Jalan-Jalan di Hari Kasih Sayang: 7 Cara Menghabiskan Hari Valentine Bersama Yang Tersayang di Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Bulan Februari identik dengan Hari salah satunya dengan berwisata bersama. Tak hanya romantis, wisata bersama pasangan juga memberikan kesempatan untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Indonesia yang tak ada habisnya.

Ada banyak destinasi wisata di Indonesia yang menawarkan aktivitas bagi pasangan. Pastinya akan memberikan pengalaman tak terlupakan dan bisa membuat hubungan jadi makin lengket serta romantis. 

Berikut tujuh destinasi valentine romantis di Indonesia yang dapat menjadi ide menghabiskan momen Valentine bersama yang terkasih, dikutip dari Laman Kemenpar, Minggu (8/2/2026).

  1. Bali – Destinasi Wisata Romantis Tiada Akhir

Destinasi valentine romantis pertama yang sudah pasti wajib ada dan dicoba adalah Bali. Pulau Dewata tersebut memang tak pernah ada habisnya dalam memberikan pengalaman berwisata termasuk wisata romantis di Hari Valentine. 

Bali menawarkan beragam destinasi romantis legendaris seperti Pantai Jimbaran, Uluwatu, Tanah Lot, dan kawasan Ubud. Buat para pasangan, ada banyak aktivitas romantis yang dapat dilakukan. Kalian dapat menikmati makan malam di tepi pantai, bersantai di vila privat, dan menyaksikan matahari terbenam di tebing pinggir laut Uluwatu nan dramatis sambil disuguhi pertunjukan Tari Kecak.

Ingin merasakan pengalaman lebih otentik tetapi tetap romantis? Kalian dapat mencoba yoga di Ubud, snorkeling di Pulau Menjangan, berjalan santai di pantai Amed serta mengunjungi sejumlah pura yang menjadi daya tarik wisata budaya Pulau Bali.

  1. Yogyakarta – Wisata Budaya dan Kota Bersejarah

Destinasi Valentine romantis berikutnya adalah Yogyakarta. Yogyakarta memang mampu membuat siapapun yang pernah datang akan merindukannya karena sisi romantisme kota ini. 

Yogyakarta cocok untuk pasangan yang suka suasana hangat dan sederhana. Aktivitas romantis bisa dimulai dengan bersepeda di Kawasan desa wisata atau Kawasan Kraton sambil menikmati jajanan tradisional. Kemudian, menikmati senja di Candi Ratu Boko, hingga foto berdua di kawasan bersejarah Kotagede.

Di siang hari, kalian bisa mencoba workshop batik bersama atau makan siang cantik di kafe-kafe estetik Kawasan Prawirotaman dan Tirtodipuran. Setiap sudut Jogja mampu menghadirkan pengalaman kencan yang intim dan penuh cerita.

Jangan lewatkan suasana malam kota Yogyakarta dengan berjalan kaki menyusuri Malioboro dan berfoto dengan latar belakang Monumen Tugu Palputih Jogja nan ikonik. 

Mau yang bikin akrab sama pasangan? Bisa coba ikuti workshop batik atau membuat kerajinan perak. Unik tapi tetap romantis kalau dilakukan berdua dengan orang tersayang kan?

  1. Train-Date – KA Panoramic

Siapa bilang wisata saat Valentine harus selalu di restoran mewah atau pantai? Jika mau yang tidak biasa, maka bisa mencoba Train-Date dengan naik KA Panoramic nan mampu memberikan pengalaman slow travel yang unik. 

KA Panoramic dan KA Kompartemen merupakan dua layanan kelas mewah yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia. KA Panoramic memiliki eksterior berwarna hijau tua dengan kaca jendela berukuran superbesar. Bagian atapnya berupa kaca transparan yang memungkinkan penumpang untuk menikmati pemandangan di sepanjang jalur kereta api dengan lebih maksimal. Adapun rute KA Panoramic digandengkan dengan layanan KA reguler di KA Parahyangan (Relasi Gambir-Bandung PP), KA Papandayan (Relasi Gambir-Garut PP), KA Pangandaran (Relasi Gambir-Banjar PP), KA Argo Wilis dan KA Turangga (Relasi Bandung-Surabaya Gubeng via Yogyakarta PP). 

Kalian yang suka melakukan perjalanan khususnya dengan kereta api, tak boleh melewatkan layanan kereta api ini. Bayangkan duduk berdua di kereta, menikmati pemandangan sawah, gunung, dan kota dari jendela, sambil bercakap-cakap atau sekadar menikmati waktu berkualitas bersama. Aktivitas sederhana ini bisa menjadi salah satu momen paling hangat dalam perjalanan bersama orang tercinta.

  1. Belitung – Islands & Beaches Hopping di Surga Tersembunyi

Rekomendasi destinasi wisata valentine bersama orang tercinta lainnya yaitu Pulau Belitung. Bagi pasangan yang suka pantai dan hidden gems, Belitung merupakan pilihan sempurna. Pulau-pulau kecil dengan pasir putih bersih dan batu granit eksotis menanti untuk dijelajahi tanpa perlu takut akan suasana yang terlalu ramai. 

Kalian bisa mencoba islands hopping ke sejumlah pulau eksotis seperti Pulau Lengkuas, Pulau Pasir, Pulau Kelayang, dan Pulau Batu Berlayar. Jangan lewatkan aktivitas snorkeling di perairan Belitung nan jernih. Selain itu, berfoto dengan latar belakang pantai bebatuan granit di Pantai Tanjung Tinggi juga layak untuk diabadikan bersama pasangan.

Mau yang lebih romantis? Silakang booking private dinner di resor Kawasan Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang untuk makan malam romantis berdua di pantai privat sambil menunggu matahari terbenam. 

Rasanya, setiap momen di Belitung menawarkan pengalaman privat nan romantis dan jauh dari keramaian. Benar-benar definisi a sweet escape in Valentine ya.

  1. Jakarta – Valentine Ala Anak Urban

Jakarta jadi destinasi wisata valentine? Apakah cocok? Kota metropolitan ini bukan hanya sekadar pusat bisnis dan ekonomi semata. Bagi pasangan urban, Jakarta menyimpan banyak kejutan dan tempat dengan suasana romantis nan kekinian.

Kalian bisa melakukan aktivitas museum-date yang ada di seantero Jakarta seperti di Kawasan Kota Tua Jakarta, Museum Nasional, maupun TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Kemudian, menjelajah galeri seni ataupun pameran karya seni yang sering diselenggarakan hampir setiap minggunya. Cocok banget untuk pasangan penikmat Sejarah dan seni. 

Jangan lewatkan pula cafe and restaurant hopping karena Jakarta adalah pusatnya. Mulai dari restoran fine dining di Kawasan SCBD (Sudirman Central Business District), Menteng, dan Kuningan, hingga kafe-kafe kekinian di Kawasan Blok M dan PIK (Pantai Indah Kapuk). Ada banyak kuliner dari berbagai penjuru daerah maupun dunia yang siap menggoyang lidah kalian di Jakarta. 

Jakarta memang unik karena setiap aktivitas bisa disulap menjadi pengalaman Valentine yang modern dan kreatif. Jika ingin yang lebih aktif dan sehat, kalian bisa olahraga ringan bersama di kawasan GBK (Gelora Bung Karno). Olahraga bersama pasangan bisa menambah elemen keceriaan sekaligus bonding yang lebih kuat.

Dengan konsep Urban Valentine Destination, Jakarta mampu menunjukkan bahwa romantisme juga bisa hadir di tengah kesibukan kota.

  1. Plesir Romantis ke Kawasan Pegunungan di Indonesia 

Bagi pecinta pegunungan dan pencari udara sejuk, Indonesia punya banyak destinasi wisata valentine di Kawasan pegunungan yang memiliki suasana romantis. Beberapa kawasan tersebut antara lain Danau Toba di Sumatra Utara, Lembang di Jawa Barat, Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah, dan Gunung Bromo di Jawa Timur.

Dengan udara sejuk, pemandangan alam nan indah, suhu nan dingin, tentunya plesir romantis ke Kawasan pegunungan merupakan romantic escape bagi para pasangan terutama yang menyukai Kawasan pegunungan. 

Kalian dapat memilih antara Lembang untuk udara sejuk dan suasana santai, Dataran Tinggi Dieng untuk menjelajah kawah-kawah aktif Kawasan Dieng dan Telaga Warna nan legendaris. Di Jawa Timur, Gunung Bromo sangat layak dikunjungi karena panorama matahari terbit nan dramatis di lautan pasir. 

Setiap destinasi menawarkan pengalaman berbeda mulai trekking ringan, piknik romantis, berkeliling dengan kuda, atau sekadar menikmati sunrise bersama pasangan. 

Kawasan pegunungan senantiasa menghadirkan ketenangan dan kesejukan alam yang sulit didapat di kota-kota besar. Hal ini menjadikannya sebagai pilihan destinasi Valentine yang memorable.

  1. Sumba – Perjalanan Overland Menikmati Alam dan Budaya Eksotis

Destinasi wisata Valentine di Indonesia nan romantis sekaligus penuh dengan sensasi petualangan adalah Sumba. Berlokasi di Nusa Tenggara Timur, Sumba dikenal akan alamnya yang memukau karena perpaduan antara perbukitan, padang rumput/sabana, dan pantai berpasir putih nan cantik. Apalagi, Sumba punya sejumlah resor mewah nan eksklusif dan cocok untuk pasangan yang sudah menikah dan akan berbulan madu. Pastinya pengalaman Valentine di sini bisa menjadi salah satu yang terindah seumur hidup. 

Bagi penikmat perjalanan darat/overland, Sumba menawarkan pengalaman perjalanan overland yang layak untuk dicoba. Kalian dapat menjelajah dari Kawasan Sumba Darat Daya seperti Desa Adat Ratenggaro, Pantai Mbawana, Danau Waikuri, dan Bukit Lendongara. Kemudian, arahkan kemudi menuju Sumba Timur menuju Bukit Wairinding, Air Terjun Tanggedu, dan Pantai Walakiri. 

Sepanjang perjalanan, kalian akan disuguhi sabana luas, perbukitan membentang, pantai tersembunyi, dan desa adat tradisional bersejarah. Pastinya mata dan pikiran akan ikut segar, begitu pula hubungan antara kalian pun akan semakin segar dengan menjelajahi Pulau Sumba.

Perjalanan overland Pulau Sumba ini menjadi pilihan menarik bagi pasangan yang menginginkan wisata alam sekaligus petualangan berkesan dengan sentuhan budaya nan eksotis.

Itulah 7 rekomendasi destinasi valentine di Indonesia. Rupanya berwisata dapat menjadi cara bermakna untuk merayakan Valentine sekaligus mempererat kebersamaan serta hubungan dengan orang tercinta. 

Dengan beragam pilihan destinasi romantis di Indonesia, pasangan dapat menikmati pengalaman yang sesuai dengan minat masing-masing. Selain memberikan kenangan nan berharga, dengan berwisata juga berkontribusi dalam pariwisata di berbagai daerah.***/mel

Fakta Unik tentang Hari Valentine: Dari Asal-usul yang Misterius hingga Tradisi Unik di Beberapa Negara

JAYAKARTA NEWS – Hari Valentine yang jatuh setiap 14 Februari selalu identik dengan cinta, bunga, dan cokelat.

Namun, di balik romantisme perayaan ini, ada berbagai fakta unik yang mungkin belum banyak diketahui.

Dari tradisi unik di berbagai negara hingga larangan perayaan di beberapa wilayah. Berikut adalah fakta menarik tentang Hari Valentine yang dikutip dari Laman BUMN, Rabu (12/2/2025).

1. Asal-usul Hari Valentine Masih Menjadi Misteri

Banyak yang percaya bahwa Hari Valentine berasal dari kisah Santo Valentinus, seorang pendeta yang menentang perintah Kaisar Romawi Claudius II dengan menikahkan pasangan secara diam-diam.

Namun, ada juga teori lain yang menyebutkan bahwa perayaan ini berasal dari festival Romawi kuno bernama Lupercalia, yang dirayakan pada pertengahan Februari sebagai bentuk penghormatan kepada dewa kesuburan.

2. 145 Juta Kartu Valentine Dikirim Setiap Tahun

Hari Valentine adalah salah satu hari terbesar dalam industri kartu ucapan.

Menurut statistik, sekitar 145 juta kartu Valentine dikirim setiap tahunnya di seluruh dunia, menjadikannya perayaan terbesar kedua setelah Natal dalam hal pengiriman kartu ucapan.

3. Jepang dan Korea Punya Tradisi Unik dengan Cokelat

Di Jepang, wanita yang memberikan cokelat kepada pria pada Hari Valentine adalah tradisi yang sudah berlangsung lama.

Ada dua jenis cokelat yang diberikan: “Giri-choco” (cokelat wajib untuk rekan kerja atau teman) dan “Honmei-choco” (cokelat spesial untuk orang yang disukai).

Sebaliknya, pada 14 Maret, yang disebut “White Day“, giliran para pria yang membalas hadiah dengan memberikan cokelat atau kado kepada wanita.

Tradisi ini juga diterapkan di Korea Selatan.

4. Hari Valentine Dilarang di Beberapa Negara

Meskipun dirayakan di banyak tempat, beberapa negara justru melarang perayaan Hari Valentine.

Di Arab Saudi, misalnya, perayaan ini dilarang karena dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.

Pada 2011, polisi agama di sana bahkan melarang penjualan barang-barang bertema Valentine, seperti bunga merah dan kartu cinta.

5. Verona, Kota Romeo dan Juliet, Menerima Ribuan Surat Setiap Tahun

Kisah cinta tragis Romeo dan Juliet karya William Shakespeare masih begitu melekat di Kota Verona, Italia.

Setiap tahun, lebih dari 1.000 surat cinta dikirim ke kota ini, khususnya ke alamat rumah fiktif Juliet.

Uniknya, surat-surat tersebut mendapat balasan dari relawan yang bekerja untuk “Juliet Club”, sebuah organisasi yang khusus mengelola surat-surat cinta dari seluruh dunia.

6. Di Filipina, Valentine Menjadi Hari Pernikahan Massal

Di Filipina, Hari Valentine sering dijadikan momen untuk menggelar pernikahan massal.

Ribuan pasangan menikah secara bersamaan dalam acara yang sering disponsori oleh pemerintah atau perusahaan lokal.

Hal ini tidak hanya menjadi cara romantis untuk merayakan cinta, tetapi juga membantu pasangan yang kesulitan mengadakan pesta pernikahan sendiri.

7. Finlandia dan Estonia Merayakan Hari Valentine Sebagai Hari Persahabatan

Berbeda dengan kebanyakan negara yang menjadikan Valentine sebagai hari penuh romantisme, Finlandia dan Estonia merayakan “Friend’s Day” atau Hari Persahabatan.

Pada hari ini, orang-orang lebih fokus menunjukkan kasih sayang kepada sahabat mereka daripada pasangan romantis.

Hari Valentine bukan hanya sekadar perayaan cinta, tetapi juga memiliki banyak tradisi unik di berbagai negara.

Dari kebiasaan mengirim surat ke Juliet di Italia hingga larangan perayaan di beberapa negara, Hari Valentine selalu menyimpan kisah menarik setiap tahunnya.***/mel

Ragam Kegiatan di Rumah untuk Merayakan Hari Valentine dengan Pasangan dan Keluarga

JAYAKARTA NEWS – Tidak sedikit orang ingin merayakan kasih sayangnya kepada seseorang secara khusus di hari Valentine.

Untuk pasangan, hari Valentine atau hari Kasih Sayang tersebut biasanya diisi dengan makan malam spesial.

Kalau tidak ada dananya, tidak harus merayakan hari Valentine secara mewah atau berlebihan.

Dengan memanfaatkan sesuatu yang di rumah juga bisa. Kreasikan saja agar tampak istimewa.

1. Masak bersama
Banyak orang yang menganggap masak berdua kemudian dimakan bersama-sama itu romantis.

Bisa pilih menu lokal sederhana atau sekalian mencoba hidangan internasional yang mudah dibuat.

Agar seperti di restoran mewah, atur menu mulai dari pembuka hingga penutup.

Setelahnya atur meja makan dengan lilin dan bunga untuk menambah aksen khas hari Valentine.

2. Membuat scrapbook
Selain menyimpan foto di ponsel atau laptop, tidak ada salahnya memajangnya dalam bentuk fisik.

Untuk itu, gunakan hari istimewa ini dengan membuat scrapbook bersama-sama.

Kumpulkan foto-foto lama. Misalnya, sejak pacaran, menikah, bulan madu, hingga momen terkini.

Tempel di sebuah buku atau album. Jangan lupa beri keterangan kenangan yang menarik di sana.

3. Membuat cokelat
Kalau memasak menu lengkap terasa berat, bisa memilih membuat cokelat Valentine sendiri.

Ini lebih mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Total waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam saja.

Modalnya hanya membeli cooking chocolate dan cetakan cokelat.

Beli bahan cokelat sesuai selera, baik dark, sweet, atau white chocolate.

4. Marathon film
Sibuk dengan urusan pekerjaan dan rumah tangga, banyak pasangan tidak punya waktu menonton bersama.

Manfaatkan momen hari Valentine untuk marathon film atau serial. Pilih yang jadi selera bersama.

Bisa film atau serial baru tapi belum sempat ditonton atau pun yang pernah ditonton tapi sudah lama terlupakan.

Jangan lupa siapkan camilan ringan, seperti popcorn, keripik kentang, dan minuman ringan.

5. Main game bersama
Ini bisa jadi pilihan bagi pecinta game, mengingat ada banyak game yang bisa dimainkan bersama-sama.

Mulai dari yang modern sampai tradisional yang mungkin sudah jarang dimainkan.

Ini bisa sekalian jadi kesempatan mengenang masa kecil.

Jangan lupa siapkan hukuman bagi yang kalah agar lebih seru.***/mel

Sejarah Valentine: Mengapa Disebut sebagai Hari Kasih Sayang?

JAYAKARTA NEWS – Setiap tanggal 14 Februari, banyak orang di seluruh dunia merayakan Hari Valentine sebagai momen untuk menunjukkan kasih sayang kepada orang terdekat.

Namun, tidak banyak yang tahu asal-usul sebenarnya dari perayaan ini dan mengapa hari ini begitu identik dengan cinta.

Sejarah Hari Valentine memiliki berbagai versi yang menarik dan berkembang dari waktu ke waktu hingga menjadi tradisi yang dikenal luas saat ini.

Asal Usul Nama Valentine: Kisah Santo Valentinus

Valentine berasal dari nama seorang santo dalam tradisi Kristen, yaitu Santo Valentinus. Menurut salah satu legenda, ia adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-3 Masehi di bawah pemerintahan Kaisar Claudius II.

Saat itu, Claudius melarang pernikahan bagi para prajurit karena ia percaya bahwa laki-laki lajang lebih baik dalam pertempuran.

Namun, Valentinus diam-diam menikahkan pasangan muda yang jatuh cinta, sehingga ia akhirnya ditangkap dan dihukum mati pada 14 Februari.

Karena tindakannya yang dianggap sebagai simbol pengorbanan demi cinta, ia dikenang sebagai pelindung kasih sayang.

Dari Festival Lupercalia ke Hari Kasih Sayang

Selain kisah tersebut, ada juga versi lain yang menyebutkan bahwa Hari Valentine berasal dari festival Lupercalia yang dirayakan di Roma kuno setiap pertengahan Februari.

Lupercalia adalah festival kesuburan yang dipersembahkan kepada dewa Faunus serta pendiri Roma, Romulus dan Remus.

Dalam tradisi ini, laki-laki dan perempuan dipasangkan melalui undian, dan banyak di antara mereka yang akhirnya menikah.

Seiring berkembangnya agama Kristen di Eropa, festival ini dihapus oleh Paus Gelasius I pada akhir abad ke-5 dan digantikan dengan Hari Santo Valentinus.

Bagaimana Valentine Berkembang Menjadi Hari Cinta Romantis?

Pada abad pertengahan, Hari Valentine mulai dikaitkan dengan cinta romantis, terutama karena kepercayaan di Eropa bahwa pertengahan Februari adalah musim kawin bagi burung.

Hal ini menginspirasi penyair Inggris Geoffrey Chaucer untuk menulis puisi yang menghubungkan Valentine dengan asmara.

Sejak saat itu, kebiasaan memberikan surat cinta atau “valentine” mulai berkembang, dan pada abad ke-18, perayaan ini semakin populer di Inggris serta menyebar ke berbagai negara lainnya.

Hingga kini, Valentine tetap menjadi momen spesial bagi banyak orang untuk menyatakan perasaan kepada pasangan, sahabat, atau keluarga.*** /mel