Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Sruti Respati, Sam Bobo dan Rudianto Hasilkan Lagu “Kerjo Kerjo Kerjo”

Sruti Respati, Sam Bobo dan Rudianto Hasilkan Lagu “Kerjo Kerjo Kerjo”

admin by admin
November 20, 2017
in Entertainment
0
Sruti Respati

 

ADA kerja kolaborasi menarik di antara komposer musik pop, Sam Bobo dengan penghasil komposisi aransemen andal, Rudianto dan penyanyi pop Jawa, Sruti Respati yang telah menghasilkan singel keren berbahasa Jawa bertajuk “Kerjo Kerjo Kerjo”.

Melihat dari judulnya, jelas ini terinspirasi dari slogan Presiden RI, Joko Widodo, suatu makna yang dinilai Sruti sebagai juga bermotif sikap toleransi yang  tidak melihat Anda dari mana, suku dan agamanya apa, karena menurut dia,  “Keberhasilan didapat dari kerja keras. Dari situ munculnya spirit lagu Kerjo Kerjo Kerjo,” ungkap perempuan penyanyi usia 37 tahun kelahiran Surakarta, Jawa Tengah ini.

Ditegaskan oleh Sruti, dirinya menerima tugas menyanyikan lagu “Kerjo Kerjo Kerjo” lebih pada konsep berkeseniannya. “Menafsirkan dengan sudut pandang itu dengan spirit awal yang mau disampaikan untuk berbuat sesuatu yang baik dan tulus bagi  negeri ini. Walau dengan kacamata dan sudut pandang berbeda satu sama lainnya, tapi tetap intinya dari minat berkesenian,” lebih lanjut katanya.

Ihwal adanya sentuhan musik electronic dance music (EDM) yang membalut lagu berlirik bahasa Jawa Kromo Inggil, ini dijelaskan Sruti punya tujuan yang pasti sesuai dengan jaman now.

“Tradisi banget, tapi beda,” imbuhnya. “Kita hidup di jaman kekinian, boleh dibilang ada perubahan yang pasti harus  beradaptasi dengan jaman baru. Tapi tetap pegang pakem dengan nada pelog slendro yang moga mau dipahami oleh anak muda. Mungkin arranger berpikir ingin merangkul semua kalangan dan mengajak mengerti apa yang disampaikan. Ingin mengajak sampaikan pesan sembari beradaptasi dengan jaman now tetapi gak hilangkan spirit tradisional. Jadi mirip ke pelog diatonis,” ujarnay  lagi.

“Saya sebetulnya (sempat) agak kaget, beliau (Sam Bobo) senior pencipta lagu seperti Nurlela, kenapa ya mau buat lagu berbahasa Jawa?!” tambah Sruti mengenang.***

Tags: Kerjo Kerjo KerjoSam Bobosruti respati
Previous Post

Presiden Mugabe Mengejutkan Zimbabwe Karena Tolak Mundur

Next Post

Panggung Baru Butet Kartaredjasa

admin

admin

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Panggung Baru Butet Kartaredjasa

Panggung Baru Butet Kartaredjasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version