Ampuhnya Motivasi Erick Thohir!

JAYAKARTA NEWS— Motivasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir ternyata manjur melecut para pemain timnas meraih kemenangan perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C. Jay Idzes dkk menaklukkan Arab Saudi, 2-0, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

“Selamat kepada seluruh pemain, tim pelatih dan ofisial atas kemenangan pertama, sekaligus krusial bagi Indonesia menuju Piala Dunia. Saya bangga atas kerja keras pemain yang mati-matian meraih poin dan menjaga peluang Indonesia tetap ada untuk lolos,” ujar Erick Thohir usai laga, dilansir PSSI

Ya, usai kekalahan telak, 4-0 dari Jepang pada Jumat (15/11) ) lalu, Erick memberikan pernyataan akan berlepas diri dari PSSI jika para pemain dan pelatih tidak mendukung dan berjuang maksimal demi kesuksesan proyek lolos Piala Dunia 2026.

Foto: PSSI

Ketika itu, di kamar ganti pemain Timnas, Erick menegaskan dirinya siap mundur sebagai Ketum PSSI jika pelatih dan pemain tidak lagi menunjukkan keyakinan terhadap proyek besar yang sedang dibangun untuk Timnas.

“Usai kalah dari Jepang, saya lihat pemain mau bangkit dan hal itu ditunjukkan dalam laga tadi. Ini modal berharga untuk laga lanjutan kualifikasi tahun depan. Semoga kita semakin siap,” lanjutnya.

Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Marselino Ferdinan. Gol pertama dihasilkan pada menit ke-32. Dari serangan cepat, Ragnar Oratmangoen menusuk di kiri lalu mengirim umpan tarik. Marselino kontrol bola, lalu melepaskan sepakan ke pojok kanan gawang.

Gol kedua dicetak di menit ke-56. Lewat skema serangan balik, Indonesia sukses membobol gawang Arab Saudi. Sepakan keras Marselino sempat mengenai bek, tetapi bola kembali ke arahnya dan disepak masuk.

Pada laga selanjutnya Indonesia akan bertandang ke Australia (20/3) dan menjamu Bahrain (25/3).***/din

Drawing Piala Asia U20 2025: Indonesia Tantang Juara Bertahan Uzbekistan di Grup C

JAYAKARTA NEWS— Berdasarkan hasil drawing Piala Asia U20 2025 yang berlangsung di Shenzhen, Tiongkok, pada Kamis, 7 November 2024, Tim Nasional Indonesia U20 dipastikan tergabung dalam Grup C bersama Yaman, Iran, dan juara bertahan, Uzbekistan.

Dilansir laman PSSI, dalam undian ini, Garuda Nusantara ditempatkan di pot 3 bersama Arab Saudi, Suriah, dan Kirgistan. Sebanyak 16 tim berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U20 2025 di Tiongkok setelah menyelesaikan babak kualifikasi pada akhir September 2024. Menurut jadwal, turnamen ini akan berlangsung pada 6-23 Februari 2025.

Lolosnya Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia U20 2025 membuka kesempatan bagi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia U20 2025 di Chili, yang tentunya menjadi motivasi besar bagi Jens Raven dan rekan-rekannya.

Saat ini, Timnas Indonesia U20 tengah berada di Jepang untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) sejak 5 November 2024, sebagai persiapan menghadapi turnamen di Tiongkok. TC ini akan berlangsung hingga 23 November 2024. Pelatih Indra Sjafri membawa 30 pemain yang dijadwalkan akan melakoni serangkaian laga uji coba, baik melawan klub-klub J-League 2 maupun menghadapi tim-tim universitas terkemuka di Jepang.

Pelatih Indra Sjafri menegaskan pentingnya persiapan matang menyusul hasil drawing ini. “Kita akan membuat roadmap menuju Piala Asia U20 2025, tentu sudah bisa secara spesifik karena lawan-lawan yang dihadapi sudah jelas. Tiga kali kita akan bertanding di Grup C, dan jika lolos, kita akan bertanding di semifinal, yang sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U20 2025. Ini yang akan kita upayakan bersama pemain dan staf ofisial. Kami mulai menyusun program dengan baik, dan semoga apa yang kita targetkan bisa tercapai,” ujar Indra Sjafri, Kamis 7 November 2024.

Dengan roadmap yang jelas dan persiapan yang matang, Timnas Indonesia U20 berharap mampu meraih hasil terbaik di Piala Asia U20 2025 dan melangkah ke ajang Piala Dunia U20 2025.***/din

Survei Litbang Kompas: Publik Optimistis Erick Thohir akan Loloskan Timnas ke Piala Dunia 2026

JAYAKARTA NEWS— Timnas Indonesia akan melakoni dua laga kandang penting pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Indonesia akan menghadapi Jepang pada 15 November, dan empat hari kemudian, giliran tim Arab Saudi akan menjadi tamu bagi skuad Garuda.

Dikutip dari laman PSSI, meski saat ini di klasemen grup, Timnas masih bercokol di posisi lima di atas tim China, namun dengan perbedaan hanya dua poin dengan peringkat dua hingga empat, yakni Australia, Arab Saudi, dan Bahrain, sikap optimistis masih digaungkan pecinta sepakbola nasional bahwa di bawah kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI dan asuhan pelatih Shin Tae-yong akan membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Hal itu terungkap pada jejak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas terhadap keyakinan pubik akan kemampuan Timnas sepakbola Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam pooling melalui telepon yang dilakukan pada 21-23 Oktober 2024 dan dilakukan setelah Indonesia merampungkan dua laga Grup C melawan Bahrain dan China itu melibatkan 540 responden di 38 provinsi. Menggunakan metode tersebut, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian sekitar 4,21 persen dalam kondisi penarikan sampel secara sederhana.

Dari 540 responden yang didata, sebanyak 24,6% menyatakan selalu mengikuti berita atau informasi perjalanan Timnas di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sedangkan 37,3% kadang-kadang mengikuti, lalu 17,4% hanya menonton melalui siaran langsung, sementara sebanyak 20,7% tidak mengikuti.

Dalam menjawab pertanyaan terkait pencapaian yang akan ditorehkan Timnas hingga melakoni laga keempat, sebanyak 45,6 % responden berpendapat Timnas akan berada di posisi 3 atau 4 di putaran ketiga ini sehingga akan melaju ke putaran keempat.

Meski demikian, sebanyak 32,3% sangat optimistis Indonesia akan langsung lolos melalui putaran ketiga ini dengan menempati peringkat 1 atau 2. Pendapat yang menilai Indonesia gagal lolos karena akan menempati peringkat 5 atau 6, hanya 4,1%, sementara yang tidak tahu atau tidak mengikuti putaran Piala Dunia ini sebanyak 18,1%.

Sikap optimistis responden akan melajunya Timnas ke putaran keempat atau bahkan lolos ke Piala Dunia tersebut didasari pada kepuasan akan kepemimpinan Erick Thohir di PSSI yang dinilai mampu meningkatkan prestasi Timnas Indonesia. Sebanyak 83,0% responden menyatakan kepuasan yang sangat tinggi. Sementara hanya 11,4 % menyatakan tidak puas dan 5,7% mengungkapkan ketidaktahuannya.

Kepuasan terhadap Erick Thohir ini didasari atas dua faktor, yakni penunjukan pelatih STY dan kebijakan naturalisasi pemain berkualitas untuk timnas. Bahkan dalam jejak pendapat tersebut, sebagian besar responden meminta tambahan pemain naturalisasi. Faktor penunjukan STY sebagai juru latih yang diyakini membawa Timnas ke Piala Dunia mendapat penilaian responden sebesar 87,9 %. Hanya 9,4 % yang tidak yakin, sementara yang tidak tahu, 2,7%.

Sedangkan mengenai penambahan pemain naturalisasi ada 48,3 % responden menyatakan perlu diperbanyak, sementara yang mengungkapkan tidak perlu 44,0% responden dan tidak tahu 7,7 %. Dalam penambahan pemain naturalisasi, posisi pemain penyerang banyak disebut responden. Sebanyak 47,9 % menyatakan posisi penyerang atau striker sangat dibutuhkan Timnas saat ini. Lalu 11 % pemain gelandang, 10,2 % pemain sayap (winger), penjaga gawang, 9,9 &, bek tengah (centre back), 7,4 % dan bek sayap (fullback/wingback), 2,0 %. Sebanyak 11,6 % menyatakan tidak tahu.***/din

Mayoritas Publik Dukung Kebijakan Naturalisasi, Arya Tegaskan Komitmen PSSI Benahi Sepak Bola Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Anggota Komite Eksekutif (Exco) sekaligus Juru Bicara PSSI, Arya Sinulingga berterima kasih atas dukungan publik terhadap perbaikan sepak bola yang dilakukan PSSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Arya juga mengapresiasi Indikator Politik Indonesia yang melakukan survei untuk mengetahui persepsi publik terhadap kinerja Erick maupun kebijakan naturalisasi timnas.

“Kami surprise karena survei ini mewakili seluruh masyarakat Indonesia, bukan hanya yang suka dan tahu dengan sepak bola. Kita juga surprise ternyata 60 persen masyarakat tahu Pak Erick ini Ketum PSSI. Sebagai sebuah cabor, ini cukup hebat bahwa tahu ada Ketum PSSI namanya Pak Erick,” ujar Arya dalam rilis temuan survei nasional bertajuk “Sikap Publik terhadap Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas” di Jakarta, Selasa (5/11/2024), dilansir web resmi PSSI

Berdasarkan hasil survei tersebut, Arya mengatakan mayoritas publik juga puas dengan kebijakan naturalisasi dan juga peningkatan level permainan timnas. Arya menilai hal ini merupakan bukti nyata komitmen PSSI dalam meningkatkan daya saing timnas di kancah dunia.

Arya menyampaikan kebijakan naturalisasi sejatinya bukan baru saat ini terjadi. Arya mengatakan kebijakan naturalisasi sudah berjalan sebelum era Erick. Namun, Arya mengatakan Erick memastikan pemain naturalisasi memiliki kualitas yang tinggi dan mengangkat level permainan timnas.

“Artinya kinerja kami mencari pemain berkualitas itu disetujui masyarakat Indonesia. Artinya kami bekerja dengan benar. Dulu pun ada naturalisasi tapi masyarakat tidak tahu kualitas. Sekarang kami memilih pemain tidak main-main,” ucap Arya.

Arya menyampaikan PSSI di era Erick sangat terbuka dengan berbagai masukan, termasuk jumlah pemain naturalisasi yang bagi sejumlah pihak dianggap terlalu banyak. Arya juga menjawab kritik bahwa PSSI dinilai menomorduakan pembinaan generasi muda.

“Ada yang bilang kami cuma fokus di timnas senior, padahal pembinaan usia muda sudah kami lakukan juga,” lanjut Arya.

Sebagai gambaran konkret, Arya mengatakan Indonesia baru saja mencatat sejarah dengan mengirimkan timnas U-17, U-20, U-23, dan senior ke putaran final Piala Asia. Arya menyampaikan Indonesia menjadi satu dari sembilan negara yang mengirimkan empat level timnas ke putaran final Piala Asia.

“Baru kali ini Indonesia masuk di Piala Asia AFC dari semua usia, itu artinya kita di jenjang yang benar. Kalau naturalisasi kan senior banget. Hanya sembilan negara loh, jadi kita setara dengan Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, dan Uzbekistan,” ucap Arya.

Tak hanya di level timnas seluruh kelompok umur, Arya mengatakan Erick juga melakukan perbaikan terhadap kualitas kompetisi liga, pelatih, hingga wasit. Arya menyampaikan jumlah pelatih di Indonesia hanya sekitar 10 ribu orang atau jauh tertinggal dibandingkan Jepang yang memiliki 90 ribu pelatih. Pun dengan jumlah wasit Indonesia yang masih di bawah 10 ribu wasit atau tertinggal dari Jepang yang memiliki 30 ribu wasit. Arya menyebut jumlah tersebut sangat rendah jika dibandingkan jumlah penduduk Indonesia yang besar.

“Jadi dari liga hingga pembinaan usia dini pun selama dua tahun kita buktikan dengan (timnas) kelompok usia kita masuk level Asia,” pungkas Arya.***/din

Survei Indikator: 94% Responden Puas Kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, Ini Respon Maruarar Sirait!

JAYAKARTA NEWS— Ketua Panitia Pelaksana Turnamen sepak bola Piala Presiden, Maruarar Sirait mengatakan pantas kalau Erick Thohir mendapat tingkat kepuasan mencapai 94 persen sebagai ketua umum PSSI.

Hal tersebut diungkapkan Ara sapaan Maruarar Sirait yang kini menjabat Menteri Perumahan Rakyat dalam acara zoom, Selasa (5/11/2024) saat mengomentari hasil survei yang dikeluarkan oleh lembaga survei Indikator pimpinan Burhanudin Muhtadi.

“Saya percaya dengan reputasi Indikator pimpinan Burhanudin Muhtadi. Sudah 15 tahun mengikuti, percaya dengan metodelogi, independensinya jadi kita percaya dengan hasil survei yang dilakukan. Dimana salah satunya tingkat kepuasaan rakyat Indonesia terhadap kepemimpinan Erick Thohir di PSSI mencapai 94,5 persen,” ujarnya, dikutip dari laman PSSI

Pantas Erick mendapat 94 persen, lanjut Ara. “Dengan apa yang sudah dikerjakan, dikorbankan, dilakukan untuk sepak bola Indonesia sehingga tingkat kepuasaan publik sangat tinggi.”

“Banyak yang sudah terobosan yang dilakukan Erick Thohir dalam membentuk Timnas Indonesia yang tangguh, transparansi keuangan, perbaikan liga, perbaikan wasit dll bukan tidak mungkin tingkat kepuasan di masa mendatang akan meningkat mendekati 100%,”

Mengomentari tingginya kepuasaan masyarakat Indonesia terhadapa naturalisasi yang mendukungnya 71 persen serta penampilan Timnas Indonesia yang semakin baik di angka 80 persen, Ara pun sepakat dengan hasil tersebut. Dia sendiri mengaku sudah merasakannya.

“Itu itu hasil yang objektif berdasarkan survei, penonton di stadion netizen di media sosial termasuk saya beberapa kali menonton Timnas ada rasa bangga memiliki Timnas saat ini bahkan saya dan keluarga mau begadang untuk nonton TV ketika Timnas tampil, saya juga rela jalan berkilo-kilo ke Stadion GBK Senayan karena ada rasa bangga dengan Timnas Indonesia,” tegasnya.

Ara berharap PSSI dibawah Erick Thohir terus melakukan pembenahan, salah satunya adalah pemberantasan mafia sepak bola. Bahkan Ara ingin yang terlibat dihukum berat agar memberi efek jera. “Untuk pelaku mafia sepak bola kalau memang yang terlibat itu klubnya bubarkan saja klubnya biar kapok saya akan mendukungnya agar tidak ada lagi yang main-main dengan sepak bola Indonesia,” pungkasnya.***/din

Calvin Verdonk: Kita harus Bermain Agresif dan Kompak

JAYAKARTA NEWS— Pemain belakang Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengatakan agresivitas menjadi salah satu kunci bagi timnya dalam menghadapi Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Kamis 10 Oktober 2024 malam.

Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Rabu 9 Oktober 2024, Verdonk juga menggarisbawahi pentingnya permainan kolektif di sepanjang pertandingan meskipun Garuda bermain tandang.

“Saya rasa kita harus bermain kompak secara tim dan kita harus tampil agresif karena mereka memiliki beberapa pemain berkualitas. Jadi kekompakan dan agresivitas adalah hal yang penting di pertandingan besok,” kata pemain asal klub NEC Nijmegen tersebut.

Verdonk melanjutkan, dua hasil positif di dua pertandingan terakhir adalah kerja keras tim. Dirinya menilai permainan tim Garuda terus berkembang sejauh ini, apalagi terus diperkuat oleh para pemain berkualitas. Ia pun berharap melawan Bahrain nanti, timnya bisa meraih hasil maksimal dan menaiki peringkat di klasemen Grup C.

Indonesia belum terkalahkan di dua pertandingan terakhir bukan karena saya, tetapi sepakbola Indonesia memang sedang bertumbuh. Kita memiliki tim yang bagus dengan kualitas yang memadai. Jadi itu adalah alasan kenapa kita tidak terkalahkan di dua pertandingan terakhir,” ungkap pemilik nomor punggung 4 di Timnas Indonesia tersebut.***pssi

Prosesi Penyulutan Api Peparnas XVII Solo 2024: Sebuah Momen Mengharukan dan Penuh Inspirasi

JAYAKARTA NEWS – Prosesi penyulutan api Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, pada Minggu  (6/10) malam, berlangsung penuh haru dan mengesankan. Para atlet disabilitas kebanggaan Indonesia turut ambil bagian dalam momen sakral ini.

Pembawa obor pertama adalah Leani Ratri Oktila diberikan kepada Hikmat Ramdani. Mereka pasangan atlet bulu tangkis ganda campuran yang berhasil meraih medali emas di Paralimpiade Paris 2024. Mereka memulai langkah awal perjalanan api Peparnas yang penuh semangat.

Selanjutnya, obor diserahkan kepada Khalimatus Sadiyah dan dilanjutkan oleh  Fredy Setiawan, yang merupakan pasangan ganda campuran bulu tangkis peraih medali perak di ajang yang sama. 

Kemudian, giliran Saptoyogo Purnomo, atlet lari 100 meter putra yang juga meraih medali perak di Paralimpiade Paris 2024, meneruskan perjalanan api. Ia lalu menyerahkannya kepada Karisma Evi Tiarani, sprinter 100 meter putri yang juga peraih medali perak.

Juara dunia parabadminton, Ukun Rukaendi, tak ketinggalan ambil bagian dalam prosesi ini, diikuti oleh Jendi Pangabean, peraih enam medali emas cabang renang di ASEAN Para Games 2022 di Kamboja.

Zaenal Aripin, atlet balap kursi roda dan peraih medali emas cabang atletik di ASEAN Para Games 2020, juga mendapatkan kehormatan membawa obor Peparnas XVII.

Prosesi ini kemudian dilanjutkan oleh atlet muda disabilitas tenis meja, Muhammad Anas Mustofa. Ia  yang mengunakan kursi roda ini dibantu oleh Farid Surdin, peraih medali emas cabang para atletik di Peparnas Jakarta 2016.

Dalam momen yang mengharukan, Farid membantu Anas yang bertugas menyulut api ke kaldron. “Oke saya gendong ya, Nas, naik ke punggung saya, hati-hati,” ujar Farid. 

Dengan penuh semangat dan tekad, Anas menyulutkan api, diiringi langkah hati-hati dari Farid yang mengarahkan dirinya. “Kak Farid maju dua langkah, Kak Farid di depan kita ada  tiga anak tangga,” ujar Anas mengarahkan.

Usia di depan kadron,  Anas mendekatkan obor tersebut ke kadron. “Bismillahirrahmanirrahim,” ucap Farid sebelum mereka berhasil menyelesaikan tugas penting tersebut.

“Kita para juara, walaupun banyak rintangan, harus terus berjuang, Nas. Perjuangan kita tidak akan mudah. Terkadang untuk naik satu anak tangga saja masih sulit, seperti ini. Masih banyak fasilitas publik yang susah kita akses, tapi kita para juara, dengan mental pejuang dan mental pemenang, bila kita terus kompak dan saling mendukung, kita pasti bisa menggapai mimpi kita,” ujar Farid dengan penuh semangat.

“Betul itu, Kak. Kak Farid, seluruh masyarakat Indonesia sedang menyaksikan pembukaan Peparnas 2024 malam ini. Kita tunjukkan bahwa semangat para juara akan terus berkobar,” jawab Anas dengan antusias, menyuarakan harapan dan semangat yang mewakili semua atlet disabilitas di Indonesia.

Momen ini disambut tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir, menyisakan suasana haru di stadion. Api yang berkobar di kaldron menandai dimulainya Peparnas XVII Solo 2024.

Nyala api ini mencerminkan semangat dan cahaya perjuangan yang terpancar dari seluruh penjuru Nusantara, simbol dari kebanggaan dan prestasi para atlet disabilitas Indonesia. Peparnas XVII Solo 2024 resmi dimulai, membawa harapan baru bagi olahraga disabilitas di Indonesia.***/mel

Menpora Dito Teguhkan Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Olahraga bagi Penyandang Disabilitas

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas melalui ajang olahraga, termasuk Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang digelar di Solo pada 2024. 

Hal tersebut dikatakan Menpora saat menyampaikan laporan di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 di Stadion Manahan Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (6/10) malam.

“Melalui ajang ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama pemerintah daerah meneguhkan komitmen untuk terus memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas, memastikan hak berolahraga bagi semua warga negara Indonesia, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik,” ujar Menpora Dito.

Lebih jauh, Menpora juga menyebutkan pencapaian Indonesia di Paralimpiade Paris 2024 yang menjadi sejarah dengan rekor perolehan medali terbanyak. Prestasi ini menjadi bukti bahwa di bawah bimbingan Presiden Joko Widodo, para atlet disabilitas Indonesia mampu bersaing di panggung dunia.

“Perpanas bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tempat lahirnya bibit-bibit unggul yang siap mengharumkan nama Indonesia, baik di kancah ASEAN, Asia, maupun Paralimpiade. Di Paralimpiade Paris 2024, kita berhasil mencatat sejarah dengan rekor perolehan medali terbanyak sepanjang Indonesia mengikuti Paralimpiade,” kata Menpora.

Menpora Dito juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki cita-cita besar, yakni menembus lima besar dunia pada Paralimpiade 2044. Menurutnya, Peparnas XVII Solo 2024 menjadi fondasi awal untuk mencapai impian besar tersebut.

“Semua tahu Indonesia memiliki cita-cita besar, salah satunya membawa Indonesia masuk 5 besar dunia pada Paralimpiade 2044. Di sinilah fondasi besar tersebut dimulai, dari ajang Peparnas XVII Solo 2024,”  tutupnya.

Kepada para atlet yang akan bertanding, Menpora Dito memberikan pesan penuh semangat dan motivasi. Dia menyebut para atlet disabilitas sebagai pahlawan olahraga yang menjadi inspirasi bagi jutaan rakyat Indonesia.

“Kalian adalah pahlawan olahraga yang akan selalu kami banggakan. Kalian adalah inspirasi bagi jutaan rakyat Indonesia. Keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang membedakan kalian dari yang lain,” ujarnya.

“Kami percaya, semangat, kerja keras, dan tekad kalian akan mengukir prestasi gemilang, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bangsa dan negara,” jelas Menpora Dito.***/mel

Apresiasi Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, Presiden Jokowi: Sangat Baik

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai menyaksikan langsung ajang balap motor dunia, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Minggu, 29 September 2024.

“Saya melihat perkembangan dalam 3 tahun ini sangat baik, utamanya dalam manajemen, manajemennya lebih baik, fasilitasnya juga terlihat semakin baik,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai pertandingan.

Selain penyelenggaraan yang dinilai lebih baik, Presiden Jokowi juga mengapresiasi kehadiran kru lokal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut Presiden, hal tersebut menunjukkan dukungan terhadap pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Yang ketiga, untuk kru, saya senang 3 ribu kru yang ada di sini semuanya berasal dari NTB. Itu yang saya senang,” ungkap Presiden.

Presiden juga menyoroti pentingnya evaluasi dan perbaikan untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang. Ia menegaskan bahwa segala kekurangan akan terus diperbaiki demi meningkatkan kualitas acara ini.

“Saya kira yang masih kurang kita evaluasi, perbaiki, yang masih kurang evaluasi, perbaiki, dikoreksi, perbaiki,” ucap Presiden.

Presiden turut menyampaikan bahwa pihak penyelenggara, Dorna Sports, memberikan tanggapan positif terhadap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika tahun ini. Presiden menyebut bahwa Dorna mengapresiasi budaya lokal yang ditampilkan dalam acara pembukaan ajang balap tersebut.

“Tadi dari komentar Dorna menyampaikan penyelenggaraan kita memang berbeda, sangat baik, ada national anthem dan ada tarian yang juga sangat baik,” ungkapnya.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 di Mandalika sukses menarik perhatian dunia dan memikat para penggemar balap motor, baik dari dalam maupun luar negeri. Dukungan Presiden Jokowi terhadap acara ini juga menegaskan pentingnya olahraga internasional bagi Indonesia, baik dari sisi pariwisata maupun ekonomi.***/mel

Kerja Sama dengan Federasi Sepak Bola Belanda KNVB, Erick Thohir: Ini Saling Untungkan Kedua Negara

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyambut dengan tangan terbuka tawaran kerjasama yang diberikan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB/Koninklijke Nederlandse Voetbalbond) untuk percepatan prestasi sepak bola Indonesia. Menurut Erick, konsistensi prestasi juara Piala Eropa 1988 itu dan pembinaan terstruktur di berbagai level usia pemain di Belanda, menjadi dasar kolaborasi antara dua federasi yang sebenarnya memiliki hubungan historis panjang.

“Ini kelanjutan dari pertemuan pada bulan Mei lalu, yakni PSSI dan KNVB sepakat untuk mengembangkan hubungan yang lebih kuat antara asosiasi masing-masing untuk keuntungan bersama, perkembangan promosi, dan kesuksesan sepak bola yang berkelanjutan di setiap negara. Indonesia tentu yang akan banyak belajar, dan saya senang karena KNVB siap membantu dan memberikan apa yang kami butuhkan,” ujar Erick di Jakarta saat menerima tiga orang perwakilan KNVB, dilansir laman resmi PSSI

Ia menambahkan, dalam kunjungan federasi sepak bola Belanda yang diwakili oleh Gijs de Jong sebagai Secretary General – KNVB, lalu Michael van der Star (Head of International Program & WorldCoaches) dan Ruud van der Sar (Head of Sales, New Partnership ) juga ditandatangani nota kesepakatan untuk mempromosikan sepak bola di berbagai level internasional.

“Salah satu poin dari kemitraan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan pengalaman tim nasional Indonesia di semua kelompok umur baik putra maupun putri. Dengan fokus utama pada peningkatan kualitas pemain bertalenta dan berusia muda, kami optimistis akan banyak pemain berbakat Indonesia kian berkembang melalui kerjasama ini,” lanjut Erick

Selain PSSI dan KNVB akan rutin mempertemukan timnas kedua negara dalam laga-laga persahabatan, Erick juga menyatakan babak baru kerja sama antara PSSI dan KNVB juga difokuskan pada berbagai proyek pengembangan. Salah satunya, pendidikan pelatih sepakbola Indonesia.***/din