• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Misteri Tali Lawe

Misteri Tali Lawe

admin by admin
October 19, 2025
in Kolom
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gde Mahesa

“Lawe” bahasa Jawa, terbuat dari serat atau benang berbahan kapas, bisa juga berarti kain. Dalam tradisi Jawa, benda ini menjadi simbol serta unsur upacara adat medhot benang, yang merupakan rangkaian upacara pernikahan di Jawa. 

Lawe, memiliki filosofi tentang perlindungan, kesucian dan harapan, selain itu dipercaya untuk melindungi dari pengaruh jahat, juga menjadi pagar atau benteng spiritual, dan  sebagai simbol untuk kehidupan yang lebih baik, serta dipercaya dapat mengikat roh jahat, sehingga tidak dapat mendekati dan melukai orang yang menggunakannya.

Benang putih, digunakan sebagai simbol kesucian dan kebaikan, dalam upacara ritual, benang putih diikatkan pada pergelangan tangan sebagai tanda agar hati selalu lurus dan benar. Benang yang baru, diharapkan dapat menjaga kehidupan seseorang agar terhindar dari keburukan dalam kehidupan.

Dalam konteks budaya Jawa, benang lawe dapat diartikan sebagai simbol kuasa, yang mengingatkan pada kekuatan Tuhan yang mengatur kehidupan manusia. Maka sering kita lihat benang ini digunakan dalam upacara ruwatan untuk menyucikan jiwa raga. Sehingga dalam tradisi Jawa mempunyai arti lebih dari sekadar benang, sebab merupakan simbol nilai-nilai spiritual.

Dalam konteks supranatural, benang lawe seringkali berfungsi sebagai media dalam upacara ruwatan, simbol perlindungan, atau bahkan sebagai alat dalam praktik ilmu hitam, seperti santet atau teluh. Dalam hal ini, benang lawe diikat dan diisi dengan energi negatif oleh pelaku, untuk ditujukan kepada korban.  

Perlu diketahui bahwa penggunaan benang lawe dalam konteks supranatural ini sangat terkait dengan kepercayaan dan tradisi masyarakat tertentu. Tidak semua orang percaya atau menggunakan benang lawe dalam praktik supranatural. Lawe dengan segala arti dan fungsi dan bisa dijadikan “jimat keramat”

Nah….. siapa para pembaca yang menyimpan Lawe didompet sebagai jimat atau apa pun ? Ya ndak masalah, tetap sruputtt kopi pahitnya bullll bullll klepussss…

Tags: benang putihtali lawetali lawe supranatural
Previous Post

Hanacaraka: Jejak Filosofis 20 Aksara Jawa dalam Kehidupan Modern

Next Post

Letjen Suaidi Marasabessy: Negara Akan Sulit Bila Polri Bubar

admin

admin

Next Post
Letjen Suaidi Marasabessy: Negara Akan Sulit Bila Polri Bubar

Letjen Suaidi Marasabessy: Negara Akan Sulit Bila Polri Bubar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version