• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Ketua DPR Minta Evaluasi Menyeluruh terhadap PPDB Zonasi

Ketua DPR Minta Evaluasi Menyeluruh terhadap PPDB Zonasi

admin by admin
June 20, 2019
in Kabar, Nasional
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi–Beginilah suasana pendaftaran PPDB sistem zonasi di sebuha sekolah di Depok, Jawa Barat—foto poskota

JAYAKARTA NEWS— Kehebohan yang terjadi terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) berbasis zonasi menjadi sorotan Ketua DPR Bambang Soesatyo.  Ia meminta agar Komisi X DPR bersama Kemendikbud, Dinas Pendidikan maupun para guru melakukan evaluasi secara keseluruhan dari prosedur dan sosialisasi pendaftaran PPDB berbasis zonasi tahun ajaran 2019/2020.

Adanya keluhan masyarakat, kata Bamsoet-begitu dia akrab disapa—baik yang disampaikan melakui media sosial maupun dalam pemberitaan media, merupakan salah satu indikasi kurangnya pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan prosedur PPDB berbasis zonasi, serta adanya permasalahan jumlah pendaftar yang melebihi kuota calon peserta didik.

Ketua DPR Bambang Soesatyo–foto bambang soesatyo instagram

“ Mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dinas Pendidikan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan imbauan kepada orang siswa/I agar mencari tahu mengenai pendaftaran PPDB berbasis zonasi serta melakukan pendaftaran dengan tertib dan mengikuti aturan yang berlaku,” kata Bamsoet dalam rilis yang diterima redaksi.

Selain itu, lanjut Bamsoet, agar Kemendikbud juga mendorong pihak sekolah untuk memberikan pendampingan langsung kepada orang tua murid ketika melakukan pendaftaran PPDB, agar mereka mendapatkan arahan dan prosedur yang jelas. “Kemendikbud juga  agar mencari solusi apabila tempat tinggal siswa tidak masuk dalam zonasi,” tambahnya.

Dan, lanjutnya, yang juga harus diperhatikan adalah masalah keamanan di lingkungan sekolah agar suasana tetap kondusif walaupun jumlah masyarakat cukup banyak yang melakukan pendaftaran. “Kemendikbud melalui Dinas Pendidikan ebrsama para guru agar tetap memperhatikan keamanan di lingkungan sekolah agar suasana tetap kondusif,” ucapnya. ***/ebn

Tags: bambang soesatyojayakartanewspendidikanPPDB zonasi
Previous Post

Jakarta Akan Pentaskan ‘I La Galigo’

Next Post

Panen Lima Kali Berkat R5

admin

admin

Next Post
Panen Lima Kali Berkat R5

Panen Lima Kali Berkat R5

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version