Jawa Timur Terancam Gagal Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Wushu 2022

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Ambisi Tim Wushu Jawa Timur mempertahankan gelar juara umum dan merebut Piala Presiden terancam pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu 2022.

Pada pertandingan hari kelima di Graha Universitas Surabaya (UNESA), Jawa Timur, Rabu (21/9/2022), pasukan Arek-arek Suroboyo ini tidak mampu mengembalikan posisinya ke peringkat teratas perolehan medali sementara.

Tim Wushu DKI Jakarta tetap kokoh memimpin klasemen dengan mengoleksi 28 emas, 16 perak, dan 17 perunggu. Jawa Timur sendiri tetap berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 25 emas, 24 perak, dan 25 perunggu.

“Pertandingan masih sehari lagi. Kita belum berani memastikan. Lihat saja besok,” kata Manejer Tim Wushu DKI Jakarta, Herman Wijaya merendah.
Sehari menjelang penutupan, Tim Wushu Jawa Timur dan DKI Jakarta sama-sama menambah perolehan 7 emas dari nomor Taolu.

Sedangkan Jawa Barat dan Bali masing-masing kebagian satu medali emas.
Ke-7 medali emas Jawa Timur disumbangkan Bradley Jason (Gun Shu Grup C Putra), Chase Maximillian Chen (Qiang Shu Grup B Putra), Rayhan Dwi Mikayla (Gun Shu Grup A Putra), Koleta Mikaella Sandrina Prasetyo (Gun Shu Grup A Putri), Jennifer Tjahyadi (Dao Shu Putri), Muhammad Daffa Golden Boy H (Jian Shu Putra), dan Aqila Ghaida Fuaizah (Nan Gun Grup A Putri).

Sedangkan 7 emas DKI Jakarta dihasilkan lewat penampilan Ecclesio Ryuu Erdest (Qiang Shu Grup C Putra), Raine Elena Liem (Qiang Shu Grup B Putri), Jason Keitaro Widyawan (Dao Shu Putra), Patricia Geraldine (Jian Shu Putri), Lawrence Dean Kurnia (Nan Gun Grup A Putra), Yoel Nathaniel (Nan Dao Putra), dan Alinskha Hanamaira (Nan Dao Putri).

Atlet wushu cilik DKI Jakarta, Ecclesio Ryuu Erdest tampil sempurna membawakan jurus Qiang Shu Grup C Putra. Bocah berusia 9 tahun ini meraih 8,84 poin mengalahkan Leonard Kimi Angoman dari Jawa Tengah dengan 8,82 poin yang harus puas dengan medali perak dan Richie Brilliant dari Jawa Barat dengan 8,81 poin meraih perunggu.

“Saya senang banger bisa dapat medali emas kali ini karena bisa tampil maksimal,” kata murid SD Universal Kelapa Gading Jakarta Utara ini.

Hasil Lengkap Nomor Taolu Kejurnas Wushu 2022 memperebutkan Piala Presiden, Rabu (21/9/2022):
Qiang Shu Grup C Putra:

1.Ecclesio Ryuu Erdest (DKI Jakarta) 8,84 poin

2.Leonard Kimi Angoman (Jawa Tengah) 8,82 poin

3.Richie Brilliant (Jawa Barat) 8,81 poin

Qiang Shu Grup C Putri

1.Anasera Zahra Haryoso (Bali) 8,86 poin

2.Evangeline Sofie Cia (Jawa Barat) 8,85 poin

3.Adara Widad Bashirah (Jawa Timur) 8,83 poin

Gun Shu Grup C Putra:

1.Bradley Jason (Jawa Timur) 8,85 poin

2.Vilfredo Mackenzie (Jambi) 8,83 poin

3.Kai Rafael Wijaya (Jawa Timur) 8,82 poin

Gun Shu Grup C Putri:

1.Majidah Tangguh (Jawa Barat) 8,84 poin

2.Violetta Putri Rania (Jawa Timur) 8,81 poin

3.Jesslyn Olivia Goeinawan (DKI Jakarta) 8,79 poin

Qiang Shu Grup B Putra:

1.Chase Maximillian Chen (Jawa Timur) 9,04 poin

2.Steve Kannon Cia (Jawa Barat) 8,95 poin

3.Jovan Mosi Fortune (Jambi) 8,91 poin

Qiang Shu Grup B Putri:

1.Raine Elena Liem (DKI Jakarta) 9.02

2.Maria Angelina Joyceline (Jawa Timur) 9,00 poin

3.Nalina Karunadhita Hartawan(Bali) 8,98 poin

Gun Shu Grup A Putra:

1.Rayhan Dwi Mikayla (Jawa Timur) 9,38 poin

2.Kenneth Christovani Wijaya (DKI Jakarta) 9,36 poin

3.Bagaskara Amadani (Jawa Timur) 9,20 poin

Gun Shu Grup A Putri:

1.Koleta Mikaella Sandrina Prasetyo (Jawa Timur) 9,15 poin

2.Ivana Beatrice Liesto (DKI Jakarta) 8,99 poin

3.Kaniya Fatharah Ardy (Jambi) 8,74 poin

Dao Shu Putra:

1.Jason Keitaro Widyawan (DKI Jakarta) 9,68 poin

2.Muhammad Zaki Ikbaar Ramadhan (Jawa Timur) 9,49 poin

3.Bayu Ponco Raharjo (Jawa Tengah) 9,42 poin

Dao Shu Putri:

1.Jennifer Tjahyadi (Jawa Timur) 9,59 poin

2.Kaniya Rizki Noviarni (DKI Jakarta) 9,47 poin

3.Qyud Govin Quinebulani (Jawa Barat) 9,42 poin

Jian Shu Putra:

1.Muhammad Daffa Golden Boy H (Jawa Timur) 9,67 poin

2.Kelvin Young (DKI Jakarta) 9,56 poin

3.Michael Arrol Nestor Jennings (Jawa Timur) 9,52 poin

Jian Shu Putri:

1.Patricia Geraldine (DKI Jakarta) 9,65 poin

2.Letisia Putri Ayu Maharani (DI Yogyakarta) 9,53 poin

3.Andrea Simon (DKI Jakarta) 9,52 poin

Nan Gun Grup A Putra:

1.Lawrence Dean Kurnia (DKI Jakarta) 9,45 poin

2.Arya Gita Sentosa (DKI Jakarta) 9,42 poin

3.Terrance Tjahyadi (Jawa Timur) 9,40 poin

Nan Gun Grup A Putri:

1.Aqila Ghaida Fuaizah (Jawa Timur) 9,29 poin

2.Carisya Andinnia Putri (Jawa Tengah) 9,21 poin

3.Ni Made Anita Purwaningsih (Bali) 8,61 poin

Nan Dao Putra:

1.Yoel Nathaniel (DKI Jakarta) 9,62 poin

2.Ahmad Ghozali Fuaiz (Jawa Barat) 9,61 poin

3.Hizkia Tegar Pradana (Jawa Barat) 9,59 poin

Nan Dao Putri:

1.Alinskha Hanamaira (DKI Jakarta) 9,62 poin

2.Benedicta Rafaella Karolusia (Jawa Timur) 9,59 poin

3.Joceline Candra Kanti Tara (DI Yogyakarta) 9,56 poin.***azh

Terima PSAI, Presiden Senang atas Prestasi Timnas Sepak Bola Amputasi Lolos ke Piala Dunia

JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima pengurus Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) dan para atlet serta pelatih tim nasional (timnas) sepak bola amputasi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/09/2022). Dalam sambutan pengantarnya, Presiden Jokowi mengaku senang atas prestasi lolosnya timnas sepak bola amputasi Indonesia ke Piala Dunia Sepak Bola Amputasi Tahun 2022.

“Saya sangat senang atas prestasi lolosnya dari kualifikasi di zona Asia Timur, sekali lagi selamat,” ujar Presiden Jokowi.

Piala Dunia Sepak Bola Amputasi Tahun 2022 akan digelar di Istanbul, Turki, pada 1-9 Oktober 2022. Kepala Negara pun berpesan agar timnas sepak bola amputasi Indonesia dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa menorehkan prestasi yang membanggakan bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

“Sekali lagi saya titip bahwa Saudara-Saudara semuanya membawa nama negara, membawa nama Indonesia, sehingga persiapan yang baik, latihan yang baik dan penuh disiplin agar betul-betul nanti prestasinya betul-betul membanggakan seluruh rakyat kita,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyiapkan semua kebutuhan dan fasilitas bagi timnas sepak bola amputasi Indonesia. Selain itu, Presiden juga akan menambah tambahan bekal bagi timnas sepak bola amputasi Indonesia selama berlaga di Turki nanti.

“Nambah sedikit untuk sangu Bapak, Ibu, sekalian ke pertandingan yang akan diadakan di Turki 1-9 Oktober nanti sebesar Rp500 juta, untuk sangu. Nanti kalau pulang juara, beda soal,” tandasnya.

Untuk diketahui, Indonesia melaju ke Piala Dunia Sepak Bola Amputasi untuk pertama kalinya usai lolos babak kualifikasi di Bangladesh. Di Piala Dunia Sepak Bola Amputasi 2022 yang akan berlangsung di Turki tersebut, timnas Indonesia akan bergabung di Grup C dan bersaing dengan Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Adapun pengurus PSAI dan timnas sepak bola amputasi yang hadir antara lain Ketua Umum PSAI Yudi Yahya, Sekretaris Jenderal PSAI Rusharmanto, Pelatih Kepala Bayu Guntoro, dan para atlet sepak bola amputasi Indonesia.***/uli

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup U-20 Tahun 2023

JAYAKARTA NEWS— Indonesia telah siap menjadi tuan rumah gelaran bergengsi yang diikuti 24 negara peserta itu. Hal tersebut ditegaskan oleh Menpora Amali di kantornya, Selasa (20/9/2022).

“Jika melihat dari perjalanan persiapan Indonesia, sebenarnya kita sudah sangat siap. Dan kota-kota yang juga diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah juga sudah siap,” tegas Menpora Amali sebagaimana dikutip dari laman kemenpora.go.id

Menurut Menpora Amali, Indonesia sudah siap sebagai tuan rumah FIFA World Cup U-20 tahun 2021 lalu. Namun, karena pandemi maka pelaksanannya ditunda ke tahun 2023.

“Sebenarnya kita sudah siap dari tahun 2021 karena ada pandemi maka ditunda. Tapi, pada keseluruhannya FIFA tidak ada masalah, karena itu minor saja karena sempat dipakai beberapa stadion itu. Enam stadion utama dan pendukung-pendukung lapangan latihannya sudah siap semua di 6 kota,” urai Menpora Amali.

Menpora Amali kembali menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak ragu dan bertanya-tanya terkait pelaksanaan FIFA World Cup U-20 ini.

“Kemarin kita sudah meluncurkan maskot, dan logonya juga sudah oleh FIFA. Maskotnya yakni Bacuya (Badak Cula Cahaya). Ini menandakan memang Piala Dunia U-20 ini ada di Indonesia karena Badak Bercula satu ini hanya ada di Indonesia,” tutur Menpora Amali.

“Jadi, pertanda bahwa kita akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20 dan langsung FIFA hadir di Indonesia Direktur Pertandingannya.Dan beliau juga hadir saat pertandingan U-16 Indonesia vs Vietnam sambil melihat bagaimana kesiapan Surabaya sebagai salah satu Stadion yang disiapkan,” tambahnya.

Secara keseluruh Indonesia memang telah menyiapkan semua sarana pendukungnya dengan baik sejak ditunjuk tahun 2019 lalu. Kemudian Indonesia menang bidding. 

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keppres dan Inpres yang mana sebagai penanggungjawab penyelenggaraan adalah Menpora Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI sebagai penanggungjawab prestasi timnas dan Menteri PUPR sebagai penanggungjawab infrastruktur.

“Nanti bulan Oktober 2022 ini akan diinspeksi kembali oleh FIFA. Mudah-mudahan dengan sudah diluncurkan maskot dan logo FIFA World Cup U-20 tahun 2023, sehingga meyakinkan kita bahwa kita benar-benar ditunjuk FIFA menjadi tuan rumah,” harap Menpora Amali. 

“Jadi, tidak usah ragu dan bertanya-tanya apakah jadi atau tidak. Karena ini FIFA langsung yang melounching maskotnya di Jakarta pada saat CFD kemarin,” pungkas Menpora.***/ebn

Menpora: Bulutangkis Masuk Cabor Unggulan DBON

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan, cabor bulutangkis ini menjadi olahraga yang sangat favorit di Indonesia dan punya sejarah yang panjang. Oleh karenanya bulutangkis menjadi cabor unggulan yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Hal tersebut di sampaikan Menpora Amali saat diwawancarai oleh CNN Indonesia terkait ‘Pembinaan Cabor  Bulutangkis’ secara virtual dari Kantor Kemenpora, Senayan, Selasa (20/9). Demikian dikutip dari laman kemenpora.go.id

Di dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), bulutangkis ditempatkan sebagai salah satu cabor unggulan. Dengan pertimbangan, Pertama,  bulutangkis ini sudah dipertandingkan di level Olimpiade dan konsisten menghasilkan medali.

“Kedua, bulutangkis memang olahraga yang banyak diminati oleh rakyat Indonesia. Ketiga, bulutangkis  cocok dengan fisik orang Indonesia. Karena itulah hasil diskusi kita dengan para pakar dan  para guru besar atau profesor akhirnya kita tempatkan menjadi cabor unggulan,” katanya.

Menurutnya, karena sudah masuk cabor unggulan, maka setiap urusan yang ada di bulutangkis baik dipembinaan sampai dengan pengiriman ke luar negeri, pemerintah ikut menfasilitasi. “Disitulah posisi bulutangkis di mata pemerintah,” jelasnya. 

“Bulutangkis kalau kita samakan dengan Brasil yang dikenal sebagai negaranya sepakbola maka Indonesia juga dikenal sebagai negaranya bulutangkis,” katanya.

Itulah sebabnya, lanjutnya, pemerintah memandang bahwa bulutangkis ini sebagai cabang olahraga yang harus diberi tempat karena disamping untuk sarana berolahraga masyarakat juga karena prestasinya. “Banyak atlet bulutangkis Indonesia yang main di level dunia, baik di All England, Thomas Cup dan series-series yang lainnya. Bahkan untuk mutieven seperti Olimpiade, Asian Games dan SEA Games atlet Indonesia selalu menghasilkan medali,” sambungnya.***/ebn

Jatim Tuan Rumah Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022

JAYAKARTA NEWS–Jatim ditunjuk menjadi tuan rumah  Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu memperebutkan Piala Presiden Tahun 2022 yang berlangsung pada 16-22 September di Graha Unesa Surabaya.

Secara khusus para kontingen dijamu oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi.

“Saya optimis Jawa Timur yang merupakan Bumi Majapahit bisa mempertahankan gelar juara umum. Sehingga Piala Presiden tersebut tidak berpindah ke provinsi lain,” ungkap Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Untuk diketahui, Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Presiden 2022. Perhelatan tersebut diikuti oleh 456 atlet dari 21 provinsi.

Kejuaraan itu juga disatukan dengan Final Stage Sirkuit Nasional (Series) Taolu Junior dan Jatim Open Wushu Championship 2022 yang diikuti 196 atlet dari 35 sasana. Total, 652 atlet bakal berlaga di Graha Unesa pada 16-22 September 2022.

Kejuaraan ini juga disatukan dengan Final Stage Sirkuit Nasional (Series) Taolu Junior dan Jatim Open Wushu Championship 2022 yang diikuti 196 atlet dari 35 sasana. Secara keseluruhan total sebanyak 652 atlet akan berlaga di Graha Unesa pada 16-22 September 2022.

Dengan dijadikannya Jatim sebagai tuan rumah, Khofifah menyampaikan ucapan selamat datang secara khusus bagi seluruh kontingen dari semua  provinsi  yang hadir.

“Selamat datang di Bumi Majapahit. Bumi yang mengenalkan Bhineka Tunggal Ika serta Bumi yang melahirkan istilah Nusantara dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada,” ucapnya.

Atas kegigihan Maha Patih Gajah Mada yang ingin menyatukan pulau-pulau di nusantara yang akhirnya menjadi cikal bakal Indonesia.

Semangat kebangsaan dan semangat cinta Indonesia ingin dibangun oleh Gubernur Khofifah di jiwa para atlet yang akan berlaga di Kerjunas Wushu Piala Presiden 2022 ini.

“Selamat datang di Jawa Timur. Terus jaga sportivitas dalam bertanding. Harumkan nama provinsi kalian masing-masing. Selamat bertanding semuanya,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PB Wushu Indonesia Komjen Pol (Purn) Drs. Setyo Wasisto mengatakan bahwa di tiap kejuaraaan, pasti mengukur sejauh mana hasil dari pelatihan telah didapatkan.

Tentu, di kejuaraan ini juga akan dilihat daerah-daerah mana yang telah berlatih dengan baik dan mana yang kurang.

“Oleh sebab itu, kami dari PB Wushu Indonesia berharap para atlet berjuang dengan penuh sportivitas, integritas, dan fairplay harus dijunjung tinggi,” ujarnya.

Bagi Setyo Wasisto, kejuaraan kali ini merupakan ajang pemanasan bagi PB Wushu Indonesia dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah World Cup Wushu Championship ke-8 di Jakarta 2-12 Desember mendatang.

“Harapan kami bisa memberikan sumbangsih prestasi dengan target 4 medali emas. Semoga tercapai dan terima kasih atas semua dukungan seluruh pihak yang terlibat,” katanya.(poedji)

Azrul Ananda Mundur dari CEO Persebaya

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– CEO Persebaya Azrul Ananda mengundurkan diri dari klub kebanggaan masyarakat Surabaya itu. Pengumuman itu dikatakan langsung sehari pasca-kerusuhan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9) kepada awak media, akibat Persebaya kalah dari tamunya RANS Nusantara FC dengan score 1-2.

Sebelumnya Persebaya juga mengalami kekalahan masing-masing atas Bali United 0-1 dan PSM 0-3

Dipastikan, putusan Azrul keluar dari Persebaya sebagai dampak buruknya prestasi Persebaya hingga membuat suporter Persebaya kecewa dan melakukan perusakan setelah  kekalahan Persebaya dari RANS Nusantara FC pada pekan ke-10 Liga 1 2022/2023.

“Semua yang terjadi di Persebaya adalah tanggung jawab saya. Saya ini kan CEO Persebaya, saya presiden klub. Kalau ada yang bilang love Persebaya hate manajement, itu saya,” katanya saat konferensi pers yang dihadiri media dan perwakilan suporter bonek, Jumat (16/9).

“Saya akan mengundurkan diri CEO Persebaya. Semua tanggung jawab, semua beban-beban akan kami selesaikan sebaik mungkin. Kita akan tuntaskan musim ini dengan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Dia membuat keputusan lewat pertemuan yang panjang usai laga melawan RANS Nusantara FC. Bahkan, ada pertemuan lanjutan pada Jumat (16/9) pagi sebelum akhirnya Azrul Ananda memutuskan mundur.

Putra tokoh pers Dahlan Iskan itu mengatakan dia tidak akan mundur begitu saja dari Persebaya. Azrul akan tetap bertanggung jawab atas Persebaya hingga akhir musim 2022/2023.

Dia juga akan memastikan terjadi transisi yang bagus kepada pengurus baru Persebaya. “Senin saya akan lakukan pertemuan, Saya akan ajukan surat pengunduran diri saya sebagai CEO. Kemudian setelah itu konsekuensi legal dan lain-lainnya akan kami tuntaskan,” ucapnya. (poedji)

Pelatnas PBSI: Otak-Atik Pasangan untuk Sejumlah Kejuaraan Internasional

JAYAKARTA NEWS— Pelatnas PBSI saat ini sedang menyiapkan setidaknya lima pasangan baru di sektor ganda. Mereka direncanakan menjalani pertandingan pertama dalam beberapa turnamen ke depan.

Dari sektor ganda putra, Pramudya Kusumawardana yang biasa berpasangan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akan berduet dengan Rahmat Hidayat yang sebelumnya berpasangan dengan Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Pemisahan ini dilakukan karena Yeremia masih dalam proses penyembuhan cedera lutut sementara Rayhan yang masih ada di usia junior akan fokus ke Kejuaraan Dunia Junior 2022.

Pramudya/Rahmat akan dicoba di ajang Indonesia International Challenge 2022 yang akan berlangsung pada 11-16 Oktober dan Indonesia Masters Super 100 pada 18-23 Oktober di Malang.

“Berdasarkan hasil pengamatan saya dan tim pelatih di latihan selama ini, Rahmat lah yang paling cocok untuk bermain bersama Pram. Secara pola dan cara mainnya cocok,” kata Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra.

“Tujuannya kita memasangkan mereka agar Pram jangan terlalu lama vakum agar suasana, feeling, dan atmosfer pertandingannya tidak hilang. Sementara untuk Rahmat sebagai adaptasi main di kelompok dewasa dan menambah jam pertandingan. Ia juga bisa mengambil banyak ilmu dan pengalaman dari Pram,” tambah Herry.

Di sektor ganda putri, tiga pasangan baru racikan sang pelatih Eng Hian diharapkan langsung mengukir prestasi. Mereka adalah Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari, Nita Violina Marwah/Tryola Nadia, dan Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum.

Dua pasangan yang disebut pertama bahkan akan memulai debut di Vietnam Open 2022 (27 September – 2 Oktober) sebelum berlanjut ke Malang.

“Ini adalah bentuk penyegaran dan kita mencari pasangan yang bisa mem-backup ganda putri yang di atas, Apri/Fadia dan Ana/Tiwi. Salah satu caranya dengan cara seperti ini untuk tetap tujuannya mencari pasangan yang lebih baik,” ucap Eng Hian yang akrab disapa Didi.

“Harapannya mereka bisa langsung berprestasi ya, bukan untuk pengalaman lagi apalagi untuk yang sudah di kelas utama seperti Ribka, Nita, dan Tryola. Ini juga sebagai bahan evaluasi untuk langkah ke depan,” harap Didi.

Didi menambahkan masih cederanya Putri Syaikah dan Melani Mamahit serta mundurnya Febby Valencia Dwijayanti Gani dari pelatnas PBSI membuat ia harus cepat membuat formula baru. “Putri Syaikah masih menjalani penyembuhan cedera, Melani pun sama mengalami cedera sepulang dari tur Malaysia dan Singapura lalu,” tutur Didi.

Terkait status Febby, Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, masih menunggu surat resmi pengunduran diri yang bersangkutan dari Pengprov PBSI dimana Febby bernaung.

“Febby secara pribadi memang sudah mengajukan pengunduran diri dari pelatnas PBSI Cipayung tapi secara administrasi masih menungg surat resmi dari Pengprov PBSI Jawa Tengah, dimana Febby bernaung,” tegas Rionny.

Sementara dari sektor ganda campuran, PBSI akan mencoba duet pasangan baru Adnan Maulana/Nita Violina Marwah. (azh)

Indonesia Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

JAYAKARTA NEWS— Federasi Wushu Internasional (IWUF) kembali mempercayai Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 atau World Junior Wushu Championship (WJWC) 2022 yang dijadwalkan bergulir di ICE, BSD, Tangerang, Banten, pada 2-11 Desember. 

Direktur Eksekutif WJWC 2022 Gunawan Tjokro mengatakan ini merupakan kali kedua Indonesia dipercaya IWUF menjadi penyelenggara setelah pada tahun 2008 ajang serupa bergulir di Bali. 

Gunawan mengungkapkan Indonesia terpilih kembali menjadi tuan rumah bukan tanpa alasan. “Prestasi wushu Indonesia di level internasional diperhitungkan. Kita juga pernah dan sukses menyelenggarakan event serupa sebelumnya,” kata Gunawan Tjokro dalam konferensi pers di Wisma AKR, Jakarta, Selasa. 

Sebagai tuan rumah, kata Gunawan, ada dua target yang dicanangkan yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi.  

“Kami ingin setiap peserta yang datang pulang dengan kesan yang manis. Kemudian atlet-atlet kita juga sukses prestasi meraih medali di Kejuaraan Dunia Junior,” ujarnya menambabhkan.

Sejauh ini, lanjut Gunawan, sudah 46 negara yang resmi mendaftar. Dia optimistis 80 hari menuju WJWC 2022 jumlah tersebut bertambah.  

“Dengan waktu yang relatif masih lama menuju pelaksanaan. Kami pikir akan banyak lagi negara yang mendaftar. Target kami ajang kali memecahkan rekor dari jumlah peserta yakni diikuti 70 negara,” ujarnya menambahkan. 

Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 bakal mempertandingkan sejumlah nomor kategori junior putra dan putri nomor sanda dan taolu baik putra maupun putri. 

Meski optimistis dapat memaksimalkan status sebagai tuan rumah, Gunawan Tjokro melihat cabang olahraga Wushu telah berkembang pesat dan persaingan merata.

“Untuk bisa bersaing, kita harus melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet sejak dini sebagai pembibitan,” pungkas Gunawan Tjokro.

Adapun Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Ngatino mengatakan Indonesia menyiapkan 24 atlet .

Saat ini ada 28 atlet hasil dari Kejuaraan Daerah (Kejurda). “Hasil 28 atlet itu belum final. Menunggu hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan final stage taulo di Surabaya dan Piala Presiden 17-22 September. Setelah itu dipilih atlet dan kami pelatnaskan,” ujar Ngatino. 

Dalam kesempatan yang sama, logo dan maskot Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 secara resmi diluncurkan.

Terdapat dua bagian dari logo tersebut yang melambangkan anak laki-laki dan badak jawa.

Anak laki-laki pada logo melambangkan salah satu jurus wushu yaitu gunshu di mana anak laki-laki tersebut bermain dengan jurus toya.

Satu bagian lagi bentuk lengkungan yang melambangkan badak jawa dan juga dikenal sebagai badak sunda atau badak bercula satu, yang keberadaannya sangat langka.

badak jawa kini hanya dapat ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten,  yang juga merupakan tempat penyelenggaraan kejuaraan ini.

Secara implisit, bentuk ini juga merupakan angka dari kejuaraan kedelapan dan juga melambangkan keabadian yang berarti berkelanjutan dan persatuan.

Warna gradasi hijau ke kuning melambangkan pemuda, kesegaran dan kejayaan.

Di momen yang sama, PBWI sekaligus meluncurkan maskot The 8th World Junior Wushu Championship Indonesia 2022 yang diberi nama Wolu.

Maskot ini diambil dari karakter badak jawa bercula satu, yang merupakan hewan langka.

Nama Wolu sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti “delapan” yang mewakili kejuaraan dunia wushu junior ke-8.

Hadir dalam acara peluncuran logo Direktur Media World Junior Wushu Championship (WJWC) 2022, Ilham Permana, Wakil Ketua Umum PB WI, Setyo Wasisto dan Ketua Bidang Luar Negeri PB WI, Karan Sukarno Walia. (din)

ANOC World Beach Games Bali 2023 Ajang Indonesia Lanjutkan Legacy Kebanggaan

JAYAKARTA NEWS— Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) menggelar rapat koordinasi bersama 13 Federasi Nasional (NF) yang menaungi 14 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di ANOC World Beach Games (AWBG) Bali 2023, Senin (12/09/2022). Pertemuan ini merupakan sosialisasi pertama yang dilakukan jelang multievent olahraga air dan pantai paling bergengsi sedunia edisi kedua nanti.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan AWBG Bali 2023 akan menjadi multi-event olahraga terbesar yang diselenggarakan di Indonesia. Apalagi, Indonesia memiliki sejarah sebagai pelopor olahraga air dan pantai, mengingat kali pertama ajang ini lahir dari Indonesia, tepatnya ketika Bali menjadi tuan rumah Asian Beach Games (ABG) edisi pertama pada 2008.

“Kesuksesan ABG menjadi pencetus ANOC untuk membuat World Beach Games. Sekarang kita melanjutkan kembali legacy kebanggaan yang telah Indonesia ciptakan. Kita melangkah lebih dekat kepada ajang olahraga dunia. Ini penting karena setelah games, kita juga akan menjadi tuan rumah General Assembly yang akan dihadiri 205 NOC serta pimpinan olahraga dunia, mulai IOC, ANOC, WADA, dan sebagainya,” kata Oktohari.

AWBG Bali 2023 akan mempertandingkan 14 cabor, di antaranya 10 cabor mandatory atau wajib yaitu Open Water Swimming 5km, Beach Water Polo, Beach Soccer, Beach Handball, Individual Kata Karate, Kite Foil, Beach Tennis, Aquathlon, Beach Volleyball 4×4 and Beach Wrestling.

Sisanya adalah empat cabor tambahan yang dipilih berdasarkan prinsip utama bahwa program tersebut dapat membawa keberlanjutan, menjangkau generasi muda, serta inklusivitas. Keempat cabor itu adalah basket 3×3, AirBadminton, Rowing Beach Sprint, dan Surfing.

Diperkirakan akan ada 1.552 atlet terbaik yang berasal lebih dari 100 negara yang tampil di AWBG Bali 2023. Mereka merupakan atlet terbaik yang terpilih berdasarkan kualifikasi yang telah ditetapkan ANOC serta Federasi Internasional terkait.

“Ini jadi momentum untuk bargaining dan menunjukkan positioning, bahwa Indonesia bukan sebagai negara follower (pengikut). Indonesia mampu menjadi tuan rumah multi-event kelas dunia dan kita masih punya cita-cita jadi tuan rumah Olimpiade 2036,” kata Oktohari.

Setelah pertemuan pertama ini, lanjut Oktohari, ANOC dan NOC Indonesia akan menggelar Technical Delegate Meeting bersama Federasi Internasional di Bali pada 24-26 September.

“Kami berharap AWBG Bali 2023 bisa terlaksana dengan baik, dan seperti bisa sukses pelaksanaan, sukses prestasi, sukses administrasi dan juga sukses legacy tetap jadi patokan kita dalam menjadi tuan rumah AWBG Bali 2023,” ujar Okto yang memimpin rapat dengan didampingi Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal dan Jadi Rajagukguk serta Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Harry Warganegara.

Kendati demikian, NOC Indonesia tidak akan mengesampingkan beberapa ajang multievent 2023. Seperti diketahui, agenda olahraga tahun depan sangat padat. Selain AWBG Bali 2023, Indonesia juga akan berpartisipasi di SEA Games Kamboja 5-17 Mei, Asian Games Hangzhou 23 September – 8 Oktober 2023 dan AIMAG (Asian Indoor and Martial Art Games) di Bangkok, Thailand 17-26 November 2023.

“Tahun depan itu merupakan tahun yang sibuk karena banyak sekali kegiatan single event yang akan dilaksanakan di Indonesia, bahkan ada kejuaraan dunia basket, sepak bola, dan lainnya. Yang wajib tidak kita abaikan, nanti ada SEA Games 2023, Asian Games 2022, World Beach Games termasuk juga kualifikasi Olimpiade 2024.”

“Kami dalam kesempatan ini juga menyampaikan kepada cabor agar bis memberikan dukungan yang maksimal dengan membagikan timnya agar bisa fokus mana yang disiapkan untuk SEA Games, Asian Games dan World Beach Games. Yang menarik di AWBG Bali 2023 ini akan banyak legend-legend yang kita tampilkan yang memang tidak ikut kualifikasi Olimpiade lagi,” jelas Oktohari.

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Umum NOC Indonesia, para cabor mengapresiasi langkah NOC Indonesia dan mendukung penyelenggaraan AWBG Bali 2023.

Tak hanya sukses penyelenggaraan, ke-13 Federasi Nasional yang membawahi 14 cabor ini juga berkomitmen akan berjuang supaya atletnya mencapai sukses prestasi di hadapan pendukung rumah sendiri.

Sama halnya dengan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Rionny Mainaky yang menyebut kemungkinan legenda-legenda Olympian bulutangkis yang bakal turun di cabor Air Badminton.

“Tahun depan ada race to Olympic jadi atlet-atlet andalan kita ada yang tidak bisa main. Tapi, saya sudah hubungi beberapa mantan pemain, mereka siap tampil. Saya rasa akan sangat menarik jika terjadi dan kita juga bisa kasih prestasi,” kata Rionny.

Sementara itu, Wasekjen PP PODSI, Brata Hardjosubroto juga memuji dan mengapresiasi langkah NOC Indonesia. ”Makin banyak pertandingan makin banyak prestasi. Buat dayung, ini harus disyukuri karena kita punya tambahan kejuaraan multievent di Bali. PP PODSI mendukung Ketua Umum NOC untuk menyukseskan, bukan hanya penyelenggaraan, tapi juga prestasi,” kata Brata. (azh)

PON harus Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Prestasi Olahraga Nasional Menuju Prestasi Internasional

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyebut, pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi evaluasi pembinaan atlet di daerah. Pembinaan itu ujungnya adalah prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional.

“PON empat tahun sekali itu artinya evaluasi terhadap pembinaan di daerah sudah sejauh mana yang sudah dilakukan KONI-KONI daerah dan induk cabor di daerah dalam melakukan pembinaan,” kata Menpora Amali saat membuka Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Rakernas dan Musornaslub) KONI Tahun 2022 di Golden Ballroom Hotel Sultan Senayan, Jakarta, Senin (12/9/2022).

Menpora Amali menekankan pentingnya kesiapan tuan rumah saat mengikuti bidding. Dari kesiapan itu pula Menpora Amali sampaikan harus sesuai kemampuan yang ada.

“Kalau sudah mengajukan diri sebagai tuan rumah multieven PON maka kesiapannya harus sungguh-sungguh. Kemudian, jangan berambisi terlalu besar mempertandingkan sekian banyak cabor padahal kemampuannya tidak seperti itu, agar tidak terkesan memaksakan diri,” ujar Menpora Amali.

“Kami senang kalau ada daerah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah. Tapi, untuk menjadi tuan rumah tidak cukup dengan keinginan saja, harus ada kesiapan-kesiapan dan harus disesuaikan dengan kemampuan. Yang paling utama kesiapan tuan rumah, pemerintah pusat akan memberikan dukungan tapi jangan berharap terlalu besar yang akan dominan adalah pemerintah pusat,” urai Menpora Amali menambahkan.

Menpora Amali menegaskan kembali agar KONI daerah menghentikan aksi ambil atlet di daerah lain demi mengejar menjadi juara umum saat menjadi tuan rumah multieven seperti PON.

“Yang paling penting, jangan memaksakan diri agar selalu menjadi juara umum dengan melakukan segala cara. Saya titip benar kepada Ketua Umum KONI karena kita sudah menuju prestasi global hal seperti ini harus diperketat, benar-benar kualitas pembinaan yang kita lihat,” tegas Menpora Amali.

“Bukan ambil sana sini atlet yang sudah dibina oleh daerah lain, saya berharap itu dihentikan itu tidak baik untuk pembinaan prestasi kita,” pungkas Menpora Amali. (azh)