Park and Ride, Solusi Stres Karena Macet

KEMACETAN memang sudah menjadi pemandangan biasa kota Jakarta. Namun, kemacetan tidak pula dianggap remeh. Ya, selain berpengaruh pada fisik, psikis, juga pemborosan bahan bakar. Namun, kini ada solusi meminimalisirnya dengan memarkirkan kendaraan Anda di Park and Ride.

Kini, Anda yang berkantor di kawasan Jl Sudirman dan MH Thamrin, Anda bisa memarkirkan kendaraan Anda di lokasi Park and Ride di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat. Sebab, mulai hari ini, sarana itu sudah difungsikan. Parkiran dibuka bagi masyarakat umum, terutama bagi pekerja yang berkantor di sekitar jalan tersebut.

Kepala Humas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Perparkiran DKI Jakarta, Ivan Falentino mengatakan, kendaraan roda empat dikenakan biaya flat sebesar Rp 5 ribu setiap harinya. “Jadi mulai hari ini sudah beroperasi. Kendaraan masyarakat yang membutuhkan parkir bisa diparkirkan di lokasi,” ujarnya, Senin (17/4).

Kendaraan yang diparkirkan di sana juga dilengkapi asuransi karena langsung dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir menitipkan kendaraannya. Dengan luas 8.710 meter persegi, parkiran tersebut bisa menampung 500-600 unit mobil. “Saat ini memang masih pakai karcis, tapi sedang dalam tahap perencanaan pemasangan mesin. Jadi kendaraan semua terlindung asuransi,” tandasnya. ***

Harinya Kaum Wanita di T​auzia Hotels

KARTINI sebagai pejuang emansipasi wanita mengilhami jaringan hotel Tauzia meluncurkan program khusus bagi para tamu perempuan serta merayakan para karyawan perempuan di jaringan hotelnya di seluruh Indonesia. Selama periode 20-24 April 2017 khusus bagi para tamu perempuan yang menginap mulai dari hotel butik Maison Aurelia by Preference bisa mendapatkan ‘spa treatment’ di Mandara Spa beserta minyak pijat khusus.

Sementara jaringan hotel kelas menengah Harris Hotels memberikan pilihan kepada para tamu perempuan pijat gratis selama 30 menit atau diskon 30 persen di Harris boutique atau makanan penutup gratis di Harris Cafe  dan terakhir jaringan hotel ekonomis Yello Hotels menyediakan makanan penutup gratis di restauran Wok’n’Tok.

Program My Tauzia Privilege turut berpartisipasi di perayaan tahunan ini dengan memberikan 138 poin ekstra untuk para tamu perempuan yang mendaftarkan diri sebagai anggota baru khusus di tanggal 20 – 24 April untuk memperingati 138 tahun yang lalu RA Kartini dilahirkan.

“Perempuan selalu memegang peranan penting di Tauzia Hotels, tidak hanya sebagai tamu namun juga sebagai karyawan,” kata Irene Janti, Chief of Marketing Tauzia Hotel Management.

”Kami ingin memanjakan tamu perempuan dengan memberikan banyak program di hotel-hotel kami namun juga memberikan kesempatan kepada para pemimpin perempuan di manajemen kami  untuk di wawancara dan berbagi pengetahuan serta pengalaman di platform media sosial,” lanjutnya.

Sesi wawancara para pemimpin perempuan  ini sendiri bertujuan untuk memberikan inspirasi untuk membangun karier di dunia perhotelan dimana pihak manajemen memiliki komitmen untuk mendukung kemajuan karir seluruh karyawannya di Indonesia.

Saat ini kantor pusat manajemen yang berlokasi di Jakarta terdiri dari 50 persen karyawan perempuan dengan perwakilan di posisi senior pada jajaran manajemen. ***

SMK Bisa dan Akademi Komunitas

UNTUK mendorong lulusan SMK terserap pendidikan tinggi sebenarnya sejak 2012 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mempersiapkan wadah baru bernama Akademi Komunitas (AK). Saat itu institusi yang mengurusi pendidikan ini telah merencanakan berdirinya 20 Akademi Komunitas Negeri di berbagai kabupaten.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada waktu itu M Nuh mengatakan AK adalah bagian dari amanat Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti). AK bertujuan untuk penguatan pendidikan vokasi dan mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Masing-masing mahasiswa yang selesai menempuh program pendidikan ini akan mendapat gelar setara dengan D1 atau D2.

Pendirian AK negeri yang berlokasi di berbagai daerah di kabupaten menjadi angin segar bagi lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikannya dan tidak perlu pergi jauh ke ibu kota provinsi. Sehingga lulusan SMK yang mengenyam pendidikan tinggi bisa lebih banyak lagi.

Paling penting dengan hadirnya AK negeri adalah mengenai biaya yang terjangkau. Karena sistem pendidikannya menggunakan sistem paket sehingga pembiayaannya bisa diketahui sejak awal.

Saat awal masuk mahasiswa AK diberitahu biaya yang harus dikeluarkan untuk empat semester. Biaya kuliah selama dua tahun itu cukup dengan membayar sekitar Rp20 juta saja. Bandingkan dengan kuliah di PTN di luar kota atau biaya kuliah di perguruan swasta. Biaya AK tersebut hanya cukup untuk bayar satu semester saja.

Kehadiran akademi komunitas merupakan kerja sama yang baik antara Pemerintah bersama Pemerintah Daerah dalam mengembangkan secara bertahap berdirinya satu akademi komunitas dalam bidang yang sesuai dengan potensi unggulan daerah di kabupaten atau kota dan di daerah perbatasan. Gelar akademik yang diraih oleh mahasiswa selama satu tahun adalah (Ahli Pratama – DI) dan dua tahun adalah (Ahli Muda – DII).

Saat ini AK bukan saja diselenggarakan oleh pemerintah ada pula yang pendiriannya diprakarsai oleh swasta, seperti Akademi Komunitas Semen Indonesia (AKSI) yang berada di Gresik. Meski berstatus swasta jangan khawatir soal biaya karena untuk masuk AKSI biayanya tidak berbeda jauh dengan AK negeri.

Pasal 81 UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi adalah pijakan berdirinya akademi komunitas. Sehingga seharusnya setiap kabupaten kota bisa merealisasikan pendidikan tinggi yang menyerap lulusan SMK.

Dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, lulusan SMK dapat meningkatkan komptensinya. Selain itu dunia industri dan usaha pun akan lebih menghargai lulusan pendidikan tinggi. SMK Bisa, sekiranya juga bukan hanya jargon tak bermakna. SMK Bisa, harus menjadi doa dan harapan  agar lulusan SMK benar-benar menjadi tenaga kerja siap pakai yang berdaya saing. ***

Lulusan SMK (Tak) Bimbang Tentukan Langkah

SEKOLAH lanjutan atas di seluruh penjuru Indonesia telah melakukan ujian tertulis maupun ujian berbasis komputer beberapa waktu lalu. Hitungan bulan, remaja harapan bangsa itu akan menjalani tahapan selanjutnya.

Banyak jalan menuju masa depan yang lebih baik dengan menjadi mahasiswa, karyawan, pegawai negeri sipil atau menjadi bagian kepolisian atau tentara nasional. Bahkan lulusan SLTA pun bisa menjadi wirausaha sukses.

Khusus lulusan sekolah kejuruan, bagaimana rencana ke depan? Jika saat masuk SMK sudah berniat akan cepat kerja usai menjalani tiga tahun di berbagai jurusan SMK, maka harapan itu hampir menjadi kenyataan. Karena meski sudah belajar 70% praktik dan 30% teori, dunia usaha dan industri harus ditembus dengan kekuatan penuh. Persaingan ketat akan menjadi ujian terberat bagi lulusan SMK.

Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan M.Mustaghfirin Amin mengatakan 90% lulusan SMK terserap dunia industri. Hal tersebut tentunya sesuai tujuan SMK yang mempersiapkan tenaga kerja siap pakai saat lulus SMK. Tahun ini pun sebanyak  13.400 SMK di seluruh Indonesia akan mencetak jutaan lulusan yang diharapkan sebagian besarnya bisa langsung terserap dunia industri dan usaha.

Pilihan untuk bekerja memang terbuka lebar bagi lulusan SMK namun akses untuk mendapatkannya kerap menjadi kendala. Hanya SMK yang berdekatan dengan kawasan industri yang bisa memiliki akses untuk mendapatkan kerja sesuai jurusan.

Artinya lulusan SMK yang berada di daerah yang jauh dari kawasan industri secara administrasi akan terhempas pada persyaratan awal. Perusahaan enggan berisiko dengan domisili tenaga kerja yang jauh dari lokasi kecuali perusahaan memiliki fasilitas mess dan calon tenaga kerja bersedia dengan pindah domisili.

Kabupaten Kebumen misalnya, daerah ini tak banyak memiliki kawasan industri skala besar sehingga lulusan SMK-nya tak banyak memiliki pilihan kerja.Jika ingin bekerja sesuai keterampilannya lulusan SMK Gombong harus mencari kerja ke kota-kota besar seperti Purwokerto atau Yogyakarta.

Jika lulusan SMK bertahan di daerahnya dengan kondisi apa adanya tersebut konsekuensi yang dihadapi adalah mendapatkan upah di luar harapan. Bersyukur jika dibayar sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau di atas UMK. Pada kenyataannya banyak pula yang menerima upah di bawah UMK karena kesepakatan.

Tahun 2017 ini Upah Minimum Provinsi (UMP)  yang berlaku berbeda disetiap daerah. DKI Jakarta masih menjadi daerah tertinggi dalam memberikan upah yakni berkisar Rp3,3 juta per bulan sementara daerah terendah UMPnya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) berkisar Rp1,5 juta per bulan. Lulusan SMK yang ingin mendapatkan kerja sesuai UMP maka bisa memulai mencari lowongan kerja yang ada di setiap provinsi.

Pada perusahaan atau lembaga tertentu upah diberikan berdasarkan tingkat pendidikannya. Seperti BUMN PLN misalnya memiliki standar upah untuk lulusan D3 dengan gaji pokok Rp4,7 juta per bulan, lulusan SMK sederajat Rp4 juta per bulan. Jika lulusan SMK menyasar perusahaan semacam ini maka untuk lebih berdaya saing dan mendapatkan gaji besar harus meningkatkan pendidikannya.

Lulusan SMK memang diberikan banyak pilihan. Sayangnya tidak semua lulusan SMK bisa menikmati hal itu. Banyak pertimbangan yang harus diputuskan sebelum memilih bekerja. Di antaranya seperti disebut sebelumnya yaitu hanya asal mendapatkan pekerjaan atau berburu peluang kerja di manapun dengan risiko tidak mengenal daerah tempat perusahaan berada dan tidak memiliki sanak saudara.

Jika belum sanggup menerima konsekuensi itu semua lulusan SMK masih memiliki satu alternatif lagi. Meneruskan menuntut ilmu di bangku kuliah. Apa iya bisa? Mengingat stigma banyak orang mengatakan lulusan SMK tak kuat bersaing dengan lulusan SMA. Sehingga kemungkinannya kecil untuk dapat diterima perguruan tinggi negeri.

Alumni SMK Negeri 10 Semarang sebut Doni, mengakui di blog sekolahnya, dirinya telah mencoba mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri. Meski sudah belajar sekuat tenaga pelajaran matematika, saat tes, Doni merasa soal matematikanya berbeda dengan yang dipelajari di sekolah.

Doni yang bertekad melanjutkan kuliah akhirnya menyerah mencoba tes masuk perguruan tinggi negeri. Ia pun medaftarkan diri di perguruan tinggi swasta dan diterima. Begitu mengikuti kuliah, barulah ia merasa ilmu dari SMK sangat membantu.

Barangkali lantaran yang dialami Doni dan banyak lulusan SMK lainnya itu yang menyebabkan lulusan SMK hanya 10% saja yang terserap pendidikan tinggi. Ada yang berpendapat siswa SMK banyak gagal pada tes ujian masuk perguruan tinggi negeri karena tidak mau belajar lebih keras sebagaimana halnya anak SMA.

Menyadarai hal itu, awal tahun 2017 Direktorat PSMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai membenahi kurikulum dengan mempertajam mata pelajaran yang diujikan pada seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Khususnya Matematika dan Bahasa Inggris ditambah jam belajarnya. Sehingga kelas XI SMK jumlah belajarnya sudah sama dengan SMA, demikian juga buku pedomannya sama. ***

Semanggi Jadi Ikon Baru Jakarta

JEMBATAN Semanggi memang besar artinya bagi kota Jakarta. Tak berlebihan bila keberadaannya dijadikan ikon baru Jakarta dengan pengembangan batik motif Semanggi.

Untuk mewujudkannya, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DKI Jakarta menggandeng seniman untuk mengembangkan batik motif Semanggi. Pengembangan batik motif ini terinspirasi dari pembangunan Simpang Susun Semanggi yang akan djadikan ikon baru Ibukota.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mendukung kerja sama terkait pengembangan produksi batik dengan motif Semanggi ini. “Kami mau jadikan Semanggi itu jadi ikon baru Jakarta. Karena kan sekarang sedang dibangun Simpang Susun,” katanya saat membuka Pameran Jakarta Kita 2017, Senin (17/4).

Dekranasda sendiri membuat Pameran Jakarta Kita 2017 yang digelar di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat. Rencananya pameran ini akan digelar selama satu bulan ke depan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Veronica Tan mengatakan, pameran ini merupakan kolaborasi antara Dekranasda DKI dengan label tekstil Sejauh Mata Memandang. ***

Skate Park di RPTRA TB Simatupang

katePEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta terus mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di beberapa lokasi di Jakarta. Hal ini bertujuan memberikan hiburan murah meriah pada masyarakatnya.

Kali ini, Pemprov DKI Jakarta kembali membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Seperti di RPTRA Kalijodo, di lokasi baru ini juga dilengkapi skate park.

Rencananya, lahan dan pembangunan fisik RTH-RPTRA ini sepenuhnya berasal dari kewajiban pengembang. “Ini konsep pertama kalinya dilakukan dari kewajiban pengembang. Mereka kasih tanah sekaligus pembangunan,” ujar Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta, Senin (17/4).

Basuki menuturkan, RPTRA ini rencananya dibangun di atas lahan seluas sekitar satu hektare di kawasan TB Simatupang. RPTRA ini nantinya juga akan dilengkapi fasiitas skate park. “Ada skate park dan wall climbing juga. Namun skate park-nya dibuat lebih advance dan lebih susah,” katanya.

Ia menargetkan, pembangunan RPTRA ini selesai dikerjakan dalam kurun waktu satu tahun ke depan. Pihaknya pun sudah meminta kepada pengembang yang mengerjakan proyek ini agar melakukan perawatan RPTRA seterusnya. “Ini sedang diurus dokumennya. Kita akan dibangun lebih cepat. Kira-kira satu tahun selesai,” tandasnya. ***

Bupati Zaki Jalan Kaki, Sambangi Kafilah

DALAM rangkaian acara pawai ta’aruf MTQ Tingkat Provinsi Banten  ke-14  di Pantai Pasir Putih Florida Kabupaten Serang, Bupati Tangerang Zaki Iskandar langsung menyambangi seluruh para peserta kafilah Kabupaten Tangerang sepanjang 4 km, Senin (17/4).

Bupati Zaki mengucapkan terima kasih kepada para peserta kafilah yang telah mengikuti kegiatan Pawai Ta’aruf MTQ Tingkat Provinsi Banten ke-14, sekaligus langsung menyalami seluruh duta Kabupaten Tangerang. “Saya berpesan kepada semua peserta agar selalu menjaga kondisi dan kesehatan, dan berharap di tahun ini Kabupaten Tangerang bisa meraih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Banten,” ucapnya.

Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Sarjaya mengatakan telah disediakan undangan bagi 3.000 orang untuk para tamu di acara pembukaan. “Pagi sebelumnya kita juga menggelar pawai ta’aruf, yang diikuti ribuan orang dari kabupaten dan kota. Para kafilah akan memperlihatkan ciri khas masing-masing,” katanya.

Syibli Sarjaya menambahkan, MTQ kali ini diikuti 454 peserta dengan rincian, Kota Serang 58 peserta, Kota Cilegon 49 peserta, Kota Tangerang 57 orang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangsel masing masing mengirimkan 58 orang.

Berdasarkan informasi, ratusan peserta akan berlomba dalam 7 cabang, di antaranya, tilawah, tahfidz, tafsir, fahmil qur’an, syahril qur’an, musabaqoh qiroatul kutub wal hadits. “Untuk yang terakhir itu merupakan muatan lokal dan tidak dibawa ke tingkat nasional, karena ini ciri khas Banten,” ujarnya.

Penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Banten yang Ke 14 ini, Kabupaten Tangerang mengirimkan peserta di semua cabang lomba MTQ. Sedangkan, untuk pawai Ta’aruf Kabupaten Tangerang mengirimkan berbagai peserta mulai dari Marching Band, Paskibra, Pramuka, PGRI, PMI, KNPI, MUI, KONI, Dharma Wanita Kabupaten Tangerang, Tim PKK Kabupaten Tangerang, Unsur SKPD, dan Unsur masyarakat lainnya hingga berbagai macam mobil hias. ***

Jelajah Kuliner dI Pasar Senggol 2017

SUMMARECON Mal Bekasi sepertinya tak kehabisan ide dalam mengundang pengunjung datang. Setelah sukses menjelajah kuliner Asia, tahun ini ragam menu makanan khas Eropa dan Asia akan menggoyang lidah para pengunjung di Pasar Senggol 2017.

Selama 31 hari mulai dari 14 April-14 Mei 2017, sebanyak 81 tenant telah siap dengan ragam menu andalan terbaik di area parkir barat, The Downtown Walk, Summarecon Mal Bekasi.  Selain dapat menikmati wisata kuliner, dihadirkan juga nuansa permainan pasar malam yang menarik, cinema 8D dan ragam hiburan tari-tarian budaya yang menghibur.

Ugi Cahyono, Center Director Summarecon Mal Bekasi mengatakan, “Pasar Senggol menjadi salah satu event yang dinantikan oleh para pengunjung dan juga pelaku UKM. Tema “Jelajahi Kuliner Eurasia” dipilih karena masing-masing kuliner Eropa dan Asia memiliki cita rasa yang unik, lezat dan saat ini sedang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat.

Pengunjung dapat menikmati rangkaian event Pasar Senggol setiap harinya  pada Senin-Jumat mulai pukul 16.00-22.00 WIB, sedangkan untuk hari Sabtu-Minggu dan hari libur nasional dimulai pukul 11.00-23.00 WIB..

Area booth menghadirkan 42 tenant yang siap memenuhi rasa penasaran akan menu utama andalan seperti Bakso Kelapa Sawah Lio, Iga Bakar Sigudir, Ngorea Bistro, Bebek Sedap Wangi, Nasi Kebuli Rayu, Sate Ayam Taichan Babeh, Otorimaru Ramen, Cux Chicken With Style.

Kemudian, Pasta & Cheeze dan masih banyak lagi. Sementara itu di area gerobak tersedia 22 tenant dengan ragam cemilan unik seperti Es Dawet Ireng Purworejo, Lumpia Durian Goreng, Pentol Pedas, Ice Lava You, Monkey Bar Pisang Geprek dan menu lainnya.

Tidak hanya itu, 13 tenant dengan ragam cemilan dan dessert menarik tersedia di area food truck seperti The Lime Chicken, Thai Gogo, Bologna Kebab, Cireng Galing Nyinden, Breadpit Corner dan masih banyak lagi. Bagi para pencinta kopi pun tersedia pojok kopi berisi 4 tenant dengan ragam kopi nikmat. Selain dapat menikmati kopi, pengunjung juga dapat bertukar informasi dan wawasan mengenai kopi dengan para barista. ***

Hotel Ciputra Jakarta Berjaya di 11th Salon Culinaire 2017

BERKAT kerjasama tim yang solid membuahkan hasil yang membanggakan. Hal ini diraih Hotel Ciputra Jakarta yang sukses  meraih empat medali dan satu Diploma dalam event 11th Salon Culinaire yang diselenggarakan dalam 14th Food & Hotel Exhibition Indonesia, pada 5-8 April 2017 lalu di Jakarta.

Salon Culinaire merupakan kompetisi masak yang diselenggarakan oleh Association of Culinary Professional (ACP), yang juga merupakan wadah untuk para juru masak mengembangkan kreatifitas dan mendalami seni kuliner.

Hotel Ciputra Jakarta ikut serta dalam beberapa kelas kompetisi yang diadakan antara lain Pastry Showcase Piece, Nusantara Lesehan, Asian Creative Canapes, ‘Kikkoman’ Nasi Goreng, 5-Course Set Dinner Menu Fine Dining, dan Potatoes USA Challenge.

Dalam kompetisi tersebut, berhasil meraih penghargaan melalui wakilnya yaitu Anton Nur Aziz yang meraih Medali Emas untuk kelas Nusantara Lesehan, Syaipul Anwar yang meraih Medali Silver untuk kelas Asian Creative Canapes.

Sementara itu, Wahyu Hidayat meraih Medali Silver untuk kelas ‘Kikkoman’ Nasi Goreng, Maman Rukmansyah yang meraih Diploma untuk kelas 5-Course Set Dinner Menu Fine Dining dan Luki Kelvin yang meraih Medali Bronze untuk kelas Potatoes USA Challenge. ***

Tanggal 19 April Hari Libur di DKI Jakarta

TANGGAL 19 April libur? Ya, meski bukan tanggal merah, Rabu, 19 April 2017, lewat Keppres Nmor 10 Tahun 2017, tertanggal 13 April 2017, Presiden Jokowi menetapkan, Rabu, 19 April 2017 sebagai hari libur di Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. Alasannya, untuk memberian kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Menetapkan hari Rabu tanggal 19 April 2017 sebagai hari libur di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dalam rangka pemungutan suara  Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Tahun 2017 Putaran Kedua,” bunyi diktum PERTAMA Keputusan Presiden itu, sebagaimana link berikut Keppres Nomor 10 Tahun 2017.

Keppres ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yakni 13 April 2017. Sebelumnya menjelang pelksanaan putaran pertama, 15 Febaruari 2017 lalu, Presiden Jokowi telah menandatangani Keppres Nomor 3 Tahun 2017, tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati

Sebelumnya menjelang pelaksanaan putaran pertama Pilkada serentak yang digelar pada 15 Februari 2017 lalu, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2017  tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2017 sebagai Hari Libur Nasional.

“Menetapkan hari Rabu tanggal 15 Februari 2017 sebagai hari libur nasional dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak,” bunyi Diktum PERTAMA Keppres Nomor 3 Tahun 2017, yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 10 Februari 2017 itu.

Berbeda dengan daerah lain, Pilkada Serentak di DKI Jakarta pada 15 Februari lalu, telah menghasilkan dua calon yang harus bertarung lagi pada putaran kedua pada 19 April 2017 untuk bisa menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta. Untuk itulah, Presiden Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Nomor: 10 Tahun 2017 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Putaran Kedua Sebagai Hari Libur di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. ***