• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Pancingan Aceh Istanbul

Pancingan Aceh Istanbul

January 3, 2019
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 23, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Pancingan Aceh Istanbul

by admin
January 3, 2019
in Feature
0
Pancingan Aceh Istanbul

Buah Sayur Tanpa Kulkas. Enaknya jualan buah dan sayur di Turki. Di udara sekitar 0 derajat. Digelar begitu saja. Tidak membusuk. Tanpa kulkas. Ada buah mirip melon: namanya kavun. Ada wortel hitam. Bengkuang hitam. Tapi jangan beli yang di gantung di pilar depan. Itu plastik. Kebu. Zaitun pun tak habis-habisnya. Sepanjang jalan Izmir-Bursa. Waktu minta jus kavun tanpa es, saya malu. Tidak jualan es di sin--instagram dahlaniskan19

521
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Buah Sayur Tanpa Kulkas. Enaknya jualan buah dan sayur di Turki. Di udara sekitar 0 derajat. Digelar begitu saja. Tidak membusuk. Tanpa kulkas. Ada buah mirip melon: namanya kavun. Ada wortel hitam. Bengkuang hitam. Tapi jangan beli yang di gantung di pilar depan. Itu plastik. Kebu. Zaitun pun tak habis-habisnya. Sepanjang jalan Izmir-Bursa. Waktu minta jus kavun tanpa es, saya malu. Tidak jualan es di sin–instagram dahlaniskan19

Oleh: Dahlan Iskan

Tahun baru pun tidak libur: itulah Turki.
“Ada mahasiswa yang tidak bisa hadir. Lagi ujian,” ujar Fikri Khodairi, Ketua PPI Istanbul.

“Tanggal 1 Januari tidak libur?” tanya saya. Kaget.

“Di sini tanggal 25 Desember pun tidak libur. Maulud Nabi tidak libur. Isra’ Mi’raj tidak libur. Tahun baru Islam tidak libur,” ujar Fikri yang mengambil studi sastra Turki.

Tapi makan malam dengan mahasiswa Indonesia di Turki ini meriah. Yang hadir 40 orang. Datang dari banyak kota: Ankara, Konya, Sakarya, Istanbul sendiri.

Melebihi makan malam dengan mahasiswa Indonesia di Lebanon itu. Lantai atas restoran ini sampai sesak. Sampai ada yang berdiri.

Mereka yang memilih sendiri restoran ini: satu-satunya restoran Malaysia di Istanbul. Di dekat masjid Biru. Yang juga tidak mau menerima pembayaran kartu kredit.

“Sebetulnya ada satu restoran Indonesia. Tapi lagi tutup. Lagi direnovasi,” ujar Fikri.
Menu yang dipesan pun sesuai selera masing-masing. Giliran saya yang ditanya, saya ganti bertanya. “Siapa yang mau pilihkan menu saya. Apa pun akan saya makan,” kata saya.

‘Makan Nur Muhammad’. Itu di resto Malaysia di Istanbul. Lebih 40 mahasiswa Indonesia mendadak suka. Dari beberapa kota di Turki. Bicara nasionalisme. Islam masa depan. Bangsa yang kian maju. Ideologi yang harus relevan. Bonus demografi. Dan sinetron yang membuat mereka ke Turki. Lihatlah semangat di wajah mereka: S-1, S-2, S-3. Mulai agama sampai matematika. Tapi cukur dulu juga penting. Meski di pinggir jalan. Rp 70 ribu–instagram dahlaniskan19

Seorang mahasiswi mengacungkan tangan. “Saya yang pilihkan. Nasi lemak,” katanya.
“Tamam,” kata saya.

Di Amerika OK adalah OK. Di Indonesia juga OK. Pun di Tiongkok, sekarang juga sudah pakai OK. Hanya di Turki inilah. Saya tidak pernah mendengar kata OK. Tetap saja orang Turki pakai bahasa nasional: tamam.

Nasionalisme Turki itulah topik hangat pembicaraan di sore tahun baru itu. “Sampai-sampai di sini jarang yang bisa berbahasa Inggris,” ujar seorang mahasiswa.

Tentu ada topik lain: Islam di Turki.

Di topik ini justru saya yang ingin lebih banyak mendengar.

Apalagi dipancing dengan pertanyaan menarik dari Riza Muarrif. Ia mahasiswa S-3 asal Aceh. Mengambil studi tafsir Al Quran. Di Universitas Ankara. Setamat pondok di Banda Aceh dulu Riza ke Al Azhar, Cairo. Untuk ambil S-1: tafsir Quran. Lalu ke Malaysia untuk S-2: pun tafsir Al Quran.

Pancingan Riza: mengapa media mengesankan telah terjadi Islamisasi yang hebat di Turki?

“Setelah saya datang ke sini ternyata tidak seperti yang dikesankan di media,” ujar Riza.

Saya tidak mau menjawab. Saya minta mahasiswa lain yang berkomentar. Saya lihat ada dua mahasiswa yang lagi studi komunikasi.

Seru.

Terjawablah penasaran saya. Sudah lama saya tidak ke Turki. Saya juga berpikir seperti Riza tadi. Saya kira di sini sudah menjadi sangat Islami. Ternyata saya tidak menemukan itu.

Ini tetap negara sekuler. Konstitusinya masih belum berubah. Penduduk Islamnya 98 persen. Kristennya 0,8 persen.

Suara azan terdengar keras. Setiap tiba waktu salat. Bersahut-sahutan. Dari pengeras suara di atas masjid. Yang jumlahnya begitu banyak.

Hanya di kota Izmir yang agak beda. Jumlah masjidnya tidak sebanyak kota lain. Suara azan juga terasa dari arah yang lebih jauh.

Dalam kehidupan sehari-hari tidak terasa Islamisasi itu. Hijaber, misalnya, lebih terasa di Indonesia. Gerakan salat, misalnya, jauh dari praktik di Indonesia.

“Turki segala sesuatunya serba ekstrim,” ujar Dwi Retno Widiyanti. Dia mahasiswa S-3 ekonomi Islam. Di Universitas Mediteranian Istanbul di Marmara.

Aslinya Blitar. SMA di pondok putri Gontor di Mantingan, Ngawi. S-2 di UGM. Juga ekonomi Islam. S-1 nya di IAIN. Ayahnya wiraswasta. Pedagang marmer. “Marmer itu, mungkin, yang membuat saya kuliah di Marmara,” guraunya.

Di zaman Islam Usmani, Turki memang jaya. Tapi jauh ketinggalan dari Eropa yang Kristen. Kian lama kian jauh. Lalu ingin mengejar kemajuan Eropa.

Jalan yang ditempuh pun ekstrim: memisahkan agama dari negara. Seperti yang dilakukan Eropa: memisahkan gereja dari negara.

Yang berbau Arab pun dijauhi. Jilbab dilarang masuk ke instansi pemerintah. Di sekolah negeri. Di rumah sakit pemerintah.

Bahkan Azan pun diganti: pakai bahasa Turki.

Hasilnya memang luar biasa. Turki dianggap sejajar dengan Eropa. Diterima jadi bagian Eropa. Sepakbolanya pun ikut Piala Champions Eropa. Meski tetap saja belum boleh ikut pakai mata uang Euro.

“Tahun 2005,” ujar Retno, “Turki menghapus enam nol di mata uangnya. Ekstrim sekali,” katanya.

Juga berhasil membawa ekonomi Turki maju.

Tapi secara sosial Islam sudah terlalu dalam di Turki. Tidak mungkin dihapus. Bahkan rasa Islam itu bisa bangkit lagi. Dengan kesadaran baru: tetap Islam, tetap semaju Eropa.

Saya kira itulah kesadaran generasi baru Islam. Di mana pun. Tidak mau Islam identik dengan kemunduran.

Di Indonesia tugas generasi muda Islam itu kian berat: masih besarnya kemiskinan, kekumuhan, kebodohan.

Bisakah cara biasa-biasa saja menyelesaikannya?

Di akhir makan malam saya minta dibantu: sebutkan tiga poin yang bisa menunjukkan Turki kian Islami.

Lama sekali restoran itu terdiam. Mahasiswa saling pandang. Rupanya tidak mudah menemukan tiga indikator baru itu.

Akhirnya ketemu juga:

1. Jilbab tidak lagi dilarang masuk ke arena pemerintah.

2. Pemerintah tetap tidak mengurus agama, tidak punya kementerian agama, tapi sudah merestui lembaga wakaf.

3. Banyak masjid baru.

Itulah. Belum menyentuh yang lebih luas.

Azan maghrib pun berkumandang. Bersahutan. Kami sepakat berpisah. Dengan tetap menggantungkan banyak penasaran.***

Tags: dahlan iskandiswayjayakartanewsjayakartanews.com
Share208Tweet130
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version