JAYAKARTA NEWS— Langkah penindakan yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir terkait kasus dugaan penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo, tidak hanya pada Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara.
Namun semua anggota direksi yang diduga terindikasi terlibat dengan kasus tersebut, baik langsung mau tidak langsung, juga diberhentikan sementara sambil menunggu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan 45 hari terhitung dari Senin, 9 Desember 2019 mendatang.
Kabar ini diperoleh dari Komisaris Utama Sahala Lumban Gaol,
Sabtu (7/12/2019).
Menurutnya, telah dilaksanakan rapat antara Dewan Komisaris
PT Garuda Indonesia dengan Menteri BUMN pada Sabtu 7 Desember. Beberapa hal
yang telah disepakati dalam pertemuan tersebut dan telah ditandatangani oleh Erick, dan juga Dewan Komisaris yang hadir di
antaranya Sahala Lumban Gaol (Komisaris Utama), Chairal Tanjung (Komisaris),
Insmerda Lebang (Komisaris Independen), Herbert Timbo P Siahaan (Komisaris
Independen), dan Eddy Purwanto Poo (Komisaris Independen).
“Disepakati beberapa hal,
pertama memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi
terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan
Harley dan Brompton dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900
Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis pada tanggal 17 November 2019 di
Soekarno Hatta, Cengkareng sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata
Sahala sembari menambahkan, di perusahaan Tbl ada dua cara pemberhentian
direksi yaitu, pemberhentian sementara oleh Dewan Komisaris dan pemberhentian
permanen dalam RUPSLB.
Sebelumnya Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi
Publik Arya Sinulingga mengatakan, ada empat direktur Garuda Indonesia yang ada
di pesawat berisikan Harley Davidson. Mereka tidak mengantongi izin dinas dari
Kementerian. Mereka adalah I Gusti Ngurah Askhara (Direktur Utama
Garuda), Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda), Mohammad Iqbal
(Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha), dan Heri Akhyar (Direktur Capital
Human.***/dtk/ebn
Jayakarta News – Dirut PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra (Ari Askhara) tak cukup hanya dipecat dari jabatannya. Tapi Direskrimsus Polda Metro Jaya juga harus segera menangkap dan menahannya dalam kasus penyelundupan komponen Harley-Davidson, yang merugikan negara miliaran rupiah.
Ind Police Watch (IPW) mendesak, Polri, khususnya
Direskrimsus Polda Metro Jaya jangan tutup mata atau tebang pilih dalam
menangani kejahatan, terutama yang melibatkan pejabat negara. Selama ini IPW
melihat Direskrimsus sangat agresif memburu dan menangkap para pelaku
penyelundupan pakaian bekas dari luar negeri. Contohnya, pada 12 September
lalu, Direskrimsus Polda Metro Jaya
menangkap enam tersangka penyelundupan pakaian bekas dari Cina di tiga tempat
berbeda, yakni di Pelabuhan Marunda, di Senen, dan Ancol. Para tersangka
ditangkap dan langsung ditahan karena merugikan negara miliaran rupiah.
Tapi dalam kasus penyelundupan komponen sepeda motor mewah
Harley Davidson yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Direskrimsus
belum bergerak dan masih berdiam diri. Padahal Menteri BUMN sudah memecat Dirut
Garuda Ari Askhara yang diduga terlibat dalam penyelundupan, yang melibatkan
perusahaan penerbangan yang dipimpinnya tsb.
Untuk itu IPW mendesak Direskrimsus Polda Metro Jaya
bergerak cepat segera menangkap dan menahan Dirut Garuda Ari Askhara dan semua
pihak yang terlibat dalam aksi penyelundupan tsb. Apalagi Menteri Keuangan Sri
Mulyani sudah mengatakan, potensi kerugian negara akibat penyelundupan itu bisa
mencapai Rp 1,5 miliar.
Dalam kasus penyelundupan yang diduga melibatkan Dirut
Garuda ini, polisi juga perlu mengusut dengan serius, apakah penyelundupan itu
baru pertama kali dilakukan atau sudah berulang kali terjadi tapi tidak
terbongkar. Dengan demikian jajaran kepolisian bisa membongkar jaringan penyelundupan
lewat pesawat udara, terutama yang melibatkan oknum pejabat tinggi. Selama ini,
aksi penyelundupan lewat udara hanya sekadar isu dan sangat sulit tersentuh. Mungkin karena melibatkan
orang orang penting. Jika polisi berhasil menuntaskan kasus penyelundupan yang
diduga melibatkan Dirut Garuda ini, publik tentunya akan memberi apresiasi pada
Polri. Publik akan melihat bahwa jajaran Polri tidak cuma berani menangkap dan
menahan para penyelundup pakaian bekas dari luar negeri, yang jumlah kerugian
negaranya tidak terlalu besar, tapi berani juga menangkap dan menahan
penyelundup kelas kakap via udara. (*/rr)
JAYAKARTA NEWS—Garuda Indonesia berhasil membukukan laba bersih sebesar USD19,73 juta
pada Q1-2019. Nilai ini meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya
yang merugi USD64,27 juta. Dengan pertumbuhan positif maskapai di Q1-2019
tersebut, Garuda Indonesia optimis tren kinerja maskapai ke depannya akan terus
tumbuh positif.
Sebagaimana diketahui, sehubungan dengan hasil putusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar laporan keuangan Garuda
Indonesia 2018 (“LKT 2018”) perlu disajikan ulang (restatement), serta
menindaklanjuti putusan Bursa Efek Indonesia (BEI) agar laporan keuangan Q1
2019 (“LK Q1”) Garuda Indonesia juga disajikan ulang.
Pada hari ini, Jumat (26/7), Garuda
Indonesia melaksanakan public expose restatement LKT 2018 dan LK Q1 2019
sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan seluruh hasil putusan
yang dimaksud.
“Restatement laporan laba rugi periode buku
2018 dan LK Q1 2019 ini merupakan bentuk tindak lanjut perusahaan atas hasil
putusan regulator terkait laporan kinerja keuangan perseroan. Dalam proses
penyajian laporan restatement tersebut kami telah melaksanakan korespondensi
dengan OJK dan stakeholder lainnya dalam memastikan kesesuaikan aturan dan
prinsip compliance dalam penyajian laporan restatement tersebut,” jelas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda
Indonesia Fuad Rizal, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima redaksi.
Fuad menegaskan bahwa dengan penyajian ulang (restatement) laporan
keuangan ini tidak ada rasio-rasio yang dilanggar, dan penyajian ulang ini
memperoleh pendapat “Wajar Tanpa Modifikasian”.
Sejalan
dengan penyajian ulang laporan keuangan tersebut, Garuda Indonesia terus
menunjukan peningkatan kinerja dengan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif
pada Q1-2019 dimana Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar USD19,73
juta, meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya yang merugi USD 64,27
juta. Dengan pertumbuhan positif maskapai di Q1-2019 tersebut, Garuda Indonesia
optimistis tren kinerja maskapai kejdepannya akan terus tumbuh positif.
Kinerja
positif Garuda Indonesia sepanjang kuartal 1 2019 tersebut turut ditunjang oleh
lini pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar USD 924,93 juta, tumbuh
sebesar 11,6 persen dibandingkan periode yang sama di kuartal I – 2018 sebesar
USD 828.49 juta.
Selain
itu, Garuda juga mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja pendapatan
usaha lainnya sebesar 27,5 persen dengan pendapatan mencapai USD 171,8 juta.
“Sejalan dengan membaiknya kinerja Q1-2019
tersebut, kami juga optimis hal tersebut berlanjut hingga Q2 dan Q3 mengingat
fundamental perseroan yang semakin membaik. Kami yakin dapat menjaga tren
kinerja positif yang kami proyeksikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun
kinerja 2019”, papar Fuad.
Peningkatan kinerja Perseroan turut
didukung oleh program efisiensi dan efectiveness yang berkelanjutan,
optimalisasi aspek cost structure, capacity adjustment pada produksi sesuai
demand sehingga konsumsi fuel menjadi lebih terukur dan beban fuel expense juga
dapat ditekan,” ungkap Fuad.
Dalam kaitan penyajian ulang Laporan
Keuangan 2018, Garuda Indonesia mencatatkan laporan pendapatan usaha sebesar
USD 4,37 Milyar, tidak mengalami perubahan dari laporan pendapatan sebelumnya.
Sementara itu, Pendapatan usaha lainnya (pendapatan lain-lain) terkoreksi
menjadi USD 38,8 Juta dari sebelumnya USD 278,8 juta.
Dalam laporan restatement ini Garuda
Indonesia mencatatkan net loss sebesar USD 175,028 juta dari sebelumnya laba
sebesar USD 5,018 juta.
Sementara itu, pada laporan restatement
Garuda Indonesia pada periode Q1 -2019 (Kuartal 1-2019) tercatat mengalami
sejumlah penyesuaian pada indikator Aset menjadi sebesar USD 4,328 Juta dari
sebelumnya USD 4,532 juta. Adapun perubahan total indikator Aset tersebut
diakibatkan oleh penyesuaian pada pencatatan Piutang Lain-Lain menjadi sebesar
USD 19,7 juta dari sebelumnya sebesar USD 283,8 juta. Aset pajak tangguhan juga
mengalami penyesuaian menjadi USD 105,5 juta dari sebelumnya USD 45,3 juta.
Lebih lanjut, liabilitas perseroan pada
penyajian kembalian laporan keuangan Q1-2019 juga mengalami penyesuaian menjadi
USD 3,537 juta dari sebelumnya USD 3,561 juta.
“Sementara itu, terkait putusan BPK terkait
kerjasama Mahata Aero Teknologi, maka Citilink Indonesia selaku pihak yang
berkontrak juga telah mengirimkan surat kepada pihak Mahata Aero Teknologi
terkait pembatalan kerjasama tersebut,” jelasnya.
Dalam
penyajian restatement laporan keuangan ini Garuda Indonesia menunjuk Kantor
Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO
International), mengacu kepada aturan dan referensi regulator yang tetap
memberikan ruang bagi Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi
Bambang & Rekan untuk menyelesaikan proses audit restatement yang dimaksud.
Penyampaian
restatement LKT 2018 dan LK Q1 serta penyelenggaran public expose merupakan
bentuk kepatuhan Garuda Indonesia terhadap putusan dari regulator. Garuda
Indonesia juga telah memenuhi sanksi admistratif berupa sejumlah denda sebelum
batas waktu yang dipersyaratkan oleh OJK dan BEI, pelaporan terhadap pemenuhan
sanksi denda telah disampaikan melalui surat kepada OJK dan BEI tertanggal 11
Juli 2019.***/ebn
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi keputusan Garuda Indonesia Group yang menurunkan harga tiket pesawat seluruh rute pesawat sebesar 20 persen. Menhub berharap keputusan Garuda ini dapat diikuti oleh perusahaan penerbangan lainnya. “Saya mengapresiasi apabila Garuda menurunkan tarif, karena kesepakatan itu sendiri sudah disepakati oleh INACA (Indonesia National Air Carriers Association) saat itu untuk memberikan satu harga yang terjangkau untuk masyarakat,” kata Menhub, di Jakarta, Kamis (14/2).
Mengingat Garuda Indonesia Group merupakan market leader, menurut Menhub, semestinya penurunan harga akan diikuti oleh maskapai penerbangan lainnya. “Saya melihat bahwa bila Garuda melakukan penyesuaian tarif dan bisa turun, mestinya diikuti oleh penerbangan yang lain. Karena Garuda adalah penerbangan yang utama di Indonesia apalagi sekarang sudah bergabung dengan Sriwijaya tentunya. Dia menjadi market leader kalau ada penurunan pastinya ada penyesuaian di penerbangan yang lain,” tegas Menhub.
Menurut Menhub, sesungguhnya Lion Air Group juga mempunyai niat untuk memberikan suatu tarif yang terjangkau kepada masyarakat.
Mulai Kamis
Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara dalam siaran persnya menyampaikan, penurunan tiket pesawat untuk maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Nam Air untuk seluruh rute sebesar 20 persen, mulai hari Kamis (14/2).
Menurut Ari, penurunan tarif tiket penerbangan dilakukan untuk mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional, khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lainnya, mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian.
“Penurunan harga tiket tersebut, kami pastikan akan menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dengan tarif tiket penerbangan yang kompetitif,” papar Ari. (gun)
Garuda Indonesia beserta anak usahanya, Citilink Indonesia berhasil meraih penghargaan “TRIP ADVISOR 2018 TRAVELLERS CHOICE AWARDS”–foto istw
Maskapai nasional Garuda Indonesia beserta anak usahanya, Citilink Indonesia berhasil meraih penghargaan “TripAdvisor 2018 Travellers Choice Awards” yang diselenggarakan oleh TripAdvisor – situs perjalanan terkemuka di dunia. Untuk kedua kalinya Garuda Indonesia kembali dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di Indonesia, sementara Citilink Indonesia, anak perusahaan Garuda Indonesia yang bergerak di lini layanan Low Cost Carrier mendapatkan penghargaan sebagai “Best Low Cost Airlines – Asia” untuk pertama kalinya.
Selain menjadi maskapai terbaik di Indonesia, Garuda Indonesia juga berhasil masuk pada pemeringkatan “Travelers’ Choice Winner, Major Carriers – Asia” dan “Travelers’ Choice Winner, Economy Class – Asia”. Penghargaan tersebut diberikan menyusul hasil pengumuman resmi oleh TripAdvisor pada 9 April 2018 lalu setelah merampungkan survey pemeringkatan maskapai penerbangan terbaik di seluruh dunia.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh President, Flights and Cruise – TripAdvisor, Bryan Saltzburg dan diterima oleh Direktur Layanan Garuda Indonesia Nicodemus P Lampe serta Direktur Niaga Citilink IndonesiaAndy Adrian, di Kantor Garuda Indonesia di Jakarta (11/7).
Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N Mansury mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi dan dukungan masyarakat Indonesia dan dunia pada survey yang telah dilakukan TripAdvisor tersebut terhadap Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia.
“Pencapaian yang kami peroleh pada hari ini tentunya sangat membanggakan bagi kami, mengingat saat ini kami tengah melaksanakan berbagai program dan inovasi yang berkesinambungan untuk peningkatan layanan Garuda Indonesia – khususnya melalui konsep layanan unggulan kami – Garuda Indonesia Experience – yang kami terjemahkan dari kekayaan budaya dan keramahtamahan khas Indonesia. Penghargaan ini sekaligus juga merupakan tantangan bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik secara konsisten sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna jasa kami”, kata Pahala.
Pahala menambahkan, “Pencapaian ini juga tentunya tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras seluruh karyawan Garuda Indonesia dan Citilink dalam memberikan layanan terbaik bagi para pengguna jasa. Kami juga berterimakasih kepada seluruh pengguna jasa setia kami atas dukungan yang selama ini diberikan”, tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Citilink, Juliandra Nurtjahjo mengatakan “Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Citilink Indonesia sebagai salah satu LCC terbaik di Asia berdasarkan ulasan travellers yang menyatakan bahwa para wisatawan menghargai keramahtamahan staf, ketepatan waktu di atas 80 persen, tingkat keamanan, serta kebersihan kabin pesawat. Dengan adanya pengakuan Travellers Choice dari Tripadvisor ini semakin membuka peluang bagi Citilink Indonesia untuk terus bisa bersaing dan mulai melebarkan sayap ke pasar regional”.
Sementara itu, President, Flights and Cruise TripAdvisor, Bryan Saltzburg mengatakan “Tidak mudah untuk mempertahankan keberhasilan yang telah dicapai sebelumnya, terlebih di tengah kondisi industri penerbangan yang semakin kompetitif. Penghargaan ini membuktikan bahwa Garuda Indonesia berhasil mempertahankan konsistensi bahkan mengembangkan inovasi layanannya kepada para pengguna jasa,”, kata Bryan Saltzburg.
“Pada kesempatan ini kami dengan bangga memberikan penghargaan “TripAdvisor Travellers Choice Awards” kepada Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan terbaik di Indonesia, “Travelers’ Choice Winner, Major Carriers – Asia” dan “Travelers’ Choice Winner, Economy Class – Asia”. Dengan komitmen layanan terbaiknya, kami percaya pencapaian Garuda Indonesia ini akan terus berlanjut dimasa yang akan datang” tutup Bryan Saltzburg.***
Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono.
MASKAPAI nasional Garuda Indonesia memastikan oknum pilot yang diduga mengeluarkan postingan terkait pemberitaan tertentu mengenai terorisme telah di-grounded sejak Jumat (18/5) lalu. Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, “Selanjutnya oknum pilot bersangkutan akan kami investigasi lebih lanjut tentang apakah hal tersebut benar dan perihal motif dan latar belakang terkait postingan sosial media tersebut”.
“Investigasi terhadap pilot yang bersangkutan juga akan dilakukan terkait dugaan mengenai hubungannya dengan seorang wanita yang sebelumnya sempat mengemuka di sejumlah postingan sosial media. Kami pastikan pilot tersebut akan ditindak sesuai kebijakan perusahaan sekiranya ditemukan indikasi terkait perilaku menyimpang atau pelanggaran etika”, jelas Hengki.
Berkaitan hal tersebut, Garuda Indonesia mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi atas postingan tersebut dan juga selalu mengimbau jajaran karyawan untuk selalu mengedepankan etika dan prinsip kehati-hatian dalam melakukan aktivitas di lini sosial media khususnya terkait isu-isu mengenai SARA. Apalagi jika akun sosial media mereka turut menampilkan atribut dan identitas perusahaan.
“Kami memiliki kebijakan dan aturan perusahaan terkait koridor publikasi konten konten sosial media yang dikeluarkan karyawan khususnya pilot dan awak kabin – mengingat atribut mereka sebagai personil awak pesawat Garuda Indonesia mendapatkan sorotan dari masyarakat luas,” jelas Hengki.
“Pada kesempatan ini, Garuda Indonesia juga menyampaikan komitmen dan dukungannya terhadap upaya seluruh pihak dalam upaya pemberantasan terorisme.Tentunya sekiranya ditemukan indikasi karyawan yang terlibat aktivitas tersebut, perusahaan akan memberikan sanksi tegas,” jelas Hengki. Garuda Indonesia juga secara rutin melakukan screening berkala terhadap karyawan serta pilot dan awak kabin khususnya mengenai hal hal yang terkait dengan komitmen safety operasional penerbangan. ***
CITILINK dan Garuda Indonesia tercatat sebagai maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara. Kedua maskapai penerbangan nasional tersebut mencatatkan tingkat ketepatan waktu (OTP/On Time Performance) teratas untuk kawasan Asia Tenggara pada bulan April 2018 mengalahkan Singapore Airlines.
Penilaian ini dikeluarkan Official Airline Guide (OAG). Perusahaand berbasis di Luton, Inggris itu, secara berkala merilis data-data kinerja terkait industri penerbangan dunia. Baik menyangkut maskapai, pengelolaan bandara, serta profil dan arus pergerakan penumpang penerbangan.
Tingkat ketepatan waktu maskapai penerbangan di Asia Tenggara, yang dirilis OAG Analytics untuk bulan April 2018, Citilink meraih skor OTP 89,02% dan berada di ranking pertama. Nilai ketepatan waktu sebesar itu, dianalisis OAG dari total 8.590 penerbangan sepanjang April 2018.
Sedangkan induk perusahaan Citilink, yakni Garuda Indonesia, pada bulan yang sama meraih skor OTP sebesar 85,10% dari total 18.000 penerbangan. Dengan skor itu, Garuda ada di ranking ketiga.
“Pencapaian OTP tersebut adalah bagian dari salah satu upaya Citilink Indonesia untuk terus memberikan performa yang prima bagi seluruh penumpangnya, tentunya dengan selalu mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman di Cengkareng, Kamis (17/5/2018).
Raihan prestasi Citilink Indonesia itu, melejit dari data Januari 2018 yang menduduki peringkat ke-14 di Asia Tenggara. Pada Januari 2018 OAG mencatatkan tingkat ketepatan waktu Citilink Indonesia sebesar 80.7 persen dari 7.445 penerbangan. ”Ini merupakan kerja keras seluruh staf maskapai untuk terus meningkatkan kinerja sebagai maskapai LCC premium di Indonesia dan regional,” kata Ranty.
Menurut Ranty, Citilink Indonesia terus melakukan perubahan lebih baik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh penumpangnya.
Sebelumnya, pada awal Februari 2018 Citilink Indonesia berhasil meraih predikat sebagai LCC bintang empat di dunia dari Skytrax, sebuah lembaga pemeringkat industri penerbangan global. “Penghargaan tersebut terus memacu semangat Citilink Indonesia untuk berkembang lebih baik ke depannya, guna memastikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh pelanggannya,” pungkas Ranty.
Di pertengahan Mei ini Citilink Indonesia juga tampil dengan seragam baru untuk awak kabin termasuk untuk pramugari berhijab, serta mulai Ramadhan pertama yang bertepatan pada hari ini 17 Mei 2018, Citilink memberikan takjil secara cuma-cuma pada penerbangan yang mendekati waktu berbuka puasa dan menghadirkan menu spesial Ramadhan kuliner nusantara sebagai pelengkap berbuka puasa. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada penumpang. ***
MASKAPAI nasional Garuda Indonesia bersama dengan anak perusahaan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF Aero Asia) meresmikan selesainya pemugaran replika pesawat pertama Republik Indonesia, RI 001 “Seulawah” di Aceh, (1/5). Pemugaran ini merupakan simbol kontribusi Garuda Indonesia Group dalam melestarikan sejarah penerbangan tanah air.
Bertempat di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti di depan pesawat Seulawah oleh Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury, dan Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto. Acara ini juga dihadiri oleh Komisaris Utama Garuda Indonesia, Jusman Syafii Djamal, Sekretaris Daerah Provinsi Aceh dan jajaran muspida Banda Aceh.
Walikota Banda Aceh dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas kontribusi GMF dan Garuda Indonesia dalam melakukan pemugaran pesawat yang menjadi monumen sejarah bangsa Indonesia tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Garuda Indonesia dan GMF atas pemugaran replika pesawat RI 001 ini. Hal ini dapat membangkitkan lagi semangat warga Aceh khususnya untuk berkontribusi kepada negara Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N Mansury mengatakan bahwa pesawat Seulawah memiliki peran penting dalam perkembangan penerbangan Indonesia. “Sebagai maskapai national flag carrier, Garuda Indonesia berterima kasih kepada rakyat Aceh, dimana berkat kontribusinya dalam menghadirkan Seulawah ini dapat menjadi cikal bakal perkembangan industri kedirgantaraan tanah air,” katanya.
Pahala menambahkan,”Dalam kaitan tersebut, bagi kami, restorasi atau pemugaran replika pesawat Seulawah RI-001 ini merupakan salah satu wujud keterpanggilan kita semua sebagai anak Bangsa untuk tetap menghidupkan sejarah di tengah kemerdekaan yang telah kita nikmati, sehingga nilai-nilai dari sejarah tersebut dapat kita wariskan kepada generasi penerus”.
“Kita semua-berharap restorasi pesawat replika Seulawah RI-001 ini menjadi momentum bagi kita semua, khususnya masyarakat Aceh, untuk menumbuhkan kembali kebanggaan sebagai bagian dari sejarah Indonesia umumnya, dan sejarah kedirgantaraan Indonesia khususnya”, tutup Pahala.
Sejalan dengan itu, Direktur Utama GMF Iwan Joeniarto mengatakan bahwa pihaknya merasa memiliki tanggung jawab untuk melestarikan sejarah penerbangan Indonesia, sebagai bentuk Corporate Sosial Responsibility perusahaan. “Sebagai salah satu pelaku industri aviasi dalam negeri, GMF merasa perlu untuk melestarikan sejarah aviasi tanah air. Pesawat Seulawah ini merupakan kontribusi rakyat Aceh untuk Indonesia. Pekerjaan ini, merupakan kontribusi GMF dan Garuda Indonesia terhadap penerbangan Indonesia, “ ujar Iwan.
Kondisi Replika pesawat Seulawah yang terletak di Blang Padang, Banda Aceh kini telah kembali mulus setelah sebelumnya replika pesawat ini ada pada kondisi yang memprihatikan. Terdapat banyak korosi pada badan pesawat karena faktor usia dan cuaca, sedangkan kaca pesawat banyak yang pecah karena kurang terawat. Replika pesawat Seulawah Dakota DC 03 yang memiliki panjang badan 19,66 M dan rentang sayap 28,96 M ini dibuat menyerupai pesawat aslinya lengkap dengan instrumen kokpit dan kabin penumpang. Iwan mengatakan pemugaran yang dilakukan GMF sejak 2 April 2018 ini meliputi penggantian pintu dan jendela, perbaikan korosi pada badan dan sayap pesawat, ekor pesawat dan pengecatan pesawat seperti warna aslinya.
“Pemugaran replika pesawat Seulawah ini memakan waktu 16 hari dan GMF memberikan kualitas pengerjaan terbaik oleh ahli yang kami datangkan dari Cengkareng. Tentunya kami berterima kasih terhadap semua pihak terutama pemerintah Daerah Banda Aceh yang telah mendukung kegiatan pemugaran ini dari awal hingga akhir sehingga semua berjalan lancar,” kata Iwan.
Iwan menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi keterlibatan para siswa SMK Penerbangan Banda Aceh. “Kami memberi kesempatan kepada para siswa terbaik untuk secara langsung melakukan praktik kerja perbaikan pesawat bersama para teknisi ahli kami. Kedepan, kami tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kerjasama dengan institusi pendidikan seperti SMK Penerbangan Banda Aceh kni dalam hal pemenuhan SDM di GMF,” tutup Iwan.
Restorasi replika pesawat Seulawah RI-001 ini dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 16 April 2018. Dalam pemugaran tersebut, Garuda dan GMF AeroAsia mengirimkan tujuh orang teknisi yang selanjutnya melaksanakan restorasi bersama SMK Penerbangan Banda Aceh.
Restorasi tersebut meliputi penggantian pintu dan jendela pesawat; penanganan korosi pada badan, sayap, dan ekor pesawat; serta pengecatan pesawat seperti warna aslinya. ***
PERKEMBANGAN industri wisata di kota Makassar dan Palembang membuat Garuda Indonesia mengembangkan sayap. Ya, poros domestik Makassar dan Palembang terhubung langsung dengan membuka rute penerbangan ke kedua kota itu. Rute tersebut dirilis oleh Garuda Indonesia mulai Rabu (17/1) lalu.
Direktur Marketing dan Teknologi Informasi PT. Garuda Indonesia Nina Sulistyowati, mengatakan, pergerakan wisatawan di kedua kota tersebut dipastikan semakin mudah.
Wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara tidak perlu transit di Jakarta saat terbang dari Makassar menuju Palembang atau sebaliknya. Dengan dibukanya rute baru tersebut, perjalanan kini jadi semakin nyaman juga efisien dan efektif.
“Pangsa pasar penerbangan domestik harus diperluas. Garuda membuat langkah strategis dengan flight langsung Makassar-Palembang. Konektivitas ini untuk membantu pengembangan pariwisata di dua wilayah tersebut. Sebab, arus wisatawan di sana tinggi termasuk mancanegaranya,” ujar Nina.
Pembukaan rute ini dikarenakan Palembang terbukti menjadi magnet bagi wisatawan. Grafik peningkatan itu terlihat dari jumlah penumpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II). Sepanjang 2017, SMB II dipadati 4,7 juta penumpang. Jumlah itu pun naik 16,69% atau 666,9 ribu penumpang dari tahun 2016.
Selain itu, rapor positif juga dibukukan Makassar sepanjang 2017 jumlah penumpang Bandara Sultan Hasanuddin mencapai 12,3 juta. Angka itu naik 14% dari tahun 2016. Hal ini juga ditandai jumlah pergerakan pesawat sebanyak 113.759 unit. Jumlah flight ini juga mengalami kenaikan 13% dari musim 2016.
“Jumlah penumpang di Makassar dan Palembang di tahun 2017 tinggi. Kenaikan juga sangat signifikan. Tidak ada salahnya kalau ke dua poros ini di hubungkan. Untuk memberi kenyamanan, kami siapkan pesawat Bombardier CRJ-1000. Kapasitasnya 96 penumpang, cukup ideal untuk rute baru ini,” terang Nina.
Garuda Indonesia menyiapkan frekuensi penerbangan 4 kali sepekan. Wisatawan bisa memilih flight pada hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Untuk tata waktunya, flight dari Makassar dilakukan pukul 17:55 WITA di hari tersebut. Mereka akan tiba di Palembang pukul 19:35 WIB. Sedangkan dari Palembang, dijadwalkan pukul 20:15 WIB. Dan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pukul 23:55 WITA.
“Sementara baru empat flight. Ini sambil kita dievaluasi. Untuk flight, dari Makassar dengan nomor GA274. Kalau dari palembang memakai GA275. Perjalanan agak lama karena ada selisih waktu 1 jam. Yang jelas rute ini peluang bagus bagi pariwisata,” jelasnya.
Palembang banyak memiliki destinasi yang eksotis. Kota ini bahkan menambah destinasi baru jelang Asian Games 2018. Destinasi ini adalah Tepian Sekanak Bersolek dan Kampung Mural Gundang Buncit. Keduanya sangat instagramable dengan warna warni yang khas. Destinasi ini melengkapi 11 spot lain, seperti Benteng Kuto Besak, Pulau Kemaro, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, juga Situs Purbakala Bukit Siguntang. ***
LIBURAN akhir tahun memang momentum yang sangat dinanti-nantikan banyak orang. Beragam persiapan pun dilakukan untuk mewujudkan impian berlibur bersama keluarga atau orang terkasih. Bahkan, tak jarang persiapan dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan.
Bagi Anda yang belum mendapatkan tiket, jangan berkecil hati. Anda bahkan dapat dikatakan beruntung jika sampai sekarang ini belum mendapatkan tiket atau bahkan refenresi destinasi wisata mana yang akan dipilih. Anda masih memiliki waktu untuk mencari beragam paket wisata dan perjalanan murah untuk mengisi libur akhir tahun Anda.
Memahami kebutuhan para konsumennya di akhir tahun, maskapai penerbangan Garuda Indonesia, kembali menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) untuk gelombang ketiga tahun ini. Gelombang ketiga ini digelar dalam dua tahap, yaitu tahap pertama untuk First Class dan Business Class dan tahap kedua untuk semua kelas.
Tahap kedua, yaitu untuk semua kelas, dimulai hari ini, Jumat (24/11) dan berakhir pada Kamis (30/11). Pada pelaksanaan GOTF ini, Garuda Indonesia menggandeng HSBC Indonesia sebagai mitra bank mereka.
Direktur Marketing & IT Garuda Indonesia Nina Sulistyowati berharap ada kenaikan transaksi pada GOTF ketiga tahun ini tersebut. Menurut dia, GOTF digelar sebagai salah satu bentuk dukungan Garuda Indonesia untuk mencapai target kunjungan wisata.
“Selama pelaksanaan GOTF, pelanggan tidak hanya diberi pilihan terbang dari Garuda, tapi juga kemudahan pilihan hotel dan alat perlengkapan traveling,” ungkap Nina dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.
GOTF menawarkan banyak keuntungan bagi para pelancong yang ingin menjelajahi Indonesia dan sejumlah destinasi luar negeri dengan harga dan diskon yang menarik. GOTF ini juga digelar menjelang liburan sekolah dan liburan akhir tahun.
Tak kurang dari 66 destinasi domestik dan 20 destinasi luar negeri ditawarkan dalam GOTF kali ini. Di antara itu, ada 6 destinasi yang menjadi unggulan, yaitu Belitung, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Sorong dan Manado.
Sementara itu, lewat kerja sama ini, HSBC Indonesia juga akan membantu promosi pariwisata Indonesia di kantor-kantor mereka yang tersebar di banyak negara di dunia. Transaksi GOTF mudah dilakukan dimana saja dengan dukungan ini.
“Industri pariwisata adalah salah satu pendorong ekonomi sebuah negara. Kami ingin melakukan bagian kami untuk mendorong kedatangan turis ke Indonesia dan kami bisa menghubungkan Indonesia dengan dunia,” ujar Direktur Retail Banking and Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia Blake Hellam.
Menurut Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata, Judi Rifajantoro, kehadiran GOTF ini membangkitkan keinginan orang-orang untuk terbang dengan Garuda. Program ini sejalan dengan program strategis digital tourism yang dicanangkan Kementerian Pariwisata karena saat ini teknologi digital telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat.
“Tren wisatawan dunia kini mulai beralih ke dunia platform karena dirasa lebih mudah, cepat dan personal. Data menunjukkan bahwa 70% search dan share dilakukan di media online. Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri pariwisata untuk memenuhi kebutuhan ini. Pelaksanaan GOTF merupakan langkah yang tepat untuk menjadi salah satu solusi untuk memenuhi tuntutan masyarakat di era digitalisasi ini,” tutur dia.
GOTF tahap 3 ini menawarkan berbagai tiket perjalanan domestik maupun internasional dengan harga yang menarik. Mereka yang tertarik bisa membuka microsite GOTF, situs resmi Garuda Indonesia ataupun melalui Mobile App Garuda Indonesia.