Pre-Wed di Bukit Cinta, Camping di Holbung Sipege

Menikmati keindahan Danau Toba dari Dolok Holbung Sipege. Foto: Monang S

DOLOK Holbung Sipege (Bukit Holbung Sipege) merupakan objek tujuan wisatawan yang dalam dua tahun terakhir mulai ramai dikunjungi. Bukit yang terletak di Desa Hariara Pohan, Kecamatan Harian Boho, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara ini dapat ditempuh dengan waktu sekitar enam jam dari kota Medan. Ada dua alternatif jalur menuju bukit indah itu, yakni melalui lintas Medan-Kabanjahe-Tele dan rute lintas Medan-Pematang Siantar-Parapat dengan kapal ferry menyeberang ke Tomok (Samosir).

Dari Kabupaten Kota, Pangururan, Bukit Holbung Sipege berjarak sekitar 20 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua. Sedangkan dari Kecamatan Harian Boho ke Dolok Holbung Sipege berjarak sekitar 5 Km dan bisa ditempuh dalam waktu 20 menit saja menggunakan sepeda motor.

Saat ini, pengunjung objek wisata Bukit Holbung Sipege umumnya kaum muda, yang bersepeda motor. Di akhir pekan dan hari libur, jumlah pengunjung bisa mencapai ratusan orang. Setelah melihat banyaknya orang berwisata ke bukit Holbung Sipege, Rahman Simbolon (56) tertarik membuka warung makanan dan minuman di kaki bukit.

“Sebagai warung yang pertama buka, hasilnya lumayan. Banyak pengunjung yang mampir sekadar membeli minuman ringan atau makanan di sini,” ujar Rahman kepada Jayakartanews, baru-baru ini. Sudah dua bulan ia membuka warung di kaki bukit itu. Selain menyediakan kopi, teh, air mineral, aneka roti dan pop mie, Rahman juga menyediakan menu berat berupa nasi dan lauk-lauk. “Sayang, di sini susah mendapatkan air, makanya belum bisa jualan macam-macam,” tambahnya.

Di samping berdagang, Rahman juga bertanggung jawab dengan kebersihan sekitar Bukit Holbung Sipege serta ikut mengatur kendaraan para pengunjung. Ia berharap semoga kepala Desa Hariara Pohan bisa mengelola objek wisata itu menjadi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Setelah itu, desa bisa mengalokasikan anggaran untuk membangun sarana umum untuk para pengunjung, antara lain fasilitas toilet (kamar mandi), tempat-tempat sampah, dan fasilitas penunjang lainnya.

Ada beberapa faktor daya tarik yang membuat Bukit Holbung Sipege mulai diminati wisatawan, antara lain objek wisata alam yang masih baru dan fresh. “Lokasinya cukup strategis untuk berkemah (camping), view-nya bagus,” kisah Widodo (21) pengunjung asal Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang yang sudah tiga kali berkunjung ke Bukit Holbung Sipege. Sayang, tambahnya, masih minim fasilitas umum.

Seorang pengunjung lain, Dwi Novita (20), karyawati swasta di Kota Medan juga memuji tempat itu sebagai objek wisata yang sangat indah. Selama dua tahun terakhir, ia mengaku sudah empat kali berkunjung ke sana bersama teman-teman. Tahun 2015, pertama kali ia mendaki bukit Holbung Sipege, jalanan masih bebatuan, dan belum ada kayu dan bambu untuk pegangan di jalur menanjak. Saat ini, jalan sudah diaspal beton, dan juga sudah dibangun pegangan untuk wisatawan mendaki bukit. “Asal dikelola lebih baik, penduduk tetap ramah-tamah, pasti akan lebih banyak orang ke sini,” ujar Dwi.

Sementara itu, Jani Situmorang (39) warga Desa Holbung yang berdekatan dengan Desa Hariara Pohan mengatakan, di hari libur banyak sepeda motor yang lewat dari Desa Holbung. Yang bermobil juga ada. Di jalan memasukki Desa Holbung menuju lokasi wisata Bukit Holbung Sipege ada Masjid Almubarokah yang acap dijadikan tempat singgah pengunjung, selain untuk sholat juga beristirahat sejenak. Jani menyebutkan, sebenarnya ada objek menarik lain di dekat Desa Holbung yakni sumber mata air yang mengalir langsung ke danau. Bukan hanya itu. Di bagian bawah bukit juga terdapat gua kecil yang berkapasitas kurang lebih 10 orang. Belum banyak yang mengetahui objek gua di situ. Sebab objek gua dan sumber mata air terletak agak tesembunyi. Untuk mencapainya, pengunjung harus menggunakan sampan.

Bukit Holbung Sipege sejatinya bukanlah bukit tunggal, melainkan bukit kembar. Di Desa Janji Martahan juga terdapat satu bukit yang disebut Bukit Cinta. Objek ini lebih sering dijadikan objek foto pre-wedding. Jarak antara Bukit Cinta dan Bukit Holbung Sipege relatif dekat, hanya beberapa kilometer saja. Bukit Cinta teretak di Desa Janji Martahan, sedangkan Bukit Holbung Sipege berada di Desa Hariara Pohan. “Tapi belakangan, Bukit Holbung Sipege lebih terkenal dibanding Bukit Cinta,” ujar Ramlo Sitanggang (45), warga Desa Janji Martahan. ***

Menikmati Dolok (Bukit) Holbung Sipege sambil berkemah. Foto: Monang S.

Selandia Baru, Negeri Awan Putih Panjang

Puncak gunung bersalju membuat suku Maori memberi nama Negeri Awan Putih Panjang untuk negara yang kemudian dikenal dengan nama New Zealand.

SEKITAR 800 tahun yang lalu suku Maori mengarungi lautan sejauh ribuan kilometer yang akhirnya menetap di Selandia Baru. Suku Maori dahulu bertempat tinggal di pulau-pulau tropis di Polinesia, mereka akhirnya hijrah ke Selandia Baru yang tanahnya sangat jauh berbeda dengan di Polinesia.

Sementara, para pendatang lain dari Eropa tiba di Selandia Baru kira-kira lima ratus tahun kemudian. Di sini banyak gunung berapi dan gletser juga mata air panas dan salju.

Sekarang kebudayaan Polinesia maupun Eropa sudah bisa diterima oleh kebanyakan orang Selandia Baru dan hampir 90% penduduknya tinggal di kota Wellington ibu kota dari Selandia Baru yang terletak di bagian bumi paling selatan. Nama Selandia Baru berasal dari kata Zeeland (sebuah daerah di Belanda).Orang Maori menyebutnya Aotearoa (negeri awan putih panjang).Penduduknya berjumlah sekitar 4,7juta

Kebanyakan orang Selandia baru berbahasa Inggris tapi bahasa penduduk asli yaitu Maori, kembali digunakan sekarang ini dan diajarkan lagi di sekolah-sekolah, situs Web resmi.

Di Selandia Baru banyak pemandangan alam yang sangat indah, banyak binatang unik, banyak pula jenis burung yang tidak bisa terbang dan lebih banyak dari pada di tempat lain mana pun. Ada reptil mirip kadal, mamalia asli negeri ini hanyalah beberapa jenis kelelawar dan mamalia laut yang besar termasuk Paus dan Lumba-lumba. Jadi meskipun Selandia Baru terpencil, namun banyak dikunjungi wisatawan-wisatawan manca negara sampai tiga juta turis setiap tahunnya. ***

Suku Maori.

Lingkaran Misterius Lempengan Es di Danau Baikal

http://waterwaysoftheworld.com/Lake-Baikal.php

Danau Baikal di Siberia, Rusia, memang sangat menarik untuk dibahas. Danau ini merupakan danau terdalam dan terluas di dunia. Juga merupakan danau terbesar di dunia yang menyimpan persediaan air tawar. Bayangkan, di sana tersimpan 20 persen persediaan air tawar dunia, atau 90 % lebih yang dimiliki Rusia. Jadi pantaslah Danau Baikal masuk dalam situs warisan dunia yang dilindungi UNESCO sejak 1996. Lebih dari itu, Baikal, konon merupakan danau tertua di dunia yang masih exis hingga kini.

Dari Danau Baikal juga ‘lahir’ banyak cerita misteri. Salah satunya yang menggegerkan adalah kisah pertempuran tentara penyelam Soviet melawan alien di dalam danau tersebut yang menyebabkan tewasnya beberapa penyelam Soviet.

Nah kali ini saya ingin mengungkap misteri lain. Ini adalah teka teki keberadaan lempengan es yang mengambang di Danau Baikal.

LINGKARAN MISTERIUS LEMPENGAN ES DI DANAU BAIKAL

Selama beberapa tahun ini, gejala misterius terjadi di banyak perairan dengan timbulnya es mengambang berbentuk lingkaran pada musim dingin menjadi teta teki bagi para ilmuwan; sekarang, petugas penelitian Rusia sudah menemukan sebuah penjelasan yang mengejutkan dan telah mengurai simpul misteri yang sudah lama eksis.

Menurut laporan der Spiegel majalah Jerman pada awal Februari, ilmuwan Nikolay Granin setelah melalui penelitian berpendapat lempengan es berbentuk lingkaran yang muncul di atas permukaan Danau Baikal—Rusia, diperkirakan merupakan hasil dampak gas alam yang tersimpan di bawah permukaan tanah.
Pada awal abad 19, ilmuwan fisika Rusia telah mencatat di atas Danau Baikal terdapat lempengan es putih berbentuk lingkaran setinggi 1 meter mengambang di atas permukaan laut, bagaimana ia terwujudnya, kala itu belum jelas, hanya menggunakan dalih (sangat misterius) untuk melukiskan sebuah fenomena ini.

Pada 1882, di dalam sebuah laporan seorang peneliti lapisan es tertulis: di atas bidang es raksasa tersebut terdapat celah, sepertinya ada ombak yang menghantam pecah lapisan es , tetapi tak berhasil mendobrak ke atas. Ketika celah tersebut tergabung lagi bisa mengeluarkan suara keras dan terdengarnya seperti “dentuman meriam”.

Dari foto-foto satelit bisa ditemukan sebuah fenomena pembekuan misterius lainnya di danau Baikal, susunan berbentuk lingkaran yang tidak lazim itu sepanjang beberapa ribu mil. Fenomena ini muncul di akhir musim dingin. Nichole Grenier, ilmuwan dari Irkutsk Limnological percaya, ia telah mengurai teka teki tersebut: itu adalah lingkaran yang diakibatkan oleh letusan gas.

Grenier dan kawan-kawan mendapatkan, pinggiran piringan es berbentuk lingkaran seperti itu lebih tipis dibandingkan bagian tengahnya, “semakin menjauh dari pusat semakin terdapat banyak retak kecil”. Selain itu, hasil tes temperatur dan arus air di bawah permukaan menunjukkan, arus deras di bawah airlah penyebab utama pembentukan lempengan es tersebut – kecepatan arus air tepian piringan bulat lebih cepat, bagian tepi lebih mudah rusak dibandingkan tengah, arus air telah mendobrak lapisan es dan telah menimbulkan retakan.

Sesuai dengan investigasi situs, dasar danau Baikal ternyata benar menyimpan sumber gas alam yang kaya. Selain itu di dasar danau terdapat gunung berapi aktif yang sering memuntahkan gas alam dan lahar. Tim Grenier menemukan, dalam beberapa tahun ini, dasar Danau Baikal telah terjadi letusan gas alam sebanyak 10 kali, dengan ketinggian maksimal mencapat 900 meter.

Marianne Moore, peneliti lingkungan hidup dari Wellesley College, Massachusetts – AS juga telah membuktikan teori ini: kemungkinan gas alam membawa serta air panas dengan gerak putar mendorong lempengan es ke permukaan air, layaknya angin puting beliung, akhirnya membentuk lempengan es berbentuk lingkaran.

Fenomena alam letusan gas alam kemungkinan bisa menimbulkan akibat parah bagi kapal yang berlalu-lalang di Danau Baikal, maka pemerintah Rusia sudah mengeluarkan peringatan kepada para nahkoda lokal, karena ketika kapal mendekati lempengan es dan menyentuh letusan gas alam hal ini bisa menimbulkan kebakaran besar.

Grenier menyatakan: “Dalam beberapa minggu yang akan datang danau Baikal kemungkinan bisa muncul lagi lempengan es, namun, piringan es mutlak bukan hal paling misterius dari danau.” Grenier dan kawan-kawan sedang dengan semangat menanti kiriman foto satelit terbaru.

Grenier sekaligus juga anggota komite ilmiah lokal. Sejak 1989, Masyarakat Limnologi Baikal setiap 5 tahun sekali mengadakan konferensi internasional, para pakar dan peneliti berbagai disiplin ilmu dari seluruh dunia menghadiri penelitian danau Baikal, melaporkan hasil penelitian terbaru. Konferensi Baikal pada tahun ini akan diadakan pada 4 – 9 Oktober.*** (The Epoch Times/whs)

http://www.epochtimes.co.id/serbi.php?id=178

sumber bahan: https://dianaruntu.wordpress.com/2010/09/03/lingkaran-misterius-lempengan-es-di-danau-baikal/#more-727

Water Park Dulu, Super Blok Kemudian

Water Park Green Lake View, Cimanggis – Depok. Meski terbilang tidak murah, tetapi selalu penuh pengunjung. Water Park ini adalah bagian dari proyek Super Blok pertama di Depok. Foto: Roso Daras

ADA banyak trik menjual proyek properti. Salah satunya, menjaring anak-anak melalui fasilitas warter park. Dengan adanya arena bermain air yang menarik, diharapkan para orang tuanya pun tertarik, lalu membeli unit. Entah unit rumah, apartemen, ruko, atau di pusat perbelanjaan yang sedia dibangun.

Itulah yang dilakukan pengembang PT Depok Cipta Sejati yang tengah merealisasikan proyek super blok pertama di Depok seluas 13 hektare. Lokasinya, masuk Jl. Nangka, Cimanggis, kurang lebih 1 kilometer dari akses masuk pinto tol Cijago, dan hanya 1,5 km dari rencana halte LRT.

Dari sepuluh tower apartemen dan mal yang sedia dibangun, saat ini baru satu tower apartemen Alamanda yang sudah topping off. Selebihnya? Entah kapan selesai. Tapi, sudahlah, itu soal nanti. Seperti di awal tulisan disebutkan, rupanya menyediakan sarana bermain air, adalah pilihan terbaik. Sambil membangun tower demi tower, maka meramaikan warter park menjadi sarana meraup uang instan, sekaligus sarana promosi gratis.

Betapa tidak, untuk sebuah water park di kawasan itu, tarif Rp 40.000 per orang, dan Rp 60.000 per orang di saat hari libur, tentu bukan harga yang murah. Tapi, begitulah sifat objek wisata air pada galibnya. Sesuatu yang baru, senantiasa membuat orang penasaran untuk mengunjunginya. Tak heran jika water park di komplek super blok yang diberi nama Green Lake View itu, selalu ramai pengunjung. Maka, tidak mengherankan pula, jika pengembang sudah bersiap meluaskan fasilitas wisata air dengan merancang sarana wave pool dan lazy pool.

Jika dua wahana itu selesai, tentu akan menambah kaya wahana water park Green Lake View nanti. Saat ini, sarana yang ada memang masih terbilang standar, misalnya ada open slide atau pool slides, mini slides, (papan luncuran), dengan ketinggian bervariasi. Ada juga wahana ember tumpah, kolam renang beberapa ukuran, dan sarana penunjang lain seperti trampoline, children playground area, dan lain-lain.

Jika Anda berlebih uang dan penasaran ingin mencoba, silakan datang ke warter park Green Lake View Cimanggis. Lokasinya mudah dijangkau. Dari pintu keluar tol Cijago, arahkan ke kiri menuju Jl. Raya Bogor. Kurang lebih satu kilometer, belok kiri Jl. Nangka. Beberapa ratus meter kemudian akan dijumpai papan petunjuk belok kiri menuju lokasi.

Setiba di sana, jangan bayangkan super blok yang terdiri atas pencakar langit berderet-deret, karena memang baru satu tower saja yang selesai. Nah, di depan tower itulah letak water park Green Lake View, dengan bangunan yang menyerupai sebuah kapal laut. Tips kecil: Tidak direkomendasikan bermain di hari libur. Selain harga tiket relatif mahal (dibandingkan wahana yang tersedia), juga bakalan susah mencari ruang karena saking penuhnya. ***

Bangunan pintu masuk utama water park Green Lake View – Cimanggis yang menyerupai bangunan kapal. Aneka sarana seperti rumah-rumahan mini, open slides, trampolin, dan lain-lain tersedia di sini. Foto: Roso Daras

Menyusuri Kuta, Pandawa dan GWK – Bali Aman

BALI terlihat nyaman dan indah. “Sore ini Pantai Kuta ramai sekali coba lihat, ramai, ramai sekali,” kata Presiden Joko Widodo dalam akun twitternya yang diunggah 18 jam yang lalu. Ketika presiden datang, memang Pantai Kuta sudah mulai berdenyut lagi setelah diterpa erupsi Gunung Agung yang asapnya membumbung membuat oleng dunia pariwisata di Bali.

Saat ini, sudah terlihat wisatawan mancanegara dan juga pendatang lokal. Di antaranya ada yang menyusuri pantai, sebagian berteduh dari siraman matahari di bawah pohon-pohon katang yang banyak tumbuh di dekat pantai.

Begitu melihat presiden datang, mereka berebut berfoto dengan Jokowi. Seperti biasa, Jokowi melayani sambil tersenyum. Bahkan ia juga membuat vlog untuk mempromosikan Bali. Pantai Kuta memang salah satu objek wisata yang paling diandalkan pemerintah. Kawasan ini telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 1970-an. Ombak-ombak yang tinggi bergemuruh ditingkahi para peselancar yang meliuk-liuk di punggung laut, adalah pemandangan wajar di sini.

Soal fasilitas penunjang wisata tentu Kuta sudah sangat khatam. Di sini semuanya ada, mulai dari bar, restoran, hingga hotel berbintang. Bahkan pantai Kuta hanya berjarak 10 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Kondisi itu berubah setelah tahun 1970-an. Pemerintah sudah mulai menata tempat wisata ini. Hingga kemudian tempat ini tumbuh makin kuat sebagai lokasi wisata andalan negara, dan bahkan menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia yang mampu menambah devisa negara.

Geliat wisata di Bali sempat terganggung dengan aksi teroris yang meledakkan bom bunuh diri yang menewaskan 202 orang dan 209 lainnya terluka pada 2002. Tiga tahun kemudian terjadi lagi peristiwa yang sama di kawasan Pantai Kuta.

Setelah itu, pemerintah bekerja keras mengembalikan roh wisata di Bali. Dan kemudian terguncang lagi dengan peristiwa aktivitas vulkanik gunung setinggi 3.031 meter di atas permukaan laut itu. Peristiwa alam ini sempat menurunkan tingkat kunjungan ke Bali sampai 40 persen. Itulah sebabnya, Presiden Jokowi sampai turun ke Bali. Ia pun memastikan Bali sudah aman. “Ayo ke Bali. Aman.”

Kedatangan Jokowi menumbuhkan semangat lagi berkunjung ke Pulau Dewata. Ramai netizen merespon positif kedatangannya. “Aih senengnya lihat gaya Presiden Jokowi nyeker menikmati keindahan Pantai Kuta Bali,” begitu tertulis dalam akun @BillRay dengan menyertakan hastag #BaliTetapAman #balisafe.

Kemudian ada juga yang mengajak liburan ke Bali. “Akhir tahun liburan ke bali yuk… pak Jokowi aja kesana,” tulis akun @daru_nata juga menyertakan #BaliTetapAman. Bali memang benar-benar aman. Sehari setelah Presiden Jokowi melawat Kuta, penulis berkesempatan mengunjungi Pulau Dewata. Hanya tiga hari bermalam di rumah teman di Badung (10 menit dari Bandara Ngurah Rai). Meski hujan nyaris turun tiap hari, penulis sempat menyusuri pantai Kuta (sayang sunset tak muncul karena tertutup awan), pantai Pandawa dan GWK (Garuda Wisnu Kencana) yang semuanya terletak di Kabupaten Badung. Jelang malam tahun baru, Bali macet luar biasa. Traffic Jam tiap hari. Bali benar-benar aman. Bali tetap aman! Astungkara. ***

Liburan dan Bermalam Tahun Baru di Mutiara Carita Cottages

 

INDAHNYA berwisata di pantai barat Pulau Jawa. Sepanjang pantai barat, terhampar pantai dengan terpaan ombak bersahaja. Sangat banyak objek wisata pantai mulai dari Cilegon, Anyer, sampai Labuan Kabupaten Pandeglang, yang siap dinikmati. Bukan hanya objek wisata, tetapi juga fasilitas penginapan bagi yang hendak mengisi liburan akhir tahun di sana.

Mutiara Carita Cottages adalah salah satunya. Penginapan model resor yang mengusung tagline “Nuansa Rekreasi Alami” ini menawarkan Holiday Packages untuk dua periode. Periode pertama antara tanggal 23 – 30 Desember 2017, dan periode kedua antara tanggal 1 – 10 Januari 2018. Holiday Packages ini dibanderol seharga haga Rp 1,5 juta net per kamar untuk dua malam. Paket Holiday itu termasuk dua kali breakfast untuk dua orang per kamar.

Colour Pool Party

Selain paket liburan di atas, Mutiara Carita Cottages juga menawarkan paket menarik yang diberi titel “Colour Pool Party”. Ini adalah paket tahun baru, yakni untuk tanggal 30 Desember 2017 – 1 Januari 2018, atau check in 31 Desember 2017 dan check out 2 Januari 2018. Harga yang ditawarkan sebesar Rp 4.550.000 nett per kamar untuk dua malam.

Paket malam tahun baru itu termasuk entertain, fireworks, dua kali breakfast, ditambah 1 kali gala dinner untuk dua pax per kamar. Mutiara Carita Cottages ini memiliki kolam renang lengkap dengan taman, persis di bibir pantai. Terbayang nuansa pesta malam tahun baru di kolam renang, sambil memandang laut lepas dengan deburan ombak yang ikut memeriahkannya.

Jika Anda tertarik, bisa reservasi ke Marketing & Reservation Office di Plaza Golden Blok G-2, Jl. R.S. Fatmawati no. 15, Jakarta Selatan, atau langsung ke Mutiara Carita Cottages, Jl. Raya Carita Labuan Km 7, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Info lebih detail bisa kunjungi website www.mutiara-carita.com. ***

Turis Cantik, Ajak Jokowi Selfie di Pantai Kuta

 

Presiden Jokowi dengan senang hati melayani wisatawan yang ingin berfoto selfie dengannya saat berkunjung ke Pantai Kuta.

 

 

SETELAH status siaga diturunkan ke tingkat 2 (hati-hati) dan dinyatakan  bahwa sebagian besar Pulau Bali ini aman untuk dikunjungi, Pulau Dewata  kembali menyambut turis dari seluruh penjuru dunia untuk menikmati keajaiban menakjubkan yang tak terhitung nilainya.

Bali sungguh merupakan destinasi yang sayang ditinggalkan dalam liburan akhir tahun. Kemolekan alamnya, keramahan warganya, dan pelayanan yang asyik, sunggug sayang kalau tidak menjadi agenda dalam liburan tutup tahun kali ini.

Biro Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan kepada dunia, bahwa pulau ini memang aman untuk dikunjungi. Pekan lalu,  pada  Jumat 22 Desember 2017, Presiden  Jokowi berjalan-jalan santai di sepanjang pantai Pantai Kuta yang ikonik.

Biro Setpres

Dengan didampingi oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan  Umum dan Perumahan Rakyat  Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Jokowi  bahkan melepaskan sepatunya dan berjalan tanpa alas kaki di atas pasir di pantai.

Berkreasi dengan masyarakat lokal maupun wisatawan internasional dan domestik, presiden dengan senang hati berjalan tanpa alas kaki dengan celana digulung menempuh area pantai sekitar 2 KM.

Foto Kemenpar

“Dia sangat menikmati pengalaman ini, kegembiraan sungguh terpancar dari wajahnya,” kata Humas  Kementerian Pariwisata Iyung Masuroh. Selain berjalan-jalan di pantai, presiden juga mengunjungi toko suvenir. Dengan didampingi putra yang rajin bikin Vlogger,  Kaesang Pangarep, ia juga membuat beberapa vlog dengan sejumlah wisatawan internasional dan domestik.

Melalui kunjungan yang sederhana ini, presiden menunjukkan kepada dunia bahwa tidak perlu ada kekhawatiran untuk datang dan mengunjungi pulau Bali. Hal ini ditegaskan oleh komentarnya yang tidak tulus dalam vlog-nya di kalangan para wisatawan:

“Bali aman; Seperti yang kita semua bisa lihat di sini, semuanya aman dan semarak dengan aktivitas turis. “Memang, Bali kembali ke keadaan normalnya. Bandara terbuka, penerbangan beroperasi normal, dan pesawat lepas landas dan mendarat tidak terpengaruh oleh aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Foto Kemenpar

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Kelautan Luhut Pandjaitan mengenai kondisi terakhir kegiatan gunung berapi Gunung Agung, hanya mereka yang berada dalam radius 10 kM dari pusat Gunung Agung yang masih dalam status siaga (Level 4), yang hanya kurang dari 2% dari keseluruhan pulau.

Di luar  dari daerah itu,   bagian lain dari pulau tersebut dinyatakan aman untuk segala jenis kegiatan. Juga, analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan bahwa angin bertiup ke timur sampai bulan Maret. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Bandara Ngurah Rai dapat melanjutkan aktivitasnya secara normal. ***

Bermain dengan Satwa Nusantara di Jakarta Aquarium

SUDAH punya rencana kemana Anda akan membawa anak-anak Anda berlibur? Jika memikirkan resiko di jalan seperti kemacetan jika ingin berlibur ke luar kota, Anda bisa mencari tempat hiburan yang ada di Jakarta.

Kini, Anda tak perlu ragu membawa anak Anda berlibur walau hanya di Jakarta. Bukan ke Ancol, Taman Mini Indnesia Indah, atau Kebun Binatang Ragunan, tetapi Jakarta memiliki saty destinasi liburan terbaru, yaitu Jakarta Aquarium.

Jakarta Aquarium merupakan salah satu destinasi yang bisa Anda jadikan pilihan untuk berlibur bersama keluarga atau teman untuk Natal dan Tahun Baru kali ini. Sesuai namanya, tempat wisata ini masih di Jakarta kok, tepatnya di Neo Soho, Jakarta Barat. So, Anda tak perlu jauh-jauh mencari tempat berlibur yang mengasyikkan, apalagi jika Anda merupakan penggemar pesona air Nusantara.

Di lokasi ini terdapat berbagai wahana edukasi dan rekreasi yang tidak hanya menarik secara informasi, tapi juga bagus secara konsep. Anda dan keluarga bisa menikmati aneka hayati air dan darat Indonesia, melalui konsep Urban Escapism.

‘Urban Escapism’ ini merupakan konsep yang menggabungkan kekayaan alam, kebudayaan Indonesia, dan teknologi. Anda bisa berinteraksi langsung dengan hewan-hewan lucu seperti berang-berang dan penguin Humboldt.

Diungkapkan Public Relation Jakarta Aquarium, Helin Faujiani Prasekti, pengunjung yang datang bisa menikmati kekayaan terumbu karang yang ada di seluruh Indonesia dan melihat langsung aneka satwa air tawar.

Menariknya lagi, Jakarta Aquarium juga dilengkapi dengan teknologi canggih di Teater 5D-nya. Menggunakan simulator lima dimensi, di dalam wahana ini Anda seakan-akan sedang berada di bawah laut dan melihat langsung indahnya alam bawah laut Indonesia.

“Semua fasilitas dan hiburan yang ada di Jakarta Aquarium dirancang dan dioperasikan menggunakan teknologi canggih, seperti layar sentuh, sehingga mempermudah pengunjung untuk menikmatinya,” tambah Helin.

Tertarik untuk menyambangi Jakarta Aquarium? Jika iya, ada sebuah wahana baru yaitu Aqua Trekking. Di wahana ini, kata Helin, pengunjung dapat menyelam bersama ikan-ikan di dalam tangki akuarium besar ditemani ikan-ikan cantik seperti hiu, pari, dan ikan-ikan kecil beragam warna. ***

Habiskan Rp 480 Juta untuk Menyulap Bus Sekolah Jadi Rumah

Michael Fuehrer, 25, telah mengubah sebuah bus sekolah tua menjadi rumahnya dan dengannya dia telah menjelajahi Amerika setelah menyelesaikan sekolah pascasarjananya. Dia menikmati menjelajahi dunia di luar buku teksnya yang selama kuliah dilahapnya.

 

SEORANG blogger telah mengubah bus sekolah tua menjadi rumahnya, dan telah mengantarnya menjelajahi dunia di luar buku teksnya.

Michael Fuehrer, 25, dari New Jersey, memutuskan untuk menggunakan bus Thomas Freightliner tahun 2004 selama tahun terakhir di sekolah pascasarjana yang dijalaninya. Dengan bus tua yang telah dimodifikasi itu, dia telah menempuh perjalanan sepanjang 18.000 mil melintasi Amerika Serikat.

Michael berkata: “Di sekolah pascasarjana, saya tinggal di sebuah apartemen dengan satu kamar kecil, mungkin seluas 10 m2 dan menyukai kenyamanan ruang – saya merasa bahwa dengan bus yang saya modifikasi itu, saya memiliki semua yang saya butuhkan dan rasanya nyaman.

Keliling Amerika dengan bus sekolah tua yang telah modifikasi,

 

“Tapi saya ingin menjelajahi dunia luar, bukan hanya buku teks saya saja, menjelajahi dunia. Saya sedang mencari sebuah pengalaman dengan bus ini.”

“Kenyamanan ruang kecil dan keinginan untuk bepergian membuat saya mempertimbangkan untuk tinggal di jalan.”

Dia melanjutkan: “Awalnya, saya melihat ke dalam van, rumah mungil, dan truk kargo sampai saya menemukan bus sekolah tua.”

Santai dulu setelah “mengukur” jalanan di Amerika

“Perjalanan besar pertama saya adalah ke Alaska untuk musim panas – saya mengemudikan bus dengan beberapa teman, yang pindah tinggal dengan saya, melintasi Amerika dan kemudian melalui Kanada sampai ke Alaska.

“Kami menghabiskan delapan minggu menjelajahi negara bagian, lalu saya menuju selatan ke selatan California untuk mengunjungi beberapa teman lainnya.

“Segera setelah itu, saya menuju ke timur ke Florida dan kemudian kembali ke New Jersey di mana keluarga saya berada di musim liburan.”

Michael, yang memiliki gelar Master dalam Antropologi Budaya, itu mengambil sembilan bulan dan menghabiskan sekitar Rp 480 juta untuk memperbaiki bus sekolah lama dan dia sekarang hanya merencanakan dua atau tiga bulan ke depan.

Merdeka. Nongkrong di atas “rumah”

Dia berkata: “Kehidupan di bus adalah segalanya dan tidak ada yang saya harapkan pada saat bersamaan.”

“Sebelum menjalani kehidupan di bus, saya tinggal di jalan melakukan perjalanan sepanjang jalan dengan teman-teman.”
Dia melanjutkan: “Saya tahu apa yang akan terjadi dalam istilah ‘jalan hidup’. Yang berbeda adalah bus.”

“Bus adalah rumah saya bukan hanya kendaraan travel. Ini secara fundamental mengubah sesuatu. “

Bali Aman Buat Wisatawan

GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika kembali menegaskan, Level Awas Gunung Agung hanya berdampak terhadap 8 kilometer (Km) di sekitar Gunung Agung. Sedangkan daerah lain di Bali di luar zona rawan bencana ini, dinyatakan aman dan tak akan terkena dampak jika Gunung Agung erupsi. Pernyataan Gubernur Bali Made Mangku Pastika disampaikan saat bertemu dengan komponen pelaku pariwisata Bali di Ruang Rapat Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kemarin.

“Yang awas itu hanya 22 Desa radius 8 km dari puncak gunung, ini dalam Kabupaten Karangasem saja yang statusnya awas, ini supaya jelas ya, jadi jangan sampai salah Bali itu tidak dalam status Awas,” ujarnya.

Gubernur menambahkanm diluar zona tersebut situasinya normal dan aman. Sebelumnya dalam rapat terungkap,  masih banyak yang memiliki pemahaman,  Level Awas berlaku untuk seluruh pulau Bali. Itu sebabnya, pelaku pariwisata kesulitan mendatangkan wisatawan ke Bali akhir-akhir ini. Bahkan, pemerintah Cina secara tegas sudah membuat travel warning yang berdampak terhadap pembatalan kedatangan wisatawan ke Bali.

Dalam kesempatan ini,  pemerintah dan pelaku pariwisata sepakat memperkuat Bali Tourism Hospitality yang diketuai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali sebagai pusat penanganan terhadap keadaan darurat di Bali. Gubernur Pastika  menambahkan,  sudah ada SOP yang bisa dipedomani oleh pelaku pariwisata.

Gubernur  tak menampik letusan pertama beberapa waktu lalu menjadi pelajaran berharga untuk perbaikan selanjutnya. Oleh karena itu ia mengajak seluruh pelaku pariwisata untuk bersama-sama melakukan usaha-usaha yang diperlukan untuk mengembalikan pariwisata Bali. Diantaranya dengan membantu memberikan informasi yang benar ke dunia luar dan menyiapkan. Gubernur mengaku siap memfasilitasi keinginan pelaku pariwisata yang sesuai dengan kewenangannya. Diantaranya bagaimana menyampaikan beberapa harapan pelaku pariwisata yang terkait dengan pemerintah pusat.

Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Dr. Gusti Kade Sutawa sebelumnya menyampaikan beberapa poin untuk mendapat solusi dari pertemuan ini. Diantaranya soal transportasi saat terjadi bencana, adanya crisis center dengan SOP yang jelas, bagaimana memberikan informasi yang benar ke masyarakat termasuk harapan agar event MICE yang diselenggarakan pemerintah pusat dapat diselenggarakan di Bali.

Dalam rapat ini juga terungkap bagaimana beberapa pelaku pariwisata sudah membuat aksi-aksi untuk menjamin kenyamanan wisatawan seperti pemberian kamar gratis jika terjadi erupsi hingga mempersiapkan transportasi untuk ke Bandara terdekat. ***

Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat bertemu komponen pelaku pariwisata Bali di Ruang Rapat Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Fot: Ist