• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Mitologi Ayam Cemani

Mitologi Ayam Cemani

admin by admin
November 3, 2025
in Kolom
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gde Mahesa

Ayam cemani dikenal  memiliki kekuatan mistis, sering digunakan dalam berbagai ritual adat seperti untuk tolak bala, mengusir sihir, atau bahkan sebagai persembahan dalam upacara tertentu.

Darah ayam cemani dipercaya sakral, sehingga kerap digunakan dalam praktik ilmu hitam.

Dengan meminum darah ayam cemani dipercaya memberikan kekebalan dari santet atau guna-guna.

Bahkan ada mitos yang menganggap sebagai makanan jin. Jika ingin memanggil jin, maka harus menyediakan aneka macam sesajen yang salah satunya adalah ayam cemani.

Dalam upacara dan ritual tradisional, seperti pernikahan dan pemakaman. Dalam beberapa budaya, ayam ini dipercaya sebagai pembawa pesan antara yang hidup dan yang mati.

Karena penampilannya yang serba hitam, baik bulu, kulit, hingga organ dalam, serta kaitannya dengan berbagai kepercayaan dan ritual gaib ayam ini dianggap mistis.

Pada jaman dulu ayam ini termasuk bergengsi sebab hanya khusus keluarga kerajaan dan para bangsawan yg memiliki, karena dianggap sakral dan keramat serta sebagai tameng dan pagar gaib. Meski dipercaya memiliki energi negatif dan gelap, tetapi sebagian orang percaya ayam ini efektif menolak kesialan.

Bukan rahasia umum bila ayam ini dikenal memiliki kekuatan gaib. Ciri-ciri ayam cemani bertuah ada pada matanya.

Tatapan ayam cemani sangat tajam dan konon akan memancarkan cahaya kuning kemerahan di malam hari. Beberapa orang percaya, mengonsumsi daging ayam cemani dapat membuat eseorang mendapatkan kesaktian. Bahkan, bisa juga membuat seseorang memiliki sembilan nyawa (tapi jangan sekali-kali mencoba hal berbahaya dan mematikan). Ayam ini dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit non-medis.

Salah satunya digunakan untuk mengobati orang sakit akibat diguna-guna. Caranya? Dengan mengonsumsi daging ayam cemani.

Tepat sruputtt kopi pahitnya bullll bullll klepussss…..

Tags: kekuatan mistis ayam cemanimitos ayam cemani
Previous Post

Sehari Bersama Whoosh : Dalam Sekejap, Bandung Terasa Lebih Dekat

Next Post

Tanah Negeri: Antara Kedaulatan Sumber Daya Alam dan Keadilan Sosial

admin

admin

Next Post
Tanah Negeri: Antara Kedaulatan Sumber Daya Alam dan Keadilan Sosial

Tanah Negeri: Antara Kedaulatan Sumber Daya Alam dan Keadilan Sosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version