• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kuliahkah di Lebanon

Kuliahkah di Lebanon

December 27, 2018
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

October 11, 2026
Prabowo Dorong Bahasa Asing dari SD, Menteri P2MI: Bekal Pekerja Migran Tembus Pasar Global

Kabar Baik! Malaysia Usul Batas Maksimal Usia Calon Pekerja Migran Indonesia 45 Tahun

October 11, 2026
Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

October 10, 2026
Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi RM2.000, Upah Pekerja Migran Indonesia Ikut Naik?

Malaysia Naikkan Upah Minimum Jadi RM2.000, Upah Pekerja Migran Indonesia Ikut Naik?

October 10, 2026
Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Ekor Penyu Hijau di Perairan Pulau Serangan

Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 22 Ekor Penyu Hijau di Perairan Pulau Serangan

October 10, 2026
Prof Dr Faruk, Pidato Kebudayaan 15 Tahun Sastra Bulan Purnama

Prof Dr Faruk, Pidato Kebudayaan 15 Tahun Sastra Bulan Purnama

October 10, 2026
Rupa Buku Rupa Kata

Rupa Buku Rupa Kata

October 10, 2026
Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

October 10, 2026
Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan

Rencana Penyesuaian Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek, Rekomendasi DTKJ dan Peningkatan Pelayanan

October 10, 2026
BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

October 10, 2026
Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

October 10, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 11, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Kuliahkah di Lebanon

by admin
December 27, 2018
in Feature
0
Kuliahkah di Lebanon

Oemar, Ketua PPI Lebanon (paling kiri) dan anggotanya makan malam dengan saya di Beirut

521
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Oemar, Ketua PPI Lebanon (paling kiri) dan anggotanya makan malam dengan saya di Beirut

Oleh Dahlan Iskan

Lho!

Ternyata ada. Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Lebanon. Itu dia. Yang di medsos itu. Yang tiba-tiba tahu saya lagi di Lebanon itu. Yang kemudian ingin ketemu saya itu.

Saya hubungi Sasa. Yang atur jadwal saya. Pengganti Meichy yang sudah menikah di Bima bulan lalu. Saya minta Sasa untuk mencari mahasiswa itu. Saya ingin undang ia makan malam. Mahasiswa di perantauan biasanya – – pinjam istilah mereka– perlu perbaikan gizi. Sesekali.

Saya minta pada Sasa: agar mahasiswa itu sendiri yang menentukan. Di mana makan malamnya. Boleh juga mengajak teman. Paling-paling dua-tiga orang. Ini kan bukan Mesir. Atau Amerika. Atau Tiongkok. Atau Arab Saudi. Yang mahasiswa Indonesianya ribuan.

Saya pun dapat kado malam itu. Sebuah buku. Judulnya bagus: Jazirah Kucing Kampung. Karya Ahmad Zuhdi

Ternyata mahasiswa tadi cepat sekali memutuskan. Malam hari itu juga. Di Beirut. Di Pusat kota. Restorannya pun sudah ia tentukan: Mandi Hadramaut Restorant. Pun menunya. Sudah mereka pesan.

Dan yang datang: 25 orang!

Ini mau makan atau mau  perang?

Untung restorannya besar sekali. Gaya Arab.

Saya was-was. Dompet saya kan tipis sekali.

Tapi saya segera tenang. Kan ada kartu kredit.

Saya pun melupakan jumlah batalion itu. Fokus ke kegembiraan.

“Kami semua kangen Pak Dahlan,” kata Umar Syarif Alatas. Ia baru terpilih menjadi ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Lebanon. Kuliahnya di kota Akkar. Tiga jam naik bus ke Beirut. Itulah kota kecil di perbatasan dengan Syiria.

Kangen?

Kapan ketemunya?

“Di dalam mimpi pak,” kata Ahmad Syarif sambil tertawa. Alumni Tebu Ireng Jombang itu. Asal Makassar itu. Yang lain ikut tertawa. Seru.

Di depan kami pun ada barang tumpah. Makanan gaya Hadramaut: nasi mandi. Di beberapa nampan. Ada yang di atasnya gumpalan-gumpalan kambing. Ada juga onggokan-onggokan ayam. Ada pula lembaran-lembaran ikan. Lengkap dengan assesorinya: nampan-nampan yang saladnya membukit di atasnya. Bundaran-bundaran roti. Butiran-butiran zaitun. Dan entah apa lagi.

Tapi yang lebih banyak lagi pertanyaan: tentang masa lalu saya. Saya menghindari pertanyaan seperti itu. Lebih baik bicara tentang masa depan mereka.

Ternyata ada 92 mahasiswa Indonesia di Lebanon. Di berbagai kota. Dari jumlah itu ada dua yang wanita. Salah satunya Lya. Yang ikut datang ke resto ini. Dari kota Tripoli. Juga hampir tiga jam dari Beirut.

Yang enam orang lagi  mahasiswa Syiah. Asal Malang. Kuliahnya di dekat masjid tempat saya Jumatan itu.

Di Malang satu keluarganya Syiah semua.

“Yang Pak Dahlan ke masjid itu, itu bukan Jumatan. Itu salat duhur. Karena itu empat rakaat,” kata Hasan Fadlullah. Yang duduk di depan saya. “Jumatannya di masjid satunya,” tambahnya.

Terima kasih keterangannya.

Hilangkan penasaran saya. Tentang empat rakaat hari itu. Di wilayah Syiah memang berlaku: di satu kota hanya satu masjid yang menyelenggarakan Jumatan. Masjid lain cukup salat duhur. Yang didahului khotbah. Sebetulnya masjid lain boleh juga Jumatan. Asal berjarak paling tidak 5 Km jauhnya.

Terjawab juga penasaran saya. Saat ke Iran dulu: mengapa di seluruh Teheran hanya satu masjid yang Jumatan. Itu pun hukumnya tidak wajib (sunnah). Sejak imam Syiah dalam status gaib. Setelah imam ke 12 meninggalkan dunia.

Selebihnya adalah mahasiswa Sunni. Itulah sebabnya. Lokasi kuliah mereka umumnya di wilayah Lebanon Utara. Basis Sunni.

Bahkan ada yang di wilayah Hisbut Tahrir. Yang di situ pun. Paling rajin mengibarkan benderanya.

“Kami ini belajar hidup di tengah banyak aliran,” kata mereka. Di Lebanon, partai komunis pun ada. Tidak dilarang. Tapi juga tidak laku. Paling demo-demo. Seperti pekan lalu. Saat penyusunan kabinet gagal lagi. Setelah delapan bulan pemilu.

Kuliah di Lebanon ini banyak yang bisa mereka banggakan. Ilmu agamanya tidak kalah. Ilmu toleransinya sangat tinggi. Saya jadi ingat waktu di pondok dulu: banyak sekali kitab kuning yang penerbitnya Lebanon. Menandakan sumber ilmu yang tinggi.

PPI Lebanon pun pecahkan rekor: pertama di Timur Tengah. Yang memiliki anggota mahasiswi.

Mereka mengakui. Banyaknya mahasiswa kita di Lebanon adalah hasil perjuangan duta besar Ahmad Chozin Chumaidi. Yang sampai saat ini masih menjabat di Beirut. Yang saya tidak sempat menemuinya.

Dubeslah yang rajin mencari sumber bea siswa. Ada yang dari yayasan keagamaan. Ada yang dari universitas. Jenis bea siswanya pun tidak sama. Ada yang semua gratis. Bahkan masih mendapat uang saku. Ada yang gratis saja. Ada pula yang gratisnya hanya uang kuliah dan tempat tinggal. Makan cari sendiri.

Memang banyak yang merasa aneh. Kuliah kok di Lebanon. Mereka sendiri umumnya ditanya keluarga. Saat pamit mau berangkat: ini mau kuliah atau perang?

Ada juga yang bilang begini. Guyon. “Setidaknya bisa dapat istri Lebanon”.

Cita-cita beristri Lebanon jadi  impian pria sedunia. Sudah terkenal pameo ini: dari 10 wanita Lebanon yang cantik 11.

Atau, dalam istilah mahasiswa malam itu, dari 10 wanita Lebanon 20 yang cantik. “Bayangan. Mereka pun cantik,” guraunya.

Saya bersaksi. Dan saya menyetujuinya.

Tapi mahasiswa di Lebanon harus tandatangan perjanjian. Sebelum menerima bea siswa dulu. Tidak boleh sambil bekerja. Dan tidak boleh kawin dengan wanita Lebanon.

“Saya pernah bertemu Pak Dahlan sungguhan,” ujar mahasiswa dari Lampung itu.

“Di mana?” tanya saya.

“Di pesantren Kyai Iskandar SQ di Jakarta,” katanya.

Ia sekolah di sana. Asal Lampung Tengah. Sudah tiga tahun di Lebanon. Mendalami ilmu syariah.

Saya memang beberapa kali sowan kyai Iskandar. Saat beliau masih hidup. Dan saat saya masih kesasar di birokrasi.

Daerah asal mahasiswa yang makan malam itu juga aneka ria: Aceh Tamiang, Asahan, Jambi, Rengat, Palembang, Lampung, Jakarta, Serang, Bekasi, Pemalang, Sleman, Magelang, Lamongan, Malang, Banyuwangi, Makassar….

Saya pun dapat kado malam itu. Sebuah buku. Judulnya bagus: Jazirah Kucing Kampung. Gambar sampulnya juga bagus: lihat sendiri fotonya. Karya Ahmad Zuhdi. Yang mengaku kangen saya di medsos itu.

Itulah buku karya mahasiswa Indonesia di Lebanon. Kumpulan cerpen. Dengan latar belakang kultur Indonesia. Dan negeri baru mereka.

Salah satunya karya Lya Khafidzul Khoir. Bagus sekali. Mahasiswi University of Tripoli. Yang kampungnya di Lyak118@gmail.com. Yang warungnya di IG@lyakhafidzul.

Sepulang dari makan saya baca habis buku itu. Saya bangga. Begitu banyak yang bakat menulis. Akan bisa lahir  disway-disway masa depan.

Insyaallah. Amin.

Saya juga mencatat kegelisahan mereka. Bahkan menjadi renungan saya juga. “Siapakah alumni Timur Tengah yang bisa jadi role model,” seperti yang dikatakan Fitrah Alif.

“Kebanyakan kami yang belajar di Timur Tengah ini hanya berpikir masuk sorga itu hanya bisa lewat agama,” kata Alif.

Ia mahasiswa di kota pantai Tripoli. Yang dulu ibukota Lebanon. Perlu naik bus tiga jam untuk makan di Beirut ini. Asalnya Palembang. Sekolah di Darul Qur’an Jakarta. Milik ustadz Yusuf Mansyur itu.

“Saya menyalami pak Dahlan waktu itu. Saat bapak ke pondok kami. Saya tahu bapak ke makam kyai jam 2 malam,” katanya.

Role model itu, katanya, sangat dirindukan. “Saat ini hanya ada TGB,” ujar Alif. Yang ia maksud adalah Tuan Guru Bajang. Doktor lulusan Al Azhar Mesir. Hafal Qur’an. Jadi gubernur NTB dua pereode. Penggemar bersepeda jarak jauh.

Pernah juga, katanya, ada DR Hidayat Nur Wahid. Lulusan Madinah. Yang pernah jadi Ketua MPR. Intelektual PKS.

“Semoga di antara kami ini ada yang jadi role model masa depan,” ujar Alif.

Role model.

Begitu banyak anak muda yang merindukan itu.

Saya bahagia malam itu. Saya ingin lebih lama bercengkerama bersama mereka. Saya tanya: jam berapa restoran tutup. Dijawab: jam 2 malam. Berarti masih banyak waktu.

Di Lebanon memang aneh. Restoran baru ramai menjelang tengah malam. Cafe Cafe begitu ramai. Tengah malam.

Tapi saya juga tahu: mereka  adalah mahasiswa. Tinggal di asrama. Yang punya aturan beda dengan restoran.

Di akhir makan malam saya kembali khawatir. Cukupkah isi dompet ini?

Restoranlah yang membuat saya khawatir. Bukan mahasiswa itu. Kartu kredit tidak laku di restoran ini. Harus bayar kontan. Saya menjauh dari mahasiswa. Saat membuka dompet.

Alhamdulillah. Uang terakhir masih cukup. Untuk naik taksi pulang ke hotel.***

Tags: beirutdahlan iskandiswayjayakartanewsjayakartanews.comPPI Lebanon
Share208Tweet130
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Kementan Sebut Beras Food Station Cipinang tak Sesuai Standar

Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 4,1 Juta Ton, BULOG Perkuat Cadangan Pangan Nasional

October 11, 2026
HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

HUT ke-81 Jawa Timur, Para Guru Diberikan 1.000 Kacamata Gratis

October 11, 2026
Prabowo Dorong Bahasa Asing dari SD, Menteri P2MI: Bekal Pekerja Migran Tembus Pasar Global

Kabar Baik! Malaysia Usul Batas Maksimal Usia Calon Pekerja Migran Indonesia 45 Tahun

October 11, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version