Sukses Bersinergi, Bank Bengkulu sebagai Mitra KUB bank bjb Cetak Pertumbuhan Laba Bersih 30%

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS – Bank Bengkulu sebagai mitra Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022 dengan mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 30%.

Pencapaian kinerja positif Bank Bengkulu diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Bengkulu Tahunan Tahun Buku 2022 pada Jumat, 10 Maret 2023 yang dihadiri Kepala Daerah, Gubernur Bengkulu, Bupati dan Wali Kota sebagai pemegang saham serta Komisaris dan Direksi Bank Bengkulu.

Dalam RUPS Bank Bengkulu tersebut juga disepakati dan disetujui pengambilan dan penyetoran Saham Tahap Kedua oleh bank bjb, Bank Bengkulu menjadi anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb, sehingga bank bjb bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Bengkulu

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan bank bjb mengapresiasi pencapaian Bank Bengkulu dan siap memberikan dukungan penuh agar kinerja positif Bank Bengkulu terus meningkat.

“Melalui KUB, bank bjb akan terus mendukung Bank Bengkulu untuk memperkuat bisnis dan ekosistem bersama-sama melalui transformasi dan akselerasi digitalisasi sehingga menjadi lebih kuat dan efisien,” ujar Widi.

Sinergi dan kolaborasi bank bjb dan Bank Bengkulu melalui KUB dalam rangka pengembangan usaha bersama ini meliputi penggunaan infrastruktur bersama khususnya teknologi informasi, pengembangan sumber daya manusia, likuiditas, pembiayaan bahkan permodalan.

bank bjb bersinergi dengan Bank Bengkulu untuk mengembangkan usaha kedua belah pihak sebagai bentuk implementasi Peraturan OJK Nomor 12/2021 demi memudahkan dalam pengembangan bisnis dengan saling berbagi infrastruktur sehingga memberikan manfaat positif dan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Sinergi dan kolaborasi kedua belah pihak sudah sangat tepat karena bank bjb dan Bank Bengkulu merupakan BPD dengan kinerja yang sangat baik,” kata Widi.

bank bjb juga sangat terbuka dan membuka pintu selebar-lebarnya kepada BPD lainnya yang ingin berkolaborasi dan bersinergi melalui KUB bank bjb.

Sebagai BPD terbesar di Indonesia, bank bjb memiliki infrastruktur yang mumpuni yang dapat dimanfaatkan oleh BPD lainnya secara bersama-sama.

Untuk infrastruktur IT, saat ini bank bjb sudah menyediakan beragam produk produk digital seperti DIGI dan DigiCash, QRIS bank bjb, bjb e-Tax, Social Fund Transfer untuk penyaluran dana bantuan, Cash Management System, dan Loan Onboarding untuk pengajuan kredit melalui aplikasi, dan lainnya.

Kemudian, ada bjb University yang merupakan Corporate University bank bjb yang dapat dipergunakan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas SDM bersama.

Selain itu, kemampuan pembiayaan BPD yang bergabung dengan KUB bank bjb akan meningkat karena bank bjb punya modal yang jauh lebih kuat sehingga dapat menyerap kebutuhan kredit dengan nilai yang lebih besar. Contohnya yakni kebutuhan kredit untuk pembangunan infrastruktur daerah maupun proyek strategis.

“BPD yang tergabung dalam KUB bank bjb dapat melakukan penguatan peran sebagai agen pembangunan daerah melalui pembiayaan bersama,” kata Widi.***pr

Mendagri: Pemda harus Waspadai Kenaikan Harga Pangan dan Transportasi Jelang Ramadan

JAYAKARTA NEWS— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) untuk mewaspadai kenaikan harga pangan dan transportasi menjelang Ramadan. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (13/3/2023).

“Intinya kalau kita melihat bahwa yang perlu kita antisipasi komoditas menjelang Ramadan ini, daging sapi, daging ayam ras, cabai merah itu di 88 kota, dan juga sudah mulai transportasi, baik yang berhubungan dengan logistik maupun persiapan pulang kampung untuk yang mau lebaran,” kata Mendagri.

Melihat tren data tahun-tahun sebelumnya, kata Mendagri, menjelang Ramadan komoditas pangan dan jasa transportasi selalu mengalami kenaikan.

Oleh karena itu, ia memberikan atensi khusus kepada beberapa Pemda, di antaranya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Maluku. Pasalnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) telah terjadi kenaikan harga komoditas yang cukup signifikan di wilayah tersebut.

Selain itu, Mendagri juga memberikan perhatian kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara yang mencatatkan nilai Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 12,31 persen. Adapun komoditas yang memberikan andil terbesar dalam kenaikan harga di Buton Utara yaitu cabai rawit, beras, dan ikan kembung.

Dalam kesempatan itu, Mendagri pun memberikan apresiasi pada Pemkab Pangandaran yang berhasil mencatatkan nilai IPH minus 6,62 persen.

“Kita ucapkan apresiasi pada Kabupaten Pangandaran karena IPH-nya rendah. Nanti kita juga akan cari tahu kira-kira masalahnya atau resepnya apa, sehingga terjadi kenaikan yang sangat tinggi di Buton Utara, dan Pangandaran ini sangat rendah sekali,” ujarnya.

Selanjutnya, Mendagri mendorong Pemda untuk melakukan urban farming sehingga kemandirian produksi pangan seperti cabai dapat diwujudkan. Menurutnya, Pemda bisa membantu masyarakat melalui penyediaan bibit dan pembiayaan lain yang dibutuhkan. Apalagi program ini didukung pula dengan langkah cepat TNI/Polri dalam hal gerakan menanam.

“Saya lihat juga langsung di Kota Makassar, semua gang-gang juga banyak (melakukan urban farming), dibantu oleh wali kota dengan polybag-polybag, sehingga ada kemandirian di bidang cabai. Apalagi (di) kabupaten banyak lahan sebetulnya, tinggal intervensi orangnya dan dibantu biayanya dan bibitnya,” tandasnya.***ebn

Transfer Valas Bisa Bawa Pulang TV LED dan Logam Mulia, Simak Caranya

BANDUNG – Transaksi menggunakan mata uang asing, tentu menjadi hal biasa dilakukan untuk menunjang berbagai aktivitas bisnis, pendidikan, atau kegiatan lainnya. Tak hanya itu, transaksi valas juga dilakukan banyak orang untuk kepentingan investasi walaupun terdapat risiko di dalamnya.

Saat ini, banyak bank yang sudah melayani transaksi valas dengan layanan yang sangat mudah. Kemudahan tersebut diberikan perbankan agar aktivitas anda bisa lebih efisien dan cepat.

Namun, dibalik berbagai kelebihan dan kemudahan melakukan transaksi valas, ada kabar gembira bagi Anda yang sering melakukan transaksi. Di mana, hanya dengan melakukan transaksi valas, Anda bisa membawa pulang TV LED atau logam mulia 24 karat.

Ya, kali ini bank bjb memberikan reward kepada nasabah yang rutin melakukan transaksi valas melalui program Loyalty Customer Transfer Valas 2023. Ini  merupakan program dalam bentuk pemberian hadiah kepada nasabah, baik perorangan maupun perusahaan yang telah melakukan transaksi outgoing transfer dengan frekuensi transaksi terbanyak.

Untuk mengikuti program ini, syaratnya pun cukup mudah. Anda cukup menjadi nasabah bank bjb yang dibuktikan dengan kepemilikan rekening bank bjb. Pemberian hadiah akan diberikan setiap bulan pada nasabah yang telah melakukan frekuensi transaksi Outgoing Transfer (OT) terbanyak.

Apabila nasabah telah mendapatkan hadiah pada periode berjalan, maka tidak diikutsertakan kembali untuk mendapatkan hadiah program berikutnya. Pengesahan pemenang setiap bulannya akan dilakukan secara internal dan diumumkan ke setiap Cabang (tidak melalui media).

“Pemenang akan diumumkan maksimal pada minggu kedua bulan berikutnya dan pengambilan hadiah dapat dilakukan di Kantor Cabang. Jenis hadiah dapat berubah mengikuti ketersediaan stok barang,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Menurut dia, program ini digelar sebagai bentuk apresiasi bank bjb terhadap nasabah baik perusahaan atau perorangan yang banyak melakukan transaksi valas.

Periode program Loyalty Customer Transfer Valas 2023 berlaku cukup panjang mulai 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2023. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk mengikuti program ini.

Diketahui, salah satu layanan valas bank bjb adalah bjb Remittance. Di mana bank bjb melayani jasa layanan kiriman uang (Transfer) dalam valuta asing yang ditujukan ke rekening yang berada di dalam maupun luar negeri atas permintaan dan untuk kepentingan nasabah.

Manfaat transaksi ini adalah memberikan solusi atas transaksi kiriman uang dalam valuta asing bagi Nasabah/Walk in Customer (WIC).

Beberapa keunggulan transfer valas adalah dapat dilakukan dalam mata uang sesuai dengan permintaan dan menggunakan sumber dana yang fleksibel yaitu baik dalam rupiah maupun valuta asing secara tunai/non tunai. Kemudian kurs dan biaya yang kompetitif.

Layanan ini juga memiliki dukungan teknologi andal dan jaringan bank koresponden milik bank bjb yang akan memberikan kemudahan serta keamanan dalam melakukan kiriman uang valuta asing Anda sampai tujuan dengan aman dan tepat waktu.

Melalui One Day Service Settlement) (sesuai ketentuan yang berlaku), permintaan kiriman uang valas Anda dapat diterima pada hari yang sama (intra-day). Juga dapat melayani transaksi Transfer, khususnya Outgoing Transfer (OT) dalam 130 mata uang valuta asing ke berbagai Negara.***pr

Presiden: Segera Tentukan Harga Gabah, Jangan Sampai Harga Jatuh karena Panen Raya

JAYAKARTA NEWS— Harga gabah harus segera ditentukan. Jangan sampai harganya jatuh. Hal ini perlu disegerakan karena saat ini tengah panen raya di mana-mana.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan panen raya padi di Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (11/3/2023).

“Yang paling penting, memang harga gabah harus segera ditentukan, jangan sampai harganya jatuh karena ini panen raya di mana-mana. Ini yang segera nanti akan diumumkan oleh Badan Pangan (Nasional), sehingga pembelian Bulog menjadi jelas. GKP (gabah kering panen)-nya berapa,” jelas Presiden pada wartawan.

Ditanya soal berapa harga ideal untuk gabah, Presiden mengatakan, pihaknya tidak akan mengumumkan tapi Badan Pangan (Nasional) akan mengumumkan. Yang penting, tegas Presiden lagi, jangan sampai jatuh di bawah biaya/cost yang telah dikeluarkan oleh para petani. “Itu saja yang paling penting,” tandasnya.

Karena ini panen raya, lanjut Presiden, kalau harga gabah maupun beras tidak dijaga, bisa jatuh. Yang sulit adalah menyeimbangkan. Bagaimana harga di petani wajar, artinya dapat keuntungan. Harga di pedagang wajar, artinya pedagang dapat keuntungan. Harga di konsumen, di masyarakat, juga wajar. “Mencari keseimbangan seperti itu yang tidak gampang. Ya,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden juga mengikuti panen raya di Kebumen. Berbeda dengan Kebumen, di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, produktivitas per-hektar bisa mencapai 10,5 ton. Ada juga yang 8 ton per hektar. Namun di Kebumen sekitar 5,5-6 ton per hektar.

“Saya kira memang setiap daerah memiliki kesuburan yang berbeda-beda, memiliki manajemen yang berbeda-beda mengenai pengairan dan lain-lain, sehingga menurut saya ini baik untuk petani,” kata Presiden.

Dalam kesempatan itu, wartawan juga menanyakan tentang masalah pupuk. “Pupuk kalau di Kebumen kemarin dikeluhkan, di sini kok enggak ya? Ya, setiap daerah beda-beda, beda-beda. Saya kira beda-beda,” katanya. “Ya, memang suplainya kurang,” jawab Jokowi saat ditanya suplai pupuk nasional  masih kurang. ***din

Malang Retro II Resmi Dibuka Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko

MALANG, JAYAKARTA NEWS – Kemeriahan acara Malang Retro II hari ini, Jumat (12/3) di Sarinah Malang sudah terasa sejak pagi. Para peserta pameran dari UMKM dan komunitas mulai hadir sejak pukul 9.00 pagi.

Ikut berpartisipasi juga pelayan publik Dispenduk dengan program KTP Digital. Tidak ketinggalan juga tim dari Ikatan Luhur Nusantara (ILUNA) dengan program vaksinasi gratis.

Acara Malang Retro II dimulai dengan penampilan musik kelompok tunanetra dan autism. Kemudian dilanjutkan dengan talkshow tentang permainan tradisional Nyai Puthut yang disampaikan oleh seniman senior Kota Malang, Mbah Yongki. Dalam uraian singkatnya Mbah Yongki menjelaskan bahwa permainan Nyai Puthut intinya adalah melatih konsentrasi dan kepekaan rasa, tidak ada unsur mistis sama sekali.

Mbah Yongki mempraktekkan permainan Nyai Puthut bersama 5 anak perwakilan pengisi acara di Malang Retro II (foto: heri)

Setelah membahas permainan tradisional Nyai Puthut Mbah Yongki juga menjelaskan potensi herbal atau jamu nusantara bersama produsen kapsul herbal “Renuti”. Dijelaskan bahwa leluhur kita bangsa Indonesia dulu sebenarnya sudah maju dalam hal pengobatan tradisional, karena Indonesia sangat kaya tanaman obat. Sayangnya sekarang mulai tersisihkan obat-obat kimia sehingga perlu usaha bersama masyarakat dan pemerintah untuk mengangkat kembali pengobatan tradisional.

Lebih lanjut Mbah Yongki menjelaskan sejak pandemi Covid 19 banyak masyarakat yang mulai kembali menggunakan herbal untuk pengobatan, karena banyak yang mulai sadar akan bahaya efek samping obat kimia.

Menjelang pembukaan Malang Retro II, diselingi penampilan musik angklung jalanan dan perwakilan dari Federasi Breaking Seluruh Indonesia (FBI) yang dimotori oleh Boby. Puncak acara Malang Retro II dibuka langsung oleh Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko.

Dalam pesan pembukaannya Sofyan Edi sangat mengapresiasi diadakan Malang Retro II di Sarinah. Ia mengatakan, dalam tiga hari ini di Malang hadir bersamaan di lima titik Kota Malang event sejenis Malang Retro. Ini akan menggairahkan perekonomian Kota Malang.

Lebih lanjut Edi Sofyan menambahkan, yang membedakan Malang Retro II dengan event lainnya adalah karena berbasis komunitas. Jadi punya segmen pasar tersendiri. Setelah membuka acara Malang Retro II, Sofyan Edi mengunjungi stan pameran baik dari UMKM maupun komunitas dari Kota Malang.

Acara berikutnya Malang Retro II adalah talkshow yang diisi oleh Ida Pram Annderpati dengan membawakan tema “Parenting Gen Z”. Talkshow ini menarik karena memberi solusi bagaimana sebaiknya orangtua mendidik anak generasi Gen Z.

Talkshow berikutnya dibawakan oleh tim biznet dengan tema digital marketing. Talkshow terakhir hari pertama Malang Retro II diisi oleh dr. Taufiq Hidayat. M.Kes.Sp.And (K) dari RSU BRIMedika Malang. dr Taufiq dengan lugas membawakan masalah problematika vitalitas dan kejantanan pria.

Talkshow ini menjadi meriah karena yang hadir mayoritas para bapak yang penasaran dengan isu seputar vitalitas dan kejantanan pria. Akhirnya event Malang Retro II hari pertama ditutup dengan penampilan kelompok Kajon Kaji dari Tumpang, Malang. (Heri)

Prihatin dengan Isu Skandal di Ditjen Pajak, Sultan Harap Penerimaan Pajak tidak Terganggu

JAYAKARTA NEWS— Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta Pemerintah untuk segera memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait adanya isu skandal keuangan di lingkungan Kementerian Keuangan, di antaranya Ditjen Pajak, saat ini.

Permintaan ini disampaikan Senator asal Bengkulu itu dalam rangka menjawab pertanyaan publik dan memastikan terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pajak. Kami ingin isu ini tidak menjadi liar dan mempengaruhi penerimaan pajak dan mengganggu jalannya pemerintahan.

“Setidaknya publik bisa memahami duduk persoalan yang ada Kementerian Keuangan. Dengan demikian isu ini tidak kemudian dikonversi menjadi isu politik dan berpeluang mempengaruhi penerimaan pajak pemerintah tahun ini”, tegas Sultan.

Lebih lanjut, mantan aktivis KNPI itu meminta agar Kementerian Keuangan terus berkoodinasi dengan lembaga penegakan hukum seperti KPK dan Kejaksaan Agung RI. Kami ingin segera dilakukan proses investigasi dan penyelidikan secara terbuka, cermat dan cepat.

“Kita ketahui bahwa penerimaan pajak pemerintah sudah berada pada capaian yang bagus pada tahun lalu. Dan target Penerimaan Perpajakan dalam APBN tahun anggaran 2023 mencapai Rp2.021,2 triliun”, ungkapnya.

“Namun tindakan petugas pajak yang cenderung koruptif sangat mempengaruhi keputusan dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya”, tutupnya.

Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mengatakan pihaknya segera menyerahkan data 134 pegawai pajak yang memiliki saham ke Kementerian Keuangan. Ia menyebut penyerahan data tersebut paling cepat adalah Jum’at 10 Maret 2023.***/din

Destinasi Wisata Indonesia yang Pernah Jadi Lokasi Syuting Film Hollywood

JAYAKARTA NEWS – Keindahan alam dan budaya di Indonesia selalu berhasil memukau siapa saja yang datang berkunjung. Tak hanya sekadar untuk liburan, pesona Indonesia juga memikat para pelaku industri kreatif perfilman mancanegara, khususnya untuk menjadikan destinasi wisata di Indonesia sebagai lokasi syuting film-film Hollywood.

Ada banyak alasan menjadikan destinasi wisata di Indonesia sebagai latar dalam film-film Hollywood. Selain faktor keindahan alam yang memesona, gaya arsitektur dari setiap bangunan, hingga tradisi dan budaya yang kental, menjadi beragam alasan Indonesia sangat menarik dijadikan lokasi syuting film-film berskala internasional.

Berikut beberapa destinasi wisata di Indonesia yang pernah jadi lokasi syuting film Hollywood. Jayakarta News kutip dari Laman Kemenparekraf, Jumat (10/3/2023).

Jakarta dan Bali di Film Blackhat

Film hollywood ini syuting di Jakarta pada 2015, dengan bintang utama adalah Chris Hemsworth. Blackhatmengambil beberapa adegan di Indonesia, yakni Monas, Masjid Istiqlal, dan Bali. 

Alasan Masjid Istiqlal dipilih jadi lokasi syuting Blackhat karena memperlihatkan mayoritas penduduk Indonesia beragama muslim, serta arsitektur masjid yang sangat megah dan unik. Selain itu, film Blackhatjuga melibatkan 5.000 penduduk lokal yang menjadi bagian dalam adegan upacara adat di Bali. Alasannya karena sang sutradara ingin menampilkan tradisi Indonesia yang beragam.

Candi Borobudur di Film Java Heat 

Selain Jakarta, Magelang juga digunakan sebagai lokasi syuting film Hollywood, yakni Java Heat (2013). Tepatnya di salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP) Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Pemilihan Candi Borobudur sebagai lokasi syuting film Java Heat, karena bangunan candi yang sangat klasik dan sudah dikenal oleh masyarakat internasional sebagai warisan UNESCO.

Menariknya, banyak artis lokal ikut memerankan film ini, di antaranya Ario Bayu, Atiqah Hasiholan, Tio Pakusadewo, dan Rio Dewanto. Film garapan Conor Allyn ini pun memperoleh kesempatan untuk tayang di berbagai festival film internasional.

Candi Prambanan di Beyond Skyline

Salah satu lokasi syuting film Beyond Skylineberada di Candi Prambanan, Yogyakarta. Alasannya, karena Michael Mann (sutradara) tidak menemukan lokasi yang cocok di Laos (latar asli film), sehingga Candi Prambanan dipilih sebagai lokasi syuting film ini.

Alasan lainnya, karena Candi Prambanan memiliki arsitektur yang megah, dan memiliki reruntuhan alami yang cocok dengan salah satu adegan dalam film. Selain Yogyakarta, Beyond Skylinejuga syuting di Infinite Studio Batam. 

Sekadar informasi, Infinite Studio Batam merupakan salah satu fasilitas syuting yang mumpuni dan bertaraf internasional di Batam. Mulai dari indoor, outdoor, creature room, hingga sound stage tersedia di studio mega tersebut.

Bromo dan Belitung di After the Dark

Film After The Dark bercerita tentang sebuah kelas filsafat berisi 20 siswa yang ditantang memainkan sebuah permainan. Film yang rilis 2014 ini menampilkan keindahan alam Bromo, Belitung, dan Candi Prambanan. 

Salah satu lokasi syuting After the Darkdi Bromo berada di kawasan Pasir Berbisik, yang juga menampilkan latar belakang pemandangan gunung yang sangat cantik. Sementara Belitung menawarkan birunya air laut dengan ciri khas batuan besar menawan yang sangat alami menjadi latar dalam film ini.

Ubud di Film Eat, Pray Love

Indahnya alam, budaya, dan tradisi Bali yang sangat memesona bisa kita lihat di film Hollywood: Eat, Pray Love yang dibintangi oleh Julia Robert. Beberapa destinasi yang dijadikan lokasi syuting film Eat, Pray, Love di Bali cukup banyak, yakni Pasar Seni Ubud, Monkey Forest, Tegalalang, Pantai Padang Padang, hingga Rumah Ketut Liyer.

Film ini bercerita tentang Elizabeth Gilbert (yang diperankan oleh Julia Robert) berkelana ke beberapa negara untuk mencari ketenangan hidup. Salah satu negara yang dikunjungi adalah Indonesia. Di Bali, Elizabeth pun mendapat “cinta” yang ia cari selama ini. Yap, siapa yang tak jatuh cinta dengan alam dan budaya Bali, bukan?

Itulah beberapa destinasi di Indonesia yang pernah menjadi latar dalam film garapan luar negeri.***/mel

bank bjb Tawarkan SR018, Pilihan Berharga untuk Kemandirian Bangsa

BANDUNG – Pemerintah kembali menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Sukuk Ritel (SR) seri SR018. Melalui investasi ini, negara mengajak masyarakat ikut serta mendorong kemandirian bangsa dengan suku bunga menarik.

Sebagai upaya mendukung pemerintah, bank bjb kembali ikut serta menawarkan obligasi yang mulai ditawarkan pada 3 hingga 29 Maret 2023. Obligasi ini ditawarkan dengan skema 2 (dua) tenor untuk menjangkau semua kalangan.

Khusus untuk SR018 ini, pemerintah menawarkan tenor 3 (tiga) tahun yakni SR018-T3 dan tenor 5 (lima) tahun yakni SR018-T5. Tenor ini disesuaikan dengan jangka waktu penempatan dana atas surat berharga. Nilai imbal hasil dua tenor tersebut berbeda dengan tenor 5 tahun lebih tinggi 15 basis poin dibandingkan tenor 3 tahun.

Nilai imbal hasil SR018-T3 sebesar 6,25% p.a dan jatuh tempo pada 10 Maret 2026. Sedangkan SR018-T5 ditawarkan dengan nilai imbal hasil 6,40% p.a dan jatuh tempo pada 10 Maret 2028. Nilai imbal hasil tersebut akan berlaku tetap sampai jatuh tempo (fixed rate). Pembayaran imbal hasil pertama untuk kedua tenor SBN Ritel tersebut pada 10 Mei 2023.

SR018 dapat dibeli oleh individu WNI dengan minimum pemesanan Rp 1 juta dan dan maksimal pemesanan Rp 5 miliar untuk SR018-T3 serta Rp 10 miliar untuk SR018-T5. SR018 akan didistribusikan kepada investor pada tanggal settlement 5 April 2023.

Menariknya, bank bjb akan memberikan cashback menarik untuk pemesanan SR018 melalui bank bjb. Di mana, cashback berupa uang tunai akan ditransfer ke rekening nasabah maksimal 30 hari setelah tanggal settlement.

“bank bjb terus berupaya membantu pemerintah melalui penawaran SR018 ini. Tujuannya agar masyarakat bisa dengan mudah berinvestasi dan membantu kemandirian bangsa,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Diketahui, SR018 ditawarkan sebagai bentuk investasi yang aman dan menguntungkan bagi seluruh warga negara Indonesia. Di mana, masyarakat memiliki kesempatan yang sama ikut membiayai APBN. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembiayaan dan pembangunan negara.

Untuk diketahui, obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau korporasi berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar kupon obligasi dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002.

Beberapa keuntungan investasi obligasi adalah adanya imbal hasil atau return yang lebih bersaing dibandingkan dengan produk deposito. Kemudian memberikan pendapatan yang tetap berupa kupon/imbal hasil obligasi. Juga adanya potensi keuntungan atas penjualan obligasi. Namun yang terpenting adalah investasi aman dengan pengembalian pokok 100% pada saat jatuh tempo.

Kendati begitu, produk ini juga memiliki beberapa risiko pasar yang harus diketahui. Diantaranya adanya potensi keuntungan maupun kerugian akibat faktor ekonomi yang mempengaruhi pasar keuangan, seperti perubahan tingkat suku bunga, nilai tukar, dan harga obligasi.

Sebagai produk  pasar modal dan bukan produk bank bjb, perseroan dalam hal ini hanya memasarkan dan bertindak sebagai Sub Mitra Distribusi. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan tanggung jawab dan keputusan (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) investor.***pr

Mengakhiri Pembelian Barang Bekas

Oleh Djoko Setijowarno

JAYAKARTA NEWS – Memproduksi sendiri sarana perkeretaapian memang mahal di awal, namun biaya perawatan lebih murah yang akhirnya bangsa kita  bisa mandiri. Pengguna KRL Commuter Line diedukasi, sehingga tarif bisa naik. Pemerintah memperhatikan tambahan subsidi agar operator perkeretapian bisa mengoperasikan dan melayani secara optimal.

Presiden RI Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII HIPMI Tahun 2021, Jumat (05/03/2021), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, menyampaikan kepada kementerian dan lembaga, kepada BUMN (Badan Usaha Milik Negara), semua BUMN untuk memperbesar TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). Jangan sampai proyek-proyek pemerintah, proyeknya BUMN masih memakai barang-barang impor. Kalau itu bisa dikunci, itu akan menaikkan sebuah permintaan produk dalam negeri yang tidak kecil.

Sikap cinta tanah air bisa ditunjukkan dengan mencintai produk dalam negeri. Artinya saat kita menggunakan produk buatan Indonesia, hal ini memperlihatkan bahwa kita bangga dan mencintai tanah air. Mencintai produk dalam negeri berarti membeli, menggunakan, dan memanfaatkan produk buatan perusahaan atau kelompok usaha lokal Indonesia.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter atau Kereta Commuter Indonesia (KCI) merencanakan pengadaan kereta bukan baru atau kereta bekas untuk mengganti kereta yang dikonservasi atau dipensiunkan pada 2023. Rencana mengimpor kereta bekas dari Jepang itu sudah disetujui Kementerian Perhubungan, namun belum mendapat persetujuan Kementerian Perindustrian. Kementerian Perindustrian menghendaki tidak impor kereta bekas, tetapi memproduksi sendiri di PT Inka.

Penggunaan sarana KRL bekas sudah dimulai sejak 23 tahun yang lalu. Selama itu pula, PT KAI/PT KCJ/PT KCI belum pernah membeli atau investasi sarana KRL yang baru untuk satu rangkaian ( trainset) pun.

Selama masa itu, ada sarana KRL baru buatan PT Inka, yakni pinjaman ( loan) dari KFW (Jerman), yang dibeli oleh negara melalui Kementerian Perhubungan dan saat ini dioperasikan PT KCI untuk KRL di lintas Yogyakarta-Solo.

Dengan melihat situasi dan kondisi PT Inka, ada baiknya dibuat seperti program sandwich. Jika kebutuhan PT KCI 10 rangkaian ( trainset) per tahun, maka diadakan sarana KRL bekas sebanyak 8 rangkaian, kemudan PT Inka diberikan porsi buat dua rangkaian baru. Dan perbandingan ini makin lama komposisi barunya dapat ditambah. Sementara pembelian kereta bekas dikurangi. Pasalnya, PT Inka pun  tidak akan bisa memenuhi kebutuhan, misalnya 10 rangkaian dalam setahun. Karena masa produksi memerlukan waktu yang cukup.

Keuntungannya, setiap tahun PT Inka akan memperoleh order produksi sarana KRL baru dan kebutuhan operasi sarana KRL oleh PT KCI dapat terpenuhi. Dengan memproduksi secara rutin sarana KRL setiap tahun, maka diharapkan kualitas produk PT Inka juga semakin baik.

Dengan kondisi sekarang (tidak boleh impor), pilihannya tidak mudah. Pilihan pertama, dibiarkan, sarana kereta yang usang tidak dioperasikan, maka dampaknya akan banyak penumpang KRL Commuter Line yang terlantar. Namun dengan pilihan kedua, yakni tetap dioperasikan, tanpa bisa menjamin keselamatan penumpang. Dalam sektor transportasi, keselamatan merupakan hal yang utama harus diperhatikan dan tidak bisa ditawar-tawar.

Kondisi seperti sekarang ini sebenarnya bukan menambah jumlah sarana KRL, akan tetapi mengganti sarana KRL yang sudah tidak bisa beroperasi lagi.

Kita dukung keduanya. Produk dalam negeri dengan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bisa bikin bangsa kita mandiri dalam teknologi perkeretaapian. Namun harus tahu situasi dan kondisi pabrikan di dalam negeri. Impor, jangan kebablasan, kurang menghargai produk dalam negeri dan kemampuan bangsa sendiri.

Sekarang masa transisi, mulailah berbenah. Impor barang bekas itu murah, akan tetapi juga harus diakhiri.  Murah di awal, namun biaya perawatan mahal. Pegawai PT KCI yang setiap hari merawat KRL Commuter Line sering mengeluh cari suku cadangnya sudah tidak diproduksi di Jepang akhirnya harus melakukan kanibal.

Pemerintah duduk bersama membahas rencana impor kereta bekas dari Jepang. Berbagai aspek harus dilihat dan dipertimbangkan agar pertimbangan dalam menerima ataupun menolak impor itu tidak semata-mata karena kepentingan ekonomi. Hal ini sangat urgen karena menyangkut kepentingan dan keselamatan publik.

Pemerintah juga harus paham konsekuensi dari pembelian baru dan bekas terhadap dampak finansial di PT KCI. Struktur Public Service Obligation (PSO) dan tarif KRL Commuter Line harus dievaluasi. Jangan sampai tarif tidak pernah naik, padahal Biaya Operasional (Biop) kereta api setiap tahun bertambah. Tidak mungkin hal ini dibebankan pada PT KCI dan pemerintah untuk selamanya. Jika harus ditanggung oleh pemerintah, semestinya sudah tidak sebesar sekarang ini.

Warga Jabodetabek pengguna KRL Commuter Line juga harus diberikan edukasi. Warga Jabodetabek memiliki Upah Minimum Kabupaten/Kota tertinggi di Indonesia dan setiap tahun naik. Sementara tarif menggunakan KRL Commuter Line tergolong murah dengan nilai subsidi terbesar. Bandingkan besaran PSO KRL Commuter Line tahun 2023 sebesar Rp 1,6 triliun. Sementara pada tahun yang sama subsidi angkutan bus perintis di daerah 3TP (Terpencil, Terluar, Tertinggal dan Pedalaman) untuk 327 trayek senilai Rp 177 miliar. Oleh sebab itu, tarif KRL Commuter Line harus naik dan anggaran untuk PSO semakin dikurangi.

Pengguna KRL Commuter Line tidak harus setiap hari diberikan subsidi. Bisa jadi di akhir pekan atau hari libur, subsidi dikurangi atau dihilangkan. Karena prinsipnya, subsidi diberikan untuk warga penglaju ( commuter) yang rutin bekerja menggunakan sarana transportasi umum seperti KRL Commuter Line akan mendapatkan subsidi tarif.

Skenario Efisiensi PSO KRL Commuter Line

Secara umum ada efisiensi PSO untuk KRL Commuter Line dengan kisaran Rp 208,9 miliar – Rp 496 miliar per tahunnya.

Perhitungan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (2023), jika menggunakan skenario menaikkan tarif untuk 1 km – 25 km pertama Rp 5 ribu dan 10 km berikutnya Rp 1.000,00, ada penurunan PSO sebesar Rp 475,6 miliar. Jika untuk 1 km – 25 km pertama Rp 3 ribu dan 10 km berikutnya Rp 1.000,00, ada penurunan PSO Rp 496 miliar.

Menggunakan skenario tepat sasaran, yakni 56 persen penumpang KRL Commuter Line dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta ada penurunan PSO sebanyak Rp 208,9 miliar. Dengan catatan, tarif untuk kelompok pendapatan tinggi (high income) dikenakan Rp 5 ribu untuk 25 km pertama dan Rp 1.000,00 untuk 10 km berikutnya.

Sedangkan dengan skenario jam sibuk ( peak  hour) dan tidak sibuk ( non peak hour), mempertimbangkan 68 persen penumpang KRL Commuter Line berada pada peak hour. Jika dikenakan tarif peak hour Rp 5 ribu untuk 25 km pertama dan Rp 1. 000 untuk 10 km berikutnya, ada penurunan PSO sebesar Rp 260,6 miliar. ***

Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata

Pemerintah harus Dorong Investasi Masuk ke Daerah

JAYAKARTA NEWS— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perekonomian Indonesia tumbuh impresif di angka 5,3% persen pada tahun 2022 berkat konsumsi yang kuat serta ekspor dan investasi yang berjalan baik.

Selain ekonomi yang tumbuh positif di tengah tantangan global, Indonesia juga menjadi mesin ekonomi utama di Asia Tenggara yang melingkupi 40% populasi Asia Tenggara dan 35% dari PDB Asia Tenggara.

“Akses ke Indonesia berarti masuk di salah satu kawasan paling stabil secara politik dan ekonomi di dunia. Investor harus mempertimbangkan Indonesia sebagai pasar, basis produksi, dan pusat ekspor,” tegas Menko Airlangga Hartarto secara virtual dalam pertemuan Round Table Discussion: Indonesia & Australia Trade and Investment Initiative yang diselenggarakan oleh BDO Indonesia.

Direktur IDEAS (Indonesia Development and Islamic Studies) Yusuf Wibisono mengatakan, agenda menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di masa resesi global ini, sebaiknya difokuskan pada tiga hal. Yaitu perekonomian daerah, insentif pada sektor informal yang menjadi penyelamat saat masa krisis dan menjaga inflasi pangan.

Investasi harus didorong untuk lebih ke daerah, mengembangkan sektor yang lesu karena pandemi maupun menopang perekonomian. Adapun tiga sektor yang terdampak pelemahan ekonomi dunia adalah komoditas, industri manufaktur dan pariwisata.

“Strategi terbaik yang dapat didorong untuk menjaga momentum pertumbuhan daerah di masa resesi global adalah dengan mengarahkan investasi publik yang optimal di sektor-sektor tersebut, dengan diiringi dukungan regulasi dan kelembagaan yang optimal,” kata Yusuf, Jumat (3/3).

Kemudian, pemerintah diminta menjaga inflasi pangan. “Menjaga daya beli rakyat dengan mengintensifkan Bansos dan juga menjaga inflasi, terutama inflasi pangan. Fokus menekan inflasi pangan menjadi krusial karena harga pangan cenderung fluktuatif, sangat mudah melonjak ketika terjadi gangguan dalam produksi atau rantai pasok,” jelas Yusuf.

Mengintensifkan Bansos untuk menjaga daya beli masyarakat menjadi penting, terutama untuk akses rakyat ke pangan.

Inflasi pangan yang tinggi akan memberi pukulan besar bagi daya beli masyarakat terutama kelas menengah-bawah dimana pangan merupakan komponen terbesar pengeluaran mereka. Jika inflasi pangan tidak bisa dikendalikan, maka ke depan angka kemiskinan dipastikan akan melonjak.

“Agenda menekan inflasi pangan yang terpenting adalah mengamankan produksi pangan domestik, terutama dengan menjamin ketersediaan dan stabilitas harga input pertanian di tingkat petani, terutama benih, pupuk dan pengairan,“ ungkap Yusuf.

Perhatian utama harus diberikan kepada komoditas pangan utama seperti beras, kedelai, jagung, daging ayam, telur ayam, gula dan minyak goreng. “Mengamankan produksi domestik krusial karena surplus pangan kita tipis,” tandas Yusuf.

Lebih Berat

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menyoroti kondisi ekonomi Indonesia pada 2023 akan cukup berat mengulang kesuksesan pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia tahun lalu banyak didorong oleh harga komoditas yang melambung tinggi. Karena sektor konsumsi rumah tangga dan investasi belum mampu pulih seperti saat sebelum pandemi, meski cenderung menguat.

“Lalu kenapa bisa 5,3%? Itu banyak ditolong oleh kondisi eksternal. Harga komoditas yang membuat net surplus kita sangat besar, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lebih dari 5%,” ujarnya.

Menurut Mohammad Faisal, Indonesia lebih harus bekerja keras untuk menyamai angka pertumbuhan ekonomi pada 2022. Hal itu disebabkan kondisi eksternal yang masih belum stabil. Beberapa negara besar mitra dagang Indonesia seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa masih belum sepenuhnya bangkit dari keterpurukan ekonomi. Hal itu sangat berpengaruh pada penurunan faktor permintaan (demand).

“Karena faktor penentunya adalah kondisi eksternal yang justru pada tahun ini mengalami tekanan dari sisi demand, terutama di negara-negara yang menjadi mitra utama, yang juga ekonomi terbesar yang mempengaruhi negara-negara emerging market seperti Indonesia, Amerika, dan Uni Eropa yang mengalami penurunan demand. Artinya ekspor (Indonesia) akan berkurang,” tambahnya.

Kendati demikian, Indonesia masih bisa berharap pada harga komoditas di pasar global. Meski sudah melewati masa puncak, harga komoditas diprediksi relatif lebih tinggi dibanding saat pra-pandemi.

“Itu membuat net ekspor kita tetap cukup besar pada tahun ini. Tetap surplus. Dan, itu akan membantu pertumbuhan ekonomi pada 2023,” pungkasnya.***/ebn