Bromo Ditetapkan Jadi Taman Nasional Tercantik di Dunia

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kegembiraanya usai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur dinobatkan sebagai The World’s Most Beautiful National Parks 2023 yang dirilis Bounce, platform layanan perjalanan yang berbasis di San Fransisco, Caifornia, Amerika Serikat.

TNBTS berada di peringkat ketiga dibawah Taman Nasional Kruger yang terletak di Afrika Selatan yang menduduki peringkat pertama dan Taman Nasional Lençóis Maranhenses di Brazil yang menempati peringkat kedua.

Penilaian Bounce didasarkan pada akumulasi jumlah postingan Instagram, penayangan TikTok, ulasan daring, serta pencarian kata kunci di Google sepanjang 2023. Dalam daftar Bounce, peringkat Bromo bahkan berada jauh diatas Taman Hutan Nasional Zhangjiajie di China dan Taman Nasional Fuji Hakone Izu di Jepang.

“Alhamdulillah. Selain Kawah Ijen yang Juni 2023 lalu ditetapkan sebagai Unesco Global Park, Jawa Timur juga punya Bromo yang keindahannya juga diakui dunia. Syukur alhamdulillah tiada terhingga atas besarnya anugerah Allah SWT di Bumi Majapahit ini,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (2/12/2023)

Khofifah mengatakan, TNBTS menyajikan lanskap unik, dimana setiap sudutnya begitu mempesona dan mampu membius siapa saja yang berkunjung. Selain Gunung Bromo, tambahnya, di kawasan tersebut juga ada Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Widodaren, Gunung Kursi, padang savana, lautan pasir, serta bukit-bukit yang membentuk dinding Kaldera Tengger. Di sisi selatan, ada Gunung Semeru dengan puncaknya Mahameru.

“Selain keindahan alam, Kawasan Bromo yang didiami Suku Tengger juga menjanjikan wisata budaya yang tidak kalah menariknya. Disana ada berbagai kearifan lokal budaya yang unik dan masih menjaga tradisi leluhur,” tuturnya.

“Yang belum pernah ke Bromo, ayo datang dan nikmati kepingan surga ini. Seumur hidup, paling tidak harus pernah datang ke Bromo,” imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam metode perhitungannya, Bounce memberi bobot nilai terhadap 100 taman nasional terbaik di dunia menurut laman TourScanner.com. Kemudian tim riset Bounce menghitung skor berdasarkan jumlah unggahan di Instagram, jumlah penayangan di TikTok, penelusuran Google dari Oktober 2022-September 2023 menurut Google Ads, serta ulasan terhadap setiap taman nasional di Google.

Bouce mencatat, unggahan terkait Bromo Tengger Semeru telah berhasil mengumpulkan sebanyak satu miliar penayangan di TikTok dan lebih dari 930 ribu postingan di Instagram dalam satu tahun terakhir. Tak sampai di situ, taman nasional ini juga memiliki ulasan yang cukup baik, yakni 4,8 bintang. (poedji)

Prasasti Nawa Bhakti Satya Jadi Spot Foto Favorit Pendaki Gunung Arjuno

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Prasasti Nawa Bhakti Satya yang ada di puncak Gunung Arjuno menjadi salah satu spot foto favorit bagi para pendaki. Bahkan, banyak para pendaki yang mengunggahnya di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan agar para pendaki selalu menjaga alam dan melestarikan lingkungan gunung.

“Prasasti Nawa Bhakti Satya di puncak gunung arjuno jadi salah satu spot foto favorit bagi pendaki gunung arjuno, cantik sekali memang, seperti negeri di atas awan, silahkan nikmati keindahannya jangan lupa jaga alamnya,” terang Gubernur Khofifah di tengah kunjungan kerjanya di Inggris, Sabtu (26/8/2023) seperti dirilis oleh Biro Adpim Prov Jatim.

Khofifah menjelaskan Gunung Arjuno yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kab. Malang dan Kab. Pasuruan ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Menurutnya, Gunung Arjuno memang menawarkan pemandangan yang indah, maka tak heran banyak pendaki menjadikan sebagai tujuan pendakiannya.

“Di sana memang indah, saat sampai di puncak, kita bisa melihat panorama indah luar biasa, apalagi saat cuaca cerah kita bisa swafoto dengan latar gumpalan awan, jadi seperti negeri di atas awan,” ucapnya.

Khofifah menambahkan, luasnya hutan yang membentang dan eloknya perbukitan di sekitanya bisa menjadi penghilang penatnya pendakian. Ketika sore keindahan langit saat matahari terbenam juga bisa dinikmati dari puncak ogal agil di ketinggian 3.339 mdpl ini.

“Mau pagi atau sore, puncak Arjuno tetap menawarkan pesona indah, dan prasasti Nawa Bhakti Satya ada di spot yang memang paling menarik untuk kita mengabadikan momen,” katanya.

Selain menawarkan keindahan, Gunung Arjuno juga merupakan cagar biosfer di kawasan Bromo Tengger Semeru dan Arjuno yang bahkan telah ditetapkan oleh Unesco tahun 2015. Gunung tertinggi kedua di Jatim ini juga menyimpan nilai sejarah.

Di sepanjang jalur pendakiannya, ada berbagai situs bersejarah dan petilasan. Diantaranya Goa Antaboga, Sendang Dewi Kunti, Arca Semar Moksa, Punden dan Arca pertapaan Dewa Wisnu, dan Candi Semilar yang tersusun dari 9 arca penjaga dan 5 arca pandawa.

Untuk itu, Gubernur Khofifah berpesan agar para pendaki juga harus tetap menjaga kebersihan dan keindahan di sana. Karena baginya mencintai alam tidak hanya dibuktikan dengan mampu mendaki sampai puncak saja tetapi bagaimana upaya untuk menjaga alam tetap bersih dan lestari.

“Dijaga kebersihannya, tidak mencoreti bebatuan yang ada di sana, tidak membuang sampah sembarangan, bekal yang kita bawa saat naik ke puncak jangan sampai ada yang tertinggal saat kembali turun, sisa makanan atau bungkusnya harus kita bawa turun kembali,” pesannya.

Sebagai informasi, Prasasti Nawa Bhakti Satya adalah sebagai penanda puncak Gunung Arjuno yang setahun lalu dibawa oleh Tim Ekspedisi 77 saat menjalankan misi pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT ke-77 tahun 2022 yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, mereka dilepas oleh Gubernur Khofifah dari Gedung Negara Grahadi untuk menjalankan misi tersebut.

Tim 77 ini beranggotakan 7 elemen masyarakat yang terdiri dari unsur perempuan, ASN, Pramuka, media, pelaku wisata, mahasiswa pecinta alam dan unsur relawan mengobarkan semangat kemerdekaam di Puncak Arjuno.

“Setahun lalu saya melepas tim ekspedisi 77 dari Grahadi, mereka mengibarkan bendera di puncak Arjuno, juga menanam 77 bibit pohon Cemara gunung, karena misinya waktu itu adalah semangat kemerdekaan dan kebangsaan melalui semangat cinta lingkungan,” ungkap Khofifah.

Saat ini, prasasti ini telah menjadi ikon pendakian Gunung Arjuno dan telah manjadi daya tarik para pendaki untuk mengabadikan momen kebahagiaan setelah melalui perjalanan pendakian gunung yang cukup melelahkan.

Tidak hanya sekedar prasasti, tulisan Nawa Bhakti Satya mengandung makna yang sangat berarti bagi masyarakat Jawa Timur. Nawa Bhakti Satya merupakan 9 program kerja Gubernur dan Wagub Jawa Timur yaitu Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah dan Jatim Harmoni.

“Semoga prasasti ini menjadi lambang masyarakat Jatim menuju Puncak Kesuksesan melalui program kerja Nawa Bhakti Satya,” tutupnya. (poedji)

Alumni SMPN2 Jember Kagumi Heritage Palace dan Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Enam objek wisata umum dan relegi di Solo dan Sukoharjo, menjadi sasaran kunjungan 35 anggota Ikatan Keluarga Alumni Tujuh Dua (IKAJUA) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2, Jember, Jumat sampai dengan Minggu (28-30 Juli 2023).

Kegembiraan terlihat, saat mengunjungi The Heritage Palace, Sukoharjo. Mereka selfie dan foto bersama sepuasnya.

Objek wisata ini, semula bekas pabrik gula peninggalan kolonial Belanda. Keberadaannya, kemudian disulap menjadi sebuah destinasi wisata, yang menarik bahkan diminati banyak wisatawan.

“Di setiap sudut dipoles sehingga mirip dengan suasana Eropa,” kata salah satu peserta, Teguh Lulus Rahmadi kepada Jayakartanews.com Senin(31/7/2023).

Menariknya, di objek wisata ini mengedepankan gambar tiga demensi, yang menghasilkan seperti di tempat aslinya, mulai pemandangan alam hingga fantasi.

Juga terdapat museum industri, koleksi mobil zaman dulu dari berbagai merek terkenal dunia.

Terdapat pula mobil yang pernah digunakan Presiden Indonesia pertama, Bung Karno.

Ketika mengunjungi Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan, rombongan alumni maupun wisatawan lainnya, kagum melihat langsung masjid yang nampak begitu megah, indah dengan arsitektur Islam modern.

Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 3,6 hektare, merupakan hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed bin Zayed, untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, dengan biaya pembangunannya sebesar Rp. 300 miliar.

Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan, sekarang banyak dikunjungi ribuan orang per hari dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Objek lainnya yang dikunjungi adalah pasar legendaris, Pasar Klewer yang menawarkan aneka kain dan baju batik, dengan harga terjangkau.

Selain objek tadi, turut dikunjungi Pura Mangkunegaran, Museum Musik Lokananta.

Selalu Gembira

Rekreasi ke Solo sekitarnya, dilaksanakan untuk menyemarakkan HUT IKAJUA ke tujuh dan meningkatkan rasa kekeluargaan dan penyegaran bagi para alumni satu angkatan ini.

“Kami selalu menjaga agar anggota paguyuban selalu gembira, bahagia dan sehat lahir batin,” kata Ketua IKAJUA Sigit Prakoso didampingi Sekretaris paguyuban Rudiyanto.

Sementara itu Penasehat IKAJUA Soelaksono Tedjo Pawoko menambahkan, secara berkala alumni satu angkatan ini, mendengarkan petunjuk dokter dalam sebuah diskusi ringan tentang kesehatan. Kegiatan lainnya adalah menyanyi irama lagu tembang kenangan, diiringi pemusik tunggal. (poedji)

Aneka Destinasi Wisata Kelas Dunia di Jatim, Salah Satunya Jelajah Perut Bumi di Sumenep

SUMENEP, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Jawa Timur memiliki banyak destinasi wisata kelas dunia yang tidak dimiliki banyak negara. Ia berharap berbagai potensi tersebut bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendatangkan banyak pendapatan bagi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Khofifah mencontohkan, di Kabupaten Banyuwangi ada Kawah Ijen yang merupakan danau air asam terbesar di dunia. Ditambah adanya fenomena blue fire yang hanya ada dua di dunia, yaitu di Islandia dan Kawah Ijen.

Selain itu, ada juga Gunung Bromo dimana, kata Khofifah, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam berupa kawah Bromo, yang dilengkapi dengan kawasan pegunungan dan perbukitan, serta hamparan padang savana yang indah.

Tidak berhenti disitu, di Sumenep ada Gili Iyang yang dinobatkan sebagai tempat dengan oksigen terbaik kedua di dunia setelah Laut Mati di Jordania. Pantainya juga cantik, dan ada wisata gua juga.

“Konon, tingginya oksigen di Gili Iyang disebut menjadi salah satu faktor yang membuat warga Gili Iyang berumur panjang dan awet muda,” kataya kepada awak media.

Menurut Khofifah, dengan berbagai potensi tersebut pemerintah daerah juga dituntut kreatif dalam menjadikan destinasi wisata tersebut semakin menarik dan tidak membosankan. Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti akademisi, pelaku usaha hingga komunitas perlu dilakukan, termasuk mempromosikan destinasi tersebut melalui pelaksanaan event.

“Jawa Timur juga punya banyak desa wisata yang menawarkan pengalaman yang otentik. Nah, kapasitas SDM pariwisata ini juga harus ditingkatkan agar tidak kaget saat tiba-tiba dibanjiri wisatawan dalam dan luar negeri,” tuturnya.

“Pariwisata memiliki multiplier effect yang besar karena bisa membangkitkan ekonomi berkali lipat. Maka dari itu, Saya berharap Pemerintah Daerah memperbanyak event-event pariwisata guna meningkatkan jumlah kunjungan. Sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian lebih kencang lagi,” tambah dia.

Wisata Jelajah Perut Bumi

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Gili Iyang Sumenep, Senen (4/7) Khofifah yang didampingi Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah mengunjungi Goa Mahakarya di Dusun Ra’as Timur Desa Banraas. Gua alami hasil karya semesta ini menghadirkan pesona bebatuan stalaktit dan stalagmit yang unik dan indah.

“Pintu masuknya sudah memberi rasa, harus menundukkan kepala hingga sembilan puluh derajat, begitu masuk ke dalam subhanallah indah sekali. Bagi yang menyukai aktivitas menjelajahi perut bumi, sayang banget kalau melewatkan untuk datang ke gua ini,” tuturnya.

Sebagai informasi, Gua Mahakarya ini memiliki luas 800 meter persegi dengan lima pintu ruang di dalamnya. Gua ini menyajikan pemandangan batu kaca yang elok serta percikan air yang dipercaya masyarakat setempat khasiat yang bisa membuat awet muda. Gua Mahakarya dikenal dengan nama Gua Celeng karena dahulu gua tesebut menjadi tempat persembunyian hewan celeng atau babi hutan.

“Gili Iyang juga punya Betoh Cangge alias Batu Canggah, destinasi wisata lain yang lumayan menguji adrenalin. Tapi sesampainya disini maka semua itu terbayar dengan pemandangan luar biasa. Ayo ke Gili Iyang,” ajak Khofifah mengakhiri. (poedji)

Rekomendasi Kuliner di Malang Wajib Dicoba!

JAYAKARTA NEWS— Malang memang dikenal sebagai kota yang menarik untuk wisatawan baik dari keindahan alamnya maupun keindahan Kota Malang itu sendiri.

Saat menjelajahi Kota Malang jangan sampai terlewat untuk mencicipi makanan khas Malang. Berbagai kuliner ini memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dari yang lain. Rasanya begitu melekat dan susah untuk dilupakan.

Menjelajahi kuliner merupakan petualangan yang seru, kita dapat mengetahui cita rasa makanan khas daerah, sejarah makanan tersebut, serta proses pengolahan makanan. Berikut rekomendasi tempat kuliner di Malang yang nyaman serta memiliki cita rasa yang unik.

1. Rawon Nguling Malang

Rawon memang masih tetap pilihan makanan khas Jawa Timur yang terkenal enak, tetapi rawon satu ini memiliki cita rasa yang unik dan berbeda dari rasa rawon pada umumnya. Rasa daging yang empuk saat dikunyah beserta kuahnya segar.

Berdiri sejak tahun 1942 rumah makan Rawon Nguling selalu konsisten dalam memberikan rasa yang spektakuler, hingga saat ini rumah makan Rawon Nguling sering dikunjungi oleh wisatawan. Tempat rumah makan Rawon Nguling tidak jauh dari pusat kota. Tepatnya pada jalan Zainul Arifin No. 62 atau biasa disebut Kidul Dalem bagi masyarakat sekitar. Cocok  dikunjungi ketika selepas mengunjungi  Alun – Alun malang. Harga yang tertera dalam menu juga affordable, mulai dari 20 ribu rupiah sampai 55 ribu rupiah saja per-porsinya.

Bakso President Malang/foto: foto: Yunus Raga

2. Bakso President Malang

Malang sudah mendapati julukan Kota Kuliner Bakso dari kota manapun, di Kota Malang sendiri terdapat bakso yang memiliki cita rasa otentik dan perlu dicoba. Masyarakat Malang ketika ditanya dimana restauran bakso yang terbaik pasti jawabannya Bakso President. Karena Bakso President sudah terkenal dan melekat dihati masyarakat kota Malang.

Selain memiliki cita rasa yang mengagumkan, pemandangan dari Restauran Bakso President jarang dimiliki oleh tempat lain. Saat mencicipi masakan Restauran Bakso President terkenang pengalaman yang unik, yakni sembari makan dapat merasakan pemandangan kereta yang melintas. Tepatnya di jalan Batanghari No. 56. Harga mulai dari 5 ribu rupiah sampai 25 ribu rupiah.

Soto Ayam Lombok/foto: foto: Yunus Raga

3. Soto Ayam Lombok

Saat berkunjung ke Malang, tempat ini tidak boleh terlewatkan untuk dicoba. Suasana sarapan dengan makanan tradisional yang super enak. Sudah terjamin dan terbukti dari rating google maps tidak mengecewakan. Cita rasa koya ditambah topping kentang yang otentik dan segar membuat seorang penikmat kuliner sangat layak untuk mencoba Soto Ayam Lombok ini.

Restauran ini berdiri pada sejak tahun 1955 dan masih tetap menciptakan rasa yang konsisten dan nikmat. Menjadikan pengalaman kuliner yang sayang untuk dilewatkan saat mengunjungi Kota Malang. Harga makanan per-porsinya tidaklah mahal sekitar 25 ribu rupiah, restoran ini berada di jalan Lombok No.1 dekat SPBU Pertamina Sawahan. (Yunus Raga)

Jelajah Desa Wisata Kabupaten Malang

MALANG, JAYAKARTA NEWS – Bupati Malang HM. Sanusi bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kegiatan dari subuh keliling (Suling) hingga jelajah desa wisata di Bendungan Lahor Karangkates Kabupaten Malang, Jumat (16/6/2023).

Kegiatan ini dilakukan untuk upaya kemajuan pariwisata dan kebudayaan yang memiliki kelebihan dan keunikan agar wisatawan lebih mendapat kepuasan dan kenyamanan menikmati keindahan desa wisata itu sendiri, ungkap “Purwoto” selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang saat di temui wartawan JayakartaNews.

Adapun beberapa rangkaian desa wisata yang dikunjungi antara lain situs budaya Patung Ganesha yang terletak tidak jauh dari bendungan Lahor karangkates.

Tokoh spiritual Ganesha mbah “Agus Gondrong” menegaskan, suatu jejak peninggalan wajib dilestarikan dan diedukasikan kepada penerus agar tetap terjaga, hal ini diungkapkan dengan serius karena melihat dari beberapa kejadian situs-situs yang telah hilang dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sementara dengan adanya jelajah desa wisata yang di lakukan Bupati Malang HM. Sanusi dan jajarannya, pihaknya meminta kepada masing-masing pengelola desa wisata agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. 

“Dalam hal ini yang harus ditingkatkan (SDM) sumber daya manusianya agar desa wisata itu sendiri dapat berkembang dan diunggulkan,” imbuhnya. (Nova)

UNESCO Tetapkan Gunung Ijen di Jawa Timur Sebagai Global Geopark, “Efektif Dongkrak Kunjungan Wisata”

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Kawasan Wisata Gunung Ijen dinobatkan sebagai Unesco Global Geopark (UGGp). Penetapan taman wisata geologi di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso itu sebagai UGGp, dilakukan dalam sidang tahunan di Markas UNESCO di Paris, Prancis, Rabu 24 Mei 2023 lalu.

Penyerahan sertifikat resmi kepada pengelola Ijen Geopark rencananya akan dilaksanakan pada September 2023 di Maroko.

Atas penetapan ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UNESCO atas penetapan Gunung Ijen tersebut. “Sebuah kebanggaan yang luar biasa, satu lagi obyek wisata geologi di Jatim dinobatkan sebagai UGGp,” kata Khofifah kepada awak media di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (4/6).

Yang membanggakan lagi, Ijen Geopark dinyatakan lulus sidang Council UNESCO yang digelar di Provinsi Satun, Thailand pada 5 September 2022 dengan nilai terbaik diantara geopark lain.

“Saat proses assessment Geopark Ijen memperoleh skor 873. Hingga saat ini capaian skor tersebut masih merupakan capaian tertinggi diantara aspiring UNESCO Global Geopark di Indonesia yaitu Geopark Belitung dengan nilai skor 850, maupun Geopark Maros Pangkep dengan nilai skor 869,” jelas Khofifah.

Geopark Ijen memperoleh tertinggi dari calon Geopark lain di Indonesia dengan keunikan geologi, biologi, budaya serta fenomena alam blue fire dalam kawasan Gunung Ijen menjadikan Geopark Ijen menjadi pesona yang di akui dunia.

Khofifah berharap, status baru Gunung Ijen tersebut akan berdampak siginifikan bagi daya tarik wisata Gunung Ijen lebih-lebih untuk wisatawan mancanegara yang pada akhirnya juga berdampak pada perekonomian warga setempat dan Jawa Timur pada umumnya.

“Semoga ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara, sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” harapnya.

Lebih lanjut ditambahkan Khofifah, dengan adanya pengakuan dari UNESCO maka seluruh situs geologi, budaya dan hayati yang dimiliki Ijen akan dipromosikan langsung oleh UNESCO. Sehingga Ijen UGGp akan semakin dikenal luas secara internasional dan meningkatkan kunjungan pariwisata.

Selain itu juga terbangun jejaring antar UGGp akan membuka peluang kerjasama di berbagai bidang Pendidikan, ekonomi, tenaga kerja, budaya dan lainnya tidak hanya di level nasional namun juga di level global.

Selain itu menurut Khofifah, peluang pendanaan menjadi semakin lebar karena keberadaan Ijen yang sudah menjadi UGGp semakin dikenal luas di level global, dan membuka peluang investasi bagi para calon investor yang akan berinvestasi di Ijen.

“Khususnya komunitas ramah lingkungan, yang menjunjung tinggi budaya lokal dan mengikutsertakan masyarakat lokal dalam memberdayakan ekonomi,” jelasnya.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat otomatis juga akan semakin meningkat untuk terus menjaga dan mengkonservasi bumi, budaya. Nilai-nilai pemberdayaan ekonomi masyarakat juga meningkat, karena dalam geopark mensyaratkan pelibatan masyarakat lokal secara aktif.

Khofifah lantas mengungkap proses perjalanan panjang pengajuan Gunung Ijen sebagai UGGp yang dimulai sejak 2020, mulai dari penyusunan dokumen administrasi Ijen Geopark, pembuatan logo hingga pembentukan Badan Pengelola Ijen Geopark yang diketuai oleh Kepala Bappeda Jatim

Selanjutnya Geopark Ijen masih harus ditetapkan menjadi Geopark Nasional oleh Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) hingga mengikuti assessment berjenjang di tingkat UNESCO sampai sidang dewan UNESCO di Thailand pada 5 September 2022 lalu.

Status yang sama menurut Khofifah sebenarnya juga pernah diraih Jatim untuk Geopark Gunungsewu di wilayah Pacitan, Gunung Kidul, dan Wonogiri pada 2016 dan sudah divalidasi kembali statusnya pada 2019.

“Jadi di Jatim saat ini sudah ada 2 Geopark berstatus UNESCO Global Geopark. Untuk Ijen Geopark lebih istimewa karena wilayahnya 100 persen ada di Jatim. Dan ini tentunya, menjadi kebanggaan bukan hanya masyarakat Jawa Timur tapi juga Indonesia,” pungkas Khofifah.(poedji)

Ramai-Ramai Menikmati Fenomena Frozen Gunung Bromo, “Lautan Pasirnya Putih Seperti Salju”

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS-Gunung Bromo selalu punya alasan untuk dikunjungi. Kali ini dengan munculnya fenomena frozen di lautan pasir dapat menjadi alasan tepat untuk segera berkemas dan berangkat ke gunung kebanggaan warga Jawa Timur dan Indonesia tersebut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, fenomena frozen adalah sisi lain keindahan Gunung Bromo yang hanya bisa dinikmati saat musim kemarau.

Fenomena pasir bersalju ini terjadi khususnya saat pagi hari. Pada waktu tersebut, suhu sangat dingin sehingga permukaan lautan pasir Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo seperti terlapisi butiran es.

Dia menambahkan, fenomena salju ini terjadi ketika musim kemarau tiba dan terkadang menjadi fenomena tahunan sehingga Gunung Bromo dan lautan pasir di sekitaran Bromo menjadi lebih dingin.

“Inilah sisi lain keindahan Gunung Bromo yang selalu membuat kita begitu takjub akan keindahan yang ditawarkan. Fenomena frozen ini fenomena tahunan yang cukup langka. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini untuk segera berkunjung,” ungkapnya kepada awak media di Gedung Negara Grahadi Jumat (2/6).

Gubernur Khofifah mengatakan, embun salju ini biasanya terjadi selama bulan Juni-Agustus. Hal ini karena terjadinya puncak kemarau di daerah Bromo, sehingga mengakibatkan suhu turun secara ekstrim.

Khofifah mengaku, bersyukur Fenomena Frozen ini terjadi pada saat Musim Kemarau dan bertepatan dengan libur panjang dimana terdapat momen Hari Lahir Pancasila dan Hari Raya Waisak mulai hari Kamis – Minggu atau tanggal 1 – 4 Juni 2023.

Keindahan alam yang terjadi di Gunung Bromo ini belum tentu akan terjadi di tahun tahun selanjutnya ataupun musim musim kemarau yang akan datang. Oleh karenanya, kepada masyarakat yang ingin melaksanakan perjalanan wisata dirasa tepat jika berkunjung ke Gunung Bromo saat ini.

“Fenomena frozen atau salju di Lautan Pasir Gunung Bromo ini begitu indah. Saya pikir inilah saatnya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung menikmati keindahan lain dari Gunung Bromo yang sudah dikenal para traveler,” ungkapnya.

Khofifah menyebut, fenomena ini biasa disebut frozen atau membeku. Ada juga yang menyebutnya sebagai embun upas atau embun salju. Fenomena ini tidak terjadi setiap hari. Hanya bila suhu mendekati 0 derajat celcius atau berada di bawahnya.

Berdasarkan informasi dari masyarakat Bromo, Fenomena salju sudah muncul pertama kali di Ranu Pane, Gunung Semeru pada Sabtu (27/5).

Sedangkan di lautan pasir Gunung Bromo fenomena upas salju baru mulai terlihat pada Selasa (30/5).

Khofifah menjelaskan, jika ingin menyaksikan frozen di Gunung Bromo, masyarakat perlu mengetahui tanda-tandanya lebih dulu. Pertama, suhu dingin di malam hari menjadi tanda pertama mencapai 16 sampai 9 derajat celcius.

Selanjutnya, jika suhu terus menurun sampai mendekati 0 derajat celcius, frozen Gunung Bromo biasa muncul di lautan pasir. Selain pasir, dedaunan juga akan dilapisi upas salju. Momen ini sering kali ditunggu oleh wisatawan.

“Tapi ingat, bila melihat fenomena ini, jangan lupa menjaga kehangatan tubuh. Siapkan obat obatan, kenakan jaket tebal, kaos tangan, maupun penutup kepala dan kaki,” kata Gubernur yang pecinta Traveling dan mendaki gunung ini,” pesannya.

Selain wisatawan, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengajak fotografer untuk memburu momen frozen Gunung Bromo. Selain hasil gambar yang begitu indah, hasil jepretan para fotografer ini akan menjadi bukti bahwa Gunung Bromo menyimpan begitu banyak keindaham selain melihat Matahari Terbit ataupun Offroad menggunakan jeep.

“Mari komunitas Fotografer untuk bisa mengabadikan momen ini. Hasil jepretan fotografer ini diyakini akan menjadi banyak refrensi untuk mendatangkan banyak wisatawan untuk lebih banyak datang ke Gunung Bromo menikmati keindahan wisata yang ditawarkan,” tutupnya. (poedji)

Indahnya Pemandangan dari Jembatan Kaca Seruni Gunung Bromo

PROBOLINGGO, JAYAKARTA NEWS-Ada yang baru di kawasan wisata Gunung Bromo yakni jembatan kaca seruni spot. Diprediksi kedepan jembatan kaca ini menjadi ikon Gunung Bromo.

Spot wisata yang diyakini bakal menjadi primadona baru berupa jembatan yang membentang sepanjang 120 meter dan lebar 1,8 meter serta tinggi 80-100 meter ini bakal semakin memanjakan wisatawan untuk menikmati keindahan alam Gunung Bromo.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menikmati icon wisata baru itu, yang berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kab. Probolinggo, Rabu (15/2).

Setelah mencoba melintasi Jembatan Kaca yang membentang di atas jurang berkedalaman 80-100 meter tersebut, Gubernur Khofifah menyatakan rasa bangganya atas rampungnya Jembatan Kaca tersebut yang merupakan karya anak bangsa.

Saat ini, Jembatan Kaca tersebut tinggal menunggu proses finishing tepatnya di kaki pondasi di kedua ujung jembatan sehingga belum bisa dinikmati oleh wisatawan secara terbuka. Bahkan tampak beragam spot foto sudah disiapkan guna memanjakan wisatawan di jembatan tersebut nantinya.

“Jembatan Kaca ini merupakan karya putra putri anak bangsa yang dikomandani oleh Kementrian PUPR yang bisa tetap mempertahankan keindahan Gunung Bromo sekaligus tetap bisa mempertahankan daya dukung alam dan daya dukung lingkungan,” pujinya.

Khofifah berharap, dengan adanya Jembatan Kaca di TNBTS ini akan memberikan referensi sekaligus replikasi adanya Jembatan Kaca baru lainnya agar bisa dibangun dibanyak titik di Jatim. Seperti salah satunya di kawasan Tumpak Sewu yang menghubungkan Kab. Lumajang dan Malang dengan air terjun yang sangat eksotik.

Mantan Menteri Sosial itu optimistis, dengan beroperasinya Jembatan Kaca ini nantinya (diperkirakan Oktober 2023 rampung) akan memberikan daya tarik wisatawan untuk lebih lama tinggal dan berwisata di TNBTS.

“Kami berharap masyarakat bisa menginap dua malam ketika berwisata di Bromo. Selain sunrise, wisatawan juga bisa menikmati jembatan kaca di seruni poin,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah mengatakan, Jembatan Kaca Seruni Point kuat menampung 100 orang sekaligus. Dimana, jembatan ini menghubungkan antara Kawasan wisata Seruni Point dengan shuttle area pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menceritakan, Jembatan Kaca ini berawal dari presentasi salah satu Dirjen dari Kementrian PUPR pada saat sertijab Bupati Malang tahun 2020 yang disiapkan adalah Jembatan Kaca TNBTS dari Kabupaten Malang. Kemudian, disampaikan juga kalau bisa juga ada Jembatan Kaca dari Tengger karena rata-rata wisatawan itu mengambil destinasi melalui Jalur Probolinggo.

“Allhamdulillah Jembatan Kaca ini disetujui kemudian saya mengkoordinasikan dengan Pak Menteri dan mengkoordinasikan dengan bupati. Bersyukur dari PUPR bukan hanya mengerjakan jembatan kaca namun yang fenomenal dikerjakan oleh putra-putri bangsa yang ingin menunjukkan hasil karyanya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Jembatan ini tergolong sebagai jembatan gantung pejalan kaki (suspended cable) yang memiliki sistem struktur lantai atau deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis atau laminated glass yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih.

Struktur jembatan ini dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat. Jembatan kaca ini menghadirkan wisata pemandangan alam dengan panduan atraksi adrenalin.

Pada kesempatan yang sama, sesepuh Masyarakat Tengger Kab. Probolinggo Supoyo mengungkapkan, keberadaan Jembatan Kaca Seruni Point ini akan memberikan dampak secara ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

Nantinya, jika jembatan kaca seruni point sudah beroperasi diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan dalam negeri maupun wisatawan mancanegara. Diprediksi jika nanti beroperasi sekitar 2.000 wisatawan akan memadati Bromo khususnya akses ke seruni point.

“Kita hitung saja, kalau ada 400 jeep yang naik ke seruni point dikalikan 5 orang wisatawan ada sekitar 2.000 wisatawan yang berkunjung. Belum ditambah wisatawan yang datang menggunakan kuda, ojek. Dampak ekonomi dan kesejahteraanya saya optimis akan meningkat dan saya yakin akan banyak berdiri homestay baru. Para PKL, dan pedagang bisa merasakan dampaknya,” tutupnya.

Sementara itu, usai meninjau Jembatan Kaca Seruni Point Bromo, Gubernur Khofifah menyempatkan diri menanam tanaman edelweiss Jenis A.Longifolia di halaman kantor TNBTS wilayah Probolinggo. Edelweiss ini sendiri merupakan budidaya yang dikembangkan oleh TNBTS bekerjasama dengan masyarakat sekitar Bromo. (poedji)

Target 1,5 Juta Penonton F1 Powerboat untuk Promosikan Citra Pariwisata Danau Toba 

JAYAKARTA NEWS – Kesempatan Indonesia menjadi tuan rumah ke-40 ajang balap F1 Powerboat World Championship patut dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam memperkuat potensi wisata. Informasi tersebut disampaikan lewat kegiatan dukungan publik Genposting (Generasi Positive Thinking) dengan tema “F1 Powerboat, Perkuat Potensi Wisata Danau Toba” yang diselenggarakan oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Ditjen IKP Kemenkominfo di Hotel JW Marriott, Medan, Sumatra Utara, Senin (30/1).

Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik, Kemenkominfo, Usman Kansong, lewat keynote speech di kesempatan ini menyampaikan bahwa citra Danau Toba sebagai destinasi wisata perlu dipulihkan. Pertama, memulihkan mulai dari infrastruktur.

“Pemerintah Pusat sangat concern dan menjadikan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Konsekuensinya adalah pembenahan infrastruktur, termasuk akan ada jalan tol yang saat ini sedang dibangun dan sudah ada Bandara Silangit yang akan mempercepat perjalanan ke Danau Toba,” jelas Dirjen Usman.

Selain keterlibatan dari pemerintah, pemulihan destinasi wisata juga memerlukan keterlibatan dari masyarakat setempat dalam membenahi kultur yang memberikan dampak pada pariwisata. Pembenahan kultur di sekitar Danau Toba, disampaikan Dirjen bisa dimulai dengan meningkatkan kultur melayani, sebagaimana yang diterapkan oleh masyarakat di daerah pariwisata lain seperti Bali atau Jogja. 

“Saya percaya jika infrastruktur dibenahi, maka kultur akan ikut berubah,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan-kegiatan yang memperkuat potensi pariwisata juga perlu lebih banyak diselenggarakan seperti kegiatan internasional F1 Powerboat Lake Toba 2023 atau F1H2O. Dirjen Usman mengungkapkan harapannya dalam dua atau tiga tahun ke depan, supaya turis luar negeri yang datang semakin banyak mengingat lokasi Danau Toba yang dekat dengan negara-negara tetangga. 

Sementara itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary, menyampaikan dukungan terhadap UMKM lokal yang akan dilibatkan di acara F1 Powerboat Lake Toba 2023. 

“Akan ada banyak UMKM yang diajak ikut serta. Masyarakat harus bisa mempromosikan produk UMKM lokal seperti kopi bubuk, kain ulos dalam bentuk produk fashion, berbagai makanan ringan, dan cendera mata sehingga acara F1 Powerboat Lake Toba 2023 dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat lokal,” ujarnya. 

Septriana menambahkan supaya acara ini dilihat sebagai potensi kolaborasi kreatif untuk  berinvestasi dan berbisnis dalam meningkatkan jumlah akomodasi dan restoran yang ada di Kawasan Danau Toba. Seiring dengan perkiraan capaian 1,5 juta penonton ajang balap F1 Powerboat yang akan melihat Danau Toba.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatra Utara, Ilyas Sitorus, pada kesempatan ini juga menyampaikan tentang persiapan pemerintah daerah menjelang pagelaran F1 Powerboat di Danau Toba. Khususnya, yang memperkuat potensi pariwisata.

“Ada 1.599 kamar hotel yang siap digunakan untuk kegiatan ini, termasuk juga homestay dan guest house yang siap menerima pengunjung dari gelaran F1 Powerboat Lake Toba 2023,” ujar Ilyas.

Ia juga menjelaskan bahwa di sekitar lokasi balapan yang terletak di Balige, Kabupaten Toba, ada titik-titik wisata bernuansa alam dan adat istiadat Batak yang menarik untuk dikunjungi. 

Penyelenggaraan F1 Powerboat di Indonesia, juga membawa berbagai keuntungan. Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, Kemenkomarves, Kosmas Harefa, menjelaskan adanya nilai promosi yang luar biasa kepada target wisatawan nusantara dan mancanegara. Pengusaha lokal juga mendapatkan kesempatan untuk mengambil manfaat dan semakin membuka peluang masuknya para investor. 

“Kita ingin ke depannya kawasan itu bisa dikelola dengan baik, sehingga dampak ekonominya bisa semakin berdampak dan makin besar setiap tahunnya,” jelas Kosmas.

Sementara itu, SVP Marketing Communication & Tourism Program  InJourney, Retna Murti Asmoro menekankan soal fakta-fakta menarik Danau Toba yang akan menjadi saksi berlangsungnya F1 Powerboat Lake Toba 2023. Selain fakta sebagai danau vulkanik, Danau Toba juga termasuk ke dalam UNESCO’s Global Geopark dan pusat kerajinan wastra kain Ulos.

“Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di dunia, bahkan kami memposisikan acara ini sebagai the first powerboat championship on the largest vulcanic lake in the world, sehingga kami posisikan juga Danau Toba sebagai destinasi wisata water sports,” jelas Retna.

Diketahui bahwa ajang balap F1 Powerboat World Championship akan dilaksanakan pada 24-26 Februari 2023 di Kawasan Pelabuhan Balige, Kabupaten Toba. Rencananya akan ada 20 racer atau pembalap yang berasal dari 10 negara di ajang balap ini. 

Kemenkominfo selaku Goverment Public Relation dalam pelaksanaan F1 Powerboat Lake Toba 2023 akan berperan dalam menyiapkan jaringan infrastruktur telekomunikasi seperti peningkatan jaringan internet. Serta, berperan dalam mengamplifikasi komunikasi kepada publik lewat pelibatan berbagai media dan memfasilitasi media center saat acara berlangsung.

Acara Genposting yang diselenggarakan secara hybrid ini disambut positif oleh peserta yang dihadiri anak muda, rekan media, dan blogger. Sebanyak 200 peserta hadir secara luring dan daring, baik di aplikasi Zoom dan kanal YouTube DJIKP. Lewat acara ini, diharapkan masyarakat juga dapat terlibat dengan menggunakan tagar #SukseskanF1PowerboatLakeToba di media sosial, juga mengikuti berbagai informasinya lewat akun Instagram @genposting dan @F1H2O.id. (*/Mons)