YPJI dan Permata Sanny Peduli Bagikan Sembako kepada 100 Wartawan di Bulan Ramadan

JAYAKARTA NEWS – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) bersama Permata Sanny Peduli menggelar kegiatan sosial dengan membagikan sembako kepada 100 wartawan. Acara berlangsung dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, dan ditutup dengan buka puasa bersama di Rawon Bidadari, Jalan Raya Cirendeu, Lebak Bulus, Jakarta, pada Kamis (27/3/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus YPJI, pembina YPJI Seno M Harjo, serta sejumlah tokoh seperti Gus Irfan dan Shandy Tumiwa. Gus Roffi turut memberikan dukungan dengan menyajikan hidangan khas Rawon Bidadari secara gratis bagi para wartawan yang berbuka puasa.

Pembina YPJI Seno M Harjo (baju hitam) dan Gus Roffi (Foto: Ist)

Ketua YPJI, Andi Arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap wartawan yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi semua,” ujarnya.

Acara berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin dalam menyemarakkan bulan Ramadan.

Sebagai informasi, YPJI adalah yayasan yang berkomitmen mendukung insan pers melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata perhatian YPJI terhadap profesi wartawan yang berkontribusi besar bagi masyarakat. (Agus Oyenk)

Yayasan Peduli Jurnalis Salurkan 5300 Paket Sembako, Setara Rp1, 59 M

JAYAKARTA NEWS —— Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia mempercayakan penyebaran 5300 paket sembako (setara Rp1, 59 miliar) kepada Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) kepada jurnalis yang terdampak pandemi Covid-19. Sembako tersebut telah dibagikan kepada jurnalis yang telah mengirim data pribadi lewat email, di kantor YPJI, Jakarta, Jumat (13/11) dan Sabtu (14/11).

Adi Wahyono selaku pejabat Pembantu Komitmen DPSKBS, Kemensos mengemukakan bangga kalangan jurnalis ikut bantu kita semua. “Jurnalis memberikan info edukatif. Mereka layak terima bantuan. Enggak ada masalah,” kata Adi Wahyono.

Dikatakannya, acara bantuan Presiden melalui Kemensos masih akan berlangsung. “Pemerintah terus reka data dan anggarkan dana bantuan sosial ke setiap lapisan masyarakat,” papar Adi Wahyono. “Kalau soal berita adanya ganti bansos dengan vaksin, kita masih menunggu kebijakan Pemerintah. Yang jelas, bantuan reguler seperti ini masih tetap dilakukan, ” imbuhnya.

Sedangkan Ketua Pembina YPJI yang juga Dirut PT CMA, Agus A. Mile senada dengan Adi Wahyono. “Ini bagian dari peduli jurnalis kepada jurnalis lain. Kita maklum, karena pekerjaannya, banyak jurnalis terkena Covid-19,” terang Agus A Mile.

Nantinya ada kerja sama dan kelanjutannya di hari yang akan datang. “Harapan kita semua semoga kerja sama ini akan berlanjut kembali dengan Kemensos,” jelas Agus A Mile optimis. (pik)