekasan, serta 118 orang menerima layanan kesehatan tradisional berupa akupuntur, akupresur, hingga herbal. (poedji)

Di Jatim Ada Program ASN Dahar Ngopi, Apa Itu?

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan gerakan ‘Dahar Ngopi’ yang merupakan akronim dari Tiada Hari Tanpa Pengembangan Kompetensi.

Peluncuran yang ditandai dengan penekanan tombol di layar LED ini dilakukan di Gedung Sasana Wiyata Praja, Kantor BPSDM Provinsi Jatim, Kamis (14/9).

Gerakan ‘ASN Dahar Ngopi’ sendiri adalah sebuah gerakan pengembangan kompetensi yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Jawa Timur mulai senen sampai Jum’at dengan beragam menu pembelajaran melalui berbagai kanal digital.

Khofifah mengatakan, gerakan ‘ASN Dahar Ngopi’ merupakan wujud dari komitmen Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi para ASN. Untuk itu, ia mengajak para ASN dari manapun seluruh Indonesia untuk turut serta mengikuti program tersebut.

“Ini bagus sekali. Bahwa kita tidak boleh merasa sudah paling pintar. Jangan pernah lelah untuk terus belajar,” katanya.

Menurutnya, gerakan ‘ASN Dahar Ngopi’ diluncurkan untuk melengkapi program ASN Belajar yang telah menjadi program unggulan BPSDM Jatim. Dengan meningkatkan kompetensi ASN, hal ini sekaligus menjadi bagian mewujudkan birokrasi berkelas dunia.

“Gerakan dahar ngopi ini untuk melengkapi program ASN belajar, sekarang tidak hanya hari Kamis tapi mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat, BPSDM Jatim memiliki program pengembangan kompetensi,” katanya.

Khofifah menjelaskan, gerakan ASN Dahar Ngopi ini nantinya dalam setiap hari dalam sepekan akan ada kompetensi yang dikembangkan. Yakni hari Senin, forum ASN berbagi ilmu atau knowledge sharing forum, dimana sebuah wadah berbagi praktik baik tentang pelaksanaan tugas, dalam rangka percepatan replikasi kinera unggul ASN dengan narasumber para Widyaiswara BPSDM Provinsi Jawa Timur.

Kemudian Selasa, forum ASN bertanya, BPSDM menjawab, merupakan program tanya-jawab tentang topik-topik terkini yang terkait dengan pengembangan kompetensi bagi ASN seluruh nusantara melalui media sosial BPSDM Jawa Timur. Yang selanjutnya akan dijawab secara komprehenshif oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dan/atau pejabat terkait dilingkungan BPSDM Provinsi Jawa Timur.

Lalu pada hari Rabu ada ASN mengaji, sebuah upaya membangun kesalehan sosial ASN untuk mengembangkan wawasan spiritual dengan topik-topik aktual keislaman yang terkait dengan kehidupan keseharian seorang ASN. Nantinya kegiatan ini akan dilaksanakan di Masjid Al-Huda BPSDM Provinsi Jawa Timur dirangkai dengan Pelaksanaan Sholat Dzuhur berjama’ah.

“Hari Kamis ada ASN belajar yang merupakan program unggulan BPSDM Provinsi Jawa Timur sebagai wahana pengembangan kompetensi Manajerial, Teknis, Fungsional dan Sosial Kultural dengan topik-topik yang aktual sesuai dengan perkembangan mutakhir,” katanya.

“Dan pada Hari Jumat ada ASN sehat dan bugar, sarana pengembangan wawasan bagi ASN untuk meningkatkan perilaku hidup sehat dan bugar,” pungkasnya. (poedji)

12 Karya Budaya Jatim Resmi Jadi WBTb Nasional

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Sebanyak 12 Karya Budaya asli Jawa Timur resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) Nasional oleh Tim Ahli WBTb Kemendikbudristek RI dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia Tahun 2023.

Penetapan ini menambah deretan daftar Karya Budaya asli Jatim yang terdaftar sebagai WBTb Nasional.

Rincian 12 karya budaya Jatim yang diakui sebagai WBTb nasional adalah Jaranan Pegon dari Tulungagung, Jaran Jenggo dari Kab. Lamongan, Tari Ngremo Surabayan dari Kota Surabaya, Tari Beskalan dari Kab. Malang, Nyadran Sawuran dari Kab. Bojonegoro dan Yadnya Karo Suku Tengger Brang Kulon dari Kab. Pasuruan.

Kemudian Kembang Lamaran dari Kota Probolinggo, Brem Madiun dari Kab. Madiun, Tari Topeng Ghettak dari Kab. Pamekasan, Keket dari Kab. Situbondo, Ngetung Batih dari Kab. Trenggalek dan Manten Pegon dari Kota Surabaya.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada tim Kemendikbudristek RI dan tim ahli lainnya atas penetapan 12 karya budaya Jatim sebagai WBTb nasional.

“Alhamdulillah, dari 12 usulan Karya Budaya, semuanya diterima dan ditetapkan sebagai WBTb Nasional. Tentu ini kabar yang sangat menggembirakan bagi warga Jatim,” ucap Khofifah pada Selasa (5/9/2023).

“Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Jatim. Semoga hal ini menjadikan budaya di Jatim tetap lestari dan bisa memberikan dampak yang baik bagi masyarakat melalui upaya pemajuan kebudayaan,” lanjutnya.

Khofifah menambahkan, dengan ditetapkannya 12 Karya Budaya ini maka total Karya Budaya di Jatim berjumlah 99 yang masuk dalam WBTb Nasional. Hal ini sekaligus menjadi penanda bahwa Jatim memiliki potensi budaya daerah yang luar biasa.

“Bahwa betapa banyaknya potensi kebudayaan daerah kita, harus terus disisir secara detail, untuk kemudian bisa kita daftarkan. Ini penting, karena upaya pelestarian yang konsisten harus menjadi suatu kewajiban,” tegasnya.

“Jika bukan kita yang melestarikan, menjaga bahkan mendaftarkan ke HAKI atau Kemendikbud, bagaimana anak cucu kita nanti akan menemukenali kekayaan budaya bangsa,” imbuh Khofifah.

Tak lupa, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas kerja keras pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian kebudayaan daerah. Ia berharap, akan semakin banyak masyarakat, utamanya generasi muda, yang semakin aware atau peduli akan kebudayaan daerah yang menjadi identitasnya sebagai sebuah bangsa Indonesia.

“Upaya pelestarian budaya tidak bisa berjalan hanya oleh satu generasi. Sifatnya adalah berkelanjutan. Saya harap, generasi milenial bahkan Gen Z juga bisa ikut menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas sebuah bangsa,” pungkasnya.

Turut hadir dalam penetapan WBTb Nasional, Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek RI, 15 Tim Ahli WBTb Kemendikbudristek RI, Tim Kerja WBTB Kemendikbud RI, dan Perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi se-Indonesia. (poedji)

Peringatan HLH, Khofifah Ajak Masyarakat Lakukan 3R

MALANG, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk gencar melakukan reduce, recycle, reuse (3R) terhadap sampah plastik sekaligus menjaga daya dukung alam dan lingkungan serta kelestarian hutan.

Hal tersebut ia tekankan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia di Jawa Timur yang diselenggarakan di Markas Komando Divisi Infanteri 2/Kostrad Singosari, Malang, Senin (4/9).

Khofifah mengatakan, upaya 3R ini sejalan dengan tema HLH 2023 “Beat Plastik Pollution”. Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa melakukan 3R itu sangat penting dan genting mengingat plastik merupakan salah satu limbah terbesar dengan angka mencapai 11 juta ton yang dibuang ke laut setiap tahunnya.

“Oleh karena itu sama-sama kita coba maksimalkan bagaimana sampah-sampah plastik itu bisa di kurangi. Maka reduce, recycle, reuse bisa kita lakukan,” katanya.

Khofifah mengatakan, pemanfaatan metode 3R ini selain untuk mengurangi sampah plastik, juga dapat membuka sumber pendapatan baru. Yang mana, masyarakat akan bisa menciptakan barang yang dapat dijual dan dimanfaatkan kembali.

Lebih jauh, Khofifah mengajak untuk bergerak bersama melindungi alam dan hutan. Ia mengatakan, penguatan pada daya dukung alam dan daya dukung lingkungan menjadi sesuatu yang vital bagi kehidupan.

“Saat ini sedang terjadi kebakaran hutan sekitar 1.200 hektar di Gunung Arjuno belum selesei kita padamkan. Kemarin (Minggu, 3/9) ada kebakaran yang meluas akibat pembakaran sampah yang ditinggalkan akhirnya tertiup angin akhirnya meluas. Saya minta dipastikan apa penyebabnya dari tempat sampah yang dibakar kemudian meluas ke mana-mana. Jadi tolong, kalau terpaksa bakar sampah, harus ditunggu,” tegasnya.

Selain itu, mantan Menteri Sosial RI itu menerangkan bahwa kebakaran hutan khususnya di gunung Arjuno salah satunya terkonfirmasi akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Di mana, terdapat indikasi ada orang tak bertanggungjawab itu membakar semak-semak hutan guna memancing hewan buruan keluar.

“Untuk ini saya minta agar ada strict punishment bagi mereka. Ini penting, karena tidak mudah menanam dan menjaga hutan. Kami sendiri pakai metode air seeding untuk menyebar benih, yang tingkat keberhasilannya sekitar 50%,” katanya.

Khofifah kemudian berpesan untuk tetap menikmati alam tanpa mengambil kekayaannya. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan tidak mengambil tumbuhan saat mendaki gunung.

“Saat ini tidak perlu banyak narasi, sebaliknya perlu banyak aksi,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan di Wilayah Jawa Timur antara Gubernur Khofifah dengan 13 perusahaan.

Di antaranya ada PT Smelting, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bali Nusra, PT Kimia Farma – Plant Watudakon, dan PT Semen Indonesia (Persero) TBK.

Dirinya juga menyerahkan penghargaan kepada bupati/walikota, desa, sekolah, dan kelompok masyarakat untuk beberapa kategori. Yakni kategori Pembina Proklim Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 serta Greenleadership yang diterima oleh masing-masing enam kabupaten/kota.

Ada pula kategori Desa/Kelurahan Berseri, Ekopesantren, Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH), dan Sekolah Adiwiyata.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah bersama Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Malang Mayor Jendral TNI Haryanto juga melakukan penanaman 10 ribu tanaman. Yang pelaksanaannya ditandai dengan pemencetan tombol sirine oleh Gubernur Khofifah bersama dengan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Malang beserta jajaran. (poedji)

Gubernur Khofifah Pimpin Operasi Water Bombing untuk Hentikan Karhutla Gunung Arjuno

PASURUAN, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Gunung Arjuno dengan menggunakan teknik water bombing pada Sabtu (2/9) sore.

Secara langsung, Gubernur Khofifah melakukan pemantauan udara kondisi terkini karhutla di Gunung Arjuno yang masuk dalam kawasan Tahura R Soeryo tersebut.

Seperti yang dirilis Biro Adpim, tampak bahwa beberapa kawasan memang masih terdapat titik kobaran api khususnya di Bukit Budug Asu, Kecamatan Singosari dan bahkan merembet ke arah Kabupaten Pasuruan.

Untuk itu, Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan BNPB untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan teknis
water bombing. Ini karena api yang merembet ke wilayah Kab. Pasuruan tersebut hingga sore hari ini tercatat telah meluas hingga 1.200 ha dan terpantau belum bisa dipadamkan seutuhnya.

“Jadi selama perjalanan kunker kemarin saya terus koordinasi di grup Jatim Tangguh terkait kondisi karhutla di Arjuno ini. Kami telah berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta bantuan helikopter. Alhamdulillah hari ini bantuan Helikopter dari BNPB sudah mulai beroperasi,” terang Gubernur Khofifah.

“Mereka sudah melakukan observasi sejak tanggal 31 Agustus 2023 di titik-titik api yang muncul terutama di titik yang sulit untuk dilakukan pemadaman secara manual. Setelah observasi pandangan mata dan pemetaan itu, maka hari ini sudah langsung mulai melakukan water bombing sebanyak 13 rit dengan sekali melepas air sebanyak 800 liter,” lanjutnya.

Penyiraman udara ini sendiri telah dilakukan di area kawasan Tahura termasuk Desa Cendono Kabupaten Pasuruan dan Desa Toyomarto Kab. Malang yang mencakup tiga hot spot di wilayah Singosari Kab. Malang dan Desa Tambaksari Kec. Purwodadi Pasuruan.

Selain pemadaman melalui udara, pemadaman secara manual juga masih terus dilakukan. Tercatat 350 orang personil gabungan dari personil Tahura R Soerjo yang bekerja sama dengan masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, masyarakat sekitar kawasan hutan dan didukung oleh BPBD Prov Jatim, BPBD Kab. Pasuruan, BPBD Kab. Malang, TNI dan Polri telah dikerahkan.

Lebih lanjut dikatakan Khofifah bahwa kondisi karhutla ini memang cukup genting dan patut disikapi dengan sigap. Terutama karena cuaca yang memang tengah dilanda elnino yang bahkan menyebabkan dalam 10 hari belakangan tidak turun hujan di area hutan Gunung Arjuno. Sehingga menyebabkan kondisi karhutla semakin parah.

“Dan kalau kita melihat tadi titik apinya masih cukup panjang. Saya potret tadi titik apinya, kalau tidak ketemu batu atau batas yang disiapkan maka api itu akan terus menjalar dan meluas area yang terbakar,” tegasnya.

Tidak hanya faktor alam, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian dan juga laporan yang dihimpun Dinas Kehutanan Jatim, disinyalir penyebab karhutla di lereng Arjuno ini salah satunya adalah perburuan liar.

Pasalnya pelaku yang kini sedang diburu diduga sengaja melakukan pembakaran semak-semak hutan untuk memicu gerakan dari satwa yang diburu dan memudahkan aktivitas pemburuan satwa.

Terkait hal ini, Gubernur Khofifah mengimbau khusus masyarakat untuk menghentikan kegiatan perburuan liar. Sebab tindakan yang tidak bertanggung jawab itu sangat berdampak buruk bagi lingkungan.

“Maka apa yang terkonfirmasi bahwa kemungkinan terjadinya kebakaran hutan ini adalah aktivitas perburuan liar, maka saya mohon segera dihentikan. Tolong dijaga alam kita dan lindungi hutan kita dari perburuan liar,” tegas Khofifah.

Selain itu, melihat kondisi belum turunnya hujan secara berkepanjangan ini, Gubernur Khofifah secara khusus menyerukan agar masyarakat mulai melakukan Sholat Istisqo’ untuk memohon diturunkan hujan. Utamanya, bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan Gunung Arjuno dan daerah yang mengalami kekeringan.

“Dengan kondisi ini kami melihat bahwa sudah saatnya kita melakukan Sholat Istisqo’ untuk meminta hujan. Apalagi di kawasan hutan ini sudah 10 hari tidak hujan,” tutur Khofifah.

Ditambahkan, Sholat Istisqo’ ini bisa dilakukan masyarakat berbasis lapangan atau halaman masjid yang terbuka. Ia menegaskan, bahwa ini juga merupakan upaya untuk memadamkan karhutla.

“Selain upaya fisik, mari kita memulai Sholat Istisqo’. Mudahan-mudahan Allah segera menurunkan hujan yang barokah. Yang bisa memadamkan karhutla dan memberikan sumber air kehidupan bagi masyarakat Jatim,” harapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah kembali berterima kasih kepada tim BNPB yang sudah mengirimkan bantuan tim dan helikopter untuk bisa melakukan water bombing . Juga terima kasih atas ikhtiar dari seluruh pihak, utamanya masyarakat sekitar hutan yang turut membantu dalam pembuatan titik-titik pembatas api.

“Kami berharap bisa dapat bantuan tambahan water bombing lagi supaya lebih cepat proses untuk bisa melakukan pembasahan yang mana bisa mempercepat upaya pemadaman Karhutla di Gunung Arjuno ini,” pungkasnya. (poedji)

Prasasti Nawa Bhakti Satya Jadi Spot Foto Favorit Pendaki Gunung Arjuno

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Prasasti Nawa Bhakti Satya yang ada di puncak Gunung Arjuno menjadi salah satu spot foto favorit bagi para pendaki. Bahkan, banyak para pendaki yang mengunggahnya di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan agar para pendaki selalu menjaga alam dan melestarikan lingkungan gunung.

“Prasasti Nawa Bhakti Satya di puncak gunung arjuno jadi salah satu spot foto favorit bagi pendaki gunung arjuno, cantik sekali memang, seperti negeri di atas awan, silahkan nikmati keindahannya jangan lupa jaga alamnya,” terang Gubernur Khofifah di tengah kunjungan kerjanya di Inggris, Sabtu (26/8/2023) seperti dirilis oleh Biro Adpim Prov Jatim.

Khofifah menjelaskan Gunung Arjuno yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kab. Malang dan Kab. Pasuruan ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Menurutnya, Gunung Arjuno memang menawarkan pemandangan yang indah, maka tak heran banyak pendaki menjadikan sebagai tujuan pendakiannya.

“Di sana memang indah, saat sampai di puncak, kita bisa melihat panorama indah luar biasa, apalagi saat cuaca cerah kita bisa swafoto dengan latar gumpalan awan, jadi seperti negeri di atas awan,” ucapnya.

Khofifah menambahkan, luasnya hutan yang membentang dan eloknya perbukitan di sekitanya bisa menjadi penghilang penatnya pendakian. Ketika sore keindahan langit saat matahari terbenam juga bisa dinikmati dari puncak ogal agil di ketinggian 3.339 mdpl ini.

“Mau pagi atau sore, puncak Arjuno tetap menawarkan pesona indah, dan prasasti Nawa Bhakti Satya ada di spot yang memang paling menarik untuk kita mengabadikan momen,” katanya.

Selain menawarkan keindahan, Gunung Arjuno juga merupakan cagar biosfer di kawasan Bromo Tengger Semeru dan Arjuno yang bahkan telah ditetapkan oleh Unesco tahun 2015. Gunung tertinggi kedua di Jatim ini juga menyimpan nilai sejarah.

Di sepanjang jalur pendakiannya, ada berbagai situs bersejarah dan petilasan. Diantaranya Goa Antaboga, Sendang Dewi Kunti, Arca Semar Moksa, Punden dan Arca pertapaan Dewa Wisnu, dan Candi Semilar yang tersusun dari 9 arca penjaga dan 5 arca pandawa.

Untuk itu, Gubernur Khofifah berpesan agar para pendaki juga harus tetap menjaga kebersihan dan keindahan di sana. Karena baginya mencintai alam tidak hanya dibuktikan dengan mampu mendaki sampai puncak saja tetapi bagaimana upaya untuk menjaga alam tetap bersih dan lestari.

“Dijaga kebersihannya, tidak mencoreti bebatuan yang ada di sana, tidak membuang sampah sembarangan, bekal yang kita bawa saat naik ke puncak jangan sampai ada yang tertinggal saat kembali turun, sisa makanan atau bungkusnya harus kita bawa turun kembali,” pesannya.

Sebagai informasi, Prasasti Nawa Bhakti Satya adalah sebagai penanda puncak Gunung Arjuno yang setahun lalu dibawa oleh Tim Ekspedisi 77 saat menjalankan misi pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT ke-77 tahun 2022 yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, mereka dilepas oleh Gubernur Khofifah dari Gedung Negara Grahadi untuk menjalankan misi tersebut.

Tim 77 ini beranggotakan 7 elemen masyarakat yang terdiri dari unsur perempuan, ASN, Pramuka, media, pelaku wisata, mahasiswa pecinta alam dan unsur relawan mengobarkan semangat kemerdekaam di Puncak Arjuno.

“Setahun lalu saya melepas tim ekspedisi 77 dari Grahadi, mereka mengibarkan bendera di puncak Arjuno, juga menanam 77 bibit pohon Cemara gunung, karena misinya waktu itu adalah semangat kemerdekaan dan kebangsaan melalui semangat cinta lingkungan,” ungkap Khofifah.

Saat ini, prasasti ini telah menjadi ikon pendakian Gunung Arjuno dan telah manjadi daya tarik para pendaki untuk mengabadikan momen kebahagiaan setelah melalui perjalanan pendakian gunung yang cukup melelahkan.

Tidak hanya sekedar prasasti, tulisan Nawa Bhakti Satya mengandung makna yang sangat berarti bagi masyarakat Jawa Timur. Nawa Bhakti Satya merupakan 9 program kerja Gubernur dan Wagub Jawa Timur yaitu Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah dan Jatim Harmoni.

“Semoga prasasti ini menjadi lambang masyarakat Jatim menuju Puncak Kesuksesan melalui program kerja Nawa Bhakti Satya,” tutupnya. (poedji)

Lepas Kontingan Jatim, Gubernur Khofifah Minta Bawa Pulang Gelar Juara Umum POPNAS XVI

SURABAYA, JAYAKAETA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 365 orang kontingen Jawa Timur yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Tahun 2023, di Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan, Rabu (23/8/2023).

Kontingen Jatim yang terdiri dari 279 orang atlet pelajar, 65 orang pelatih, dan 5 orang official tersebut dipastikan siap untuk berlaga di ajang POPNAS yang diselenggarakan mulai 26 Agustus 2023 hingga 4 September 2023 di Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Di pelepasan itu, Gubernur Khofifah dengan penuh gelora membakar semangat para atlet peserta. Ia meminta para atlet pelajar Jatim untuk membawa pulang hasil yang premium dengan membawa pulang Juara Umum.

“Kita pastikan kontingen Jatim dalam kondisi prima lahir dan batin. Jika di POPNAS XV Tahun 2019 lalu Jatim meraih posisi ke-3, semoga di POPNAS XVI Tahun 2023 hasilnya premium, semoga Jatim tak hanya mempertahankan posisi juara 3 tapi bahkan merebut Juara Umum. Amin,” kata Gubernur Khofifah.

“Oleh sebab itu anak-anakku, berikan hasil dan prestasi yang terbaik dari masing-masing diri kalian. Bawa pulang medali sebanyak-banyaknya. Insya Allah jika Allah meridhoi, maka Jatim juara umum Popnas 2023,” imbuhnya.

Dalam ajang ini total ada sebanyak 22 cabang olahraga yang dipertandingkan. Diantaranya angkat besi, atletik, panahan, panjat tebing, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulutangkis, dayung, pencak silat, senam dan juga renang. Selain itu juga sepak takraw, taekwondo, karate, kempo, menembak, tenis lapangan, wushu dan juga sepak bola.

Kontingen Jatim mengikuti seluruh cabor yang dipertandingkan kecuali cabor sepak bola. Absennya Jatim di cabor sepak bola ini dikarenakan tidak lolos di pra POPNAS yang diselenggarakan di Kaltim pada tahun 2022 lalu.

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial ini menegaskan bahwa ajang POPNAS ini diharapkan akan menjadi ajang evaluasi dan untuk mencapai prestasi atlet pelajar Jatim dalam menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, ia juga berpesan pada seluruh atlet pelajar Jatim agar menjadikan ajang ini sebagai kawah candradimuka untuk semakin mengembangkan potensi diri. Bahwa dengan bertemu dengan banyak lawan dari berbagai daerah adalah kesempatan untuk belajar belajar dan belajar.

Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi kesempatan emas untuk menjalin kekeluargaan dan juga persaudaraan dengan sesama atlet pelajar dari penjuru daerah di Indonesia.

“Oleh sebab itu manfaatkan momentum ini untuk mengembangkan potensi diri, menjalin persaudraan dan kekeluargaan dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Pun begitu kepada pelatih dan offisial ia berharap agar selurunya mematuhi peraturan pertandingan yang berlaku. Agar seluruh atlet pelajar Jatim bisa mencapai prestasi dengan cara sportiv.

“Bismillahirohmanirrohim, saya melepas kontingen Jatim untuk berlaga di POPNAS 2023 di Palembang, Sumatera Selatan,” pungkasnya. (poedji)