• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Terjadi Lonjakan Covid di Bangkalan Madura

Terjadi Lonjakan Covid di Bangkalan Madura

admin by admin
June 6, 2021
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Berita mengejutkan terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura, karena ditemukan lonjakan pasien yang terpapar covid-19. Padahal daerah Madura merupakan minim kasus covid si Jawa Timur.

Bahkan bukan rahasia umumlagi kalau masyarakat disana banyak yang meninggalkan masker mengaggap daerahnya paling aman. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pernah memberikan apresiasi atas keberhasilan daerah kabupaten di Madura tersebut.

Tapi berita akan tingginya lonjakan kasus covid khususnya di Bangkalan membuat aparat dan Pemkot Surabaya bergerak cepat mengantisipasi agar kasus tersebut tidak merebak.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Pemerintah Kota setempat melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu. Pengendara dari Madura yang hendak masuk ke wilayah Surabaya harus tes swab antigen.

Hal itu merupakan langkah antisipasi yang dilakukan kepolisian dan Pemkot Surabaya, menyusul meningkatnya kasus penularan Covid-19 di Bangkalan, Madura.

“Karena ada peningkatan kasus positif di Madura, kami melakukan swab antigen di Suramadu, yang arah Madura. Bersama Pak Wali Kota Surabaya juga,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, dikonfirmasi awak mesia, Minggu (6/6).

Ia mengatakan penyekatan itu mulai dilakukan sejak 10.00 WIB, tadi. Petugas terlebih dahulu akan mengecek kelengkapan pengendara, seperti KTP hingga surat bebas Covid-19.

Pengendara asal Madura yang tak punya surat bebas Covid-19 akan diwajibkan menjalani tes swab antigen di lokasi penyekatan.
“Cek KTP tiga wilayah di Madura yang diduga sedang tinggi Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu Dinas Kesehatan Jawa Timur mengungkap bahwa kasus Covid-19 mengalami peningkatan di Kabupaten Bangkalan, Madura. RSUD setempat bahkan sampai menutup layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) per Sabtu (5/6).

“Iya kelihatannya sudah mulai terjadi peningkatan kasus ini setelah liburan panjang, itu yang kami khawatirkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dr Herlin Ferliana, saat dikonfirmasi, Sabtu malam.

Herlin membenarkan bahwa RSUD di Bangkalan menutup sementara layanan IGDnya. Hal itu lantaran ada sejumlah tenaga kesehatannya yang bertugas menangani pasien Covid-19 dinyatakan positif corona. Salah seorang dokter dilaporkan meninggal dunia.
“Di Bangkalan, terjadi peningkatan kasus, dan benar, direktur RSnya [mengatakan] karena ada yang dokter spesialis radiology yang meninggal, lalu ada beberapa nakes juga terkonfirmasi positif, sehingga mereka mulai hari ini menutup IGDnya,” ujar dia.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim, per 5 Juni 2021, kasus kumulatif positif Covid-19 di Jatim mencapai 156.050. Sebanyak 142.727 di antaranya dinyatakan sembuh, 1.793 masih dirawat dan 11.530 meninggal dunia.

Sedangkan kasus kumulatif Covid-19 di Bangkalan, tercatat ada sebanyak 1.754 kasus. 1.520 dinyatakan sembuh, 178 meninggal dunia dan sebanyak 56 pasien masih dirawat. Bangkalan dalam peta risiko merupakan daerah berstatus kuning, atau zona risiko rendah.

Meningkatnya kasus Covid-19 di Bangkalan ini, kata Herlin, ditengarai karena tingginya mobilitas warga pada momen mudik Lebaran Idulfitri beberapa waktu lalu.

Selain itu, menurutnya, tingkat kepatuhan masyarakat Bangkalan terhadap protokol kesehatan juga rendah.

“Kalau kami lacak, kedatangan mudik ini, kelihatannya mudik dari provinsi lain yang masuk ini berarti ada yang tidak terdeteksi, enggak ada gejala, lalu belum bisa terdeteksi karena masih [inkubasi], tapi karena lama di daerah itu berapa hari, tidak disiplin prokes itu yang menyebabkan,” ucapnya. (poedji)

Tags: Bangkalan MaduraJawa Timurjayakartanews.compandemi covid 19
Previous Post

Inilah Prosedur Pengembalian Setoran Lunas Biaya Haji

Next Post

Dua Ilmuwan Indonesia Menangkan CAC 2021

admin

admin

Next Post
Dua Ilmuwan Indonesia Menangkan CAC 2021

Dua Ilmuwan Indonesia Menangkan CAC 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version