• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech

Mengawal Komitmen Kebetawian Cagub DKI 2024

October 26, 2024
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Mengawal Komitmen Kebetawian Cagub DKI 2024

by admin
October 26, 2024
in Kolom
0
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Oleh Achmad Fachrudin,
Akademisi Universitas PTIQ, Pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi

Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2024,  masyarakat dan kebudayaan Betawi menjadi salah satu wacana, narasi,  isu kampanye atau komoditas politik dari para calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) yang laku keras. Bahkan tidak sedikit dimasukkan ke dalam visi misi Cagub dan Cawagub sesuai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi DKI Jakarta tahun 2025-2045. Hal ini sesuai dengan UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serta  PKPU No. 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

Pada UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bpati dan Walikota Pasal 45 ayat (2) huruf n disebutkan, kandidat kepala daerah harus mengirimkan naskah visi misi sebagai salah satu dokumen persyaratan pencalonan kepala daerah kepada KPU Daerah.  Sementara pada PKPU No. 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota mengatur bahwa visi, misi dan program menjadi dokumen persyaratan pencalonan pada awal pendaftaran calon. Serta kegiatan kampanye merupakan proses sosialisasi visi, misi dan program kandidat.

Dengan pengaturan perundangan tersebut, maka visi, misi dan program Cagub dan Cawagub, mempunyai kekuatan hukum kuat dan mengikat. Lebih dari itu, visi, misi dan program kandidat  memiliki konsekwensi politis, moral  dan etis bagi para kandidat untuk mewujudkannya secara sungguh-sungguh, bertanggungjawab, dan konkrit  atau praktikal. Karenanya, janji-janji kampanye penting dipelototi secara terus menerus karena pengalaman selama ini menunjukkan, tidak jarang untuk tidak mengatakan seringkali, kampanye politik Cagub dan Cawagub di Pemilu atau Pilkada, lebih banyak sekadar janji, omon-omon, dan lip service.

Jika dikorelasikan antara pengaturan di Pilgub DKI  tentang visi, misi dan program Cagub dan Cawagub dengan UU No. 2 tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ), keduanya saling menguatkan. Bahkan pada pasal 31 UU DKJ  mengatur kewenangan khusus Pemprov DKI Jakarta di bidang kebudayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (3) huruf k meliputi: a. prioritas pemajuan Kebudayaan Betawi dan kebudayaan lain yang berkembang di Jakarta; dan b. pelibatan badan usaha, lembaga pendidikan, lembaga adat dan kebudayaan Betawi, serta masyarakat dalam pemajuan kebudayaan. Kemudian, untuk mewujudkan kemajuan kebudayaan Betawi, Daerah Khusus Jakarta berwenang membentuk Dana Abadi Kebudayaan yang bersumber dari APBD.

Dengan demikian, siapapun yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI pada Pilgub DKJ 2024, harus melaksanakan amanat dari peraturan perundangan Pemilu/Pilkada dan sekaligus UU DKI. Dan Pemprov DKI, sebagaimana terdapat pasal 31 UU DKJ, diberikan kewenangan khusus untuk mengelola  dalam hal memajukan masyarakat dan kebudayaan Betawi. Jadi, implementasi visi, misi dan program kerja dalam memajukan masyarakat dan budaya Betawi sangat tergantung political will dan political act dari Cagub dan Cawagub DKI, terpilih. Masyarakat Betawi yang dimaksudkan disini dalam pengertian geneologis, antropologis, sosiologis, dan sebagainya.

Visi, Misi, dan Program  Intangible

Kebudayaan sendiri menurut Koentjaraningrat (1923-1999) didefinisikan sebagai seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang dijadikan miliknya dengan cara belajar. Sedangkan menurut Edward Burnett Tylor (1832-19721), kebudayaan adalah sistem kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan, serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Kebudayaan banyak ragam atau jenisnya. Esais dan Budayawan Jakob Sumardjo (2011) secara umum membagi kebudayaan menjadi dua, yakni: tangible dan intangible. Budaya tangible adalah kebudayaan yang nampak atau suatu hasil pemikiran yang nampak seperti artefak, pekakas pertanian, senjata, alat musik dan yang lainya. Sedangkan kebudayaan intangible adalah suatu kebudayaan yang tidak nampak dan tersimpan di dalam pikiran masyarakat contoh kebudayaan tak nampak ini adalah tata cara dalam bertani, upacara, ritual dan lain-lain.

Baik kebudayaan tangible dan intangible, hampir semua Cagub DKI menunjukkan komitmen kuatnya. Kita mulai dari yang intangible. Pasangan Cagub dan Cawagub DKI No. Urut 01 Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) misalnya dalam hal pelestarian pranata dan ekspresi Budaya Betawi, sebagai bagian dari visi dan misinya, akan membentuk kelembagaan adat dan budaya Betawi sebagai bentuk sistem yang menata proses dan kegiatan kebudayaan secara resmi.

Pranata tersebut tercipta, menurut Pasangan RIDO,  karena peraturan dan norma yang elah disetujui bersama, dimana masyarakat berperan sebagai subyek dengan tujuan mewujudkan Perda Kelembagaan Adat Betawi;  pengembangan ekosistem Kebudayaan Betawi diantaranya melalui penambahan wilayah budaya atau kampung betawi, menciptakan sentra-sentra ekonomi wisata dalam memajukan Kebudayaan Betawi; penyelenggaraan Festival Kesenian Betawi, dan lain-lain.

Sedangkan Pasangan Cagub dan Cawagub DKI No. Urut 02  Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto (Dharma-Kun) diantara program kerja yang yang menjadi bagian tidak terpisahkan  dari visi dan misi menyebutkan, akan mewujudkan akselerasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional yang terintegrasi secara nasional, regional dan global dalam Simpul Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Budaya melalui penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pemberdayaan masyarakat.

Sementara Pasangan Cagub dan Cawagub DKI No. Urut 03 Pramono Anung dan Rano Karno (Pram-Doel) dalam programnya yang tertuang dalam visi dan misi, akan melakukan  revitalisasi Gelanggang Olah Raga (GOR) Kecamatan dan Ruang Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai pusat olahraga dan budaya. Kemudian, penguatan sentra-sentra kebudayaan Betawi di Jakarta. Serta dana abadi kebudayaan untuk budayawan Jakarta.

Tangible, Simbol dan  Narasi

Selain secara intangible dalam bentuk visi, misi dan program kerja, secara tangible, komitmen terhadap kebudayaan Betawi dipertunjukkan oleh para Cagub dan Cawagub DKI dan sejumlah pendukungnya dengan menggunakan baju sadariah dilengkapi peci dan cukin atau kain yang menggantung di leher seperti syal ketika mendaftar ke KPU DKI Rabu (28/8), kecuali Paslon Cagub DKI No. Urut 02. Penggunaan busana Betawi dapat dimaknai sebagai simbol dari komitmen untuk memajukan budaya Betawi.

Komitmen para Cagub DKI tersebut juga dapat disimak dari narasi saat debat Cagub edisi perdana Minggu (6/10/2024), maupun di luar debat yang dimuat oleh sejumlah media lama maupun media baru. Saat debat kampanye, Cawagub DKI No. 02 Kun Wardana,  berjanji akan memperkuat budaya Betawi dengan menciptakan ekosistem budaya Jakarta yang baik agar budaya Betawi tidak punah.  Dengan cara antara lain menyediakan dana abadi bagi kesejahteraan para pelaku seni kebudayaan Betawi, membangun sejak dini pendidikan berbasis budaya Betawi mulai dari SD, SMP, SMA dan seterusnya, membangun pusat komunitas masyarakat Betawi di setiap RW, serta rumah adat Betawi Jakarta, dan lain-lain.

Sementara Cawagub No. Urut 03,  Rano Karno atau Bang Doel  menarasikan,  sinetron “Si Doel Anak Sekolahan” bisa menjadi upaya untuk mempertahankan budaya Indonesia terutama budaya Betawi. Tidak berhenti disitu, Pram-Doel juga menandatangani kontrak politik dengan Forum Betawi Rembug (FBR) tentang pembentukan lembaga adat Betawi. Menurut Ketua Umum FBR, Lutfi Hakim, Kamis (3/10/2024), kontrak politik tersebut merupakan kesanggupan Mas Pram dan Bang Doel untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Betawi secara maksimal. Sementara itu,  Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI)  juga dikabarkan mendukung Cagub No. Urut 03 dengan alasan mampu melestarikan kebudayaan Betawi.

Strategi Pengawalan

Mencermati visi, misi dan program para Cagub dan Cawagub DKI 2024,  menyeruak optimisme nasib masyarakat dan kebudayaan Betawi  paska Pilgub DKI 2024 akan menjadi lebih baik.  Meski demikian, agar pengalaman dan kebiasaan buruk dari sejumlah elit politik terulang, yakni: tidak menepati atau menghianati janji-janjinya pada kampanye Pemilu/Pilkada, perlu ada kesadaran dari masyarakat khususunya masyarakat Betawi supaya tidak kecele, kecewa atau menyesal di kemudian hari.

Untuk itu, perlu dilakukan strategi sebagai berikut, yakni: pertama, visi, misi, program dan berbagai komitmen yang disampaikan para Cagub dan Cawagub DKI pada Pilgub DKI 2024 tersebut, baik yang intangible (non pisik) maupun tangible (pisik) didokumentasikan atau diarsipkan dengan baik dan rapi. Untuk kepentingan tersebut,  sangat mudah karena dapat dilacak jejak digitalnya. Tujuannya sebagai bukti valid dan rekonfirmasi bilamana gubernur dan wakil gubernur terpilih ingkar janji.

Kedua, semua dokumen (visi, misi, dan program kerja) Cagub dan Cawagub DKI, terutama pada poin-poin penting dan krusial dicermati dan dikaji secara komprehensif dan kritis, termasuk dari sisi urgensinya bagi masyarakat Betawi  karena boleh dikatakan “yang paling tahu akan masalah yang dihadapi etnis Betawi adalah orang-orang Betawi”.  Untuk itu, perlu ada forum khusus untuk membahas dan mengkaji secara resiprokal-kritis,  dengan melibatkan Cagub dan Cawagub DKI 2024 serta para tokoh, pemikir atau pelaku kebudayaan Betawi.

Sebagai contoh, pada  UU No. 2 tahun 2024 tentang DKJ terdapat istilah lembaga adat,  yang begitu banyak terdapat di Indonesia. Untuk lembaga adat khas Betawi seperti apa pengertian, bentuk,  tugas, fungsi, peran dan wewenangnya? Ini harus dikaji secara komprehensif dan tuntas supaya semuanya clear.  Apalagi jika kembaga tersebut juga didesain untuk mengelola dana abadi kebudayaan Betawi. Jika sudah berhasil diformulasikan pesan dan narasinya, diperjuangkan ke DPRD DKI dan Pemprov DKI sebagai bahan dalam revisi UU No. 4 tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.

Ketiga, mengawal dan menagih janji yang sudah dikampanyekan oleh semua Pasangan Cagub dan Cawagub DKI 2024 melalui penyampaian  visi, misi, program dan sebagainya terkait memajukan masyarakat dan budaya Betawi. Untuk itu, perlu ada orang atau lembaga yang terpecaya (credible) dan dianggap representasi masyarakat Betawi  serta mendapat tugas khusus untuk menagih janji gubernur dan wakil gubernur DKI terpilih agar diwujudkan secara konkrit. Bukan sekadar omon-omon dan janji manis belaka.  

Keempat, paska Pilgub DKI 2024 bukan berarti kontestasi  selesai. Untuk kontestasi mencari pemenang Pilgub DKI 2024, cepat atau lambat akan rampung. Namun untuk mewujudkan janji-janji kampanye dari secara konkrit, memerlukan jalan panjang dan berliku serta mensyaratkan terdapatnya institusi Betawi yang solid dan merepresentasikan aspirasi dan kepentingan kebanyakan orang Betawi. Jangan sampai, gubernur dan wakil gubernur DKI 2024 terpilih mengalami kesulitan mencari patner atau mitra yang akan diajak kolaborasi guna memajukan masyarakat dan kebudayaan Betawi, termasuk dana abadi kebudayaan. Jika itu terjadi, yang rugi atau ‘salah’ masyarakat Betawi sendiri.  

Kelima, jika terjadi insoliditas  di kalangan orang atau institusi Betawi, kemungkinannya Cagub dan Cawagub DKI terpilih, akan melibatkan tokoh atau institusi Betawi yang dikenalnya sendiri, atau karena kontribusinya pada pemenangan Pilgub DKI 2024 untuk mengelola kebudayaan Betawi. Sangat mungkin juga akan membentuk lembaga/institusi/instansi   baru yang dianggap lebih independent dan steril dari konflik. Jika sampai itu yang terjadi,  semua pihak harus menerima resiko dengan legowo. Untuk menghindari kemungkinan tersebut, maka Pilgub DKI 2024 harus dijadikan momentum konsolidasi  dan integrasi Bamus Betawi yang terpecah menjadi lebih dari satu. Tujuannya untuk memudahkan mengawal dan mewujudkan komitmen kebetawian gubernur dan wakil gubernur terpilih di Pilgub DKI 2024.***

Tags: Pilkada Jakarta 2024Suku Betawi
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version