Connect with us

Histori

Fakta Unik tentang Hari Valentine: Dari Asal-usul yang Misterius hingga Tradisi Unik di Beberapa Negara

Published

on

Ilustrasi - Fakta Hari Valentine. (Freepik)

JAYAKARTA NEWS – Hari Valentine yang jatuh setiap 14 Februari selalu identik dengan cinta, bunga, dan cokelat.

Namun, di balik romantisme perayaan ini, ada berbagai fakta unik yang mungkin belum banyak diketahui.

Dari tradisi unik di berbagai negara hingga larangan perayaan di beberapa wilayah. Berikut adalah fakta menarik tentang Hari Valentine yang dikutip dari Laman BUMN, Rabu (12/2/2025).

1. Asal-usul Hari Valentine Masih Menjadi Misteri

Banyak yang percaya bahwa Hari Valentine berasal dari kisah Santo Valentinus, seorang pendeta yang menentang perintah Kaisar Romawi Claudius II dengan menikahkan pasangan secara diam-diam.

Namun, ada juga teori lain yang menyebutkan bahwa perayaan ini berasal dari festival Romawi kuno bernama Lupercalia, yang dirayakan pada pertengahan Februari sebagai bentuk penghormatan kepada dewa kesuburan.

2. 145 Juta Kartu Valentine Dikirim Setiap Tahun

Hari Valentine adalah salah satu hari terbesar dalam industri kartu ucapan.

Menurut statistik, sekitar 145 juta kartu Valentine dikirim setiap tahunnya di seluruh dunia, menjadikannya perayaan terbesar kedua setelah Natal dalam hal pengiriman kartu ucapan.

3. Jepang dan Korea Punya Tradisi Unik dengan Cokelat

Di Jepang, wanita yang memberikan cokelat kepada pria pada Hari Valentine adalah tradisi yang sudah berlangsung lama.

Ada dua jenis cokelat yang diberikan: “Giri-choco” (cokelat wajib untuk rekan kerja atau teman) dan “Honmei-choco” (cokelat spesial untuk orang yang disukai).

Sebaliknya, pada 14 Maret, yang disebut “White Day“, giliran para pria yang membalas hadiah dengan memberikan cokelat atau kado kepada wanita.

Tradisi ini juga diterapkan di Korea Selatan.

4. Hari Valentine Dilarang di Beberapa Negara

Meskipun dirayakan di banyak tempat, beberapa negara justru melarang perayaan Hari Valentine.

Di Arab Saudi, misalnya, perayaan ini dilarang karena dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.

Pada 2011, polisi agama di sana bahkan melarang penjualan barang-barang bertema Valentine, seperti bunga merah dan kartu cinta.

5. Verona, Kota Romeo dan Juliet, Menerima Ribuan Surat Setiap Tahun

Kisah cinta tragis Romeo dan Juliet karya William Shakespeare masih begitu melekat di Kota Verona, Italia.

Setiap tahun, lebih dari 1.000 surat cinta dikirim ke kota ini, khususnya ke alamat rumah fiktif Juliet.

Uniknya, surat-surat tersebut mendapat balasan dari relawan yang bekerja untuk “Juliet Club”, sebuah organisasi yang khusus mengelola surat-surat cinta dari seluruh dunia.

6. Di Filipina, Valentine Menjadi Hari Pernikahan Massal

Di Filipina, Hari Valentine sering dijadikan momen untuk menggelar pernikahan massal.

Ribuan pasangan menikah secara bersamaan dalam acara yang sering disponsori oleh pemerintah atau perusahaan lokal.

Hal ini tidak hanya menjadi cara romantis untuk merayakan cinta, tetapi juga membantu pasangan yang kesulitan mengadakan pesta pernikahan sendiri.

7. Finlandia dan Estonia Merayakan Hari Valentine Sebagai Hari Persahabatan

Berbeda dengan kebanyakan negara yang menjadikan Valentine sebagai hari penuh romantisme, Finlandia dan Estonia merayakan “Friend’s Day” atau Hari Persahabatan.

Pada hari ini, orang-orang lebih fokus menunjukkan kasih sayang kepada sahabat mereka daripada pasangan romantis.

Hari Valentine bukan hanya sekadar perayaan cinta, tetapi juga memiliki banyak tradisi unik di berbagai negara.

Dari kebiasaan mengirim surat ke Juliet di Italia hingga larangan perayaan di beberapa negara, Hari Valentine selalu menyimpan kisah menarik setiap tahunnya.***/mel

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *