Hasto: BTP dan Djarot Saiful Hidayat Sahabat Sejati

foto istimewa

JAYAKARTANEWS—Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyebut bahwa mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) punya sahabat sejati bernama Djarot Saiful Hidayat.

Saat BTP menjadi gubernur, Djarot adalah wakilnya. Dan keduanya sempat maju berpasangan di Pemilu Gubernur 2016 lalu walau kalah dari Anies-Sandiaga. BTP lalu dihukum atas perkara penistaan agama dan dipenjara selama 2 tahun.

“Mas Djarot ini ketika sahabatnya dalam suka duka beliau rajin menengok. Tak pernah hilang rasa persahabatan sejati,” kata Hasto, di sela Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Jawa Timur, Jumat (25/1).

Djarot ada di sebelahnya ketika bicara soal hal itu.  Dari Djarot juga, diakui Hasto, pihaknya kerap mendapat kabar terakhir yang bersangkutan. Termasuk soal kegiatan BTP selama berada di dalam penjara. Bagaimana BTP bisa menjaga fisiknya dengan rajin berolahraga, membaca buku, hingga bisa menjadi warga negara yang baik.

Soal nasib BTP usai keluar dari penjara yang dispekulasikan masuk ke PDI Perjuangan, Hasto meminta semua pihak untuk tak memaksakan keputusan yang segera. Sebab BTP juga punya banyak agenda pribadi. Setelah bebas, wajar bila BTP mengejar pelaksanaan agenda pribadinya.

“Mari kita hargai privasinya sekarang untuk menjalankan agenda pribadi Pak BTP. Ya mungkin keliling Indonesia dulu. Mungkin ke luar negeri,” kata Hasto.***/ebn

 

Iim Fahima Terpilih Sebagai Young World Changer

Iim Fahima –foto istimewa

JAYAKARTANEWS– Pendiri komunitas @queen_rides, *Iim Fahima*, masuk menjadi salah satu dari sembilan Young World Changer di World Economic Forum (WEF). Dia terpilih bersama pemimpin muda pengubah dunia lainnya yakni *Daniella Ballou-Aares* dari Amerika, *Ernest Darkoh* dari Afika Selatan, *Mohammed Hassan Mohamud* dari Kenya, *Toby Norman* dari Inggris, *Kennedy Odede* dari Kenya, *Debbie Aung Din Taylor* dari Myanmar, *Hicham Sabir* dari Amerika, dan *Alexandra Winkler* Osorio dari Venezuela.

Iim Fahima saat ini telah berada di Davos, Swiss, untuk menghadiri WEF Annual Meeting 2019 yang berlangsung  22-25 Januari 2019. Dalam kesempatan ini, terdapat lebih dari 3.000 pemimpin dari berbagai belahan dunia. Kanselir Jerman Angela Merkel dijadwalkan hadir dalam WEF, sementara pada hari pertama Iim telah sempat berbincang dengan Ilham Aliyev, Presiden Azerbaijan, Profesor Klaus Schwab, pendiri WEF yang merupakan ekonom Jerman, dan  Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara. Forum ini memang juga dikenal menjadi tempat bagi para pemimpin muda, pejuang demokrasi hingga pendidik untuk berbagi ide dan menemukan cara baru untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Iim Fahima–foto istimewa

Bagi *Iim Fahima*, konsep dunia yang baik adalah ketika semua orang mendapatkan kesempatan, fasilitas seperti kesehatan, sanitasi, pendidikan dan banyak hal lain yang sama pada setiap orang. “Yang diharapkan dunia lebih baik dan bersahabat pada orang-orang yang lemah, kepada disabilitas, perempuan, anak-anak, kelompok-kelompok yang selama ini terpinggirkan. Mereka mendapatkan kesempatan yang sama,” kata *Iim menyampaikan kabar dari Davos, Swiss, Selasa (22/1)*.

Hal itu seiring dengan keputusannya mendirikan Queenrides pada 2016 yang memang berangkat dari fakta angka kecelakaan perempuan yang begitu tinggi dan belum adanya satu institusi di dunia yang memberikan perhatian khusus pada pengendara perempuan, karena industri otomotif maupun transportasi adalah industri yang sangat maskulin.

Di World Economic Forum di Davos ini,  Iim  berbicara tentang masa depan transportasi dunia dan industri otomotif di era 4th Industrial Revolution. “Dimana tren dunia saat ini berbicara tentang autonomous vehicle, mobil otonom, atau driverless car. Nah, yang akan dibicarakan di sini adalah aspek-aspek apa yang harus dipenuhi oleh mobil otonom agar bisa diaplikasikan di masyakakat.”

Iim juga sudah memprediksi adanya tantangan dari sisi keamanan bisa masuk ke negara-negara yang masih berkembang. “Artinya di negara-negara berkembang kan infrastrukturnya masih belum tertata dengan baik. Nah itu hal-hal yang akan saya sampaikan di WEF bersama para pakar otomotif dunia.”

Iim  berada dalam satu forum bersama dengan *Michelle Avary*, Project Head, Autonomous and Urban Mobility, *Jean Todt*, President, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) dari Prancis,  *Andreas Renschler*, Member of the Board of Management, Volkswagen, dari Jerman, *Raphael Gindrat*, Co-Founder, Chief Executive Officer, Bestmile dari Swiss, *Cynthia Breazeal*, Associate Professor, Media Arts and Sciences, Massachusetts Institute of Technology (MIT) dari USA, dan *Tim Brown*, Chief Executive Officer, IDEO, juga dari USA.

Grup perusahaan teknologi digital reality asal Indonesia yang berskala global WIR Group juga hadir dalam kesempatan yang sama untuk mendampingi tim BKPM dan beberapa Kementerian terkait dalam rangkaian acara WEF. Tentu saja Iim juga memberikan dukungan untuk mereka yang pada saat ini sedang unjuk gigi di Indonesia Pavilion pada 22-25 Januari 2019. Mereka dengan percaya diri membawa nama Indonesia mempertunjukkan dan memukau para peserta WEF dengan teknologi Digital Reality yang diciptakan oleh WIR Group.  (pik)

BMKG Monitor Tiga Bibit Badai Tropis di Dekat Wilayah Indonesia

Ilustrasi–gambar BMKG

Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanjutkan imbauan yang telah dikeluarkan sebelumnya, 16 Januari 2019 lalu, agar masyarakat tetap waspada dan siaga dalam menghadapi periode puncak musim hujan 2019.

“Khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang akan memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang dan angin kencang yang meningkat pada akhir Januari 2019,” kata Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, di Jakarta.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer Selasa (22/1), menurut Mulyoo, terpantau masih terdapat aliran massa udara basah dari Samudra Hindia yang masuk ke wilayah Jawa, Kalimantan, Bali, NTB hingga NTT. Bersamaan dengan itu, masih kuatnya Monsun Dingin Asia beserta hangatnya Suhu Muka Laut di wilayah perairan Indonesia menyebabkan tingkat penguapan dan pertumbuhan awan cukup tinggi.

Dari pantauan pergerakan angin, BMKG mendeteksi adanya daerah pertemuan angin yang konsisten dalam beberapa hari terakhir memanjang dari wilayah Sumatra bagian Selatan, Laut Jawa, Jawa Timur, Bali, hingga NTB dan NTT.

Secara khusus, BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Jakarta tengah memonitor adanya tiga bibit badai tropis di dekat wilayah Indonesia. “Salah satu bibit siklon yang saat ini berada di Laut Timor (94S) berpotensi meningkat menjadi siklon tropis dalam 3 hari ke depan dan mengakibatkan potensi cuaca ekstrem berupa angin kencang yang dapat mencapai di atas 25 knot terjadi di wilayah Indonesia seperti Riau, Kep. Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bangka Belitung,  Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” papar Mulyono.

ilustrasi-gambar istimewa

Mulyono menyampaikan secara rinci wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 23 – 26 Januari 2019, antara lain: 1. Aceh; 2. Lampung; 3. Banten; 4. DKI Jakarta; 5. Jawa Barat; 6. Jawa Tengah; 7. DI Yogyakarta; 8. Jawa Timur; 9. Bali; 10. NTB; 11. NTT; 12. Kalimantan Utara; 13. Sulawesi Selatan; 14. Sulawesi Tenggara; 15. Papua Barat; dan 16, Papua.

Sedangkan Wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat untuk periode 27 – 30 Januari  2019, antara lain: 1. Sumatra Selatan; 2. Bangka Belitung; 3. Bengkulu; 4. Lampung; 5. Banten; 6. DKI Jakarta; 7. Jawa Barat; 8. Jawa Tengah; 9. DI Yogyakarta; 10. Jawa Timur; 11. Bali; 12. NTB; 13. NTT; 14. Kalimantan Timur; 15. Kalimantan Utara; 16. Sulawesi Selatan; 17. Sulawesi Tenggara; 18. Maluku; 19. Papua Barat; dan 20. Papua.

Gelombang Tinggi

Tidak hanya hujan lebat, menurut Deputi Metereologi BMKG ini, masyarakat nelayan dan pesisir juga perlu mewaspadai potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter yang diperkirakan terjadi di Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan P. Enggano Hingga Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Sumatra hingga Jawa Tengah, Perairan Utara Kep. Anambas dan Laut Natuna, Laut Jawa bagian Tengah, Laut Bali, Perairan Selatan Baubau – Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian Selatan, Perairan Kep. Sermata – Kep. Babar, Laut Arafuru bagian Barat.

Sedangkan potensi gelombang tinggi 4.0 hingga 6.0 meter diperkirakan terjadi di Laut Cina Selatan dan Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Natuna, Laut Jawa Bagian Timur Hingga Laut Sumbawa, Selat Makassar Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa Timur Hingga P. Rote, Selat Bali – Selat, Lombok – Selat Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur Hingga NTT, Perairan Utara Flores, Perairan Kep. Sabalana – Kep. Selayar, Laut Flores, Laut Sawu dan Laut Timor Selatan NTT.

“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi dan angin kencang yang akan terjadi pada akhir Januari 2019 ini,” kata Mulyono seraya menambahkan, dampak dimaksud meliputi potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. (gun)

 

Ma’ruf Amin Hadiri Istigotsah Kubro di Trenggalek

Ma’ruf Amin Hadiri Istigotsah Kubro di Trenggalek–foto istimewa

Puluhan ribu warga yang mengikuti ijazahan kubro tampak antusias berkumpul di tengah lapangan Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, meski kondisi hujan lumayan deras, Selasa, (22/1). Mereka yang mengenakan pakaian serba putih menggunakan payung berwarna-warni agar terhindar dari hujan. Kondisi hujan yang turun deras tak menyurutkan antusiasme warga untuk beristighotsah.

Acara tersebut dihadiri oleh Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin dan sejumlah sesepuh Nahdlatul Ulama di Jawa Timur, di antaranya, KH. Anwar Iskandar (Ponpes Lirboyo, Kediri), KH. Nurul Huda Djazuli, KH.  Zainudin Djazuli (Ponpes Ploso, Kediri) serta pimpinan NU lainnya. Tampak juga hadir Ketua Tim Kampanye Daerah Provinsi Jawa Timur Mahfud Arifin serta Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin.

Masyarakat yang mengikuti ijazah kubro tampak antusias berkumpul di tengah lapangan Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, meski kondisi hujan lumayan deras, Selasa, (22/1)–foto istimewa

“Sesuai permintaan untuk memberikan ijazah kubro, maka saya sampaikan secara keseluruhan,” kata Kiai Ma’ruf  yang menyampaikan ijazah kubro kitab-kitab karya Syekh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani. Kiai Ma’ruf berharap ijazah kubro yang diberikan membawa keberkahan bagi seluruh pihak.

Anwar Iskandar dari Ponpes Lirboyo, Kediri, dalam sambutannya menerangkan, kedatangan Ma’ruf merupakan berkah untuk wilayah ‘Mataraman’ Jawa Timur. Sebab, Ma’ruf merupakan cicit Imam Besar Masjidil Haram bernama Syekh Nawawi Al Bantani

“Pesantren-pesantren di Indonesia, pelajaran ahli Islam, pelajaran tentang Islam moderat, pelajaran tentang nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan. Mayoritas ilmu yang kita dapatkan itu antara lain bersumber dari kakek buyutnya Kiai Ma’ruf,” kata Anwar.***/ebn

PDIP Gelar Lomba Disain Berbasis Puisi “Negeri Tempe Bukan Negeri Keju”

DPP PDI Perjuangan menggelar lomba disain aksesoris berhadiah jalan-jalan ke 10 destinasi wisata baru yang ditetapkan oleh Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Uniknya, lomba disain itu wajib berbasis pada sebuah puisi yang berjudul “Negeri Tempe, Bulan Negeri Keju” .

Pengumuman lomba puisi itu disampaikan langsung oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat meluncurkan RedMe Official Store, sebuah Toko online menjual atribut resmi Partai. Dua orang pemenang akan dihadiahi tiket jalan-jalan ke 10 destinasi wisata baru.

“Kami akan adakan lomba. Karena Pak Jokowi telah menetapkan 10 destinasi wisata, maka hadiahnya tiket berkunjung ke 10 destinasi wisata itu. Kan mantul, mantap betul,” ujar Hasto, di Menteng, Jakarta, Senin (21/1). Demikian rilis yang diterima redaksi.

Adapun 10 destinasi wisata tersebut adalah Danau Toba di Sumatra Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Tanjung Kelayang di Kepulauan Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Kepulauan Seribu di Jakarta, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara.

Kaum muda milenial diharap berperan serta menumpahkan kreativitas di dalam lomba itu. Syaratnya cuma satu. Basis disainnya harus bisa ‘menghidupkan’ isi sebuah puisi yang dibacakan Hasto.

Berikut isi puisi yang langsung dibacakannya dengan penuh penghayatan itu.

“Negeri Tempe Bukan Negeri Keju”

Inilah negerinya tempe negeri singkong, yang dengannya kita bisa bertahan sebagai bangsa yang sungguh beradab.

Apa yang kau banggakan dari daging dan keju, negeri roti dan susu.

Mereka bangga dengan kentang dan saos, karena mereka harus mencari makan yang tahan lama akibat musim dinginnya yang sungguh tak bersahabat.
Mereka memiluh roti dan keju karena tak bisa memasak nasi dan sayur setiap hari.

Tidak ada ubi dan singkong yang cita rasanya tak kalah lezat. Mereka tidak punya makanan yang begiru beragam, bercitarasa surga.

Mereka begitu memuja kenikmatan dan kesenangan, karena tidak menemukan kebahagiaan di istana rasa. Tidak menemukan jiwa tentram damai dalam balutan spiritual nikmatnya hidup sederhana, gotong royong, berbagi, bersyukur bersama-sama dalam satu kesatuan.

Sebab mereka tidak mengerti.
Tidak ada orang sakit karena kebanyakan makan tempe. Apalagi kebanyakan makan singkong dan ubi.
Tetapi begitu banyak orang sakit karena kebanyakan makan daging dan keju.

Jadi, apa lagi yang kau banggakan dari mereka sehingga engkau memuja mereka.
Sama saja engkau merendahkan diri kita sendiri.
Mengikuti mereka sama saja kita melepaskan berlian hanya untuk mendapatkan besi.

Tidak begitu anakku. Jadilah diri sendiri untuk menjadi permata negeri.
Karena sesungguhnya kita mempunyai semuanya. Kekayaan lahir dan batin, keseimbangan jiwa dan raga.

Jangan kau hancurkan semua yang sudah ada, jangan kau rusak semua keindahan kehidupan yang telah engkau miliki.
Tugasmu adalah menjaganya. Memeliharanya dan melestarikannya. Bukan merusak apalagi menghancurkannya.

Kekayaan batin adalah kekayaan yang paling hakiki yang kita punya.
Kekayaan yang sungguh tidak ternilai harganya.
Karena kekayaan batin akan melahirkan kebahagiaan bukan kesenangan.
Kekayaan batin akan menuntunmu pada ketentraman, bukan pada kekacauan.

Lihatlah anakku. Kata Bung Karno…
Beda dan sangat berbeda kesenangan dan kebahagiaan itu. Antara keserakahan dan penerimaan dengan rasa syukur.
Dan kamu bisa melihat semua itu hanya dengan rasa tenang batin yang hidup.

Maka anakku… matikanlah ragamu untuk menghidupkan batinmu dengan laku prihatin, agar kau bisa membaca yang tersirat dalam batin, dan bukan hanya yang sekedar tersurat.

Melihat dengan mata dan pikiran kadang kala justru tidak menemukan substansi pokok permasalahan.
Tetapi melihat dengan mata hati akan menemukan kehidupan yang sesungguhnya.
Inilah hidup yang harus selalu kau jaga dan kau syukuri.
Menjaga negeri ini, menjaga semua yang ada, lakukan hal sama ketika engkau melakukan untuk dirimu sendiri.
Mencintai negaramu, lakukanlah dengan cara yang sama ketika engkau mencintai dirimu dan keluargamu.

Karena sesungguhnya kita sama dan bersuadara, kita satu dan bersaudara.
Kita sama-sama hidup di tanah pertiwi. Sama-sama makhluk tuhan, maka sudah selayaknyalah kita selalu bersama untuk sebuah niatan yang baik.
Berjalanlah anakku. Selalu menyertai langkahmu.”***/ebn

Calon Jemaah Haji 2019 Wajib Rekam Biometrik di Indonesia

Ilustrasi –foto istimewa

Pemerintah memastikan kuota haji Indonesia 2019 sebanyak 221.000 orang. Rinciannya, terbagi 204.000 jamaah haji regular dan 17.000 jamaah haji khusus/plus. Selain itu, calon jemaah haji wajib melakukan rekam biometrik di tanah air, tidak di Arab Saudi, seperti sebelumnya. “Khusus 2019 ini, Pemerintah Arab Saudi telah menunjuk VFS Thaseel sebagai perusahaan perekam biometrik,” kata  Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Haji Tahun 2019, di Jakarta, Senin (21/1) siang.

Menurut Agus, data biometrik ditetapkan dalam syarat yang harus dilampirkan ke VFS Thaseel, perusahaan penyelenggara pembuatan visa di bawah Kedutaan Besar Arab Saudi. Syarat ini diberlakukan sejak Oktober dan diresmikan pada 17 Desember 2018.

 Dalam persyaratan ini, VFS Thaseel mengharuskan jemaah haji di setiap negara melakukan proses rekam biometrik sendiri. Hasilnya digunakan sebagai syarat pembuatan visa. Padahal, sebelumnya rekam biometrik untuk keperluan pembuatan visa umrah dan haji hanya dilakukan begitu para jemaah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Prosesnya pun tidak berlangsung lama, karena hanya membutuhkan waktu lima menit.

 Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono menambahkan, proses pengambilan data biometrik, tidak hanya untuk jamaah haji, namun juga untuk jamaah umrah. “Kementerian Agama  akan segera melakukan kerjasama dengan Dirjen Imigrasi Arab Saudi,” paparnya.

 Bandara Kertajati dan Bandara SSKI Riau

 Selain terkait pengambilan data biometrik, rapat kali ini juga beragendakan, evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018 dan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019.  Upaya untuk peningkatan penyelenggaraan haji tahun ini dilakukan pemerintah dengan berbagai cara, di antaranya ; penerapan fast track imigrasi bagi jamaah haji; penyediaan seluruh hotel Madinah dengan pola full musim; penomoran tenda-tenda di Arafah dan Mina berbasis kloter embarkasi dan penambahan AC untuk tenda di Arafah; revitalisasi satgas operasional Arafah Muzdalifah Mina; serta tuntunan manasik haji.

Selain itu, juga dilakukan penyiapan kantor daker sebagai layanan terpadu; pengintegrasian layanan kesehatan jamaah haji; pengoperasian Bandara Kertajati sebagai embarkasi haji 2019; pengoperasian Bandara Sultan Syarif Kasim (SSSK) II Riau sebagai embarkasi haji antara 2019.

Terkait pengoperasian Bandara Kertajati sebagai embarkasi haji 2019, menurut Agus, rapat merekomendasikan Kemenag untuk menyiapkan anggaran pembangunan asrama haji seputar Bandara Kertajati pada tahun 2019; Angkasa Pura segera melakukan perpanjangan runway menjadi 3000 meter yang harus selesai sebelum musim haji 2019; sedangkan Kemenhub bersama Air Nav segera melakukan permintaan slot penerbangan kepada pemerintah Arab Saudi.***gun

Mulai Hari Ini, WhatsApp Batasi Jumlah Forward Pesan

Gambar-google play

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya memerangi kabar bohong atau hoax yang terus menyebar di media sosial. Salah satu upayanya adalah bekerja sama dengan pihak WhatsApp.

Senin (21/1) sore kemarin, Menkominfo Rudiantara bertemu dengan Vice President Public Policy and Communications WhatsApp guna membahas langkah nyata untuk mengurangi penyebaran hoax atau kabar bohong yang sangat cepat viral melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.

Humas Kemenkominfo dalam siaran persnya mengemukakan, upaya pengurangan penyebaran hoax melalui WhatsApp menjadi perhatian global. World Global Influencer Leader dari empat negara telah melakukan pembahasan dengan pihak WhatsApp untuk mewujudkan langkah pengurangan penyebaran hoax.

Menkominfo Rudiantara bertemu dengan Vice President Public Policy and Communications WhatsApp, Victoria Grand, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (21/1) sore. (Foto: Humas Kemenkominfo)

“Dalam pembahasan itu, Indonesia diwakili oleh  Menteri Kominfo Rudiantara,” bunyi siaran pers Kementerian Kominfo.

Pembatasan jumlah forward pesan melalui WhatsApp, lanjut siaran pers itu, telah dibahas sejak kuartal ketiga tahun 2018. Adapun beta test fitur itu telah dilakukan sejak dua bulan terakhir.

“Fitur pembatasan forward pesan melaui WhatsApp akan mulai berlaku efektif pada tanggal 21 Januari 2019 waktu Los Angeles atau tanggal 22 Januari 2019 Pukul 12.00 Waktu Indonesia Bagian Barat,” demikian siaran pers Kementerian Kominfo.

Pembatasan jumlah forward pesan pada aplikasi Whatsapp itu, menurut Kementerian Kominfo, baru berlaku untuk pengguna OS Android. Untuk IOS sedang dalam proses pengembangan.

Menteri Kominfo Rudiantara mengapresiasi langkah WhatsApp untuk mengurangi  penyebaran konten negatif di platform pesan instan itu.***/ebn

Kiai Ma’ruf Berharap Produk Pertanian Memiliki Nilai Tambah

Kiai Ma’ruf berharap produk pertanian memiliki nilai tambah–foto istimewa

Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Maruf Amin mengutarakan program apa saja yang dibuat bersama capresnya, Joko Widodo jika terpilih di Pilpres 2019 ini. Salah satu program yang hendak dilakukan nanti, kata Maruf Amin di hadapan para warga Cigugurgirang, Kecamatan Parongpong yang mayoritasnya petani, ialah terkait bidang pertanian dengan ingin semakin dimajukan dan sejahterakan.

“Kami ingin usaha ke depan agar produk masyarakat dapat diberi nilai tambah, seperti kopi. Kopi itu dijual ke luar seharga Rp 75 ribu per satu kilogram, tapi oleh mereka (luar) diolah dan dijual kembali ke kita per cangkir Rp 50 ribu, jadi harus diubah pemikiran itu, agar nilai tambah diberikan ke petani kita,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Maruf Amin hadir mengunjungi Kampung Sukamaju, Desa Cigugurgirang didampingi oleh sang istri. Kedatangannya pun disambut oleh alunan salawatan dan komunitas para warga yang mayoritas kaum ibu.

“Terima kasih atas dukungan yang kalian berikan. Saya sangat bersyukur dan yakin bahwa kita bisa menang dan meraup suara tinggi di Jabar,” ujarnya.

Maruf Amin juga mendapatkan dukungan dari warga Cigugurgirang, Parongpong, Bandung Barat, tepatnya dari relawan Moja 31 Cigugurgirang.

“Saya bersyukur bisa kunjungi Cigugurgirang yang indah, nyaman, sejuk, dan menawan hati hingga membuat betah diam di sini. Saya percaya bukan hanya warga Cigugurgirang tapi warga Jabar semua ‘ngahiji’ di nomor hiji,” katanya.

Warga Indonesia mesti mendukung Jokowi karena, kata Maruf Amin, Jokowi pantas didukung dengan visinya yang akan membawa Indonesia maju dan sejahtera. Jokowi juga dinilai Maruf Amin sudah berbuat sejak 2014, seperti pembangunan infrastruktur tol Transjawa, Sumatera, dan Papua.

“Tapi, tetap saja ada yang bilang gak ada hasil kerja pak Jokowi ini. Saya bilang ente ‘Ngalindur’? Jadi gak tahu apa-apa,” ujarnya.***/ebn

Hasto Sampaikan Gagasan Bung Karno untuk Pesilat Setu Babakan

Foto tribunnews

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan dari Bung Karno kepada pesilat di Setu Babakan. Hasto mengharapkan pesilat di lokasi cagar kebudayaan DKI Jakarta itu untuk menghayati gagasan Proklamator RI itu dalam menjalan seni bela diri.

“Sejalan dengan gagasan Bung Karno, di mana setelah Jepang kalah dan diusir dari bumi pertiwi, maka seluruh olahraga berbau asing dilarang di Indonesia. Dan Pencak silat dijadikan sebagai olahraga resmi kita,” kata Hasto sebagaimana yang dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Hasto melanjutkan, Bung Karno menilai silat adalah olahraga yang mencirikan karakter Indonesia. Anak-anak harus dikenalkan seni bela diri itu sejak dini. “Anak-anak yang belajar ini bisa mengerti tentang budi pekerti,” jelas Hasto.

Di samping itu, sekretaris TKN Jokowi – Ma’ruf menginstruksikan kepada para calon anggota legislatif dari partainya untuk mengembangkan seni bela diri pencak silat sebagai cara menggembleng kader menjadi calon-calon pemimpin bangsa.

“Pencak silat harus dikembangkan, dan buat anggota DPRD DKI harus lakukan penbinaan-pembinaan agar silat semakin digemari masyarakat,” ujar Hasto.

Seni bela diri pencak silat, lanjut Hasto, juga sukses menjadi salah satu andalan Indonesia dalam Asian Games 2018, sehingga secara heroik berhasil menyumbangkan banyak medali emas.

Di Setu Babakan, Hasto menyaksikan atraksi pencak silat dengan aneka jurus-jurus khas yang diperagakan anak-anak betawi.

Hasto didampingi Caleg DPR RI Eriko Sotarduga dan Zuhairi Misrawi serta sejumlah caleg DPRD DKI. Ada juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan dari DPRD DKI Gembong Warsono.

Hasto dan rombongan Safari Kelima Politik Kebangsaan berangkat ke Setu Babakan menumpang ojek yang mangkal di Stasiun Lenteng Agung. Sebelum itu, rombongan safari kebangsaan naik KRL dari stasiun Kalibata. Hasto dan rombongan menyapa penumpang.***/ebn

Proses Pemilu 2019 Jangan Sampai Timbulkan Luka dan Dendam

Keseruan nonton Debat Capres/Cawapres di Bidakara Pancoran (17/1)–foto instagram bambang soesatyo

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan proses Pemilihan Umum 2019 tidak boleh menimbulkan luka. Apalagi, perpecahan serta dendam antarsesama anak bangsa. Sangat penting dipahami bahwa waktu lima menit di bilik suara akan menentukan masa depan bangsa Indonesia. Namun, jangan sampai masa depan bangsa Indonesia jadi hancur berantakan hanya karena perbedaan pilihan.

“Masa depan bangsa bisa dilihat dari bagaimana kondisi pemudanya. Jika dalam menghadapi Pemilu 2019 ini pemudanya ikut gontok-gontokan, akan sulit rasanya membayangkan bagaimana keadaan bangsa kita ke depannya. Pemuda justru harus menjadi contoh bagi kalangan senior bahwa berbeda pilihan tidak menciptakan jurang permusuhan,” ujar Bamsoet saat menerima Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Kamis (17/01/19). Demikian rilis yang diterima redaksi.

Bamsoet saat menerima Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 di ruang kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Kamis (17/01/19)–foto instagram bambang soesatyo

Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah yang hadir antara lain, Ketua Umum Sunanto, Sekretaris Jenderal Djulfikar, Wakil Bendahara Umum Candra Saputra, Ketua Bidang Hukum dan HAM Razikin, Ketua Bidang Ekonomi Woro, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Ilham Pratama dan Ketua Bidang Olahraga Rahmatullah Baja. Sedangkan Bamsoet ditemani Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha.

Legislator Partai Golkar Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini mengajak Pemuda Muhammadiyah ikut mengisi ruang-ruang kosong di DPR RI. Antara lain dengan tidak segan memberikan saran dan masukan yang substansial terhadap berbagai pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang dibahas oleh DPR RI bersama pemerintah.

“DPR RI perlu masukan dari pemuda atas beberapa RUU yang punya pengaruh langsung terhadap kehidupan kepemudaan. Seperti RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU Kewirausahaan Nasional, RUU Ekonomi Kreatif, RUU Pendidikan Keagamaan, RUU Sumber Daya Air, RUU Energi Baru Terbarukan, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan lainnya. Saya juga akan minta berbagai komisi dan alat kelengkapan dewan selalu melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan maupun keagamaan,” papar Bamsoet.

Dalam konteks bela negara, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan kesiapan pemuda untuk melakukan regenerasi beberapa posisi penting di tanah air. Baik di tubuh partai politik maupun di berbagai posisi penting kepemimpinan nasional dan daerah.

“Menguasai sebuah negara tidak lagi harus dilakukan melalui agresi militer semata. Namun, cukup dengan menguasai partai politik. Karena itu, sangat penting bagi para pemuda menempa dirinya dengan jiwa nasionalisme yang tinggi. Sehingga jika kelak berada di pucuk kepemimpinan nasional, daerah, maupun menjadi petinggi partai politik, bisa tetap menjaga kedaulatan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” pungkas Bamsoet. ***/ebn