• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Bung Karno dan Arsitektur Hijau Dua Istana

Bung Karno dan Arsitektur Hijau Dua Istana

October 21, 2021
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang, Ini Dampak Ekonominya!

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang, Ini Dampak Ekonominya!

September 17, 2026
45 CPMI Sektor Perikanan Bersiap ke Korsel, Wamen Christina Ingatkan Soal Menjaga Kepercayaan Pemberi Kerja

Perluas Pasar Kerja Pekerja Migran, Kementerian P2MI Jajaki Kebutuhan Tenaga Kerja Agrikultur Jepang

September 16, 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, Dirut BULOG: Bahan Evaluasi Perkuat Pengawasan

25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, Dirut BULOG: Bahan Evaluasi Perkuat Pengawasan

September 17, 2026
Marak Upaya Gusur dan Geser Suara, Mahfuz Sidik: Ini Bentuk Praktik Kecurangan Pemilu Legislatif

Targetkan Jadi Peserta Pemilu 2029 dan Lolos ke Senayan, Partai Gelora Bentuk Desk Rekrutmen Anggota

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 5, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Bung Karno dan Arsitektur Hijau Dua Istana

by admin
October 21, 2021
in Feature, Kolom
0
Bung Karno dan Arsitektur Hijau Dua Istana
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Mendekati suatu “karya yang hidup”, dan tertanam kuat pesan yang diemban, serta bertabur nilai kesemestaan, maka karya itu seakan menjadi subyek yang mampu berdialog dengan kedirian kita. Lalu antara kita dan subyek karya itu seperti ada keterhubungan magnet untuk menyatakan mengapa karya itu harus dibicarakan.

Nuansa batin ini yang saya tangkap ketika Dr Ir Yuke Ardhiati memaparkan materi “Green Architecture dalam Rancangan Dua Istana”. Istana Batu Tulis di Bogor dan Istana Tampak Siring, Bali. Buah pemikiran holistik arsitek Sukarno, Presiden RI pertama mengenai green architecture.

Kiranya bukan hanya perlu keberanian untuk mendekati, dan membincangkan karya semacam itu.  Dan bukan pula bertumpuknya referensi guna menganalisanya, namun adanya ketersambungan getaran frekuensi  antara “subyek” karya dan subyek yang secara intens mendekati dan membahasnya.

Green architecture (arsitektur hijau) itu telah mewujud puluhan tahun silam, dan tidak hanya kasat mata, tapi juga harmonisasi kehijauan alam itu berpadu dengan lingkungan sekitar. Membawa aura sejuk, damai, dan anasir- anasir lain yang mengitari  bangunan maupun halaman, taman,   dan termasuk “hawa” yang hanya bisa dirasakan. Dinikmati. Kata-kata seakan tak cukup mewakili efek yang terhampar.

Lewat gambar/ foto yang terlihat, mungkin secara sepontan anda pun akan  berkata, “Woouu, ini benar-benar zero carbon. Nyaman. Adem,”. Gayuhan harapan atas mimpi-mimpi memadukan keserasian alam dan bangunan  itu, jauh waktu silam sudah tergelar. Utamanya di dua istana tersebut di atas. Sebelum advokasi masalah lingkungan hijau dan zero carbon didengung-dengungkan para aktivis lingkungan dunia.

Sang arsitek itu adalah Bung Karno, yang sadar bahwa dirinya dilahirkan untuk menjadi arsitek.  Dan ternyata, bukan hanya arsitek bangunan, namun juga arsitek bagi pembangunan bangsanya. Nation and character building salah satu program membangun bangsa. Saat Indonesia baru medeka, character building menjadi progam prioritas.

Pemaparan topik “Arsitektur Hijau dalam Rangcangan Dua Istana” tersebut disampaikan arsitek Yuke Ardhiati, pengajar di Kampus Merdeka dalam kuliah daring. Semacam kuliah umum karena Program Kuliah Merdeka ini diikuti selain mahasisawa program S2 dan S3 studi arsitektur Universitas Pancasila dan Universitas Trisakti Jakarta, diundang pula arsitek senior, desainer, dan perupa yang punya pengalaman atau pengetahuan terkait topik yang dibahas.

Bangunan Ramah Lingkungan

Menurut Yuke, green building merupakan sebuah konsep perencanaan bangunan yang mengutamakan kehidupan lebih baik bagi generasi mendatang terkait kelestarian alam, kesehatan, dan sosial. Ini dinamakan pula Bangunan Ramah Lingkungan, dirumuskan tolok ukur, dan perhitungan OTVVV serta sertifikasi greenship.

Terdapat 4 efisiensi yang kita peroleh jika suatu bangunan menerapkan sistem green building; meliputi pertama, Efisiensi Desain Struktur. Pemilihan desain struktur pendukung mulai dari pelaksanaan hingga penggunaan demi mengurangi pemborosan.

Kedua, Efisiensi Energi, merancang penghematan energi sehari-hari, aliran udara dan sinar matahari hingga sisi operasional. Diperlukan pengetahuan dan efisiensi energi listrik. Ketiga, Efisiensi Air, rancangan yang mengutamakan sumber air serta pengelolaan yang ramah lingkungan. Adanya tandon air penadah hujan, sumur resapan, dan sebagainya. Keempat, Efisiensi Material, pemilihan material yang tepat guna

Istana Batu Tulis Hing Puri Bima Sakti.

Hing Puri Bima Sakti

Hing Puri Bima Sakti, atau sering disebut Istana Batu Tulis, terletak sekitar 2 km dari istana Bogor, berada di Jalan Batu Tulis, Kelurahan Batu Tulis, Bogor Selatan. Ini merupakan rumah peristirahatan Bung Karno. Putra Sang Fajar ini pernah berwasiat agar kelak apabila telah wafat dimakamkan di lingkungan istana tersebut.

Yuke menyebutnya itu sebagai Rumah Ideologis Bung Karno. Mengutip apa yang dikemukakan Edhi Sunarso, pematung yang karyanya disukai Bung Karno, di istana pribadi, Hing Puri Bima Sakti itu  merupakan embrio, angan-angan atau pemikiran atas dibentuknya 27 provisi di Indonesia.

Di sana tidak hanya ditemukan kori ukir gaya Jawa dan Bali namun berbagai tinggalan bernuansa Indonesia, selain koleksi patung dari mancanegara

Seperti terhampar dengan perhitungan kosmologi, dan perhitungan lain-lain atas berputarnya bumi, serta padma pemikiran yang terilhami, sehingga tampaklah bangunan dan lingkungan itu sangat harmoni.

Yuke menyebutkan, hamoninya itu jika dielaborasi, tampak mulai dari pemilihan lokasi, konsep perancangan arsitektur, pembangunan, hingga wasiat yang belum terkabul untuk disemayamkan di sana, di kawasan Istana ini.

Di relokasi tahun 1950-an, di Ex. Situs sakral Keraton Sri Baduga Maharaja Siliwangi, merupakan  tanah ex permukiman  yang luasnya sekitar  4.450 m2  ditambah beberapa kavling menjadi 25.582 m2. Dibangun tahun 1965.

Dalam membahas arsitek Sukarno, tak bisa lepas dari  situasi lain yang melingkupi  dirinya sebagai Presiden dan  situasi sosial politik di zamannya.

Hing Puri Bima Sakti ini, kata Yuke merupakan tempat pengasingan pertama Bung Karno sampai tahun 1967, sebelum  beliau  dipindah ke Wisma Yaso, di Jakarta.

Menyoroti seputar lansekap di sana, Yuke mengemukakan, terdapat  serumpun patung bernuansa Hindu bertabur bersama patung-patung realis gaya Eropa, diseling patung realis karya Edhi Sunarso, Anak Bermain Air dan replika patung si Denok memberi salam, karya Trubus.

Bung Karno menginginkan sebuah Rumah Pesanggrahan di sekitar Bogor untuk tetirah dan menerima tamu selain di Istana Bogor

Hing Puri Bima Sakti sebuah mimpi Bung Karno tentang hasrat ke-Indonesia-an yang digubah holistik terhadap ekosistem alamnya

Di Pendopo berpilar beton dengan aksen padma itu terpajang seperangkat gamelan Jawa dan koleksi foto dan cindera mata koleksi Bung Karno dari seantero jagad.

Harmoni

Suatu hamparan alam sesuai kodratinya sudah memiliki keseimbangan dan harmonisasi. Memapras/ memotong bukit misalnya, bagi pecinta lingkungan sama dengan memasang bom waktu. Menguruk sungai tak ubahnya menanam ranjau. Kodrati keberadaan alam itulah yang tampak dijaga dalam mewujudkan suatu bangunan. Kalau istilah Doni Monardo, Kepala BNPB (2019-2021), Kita jaga alam, alam jaga kita. 

Maka di sana di lingkungan Hing Puri Bima Sakti, kata Yuke tampaklah lahan dibiarkan berundak, aroma tanah, deras aliran sungai, kabut Gunung Salak, dipadu sepilihan artefak, memikat inderawi. Memikat rasa aura magis. Flora dan fauna kuno dibiarkan menjalar, generasi satwa liar masih bisa ditemukan. 

“Ini bukan sebuah kultus, tapi kawasan yang bersandar konsep eko arsitektur,“ ujar Yuke..

Istana Tampak Siring, Bali.

Tampak Siring

Ikhwal Istana Tampak Siring, Yuke Ardhiati berkata, jangan pernah berharap menemukan arsitektur tradisional khas Bali secara holistik di Tampak Siring.

Bali memuliakan arah gunung (kaja) sebagai yang utama dan laut (kelod) sebagai nista. Namun, pakem-pakem tradisional itu tidak ditemukan di petilasan Presiden Soekarno di Tampak Siring ini. Mengapa?

Melalui sebuah kompas, orientasi bangunan induk Wisma Merdeka Bangunan termasuk lay-out ex. Ruang tidur Bung Karno, mata Kompas menunjuk ke arah Timur, dapat ditafsirkan jejak orientasi yang dinutnya!

Orientasi Utara-Selatan sebagai axis bangunan Wisma Merdeka. Artinya, Sang Presiden menggunakan Kosmologi Jawa ber axis Utara-Selatan sekalipun merancang Istana yang berlokasi di Bali (1960-an).

Menurut Yuke, Bung Karno tidak menerapkan konsep-konsep arsitektur Bali secara holistik. Bung Karno memuliakan kesatuan Indonesia secara lintas etnis dan budaya melalui konsep keheningan dan kasunyatan. Di era itu Organic Architecture karya Frank Llyod Wright sedang marak. Namun pada saat itu (1960-an) soal Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tatacara bangunan pemerintahan belum ada. Baru tahun 1974 Perda itu dibuat.

Tanpa disadari, pengaruh konsep Dewa Raja masih membelit pemikiran Bung Karno. Tersublim pada sebutan Paduka Jang Mulia oleh rakyat biasa, sebutan Nan NDalem oleh Ibu Hartini kepada Bung Karno.

Istana tersebut terhampar di area 25 ha di ex. Situs Raja Gianyar Sri Maya Denawa di ketinggian 600 m di atas muka laut bersanding dengan Pura Tirta Empul, Pura Mangening, dan Pura Gunung Kawi memantapkan sebagai lokasi sempurna bagi sebuah Istana Presiden di Bali.

Jembatan simbol persahabatan di Komplek Istana Tampak Siring, Bali.

Simbolik Jembatan Persahabatan

Kepala Negara Asing yang pernah bertandang ke Istana Tampak Siring antara lain; Presiden Joseph Broz Tito dari Yugoslavia, Presiden Ho Chi Minh (Vietnam), Perdana Menteri Jawaharlal Nehru (India), Perdana Menteri Khruschev dari Uni Sovyet,  Ratu Belanda Juliana, dan  Kaisar Hirohito dari Jepang.

Simbolik menyatu dengan rakyat juga terejawantah di area istana ini.

Bung Karno melapangkan jalan rakyat Bali untuk menyumpit air minum Setyo Turi dekat Tirta Empul, juga iring-iringan Upacara Adat Piodalan dan upacara adat yang melintas Istana sambil menyunggi persembahan.

Ditambahkan Yuke, pada sekitar 1950-an didirikan 4 kelompok besar bangunan, meliputi

(a) Wisma Merdeka seluas 1.200 m2 (1957)

Bangunan peristirahatan Presiden Soekarno.

(b) Wisma Negara seluas 1.482 m2 (1963) diperuntukkan bagi Tamu-Tamu Kepala Negara Asing

(c ) Wisma Yudistira (1957) fasilitas tamu setingkat Menteri

(d) Wisma Bima (1963) diperuntukkan Paspampres. (iswati)

Tags: arsitektur hijaubung karnodr ir yuke ardhiatigreen architecture dalam rancangan dua istanaistana negarajayakartanewsrancangan dua istana
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version