Mourinho : Meksiko Pantas Menang, Jerman Pantas Kalah

PELATIH Manchester United (MU), Jose Mourinho mengatakan Meksiko “benar-benar layak” mendapatkan kemenangan di pentas perdananya di babak penyisihan grup pada Piala Dunia 2018 ini dengan mempecundangi  juara bertahan Jerman, yang tampil  “benar-benar buruk”.

“Meksiko benar-benar layak mengantongi kemenangan, Jerman benar-benar layak kalah,” kata Mourinho dalam sebuah wawancara dengan  RT menyusul gol yang diciptakan  Hirving Lozano di babak pertama untuk mengantar kemenangan  Meksiko yang bersejarah 1-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Luzhniki Moskow. Kemenangan ini menjadikan awal yang sembpurna bagi Meksiko dalam kampanyenya untuk meraih kemenangan-kemenangan berikutnya di  Piala Dunia.

Mourinho sangat memuji kinerja Meksiko, dan mengkritik tim Jerman, yang katanya tampak lambat dan kurang tajam.

“Satu tim sangat bagus, kuat dan berkomitmen dan kuat … tidak ada tim yang lambat, itu adalah prediksi, tidak ada antusiasme, tidak ada ketajaman,” ungkapnya.

Meskipun kekalahan mengejutkan untuk anak buah Joachim Low, manajer Manchester United ini  percaya bahwa dia tidak akan mempridiksi bagaimana masa depan  Jerman di Rusia.

Saya pikir Jerman akan lolos … dan saya pikir lagi Jerman akan melewati kalifikasi (grup ini), dan kita akan menjumpai Jerman di perempat final dan mungkin di semi-final dan mungkin di final, “kata Mourinho. Lalu dia menambahkan, “Tapi hari ini mereka benar-benar buruk. ”

Mourinho juga mengatakan kekalahan Jerman,  serta  hasil yang dicapai Argentina pada Sabtu malam – mengejutkan.  “Saya cukup yakin bahwa manajer [Brazil] memberi tahu [para pemain], ‘lihat apa yang terjadi pada Jerman, lihat apa yang terjadi pada Argentina’ … para pemain saling mengatakan, ‘pastikan itu tidak terjadi pada kami, “kata Mourinho.

Jerman menghadapi Swedia di Sochi pada hari Sabtu dalam pertandingan yang harus dimenangkannya, sementara Meksiko dan fans  pendukung mereka di Rusia menuju ke Rostov-on-Don untuk menghadapi Korea Selatan pada hari yang sama.**

Bidikan MU Usai Takluk di Emirates

KEKALAHAN Manchester United dari Arsenal di Emirates, berbuntut kepada “kegagalan” tim itu untuk mengamankan posisi empat besar di klasemen Liga Primer Inggris, yang memaksa Jose Mourinho untuk fokus memenangi Liga Europa.

Mourinho menerima dengan lapang dada, jika United gagal untuk mengamankan posisi empat besar di papan klasemen, gara-gara ditekuk Arsenal.

Dua gol yang masing-masing dicetak oleh Granit Xhaka dan Danny Welbeck, cukup membuat The Red Devils kesulitan untuk menyalip Manchester City, yang terpaut empat poin di posisi keempat, dimana kini hanya tersisa tiga laga lagi.

Dengan kegagalan untuk meraih jatah bermain di Liga Champions melalui babak kualifikasi itu, mau tidak mau mengharuskan Mourinho fokus sepenuhnya ke Liga Europa, agar meraih tiket untuk dapat berlaga di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.

Apalagi saat ini United berada di posisi unggul dari Celta Vigo usai menang satu gol di pertemuan pertama di Balaidos sehingga kans untuk lolos ke final terbuka lebar karena unggul gol tandang.

“Ya, semua [fokus] kepada Liga Europa, tapi sekarang kami mencoba untuk meraih sebuah hasil [positif],” ujar manajer asal Portugal itu pada Sky Sports seusai laga.

“Anda bisa berkata bahwa kami tidak bermain dengan tim terbaik, para pemain yang menjadi pilihan pertama di saat sekarang, tapi Anda tidak bisa berkata bahwa kami tidak mencoba untuk memenangkan laga ini.”

“Itu sebabnya kami akan mencoba untuk memenangkan tiga laga tersisa di Liga Inggris, namun tentu saja segalanya [tercurah] untuk Kamis [Jumat, 12/05 dini hari WIB versus Celta Vigo] nanti.”

Meskipun gagal meraih tiga poin penting, Jose Mourinho tidak melihat adanya cela dari permainan Phil Jones, Chris Smalling dan Juan Mata yang baru kembali bermain usai kerap menjadi cadangan.

“Saya sangat sangat menyukai performa individual dan saya menyukai [mereka] secara kolektivitas.”

“Kami kalah karena kami gagal mencetak gol dan kami sebetulnya mempunyai peluang-peluang emas. Mereka mempunyai keberuntungan di gol [pertama].”

“Terlepas dari itu, saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain yang tidak bermain satu menit pun di tujuh pekan terakhir seperti Smalling dan Mata. Mereka luar biasa dengan cara mereka bermain.”

“Anak itu [Axel Tuanzebe] pun sama. Saya rasa dia melakukan pekerjaan bagus dan saya yakin Alexis [Sanchez] tahu nama dia karena anak itu bermain dengan baik.”

“Sangat sulit bagi saya untuk menangani pertandingan ini karena para pemain yang saya ingin gantikan merupakan pemain-pemain yang bermain pada Kamis [Jumat, WIB] nanti.”

“Jadi sulit untuk mengaturnya, tapi saya rasa secara prinsipal, tim cukup bagus, terorganisir, bermain dengan keinginan meraih kemenangan dan bertahan dengan baik pula.”

“Arsenal tidak lebih baik dibandingkan kami tapi selamat untuk mereka.” ***

Arsenal 2 – MU 0: Wenger Akhirnya Akhiri Sial Hadapi Mourinho

DUA gol dalam tiga menit memberi Arsenal kemenangan atas Manchester United, yang pada akhirnya mengantarkan Arsene Wenger meraih kemenangan pesaingan pertamanya atas Jose Mourinho pada pertemuan mereka yang ke-15. Dengan hasil ini, setidaknya menghapuskan stigma bahwa Wengar adalah “spesialis kegagalan” yang berarti pula mengakhiri sebuah statistik nan mengerikan melawan “Special One”.

Hasil ini juga membuat senang Wenger untuk mengakhiri 25 pertandingan tak terkalahkan United di Liga Primer dan, mungkin, menghidupkan kembali harapan Arsenal di luar harapan bahwa mereka mungkin finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions. Itu akan mewakili comeback yang luar biasa.

Dengan hasil imbang pada pertandingan Liga Inggris yang digelar sebelumnya, dimana Liverpool gagal meraih poin penuh saat bertandang ke kandang Southampton, baik Arsenal maupun MU berharap bisa menyalip mereka dan masuk ke empat besar. Namun, tampaknya United tidak pernah benar-benar tampil ngotot -atau, Mourinho akan membantah ini- untuk melakukan pembenaran.

Pada babak pertama, ada dua penyelamatan cerdas yang dilakukan Petr Cech saat ia mengeblok sepakan Anthony Martial, mengalahkan tendangan kaki di tiang dekat. Juga Wayne Rooney -yang seharusnya mencetak gol- saat kapten United ini melaju berhasil memperdaya Holding dan Laurent Koscielny, namun Cech berhasil melakukan penyelamatan gemilang.

Mourinho tampaknya akan melakukan perubahan untuk kesekian kalinya, setelah kemenangan semifinal Liga Europa atas Celta Vigo, dimana MU akan melakoni leg kedua yang akan datang dilangsungkan pada Kamis waktu Manchester (Jumat waktu Indonesia). Liga Eropa merupakan kompetisi peluang terbaik bagi United untuk mencapai Liga Champions, namun sayangnya timnya sangat mengecewakan dalam hal ini.

Wenger telah mengalahkan Mourinho sebelumnya, tapi hanya di Community Shield, dengan gol pada babak kedua melalui jasa Granit Xhaka dan Danny Welbeck –yang mencetak gol untuk pertandingan ketiga beruntun melawan mantan klubnya- yang memberi Arsenal keunggulan tak terbantahkan.

Kedua tim terlihat berhati-hati dalam melancarkan serangan pada babak pertama. Arsenal mencoba meraba permainan lewat umpan pendek yang diarahkan kepada Alexis dan Welbeck, sedangkan MU menunggu serangan balik. Ramsey dan Oxlade-Chamberlain mencoba mencari celah untuk melepaskan bola terobosan kepada Welbeck yang memiliki kecepatan di sisi sayap. MU sendiri mendapatkan peluang dari sepakan Rooney dengan memanfaatkan kesalahan Rob Holding pada babak pertama.

Xhaka melepaskan tembakan kaki kiri dari jarak 30 yard yang menyentuh kepala Ander Herrera -yang dengan ceroboh membelakangi dan merunduk- ke kiper David De Gea yang gagal mengantisipasi dengan cukup cepat dengan bola yang melayang di atas kepala dan bola pun menggetarkan jaring gawangnya. Gol, Arsenal 1 – MU 0.

Stadion Emirates kembali bergemuruh setelah menyaksikan tandukan Danny Welbeck mengantar bola meluncur masuk ke gawang De Gea. Gol itu bermula dari umpan diagonal Alex Oxlade-Chamberlain dari sisi kanan.
Dengan kemenangan Arsenal ini, sama sekali tidak mengubah susunan posisi kedua tim di tabel klasemen sementara Liga Utama Inggris, The Gunners di posisi enam mengumpulkan 63 poin sedangkan pasukan Jose Mourinho di posisi lima dengan selisih dua angka dari Arsenal. Pada laga ini, Mourinho mengistirahatkan Antonio Valencia, Marcus Rashford, Eric Bailly, Paul Pogba, Daley Blind, Sergio Romero, Jesse Lingard dan Marouane Fellaini karena MU masih berlaga di Liga Europa.
Setelah ketinggalan, Jose Mourinho memasukan Marcus Rashford dan Jesse Lingard menggantikan Herrera dan Mkhitaryan. Sayang, perubahan sekalipun positif tapi tidak menghasilkan gol untuk MU. Setelah unggul 2-0, Arsenal mendapatkan beberapa peluang dari aksi Ozil dan Sanchez, namun sayang tidak berbuah gol. Skor 2-0 untuk kemenangan Meriam Lodon ini pun bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain Arsenal VS MU:

Man United: De Gea; Tuanzebe, Smalling, Jones, Darmian; Carrick, Herrera; Rooney (c), Mata, Mkhitaryan, Martial.
Cadangan: Romero, Bailly, Blind, Lingard, Pogba, McTominay, Rashford.

Arsenal: Cech, Holding, Koscielny, Monreal, Oxlade-Chamberlain, Ramsey, Xhaka, Gibbs, Ozil, Sanchez, Welbeck.
Cadangan: Ospina, Gabriel, Bellerin, Coquelin, Iwobi, Walcott, Giroud.