Investasi Negara ASEAN di IKN, Minati Properti dan Energi Terbarukan

JAYAKARTA NEWS – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat total investasi swasta ke sektor hiburan di Ibu Kota Nusantara telah mencapai Rp20 triliun atau hampir sekitar seperempat persen dari total pendanaan pembangunan untuk swasta.

“Kalau yang dari swasta, tetapi tadi sudah ada Rp20 triliun. Ini mainly play  artinya  entertainment, hotel, dan sebagainya termasuk ada ruang terbuka hijau,” kata Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono usai menjadi pembicara pada ASEAN Investment Forum Day 2 di Jakarta, Minggu (3/9/2023).

Lebih lanjut Agung mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 270 minat investasi dari calon investor atau letter of intent (LOI) untuk IKN baik dari dalam negeri maupun luar Indonesia.

“Terbanyak memang perusahaan nomor satu dari Indonesia, lebih dari setengahnya. Kemudian dari ASEAN, ada Singapura dan Malaysia. Yang lainnya, Jepang dan Korea,” ungkapnya.

Khusus untuk ASEAN yakni Malaysia terdapat dua perusahaan properti yang telah berkomitmen untuk membangun 20 tower rumah susun atau rusun di IKN. Dua perusahaan tersebut tengah melakukan studi kelayakan untuk kemudian menunggu evaluasi dari pemerintah sebelum mendapatkan izin untuk memulai pembangunan.

“Kalau Singapura itu yang mereka paling minat renewable energy (energi terbarukan), kemudian pengolahan waste,” tambahnya.

Deputi Agung menyampaikan pada RPJMN 2020-2024 tercantum kebutuhan pendanaan IKN sebesar Rp466 triliun yang dibagi menjadi tiga indikasi pendanaan, yaitu APBN sebesar Rp90,4 triliun, badan usaha/swasta sebesar Rp123,2 triliun, dan KPBU sebesar Rp252,5 triliun.
Pendanaan swasta yang didominasi oleh sektor swasta asal domestik tersebut pada utamanya masuk kepada zona 1A yang akan menjadi titik lokasi pembangunan Istana Kepresidenan dan beberapa kantor kementerian.

“Kawasan 1 ini seperti sekitar istana, Monas, dan sebagainya. Ini kita fokus yang di situ dulu, KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) ini arrange sekitar 6.000 hektar. Terus KIPP kita fokus lagi yang area 1A, ini baru yang 1 A saja yang 2024 ini kita targetkan setelah itu masih banyak lagi,” ucapnya.***/mel

Pertamina akan Bangun Rumah Sakit, Penginapan, Kampus di IKN

JAYAKARTA NEWS – PT Pertamina (Persero) akan membangun berbagai infrastruktur penting berupa rumah sakit, penginapan atau hotel, dan kampus di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina, A. Salyadi Saputra mengatakan Pertamina Group melihat adanya peluang untuk melakukan pengembangan usaha di Ibu Kota Nusantara (IKN). 

“Pertamina merencanakan akan membangun fasilitas-fasilitas pendukung di IKN sesuai dengan bidang usaha anak perusahaan yang bergerak dibidang Kesehatan, Hospitality, dan Pendidikan. Pembangunan kawasan terpadu di IKN dengan menggunakan konsep smart city forest sangat in-line dengan komitmen Pertamina untuk menjalankan bisnis dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina,” ujar Salyadi, dalam keterangan tertulis Jumat (4/8/2023).

Pertamina, imbuh Salyadi merencanakan pengembangan Rumah Sakit melalui anak usaha PT Pertamina Bina Medika-IHC, pengembangan Hotel Resort melalui anak usaha PT Patra Jasa dan pengembangan Universitas Vokasi melalui Universitas Pertamina dalam satu Kawasan terpadu di IKN.

Selain itu, untuk sarana transportasi, PT Pelita Air Service akan membangun penghubung maskapai penerbangan atau hub kedua di Balikpapan yang akan dimulai prosesnya pada triwulan IV Tahun 2023.

“Pertamina melalui anak usahanya Pertamina Bina Medika IHC akan membangun Rumah Sakit dan klinik di wilayah IKN. Untuk klinik mungkin bisa dalam waktu dekat kita bangun dan sudah bisa beroperasi tahun ini juga dan untuk penanganan kesehatan lebih lanjut akan dirujuk ke RS Pertamina Balikpapan,” ujar Salyadi. 

Salyadi menambahkan, untuk rumah sakit direncanakan dibangun di atas lahan 50 hektar di mana ditargetkan hanya 20% dari luas lahan yang terbangun, sisanya lahan berupa ruang terbuka hijau.

“Rencananya pembangunan hotel menggunakan rancangan bangunan dengan material olahan bambu, rotan dan kayu lokal sebagai salah satu sumber daya bahan bangunan melimpah. Kita berharap hotel sudah bisa beroperasi tahun depan,” imbuh Salyadi.

Untuk pengembangan fasilitas edukasi berupa universitas vokasi, Universitas Pertamina juga merencanakan pengembangan kampus modern dan berkonsep green-building di atas lahan 50 hektar. 

“Kampus universitas akan memiliki bangunan rektorat dan fakultas yang memiliki konsep tumbuh kembang dilengkapi fasilitas akomodasi bagi dosen dan mahasiswa,” jelas Salyadi. 

Untuk sarana transportasi, Pelita Air Service akan mengoperasikan beberapa penerbangan rute domestik dari Balikpapan.

“Pelita Air Service akan mengalokasikan lebih banyak pesawat Airbus A320 untuk didedikasikan beroperasi di hub Balikpapan guna melayani rute domestik termasuk destinasi-destinasi yang dihubungkan langsung dengan Balikpapan,” tandas Salyadi

Pelita Air sendiri sudah membuka rute penerbangan ke Kota Balikpapan dengan frekuensi 14 kali penerbangan dalam seminggu sejak tanggal 20 Maret 2023 dan akan terus menambah frekuensi penerbangan untuk memperkuat posisi Pelita air sebagai maskapai dengan konektivitas terbaik menuju IKN. 

“Untuk merealisasikan rencana-rencana tersebut, kita terus melakukan koordinasi secara intens dengan pihak Otorita IKN,” pungkas Salyadi.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.***/uli

Masyarakat Kaltim Sambut Dukungan China pada IKN: Percepat Pemerataan di Indonesia Timur

JAYAKARTA NEWS— Masyarakat Kalimantan Timur menyambut baik sukses Presiden Joko Widodo dan Menko Marves Luhut Panjaitan menggandeng Presiden RRT, Xi Jinping untuk mendukung percepatan pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan Ketua Umum Gerakan Percepatan IKN Nusantara, Ir. Desli Mempie kepada pers di Jakarta, Sabtu (29/7/2023).

Ia berharap realisasi keterlibatan China lebih cepat lagi dalam pembangunan IKN Nusantara setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Ketua Satgas Percepatan Investasi IKN Nusantara Jenderal Purn Luhut Binsar yang disaksikan Presiden RI Joko Widodo dan Presiden RRT Xi Jinping.

“Kami rakyat Kalimantan Timur berterimakasih atas segala upaya Presiden Joko Widodo dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan serta Presiden Xi Jinping yang mau all out untuk pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Desli Mempie menjelaskan bahwa keterlibatan China sangat strategis di bidang finansial, tehnis pembangunan dan investasi berkelanjutan di IKN dan seluruh Kalimantan Timur.

“Bukan saja teknik pembangunan yang akan masuk tapi juga berbagai teknologi baru khususnya di bidang energi dan digital. Investasi bisnis juga akan masuk menjadikan IKN sebagai bagian dari kota dunia modern,” ujarnya.

Sampai Indonesia Timur

Tidak saja di IKN dan Kalimantan, kehadiran bisnis dan teknologi baru China akan mendorong maju Indonesia timur, mempercepat pembangunan Maluku, Maluku Utara, seluruh Papua NTT, NTB dan Sulawesi.

Ketum Gerakan Percepatan IKN Nusantara, Ir. Desli Mempie/foto: istimewa

“Upaya Jokowi dan Luhut menggandeng China sangat strategis karena akan memepercepat pemerataan ekonomi sehingga tidak ada lagi daerah tertinggal. Semua bisa terhubung dan berlomba memajukan daerah,” jelasnya.

Kepemimpinan Presiden Jokowi dan ketepatan bekerjasama dengan China menurut Desli mendorong Indonesia lebih cepat menjadi negara industri maju yang berbasiskan keadilan sosial.

“Jadi tidak adalagi Jawa sentris dan Jakarta Sentris. Yang ada hanya satu Indonesia sentris. Seperti yang sukses dibangun di China. Membangun kekuatan di dalam, bersiap menghadapi perubahan global. Hanya China yang bisa mendorong Indonesia lebih cepat maju,” tegasnya.

Kerja Sama Strategis China-Indonesia

Sebelumnya Presiden China Xi Jinping pada Kamis (27/7) bertemu dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, atau yang akrab dipanggil Jokowi di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya.

Jokowi berada di Chengdu untuk menghadiri upacara pembukaan Pesta Olahraga Mahasiswa Sedunia (Universiade) ke-31 serta mengunjungi China.

Xi menyebut tentang dibukanya babak baru dalam membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama pada tahun lalu dan tahun ini menandai peringatan 10 tahun pembentukan kemitraan strategis komprehensif antara China dan Indonesia.

Xi mengatakan bahwa China bersedia menggunakan kesempatan ini sebagai peluang untuk memperdalam kerja sama strategis dengan Indonesia, memberikan contoh bagi negara-negara berkembang untuk berbagi masa depan bersama, mengejar solidaritas dan kerja sama, serta meningkatkan pembangunan bersama, dan menyuntikkan lebih banyak kepastian serta energi positif ke kawasan dan dunia.

China bersedia mempertahankan komunikasi strategis reguler dengan Indonesia, memperkuat pertukaran pengalaman tata kelola negara, menginisiasi mekanisme dialog “2+2” bagi para menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara, serta membangun rasa saling percaya strategis tingkat tinggi, ujar Xi.

Berbagai pencapaian besar telah diraih dalam menyinergikan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dengan visi Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia, kata Xi.

Dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan segera beroperasi, kedua belah pihak perlu memastikan standar dan kualitas tinggi proyek tersebut, menyuntikkan lebih banyak dorongan bagi pembangunan Indonesia, ujar Xi, seraya menambahkan bahwa kedua negara perlu memajukan kerja sama mengenai kawasan industri komprehensif.

China mendukung Indonesia dalam membangun ibu kota barunya dan Kawasan Industri Kalimantan, serta bersedia memperluas kerja sama di sejumlah bidang, seperti kendaraan energi baru dan kota pintar, serta bersama-sama mempromosikan transformasi digital industri.

China bersedia untuk terus memperluas impor komoditas curah dan produk pertanian berkualitas tinggi dari Indonesia, mengimplementasikan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP), dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang seperti ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, revitalisasi perdesaan, pendidikan kejuruan, pendidikan bahasa, kedokteran dan kesehatan, serta kebudayaan dan pariwisata.

China siap memperdalam kemitraan strategis komprehensifnya dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dan mendukung tugas Indonesia sebagai ketua bergilir ASEAN, tutur Xi.

China juga siap memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Indonesia di bawah G20, BRICS, dan mekanisme multilateral lainnya, mendorong implementasi Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global, menjaga perdamaian serta stabilitas regional dan global, serta mendorong pembangunan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia-China telah mengalami kemajuan substansial sejak dirinya menyambut Xi di Bali pada tahun lalu.

Indonesia dengan tegas menjunjung tinggi kebijakan Satu China dan bersedia untuk terus meningkatkan kerja sama dengan China di berbagai bidang seperti investasi, perikanan laut, ketahanan pangan, dan perawatan kesehatan, ujarnya.

Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, dan Inisiatif Peradaban Global yang dikemukakan oleh Xi bersifat terbuka dan inklusif, ujar Jokowi, seraya menambahkan bahwa Indonesia secara aktif mendukung inisiatif-inisiatif tersebut.

Indonesia bersedia memperkuat komunikasi strategisnya dengan China dan bersama-sama menjaga perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran regional, papar Jokowi.

Setelah pertemuan tersebut, Xi dan Jokowi menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama bilateral.***/din

Tol IKN akan Jadi Jalan Tol Terindah di Dunia

BALIKPAPAN, JAYAKARTA NEWS – Anda mungkin tidak percaya, bibit pohon ternyata bisa stres. Bisa dehidrasi. Dan harus diperlakukan layaknya bayi.

Kisah ini terungkap di Nursery Seksi 3B, jalan tol IKN ruas Kariangau – Tempadung, sekitar 19 km dari kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Hari itu, Kamis (18/5), Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo melihat langsung kondisi bibit pohon yang ia sumbangkan untuk penghijauan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, utamanya di kiri-kanan jalan tol.

Kunjungan Doni yang juga Komisaris Utama MIND ID, adalah rangkaian tak terpisahkan dari momentum 21 November 2022. Saat itu, di Kebun Bibit Cibubur, Doni Monardo secara simbolis menyerahkan sumbangan bibit pohon kepada pemerintah. Yang menerima, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo saat meninjau nursery di Ruas 3B Tol IKN, Balikpapan, Kalimantan Timur, baru-baru ini. (foto: roso daras)

Mulanya Pantai Padang

Jika dikilas-balik, pertemuan Doni Monardo dan Menteri Basuki awalnya dalam kapasitas sebagai tokoh Minang mendiskusikan abrasi yang makin parah di Pantai Padang.

“Zaman saya sekolah SMP-SMA tahun 80-an, garis pantai ke jalan raya bisa lebih dari seratus meter. Hari ini, abrasi sudah menyentuh badan jalan. Bahkan sejumlah bangunan bersejarah pun amblas terkena abrasi,” ujar Doni mengisahkan.

Satu soal selesai, pembicaraan pun bergulir ke soal pohon. Basuki tertarik dengan salah satu jenis pohon. Doni mengatakan, punya banyak bibit pohon yang dimaksud.

Doni lantas menyampaikan idenya untuk IKN, menanam pohon tematik, baik di sepanjang jalan tol, lingkungan perkantoran, dan kebun-kebun buah yang diklaster khusus.

Basuki menyambut senang.  “Kapan saya bisa lihat kebun bibitnya?” kata Basuki. Protokol pun mengatur acara tanggal 21 November 2022.

Menteri Naik Bus

Menteri Basuki datang naik satu bus dengan hampir semua pejabat eselon I Kementerian PUPR serta para direktur dan kepala balai. Doni dan unsur pengurus PPAD menyambut bersama Wakasad. Basuki senang demi melihat bibit-bibit pohon yang sudah sangat tinggi itu.

Menteri Basuki mengatakan, sumbangan bibit tanaman tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pembangunan IKN. Yakni menjamin kualitas, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperhatikan estetika. 

“Ini merupakan anugerah bagi Kementerian PUPR yang diberikan tugas membangun prasarana di IKN. Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada PPAD dan pasti ini kami laporkan kepada Presiden tentang kerja sama antara Kementerian PUPR, Badan Otorita IKN dan PPAD dalam rangka keberlanjutan lingkungan pembangunan IKN,” kata Menteri Basuki.

“Bantuan bibit tanaman ini suatu sumbangan yang sangat luar biasa. Kerja sama ini tidak akan putus setelah kita dapat tanaman, tapi pasti akan kita libatkan terus karena menanam pohon harus dilakukan ahlinya,” ujarnya.

Prakarsa Ketua Umum PPAD itu, mendapat dukungan Mabes TNI, TNI-AD, MIND ID, Indika Energy Group, dan Kadin Indonesia. PPAD lalu membentuk satuan tugas yang secara khusus merancang proses pengiriman ratusan ribu bibit pohon tadi dari berbagai kebun bibit, menuju lokasi nursery di Balikpapan.

Bibit-bibit pohon yang sudah tiba di nursery Sektor 3B Tol IKN. (foto: PUPR)

Penuh Tantangan

Langkah pengiriman bibit pohon pun dimulai. “Misi mereka cukup berat. Tidak lebih ringan dari misi pertempuran. Sebab, memindahkan ratusan ribu bibit pohon dari Jawa ke Kalimantan bukan perkara mudah. Butuh perencanaan dan kecermatan. Salah sedikit, yang kita kirim bukan bibit pohon, tapi bangkai pohon,” ujar Kepala BNPB 2019 – 2021 itu.

Jika ada istilah chef de mission, predikat itu disandangkan kepada Mayjen TNI Purn Dedy Kusmayadi. Mantan Pangdivif I Kostrad itu membawa misi mengangkut bibit-bibit pohon dengan selamat. Ia dibantu dua pengurus PPAD, Brigjen TNI Purn Temas S.Sos, MM dan Kolonel Czi Purn Roedy Pratisto,S.IP sebagai Koordinator Sarana dan Prasarana.

Yang tak kalah sibuk, adalah peran Mayor Ermansyah. Pamen yang satu ini, termasuk yang sangat concern terhadap bibit-bibit pohon IKN, mulai dari proses boling, pengiriman hingga sampai di lokasi nursery. Ia pula yang sehari-hari mengkoordinir 30 orang pekerja nursery.

“Kuncinya harus sabar. Sebab kalau tidak sabar, kadang tangan gatel pengen jewer pekerja yang tidak hati-hati memindahkan bibit pohon. Memperlakukan bibit seperti mengurus bayi, sangat hati hati. Mereka harus terus diedukasi. Tapi sekarang semua sudah paham,” kata Ermansyah pula.

Kegiatan pengiriman bibit pohon dimulai tanggal 1 Mei 2023. Total ada 43 truk tronton yang dikerahkan, termasuk beberapa unit truk milik TNI-AD. Truk-truk tadi mengangkut bibit pohon dari berbagai nursery: Cibubur, Bandung, Tangerang, bahkan Pasuruan. “Jumlah bibit pohon yang berhasil diangkut rombongan pertama adalah 44.000 bibit,” ujarnya,.

Konvoi truk pengangkut bibit pohon itu tiba di Seksi 3B Tol IKN tanggal 11 Mei 2023. “Alhamdulillah, lebih 90 persen bibit pohon selamat,” ujar Dedi, lega.

Menghindari Matahari

Teramat panjang jalan yang mereka lalui. Ini bukan sekadar bentang jarak 1.400 kilometer antara Surabaya dan Balikpapan. Ini tentang kisah yang dialami tim pengirim bibit pohon tadi. “Kesimpulannya, jauh lebih mudah memindahkan ‘ribuan’ manusia daripada memindahkan ‘puluhan’ pohon,” ujar Kolonel Roedy, menambahkan.

Atas nama kehati-hatian, serta semangat memperlakukan bibit-bibit pohon laiknya bayi, maka perjalanan menjadi tidak sederhana. Truk hanya jalan malam hari, menghindari matahari. Sementara di siang hari, ketika matahari mulai menyengat, mereka akan berhenti di rest area dan mencari lokasi yang relatif teduh.

Untuk menjaga semangat dan kekompakan, maka hampir setiap hari dilakukan apel layaknya dunia militer. Kebetulan, dalam iring-iringan truk pengangkut bibit pohon tadi, terdapat 13 unit truk tentara.

Saat prosesi pemindahan, mengalir dukungan dari 90 personil dari Kodam Jaya, 39 personil unsur Kodam III/Siliwangi. Setidaknya ada  30 personil Kodam V/Brawijaya bergabung saat menjelang penyeberangan laut, hingga disambut seratusan personil dukungan dari Kodam Mulawarman.

Jajang Nurjaman (kiri) yang men-treatmen semua bibit pohon sehingga bisa bertahan tanpa disiram dalam perjalanan dari Jawa ke Kalimantan Timur. (foto: roso daras)

Treatment ala Jajang

Nama Jajang, beberapa kali disebut dan dipanggil Doni Monardo, saat meninjau lokasi nursery. Rupanya, lelaki 50 tahun ini terbilang sosok sentral dalam keberhasilan pengiriman puluhan ribu bibit pohon ke IKN. Ia juga bukan orang baru. “Saya ikut pak Doni sejak tahun 2010, saat beliau Danrem di Bogor,” kata lelaki bernama lengkap Jajang Nurjaman, itu.

Problem krusial yang mengemuka terkait “bagaimana bibit pohon bisa hidup dalam perjalanan yang begitu panjang”. Di situlah Jajang yang sudah berpengalaman mengangkut dan menanam pohon dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga Timor Leste itu, memberanikan diri menyampaikan usul.

“Saya usul agar sebelum dinaikkan truk, ada treatment khusus. Usulan saya diberi vitamin B1 dan atonik. Usulan saya diterima. Jadi sayalah yang kemudian harus bertanggung jawab memberi B1 dan atonik kepada semua bibit,” ujar ayah tiga orang anak ini.

Untuk diketahui, atonik adalah zat pengatur tumbuh (ZPT) tanaman berbentuk cairan. Biasanya digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan tanaman terhadap serangan penyakit. Lalu, Vitamin B1 dikenal sebagai pelancar proses metabolisme yang terjadi pada tanaman.

“Dengan memberi atonik dan B1 tidak perlu lagi ada penyiraman sepanjang perjalanan. Tapi saya minta syarat lagi. Karena ternyata semua truk tronton itu daknya besi. Pasti panas. Saya minta di bagian terbawah diberi alas gedebog batang pisang. Kemudian di atasnya juga diberi hamparan daun pisang,” kata Jajang pula.

Ditanya pengalaman yang paling berkesan selama perjalanan, Jajang hanya nyengir, “Nggak ada tempat buat tidur karena saking penuhnya. Jadinya ya tidur di geladak.” Artinya, Jajang dan team lebih mengutamakan memberi ruang kepada pohon ketimbang dirinya.

Apresiasi Mitra

Di lokasi nursery itu pula, hadir perwakilan dari MIND ID dan Indika Energy sebagai mitra. MIND ID, Mining Industry Indonesia (MIND ID) adalah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia beranggotakan PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), PT Timah Tbk.

“Semua perusahaan tambang pasti dalam aktivitasnya mengupas kulit bumi. Maka, program penanaman pohon ini adalah salah satu bentuk kompensasi perusahaan kepada bumi kita. Demikian pula Indika Energy,” ujar Doni.

Binahidra Logiardi Kadiv CSR MIND ID  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi tim satgas bibit pohon untuk IKN. “Kami dari MIND ID sangat mendukung, dan tetap komit untuk program yang sangat baik ini,” katanya.

Sementara, dari Indika Energy, tampak hadir Faef Kartika dan Diky. Kartika juga menyampaikan apresiasinya kepada PPAD dan para petugas yang telah mendedikasikan diri bagi keberhasilan program ini.

MIND ID dan Indika Energy menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kegiatan tersebut, mulai dari pengiriman bibit, perawatan, dan penanaman.

Nursery yang ada di Sektor 3B Tol IKN, Balikpapan, Kalimantan Timur. (foto: roso daras)

Fasilitas Nursery

Doni Monardo tampak puas dengan kinerja tim satgas pengiriman bibit pohon ke IKN. “Jika ada yang mati beberapa batang, saya kira wajar. Tapi saya lihat lebih 90 persen bibit dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. Terima kasih,” ujar Doni.

Atas fasilitas nursery, Doni sudah melihat dari dekat. Ia berkeliling area sepanjang 400 meter dan lebar 57 meter. Ada 12 bangunan nursery dan 1 barak pekerja yang dilengkapi toilet dan kamar mandi. Di dekatnya, sumber air Sungai Rawa Buaya yang bisa mengalirkan maksimal 5.000 liter per hari.

Setelah berkeliling, Doni lalu meminta kepada PUPR, MIND ID, dan Indika Energy untuk menambah fasilitas. Di antaranya, kendaraan roda tiga untuk mengangkut bibit dan tandon air. Kemudian, 12 bangunan nursery, diminta agar diberi penutup di semua sisi.

Permintaan lain, agar segera dibuat peternakan kambing skala kecil. “Kita perlu kotoran kambing untuk membantu pemupukan,” dalihnya. Meski begitu, Doni berpesan, agar tidak sekali-kali melepas kambing keluar kandang. “Bahaya kalau sampai dilepas. Bisa manghabisi daun-daun bibit pohon,” kata Doni sambil tertawa.

Yang tak kalah penting, Doni juga minta agar kolam air ditebar benih ikan. Entah nila, mujaer, atau patin. Selain bisa untuk sarana rekreasi memancing bagi para pekerja nursery, juga ikannya bisa dikonsumsi.

Terakhir, Doni minta agar barak pekerja diberi AC. “Mereka harus bisa beristirahat dengan lebih nyaman,” kata Doni.

Bibit-bibit pohon siap tanam di kiri-kanan jalan tol IKN. (foto: roso daras)

Hindari Tanam Pagi

Dalam pengarahannya, Doni Monardo mewanti-wanti agar menghindari penanaman pohon di pagi hari. “Ingat. Saya tidak mau penanaman pohon dijadikan arena seremoni. Nanam pohon itu tidak boleh di pagi hari. Kalau cuaca cerah, proses penanaman yang baik di atas jam empat sore. Kecuali cuaca mendung, bisa lebih awal. Lebih baik lagi kalau ditanam saat turun hujan,” kata Doni.

Ia mengatakan, banyak kegiatan seremoni penanaman pohon pagi hari. Ujungnya, pohon-pohon itu kepanasan di siang hadi, dehidrasi, dan mati. “Prinsipnya, tidak penting berapa jumlah pohon yang ditanam, tetapi berapa pohon yang hidup. Percuma kita menanam kalau kemudian jadi bangkai bibit pohon. Karena itu, perhatikan waktu tanam. Siapa pun yang nanti menanam, harus benar-benar dilatih,” kata Doni.

Masa-masa kritis setelah penanaman juga harus diperhatikan betul. “Jangan sampai, setelah ditanam ditinggal begitu saja. Harus dirawat dan diperhatikan betul setiap hari. Benar-benar seperti merawat bayi. Harus super hati-hati. Terutama saat memindahkan bibit. Jangan sampai polybag pecah yang bisa merusak struktur akar. Kalau sampai akar rusak, dipastikan pohon itu tidak akan bertahan,” papar Doni pula.

Terakhir, Doni berpesan kepada tenaga nursery yang saat ini berada di lokasi, agar senantiasa menjaga hubungan yang harmonis, tidak saja hubungan dengan Tuhan, tetapi juga hubungan sesama manusia, dan hubungan dengan alam. “Tidak ada salahnya minta restu dan izin kepada alam sekitar sebelum memulai penanaman,” pesannya.

Doni juga meminta bantuan Kodam VI/Mulawarman dalam proses penanaman bibit pohon. Prajurit relatif lebih disiplin. Seperti halnya dua anggota Babinsa yang setiap hari hadir dan ikut mengawasi kegiatan nursery di Sektor 3B tol IKN.

Ketua Umum PPAD Letjen TNI Purn Doni Monardo diterima Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo, di Makodam Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur. (foto: PPAD)

Dukungan Kodam

Sebelum berkunjung ke lokasi nursery, Doni Monardo menggelar rapat koordinasi di aula Makodam VI/Mulawarman Jl. Jend. Sudirman, Balikpapan, sehari sebelumnya (17/5).

Pangdam Mulawarman, Mayjen TNI Tri Budi Utomo mengaku bersyukur bisa terlibat aktif dalam proses percepatan penghijauan IKN. “Kami mendukung dengan segenap kemampuan yang ada. Sebab, ini termasuk mengamankan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara,” ujar lulusan Akmil tahun 1994 itu.

Ia mempersilakan tim yang terlibat dalam penanaman pohon baik dari PUPR Provinsi atau Kota, untuk senantisa berkoordinasi dengan Kodam Mulawarman. Mari bersama-sama semangat untuk menghijaukan IKN Nusantara. Pak Doni Monardo yang berinisiatif, kita akan support,” tegas jenderal kelahiran Solo, 6 Februari 1971 itu.

Rapat Koordinasi Kegiatan Pembibitan dan Percepatan Penghijauan IKN di Makodam VI/Mulawarman itu juga dihadiri para pejabat PUPR (pusat dan daerah). Tampak hadir Armen Adekristi, Alfin Jery, Anto, Airin dan staf lain mewakili Ditjen Bina Marga, balai jalan nasional dan balai kawasan permukiman.

“Kami sangat berterima kasih atas sumbangan bibit pohon itu. Selanjutnya, kami mohon arahan dari Ketua Umum PPAD dan pak Pangdam untuk teknis penanaman lebih lanjut,” ujar Airin, mewakili rekan-rekannya dari PUPR.

Peta nursery dan rencana penanaman pohon di kiri-kanan jalan tol IKN. (foto: roso daras)

Tol Terindah

Doni membayangkan, tol IKN akan menjadi tol terindah yang ada di Tanah Air. Sebab, berbagai jenis bibit pohon yang dikirim, termasuk tanaman dengan bunga yang indah, seperti jakaranda, pule,

tabebuya (warna putih kuning, pink, ungu), flamboyan, angsana, saputangan, sepatoedea dan lain-lain. Di samping, jenis tanaman dengan kanopi serta ranting eksotik: Trembesi.

Doni membayangkan, aneka pohon berbunga indah itu ditanam secara artistik. Sehingga, siapa pun yang melewati jalan tol pasti akan menarik napas panjang, karena takjup melihat keindahan bunga warna-warni di kiri-kanan jalan tol IKN.

Sekarang saja, bibit-bibit pohon tadi sudah memancarkan keindahannya. Berbaris dan berjejer rapi sesuai jenisnya di 12 bangunan nursery. Beberapa bibit pohon sudah ada yang mencapai ketinggian empat hingga lima meter.

Syahdan, di salah satu bangunan nursery, Doni menatap ke langit. Langit cerah hari itu memang terhalang paranet, yang berfungsi sebagai peneduh. Sementara di kiri-kanan dia berdiri, berjajar bibit-bibit pohon yang ujungnya hampir menyentuh atap paranet.

“Kita bayangkan, paranet itu langit. Nah sekarang kita Kita sedang berada di antara ribuan pohon yang menjulang tinggi dengan indahnya. Terbayang seperti sedang berada di hutan Avatar. Ya, seperti yang ada di film Avatar,” kata Doni Monardo sambil tertawa. (Egy dan Roso)

Cara Indika Berbakti untuk Negeri

JAYAKARTA NEWS, PASER – Kabar gembira itu datang dari Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Indika Energy, sebuah perusahaan yang beranggotakan –antara lain-- PT Kideco Jaya Agung, PT Multi Tambangjaya Utama, melakukan kick-off dua program yang langsung menyasar masyarakat sekitar.

Nama program itu: Canting (Cegah serta Tangani Stunting Berkelanjutan) dan program penanaman- rehabilitasi mangrove di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kenapa stunting? Stunting adalah persoalan penting yang jika tidak diselesaikan, bakal mengganggu “bonus demografi”.

Sekadar me-refresh ingatan, stunting adalah masalah kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang. Hal itu mengakibatkan terganggunya tumbuh kembang anak.

Ciri utama penderita stunting adalah pertumbuhan tubuh di bawah rata-rata. Meski begitu, mereka bukan kaum cebol atau kerdil — melainkan bertubuh pendek karena kekurangan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Tak kurang, Presiden Joko Widodo menaruh perhatian sangat serius. Tak heran jika angka stunting cenderung menurun. Jika tahun 2021 angka stunting 24,4 persen, turun menjadi 21,6 persen di tahun 2022. Di akhir masa jabatannya, 2024, Jokowi menargetkan angka stunting turun hingga 14 persen.

“Rumah” Kepiting

Kedua, program mangrove. Ini terkait perbaikan lingkungan hidup. Indika Energy melalui Kideco melakukan penanaman dan rehabilitasi kawasan mangrove di Kabupaten Paser yang bertetangga dengan Ibukota Nusantara.

Aksi ini adalah upaya meredam tingginya persoalan pesisir seperti abrasi dan rob, akibat dieksploitasi lalu dibiarkan merana. Tak sekadar menanam, namun juga merawat dan menjaga hutan mangrove yang sudah ada, dari kerusakan tangan-tangan jahil.

Melalui program tersebut, setidaknya Indika Energy turut melindungi wilayah sisi timur Pulau Kalimantan dari hantaman ombak Selat Makassar.

Mangrove bukan saja pohon dengan fungsi mitigasi bencana, tetapi juga bisa memperbaiki ekosistem. Termasuk, sebagai “rumah” kepiting (bakau), udang dan ikan yang tentu saja bisa meningkatkan nutrisi dan gizi masyarakat setempat.

Adalah Doni Monardo. Kepala BNPB 2019 – 2021 ini hadir di Paser bersama rombongan Indika Energy Group pada 14 dan 15 Maret 2023.

Pencanangan kedua program ini disempurnakan dengan hadirnya Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, Komisaris Independen Indika Energy, Eko Putro Sandjojo, Vice President Director dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand. Selain itu tampak Direktur Indika Energy, Retina Rosabai, Direktur Utama Kideco, Kurnia Ariawan, dan Leonardus Herwindo selaku CEO Indika Nature.

“Keberlanjutan merupakan elemen inti dari hal-hal yang dilakukan Indika Energy Group, untuk memastikan kegiatan perusahaan dan inisiatif yang dilakukan berjalan selaras dengan keinginan kami untuk memberikan sumbangsih terhadap pembangunan Indonesia,” tutur Azis Armand.

Fokus 14 Titik

Untuk mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan, diperlukan generasi masa depan yang sehat dan cerdas. Untuk itulah, Indika bersama Kideco meluncurkan program Canting Berkelanjutan. Kick offnya, dilaksanakan di Posyandu Melati Putih, Desa Janju, Paser Kalimantan Timur.

“Stunting menjadi salah satu fokus dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia, yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik namun juga kemampuan kognitif anak,” tutur Retina Rosabai seraya menambhakan bahwa Indika Energy dan Kideco fokus melakukan intervensi di 14 desa di Kabupaten Paser.

Retina menegaskan, pemilihan 14 titik itu sudah berdasar data sebaran stunting terbesar di wilayah Paser. Saat ini, angka stunting rata-rata di Kabupaten Paser mencapai 22 persen, kisaran yang sama dengan angka nasional. “Bapak Presiden menginstruksikan agar angka stunting bisa diturunkan menjadi 14 persen di tahun 2024. Kita mendukung instruksi presiden,” tambahnya.

Target Presiden, dinilai cukup agresif. Retina setuju, stunting harus diberantas. Ancaman pengidap stunting adalah kapasitas otak yang tidak berkembang melebihi kapasitas anak usia kelas 6 SD.

Direktur Utama Kideco, Kurnia Ariawan menegaskan jika program pencegahan stunting di Kabupaten Paser berhasil maka otomatis menuai dampak yang sangat positif dimasa depan. “Saya berdoa, kelak ada pemimpin baik di level provinsi bahkan tingkat nasional, akan lahir dari kecamatan Tana Grogot,” ujarnya.

Mangrove Desa Lori

Saat bersamaan, Indika Nature, Indika Energy menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Indonesia (BRGM) untuk program penanaman dan percepatan rehabilitasi mangrove. Penandatanganan dilakukan oleh Azis Armand, Vice President & Group CEO Indika Energy, dan Ayu Dewi Utari, Sekretaris BRGM, disaksikan dr. Fahmi Fadli, Bupati Kabupaten Paser.

Pada hari yang sama dilakukan penanaman sekitar 300 bibit mangrove di Desa Lori, Kalimantan Timur. “Mangrove adalah ekosistem pesisir yang penting, dan Indonesia adalah rumah bagi mangrove terluas di dunia. Kami melihat mangrove tidak hanya dapat memberikan dampak terhadap lingkungan namun secara terintegrasi dapat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian dan sosial masyarakat setempat,” tutur Azis Armand.

Indika Energy telah lama berkomitmen untuk menanam kembali dan merestorasi area tempat perusahaan beroperasi. Di luar area operasional, bersama anak perusahaan dan mitra, Indika Energy telah menanam lebih dari 100 ribu pohon mangrove di seluruh Indonesia.

Melalui program IMPACT, Indika Energy mendukung upaya Pemerintah dalam penanaman dan rehabilitasi mangrove dalam skala yang lebih luas dan berkelanjutan menuju pencapaian netral karbon di Indonesia. Indika Energy berencana untuk melaksanakan rehabilitasi mangrove di lahan seluas 250 Hektar (Ha) yang tersebar di 4 desa, yaitu Desa Lori, Desa Sungai Langir, Desa Tajur, dan Desa Pasir Mayang di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Selain penanaman dan rehabilitasi mangrove, juga dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar berupa penguatan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mangrove yang ditanam tetap hidup berkelanjutan. Semua itu selaras dengan slogan kabupaten Paser: Olo Manin Aso Buen Si Olo Ndo, Hari esok lebih baik dari hari ini.

Pohon Untuk IKN

Rekam jejak Indika dalam menjaga alam, bukanlah semata atas dua program di atas. Beberapa waktu lalu, Indika Energy ikut mendukung pembibitan pohon bernilai ekologis dan ekonomis, yang selanjutnya akan ditanam di kawasan Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur.

Aktivitas itu melibatkan kerjasama TNI Angkatan Darat, Bumn MIND ID, Kadin Indonesia di bawah komando Persatuan Purnawirawan TNI-AD (PPAD). Setidaknya ada 65 jenis bibit pohon dengan total 160 ribuan pohon siap tanam setinggi 1 sampai 5 meter saat ini sedang tahap pengiriman ke Ibukota Nusantara dalam waktu dekat. (*/egy)

Kasad Dukung Kapal dan Prajurit untuk Tanam Pohon di IKN

JAYAKARTA NEWS – Jargon “TNI-AD adalah PPAD, dan PPAD adalah TNI-AD” makin nyata dengan kolaborasi terbaru. Persatuan Purnawirawan TNI-Angkatan Darat (PPAD) Senin (21/11/2022) menyerahan bantuan ratusan ribu bibit pohon untuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kalimantan Timur.

Program itu terwujud berkat dukungan sejumlah pihak, yang oleh Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo, disebut sebagai kolaborasi Pentahelix. Dukungan datang antara lain dari Mabes TNI, TNI AD, MIND ID, Indika Group, Kadin Indonesia, dan akademisi (IPB). “Di samping bantuan tak langsung dari masyarakat Desa Jatikarya, Kota Bekasi, tempat kebun bibit ini berada,” ujar Doni Monardo.

Dalam kesempatan itu, Kasad diwakili kehadirannya oleh Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. “Mewakili Kasad, kami Mabes TNI-AD menyambut baik program ini. Untuk itu, kami akan membantu proses pengangkutan ratusan ribu bibit pohon dari kebun bibit ke IKN di Kalimantan Timur dengan kapal-kapal TNI-AD,” ujar Letjen Agus.

Selain itu, Wakasad juga menyampaikan, saat dimulai proses pengiriman, karantina pohon dan penanaman, akan melibatkan para prajurit TNI-AD. “Anggota TNI-AD akan terjun langsung dalam proses perawatan sampai benar-benar hidup dan bertumbuh,” tegasnya.

Atas komitmen Mabes TNI dan TNI-AD, Menteri PUPR mengucapkan banyak terima kasih.

Di sela-sela acara makan siang, usai seremoni serah terima bantuan bibit pohon untuk IKN, Menteri Basuki Hadimuljono naik ke panggung. Ia minta Panji Alit, pemusik Rumah Kreatif Nusantara untuk mengiringinya menyanyi. Basuki pun melantunkan lagu nasional “Ibu Pertiwi” karya Ismail Marzuki dengan iringan gitar.

Wakasad, Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si saat memberi sambutan mewakili Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (foto: PPAD)

Kolaborasi Pentahelix

Dalam kesempatan itu, Doni Monardo tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah bersama-sama PPAD mewujudkan program bantuan bibit pohon untuk IKN. Terutama kepada para perusahaan tambang, Doni berharap meningkatkan kapasitas pembibitan pohon, bahkan bila perlu membuat bank pohon.

“Kerja industri tambang, berkaitan erat dengan menguliti bumi, untuk mengambil mineral di dalamnya. Nah, bumi yang terkupas itu, harus ditutup kembali dengan penanaman pohon,” ujar Doni.

Pernyataan Doni disambut baik Direktur Antar Lembaga MIND ID, Danny Amrul Ichdan. Selain mendukung program PPAD, MIND ID juga secara khusus akan menyumbangkan bibit-bibit pohon sukun unggulan. “Kami bersama PPAD, Kodam XVI Pattimura, Universitas Pattimura sedang melaksanakan program sejuta pohon sukun dari Kampung Tengah Tengah, Maluku. Sebagian di antaranya kami sumbangkan untuk IKN,” kata Danny.

Sementara itu, kesan senang berkolaborasi dengan PPAD juga disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. Ia mengatakan, sejauh ini selalu seiring dan sejalan dengan Doni Monardo. Termasuk saat Doni Monardo menjabat Kepala BNPB/Ketua Satgas Covid-19.

“Kolaborasi itu terus berlanjut hingga kini, saat beliau menjabat Ketua Umum PPAD. Kegiatan menyumbang bibit-bibit pohon untuk IKN ini adalah kehormatan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung, dan Kadin Indonesia mendukung sepenuhnya,” tegas Arsjad.

Dari Indika Group yang mendukung program tersebut, hadir dua pejabat eksekutifnya. Mereka adlaah Azis Armand (Vice President Director and Group CEO Indika Energy), dan Leonardus Herwindo (CEO Indika Nature). (*)

Istana Presiden Pindah, Beringinnya Menyusul

PPAD Sumbang Ratusan Ribu Pohon untuk IKN

JAYAKARTA NEWS – Demi dan atas nama penghijauan di lokasi Ibu Kota Negara (IKN), sejumlah lembaga berkolaborasi menyumbangkan bibit-bibit pohon, di bawah koordinasi Persatuan Purnawirawan TNI-Angkatan Darat (PPAD).

Ratusan ribu bibit aneka pohon, Senin (21/11/2022) diserahkan kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mewakili Pemerintah Republik Indonesia.

Para pihak yang bergotong-royong menyumbangkan bibit-bibit pohon itu di antaranya, MIND ID. Mining Industry Indonesia (MIND ID) adalah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia beranggotakan PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Inalum (Persero), PT Timah Tbk.

Lembaga lain adalah Indika Group. Indika Group didirikan 1968 merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang media, peralatan, properti, pertambangan, dan infrastruktur. Member Indika Group di antaranya Indika Energy dan Indika Nature.

Pihak yang juga memberikan dukungan adalah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, di bawah Ketua Umum Arsjad Rasjid. Kolaborasi ini juga melibatkan Mabes TNI dan TNI AD.

Serah terima bibit pohon dilakukan di bilangan Jatikarya, Kota Bekasi. Turut menyaksikan moment bersejarah itu antara lain, Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, Danny Amrul Ichdan (Direktur Hubungan Antarlembaga MIND ID), Arsjad Rasjid (Ketua Kadin Indonesia), Azis Armand (Vice President Director and Group CEO Indika Energy), dan Leonardus Herwindo (CEO Indika Nature).

Sementara, Menteri PUPR hadir ke lokasi kebun bibit, didampingi Sekjen Ir. Mohammad Zainal Fatah, dan para Dirjen serta pejabat setingkat eselon I lain. Yang menarik, mereka semua tidak datang sendiri-sendiri, melainkan naik minibus PUPR.

Setiba di lokasi, Doni Monardo langsung mengajak rombongan tour kebun bibit. Doni memperlihatkan 65 jenis pohon yang akan disumbangkan, dari ratusan ribu batang pohon yang siap dikirim ke IKN.

Satu per satu dijelaskan oleh Doni, nama pohon, asal-usul pohon, karakter pohon. Bahkan terhadap satu jenis pohon yang dipercaya memiliki khasiat tertentu, atau mitos tertentu. Urusan pohon Doni memang hafal luar kepala.

Di tengah tour, tiba-tiba Menteri Basuki meng-cut. “Sebentar pak Doni. Tadi mana pak Iwan, yang pakar pohon dari IPB?” Dr Ir Iwan Hilwan pun maju mendekat, “Saya, pak Menteri”.

“Saya mau tanya, jawab dengan jujur. Benar atau tidak, semua penjelasan pak Doni tentang pohon-pohon tadi…,” tanya Menteri Basuki dengen mimik lucu. Anggota rombongan semua tertawa.

Iwan menjawab, “Semua benar, pak Menteri.”

Giliran Menteri Basuki yang tertawa lebar. “Itulah hebatnya pak Doni, meski lulusan Akabri, dia bisa hafal betul nama-nama pohon, karakter, bahkan asal-usulnya,” kata Menteri Basuki, disambut tepuk tangan rombongan yang hadir.

Memori serah terima bantuan pohon dari PPAD (didukung MIND ID, Energy Group, Kadin Indonesia, Mabes TNI, dan TNI-AD) dari Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mewakili pemerintah Republik Indonesia. (foto: PPAD)

Pohon Tepi Jalan

Pohon yang sedia dikirim ke lokasi IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu, terdiri atas pohon keras dan langka, pohon buah-buahan yang memiliki nilai ekonomis, dan rumput vetiver.

Jenis-jenis pohon dan kegunaannya, dipaparkan oleh pakar pohon IPB Dr Ir Iwan Hilwan, dari Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB. Ia membaginya menjadi dua area tanam. Yang pertama di area perkotaan, seperti di tepi jalan dan halaman perkantoran. Yang kedua, untuk hutan atau semacam arboretum.

Arboretum adalah suatu tempat berbagai pohon ditanam dan dikembangbiakkan untuk tujuan penelitian atau pendidikan (KBBI). Arboretum juga merupakan salah satu lingkungan yang di dalamnya menjadi tempat atau habitat bagi beberapa fauna.

Untuk tanaman tepi jalan dan halaman perkantoran, Iwan Hilman menyebutkan kriterianya. Antara lain, berbunga indah, bertajuk rindang, tidak mudah patah atau tumbang, serta akarnya tidak merusak trotoar atau badan jalan.

Sejumlah pohon yang sesuai antara lain tabebuya, baik yang berbunga pink, kuning maupun merah. Lalu flamboyant merah. Juga jacaranda dengan bunga ungu yang cantik. 

Jenis pohon lain adalah Spathodea yang bunganya oranye menyala. “Orang kita menyebutnya Ki Acret, atau Kacreutan,” ujar Iwan.

Berikutnya pohon saputangan, yang indah saat berbunga. Iwan juga mereferensikan pohon pule yang sangat bagus pola percabangannya. Ia mencontohkan pohon pule yang ada di sekitar Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Lalu, pohon kenari. Iwan menyebut pohon kenari di kota Bogor. Kenari cenderung tahan terpaan angin. “Pohon asam jawa juga bagus ditanam di tepi jalan,” tambahnya.

Pohon lain adalah filicium atau kerai payung. Ada lagi, Ketapang laut, Ketapang kencana, dan trembesi. Khusus trembesi, disarankan agar agak jauh dari tepi jalan. Sebab, akarnya bisa mendongkrak trotoar dan badan jalan. Tetapi, pohon ini sangat bagus ditanam di tepi jalan karena kemampuannya menyerap karbon dioksida (CO2).

Tanaman tepi jalan dan halaman kantor lain yang ia usulkan adalah baobab. Ini yang oleh Doni Monardo disebut sebagai pohon keabadian. Pohon ini bisa hidup hingga ratusan tahun. Mengingat baobab bisa berdiameter sangat lebar, maka disarankan agar ditanam di tengah halaman.

Penyerahan pohon secara simbolis dari Ketua Umum PPAD Letjen TNI Purn Doni Monardo kepada Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. (foto: PPAD)

Pohon Hutan

Iwan Hilman juga menyebutkan sejumlah pohon yang bagus untuk hutan. Di antaranya merbau dan cempedak. Khusus pohon cempedak sangat bagus, karena bisa mengundang satwa perimata.

Kemudian pohon pala dan beringin. Nah khusus beringin, buahnya sangat disenangi burung. “Yang kita sebut buah, sebenarnya itu bunga,” kata Iwan.

Lalu pohon ulin, yang sudah langka di Indonesia. Juga pohon langka lain, Torem, endemik Maluku. Berikutnya, eucalyptus, suren, gandaria, jamblang, eboni, waru laut, dan sebagainya.

Istana dan Beringin

Ratusan ribu batang pohon dengan ketinggian rata-rata di atas 3 meter itu, sebagian besar hasil budidaya dan garapan Doni Monardo. “Jenderal Pohon” ini aktif melakukan pembibitan aneka jenis pohon sejak tahun 2008, saat menjabat Dan Brigif Kariango, Sulawesi Selatan.

Sejumlah pohon beringin yang akan dikirim ke IKN, adalah beringin istimewa. Sebagian bibitnya berasal dari beringin yang ada di Istana Negara.

Doni Monardo secara khusus meminta Yon Kawal Paspampres memungut dan mengumpulkan biji-biji beringin yang jatuh dan menyerahkan kepadanya, untuk disemaikan. Itu dilakukan sejak menjabat Dan Paspampres tahun 2012.

“Jadi pak Menteri, yang pindah ke IKN tidak saja Istana Presiden tetapi juga termasuk pohon beringinnya,” ujar Doni Monardo kepada Menteri Basuki Hadimulyo. Menteri sejenak tertegun, lalu tertawa sambil berkata, “Benar sekali, pak Doni.”

Ada juga bibit beringin yang bijinya ia dapat dari kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) serta beringin unik di Jl. Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Khusus pohon trembesi, bisa dikatakan sebagai pohon “jagoan” Doni Monardo. Melalui komunitas Budidaya Trembesi (Budiasi), Doni telah “mentrembesikan” banyak kawasan. Mulai dari markas Brigif Kariango, sejumlah kawasan di Makassar, Bogor, Padang, jalur Pantura bekerjasama dengan PT Djarum, Lombok, dan terlalu banyak jika dideret wilayah yang telah “ditrembesikan” oleh Doni sejak tahun 2008.

Pohon lain yang bakal tumbuh di IKN adalah Asam Laos. Pohon ini punya riwayat unik. Alkisah, saat berdinas di Paspampres, Doni acap bepergian ke luar negeri mendampingi Kepala Negara. Termasuk di antaranya ikut menikmati jamuan kenegaraan.

Saat mencicipi aneka buah, utamanya buah yang berbiji, buahnya dimakan, bijinya ditaruh di atas tisu, lalu disimpan di dalam kantong jas yang ia kenakan. Sesampai Tanah Air, tangan dingin Doni akan menyemaikan biji-biji itu. Ada yang berhasil, ada yang gagal. Nah, pohon asam laos itu termasuk yang berhasil.

Ada lagi pohon mimba. Ini adalah jenis pohon yang banyak ditemukan di NTT dan NTB. Doni mendapatkan biji pohon ini langsung dari Bupati Sikka, NTT, beberapa waktu lalu.

Pohon ini mempunyai berbagai manfaat untuk pertanian dan kesehatan serta dapat diintegrasikan dalam sistem agroforestri. Pohon mimba ini pula yang dikirim Presiden Sukarno untuk ditanam di Padang Arafah Saudi Arabia dan dikenal dengan nama “Pohon Sukarno”.

Beralih ke pohon angrit. Salah satu jenis pohon khas yang terbilang sangat langka. Kebetulan, kebun bibit Doni Monardo bisa menyemaikannya.

Pohon angrit (Distylium stellare) dapat tumbuh di ketinggian 35 sampai 2200 mdpl. Tingginya bisa mencapai 20-40 meter dengan diameter 80-200 cm.

Daerah penyebaran antara lain di Gunung Papandayan, Jawa Barat. Tim pembibitan Doni Monardo berhasil menyemaikan biji angrit di media tanah yang gembur halus lalu ditutup plastik molsa atau dedaunan. Tujuannya agar menjaga kelembaban dan terpaan sinar matahari langsung.

Setelah biji berkecambah tumbuh daun dua atau tiga helai, lalu dipindah satu per satu ke polybag ukuran 10 x 15 yang sudah diisi tanah. Usia siap tanam di kebun 6 sampai 7 bulan dengan ketinggian 30 cm/40 cm. “Memang tidak mudah menyemaikan biji pohon angrit, tapi kami berhasil,” ujar Doni.

Bank Pohon

Dalam kesempatan itu, Doni mengingatkan pentingnya “Bank Pohon”. Penebangan liar, alih fungsi lahan, mengakibatkan banyak bencana. Kerugian akibat bencana alam tidak hanya materi tetapi juga nyawa manusia. “Ini tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan Bank Pohon. Perusahaan-perusahaan tambang bisa menjadi pionir,” ujar Kepala BNPB 2019 – 2021 itu.

Bank Pohon adalah sejenis kebun pembibitan tanaman, termasuk laboratorium nursery. Perusahaan-perusahaan tambang punya kewajiban mencetak bank pohon.

“Perusahaan tambang dan energi, pekerjaannya pasti menguliti permukaan kulit bumi. Karenanya secara moral harus ikut bertanggung jawab memulihkan kulit bumi dengan menyediakan Bank Pohon. Pohon-pohon itu kelak ditanam untuk menggantikan kulit bumi yang sudah dikupas,” ujar Doni, yang juga Komisaris Utama MIND ID itu.

Video dari Presiden

Usai penyerahan bibit-bibit pohon, Menteri PUPR mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang berkolaborasi. “Keterlibatan PPAD tidak hanya pada penyerahan bibit, tapi kami akan libatkan sampai proses pengiriman dan penanaman. Sebab menanam pohon tidak main-main, harus ada ahlinya,” kata Basuki.

Terlebih, jenis tanah di Kalimantan Timur berbeda. Karena itu perlu treatment khusus, agar pohon-pohon tadi bisa tumbuh dengan baik. “Termasuk tadi pak Doni katakan, sesampai di sana, pohon juga tidak langsung ditanam, tapi dikarantina dulu untuk penyesuaian,” katanya.

Yang jelas, Presiden Joko Widodo sangat menekankan pada aspek lingkungan dan estetika. “Kalau beliau bepergian dan melihat pepohonan yang bagus, beliau langsung videokan dan kirim ke saya. Lalu beliau berpesan, ‘saya ingin seperti ini’ (di IKN) nanti,” tambah Basuki.

Dalam desain pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, tersedia 65 sampai 70 persen ruang terbuka hijau. “Jadi tidak hanya hijau, tapi juga biru, karena didesain akan mencetak banyak embung sebagai penampungan sekaligus resapan air,” tambah Basuki.

Dalam kesempatan itu, Kasad diwakili Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. menyambut baik kegiatan sumbang pohon untuk IKN. Kasad bahkan menyiapkan kapal khusus untuk mengangkut pohon-pohon tersebut ke IKN. Selanjutnya, Kasad melalui Wakasad juga berpesan agar saat menamam dan merawat pohon-pohon itu, anggota TNI AD dilibatkan.

Sejuta Sukun

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID, Danny Amrul Ichdan, menyatakan sangat mendukung program pengiriman dan penanaman bibit pohon ke IKN.

Program ini sejalan dengan visi MIND ID. “Ini adalah perwujudan Noble Purpose MIND ID ‘We explore natural resources for civilization, prosperity and a brighter future’.” Kata Dany pula. Karenanya, MIND ID berkomitmen mewujudkan program satu juta bibit sukun, termasuk untuk ditanam di IKN.

“Selain menyumbang pohon sukun, MIND ID juga menyumbang 20.000 bibit pohon campuran yang dihasilkan dari kegiatan kerjasama MIND ID dengan Yayasan Bumi Selaras Sejahtera,” tambahnya.

Bibit pohon sukun ini merupakan kolaborasi PPAD, MIND ID, Kodam XVI/Pattimura, dan Universitas Pattimura. Bibit sukun unggulan didatangkan dari Kampung Tengah Tengah, Tulehu, Maluku Tengah. Kurang lebih 45 menit dari kota Ambon.

Sementara itu, kesan senang berkolaborasi dengan PPAD juga disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid. Ia mengatakan, sejauh ini selalu seiring dan sejalan dengan Doni Monardo. Termasuk saat Doni Monardo menjabat Kepala BNPB/Ketua Satgas Covid-19.

“Kolaborasi itu terus berlanjut hingga kini, saat beliau menjabat Ketua Umum PPAD. Kegiatan menyumbang bibit-bibit pohon untuk IKN ini adalah kehormatan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung, dan Kadin Indonesia mendukung sepenuhnya,” tegas Arsjad. (egy/roso)

Masyarakat Adat Dayak Mendukung Penuh Pemindahan Ibu Kota Negara

JAYAKARTA NEWS-— Masyarakat Adat Suku Dayak menyatakan dukungannya secara penuh terhadap pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Tak hanya itu, dukungan masyarakat di Kalimantan itu secara luas ditegaskan oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Tahun 2022. Acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian diselenggarakan di Hotel Novotel Balikpapan, Kaltim, Kamis (13/10/2022).

Isran mengatakan, pemindahan IKN merupakan kebutuhan seluruh elemen bangsa. Oleh karenanya, pemindahan IKN tak hanya menguntungkan bagi masyarakat yang berada di Pulau Kalimantan saja, tetapi menjadi kepentingan dan kebutuhan bersama.

“Ibu kota negara ini, bukan lagi urusan Gubernur Kaltim, saya mau sampaikan sekaligus, itu adalah merupakan kontribusi Kaltim dan rakyatnya kepada bangsa dan negara. Ada orang mengatakan ‘Ini menguntungkan Kaltim’ Tidak! Ini menguntungkan seluruh bangsa dan negara,” ujar Isran.

Isran juga menuturkan, persoalan pemindahan IKN bukan hanya untuk pengembangan ekonomi dan pemerataan pembangunan saja. Namun ia menegaskan, sudah saatnya IKN berada di Pulau Kalimantan yang disebut para ahli sebagai tanah yang subur dan minim risiko bencana.

“Hati saya kesal juga, ada tokoh kita yang gak suka dipindahkan (IKN), alasannya cetek-cetek, urusannya ekonomi, urusannya adalah keuangan, kecil. Jadi kalau orang bicara (pemindahan IKN) belum saatnya, ‘Kita ndak punya uang’, haduh, repot kita,” tukasnya.

Sementara itu, Presiden MADN Marthin Billa mengatakan, Rakernas tersebut merupakan kali pertama digelar. Selain untuk merumuskan program dan evaluasi, Rakernas juga untuk menyatakan dukungan terhadap pemindahan IKN.

“Yang terpenting melalui Raker 1 di Balikpapan ini, Masyarakat Dayak Kalimantan dan masyarakat Kalimantan umumnya membuktikan pada masyarakat umum bahwa seluruh masyarakat Kalimantan mengawal dan siap terlibat dalam pembangunan IKN,” tandas Marthin.***/ebn

Pemerintah akan Bangun Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN

JAYAKARTA NEWS— Pemerintah akan membangun pusat pelatihan sepak bola atau training center di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (03/08/2022).

“Bapak Presiden setelah melihat perkembangan sepak bola nasional makin baik, maka beliau memberikan arahan kepada saya dan Ketua Umum PSSI segera akan membangunkan training camp sepak bola kita, di situ semuanya sudah lengkap, dan akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara, ibu kota negara yang baru,” ujar Menpora dalam keterangannya, sebagaimana dikutip dari laman setkab.go.ud

Menpora melanjutkan, rencananya di IKN pemerintah akan membangun berbagai fasilitas olahraga, baik fasilitas utama maupun fasilitas pendukung secara lengkap. Hal ini juga berkaitan dengan rencana pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2036 kelak.

“Sekaligus beliau beberapa waktu yang lalu sudah memberikan arahan kepada saya untuk kita bidding menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, tetapi proposal itu sudah mencantumkan pelaksanaannya ada di IKN,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menambahkan bahwa pihaknya merasa gembira dengan gagasan Presiden Jokowi yang ingin membangun pusat pelatihan sepak bola di IKN. Menurutnya hal tersebut merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di tanah air.

“Ini yang ditunggu-tunggu oleh publik. Sekali lagi, terima kasih Pak Presiden atas atensi kepada sepak bola dan insyaallah sepak bola Indonesia akan terus baik dan maju,” ujar Ketua Umum PSSI.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu Sekretaris Kabinet Pramono Anung.***/ebn

KSP Persilakan Pemilik Tanah di IKN Ajukan Klaim

JAYAKARTA NEWS – Kantor Staf Presiden mempersilakan semua pihak yang merasa memiliki tanah di wilayah wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mengajukan klaim. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan RI Abetnego Tarigan mengatakan, klaim bisa disampaikan kepada tim yang dibentuk Gubernur Kalimantan Timur, yakni Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kaltim dan Kantor Pertanahan (Kantah) Balikpapan.

“Pihak yang memiliki info dan data baik mengenai indikasi kepemilikan masyarakat adat  ataupun indikasi konflik lainnya dapat menyampaikan kepada tim yang dibentuk Gubernur, untuk menjadi bagian yang ditelaah dalam proses kerja yang sudah berjalan,” kata Abetnego, di gedung Bina Graha Jakarta, Senin (21/3).

“Mekanisme ini diatur dalam Pergub Kalimantan Timur No 6/2020  tentang pengendalian peralihan penggunaan tanah dan perizinan pada kawasan calon Ibu Kota Negara dan kawasan penyangga,” imbuhnya.

Sebagai informasi, terdapat beberapa kategori lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan IKN. Kategori lokasi tersebut terdiri dari zona inti dan zona-zona pengembangan. Yakni, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Seluas 6.671 hektare, Kawasan IKN 56.180 hektare, dan Wilayah Darat IKN 256.142 hektare.

Abetnego memastikan, tidak ada penguasaan tanah pada zona Kawasan Inti Pusat Pemeritahan. Sebab fresh land di kawasan hutan. Sedangkan terhadap zona pengembangan, ujar dia,  terdapat indikasi  penguasaan-penguasaan eksisting, baik oleh masyarakat, perusahaan, institusi, ataupun pihak lain terkait.

“Areal itu yang saat ini dilakukan inventarisasi dan verifikasi oleh Kanwil BPN Kaltim dan Kantah Balikpapan,” terannya.

Ia menambahkan, saat ini tim juga menangani beberapa klaim, baik yang datang dari masyarakat adat, seperti ahli waris kesultanan Kuai, maupun klaim dari 14 kelompok tani di lokasi IKN.

Pria kelahiran Pematang Siantar Sumatera Utara ini juga mengutarakan, pemerintah saat ini sedang berproses untuk menyusun peraturan pelaksana UU IKN. Salah satunya, sebut dia, Ranperpres tentang perolehan, penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah, serta pembatasan pengalihan hak atas tanah di Ibu Kota Nusantara.

“Aturan tersebut akan mengatur, mengendalikan, dan mengantisipasi permasalahan pertanahan yang ada,” pungkas Abetnego. (*/pr)