Pengamat: Makin Jelas, Koalisi Indonesia Bersatu Dibentuk untuk Usung Ganjar Pranowo

JAYAKARTA NEWS— Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) belum memiliki ‘lem perekat’ sehingga para parpol anggotanya Golkar, PAN dan PPP belum bisa satu suara untuk Capres-Cawapres.

“Jadi, saya melihat KIB sejauh ini tidak punya lem perekat koalisi, lem perekat koalisi itu adalah kandidasi, sementara sejauh ini KIB belum mendeklarasikan Capres dan Cawapres dari 3 parpol ini baik Golkar, PPP maupun PAN,” tegas Pangi, yang juga CEO & Founder Voxpol research and consulting, itu di Jakarta, Senin (27/2).

Karena itulah, ‘bola liar’ Capres-Cawapres dari parpol anggota KIB mengarah ke banyak nama. Para Ketua Umum pun mengincar posisi tersebut, namun masih sebatas cawapres. ”Sejauh ini belum ada Capres-Cawapres potensial dari kader KIB. Positioning mereka baru cawapres. Tentu partai di koalisi KIB juga melihat potensi dan kans menang,” kata Pangi.

Menurut Pangi, Golkar akan tetap mengusung Ketum Airlangga sebagai Capres, karena pengalaman dia sebagai pejabat negara dan politikus. Bahkan, Ketum Airlangga kerap didorong sebagai Capres KIB. “Namun dua partai PPP dqn PAN tentu sedang berupaya mengusung kader partai mereka, “ tambah Pangi.

Sebelumnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyebut nama pasangan Capres-Cawapres PAN adalah Ganjar Pranowo-Erick Thohir. “Itu bagian dari strategi, mendukung yang kira-kira pasangan Capres Cawapres yang bakal menang.” tandas Pangi. 

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyodorkan nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri BUMN Erick Thohir ke Presiden Joko Widodo saat pidato pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemenangan Pemilu 2024 dan Workshop di Kota Semarang, Jawa Tengah. Zulhas juga menyebut keduanya populer di PAN.

Airlangga Hartarto Vs Erick Thohir

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai hal itu menjadi penguat bahwa Koalisi Indonesia Bersatu merupakan koalisi yang dibentuk untuk mengusung Ganjar Pranowo.

“Ya, kan kalau dari Rakornas PAN semakin jelas itu prediksinya bahwa memang KIB ini dibentuk untuk menyelamatkan Ganjar,” terang sosok yang akrab disapa Hensat itu.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyebut Ganjar sempat ditantang PAN untuk berani memutuskan maju dari partai berlambang matahari itu. “Dan kemarin Ganjar ditantang oleh PAN, berani gak nyapres dari PAN meski meninggalkan PDIP,” tegasnya.

Oleh sebab itu, menurut Hensat, Ganjar saat ini dalam kondisi punya kepercayaan diri sekaligus cemas. “Percaya diri karena dicalonkan oleh PAN, tapi deg-degan kalau PDIP juga marah,” ungkapnya.

Jika Ganjar diprediksi mulus berada di KIB, maka lain halnya dengan Erick Thohir. Menteri BUMN itu dinilai akan berat untuk bersaing dalam perebutan posisi Cawapres di KIB. Karena Erick akan menghadapi Airlangga Hartarto (AH) yang merupakan Ketua Umum Golkar.

“Ya susah, karena AH kan pemegang tiket. Jadi kalau berhadap-hadapan sama Erick Thohir itu agak berat. Kecuali ada tawaran-tawaran yang menggiurkan bagi Golkar,” pungkas Hensat.***din

Jarwo Center Genjot Dukung Ganjar Pranowo

JAYAKARTA NEWS – Heboh wacana duet Anies Baswedan dan Puan Maharani maju Pilpres 2024 mengundang spekulasi berbagai pihak. Bahkan, memantik anggapan sebagai manuver politik propaganda bernuansa menggembosi elektabilitas Ganjar Pranowo. Namun, Jarwo Center Indonesia menepis dengan keyakinan justru punya efek semakin menguatkan empati publik terhadap Ganjar Pranowo.

“Faktanya, berbagai lembaga survei terus menempatkan Ganjar paling atas di antara figur-figur nasional lainnya. Termasuk, menggeser Prabowo yang hasil survei satu atau dua bulan lalu masih menempati posisi teratas,” ungkap Ketua Umum Jarwo Center-Indonesia, Budi Mulyawan, di Jakarta, Minggu (3/4/2022).

Semakin menguatnya empati publik, Budi Mulyawan menegaskan, terbukti dukungan masyarakat agar Ganjar Pranowo maju Capres 2024 terus berdatangan dari propinsi-propinsi seluruh Indonesia. Bahkan, dukungan dari 22 propinsi memastikan akan deklarasi secara serentak selama April hingga Mei 2024. Deklarasi berlangsung di setiap propinsi seperti deklarasi-sebelumnya di sejumlah propinsi.

“Deklarasi-deklarasi itu diinisiasi berbagai elemen masyarakat di masing-masing propinsi. Pasca deklarasi, semua siap bergerak menjadi relawan di Jarwo Center Indonesia untuk mengawal Ganjar Pranowo untuk sukses menggantikan posisi Presiden Jokowi di Pilpres 2024 nanti,” jelas Budi Mulyawan, yang juga Ketua Umum DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Ormas Nasionalis Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara).

Budi Mulyawan menjelaskan, deklarasi-deklarasi jaringan Jarwo Center mendukung Ganjar Capres 2024 terus bermunculan, sejak Jarwo Center seluruh Indonesia deklarasi di Bandung, pada Juli 2022. Bahkan, di Jawa Barat berlangsung dua deklarasi lagi, yaitu untuk wilayah Jabar bagian Timur di Kabupaten Majalengka. Selanjutnya, deklarasi di Bogor dilakukan komunitas difabel Indonesia.

“Jejaring Jarwo di Bali lebih dulu. Kemudian, disusul Banten dan elemen masyarakat Maluku di Jakarta,” jelas Budi Mulyawan, yang dikenal sebagai pelaku sejarah tragedi berdarah “Kudatuli”, pemberangusan Kantor DPP PDI-nya Megawati sebelum ganti nama PDI Perjuangan oleh rezim Orde Baru.

Selain deklarasi 22 propinsi, jejaring di Jarwo di Amerika Serikat dan Australia juga akan menyusul. “Masih ada enam elemen masyarakat lagi juga mengagendaan deklarasi selama Mei dan April nanti,” jelasnya.

Diusung PDIP

Kader PDI Perjuangan yang akrab dipangil Cepi ini mengaku, tidak percaya isu bahwa wacana duet Anies-Puan bagian manuver sistematis untuk melumpuhkan semua gerakan Ganjar dan pendukungnya yang semakin masif. Cepi meyakini, semua itu gorengan lawan-lawan politik Ganjar baik dari luar maupun internal partai.

“Semua hanya gorengan yang tidak suka Ganjar terus moncer. Selain Jokowi, Ganjar itu aset besar PDI Perjuangan. Jadi, tidak ada logika politik Ganjar dilumpuhkan. Saya malah berkeyakinan Mbak Puan lewat kepiawaiannya melancarkan strategi politik yang berefek menguatkan Ganjar demi menjaga stabilitas PDI Perjuangan tetap menjadi pemenang di Pemilu 2024 mendatang,” kata Cepi.

Cepi juga mengaku percaya seribu persen Ketum PDI Perjuangan Megawati komitmen sebagai figur demokrasi sejati. Megawati bersikap rasional akan memberikan tiket Capres kepada Ganjar Pranowo jika elektabilitasnya bertahan unggul hingga menjelang Pilpres 2024.

 “Keputusan insting politik Bu Mega berani mengusung Ahok ketika maju Calon Gubernur DKI dan Jokowi saat awal maju Capres, saya berkeyakinan bakal terulang pada Ganjar Pranowo,” kata tandas Cepi. (pr)

Ganjar: Di Mana Ketemu Pak Doni, Nanam Pohon

JAYAKARTA NEWS – “Di mana pun saya ada acara bareng pak Doni, pasti diawali dengan menanam pohon. Lha, di sini saya senang. Beliau orang yang sangat konsisten dengan kegiatan kongkrit penyelamatan lingkungan,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Ghra Ahmad Yani, Komplek Bandara International Ahmad Yani, Semarang, Rabu (16/2/2022).

Hari itu, Ganjar menghadiri acara pertemuan Pengurus Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) dengan pengurus PPAD Provinsi Jawa Tengah yang diketuai Brigjen TNI Purn H. Amin Syamsudin. Acara juga diikuti anggota PPAD Jawa Tengah melalui virtual.

Kolonel Arh Purn Hardi Ariyanto membuka acara siang hari itu. Hardi adalah General Manager PT Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal A Yani Semarang. Mantan Inspektur Akmil ini bertekad “menghijaukan” kawasan bandara internasional A. Yani, Semarang. “Penanaman pohon adalah simbol untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Dari Jakarta, hadir Ketua Umum PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo. Pengurus lain yang mendampingi di antaranya Letjen TNI Purn Dodik Wijanarko (Ketua Dewan Pengawas PP PPAD, mantan Danpuspomad), Mayjen TNI Purn Komaruddin Simanjuntak (Sekjen PP PPAD, mantan Pangdam IX/Udayana), Mayjen TNI Purn Wiyarto (Kabid Ekonomi PP PPAD, mantan Aster Panglima TNI), Mayjen TNI Sunaryo (Kabid Komunikasi, mantan Staf Ahli Menhan Bidang Keamanan), Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto (Kabid Organisasi PP PPAD), Brigjen TNI Purn Bambang Irianto (Wasekjen III PP PPAD, mantan Dircab Pusbekangad), Brigjen TNI Purn Edison Napitupulu (Bid. Kejuangan PP PPAD), Kolonel Inf Purn Togap F. Gultom (Ur TU PP PPAD), dan beberapa pengurus lain.

Ketum PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo (kiri) menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan). (foto: roso daras)

Gubernur Ganjar hadir masih dengan balutan perban di tangan kanan, akibat kecelakaan saat bersepeda hari Minggu (6/2/2022) lalu. “Dengan seragam BNPB, kami menanam pohon. Sekarang dengan seragam baru (PPAD-red), kami juga menanam pohon,” tambah politisi PDIP itu.

Ganjar mengingatkan ihwal janji Doni yang belum terpenuhi. “Pak Doni janji mau ngajak saya ke Maluku, melihat emas biru dan emas hijau, tapi belum kesampaian hingga beliau purna tugas,” kata Ganjar seraya menambahkan, “tapi Indonesia mengetahui pak Doni sebagai pejuang lingkungan yang gigih. Pejuang sungai, pejuang penanaman pohon.”

Ganjar mengaku mengikuti perkembangan Doni Monardo, termasuk jabatan barunya sebagai Ketua Umum PPAD. Karenanya, ia bangga PPAD Jawa Tengah menjadi PPAD pertama yang mendapat kunjungan resmi. “PPAD Jawa Tengah juga warga saya. Saya akan mendukung program PPAD yang berorientasi kesejahteraan. Selain itu, saya juga berharap PPAD ikut membantu pemerintah daerah, memompa semangat nasionalisme dan patriotisme generasi muda,” tambahnya.

Siang itu, sebelum acara dimulai, dilakukan penanaman pohon di halaman Ghra Ahmad Yani, Semarang. Ketum PPAD, Doni Monardo menanam pohon jati belanda (guazuma ulmifolia), Gubernur Ganjar Pranowo menanam pohon kenari (canarium indicum), Pangdam IV/Diponegoro (diwakili Kasdam Brigjen TNI Parwito), menanam pohon gayam (inocarpus fagiferus), General Manager Angkasa Pura I Semarang, Kolonel ARH Purn Hardi Ariyanto menanam pohon duren musang king, Danlanumad Kol. CPM Sundoro Agung Nugroho menanam pohon flamboyan (delonix regia), dan Ketua Badan Pengawas PP-PPAD, Letjen TNI Purn Dodik Wijanarko menanam pohon bisbul (diaspyros blancoi).

Pembenahan Organisasi

Penanaman pohon di lingkungan bandara Ahmad Yani Semarang bukan kali pertama. Ketua DPD PPAD Jawa Tengah, Brigjen TNI Purn H. Amin Syamsudin mengatakan, pihaknya beberapa kali melakukan aksi penanaman pohon, di samping berbagai kegiatan sosial lain. “September tahun lalu, kami juga melakukan penanaman pohon di lingkungan bandara Ahmad Yani,” ujar Amin.

Ia siap mengamankan dan melaksanakan program PPAD Pusat, antara lain dengan melakukan pembenahan organisasi. Amin melaporkan kondisi PPAD Jawa Tengah. Dari 35 kabupaten/kota, tercatat 31 di antaranya memiliki pengurus. Dari jumlah 31 PPAD Kabupaten/kota, 29 yang punya kantor, sementara yang aktif 22 kepengurusan.

Ke depan PPAD Jawa Tengah sedia fokus pada program bidang ekonomi. Karena itu, struktur pun dibenahi menyelaraskan dengan struktur PP PPAD. Amin menyebutkan, bidang-bidang ekonomi seperti pertanian, peternakan, perkebunan, usaha toko, e-commerce juga menjadi perhatiannya. “Meski harus kami akui, kendala saat ini adalah SDM,” ujarnya.

Sejumlah program yang telah terlaksana antara lain “Jateng Gayeng”, sebuah forum penanaman nilai kejuangan kepada generasi muda, seperti dipesankan Gubernur Ganjar. Selain itu, PPAD Jateng juga melakukan distribusi susu bagi lansia. “Selain tabur bunga di Hari Pahlawan, kami juga terlibat pada aktivitas penanggulangan Covid-19, serta terakhir kami mengadakan webinar kesadaran bela negara dan kesadaran bernegara,” ujarnya.

Dukungan Kodam Diponegoro

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto diwakili Kasdam Brigjen TNI Parwito, yang baru satu minggu menjabat hadir membacakan sambutan tertulis Pangdam Rudianto. “TNI-AD dan PPAD saling bahu-membahu dalam menyikapi permasalahan bangsa dan negara,” kata Pangdam.

TNI, sama seperti halnya purnawirawan, tak kenal menyerah dalam berjuang demi bangsa dan negara. Disadari, salah satu ancaman nyata adalah perusakan lingkungan. TNI-AD dalam hal ini Kodam IV/Diponegoro bersama komponen bangsa lain akan mendukung PPAD dalam mewujudkan kesejahteraan melalui program entrepreneurship.

Prinsipnya, jajaran TNI-AD, dari atas hingga lapis terbawah senantiasa mendukung dan membantu PPAD dalam berkiprah di tengah masyarakat. Terlebih di era pandemi Covid-19, harus bersinergi untuk meningkatkan kesehatan anggota PPAD khususnya, dan masyarakat pada umumnya. (*/rr)

Menyerahkan Piala Walikota Gibran di Balaikota Solo

JAYAKARTA NEWS – Piala Turnamen Sepakbola Antarwartawan Se-Indonesia 2022 tiba di Balaikota Solo, Jumat (28/1/2022) siang. Piala tersebut dibawa dari Jakarta oleh Ketua Panitia Pelaksana Pusat Erwiyantoro bersama rombongan dan diserahkan kepada Anas Syahirul selaku Ketua Panpel Turnamen Daerah.

Turnamen sepakbola dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) ini menyediakan total hadiah Rp110 Juta diikuti delapan (8) tim wartawan dari berbagai daerah untuk memperebutkan Piala Walikota Solo, Gibran.

Kegiatan turnamen akan diisi pertandingan eksibisi antara Tim Walikota Solo, Gibran Rakabuming dan Tim Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sejumlah tokoh nasional juga akan ikut bermain dalam laga ini, di antaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan lainnya.

“Semula, kami akan menyerahkan piala ini langsung kepada Pak Walikota Gibran. Tapi karena jadwal beliau hari ini sangat padat, kami titipkan piala kepada Anas Syahirul Ketua Panpel Daerah,” kata Erwiyantoro usai “menitipkan” piala kepada Anas Syahirul di teras Balaikota Solo usai jumatan.

Piala turnamen berbahan kayu seberat 10 kilogram itu nantinya akan diberikan kepada tim sepakbola wartawan terbaik oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming. “Turnamen ini tak hanya ajang silaturahmi para wartawan tapi mengikat persaudaraan dan persatuan para tokoh di lapangan sepakbola,” kata Erwiyantoro. (ym)

Melonjaknya Kasus Covid di Jateng sudah Diprediksi tapi Kurang Diantisipasi

JAYAKARTA NEWS— Melonjaknya kasus aktif Covid-19 di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sudah dapat diprediksi sebelumnya bahwa ketika ada hari libur panjang, maka pasti kemudian diikuti dengan adanya peningkatan kasus Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini mencatat setidaknya ada delapan Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan kasus secara signifikan meliputi Sragen, Tegal, Brebes, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Wonogiri dan Kudus.

“Ini terprediksi sebenarnya. Setiap kali ada libur panjang pasti ada kenaikan (kasus),” lapor Ganjar kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang dihelat di Gedung Pemda Provinsi Jawa Tengah, Rabu (2/6).

Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito (tengah mengenakan rompi) didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (kiri) dan Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Imran Baidirus (kanan) saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19 bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (2/6)– foto BNPB

Mengintip dari catatan tahun lalu, apa yang terjadi di Jawa Tengah persis seperti yang terjadi pada 2020 bahwa peningkatan kasus aktif pascalibur panjang nasional juga menyebabkan naiknya Bed Occupancy Rate (BOR) hingga mencapai 90 persen.

Kendati telah dilakukan konsultasi dan koordinasi secara rutin terkait adanya potensi kenaikan kasus dari liburan panjang, namun Ganjar mengakui bahwa hal itu tidak semua diantisipasi dengan baik oleh sejumlah Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sehingga terjadi kenaikan kasus seperti yang terjadi di Kudus.

Seperti Guru BP/BK

Selain kurangnya antisipasi, Ganjar juga melaporkan bahwa kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus juga terjadi karena prediksi-prediksi seperti fenomena tahun lalu yang tidak dicermati dengan baik sehingga menimbulkan kepanikan.

“Kaget gitu ya. Dia tidak prediksi, dia tidak antisipasi, lalu berikutnya panik,” jelas Ganjar.

Kepada Ketua Satgas Letjen TNI Ganip Warsito, Gubernur Ganjar melapor bahwa pihaknya telah berulangkali meminta agar Pemerintah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan angka kasus dapat segera mengambil langkah konsolidasi dan menghindari pemahaman seolah-olah dapat melakukan penanganan sendiri. Sebab, penanganan Ciovid-19 tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja melainkan harus melibatkan berbagai komponen.

Untuk urusan yang satu ini, bahkan Ganjar berkelakar bahwa dirinya sudah seperti Guru Bimbingan Penyuluhan/Bimbingan Konseling (BP/BK) yang tugasnya memperingatkan atau membimbing siswa nakal atau kurang patuh terhadap peraturan di sekolah.

“Jadi ini saya sudah seperti guru BP/BK. Ada anak-anak nakal, kumpul lalu njeweri siji-siji (menjewer satu-satu),” kelakar Ganjar.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Forkopimda dan Pangkogabwilhan II serta jajaran pejabat tinggi BNPB itu, Ganjar juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan kekuatan guna mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kudus dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah.

Tentunya, dengan kehadiran Ketua Satgas beserta rombongan, maka hal itu diharapkan akan lebih membantu meringankan beban penanganan Covid-19 di Jawa Tengah.

Cek ke Zona Merah

Usai sowan atau melakukan kunjungan ke Tuan Rumah Jawa Tengah, Ketua Satgas Ganip Warsito kemudian menggeber langkah menuju ke zona merah di Kabupaten Kudus untuk melihat secara langsung permasalahan di lapangan, terkait adanya lonjakan kasus di ‘Kota Kretek’ tersebut.

Anggota TNI hadir dalam apel gelar pasukan di Makodim 0722 Kudus, Jawa Tengah, Rabu (2/6). Sebanyak 450 prajurit TNI tersebut kemudian akan ditugaskan untuk membantu operasi penegakan protokol kesehatan 3M dan pelaksanaan PPKM Mikro di wilayah Kabupaten Kudus.

Hal itu dilakukan sekaligus untuk memastikan apakah yang selama ini sampai ke telinganya melalui berbagai sumber termasuk pemberitaan media benar-benar terjadi di lapangan. Sehingga pihaknya dapat segera mengambil kebijakan yang tepat terkait penanganan Covid-19.

“Untuk melihat secara langsung apakah apa yang disampaikan dalam berita itu sesuai dengan nyatanya atau tidak,” jelas Ganip.

Di sisi lain, dia juga memahami bahwa kasus yang dihadapi adalah permasalahan bersama. Oleh karena itu, Ganip beserta jajaran berkomitmen untuk membantu dan mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan kasus Covid-19 melalui berbagai langkah-langkah yang tepat dan terpadu.

“Kita akan dorong semoga penanganan Covid-19 ini menjadi lebih baik dan kasus dapat dikendalikan,” kata Ganip.

Dalam hal ini, Kepala BNPB Ganip Warsito juga menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan beberapa bantuan lain meliputi tenda isolasi 2 buah, masker kain 20 ribu lembar, masker kain anak 10 ribu lembar dan handsanitizer sebanyak 20 jerigen dengan kapasitas 4 liter.***ebn

Festival Banjaratma, Pameran Terbesar di Tepi Jalan Tol

Tak kurang dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun menyambut baik penyelenggaraan Arts & Heritage Festival 2020-2021 di lokasi tepi jalan tol, Rest Area 260-B, Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah. Rest area terbesar dan terluas yang ada di sepanjang jalan tol Trans Jawa. Ganjar berpesan, “Tetap jaga protokol kesehatan.”

Festival Seni Terbesar di Tepi Jalan Tol

JAYAKARTA NEWS – Sebuah gagasan besar layak digelar di tempat yang juga besar. Apalagi penggagasnya menyandang nama besar: Yani Saptohoedojo. Alhasil, bakal tergelarlah ajang seni terbesar di pinggir jalan tol.

Event itu bertajuk “Arts & Heritage Festival 2020/2021”. Lokasinya memang di tepi jalan tol, tepatnya di Rest Area 260B, Banjaratma, Brebes, Jawa Tengah. Ingat Banjaratma, ingat situs bersejarah: Pabrik Gula Panjaratma, warisan Belanda.

Rest Area 260B Heritage-Banjaratma, Brebes adalah satu-satunya rest area di jalan tol Trans Jawa yang memiliki nilai historis. Bahkan yang terluas dan terbesar di sepanjang tol Trans Jawa yang membujur dari Merak (Banten) ke Banyuwangi (Jawa Timur). Total luas rest area ini adalah 10,6 hektare.

Festival itu sendiri bakal digelar mulai tanggal 13 Desember 2020 hingga 10 Januari 2021. Menilik tanggalnya, dapat dipahami, panitia penyelenggara ingin memanfaatkan momentum libur akhir tahun.

Rakhmat Supriyono

“Karena masih suasana pandemi, tentu tidak akan seramai sebelum pandemi. Setidaknya, ini kami jadikan sebagai deklarasi kebudayaan. Deklarasi kesenian. Jadi, liburan-liburan berikutnya, masyarakat sudah lebih aware, dan memilih istirahat di Banjaratma. Sambil melepas lelah, bisa memanjakan mata dan batin menyakskan karya-karya para seniman dalam dan luar negeri. Sukur-sukur bisa menemukan koleksi seni yang cocok untuk dipajang di rumah atau kantor,” ujar Rakhmat S, seniman sekaligus kurator festival ini.

Ditambahkan, tak kurang dari 29 pelukis akan pamer karya di Banjaratma. Di antara mereka, terdapat sejumlah pelukis papan atas Indonesia. Sebut saja, Kartika Affandi, V.A. Sudiro, Suwadji, Erica, dan dua pelukis manca, Mexico dan Ecuador.

Bertindak sebagai kurator adalah Rakhmat Supriyono dan Godod Sutejo. Dua sosok penggiat seni rupa Yogyakarta yang “menolak terkapar corona”, “menolak pasrah”. Selama pandemi Covid-19, keduanya sudah beberapa kali menggelar pameran lukisan virtual dan melukis bersama di sejumlah spot menarik di Yogyakarta.

Sekadar menyebut nama, berikut adalah para perupa yang bakal ambil bagian dalam “Arts & Heritage Festival 2020/2021”: Astuti Kusumo, Cristina Rodriguez Sosa (Mexico), Ebo (Brebes), Erica Hestu Wahyuni, Fakturohman, Godod Sutejo, Herjaka, Ikhman, Nanang Widjaya, Ledek Sukadi, Sumadi, Subandi Giyanto, Sutarman, Rakhmat S., Klowor Waldiyono, Kartika, Rujiman, Tulus Warsito, M. Salim Ancol, Suwaji, Santiago Erazo (Ecuador), Syaiful Adnan, Nedit, Hajar Pamadhi, Dewobroto, Joko Sarjono, VA Sudiro, Sani Santana, dan Dunadi (patung).

Selain lukisan dan patung, festival nanti juga akan memamerkan koleksi sepeda kuno dan pusaka.

Nama besar lain yang terlibat dalam “Arts & Heritage Festival 2020/2021” adalah Yani Saptohoedojo. Tak kurang, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun secara spesial membuat video ucapan selamat kepada panitia yang menyelenggarakan kegiatan Arts & Heritage Festival 2020-2021, seraya menyerukan tetap jaga protokol kesehatan di era pandemi covid-`19.

Pilihan waktu festival yang digelar akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 adalah sebuah penyiasatan tersendiri. Meski pandemi belum berlalu, tetapi pada moment libur bersama, masyarakat yang bepergian menunjukkan grafik yang meningkat.

Panitia memang didihadapkan pada situasi sulit. Menyerah pasrah atau tetap gelisah berkarya. Alhasil, pameran virtual, melukis bersama, atau ajang festival skala besar di rest area ini adalah sebuah penyiasatan. Lokasi yang terbilang eksklusif, memudahkan panitia dalam menjaga dan mengawal protokol kesehatan selama festival berlangsung.

Alhasil, melalui “Arts & Heritage Festival 2020/2021” yang diselenggarakan 13 Desember 2020 sampai 10 Januari 2021, para seniman berusaha menjaga elan kreativitas serta produktivitas. Di sisi lain, festival ini akan menjadi percontohan terselenggaranya event di masa pandemi. Tetap produktif dan tetap 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun). (roso daras)

Ganjar Pranowo Lantik Kagama Depok

Foto bersama para pengurus KAGAMA cabang kota Depok periode 2019-2024 usai pelantikan di Bakso Keraton Resto, Depok, Selasa (15/10/19) oleh Ketua Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar Pranowo. (foto:ist)

Jayakarta News – Ketua Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar Pranowo berharap seluruh pengurus KAGAMA cabang kota Depok dapat memberikan kontribusi nyata dan ikut berpartisipasi aktif dalam membangun kota Depok dengan kegiatan-kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Para alumni juga diharapkan dapat menjaga kerukunan antar anggota dan menciptakan narasi-narasi yang positif demi terciptanya kondusifitas kota Depok.  

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan harapannya, untuk mengajak semua alumni Gadjah Mada cabang Depok dapat duduk bersama untuk menciptakan sinergi yang positif dalam bingkai “Guyub, Rukun, Wigunani”. Pernyataan ini disampaikan Ganjar Pranowo usai melantik pengurus KAGAMA cabang kota Depok periode 2019-2024 di Bakso Keraton Resto, Selasa (15/10/19). 

Sementara itu Ketua KAGAMA cabang Depok, Winarna Marmasiswaya mengatakan, akan membangun sinergitas diantara para alumni yang berada di kota Depok serta ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial, budaya dan pendidikan demi menjaga marwah KAGAMA.

Dijelaskannya juga, KAGAMA cabang Depok akan memberikan kontribusi yang nyata dengan memberikan edukasi serta peran aktif dalam menciptakan kerukunan serta toleransi di kota Depok.

Susunan Pengurus Cabang KAGAMA Depok, antara lain, sebagai berikut. Dewan Penasihan, diketuai Agus Marsudi dengan wakilnya Haryoko W dan Taufik Alimi. Pengurus Cabang, diketuai Winarna Marmasiswaya, dengan sekretaris Sriyanto, serta bendahara Esti Wahyuningtyas. (melva tobing)

Ketua Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar Pranowo (kanan) dan Ketua KAGAMA cabang Depok, Winarna Marmasiswaya dalam pelantikan pengurus KAGAMA cabang kota Depok periode 2019-2024 di Bakso Keraton Resto, Depok,  Selasa (15/10/19). (foto:ist)

Ada di Kawasan Bencana, Kita Harus Peduli & Memitigasi

GUBERNUR  Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa wilayahnya berada di daerah bencana, sehingga  semua pihak harus peduli dan mengerti terhadap ancaman bahaya maupun risiko yang ada.

Ganjar menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana se-Jawa Tengah belum lama ini di Kantor Gubernur, Semarang, Jawa Tengah.

Ganjar mengibaratkan, wilayah Jawa Tengah sebagai  supermarket bencana. “Siapa saja dapat belajar bencana apa saja, ada di wilayah ini. Kita punya gunung berapi yang banyak, punya sungai yang sangat banyak, kita punya laut. Dan di sisi lain, selalu ada evolusi bumi yang terjadi dimana ada yang disebut bencana,” ujar Ganjar yang berbicara di depan jajaran TNI/Polri, BPBD se-Jawa Tengah, perangkat daerah terkait serta media massa.

“Mulai dari mitigasi kita mesti paham, kita berada di daerah mana mesti paham, dan benar ketika kita merencanakan suatu pembangunan seringkali abai, terutama pada tata ruang,” tambah Ganjar.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo juga menegaskan bahwa mitigasi dan pengurangan risiko bencana harus serius untuk dilakukan sejak awal.

“Kita harus bisa menyusun rencana jangka panjang, karena peristiwa alam akan berulang. Baik itu tahunan, lima tahunan, seratus tahunan dan seterusnya. Kita tidak boleh egois, pikirkan juga generasi mendatang,” ujar Doni

“Bangsa ini akan menjadi bangsa besar apabila generasi sekarang mampu berkorban untuk generasi mendatang.”

Doni mengilustrasikan sumber-sumber bencana dari ulah manusia seperti penambangan liar, pembuangan limbah berbahaya yang tidak memperhatikan lingkungan, perambahan hutan, maupun pemanfaatan lahan yang tidak tepat. Selain itu, Doni juga menambahkan bahwa sumber bencana lain yaitu bersumber dari peristiwa alam.

Menghadapi ancaman bencana, pihaknya menekankan pada beberapa komponen utama. Kerjasama dan sinergi multi-pihak antara pakar atau akademisi, dunia usaha, pemerintah, masyarakat dan media perlu pelibatan secara nyata.

Presiden Joko Widodo belum lama ini beberapa  menyampaikan, mengenai pelibatan akademisi dan pakar-pakar kebencanaan untuk meneliti, mengkaji dan menganalisis potensi bencana dan titik-titik mana yang sangat rawan bencana. Selain itu, pendekatan metode dan nilai luhur bangsa yang mendukung kerja sama dan sinergi. Untuk itu,  Doni secara khusus mengajak para Komandan Kodim untuk melibatkan berbagai pihak di wilayahnya.

Melihat potensi ancaman bahaya di Provinsi Jawa Tengah, fenomena seperti aktivitas vulkanik, kegempaan dan tsunami menjadi perhatian dalam rapat koordinasi yang dihadiri Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Pusgen Gayatri Indah Marliyani, dan Peneliti BPPT Widjo Kongko.

 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan,  sepanjang tahun 2018, BNPB mencatat 582 kejadian bencana terjadi di  Jawa Tengah. Bencana hidrometeorologi seperti puting beliung, tanah longsor dan banjir dominan terjadi di provinsi ini, sedangkan wilayah administrasi yang sering terdampak bencana antara lain Cilacap, Wonogiri dan Magelang. Sejumlah kejadian bencana tersebut menyebabkan 45 jiwa meninggal dan lebih dari 1,7 juta jiwa mengungsi dan terdampak. (pr/sm)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Main Film Cinta Anak Negeri

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo–foto ist

Film ‘Cinta Anak Negeri’ yang diproduksi oleh Padma Film ini mengangkat kultur budaya, pariwisata, edukasi dalam berdemokrasi. Selain itu film yang disutradarai Rachmad Rangkuti, melibatkan nama besar. Salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Menandai dimulainya proses syuting film Cinta Anak Negeri yang akan dilangsungkan mulai Kamis, 17 Januari mendatang, kru dan para pemain menggelar syukuran. Acara digelar di salah satu hotel di bilangan Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam kesempatan itu hadir para pemainnya yaitu Ajun Perwira, Nadira Sungkar, Syahra Larez, Rio Desta, Sandy Tumiwa dan yang lainnya.

Ajun Perwira mengatakan dirinya merasa tertantang untuk bermain film genre drama yang digarap secara serius. Ajun Perwira dalam kesempatan itu juga mengatakan film Cinta Anak Negeri tidak melulu drama, tapi juga memuat unsur komedi di dalamnya.

“Film Cinta Anak Negeri Inya Alllah akan tayang April 2019. Ini tentang drama tapi ada komedinya juga,” kata Ajun.

Cerita dalam film ini diangkat dari permasalahan yang biasa terjadi di masyarakat dalam konteks perbedaan suku, bahasa, dan yang lainnya.

“Ini permasalahan yang biasa terjadi di berbagai daerah, menyelesaikan permasalahan dengan cara demokrasi musyawarah mufakat. Kita di sini membentuk nusantara bersatu. Kita memerankan berbagai karakter dengan berbagai suku. Saya kebetulan memerankan karakter dari suku Jawa,” ungkapnya.

Menurut salah satu produser, Heri Tanjung mengatakan film ini akan melakukan proses syuting di kantor gubernur Jawa Tengah.

“Film ini menceritakan tentang sosok Bayu yang lahir dari keluarga yang sangat sederhana. Bayu memiliki sebuah mimpi besar yaitu mengubah masih keluarganya dan ingin mengubah darah tempat tinggalnya menjadi sesuatu,” ujar Heri Tanjung. (pik)