Heera Syahir Vasandani Wakili Indonesia di ‘The Changing Faces Women’s Leadership’

Heera Syahir Vasandani Wakili Indonesia di ‘The Changing Faces Women’s Leadership’, Hawaii–foto istimewa

Heera Syahir Karim Vasandani, CEO Bursa Sajadah terpilih menjadi partisan dalam seminar ‘’The Changing Faces Women’s Leadership’’ bertajuk “Women as Innovators and Entrepreneurs” yang berlangsung 6-19 Mei 2018 di Hawaii, Amerika Serikat yang diikuti pengusaha dan pemimpin wanita se Asia Pasifik.

Seminar yang berlangsung 12 hari dan berfokus pad

a peran penting inovasi dan kewirausahaan ini, akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan membangun kekuatan ekonomi masyarakat di Asia Pasifik.

Heera, satu-satunya perwakilan Indonesia di tahun 2018 ini turut menjadi peserta pelatihan, dialog, dan program kepemimpinan profesional bersama para peserta dari berbagai negara di Asia Pasifik guna mengkreasikan inovasi kewirausahaan di masing-masing negara.

The Changing Faces Women’s Leadership Seminar, sebuah wadah di mana para pemimpin wanita meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan kepemimpinan yang inovatif sekaligus membentuk komunitas para pemimpin wanita di Asia Pasifik dan Amerika Serikat. Hal ini dilaksanakan mengingat geliat partisipasi tenaga kerja dan kewirausahaan perempuan ini makin mencuat dalam pertumbuhan ekonomi dan transformasi masyarakat di Asia Pasifik. Hal itu diaminkan sejumlah penelitian pemberdayaan ekonomi yang dilakoni kaum perempuan belakangan ini.

Tak berlebihanlah bila para peserta serius mengikuti serangkaian lokakarya kepemimpinan dan kewirausahaan yang difasilitasi pelatih kepemimpinan wanita terkemuka dunia dan East West Center di Hawaii. Para peserta The Changing Faces Women’s Leadership ini diharapkan akan menjadi wanita pemimpin pembawa perubahan di negaranya masing-masing dan forum-forum internasional lainnya.

Heera SKV bersama pemimpin-pemimpin wanita hebat lainnya dari Amerika Serikat dan Kawasan Asia Pasifik ini selain sebagai CEO Bursa Sajadah yang ingin memajukan perusahaanya berharap akan membagikan ilmu dan pengalamannya bagi kegiatan perekonomian di Indonesia. Karena, Heera SKV yakin, pembelajaran di ‘The Changing Faces Women’s Leadership / Seminar ini bukan saja tentang kepemimpinan perempuan, tetapi pemikiran-pemikiran kreatif pembangunan ekonomi dan inovatif usaha dari berbagai negara di Asia Pasifik bakal mendongkrak keterampilan kepemimpinan usahanya di Bursa Sajadah, SKV Group dan pastinya meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif dan inovatif yang lebih baik di Indonesia.***

Bursa Sajadah Semangati Mengaji dengan Nobar “Guru Ngaji”

SEDIKITNYA 99 anak-anak Panti Sosial Bina Taruna Jaya senang dan termotivasi  untuk lebih bersemangat belajar mengaji setelah mereka menonton bareng (nobar) film “Guru Ngaji”.

Akhir pekan lalu, Sabtu (26/5/2018) Bursa Sajadah menyelenggarakan acara nobar di  Setiabudi One, Jakarta Selatan. Anak-anak panti tersebut  diajak  oleh pemilik Bursa Sajadah  nobar  film “Guru Ngaji”. Film yang yang dikemas dalam religi komedi itu, benar-benar  menggugah perasaan dan semangat mengajinya.

CEO dan Pemilik Bursa Sajadah, Heera Syahir Karim Vasandani yang hadir dalam kegiatan tersebut  mengatakan,  dirinya ingin berbagi kebahagiaan, sekaligus mengedukasi dengan mengajak nonton film pendidikan di bulan suci Ramadhan ini.  ‘’Kami mengundang 100 orang, tapi yang datang 99 orang, karena yang satu sakit,” kata Heera.

Dia  berharap acara nobar tersebut berdampak positif pada pemikiran, perasaan dan juga perilaku setiap anak-anak panti sosial dan exclusif members yang diundang.

Heera menilai film ‘’Guru Ngaji’’ ini memiliki pesan edukasi yang baik dalam balutan komedi yang menarik. Itulah mengapa  dia  dan stafnya memilih nobar film tersebut, sambil berbagi buat anak-anak  Panti Sosial Bina Teruna Jaya.  ‘’Kami ingin  berbagi kebahagiaan dengan Anak-anak Panti Sosial Bina Taruna Jaya, sekaligus memberikan dukungan untuk perfilman Indonesia, serta memberikan apresiasi kepada Exclusive Members (pelanggan), kerabat dan rekan kerja Bursa Sajadah,’’ ucap  Heera.

Beberapa anak yang menonton film tersebut mengaku  termotivasi  untuk terus belajar mengaji dan menghargai para guru ngaji yang selama ini telah mengajarkan mereka soal ilmu agama. Anjani Eka Fitri, salah satu anak Panti Sosial Bina Taruna Jaya mengatakan,  menonton film ini mengajarkan kita untuk berbagi dan bisa semangat mengaji. “Seneng bisa nonton bareng sama temen-temen, bisa ketawa bareng dan juga semakin termotivasi,”katanya.

Begitu juga dengan Novilianti. Menurutnya dengan nononton film tersebut membuat ia lebih dapat menghargai lagi seorang guru, apalagi guru ngaji yang mengajarkan kita soal agama.

Senada dengan kedua temannya,   Silvianti mengatakan,   “Kita kalau ngaji suka males, nonton ‘Guru Ngaji’ kaya ini kita tahu perjuangan guru buat ngajarin anak muridnya.”  Silvianti  merasa senang bisa menonton bersama dengan temannya.

Heera CEO SKV berharap, selain memberi kebahagiaan bagi anak-anak Panti Asuhan ini, Bursa Sajadah ingin memberikan dampak  positif pada pemikiran, perasaan dan juga perilaku setiap anak-anak panti sosial dan exclusive members yang diundang.

Ekspansi  Bursa Sajadah

Ekspansi Bursa Sajadah yang berada di sembilan kota besar Indonesia ini, adalah pencapaian Owner & CEO Bursa Sajadah, Heera SKV sebagai sosok ‘womenpreneur’ yang disyukurinya. Pengembangan bisnis Bursa Sajadah yang semakin ekspansif, itu berkat doa dan kerjasama karyawannya yang mendukungnya.

Sejak  awal berdiri tahun 1998 Bursa Sajadah hanya fokus menjual aneka sajadah, lalu berkembang menyediakan aneka produk oleh-oleh dan perlengkapan haji/umrah. Selain memiliki 10 gerai di berbagai wilayah seperti Bandung 2 cabang, Bekasi, Bogor, BSD Tangerang, Jakarta, Malang, Surabaya, Solo, dan Cibubur Jakarta Timur, Heera juga mengembangkan online shop Bursa Sajadah.

Eksistensi Bursa Sajadah yang semakin berkembang pesat diakui Heera tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Perkembangan bisnis Bursa Sajadah yang pesat tak lepas dari usahanya  melihat semua peluang yang ada di depan mata. “Saat umrah di tanah suci bertepatan dengan ulang tahun saya ke – 17 tahun, saya memanjatkan doa yang umum diucapkan saat umrah. Allah lalu memberikan kesempatan di depan mata, saya berusaha untuk mengambil dan melakukannya dengan baik, itu saja,” kata Heera saat berbincang dengannya.

“Sejalan dengan prinsip hidup saya mengalir. Kalau Allah SWT berkata tidak ya tidak. itu yang saya alami dan kenyataannya pada saat saya mengikuti alurnya mengalir begitu saja. Bukan saya tidak punya visi, pasti ada yang ingin saya tuju. Tapi dalam arti Alhamdulillah jalannya memang ditunjukkan  Allah SWT dan saya nikmati,” tambah wanita cantik kelahiran Bandung ini.

Dalam aktivitas bisnis, Heera mendorong agar senior manajemen timnya mampu menjadi leader bagi para karyawan yang saat ini mencapai 300 orang lebih. Di tengah kesibukannya yang lebih banyak menangani urusan eksternal, Heera mempercayakan urusan internal usahanya pada senior manajemen tim untuk mendelegasikan tugas kepada para staf di bawahnya (empowerment atau pemberdayaan karyawan).***