Nikmati Holiday Season di Harris Hotel Sentul City Bogor

 

BULAN Desember adalah holiday season, dimana Natal dan Tahun Baru dirayakan di seluruh belahan dunia. Ya, sejalan dengan hal tersebut, Harris Hotel Sentul City Bogor turut memeriahkan holiday season dengan pilihan paket Natal dan Tahun Baru.

Merayakannya di Harris  Hotel Sentul City Bogor dengan suasana semi resort dan fasilitas keluarga yang sangat nyaman yang dapat memanjakan tamu serta memeriahkan holiday season pada malam Natal dan juga hari Natal dengan adanya pilihan aktifitas untuk keluarga dan anak-anak serta sajian special yaitu Holiday season Buffet and Barbeque dinner, untuk period menginap mulai dari tanggal 23-25 December 2017.

Promo Christmas BBQ paket ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp 1,600,000,- per malam, sudahter masuk Christmas Eve Dinner Buffet dan Barbeque tersedia di tanggal 23 – 24 Desember 2017, mulaipukul 17.30 – 22.00 WIB.

Tidak hanya itu, paket Chirstmas Long Weekend jauh lebih terjangkau jika menginap minimal dua malam dengan melakukan reservasi via hotel website atau direct booking. Promo ini cocok untuk yang ingin menghabiskan libur akhir pekan yang panjang.

Suasana dekorasi akan bertambah semarak dengan suasana liburan, kegiatan serta dan menu khusus bagi keluarga dan orang terkasih, Hotel kami akan dihiasi dengan ornamen Natal bernuansa kayu dan warna-warna netral alami yang hangat, menghadirkan Natal sehangat di rumah dengan konsep warna putih dan silver seperti semangat Natal,” ujar Popi Haflan, Marketing Communication & Event Manager.

Desember adalah holiday season dimana Natal dan Tahun Baru dirayakan di seluruh belahan dunia. Sejalan dengan hal tersebut, Harris  Hotel Sentul City Bogor turut memeriahkan holiday season dengan pilihan paket Natal dan Tahun Baru.

Merayakannya di Harris Hotel Sentul City Bogor dengan suasana semi resort dan fasilitas keluarga yang sangat nyaman yang dapat memanjakan tamu serta memeriahkan holiday season pada malam Natal dan juga hari Natal dengan adanya pilihan aktifitas untuk keluarga dan anak-anak serta sajian special yaitu Holiday season Buffet and Barbeque dinner, untuk period menginap mulai dari tanggal 23-25 December 2017.

Promo Christmas BBQ paket ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp 1,600,000,- per malam, sudahter masuk Christmas Eve Dinner Buffet dan Barbeque tersedia di tanggal 23 – 24 Desember 2017, mulaipukul 17.30 – 22.00 WIB.

Tidak hanya itu, paket Chirstmas Long Weekend jauh lebih terjangkau jika menginap minimal dua malam dengan melakukan reservasi via hotel website atau direct booking. Promo ini cocok untuk yang ingin menghabiskan libur akhir pekan yang panjang.

Suasana dekorasi akan bertambah semarak dengan suasana liburan, kegiatan serta dan menu khusus bagi keluarga dan orang terkasih, Hotel kami akan dihiasi dengan ornamen Natal bernuansa kayu dan warna-warna netral alami yang hangat, menghadirkan Natal sehangat di rumah dengan konsep warna putih dan silver seperti semangat Natal,” ujar Popi Haflan, Marketing Communication & Event Manager.

Ayu Laksmi : Jadi Setan Dulu, Baru Menang Penghargaan

 

AKTRIS  Ayu Laksmi baru memenangkan penghargaan sebagai Aktris Pendukung Pilihan Tempo 2017 dalam ajang Festival Film Tempo 2017. Ayu mengaku tak menyiapkan pidato apa pun. Ia tak menyangka kalau dewan juri memilihnya menjadi aktris pendukung pilihan Tempo. “Jika saja saya tahu kalau saya terpilih saya akan memakai sepatu. Serius nih dewan jurinya (saya yang menang)? ” ujar Ayu Laksmi saat menerima piala Festival Film Tempo di Epicentrum, Jakarta, Senin, 27 November 2017.

Dalam pidatonya, Ayu Laksmi mempertanyakan mengapa ia harus berubah menjadi sosok gaib dahulu demi mendapatkan suatu penghargaan. “Mestijadi setan dulu baru dapat penghargaan,” katanya.
Dengan nada bergetar, Ayu mengatakan penghargaan ini menjadi kabar menggembirakan bagi keluarganya di Bali. Ia mengkhawatirkan keluarganya di Bali karena bencana meletusnya Gunung Agung akhir-akhir ini.

Ayu menilai dunia film adalah dunia baru untuknya. Dunia film adalah dunia yang besar untuknya. “Saya masih perlu banyak belajar dan tambah referensi,  Abang Joko Anwar,” kata seniman yang juga ahli menyanyi itu.***

Raffi Ahmad Makin Mantap Bisnis Busana

Raffi Ahmad bersama Nagita Slavia dan buah hati mereka, Rafathar.

AKTOR  dan presenter Raffi Ahmad kian mantap merambah bisnis busana. Sejak dua tahun lalu ia mendirikan clothing line RA Jeans. Tidak disangka label tersebut cukup berhasil merebut pasar busana kasual dan sporty di Tanah Air. Sebelumnya, Raffi telah menggeluti bisnis kuliner dan properti.

“Awalnya saya tidak sengaja mendirikan bisnis ini, ide datang justru dari para penggemar,” ujar Raffi ditemui dalam acara perayaan RA Jeans yang kedua tahun di Supermal Karawaci, Tangerang, Sabtu (25/11).

Bahkan sejak awal Raffi merupakan orang yang cenderung tidak terlalu peduli dengan fashion.

Raffi mengaku, dua tahun lalu sebenarnya ia mulai merintis usaha dengan membuat kain sarung berlabel Rahmad. Nama tersebut merupakan singkatan dari nama lengkapnya. Ia menjual sarung melalui platform Twitter. Namun para penggemar justru meminta Raffi untuk membuat produk lain.

Butuh waktu untuk memikirkan lini busana, akhirnya Raffi meluncurkan brand RA Jeans. Pakaian dengan garis desain busana kasual dan sporty tersebut mencerminkan kepribadiannya. RA Jeans merupakan produk representatif gaya busana Raffi sehari-hari, yakni praktis dan sederhana.

Di usia dua tahun, RA Jeans justru kian berkembang. Bahkan kini ia mulai merintis RA Hijab untuk busana kasual para hijabers. “Tapi sekarang masih fokus di RA Jeans dulu,” jelas Raffi.

RA Jeans juga sudah bekerja sama dengan beberapa departemen store, salah satunya Matahari. “Saya akan berusaha memperbesar dan memperluas bisnis fashion ini. Misalnya masuk ke daerah-daerah dengan barang yang selalu up date. Sehingga makin banyak orang pakai RA Jeans.” ungkap Raffi.***

Male Indonesia Gelar Glam Photohunt

 

MALE Indonesia belum lama ini menyelenggarakan acara photohunt yang bertajuk Glam Photohunt di Amaryllis Kemang Townhouse, Jakarta. Acara ini sekaligus menandai soft launching MALE Indonesia yang mempunyai URL male.co.id.

Glam Photohunt yang diikuti sekitar 40 fotografer amatir dan pro, mengusung dua konsep yakni sensual sporty dan sexy glamour yang ditampilkan oleh model MALE Indonesia Girls, di antaranya Aya Beby, Rhere Valentina, Emma Pederova, Dhinka Annaya, dan Maria Arra.

Lomba fotografi dibuka secara eksklusif memungkinkan setiap peserta mendapatkan pengalaman yang lebih leluasa untuk eksplorasi kreatif agar bisa mendapatkan karya yang maksimal.

Apalagi peserta juga diberikan deretan lokasi yang unik dan indah oleh Amaryllis Kemang Townhouse. Dari tepi kolam hingga kamar, memungkinkan peserta memiliki diversifikasi latar belakang dan pastinya menantang kemampuan fotografi untuk menangkap keindahan lokasi dan model.

Dan untuk memberikan dorongan kuat untuk bisa mendapatkan karya foto yang berkualitas, MALE Indonesia mendapatkan dukungan dari sponsor, meliputi Yamaha, HG, TSA Link, Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Jeep, Cocomas, Mercure Jakarta Cikini tidak ketinggalan untuk berpartisipasi. Dengan memberikan berbagai hadiah menarik untuk seluruh peserta, doorprize, dan hadiah utama untuk pemenang photohunt.

Bersamaan dengan itu, perhelatan ini digunakan pula oleh MALE Indonesia sebagai momen soft launch, sekaligus mengumumkan perubahan website yang sebelumnya MALE Indonesia.com menjadi MALE.CO.ID yang dirayakan secara simbolis melalui acara pemotongan tumpeng.

“Kehadiran MALE Indonesia diharapkan akan menjadi pilihan utama pria dinamis dan modern untuk bisa mendapatkan berbagai kebutuhan informasi gaya hidup, hobi, hiburan, dan lainnya. Dan dengan soft launch ini menjadi langkah awal untuk lebih sukses nantinya,” ujar Burhan Abe selaku Editor in Chief MALE Indonesia.

MALE Indonesia menyajikan artikel seputar kehidupan pria, terutama disajikan bagi mereka yang bergaya hidup urban serta dinamis, termasuk juga mengulik soal wanita dari kecantikan hingga sensualitasnya.

Mata Batin, Film Horor Terbaru Nan Mencekam

PRDDUSER dan sutradara Rocky Soraya mengerjakan film horor terbaru berjudul Mata Batin di bawah bendera produksi Hitmaker Studio. Film ini dibintangi oleh Jessica Mila, Denny Sumargo, Citra Prima, dan Bianca Hello.

Kisahnya berpusat pada kakak beradik Alia (Jessica) dan Abel (Bianca) yang baru saja ditinggal mati kedua orangtua. Mereka lantas kembali dari Bangkok ke Jakarta untuk menjalani hidup baru dengan tinggal di rumah masa kecil yang jauh dari kota. Davin (Denny), pacar Alia, ikut tinggal di situ menemani.

Penokohan dalam cerita kurang lebih mirip seperti The Doll 2, film Rocky sebelumnya. Setelah kembali ke rumah, gangguan gaib mulai menghampiri mereka. Sang adik yang punya mata batin terbuka, meyakini bahwa ada roh tinggal di rumah tersebut.

Kakak dan pacarnya tak menghiraukan dan justru menganggap Abel punya gangguan psikis. Abel pun mengajak mereka menemui paranormal (Citra Prima). Setelah mata batin Alia dibuka, dia merasakan sendiri kehadiran sosok-sosok yang tak kasatmata.

Naskah film ditulis oleh Rocky sendiri. Aktor lain yang terlibat adalah Epy Kusnandar. Luna Maya terlibat sebagai perancang kostum. Musik digarap oleh Nara Anindyaguna dan Randy Danistha (Nidji).

Mata Batin dijadwalkan tayang di bioskop pada 30 November 2017. ***

Bens Leo Buka Kartu Kebiasaan Unik Panbers

Bens Leo

PENGAMAT musik Bens Leo mengungkap satu hal menarik yang kerap dilakukan mendiang Benny Panjaitan dan rekannya di Panjaitan Bersaudara (Panbers), namun mungkin terlewatkan sebagian orang.

“Di tahun 1970-an, ada yang menarik, saat saya mengikuti tur konser mereka. Selalu ada, perjalanan menarik. Misalnya, kalau pergi dengan pesawat, maka Panjaitan Bersaudara, itu berfoto di dekat pesawat,” ujarnya.

Kebiasaan ini mengisyaratkan seolah-olah Panbers memiliki pesawat sendiri layaknya musisi-musisi ternama di dalam dan luar negeri. Tak hanya itu, menurut Bens cara ini bahkan merupakan upaya publikasi yang unik.

“Minimal charter flight, untuk menjangkau daerah-daerah tertentu, selalu foto di sana, menjadi dokumentasi. Jarang sekali ada band Indonesia yang memakai publikasi seperti itu,” kata Bens.

Bens menuturkan, perkenalannya dengan Panbers bermula saat dirinya berniat menulis soal Panbers di era 1970-an. Saat itu, mendiang Toni Koeswoyo-lah yang mempertemukan mereka.

Menyoal sosok mendiang Benny sebagai musisi, tak hanya lagu soal cinta yang pernah ia ciptakan, walau memang kebanyakan soal cinta.

“Kebanyakan tema cinta, tetapi ada lagu yang menjadi kebanggaan tanah air, adalah “Indonesia my Lovely Country. Itu adalah lagu, populer sekali. Dengan bahasa Inggris sederhana, tetapi mudah dicerna orang di negara manapun. Ini menarik, pernah menjadi hits di tangga lagu luar Indonesia,” papar Bens.

Puan Bawakan “Akhir Cinta” dalam In Memoriam Panbers

 

UNTUK  mengenang karya almarhum Benny Panjaitan, yang wafat pada 24 Oktober 2017 lalu, sejumlah  musisi menggelar acara akbar bertajuk ‘In Memoriam, Perjalanan Sang Legenda’ di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/11/2017) pekan lalu.

Penampil yang turut serta dalam acara itu, bukan  hanya dari kalangan musisi. Politisi PDIP, Puan Maharani,  juga ikut hadir meramaikan acara itu, dengan membawakan salah satu lagu karya Panbers berjudul “Akhir Cinta” ditemani penyanyi lawas, Dian Piesesha.

“Kami persilakan Ibu Puan Maharani untuk membawakan lagu karya Benny Panbers, Akhir Cinta,” kata Helmi Yahya yang memandu acara itu, disambut riuh tepuk tangan tamu undangan.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu pun langsung beranjak dari tempat duduknya menuju panggung, didampingi politikus PDIP, Trimedya Panjaitan. “Saya tidak hafal lagu ini, saya diminta hadir oleh Pak Trimedya, tapi saya akan coba (nyanyikan). Ini nekat,” kata Puan sebelum mulai bernyanyi.

“Kalau untuk Ibu Puan, nyanyi 1 album boleh bu,” canda Helmy Yahya, MC pada acara tersebut.
Usai menyanyikan dua lagu, Puan turun panggung dan pamit undur diri dari acara tersebut.***

 

 

The 90’s Festival, Totalitas Reuni Para Musisi 90an

SETELAH sukses menggelar The 90’s Festival di Bandung dan Jakarta pada 2015, Accellera Entertainment kembali menghadirkan event musik serupa di Gambir Expo Kemayoran pada Sabtu 25 November 2017. Event ini menjadi momentum musisi-musisi era 90an bernostalgia.

Penyelenggara The 90’s Festival telah mengumumkan, fase pertama ada penampilan sembilan artis, termasuk Sixpence None The Richer, grup band asal Amerika yang tenar dengan lagu Kiss Me dan Don’t Dream Its Over. Dari dalam negeri akan ada Dewa 19 dan Kla Project.

Dewa 19 akan hadir bersama Ari Lasso yang tentunya mengisi masa 90-an Anda bahkan hingga sekarang. Vokal Ari Lasso dan Katon Bagaskara akan membawa Anda kembali ke masa-masa 90an.

Melalui event ini, band Shaden, Bragi, dan Stinky, akan membuktikan bahwa mereka masih ada. Stinky akan unjuk penampilan bersama Andre Taulany, vokalis yang sekarang lebih sering muncul di acara komedi.

Lalu, ada juga Wayang, Voodoo, dan D.O.T. Di era 90an, Wayang populer dengan hits Dongeng Sebelum Tidur. Voodoo, band progressive rock yang digawangi Edo Widiz dengan hits Salam Untuk Dia. D.O.T juga berjanji tampil dengan formasi lengkap, kakak beradik Eza Yayang. Bragi, The Groove, Potret dll bermain di 4 stage. ***

Sasuke Ninja Warrior Indonesia Selenggarakan Kompetisi Global

 

 

SETELAH sukses menjalankan program tayangan pada musim keduanya, kini RCTI mempersembahkan Kompetisi Internasional untuk para ninja terbaik dan terpilih dari sejumlah penjuru dunia.

Semua ini demi untuk membuktikan kemampuan mereka menyelesaikan sampai sebanyak 26 rintangan yang ada di Sasuke Ninja Warrior Indonesia.

Bukan kompetisi yang mudah, tetapi mereka adalah ninja-ninja terkuat, bahkan tercepat di negara asalnya. Sebut saja Drew Drechsel. Dia adalah ninja dari Amerika Serikat yang memiliki kekuatan tubuh bagian atas sangat kuat, selalu tampil percaya diri, dan menjadi panutan ninja-ninja Amerika, bahkan dunia.

Selain itu hadir juga ninja dari Jepang, negara asal Sasuke. Sepanjang 34 musim pelaksanaan Sasuke Jepang, baru ada empat orang yang bisa menaklukkan Midoriyama, dan salah satunya adalah Yusuke Morimoto, yang juga datang ke Indonesia untuk mengikuti Kompetisi Internasional.

Selain Drew dan Morimoto, persaingan semakin ketat dengan hadirnya Tomohiro Kawaguchi, Ryo Matachi, Shunsuke Nagasaki dan Masashi Hioki yang tergabung dalam tim Jepang.

Ada pula Perry Oosterlee dari Belanda, Dion Trigg (Inggris), Sergio Verdasco (Spanyol), Andre Sihm (Swedia), dan Oliver Edelmann dari Jerman yang kesemuanya memperkuat tim Eropa.

Jake Murray, Josh Levin sang pendatang baru terbaik American Ninja Warrior 2016, David Campbell “The Godfather”, dan Daniel Gil selaku ninja tercepat di USA akan melengkapi sosok Drew Drechsel dalam tim Amerika Serikat.

Sedangkan tim Indonesia sebagai tuan rumah diperkuat oleh Putra Waluya salah satu dari 3 Besar di Sasuke musim kesatu, Max Levi (stuntman), Thole dan Sani yang merupakan atlet panjat tebing, dan terpilih sebagai kapten adalah Yosua, satu-satunya ninja yang menjajal Mount Midoriyama di musim kedua.

Mereka akan beradu kekuatan, kecepatan, strategi, demi kebanggaan tim dan negara mereka. Sangat memacu adrenalin, bukan hanya bagi para ninja yang bertarung, tapi juga bagi para pemirsa yang melihat aksi mereka di RCTI setiap hari Sabtu, mulai 25 November ini pada pukul  16.00 WIB.

Lima belas ninja terbaik dari Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Swedia, Jerman dan Spanyol berkompetisi melawan lima ninja terbaik Indonesia untuk meraih gelar “Ninja Terbaik Dunia”.

Adisurya Siap Bertarung Lagi Andalkan “Stadhuis Schandaal” 

 

SUTRADARA film Adisurya Abdy saat ini mengaku lebih memilih kembali bertarung memproduksi film layar lebar, ketimbang berkreasi sinema elektronik (sinetron) ataupun film televisi (FTV).

Sebagaimana sudah diketahui, Adisurya Abdy kini tengah sibuk bersama-sama tim produksi PT Xela Film menyelesaikan syuting film layar lebar terbaru bertajuk “Stadhuis Schandaal” di wilayah Kota Tua, kawasan Museum Fatahillah, Jakarta Barat selain nantinya juga melakukan pengambilan adegan dan gambar di kota Shanghai, Tiongkok.

“(Memproduksi) Sinetron kalau diterima (laris ditengah) publik, (dapat) duitnya gak banyak. Kalo gagal diterima, langsung gak bisa lanjut ditayangkan. Apalagi, kalo FTV, gak diterima oleh pihak TV lantas mau ditayangin dimana?!,” ungkap sineas kelahiran Medan, Sumatera Utara pada 61 tahun lalu ini.

Sebetulnya, kata dia, aturan undang-undang yang mengatur bisnis pertelevisian di Indonesia sudah lumayan bagus.

“(Kualitas) Program-program televisi kan kuncinya ada di pihak pebinis televisi itu sendiri. Bahwa kalau mereka memilih menjejali dengan tayangan begitu-begitu aja, ya akhirnya orang-orang (pemirsa) menyukai yang gitu-gitu aja. Padahal, sebetulnya itu (semua) bisa diubah tergantung kemauan pihak pertelevisiannya sendiri, mau berubah atau tidaknya, bukan dari kemauan dan selera penontonnya,” papar sang penghasil sinetron “Buku Harian I-III” (1994-1996).

“Nah, kapan kita bisa menawarkan cerita-cerita baru kalau pilihan pihak televisinya seperti sekarang ini. Beda dengan di stasiun (dan kanal) televisi luar negeri dengan film-film serialnya yang bagus-bagus dan masih kuat trennya, dan kenapa kita tidak bisa tumbuh karena (salahnya) dari pihak (stasiun) TV sendiri. Jadi bukan salah pemerintah, tapi hanya pihak pemerintahnya kurang tegas dalam menjalankan aturan-aturannya,” diterangkan Adisurya Abdy.

Saya berhenti (membuat sinetron), katanya, karena dirinya tidak bisa menuruti aturan main mereka. “Itu sebagai hambatan utamanya,” jelas dia.