Perbesar Pangsa Pasar, “TIKI” Relokasi Kantor Cabang Utama Bandung

JAYAKARTA NEWS—–PT. Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, meresmikan relokasi kantor cabang utama Bandung.  Kantor baru di Jl. Moch. Toha No.57, Kelurahan Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung ini  akan semakin meningkatkan kapabilitas operasional perusahaan dalam mendistribusikan barang kiriman secara lebih efektif dan efisien. Luasnya mencapai ± 750 m², terletak di lokasi strategis di pusat kota dan dekat dengan akses pintu tol. Demikian siaran pers “TIKI” Rabu, (16/12).  

“Bandung sebagai salah satu kota tujuan wisata favorit dan terkenal sebagai pusat fashion dan kuliner merupakan salah satu kota dengan aktivitas arus distribusi barang yang cukup besar. Relokasi kantor cabang utama kami di Bandung merupakan salah satu langkah strategis untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan kami. Lokasi yang lebih strategis dan luas area dengan daya tampung barang yang lebih besar memungkinkan kami mengakomodasi kebutuhan pengiriman barang yang terus meningkat,” kata Yulina Hastuti, President Director TIKI

 Seremonial peresmian kantor baru itu dilakukan Selasa, (15/12).  Pada kesempatan ini “TIKI” menggelar agenda pemberian  santunan kepada anak yatim dan ceramah agama.  Kantor cabang utama TIKI di Bandung telah beroperasi sejak tahun 1973. Saat ini TIKI telah memiliki 4 sales counter, dan 116 gerai untuk mengakomodasi kebutuhan pengiriman dari Bandung.

 PT Citra Van Titipan Kilat (“TIKI”), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, berdiri pertama kali di Jakarta pada tahun 1970. Hingga saat ini, TIKI memiliki jaringan operasional yang meliputi 65 kota besar di Indonesia, didukung oleh lebih dari 500 kantor perwakilan, lebih dari 3200 gerai dan lebih dari 12.000 karyawan di seluruh Indonesia. Produk dan pelayanan TIKI telah diakui dan meraih berbagai penghargaan meliputi Superbrands Indonesia 2017 dari Superbrands Indonesia, Netizen Courier Service Choice 2017 dari Majalah Warta Ekonomi, Top Brand Award dari Frontier dan Majalah Marketing, Service Quality Award 2016 dari Service Excellence, Pertama di Indonesia TIKI Self Service Machine dari Tras n Co, Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 dari Tras n Co, Indonesia E-Commerce Brand Award 2016, Indonesia Wow Brand 2015 dari Markplus, dan Indonesia Most Favorite Women Brand 2015 dari MarkPlus. 

Tahun 2018, TIKI kembali dipercaya untuk meraih penghargaan antara lain Penghargaan “Indonesia Business Development Award 2018” kategori “The Best Freight Forwarding Company in Service and Customer Satisfaction of the Year 2018” oleh Indonesia Development Achievement Foundation, pada Oktober 2018; Top Brand Category: Courier Service “ in recognition of outstanding achievement in building the top brand “; SQ Category : Courier “For achieving excellent total service quality satisfaction based on customer perception survey SQIndex 2018“.

 “TIKI” percaya bahwa eksistensi bisnisnya tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, “TIKI” memiliki komitmen untuk menjalankan tanggung jawab perusahaan yang difokuskan pada dua area yaitu pendidikan dan bidang sosial. Dalam menjalankan komitmennya, “TIKI” bekerjasama dengan berbagai mitra seperti Yayasan Pengembang Perpustakaan Indonesia, 1001 Buku dan santunan regular untuk anak yatim, tuna netra dan para janda.(Ernaningtyas)

Baraya Pandeglang dan Baznas Sukses Santuni 1.000 Anak Yatim

Pemberian santunan kepada 1.000 anak yatim secara simbolis, hasil kerjasama Ormas Baraya Pandeglang dan Baznas Pandeglang dalam rangka ulang tahun Kabupaten Pandeglang ke-144. Foto: Andang S

PERINGATAN HUT Kabupaten Pandeglang ke-144, berjalan meriah. Selain menampilkan beragam kegiatan seperti Pandeglang Culture Festival, juga menampilkan juga budaya tamu dari manca negara. Di samping, satu momen religi yang penuh kehangatan dan keharuan di Gedung Serba Guna Graha Pancasila Pandeglang, Minggu (1/4).

Baraya Pandeglang, sebuah paguyuban warga Pandeglang yang peduli terhadap sosial bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan yang dinilai banyak kalangan sebagai acara yang patut diselenggarakan setiap tahun pada peringatan HUT Pandeglang. Sekretaris Jenderal (Sekjend) Baraya Pandeglang, H. Hapid mengatakan, kegiatan santunan 1.000 anak yatim memang sudah diagendakan oleh paguyuban BP sebagai bentuk partisipasi pada peringatan hari jading Pandeglang ke-144 ini.

Sebanyak 500 anak yatim dihadirkan mewakili 1.000 anak yatim lain, mengingat situasi dan kondisi yang dinilai tidak memungkinkan untuk dapat dihadirkan seluruhnya. Pihaknya tetap akan melakukan santunan kepada 1.000 anak yatim yang tidak dapat hadir secara door to door ke alamat setiap yatim yang telah terdaftar di Baraya Pandeglang.

Ormas Baraya dan Baznas Pandeglang saat mengadakan acara santunan kepada anak yatim. Foto: Andang S

“Kami Baraya Pandeglang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara santunan anak yatim pada HUT Pandeglang ke-144. Baraya Pandeglang ke depan tidak akan berhenti untuk terus melakukan kegiatan sosial ini,” tegas Hapid.

Sementara Ketua Baznas Pandeglang, H. Aah Wahid Maulani usai memberikan sambutan dirinya merasakan keharuan yang mendalam di saat bersentuhan dengan anak-anak yatim. Pada saat menyerahkan santunan secara simbolis Aah terlihat terharu. Sebuah momen yang mengingatkan umat manusia untuk mengingat sebagian umat lain yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Baraya Pandeglang dan Baznas Pandeglang saat mengadakan acara santunan kepada anak yatim. Foto: Andang S

Aah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ormas Baraya Pandeglang sebagai motor dari penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Kami Baznas mengucapkan terima kasih kepada Baraya Pandeglang yang telah bersinergi dengan Baznas dalam rangkaian kegiatan sosial santunan 1.000 anak yatim ini,” tutur Aah.

Bahkan Aah mengatakan, untuk program Baznas ke depan diharapkan lebih terarah dan terukur dalam membantu masyarakat. “Tahun 2017 anggaran Baznas mencapai Rp 1,4 M dan tahun ini Insya Allah ada peningkatan mencapai Rp 1,7 M. Dengan peningkatan anggaran diharapkan program kerja untuk sosial Baznas bisa lebih meningkat lagi,” ujar Aah. ***

Para anak yatim penerima santunan. Foto: Andang S

Baznas dan Baraya Koordinasi Santuni Anak Yatim

Rapat koordinasi Baznas Kabupaten Pandeglang bersama ormas Baraya. Foto: Andang S

BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Pandeglang, menggelar rapat koordinasi bersama ormas Baraya Pandeglang, Kamis (29/3). Rapat digelar guna membahas persiapan acara santunan anak yatim yang akan dilaksanakan pada Peringatan HUT Kabupaten Pandeglang ke-144, 1 April mendatang.

Rapat yang diselenggarakan di Kantor Baznas Pandeglang itu dipimpin para Ketua Baznas Pandeglang, yakni, H. Aah Wahid Maulani, H. Acang, Kyai Herman. Pada kesempatan itu Ketua I, H Aah meminta jajarannya untuk selalu berkoordinasi dengan Baraya Pandeglang demi lancar dan suksesnya acara. Aah meminta jajarannya segera mempersiapkan seluruh rangkaian acara terutama persiapan peserta anak yatim.

“Kegiatan ini harus berjalan dengan baik dan lancar. Jangan sampai ada masalah pada waktunya. Untuk itu rapat ini kita harus fixed semua agar pada hari H nanti semua sudah OK,” pintanya.

Hal senada dikatakan Ketua II, H. Acang. Ia berharap semua pihak menjaga ketertiban saat kegiatan berlangsung. “Kegiatan nanti kan menghadirkan anak-anak. Jadi kita mesti kerja ekstra jangan sampai timbul masalah terutama persiapan konsumsi yang harus lebih diperhatikan,” tandas Acang.

Sementara Sekretaris Baraya Pandeglang, H. Hapid mengaku pihaknya sudah siap menyongsong kegiatan tersebut. “Insya Allah kami telah mempersiapkan semua rangkaian kebutuhan mulai dari peserta hingga perlengkapan, konsumsi serta susunan acaranya. Harapan kami semoga Ibu Bupati Irna dapat hadir di tengah-tengah anak-anak yatim, karena kehadiran ibu Bupati tentu akan menjadi sebuah kebahagiaan bagi mereka,” tutup Hapid. ***

Social Care Hotel Santika Kelapa Gading

BULAN Februari memang telah berlalu dan identik dengan julukan Bulan Kasih Sayang. Di bulan itu tidak melulu harus di rayakan dengan kekasih hati bisa juga dengan dirayakan dengan aksi peduli sesama yang dilaksanakan pada Selasa (27/2) lalu.

Hotel Santika Kelapa Gading – Jakarta mengadakan kegiatan Social Care berupa santunan di Panti Asuhan Al-Khairiyah, yang bertempat di Jalan Duren Blok R Gg. III No. 40, Kel. Semper Barat, Jakarta Utara.

Tema yang diambil “ Berbagi Kasih di Bulan Kasih Sayang”.  Panti Asuhan  Al-Khairiyah adalah sebuah lembaga panti asuhan di wilayah Jakarta Utara, yang didirikan sejak tahun 1967, oleh (alm) KH.Zarqoni, di bawah naungan Yayasan Perguruan Islam Al-Khairiyah.

Dihadiri sekitar 30 anak panti asuhan serta pengurus, pengasuh dan pengajar Panti Asuhan Al-Khairiyah, serta perwakilan dari manajemen hotel, Martheas Mulyawan selaku General Manager, beberapa Head of Department, serta Ketua Forum Komunikasi Karyawan Hotel, Danung Dwi Utomo.

Executive Secretary, Ameliara, mengatakan kegiatan ini dilakukan di luar hotel untuk pertama kalinya bertujuan untuk menunjukkan rasa kepedulian karyawan terhadap sesama.

Selain santunan, pihak hotel juga memberikan pakaian pantas pakai, serta sembilan bahan pokok. ***

Kelurahan Pagadungan Santuni Anak Yatim

Pemberian santunan anak yatim dari jajaran pegawai kelurahan Pagadungan. Usai acara, donatur dan anak yatim naik odong-odong menanti adzah maghrib. Foto: Andang Suherman

MENGISI Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1438 H, jajaran pegawai Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, menggelar acara santunan bagi 100 anak yatim, dipusatkan di Aula kelurahan setempat, Rabu (21/6).

Kepada awak media Lurah Pagadungan, Ade Nasrudin S,Ag mengaku, berbahagia karena bersama para donatur dapat berbagi untuk anak-anak yatim piatu. Selain itu kata Ade, pihaknya bersama Muspika Kecamatan Karangtanjung, berharap kegiatan ini berlanjut. Apalagi, menyantuni anak yatim wajib hukumnya bagi setiap umat. Terlebih umat tersebut mampu dalam segi materi.

Beberapa anak yatim pun mengungkapkan rasa terima kasih kepada para donatur atas keikhlasannya memberikan santunan untuk mereka. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pak lurah dan para donatur yang telah bersedekah kepada kami. Insya Allah apa yang telah bapak-bapak berikanmenjadi amal baik, dan semoga digantikan rezeki oleh Allah SWT berlipat ganda,” ucap seorang anak yatim.

Hadir pada acara tersebut, Camat Karangtanjung, Kapolsek, Danramil, Ketua MUI Kecamatan dan Kelurahan serta para ulama dan tokoh masyarakat Kelurahan Pagadungan. Usai acara segenap jajaran pegawai kelurahan pagadungan, menaiki mobil odong-odong bersama anak-anak yatim berkeliling kampung sembari menunggu adzan maghrib. ***