Menko PMK Semangati Petugas SAR Indonesia di Lokasi Gempa Turki

JAYAKARTA NEWS – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), Muhadjir Effendy beserta rombongan, Rabu (22/2) waktu Turki, mengunjungi basecamp Basarnas Indonesia yang ada di kota Antakya.

Penerbangan dari Bandara Adana, tempat ketibaan rombongan Menko PMK dari Indonesia,  ke Bandara Hatay ditempuh dalam waktu 45 menit. Bersama dengan Tim INASAR (Indonesian Search and Rescue), Menko PMK melakukan peninjauan di basecamp dan melakukan dialog mengenai perkembangan proses pencarian dan penyelamatan korban di Hatay. Hatay merupakan salah satu dari 10 provinsi selatan Turki yang parah terdampak gempa. 

Menko PMK sangat terkesan dengan apa yang telah dilakukan oleh putra-putra  Indonesia sebagai tim SAR. Mereka telah melakukan kerja nyata dalam menemukan korban yang masih hidup maupun dalam keadaan meninggal.  Mereka  bekerja di bawah suhu dingin mendekati 0 derajat Celcius, yang jauh berbeda dengan suasana tropis. 

Setelah pencarian dan penemuan korban berakhir, tim SAR akan fokus pada upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan baik untuk sisa tugas-tugas yang bersangkutan dan terus mendapatkan dukungan dari pemerintah Turki, masyarakat Turki, karena ini merupakan bagian dari misi UN (United Nations). Oleh karena itu tugas ini betul-betul bisa mendapatkan kepercayaan bukan hanya sebagai wakil Indonesia tetapi sebagai wakil internasional yaitu sebagai misi dari UN” ungkap Menko PMK dalam Rilis Kemenko PMK, Kamis (23/2/2023).

Sementara itu, sebagai perwakilan dari pemerintah Indonesia, Menko PMK  bertemu dengan Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, guna memastikan bantuan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia berjalan dan diterima dengan baik oleh pemerintah Turki.  Baik bantuan berupa personel (tim SAR dan EMT atau emergency medical team) maupun bantuan yang sifatnya material seperti perangkat atau alat serta makanan yang dibutuhkan oleh para korban.

Pemerintah Indonesia berkomitmen terus membantu sampai dengan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bila masih diperlukan oleh pemerintah Turki.

Pemerintah Turki, lanjut Menko PMK,  berharap masih ada bantuan terutama untuk vaksin, serum tetanus dan rabies. Hal ini dikarenakan pasca pencarian dan penemuan korban bencana  biasanya dibarengi dengan munculnya penyakit-penyakit menular. 

Karena itu, pemerintah Indonesia memberikan tawaran bantuan tenaga dokter spesialis di bidang penyakit menular selain vaksin dan obat-obatan.

Berdasar kondisi saat ini, bantuan paling utama adalah obat-obatan dan vaksin. Indonesia sudah mengirim 10.000 vaksin dan serum tetanus. 

Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) berterima kasih atas kedatangan Menko PMK dan rombongan yang telah membantu penanganan korban gempa Turki. Sejak hari pertama Indonesia sudah bekerja dan berusaha maksimal untuk menemukan dan mencari korban gempa. 

“Rakyat Indonesia dan Turki adalah bersaudara, derita rakyat Turki adalah derita rakyat Indonesia. Oleh karena itu kalau kita membantu memang sudah seharusnya. Begitu juga dengan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Turki ketika Indonesia dalam kesusahan, mereka (Turki) cepat datang membantu Indonesia,” sebut Menko Muhadjir.

Ikut mendampingi Menko PMK dalam kunjungan ke Hatay, Kepala BNPB Suharyanto, Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, Sesmenko PMK, Andie Megantara, Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan BASARNAS, Ribut Eko Suyatno,  Deputi Bidang PIP Polhukam PMK Iwan Taufiq Purwanto, Inspektur Utama BPNP, Iwan Saragih.***/mel

Dubes Lyudmila Tegaskan Krisis Global Jadi Kesempatan Indonesia dan Rusia Perkuat Kerjasama Menguntungkan

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS – Krisis dunia saat ini memberikan kesempatan untuk Indonesia dan Rusia untuk membangun sistim bisnis, industri, tehnologi dan energi baru yang dapat meningkatkan keuntungan bersama kedua negara.

Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Federasi Rusia, Lyudmila Vorobieva, dalam Seminar Ekonomi Dunia Pasca Konflik Rusia–Ukraina Menuju Multipolarisme di Bandung, Selasa (24/1), yang diselenggarakan oleh Komite Persahabatan Rakyat Indonesia-Rusia.

“Banyak pebisnis Rusia ingin bisa bekerjasama masuk ke Indonesia. Bagi kami, Indonesia adalah kunci kerjasama di Asia Tenggara sejak masa presiden Soekarno,” ujarnya.

Saat ini menurutnya, Rusia berada di tengah sanksi barat yang sangat tidak adil namun tidak efektif. “Kami bisa membuktikan justru berbagai sanksi ekonomi menjadikan negara kami kuat. Kami ingin berbagi pengalaman untuk membangun sebuah sistim baru yang lebih adil,” tegasnya.

Perang di Ukraina menurut Lyudmila adalah peramg barat untuk menghancurkan Rusia dengan lokasi di Ukraina. “Konflik ini bukan tentang Ukraina. Saya lahir di Kyiev, Ukraina. Kami semua bersaudara antara Rusia dan Ukraina. Namun Ukraina menjadi alat politik mengganggu Rusia,”

Hal ini menurutnya karena meraka tidak setuju dengan pemerintah Rusia selama puluhan tahun. Semua negara menjadi kolonial barat. “Indonesia paling tahu soal ini. Kami tidak setuju kolonialisme barat. Tidak ada negara yang mau menjadi bagian dari kolonialisme,” ujarnya.

Sekretaris Komite Persahabatan Rakyat Rusia-Indonesia, Muhammad Zulfan, dalam sambutannya menegaskan dunia Multipolar tidak bisa ditolak, karena dunia sudah bergerak ke arah itu. “Dan gerakan ini bertujuan untuk membangun tata dunia yang lebih adil,” ujarnya.

Pasca Uni Soviet, menurutnya, dunia malah lebih berdarah darah, Perang makin sering terjadi. Iraq, Afghanistan, Lybya, Suriah, Yaman dan program drone di seluruh dunia.”Ini yang terjadi ketika dunia jadi unipolar. Imperium Amerika berkuasa penuh akan dunia. Siapa saja yang tidak ikut dengan kepentingan mereka, akan musnah,” ujarnya.

Belum lagi menurutnya, aneka sanksi ekonomi terhadap negara-negara yang dianggap musuh, Ribuan orang Iran, Kuba dan negara lain jadi korban siege warfare seperti ini. “Belum lagi color revolution, kudeta yang terhadap semua rezim yang membangkang tuan nun jauh di puncak kekuasaan,” ujarnya.

Akhirnya dunia bergerak menolak hegemoni ini, Rusia memulai di Syria bersama Iran. Kemudian tensi di Ukraina makin memanas, imperium ingin menghukum Rusia, mencoba mengisolasi dan memecah Rusia dari dalam. “Tapi kali ini seluruh dunia melawan bersama, Tidak semua negara mau ikut dalam kerangka barat, malah barat mengisolasi diri sendiri,” ujarnya.

Perubahan ini menurutnya adalah awal menuju dunia yang lebih adil, Tidak bisa lagi hegemoni memaksa yang lain untuk ikut mereka. ***/din

Mila Karmila, Suku Anak Dalam, Bertekad Meraih Masa Depan Lebih Baik

PALEMBANG, JAYAKARTA NEWS – Mila Karmila melangkah mantap meninggalkan kampungnya di kawasan hutan karet di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Mila Karmila adalah Suku Anak Dalam (SAD) ini, bersiap menempuh tantangan baru.

Perempuan kelahiran 10 Maret 2001, itu berkesempatan menjalani pelatihan di Sentra Budi Perkasa di  Palembang. Ada dua orang warga SAD   ikut berangkat dari kampungnya, di Kampung Simerantian, Desa Suosuo, Kecamatan Sumai, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Sebanyak 5 lagi warga SAD dari daerah lain, sehingga total ada 7 warga SAD yang berangkat menuju Palembang.

Pada bulan Juli 2022, 7 warga SAD tersebut menjalani pelatihan di Sentra Budi Perkasa di Palembang. “Selama 6 bulan kami menjalani pelatihan menjahit. Pertama-tama diajari menjahit dengan bahan kertas. Setelah bisa belajar menjahit dengan kain sungguhan,” kata Mila, dikutip dari Laman Kemensos, Rabu (11/1/2023).

Ia dan anak-anak SAD lainnya menjalani rutinitas di sentra. Pagi setelah sarapan, mereka dan penerima manfaat (PM) lainnya menerima bimbingan mental (bintal). Para PM diberikan motivasi dan semangat.

“Saya memulai sesi pelatihan pada jam 09.00 sampai jam 12.00. Setelah itu, saya juga membantu di SKA,” katanya.

Sentra Budi Perkasa di Palembang juga mengembangkan Sentra Kreasi Atensi (SKA) berupa kafe yang menjual aneka minuman dan makanan ringan. Mila sudah terampil menyediakan mie telor atau membantu menyiapkan minuman kopi, teh, dan lainnya.

“Selain membantu menyiapkan makanan ringan dan minuman, saya juga membantu melayani dan mencatat transaksi pembayaran di meja kasir,” kata anak sulung dari 6 bersaudara ini.

Mila masih bertahan di Sentra Budi Perkasa, meskipun rekan-rekannya dari SAD sudah kembali ke kampung halamannya. “Mila mengaku masih betah di sini dan ingin mendapatkan bimbingan lebih lanjut. Dia mau sekolah lagi katanya. Kami dari sentra siap membantu,” kata  Kepala Sentra Wahyu Dewanto.

Mila mengaku banyak mendapatkan hal positif selama berada di sentra. Jelas ia kini sudah terampil menjahit kemeja dan kebaya. Di luar itu, ia merasakan kehangatan, keramahan dan kerja sama yang baik, dari pimpinan sentra dan jajaran serta para pendamping selama mendapatkan bimbingan dan pelatihan.

“Selama menjalani pembinaan di Sentra, saya merasa mendapatkan semangat dan lebih giat memperbaiki diri. Saya berharap, lebih banyak teman-teman saya dari SAD mendapatkan kesempatan seperti saya,” katanya.

Mila anak sulung dari enam bersaudara. Di kampung, Mila dan adik-adiknya membantu Suryati (40) – ibunya, menyadap getah karet. Sejak suaminya Jaini (ayah Mila) meninggal, Suryati berjuang sendiri menghidupi anak-anaknya.

Panen seminggu sekali keluarga ini mendapatkan 60 kg getah karet dengan harga Rp15.000/kg. Adik-adik Mila hanya lulus SMP dan sebagian menikah muda.***/mel

Sapa Umat Kristiani NTB, Menag Ajak Perkokoh Keragaman dan Kebhinekaan Indonesia

MATARAM, JAYAKARTA NEWS – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas malam ini menyapa umat Kristiani yang tengah merayakan Natal di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Menag menjelaskan bahwa dalam kegiatan keagamaan di semua agama, ada dimensi riligius atau ritual, dan ada dimensi sosial.

“Misa bagian dari dimensi ritual religius. Saya sebagai muslim, tidak akan ikut Misa Natal,” tegas Menag saat menyampaikan sambutan di depan seribu lebih jemaah umat Katolik dan Kristen, di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Mataram, Senin (26/12/2022) malam. 

“Tapi dalam ritual sosial, saya sebagai warga negara, apalagi sebagai menteri semua agama, tidak hanya satu agama, saya ikut hadir dalam perayaan Natal umat Katolik dan Kristen, itu boleh saja,” sambung Gus Men, sapaam akrabnya.

Kondisi ini, kata Menag, sama halnya saat umat Muslim merayakan Idul Fitri. Umat selain muslim, tidak perlu melakukan Salat Idul Fitri. Tapi kalau ada umat lain ingin silaturahmi dan halalbihalal, saling memaafkan, itu tidak masalah.

Di hadapan umat Kristiani, Menag berbagi cerita bahwa pada malam Natal 2022, dirinya menyapa umat Katolik di Gereja Paroki St. Yoseph Naikoten, Kota Kupang, NTT. Mayoritas penduduk NTT beragama Katolik dan Kristen. Sehari setelahnya, Menag menyapa umat Kristiani di NTB, provinsi dengan mayoritas penduduk muslim. 

“Saya bersyukur, dua tempat yang saya tinjau perayaan Natalnya, semua dalam keadaan aman dan nyaman. Tentu ini berkat kerja keras semua pihak, terutama kepolisian, dalam memberikan rasa aman bagi umat dalam beribadah,” tutur Gus Men. 

“Saya berharap ini menjadi gambaran bagaimana masyarakat kita, terutama di NTT dan NTB sudah semakin dewasa dalam menyikapi setiap perbedaan,” sambungnya.

Menurut Menag Yaqut, Indonesia memiliki banyak keberagaman, termasuk dalam agama. Tidak ada Indonesia, jika tidak ada Islam. Tidak ada Indonesia, jika tidak ada Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu, dan agama-agama lokal lainnya. Sebab, Indonesia dimerdekakan oleh semua kelompok agama, bukan hanya satu kelompok agama saja. 

“Tidak boleh satu kelompok agama mengklaim bahwa mereka paling berjasa dan berhak atas negeri ini,” tandasnya.

Menag mengajak umat beragama untuk memperkuat dan memperkokoh tekad bersama dalam menjaga keragaman dan kebhinekaan Indonesia. “Berbeda itu tidak dilarang. Perpecahan itu yang harus kita hindari. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Selamat Natal 2022 dan selamat tahun baru 2023,” tandasnya.

Hadir mendampingi Menag dalam kesempatan tersebut Plt Dirjen Bimas Katolik AM Adyarto Sumardjono, Dirjen Bimas Kristen Jean Marie Tulung, Staf Khusus Wibowo Prasetyo dan Abdul Rochman, Plt Kakanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz, Kapolda NTB Irjen Djoko Poerwanto, para pastor dan pendeta, dan tokoh-tokoh lintas agama. Di acara itu Menag juga menyerahkan bantuan untuk gereja sebesar Rp100 juta. Usai acara Menag diserbu umat yang ingin berfoto bersama.***/mel

Upacara Peringati Hari Ibu, Perjuangan Perempuan yang Tak Pernah Lekang

JAYAKARTA NEWS – Bangsa Indonesia dibangun dari fondasi perjuangan para perempuan yang tak pernah lekang semangatnya untuk mencapai sebuah kehidupan yang lebih baik bagi generasi penerus. 

Hal itu disampaikan  oleh Sekretaris Kemenko PMK Satya Sananugraha saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati pada upacara Peringatan Hari Ibu ke-94 tahun 2022 yang digelar di lapangan Kemenko PMK Jakarta, (22/12).

Dalam upacara tersebut, para peserta upacara kompak berseragam kebaya dan batik. Adapun Sekretaris Menko PMK Satya Sananugraha berkesempatan menjadi inspektur upacara. 

“Pada hari ini, tanggal 22 Desember 2022, kita melaksanakan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-94, seraya mengenang betapa agung dan mulianya peran perempuan dalam membangun fondasi bangsa ini, dan mengingat betapa para perempuan Indonesia telah turut berjuang, mewujudkan kemerdekaan dalam semangat pergerakan yang setara dan berkeadilan,” ujar Menteri PPPA dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Sekretaris Menko PMK Satya Sananugraha.

Penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22 Desember 1928, ujar Bintang, menjadi salah satu titik penting perjuangan pergerakan para perempuan di masa prakemerdekaan. Momentum bersejarah inilah yang kemudian ditetapkan oleh Presiden Soekarno sebagai hari nasional Hari Ibu.

Perjuangan gerakan perempuan ini, lanjut Bintang, membawa keyakinan baru bagi perempuan-perempuan Indonesia bahwa pemenuhan hak dan kesetaraan akan mengantarkan perempuan untuk dapat berjalan bersama-sama, menjemput kesempatan yang sama dan bahwa ruang untuk berkontribusi adalah milik semua.

“Fakta historis para pejuang perempuan Indonesia ini mencerminkan bahwa perempuan Indonesia sudah mempunyai kesadaran sebagai ‘subjek’ otonom yang tidak menjadikan peran domestik sebagai satu-satunya bentuk atau pilihan untuk aktualisasi dirinya sejak lama. Mereka berperan aktif dalam meraih kemerdekaan RI, aktif berkontribusi dalam hidup berbangsa dan bernegara. Mereka dipenuhi cita kemanusiaan yang tinggi,” ujarnya.

Di era kekinian, kata Menteri PPPA, Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa, agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

“Peringatan Hari Ibu adalah milik kita semua. Sebagai anak, sebagai istri, sebagai ibu, maupun sebagai teman seperjuangan, yang tidak lelah menjadi arti di manapun berada. Untuk itu, saya ucapkan Selamat Hari Ibu ke-94 Tahun 2022, khususnya untuk seluruh perempuan Indonesia. Mari terus berkarya, menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri dan terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas diri, sehingga bisa menjadi kekuatan yang besar menyejahterakan semua. Perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju,” pungkasnya.***/mel

Pengamanan Nataru Turunkan 166 Ribu TNI/POLRI

JAYAKARTA NEWS – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, keamanan merupakan hal yang mutlak sebagai prasyarat kegiatan Natal dan Tahun Baru 2023. 

Hal itu disampaikannya pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Lapangan Cawas Selatan Monas, Jakarta, Kamis (22/12). “Kita sudah rapat 3 (tiga) kali lintas kementerian dan rapat kabinet, sesuai pesan presiden, pelaksanakaan natal dan tahun baru harus aman,” tutur Menko PMK saat konferensi pers usai upacara.

Selain memastikan operasi berjalan dengan lancar,  sebagai Koordinator Pelaksanaan Operasi Lilin 2022 yang ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo, Menko PMK turut menyampaikan apresiasi kepada TNI Polri dan pasukan gabungan yang telah mempersiapkan kelancaran pelaksanaan Opperasi Lilin 2022.

“Jika dilihat secara umum, semua yang sudah dipersiapkan oleh TNI dan Polri dinilai sudah siap dan diharapkan pelaksanaan pengamanan dapat berjalan lancar. Mudah-mudahan semuanmya berjalan lancar seperti yang kita harapkan bersama,” kata Menko PMK.

Pada pengamanan operasi ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri bersama petugas gabungan menurunkan sebanyak 166 ribu personil.

“Personil gabungan tersebut nantinya akan terbagi dalam 1.845 pospam, 695 posyan dan 85 pos terpadu. Kita harapkan seluruh pos yang digelar itu bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kapolri.

Selain itu, Polri juga mengerahkan 330 unit kendaraan pendukung, seperti helikopter, kendaraan taktis Brimob, termasuk Turangga (pasukan berkuda), pasukan satwa K-9, dan SAR.

Disampaikan oleh Sigit bahwa semua dilakukan agar seluruh rangkaian libur nataru akan berjalan maksimal. Pengamanan ini akan dilakukan agar kegiatan dan aktivitas masyarakat di akhir tahun semuanya bisa berjalan dengan baik.

Kemudian, mengingat Covid-19 masih belum usai, selain mengimbau masyarakat untuk vaksin booster, Polri dan pasukan gabungan  juga mendirikan gerai vaksin.

“Sementara untuk tempat ibadah kita libatkan pengamanan dengan menyertakan seluruh rekan dari ormas terkait dan hampir di seluruh wilayah semuanya siap,”

Tentunya ancaman terkait adanya masalah ibadah dan potensi teror, Kapolri sudah memerintahkan seluruh jajaran khususnya densus untuk mewaspadai dan mengambnil langkah-langkah.

Adapun Operasi Lilin 2022 akan dilaksanakan selama sebelas hari, sejak 23 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.***/uli

Bilateral dengan Presiden Vietnam, Presiden Jokowi Bahas Peningkatan Kemitraan Strategis Bilateral dan Kawasan

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Vietnam Nguyễn Xuân Phúc mengadakan pertemuan bilateral, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/12/2022). Dalam pertemuan, Presiden Jokowi mendorong peningkatan kemitraan strategis baik secara bilateral maupun di kawasan.

“Vietnam merupakan mitra strategis Indonesia sejak tahun 2013 dan pada pertemuan tadi kita telah membahas berbagai peningkatan kemitraan strategis, baik secara bilateral maupun kawasan,” ungkap Presiden Jokowi dalam pernyataan pers bersama Presiden Vietnam Nguyễn Xuân Phúc usai pertemuan.

Dalam konteks kerja sama bilateral, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan. Presiden mengungkapkan, nilai perdagangan sebesar 10 miliar dolar AS yang ditargetkan dicapai pada tahun 2023 telah terpenuhi di tahun 2021 dengan angka sebesar 11,06 miliar dolar AS.

“Dalam lima tahun terakhir terdapat peningkatan perdagangan sebesar 9,77 persen. Untuk itu, kita sepakat menetapkan target baru perdagangan bilateral sebesar 15 miliar dolar AS pada tahun 2028,” kata Presiden.

Secara khusus, Kepala Negara meminta Presiden Nguyễn Xuân Phúc untuk memperlancar ekspor komoditas pertanian dari Indonesia ke Vietnam.

“Indonesia meminta perhatian terhadap masih terhambatnya produk pertanian dan buah-buahan Indonesia untuk masuk ke pasar Vietnam,” ujarnya.

Kedua, kedua pemimpin juga membahas mengenai kerja sama di bidang investasi. Presiden mengapresiasi kepercayaan pemerintah Vietnam kepada perusahaan Indonesia yang berinvestasi di negara tersebut. Tercatat akumulasi investasi Indonesia di Vietnam mencapai lebih dari 600 juta Dolar AS yang meliputi 101 proyek. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menekankan perlunya perlindungan terhadap investasi Indonesia di Vietnam.

“Saya mengharapkan penyelesaian beberapa isu yang dialami investor Indonesia yang akan mendorong investasi baru di masa mendatang,” tegasnya.

Ketiga, kedua pemimpin membahas upaya penguatan kerja sama di bidang energi bersih dan energi baru terbarukan. Presiden menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di bidang energi dan sumber daya mineral (ESDM) antara kedua negara yang dinilainya dapat mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga matahari, tenaga hidrogen, dan smart grid.

“Saya juga menyambut baik rencana kolaborasi Vietnam dengan perusahaan BUMN dan perusahaan-perusahaan di Indonesia, seperti PT BTM dan PT Wima untuk pemasaran motor listrik Gesit di Vietnam, Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk investasi pada pembuatan baterai EV [electric vehicle], dan PT INKA untuk pembelian komponen bus listrik,” ujarnya.

Isu keempat yang dibahas kedua pemimpin adalah peningkatan konektivitas kedua negara. Presiden menekankan bahwa kedua negara harus segera mengembalikan arus lalu lintas barang dan wisatawan seperti masa prapandemi.

“Rute penerbangan langsung antarpusat-pusat bisnis dan pariwisata kedua negara harus direvitalisasi. Maskapai dari kedua negara diharapkan dapat memfinalisasi rencana rute penerbangan baru dari Da Nang ke Denpasar dan Hồ Chí Minh-Jakarta, maupun penambahan rute penerbangan Jakarta-Hồ Chí Minh City,” kata Presiden.

Isu kelima, mengenai perundingan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Republik Indonesia dan Vietnam. Presiden mengungkapkan, setelah melakukan perundingan intensif selama 12 tahun, Indonesia dan Vietnam akhirnya dapat menyelesaikan perundingan mengenai garis batas ZEE kedua negara berdasarkan UNCLOS 1982.

Dalam rangkaian pertemuan antara kedua pemimpin, juga disepakati tiga memorandum saling pengertian (MoU) antara Pemerintah RI dan Pemerintah Republik Sosialis Vietnam. Ketiga MoU tersebut adalah MoU antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI dan Kementerian Keamanan Umum Republik Sosialis Vietnam tentang Kerja Sama Penanggulangan Terorisme; MoU antara Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Kementerian Keamanan Publik Republik Sosialis Vietnam tentang Kerja Sama dalam Pemberantasan Perdagangan Gelap Narkotika, Zat Psikotropika, dan Prekursornya; dan MoU antara Kementerian ESDM RI dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Republik Sosialis Vietnam tentang Kerja Sama di Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Saya berharap kerja sama perikanan dan pemberantasan IUU [illegal, unreported, and unregulated] fishing dapat diperkuat melalui percepatan finalisasi MoU kerja sama kelautan dan perikanan,” kata Presiden.

Sementara terkait isu kawasan, Presiden RI dan Presiden Vietnam membahas mengenai peningkatan kerja sama ASEAN. Presiden menyampaikan apresiasi atas dukungan Vietnam terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN.

“Prioritas keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 akan menekankan peran sentral ASEAN dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan dan peran sentral ASEAN untuk menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” tandas Presiden RI Joko Widodo.***/mel

Bantuan Pasang Baru Listrik PLN, 1.920 Rumah Tangga di Papua Dapat Penerangan Gratis

NABIRE, JAYAKARTA NEWS – PT PLN (Persero) bersama dengan Pemerintah dan DPR menuntaskan bantuan penyambungan listrik gratis kepada 1.920 rumah tangga tidak mampu yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Barat Daya dan Papua Selatan. Demikian Rilis PLN, Senin (12/12).

Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) ini diberikan sebagai komitmen negara memberikan akses listrik ke seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Bantuan meliputi pemasangan instalasi kelistrikan, tiga buah lampu, satu buah stopkontak dan voucher token listrik senilai Rp 50.000.

Bantuan ini pun langsung disambut gembira oleh masyarakat penerima manfaat, salah satunya Ferosina Sikan, yang berasal dari Kelurahan Kalibobo, Nabire, Papua. Dia menyampaikan terima kasih atas bantuan listrik PLN, karena sebelumnya, listriknya hanya menumpang dengan tetangga.

“Setiap tiga hari kita patungan membayar Rp20.000, atau bisa sampe Rp50.000, saya harap dengan bantuan ini biaya listrik yang kami bayar bisa lebih murah. Terima kasih pemerintah dan PLN,” ujarnya.

Bupati Nabire Mesak Magai juga berterima kasih kepada Kementerian dan PLN atas program bantuan pemasangan listrik baru tersebut. Kehadiran listrik ini sangat diperlukan masyarakat.

“Hari ini saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PLN dan juga kementerian atas kondisi saat ini. Dulu di Kabupaten Nabire penerangan ini seperti lampu disko karena hanya nyala dua belas jam atau bahkan tidak menyala. Warga Nabire merasakan pelayanan dari pemerintah pusat melalui PLN sangat luar biasa,” kata Mesak.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Wanhar menjelaskan, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan rasio elektrifikasi. Salah satu dengan membantu masyarakat memperoleh akses listrik melalui BPBL.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT PLN (Persero) bersama PLN ICON Plus yang telah menyukseskan program BPBL dengan menyiapkan sistem informasi untuk menunjang pelaksanaan, pembayaran dan pengawasan kegiatan BPBL Tahun 2022 ini,” ujarnya.

Wanhar berharap, kerja sama PLN, Pemerintah dan DPR ini terus berlanjut dan ditingkatkan di masa mendatang. Harapannya, program ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Kita semua berharap Program BPBL ini dapat memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat dan meningkatkan taraf hidup untuk kegiatan ekonomi yang lebih produktif. Ke depan memang untuk tahun 2023 rencananya akan ditingkatkan kapasitas bantuannya menjadi 900 VA sehingga masyarakat bisa lebih produktif,” kata Wanhar.

Anggota Komisi VII DPR RI Marthen Douw, secara terpisah menyampaikan listrik bukan hanya menghidupkan penerangan semata tetapi bagi masyarakat Papua dapat meningkatkan kualitas hidup. Sebab, kehadiran listrik bisa membangkitkan semangat pendidikan anak Papua dan ekonomi masyarakat.

“Malam hari anak-anak bisa belajar, kemudian adanya listrik juga bisa memicu usaha-usaha di rumah. Tapi yang paling penting adalah anak-anak kita bisa belajar agar ke depan sumber daya manusia bisa berkualitas dan bersaing dengan negara lain,” ujarnya.

Karena itu, Komisi VII DPR bersama pemerintah dan PLN akan terus berkolaborasi dalam program BPBL

“Komisi VII DPR bersama Pemerintah dan PLN bergandeng tangan akan terus mendorong bantuan pemerintah listrik baru sehingga Papua terang,” ujar Douw.

Staf Ahli Direksi Direktur Retail PT PLN (Persero), Ismail Deu mengatakan, PLN siap melaksanakan tugas sebagai penggerak di bidang ketenagalistrikan. PLN juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam merampungkan program BPBL di Tanah Papua ini.

Tahun 2022 ini PLN diberikan target BPBL oleh pemerintah sebanyak 1.920 rumah tangga di Tanah Papua dan sudah diselesaikan. Ismail menjelaskan, khusus di Nabire, PLN sudah memberikan akses listrik 24 jam kepada 266 rumah tangga.

“Dengan target yang diberikan sebanyak 247 rumah tangga untuk Kabupaten Nabire kami berhasil merealisasikanya melebihi target yaitu mencapai 266 rumah tangga. Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Semoga ke depannya bisa berlanjut,” kata Ismail saat ceremonial penyerahan program BPBL di Nabire.

Dalam kesempatan yang sama, PLN juga menyerahkan bantuan 247 paket sembako kepada penerima bantuan. Bantuan diharapkan dapat bermanfaat dan membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pangan.***/uli

Mahasiswa Kampus Mengajar Dampingi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi 

JAYAKARTA NEWS – Pelaksanaan program Kampus Mengajar angkatan 4 yang sudah selesai masa penugasannya banyak meninggalkan jejak dan cerita baik di berbagai sekolah sasaran, termasuk di antaranya adalah mahasiswa yang bertugas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kemayoran 13 Pagi, Jakarta Pusat.

Penugasan di SDN Kemayoran 13 Pagi yang juga merupakan sekolah inklusi adalah salah satu wujud nyata keterlibatan mahasiswa Kampus Mengajar dalam upaya memberikan pemerataan pendidikan kepada peserta didik yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Di sekolah ini terdapat sekitar 10 siswa ABK yang ikut dalam proses pembelajaran sehari-hari. Demikian dikutip dari Laman Kemendikbud, Senin (12/12).

“Di sekolah kami, sejak awal memang tidak ada kelas khusus atau bimbingan khusus untuk para peserta didik ABK. Namun, kami selalu menitipkan pesan kepada setiap guru di kelas agar bisa memahami kebutuhan khusus mereka sambil memberikan perhatian khusus agar peserta didik tersebut bisa terus mengikuti pembelajaran,” ujar Vera Meyliana, Wakil Kepala Sekolah SDN Kemayoran 13 Pagi, yang juga merupakan guru pamong bagi mahasiswa peserta Kampus Mengajar.

Vera bercerita, rata-rata peserta didik yang merupakan ABK adalah anak-anak yang mengalami keterlambatan belajar dengan kemampuan Intelligence Quotient (IQ) yang rendah. Keterbatasan tenaga pendidik serta belum adanya pemahaman yang cukup mengenai teknis pengajaran khusus yang bisa membantu pembelajaran murid ABK juga menjadi salah satu kendala yang dialami oleh sekolah.

Kehadiran mahasiswa Kampus Mengajar angkatan keempat yang mulai bertugas sejak Agustus lalu menjadi angin segar bagi pelaksanaan pembelajaran di sekolah tersebut, terutama pada aspek pendampingan khusus bagi murid yang berkebutuhan khusus. Melalui konsultasi dengan guru dan orang tua murid, para mahasiswa kemudian mengadakan program kelas tambahan yang dikhususkan bagi para peserta didik yang berkebutuhan khusus.

“Para mahasiswa meminta izin untuk melaksanakan kelas tambahan demi memberikan pendampingan khusus bagi murid ABK. Kami kemudian memberikan izin kepada mereka untuk mengadakan kelas tambahan ketika jam sekolah sudah selesai,” cerita Vera.

Tidak hanya memberikan kelas khusus, mahasiswa Kampus Mengajar juga berinisiatif membuat media pembelajaran kreatif untuk mendukung proses pembelajaran. Dengan metode yang lebih segar dan kreatif, kehadiran mahasiswa di sekolah disambut dengan penuh sukacita baik oleh para murid, guru, hingga orang tua murid. Sambutan yang hangat ini juga diamini oleh Tegar Ananda Pradana, ketua kelompok mahasiswa program Kampus Mengajar yang bertugas di SDN Kemayoran 13 Pagi.

“Alhamdulillah kami mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari guru, murid, dan orang tua murid. Kami juga berdiskusi erat dengan guru dan kepala sekolah untuk seluruh program yang kami jalankan. Semoga program ini bisa berdampak dan meningkatkan kemampuan literasi numerasi seluruh murid, khususnya murid yang berkebutuhan khusus,” ungkap Tegar.

Pada saat yang bersamaan, Tegar dan kawan-kawannya juga merasakan manfaat mengikuti program Kampus Mengajar dalam hal mengasah kemampuan soft skills mereka, termasuk kemampuan komunikasi, cara berpikir analitis, serta pemecahan masalah. Menuju akhir dari periode penugasan Kampus Mengajar angkatan 4, Tegar dan kawan-kawan berharap kehadiran mereka bisa meninggalkan jejak baik bagi sekolah.

Sejak diluncurkan pada tahun 2020, program Kampus Mengajar telah berhasil menugaskan lebih dari 70.000 mahasiswa menjadi mitra guru dalam upaya mengakselerasi peningkatan kemampuan literasi dan numerasi di lebih dari 13.700 SD dan SMP yang tersebar di seluruh Indonesia.***/uli

Sambut Hari Kesetiakawanan Sosial, Warga Cilincing Cat Rumah Secara Gotong Royong

JAYAKARTA NEWS – Ada hal menarik pagi ini di Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Sejak pukul 8 pagi, warga yang tinggal di RW 04 berkumpul untuk melakukan aksi gotong royong mengecat sejumlah rumah warga yang berada di pesisir pantai utara.

Kegiatan gotong royong pengecatan rumah-rumah warga ini adalah bagian dari pelaksanaan program Keserasian Sosial yang diberikan oleh Kementerian Sosial kepada warga di RW 04. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi rangkaian acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Disabilitas Indonesia (HDI), yang puncak acaranya akan berlangsung pada 20 Desember 2022 mendatang di Klungkung, Bali.

Kegiatan pengecatan rumah, tidak hanya dilakukan oleh warga saja, namun juga dibantu oleh para pilar-pilar sosial di DKI Jakarta, diantaranya Tagana, Pelopor Perdamaian, Karang Taruna, hingga para Pendamping PKH.

Direktur PSKBSNA, Mira Riyati Kurniasih yang ikut dalam kegiatan gotong royong tersebut memberikan apresiasi kepada warga yang terlibat. Menurutnya, kegiatan gotong royong ini membuktikan bahwa kesetiakawanan sosial masyarakat masih sangat baik.

“Hari ini, kita bisa lihat bahwa masyarakat di sini masih sangat tinggi semangat gotong royongnya. Rasa kesetiakawanan di sini perlu kita berikan apresiasi. Nah, kita bisa lihat sekarang, hasil gotong royong tadi membuat pemukiman ini tampak lebih bersih, lebih rapi, dan berwarna. Ini yang harus kita jaga terus menerus,” ujar Mira dikutip dari Rilis Kemensos, Minggu (11/12).

Selain kegiatan mengecat rumah warga, program Keserasian Sosial di RW 04 Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara ini juga dibuatkan sebuah instalasi air bersih terpadu untuk warga setempat. Warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air bersih, sekarang sudah mempunyai instalasi air bersih yang dapat digunakan sehari-hari.

Bahkan, yang menarik, peralatan instalasi air bersih yang diberikan oleh Kementerian Sosial ini mampu menghasilkan air dengan kualitas layak untuk diminum langsung tanpa perlu dimasak. Dalam satu hari, instalasi air bersih ini mampu menghasilkan air siap minum sebanyak 12.000 liter per hari.***/uli