• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Indonesia di Era AI, Energi, dan Logam

Indonesia di Era AI, Energi, dan Logam

January 29, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, October 23, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Indonesia di Era AI, Energi, dan Logam

by admin
January 29, 2026
in Kolom
0
Indonesia di Era AI, Energi, dan Logam
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Strategis: Tantangan Kedaulatan Abad ke-21

Indonesia adalah salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam paling lengkap di dunia. Dari emas, tembaga, nikel, batubara, minyak dan gas, hingga potensi uranium, thorium, dan logam tanah jarang (rare earth elements/REE). Secara geografis, Indonesia berada di jalur strategis perdagangan global. Namun di tengah kelimpahan tersebut, satu pertanyaan fundamental terus mengemuka: mengapa kesejahteraan dan kedaulatan nasional belum sepenuhnya terwujud?

Pertanyaan ini tidak bisa dijawab secara sederhana dengan menyalahkan masa lalu atau kekuatan asing semata. Ia menuntut pembacaan ulang yang lebih jernih tentang sejarah, struktur ekonomi global, serta perubahan wajah kolonialisme di abad ke-21.
Sejarah menunjukkan bahwa kolonialisme tidak pernah benar-benar mati. Ia hanya berubah bentuk.

Jika kolonialisme klasik menguasai wilayah melalui kekuatan militer dan administrasi,
kolonialisme modern bekerja lebih halus: melalui teknologi, energi, sistem ekonomi, dan penguasaan material strategis. Dalam konteks inilah, kecerdasan buatan (AI), energi nuklir, dan REE menjadi elemen kunci yang menentukan posisi suatu bangsa dalam tatanan dunia baru.

Abad ke-21 adalah abad teknologi. AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan infrastruktur kekuasaan. Negara dan korporasi yang menguasai AI memiliki kendali atas data, informasi, perilaku sosial, bahkan arah ekonomi dan pertahanan. Algoritma menentukan apa yang kita lihat, konsumsi, dan percayai. Dalam konteks global, AI telah menjadi medan persaingan strategis antarnegara besar.

Indonesia saat ini masih berada pada posisi sebagai konsumen teknologi AI dan penyumbang data, bukan sebagai pemilik algoritma atau arsitek sistem. Data penduduk yang besar, aktivitas digital yang masif, dan pasar yang luas justru menjadi aset bagi pihak lain jika tidak dikelola dengan kerangka kedaulatan data. Situasi ini mengingatkan pada pola lama: bangsa yang kaya bahan mentah tetapi tidak menguasai sistem pengolahan dan distribusi akan selalu berada di posisi hilir.

Namun AI tidak berdiri sendiri. Ia membutuhkan energi yang stabil, murah, dan berkelanjutan. Di sinilah energi nuklir memainkan peran strategis. Banyak negara maju dan berkembang mulai kembali menempatkan nuklir sebagai tulang punggung transisi energi dan industrialisasi. Jepang, meskipun pernah mengalami tragedi nuklir, tetap mempertahankan teknologi nuklir sebagai bagian dari strategi nasionalnya. China secara agresif membangun reaktor nuklir untuk menopang industri dan pengembangan teknologi tinggi.

Indonesia memiliki potensi besar dalam uranium dan thorium, namun diskursus publik dan kebijakan masih cenderung terjebak pada ketakutan dan perdebatan emosional.

Tanpa keberanian politik dan perencanaan jangka panjang, Indonesia berisiko terus bergantung pada energi fosil atau impor teknologi energi. Ketergantungan energi pada akhirnya adalah bentuk ketergantungan politik dan ekonomi.

Selain energi dan AI, satu elemen yang semakin menentukan geopolitik global adalah logam tanah jarang. REE merupakan komponen vital dalam pembuatan baterai kendaraan listrik, turbin angin, semikonduktor, senjata presisi, hingga teknologi ruang angkasa. Dunia kini menyaksikan perebutan akses dan kontrol atas REE, karena tanpa material ini, transisi teknologi hijau dan digital akan terhambat.

Indonesia memiliki cadangan REE yang signifikan, terutama sebagai produk ikutan dari pertambangan nikel dan timah. Namun tantangannya kembali sama: penguasaan teknologi pemurnian dan pengolahan masih terbatas. Tanpa kemampuan tersebut, Indonesia hanya akan mengekspor bahan mentah dan mengimpor produk bernilai tambah tinggi. Pola ini secara historis identik dengan kolonialisme ekonomi.

Jika ditarik benang merah, AI, energi nuklir, dan REE adalah tiga pilar utama kekuatan abad ke-21. Ketiganya saling terkait dan membentuk satu sistem kekuasaan global.

Negara yang menguasai ketiganya akan menjadi penentu arah, sementara yang tertinggal akan menjadi pasar, penyedia bahan mentah, dan objek kebijakan.

Indonesia berada di persimpangan penting.
Di satu sisi, negara ini memiliki semua prasyarat objektif untuk menjadi kekuatan strategis: sumber daya alam, bonus demografi, dan posisi geopolitik. Di sisi lain, tantangan internal seperti kualitas pendidikan, konsistensi kebijakan, dan keberanian kepemimpinan masih menjadi pekerjaan besar.

Program-program pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan pemerintah patut diapresiasi sebagai upaya awal.

Namun pengalaman menunjukkan bahwa kebijakan tanpa visi peradaban dan tata kelola yang ketat mudah tereduksi menjadi rutinitas anggaran.

Pembangunan manusia tidak cukup diukur dari serapan dana, tetapi dari peningkatan nyata kualitas berpikir, kesehatan, dan produktivitas jangka panjang.

Dalam konteks ini, Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih strategis. AI harus diposisikan sebagai proyek nasional berbasis kedaulatan data dan pengembangan talenta lokal. Energi nuklir perlu dibahas secara rasional dan ilmiah sebagai bagian dari strategi energi jangka panjang. REE dan tambang strategis harus dikelola dengan orientasi penguasaan teknologi, bukan sekadar volume ekspor.

Sejarah Nusantara menunjukkan bahwa bangsa ini pernah menjadi pusat ilmu, perdagangan, dan spiritualitas. Hubungan Sriwijaya dengan pusat-pusat pembelajaran dunia adalah bukti bahwa kejayaan tidak hanya ditentukan oleh alam, tetapi oleh visi dan kapasitas manusia. Kemunduran terjadi ketika orientasi peradaban melemah dan kepemimpinan kehilangan hikmat.

Hari ini, tantangan Indonesia bukan kekurangan sumber daya, melainkan risiko terjebak dalam kolonialisme gaya baru yang tidak kasatmata. Kolonialisme tanpa penjajah fisik, tanpa pendudukan militer, namun efektif mengikat masa depan melalui teknologi, energi, dan struktur ekonomi global.

Pilihan ada di tangan bangsa ini. Menjadi subjek sejarah yang sadar dan berdaulat, atau kembali menjadi objek dalam sistem yang ditentukan pihak lain. Abad ke-21 tidak memberi ruang bagi bangsa yang ragu dan reaktif. Ia menuntut keberanian berpikir jauh, konsistensi kebijakan, dan kepemimpinan yang berani melampaui siklus politik jangka pendek.
Indonesia memiliki peluang besar.

Pertanyaannya bukan lagi apakah kita mampu, tetapi apakah kita berani dan cukup bijak untuk mengambil peran yang semestinya.

Penulis: Brigjen Purn. MJP Hutagaol
Jakarta, Januari 2026

Tags: indonesia di era AItantangan kedaulatan abad ke-21
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version