Ketua Umum KONI Pusat Sebut DBON Sebagai Panduan Olahraga Prestasi

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali yang telah membuka Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Rakernas dan Musornaslub) KONI Tahun 2022.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Menpora Zainudin Amali yang telah berkenan hadir membuka Rakernas ini, sekaligus memberikan arahan kepada kita semua,” kata Marciano Norman saat memberikan laporan pelaksanaan acara Rakernas dan Musornaslub) KONI Tahun 2022 di Golden Ballroom Hotel Sultan Senayan, Jakarta, Senin (12/9).

Dalam kesempatan ini Ketua KONI Pusat sampaikan tekad untuk merujuk kepada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai panduan menuju prestasi olahraga nasional ke tingkat global.

“Kita semua yang menjadi bagian dari pemangku kepentingan di bidang olahraga, khususnya pembinaan olahraga prestasi harus merujuk kepada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah ditentukan sebagai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga,” ujarnya.

KONI Pusat terus melakukan kerjasama dengan KONI Provinsi dan Pengurus Pusat-Pengurus Besar Cabor untuk melakukan digitalisasi organisasi keolahragaan.

“Kami bekerjasama dengan KONI Daerah untuk menata kembali data-data digitalisasi atlet, organisasi itu sendiri sehingga memudahkan Kemenpora, KONI Pusat, NOC Indonesia untuk mengirimkan atlet ke multieven internasional,” tutur Marciano.

“Kami juga bertekad dengan banyaknya even olahraga nasional untuk mengoptimalkan pemakaian sarana prasarna hasil produksi dalam negeri, kapan lagi kalau kita tidak mulai dari sekarang,” ajaknya.

Marciano juga menyampaikan tekadnya untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional tanpa doping dengan bekerjasama dengan IADO. “Kami juga bertekad meningkatkan kualitas pembinaan prestasi tanpa doping. Kita yakin atlet kita dengan proses pelatihan dan bimbingan yang benar, mereka bisa mencapai prestasi tanpa doping. Untuk itu kerjasama KONI Pusat dengan IADO terus ditingkatkan,” jelasnya.

Rakernas KONI Tahun 2022 ini dihadiri 34 KONI Provinsi, 34 Kadispora dari 34 Provinsi, Ketua pengurus pusat/pengurus besar cabor dari 70 cabor, dan pemangku kepentingan di bidang olahraga lainnya. (azh)

IOA Gelar Jalan Bersama Peringati Haornas dan Olympic Day 2022

JAYAKARTA NEWS— Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas( dan Olympic Day 2022, Indonesian Olympian Association (IOA) menggelar Jalan Bersama. Sebanyak 30 Olympian mengikuti kegiatan yang mengambil start dan finish di Wisma Serba Guna Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (11/9/2022).

“Selain memperingati Haornas dan Olympic Day, kegiataan Jalan Bersama ini dalam rangka mempererat silaturahmi para Olympian Indonesia,” kata Yayuk Basuki.

Yayuk merupakan legenda tenis Indonesia yang tampil pada empat Olimpade. Yakni, Olimpide Seoul 1988, Olimpiade Barcelona 1992, Olimpiade Atlanta 1996 dan Olimpiade Sydney 2000.

Prestasi Yayuk cukup membanggakan di ajang Asia. Dia peraih 4 medali emas pada tiga Asian Games. Pada Asian Games Seoul 1986, dia meraih emas di ganda putri berpasangan dengan Susana, kemudian Asian Games Beijing 1990, Yayuk/Susana kembali mengulanginya dan juga meraih emas di ganda campuran saat berpasangan dengan Suharyadi.

Di Asian Games Hiroshima 1994, Yayuk hanya meraih perunggu. Terakhir, dia meraih emas tunggal putri pada Asian Games Games Bangkok 1998.  

Kegiatan jalan bersama ini diikuti legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat yang meraih emas di Olimpiade Athena 2004, Kresna Bayu (judo), Lieng Lieng Agustin, Rossy Pratiwi, Anton Suseno (tenis meja), Shenny Ratna Amelia (loncat indah), Rosiana Tendean, Sarwenda Kusuma Wardhani, Erma Sulistianingsih (bulutangkis), La Paene Masara, Hermensen Balo, Johni Asadoma (tinju),  Wailan Walalangi, Suharyadi (tenis), Riau Ega, Nurfitriyana (panahan), Sri Indriyani, Fatmawati, Eko Yuli Irawan (angkat besi), Lely Sampurno (menembak), Elsa Manora Nasution (renang), Emma Tahapary (atletik), dan Satriyo Rahadani (taekwondo).

Hadir juga Sekjen NOC Indonesia, Harry Warganegara, perwakilan Womens in Sport NOC Indonesia, Susan dan Dian Arifin serta Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman. (azh)

Serius Dukung Program DBON: Inkai Kota Bogor akan Gelar Kejurcab Karate

JAYAKARTA NEWS— Pengurus Cabang Institut Karatedo Indonesia (Inkai) Kota Bogor akan menggelar event tahunan kejuaraan karate di Gelanggang Olahraga 2 (GOR) Pajajaran yang direncanakan berlangsung tanggal 8-9 Oktober mendatang. Perhelatan tahunan ini sempat dua tahun mandeg karena serangan wabah covid 19 yang membuat pembatasan-pembatasan kegiatan berkumpul masyarakat.

Dalam rangka pesta tahunan kompetisi karate ini, Pengurus Cabang Inkai Kota Bogor melakukan audiensi dengan Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim Selasa (6/9) lalu di Balaikota Bogor. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua PC Inkai Kota Bogor sinpai Syamsudin Magenda. Pemegang Dan 3 sabuk hitam ini  didampingi Ketua Panitia Penyelenggara sinpai Suryanto (Dan 6) dan beberapa pengurus lainnya.

Pada kesempatan audiensi tersebut Dedie A Rachim menyambut baik rencana kejurcab karate Inkai Kota Bogor. Dia berharap hasil kejurcab bisa memberi dukungan nyata  bagi cabang olahraga karate di Kota Bogor khususnya menyokong  event Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat November mendatang di Ciamis.

Dedie juga memberi apresiasi terhadap atlet Inkai Kota Bogor yang sudah mendulang prestasi membanggakan baik di tingkat Nasional bahkan internasional, seperti Hazel Ramadhan. Hazel sudah sering  menyumbangkan medali emas baik bagi Kota Bogor termasuk mewakili Propinsi Jawa Barat pada kejurnas karate. “Semoga di Inkai lahir lagi Hazel-hazel yang lain,” harap Dedie picu semangat kepada Pengurus Cabang Inkai Kota Bogor.

Wakil Walikota dalam audiensi dengan Pengurus Inkai Kota Bogor didamping Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor Deddy Karyadi dan Ketua Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Danny Suhendar. Wakil Walikota berkesempatan juga menjelaskan tentang peran Pemerintah  Kota Bogor dalam rencana besar pengembangan prestasi  olahraga nasional. Sebagaimana telah dideklarasikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali pada Hari Olahraga Nasional Tahun 2021 dengan nama Desain Besar Olahraga Nasional (D’BON) sebagai sebuah rencana induk pengembangan prestasi olahraga nasional sebagaimana diatur dalam  Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021.

 Dalam kesempatan memberi laporannya, Ketua Pengcab Inkai Kota Bogor Syamsudin Magenda mengatakan kejurcab rencananya akan diikuti oleh atlet karate mayoritas pelajar. Diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 20 dojo atau ranting latihan dengan melibatkan sekitar 600 karateka. Dia berharap Wakil Walikota atau bahkan Walikota Bogor akan membuka kejurcab karate ini.

Pada kesempatan terpisah, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Danny Suhendar yang dihubungi Jayakarta News Kamis (8/9),  memberi penjelasan teknis atas hal yang disampaikan Wakil Walikota Bogor saat audiensi. Pemda Kota Bogor sangat antusias mendukung Program Menpora membangun olahraga nasional melalui Program DBON. Pembinaan olahraga yang terukur dan  berkelanjutan untuk target prestasi Indonesia menjadi negara 5 besar juara Olimpiade dan Paralimpiade Tahun 2045 mendatang.

Saat ini di Kota Bogor sedang dibangun dua stadion mini di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Utara. Nantinya direncanakan dibangun di semua kecamatan.  Juga rencana revitalisasi besar GOR Pajajaran yang direncanakan mulai dibangun pada tahun 2023. Saat ini juga sedang dikerjakan   pembangunan revitalisasi Lapangan Bola Manunggal menjadi tempat kegiatan olahraga rekreatif masyarakat.

Di Kecamatan Tanah Sareal di daerah Kayu Manis sudah ada konsep besar Rencana Pembangunan Kampung Atlet diatas lahan Pemda Kota Bogor seluas 9 hektar. Semua sarana dan pra sarana olahraga yang dibangun oleh Pemerintah Kota Bogor melalui dana APBD, APBD Propinsi bahkan APBN kata Danny adalah bentuk nyata konsern Pemerintah Kota Bogor mendukung Program DBON untuk pengembangan olahraga rekreatif, olahraga prestasi dan memajukan industri olahraga. (nat) 

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Persiapan Piala Dunia FIFA U-20 2023

JAYAKARTA NEWS— Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Tahun 2023, di Istana Merdeka, Jakarta.

“Tadi baru saja diadakan rapat kabinet  terbatas yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden membahas tentang persiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20 Tahun 2023 yang akan datang,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam keterangan pers usai mengikuti Ratas.

Zainudin mengungkapkan, di dalam Ratas Presiden Jokowi meminta jajaran terkait untuk memastikan kesiapan mulai dari infrastruktur hingga peralatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh FIFA.

“Bapak Presiden menginstruksikan kepada kami menteri-menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah memenuhi apa yang dikehendaki oleh FIFA,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman setkab.go.id

Sebelumnya, FIFA telah melakukan inspeksi pada bulan Juni 2022 dan menemukan masih terdapat sejumlah kekurangan yang harus segera dilengkapi, seperti kondisi infrastruktur dan kebutuhan peralatan. FIFA mengharapkan kekurangan tersebut dapat dilengkapi selambat-lambatnya pada bulan Oktober 2022.

“Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk segera memperbaiki itu karena kita ada deadline, kira-kira sekitar Oktober FIFA akan melihat,” ujar Menpora.

Menpora menjelaskan, sebelumnya sejumlah stadion dan fasilitas telah siap untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 yang sedianya diadakan pada tahun 2021. Namun, karena adanya penundaan dan juga dipergunakannya fasilitas tersebut untuk berbagai ajang pertandingan maka diperlukan sejumlah perbaikan di fasilitas tersebut.

“Saya beri contoh, seperti Stadion Manahan Solo yang tadinya sudah siap, tetapi pada saat itu kita gunakan untuk turnamen pramusim, dua kali bahkan turnamen pramusim, yaitu Piala Menpora dan Piala Presiden, kemudian untuk kompetisi Liga musim 2021/2020 dan 2022/2023, dan terakhir digunakan untuk ASEAN Para Games, sehingga kondisinya masih perlu perbaikan lagi. Sama halnya dengan stadion-stadion lainnya, seperti [Stadion] Si Jalak Harupat, Bandung dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menpora juga menyampaikan bahwa pihak FIFA mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan Indonesia baik pusat dan daerah untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20. Pemerintah telah menandatangani sejumlah surat jaminan terkait penyelenggaraan kompetisi sepak bola internasional ini.

“Ini kan tempatnya ada di  enam provinsi, nah komitmen yang disampaikan oleh baik itu gubernur maupun bupati/wali kota sebagai host city agreement itu juga diapresiasi dengan baik oleh FIFA,” imbuhnya.

Terkait kesiapan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia yang akan berlaga pada ajang Piala Dunia FIFA U-20 2023, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Ketum PSSI) Mochamad Iriawan menyampaikan bahwa penundaan pelaksanaan Piala Dunia U-20 berdampak pada komposisi pemain. Sejumlah pemain yang semula dipersiapkan untuk berlaga di tahun 2021 tidak lagi memenuhi persyaratan umur untuk berlaga di U-20 pada tahun mendatang sehingga PSSI menyiapkan tim baru yang secara regulasi umur memenuhi syarat untuk berlaga.

“Komposisi pemain yang baru ada 36 [orang], di mana mereka mempunyai tinggi badan cukup tinggi-tinggi, ada yang 197 [sentimeter],” kata Iriawan.

Iriawan menyampaikan pihaknya akan melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) bagi Timnas U-20.

“Kami tentunya meminta dukungan kembali anggaran untuk anak-anak U-20 ini yang masih akan melakukan TC, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Rencana mungkin kita ke Turki, Spanyol, dan kalau memang ada space lagi kita ke Belanda. Kita akan menunggu nanti ajuan dari pelatih,” ujar Iriawan.

Selain itu, lanjut Iriawan, pihaknya juga tengah melakukan proses naturalisasi sejumlah pemain untuk menambah kekuatan Timnas Indonesia

“Ada tujuh pemain naturalisasi yang akan mungkin kita hire nanti ke negaranya di Belanda, karena semuanya berasal dari Belanda. Dua yang sudah pasti, limanya sedang kita jajaki. Presiden menyampaikan dalam hal ini tidak ada masalah karena itu permintaan dari pihak pelatih,” pungkas Iriawan.

Sebelumnya, Rapat Dewan FIFA pada tanggal 24 Oktober 2019 di Shanghai, Cina memutuskan bahwa Indonesia ditunjuk sebagai negara tuan rumah untuk pelaksanaan Piala Dunia FIFA U-20 Tahun 2021. Namun karena situasi pandemi COVID-19 yang melanda dunia, penyelenggaraan kompetisi ini ditunda sampai ke tahun 2023.

Piala Dunia FIFA U-20 2023 direncanakan akan digelar di enam provinsi sebagai, yaitu di DKI Jakarta, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.***/ebn

Yayuk Basuki Sebut IOA Siap Kawal DBON

JAYAKARTA NEWS— Keberadaan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2022 semakin kokoh. Setelah akademisi memberikan dukungan, kini para mantan atlet Olimpiade yang tergabung dalam Indonesian Olympian Association (IOA) siap mengawal program DBON Kemenpora.

Dukungan terhadap DBON dilontarkan mereka saat mengikuti acara Forum Group Discussion (FGD) bersama para akademisi, perwakilan PB/PP dan Tim Review di Hotel Le Meridien, Jakarta, 31 Agustus – 2 September 2022.

Ketua Umum IOA Yayuk Basuki saat menutup acara mengatakan IOA siap mengawal serta mendukung keberadaan DBON yang memiliki target prestasi dunia. Dan, dia menyebut hasil rekomendasi dari FGD juga akan disampaikan kepada Menpora Zainudin Amali setelah kegiatan berakhir.

“Nanti kita minta waktu audiensi dengan Pak Menteri, menyampaikan rekomendasi apa yang kita hasilkan pada forum diskusi ini,” kata Yayuk Basuki.

Ketua Umum Indonesian Olympian Association Yayuk Basuki/foto: istimewa

Mantan atlet judo yang kini menjabat Ketua Umum PP Persambi, Krisna Bayu mengakui adanya FGD membuatnya semakin paham bahwa masukan dari para akademisi dan praktisi olahraga soal DBON sangat bagus demi kemajuan olahraga Indonesia.

“Jangan sampai IOA dan para legenda tidak dilibatkan dalam diskusi besar DBON berikutnya. Momentum seperti ini jangan langsung hilang, hanya satu kali tapi ada kelanjutannya,” ujar Krisna Bayu mengomentari FGD bertema #BersamaCetakJuara.

Perwakilan dari PP PBVSI Loudry Maspaitella menyampaikan, FGD menghasilkan rekomendasi yang sangat bagus hasil pemikiran dari peserta dan menjadi sebuah aspirasi. 

“Kemenpora diharapkan mau mendengarkan hasil FGD ini. Dan secara khusus harus ada monitoring dari IOA supaya rekomendasi yang dikatakan baik ini, akan ada tindak lanjut dari Kemenpora, sehingga endingnya bisa cetak juara seperti topik FGD kita sekarang,” ungkap Loudry.

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri yang hadir di acara, ikut menyampaikan soal sepak bola Indonesia. Indra bicara mengenai persiapan Piala Dunia U-20 yang akan digelar tahun depan di negeri ini. 

Menurutnya, agar Timnas Indonesia bisa bersaing dengan negara lain, diperlukan program naturalisasi. “Untuk menghadapi Piala Dunia 2023, kita takut tidak lolos, kita harus naturalisasi lima pemain keturunan Indonesia,” kata Indra.

Pihaknya juga berkeinginan mengundang para legenda Olimpiade seperti Yayuk Basuki ketika akan meng upgrade Filanesia atau filosofi sepak bola Indonesia, perlu masukan dan saran dari para legenda yang pernah meraih medali, meski mereka bukan berasal dari cabang yang sama.

Anggota Tim Review, Del Asri mengapresiasi dukungan IOA terhadap DBON. “Tim Review mengapresiasi dukungan IOA untuk mensukseskan DBON,” katanya.

“Kepedukian IOA sangat dibutuhkan. Mata Olympian menjadi mata kita untuk pelakansanaan DBON. Diskusi ini sangat baik dan perlu dilakukan secara rutin,” timpal anggota Tim Review lainnya, Calvin Legawa.

FGD dibuka Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti pada Rabu, 31 Agustus 2022. Dia ikut mengapresiasi kegiatan FGD yang digelar IOA selama tiga hari ini. “Ini FGD yang sangat bagus. Saya sampaikan apresiasi atas inisiatif IOA,” ujar Chandra Bhakti.

Menurut dia, sasaran utama dari olahraga prestasi adalah Olimpiade, bukan lagi SEA Games dan Asian Games. “SEA Games, Asian Gamea hanya jadi sasaran antara,” terangnya.***azh

Jakarta Open 2022 Sukses, Tim DKI Jakarta Targetkan Juara Umum Kejurnas Wushu 2022

JAYAKARTA NEWS— Pengurus Provinsi (Pengprov WI) DKI Jakarta sukses menggelar Kejuaraan Wushu Junior Jakarta Open 2022 yang berakhir di Bywalk Mall Pluit Jakarta Utara, Minggu (28/8/2022). Event pertama tatap muka (offline) yang diikuti 307 atlet dari 6 provinsi ini mempertandingkan nomor Taolu, Sanda (72 atlet), Wingchun, dan Ngochokun.

Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro mengatakan, Jakarta Open 2022 ini dalam rangka menjaring atlet-atlet junior terbaik DKI Jakarta yang bakal diterjunkan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Junior dan Senior 2022 memperebutkan Piala Presiden di Surabaya, Jawa Timur, 16 – 22 September 2022.

“Mereka yang terbaik akan direkrut untuk memperkuat Tim DKI Jakarta pada  Kejurnas Wushu 2022. Target kita merebut gelar juara umum,” kata Gunawan Tjokro yang secara resmi menutup Kejuaraan Wushu Junior Jakarta Open 2022. 

Selain menjaring atlet terbaik, kata Gunawan Tjokro, Jakarta Open 2022 dijadikan sebagai ajang uji coba dan menambah jam terbang bagi atlet sasana wushu di DKI Jakarta dan atlet dari daerah lainnya.
“Selama pandemi Covid 19, mereka kan bertanding secara online. Di Jakarta Open 2022, mereka tampil langsung (offline). Jadi, mereka bisa menjadikannya sebagai ajang uji coba sekaligus melihat sejauh mana perkembangan prestasinya,” katanya. 

Yang lebih penting lagi, kata Gunawan Tjokro, beberapa atlet senior Taolu DKI Jakarta juga diturunkan dalam simulasi pada Jakarta Open 2022 yang merupakan rangkaian kegiatan mrnyambut Infonedia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di Ice Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, 2-11 Desember 2022. Tujuannya bukan hanya memperlihatkan kemampuan mereka kepada atlet junior tetapi juga mengevaluasi sejauh mana kemampuannya selama menjalani pemusatan atlet daerah (pelatda) DKI Jakarta.

“Pengprov WI DKI Jakarta sengaja melibatkan wasit-wasit berkualitas dalam memberikan penilaian agar mereka bisa lebih percaya diri dan juga mendapat masukan apa saja kelemahan yang perlu diperbaiki sebelum tampil di Kejurnas Wushu 2022 nanti,” tegasnya. 

Menghadapi Kejurnas Wushu 2022, Sekretaris Umum Pengprov WI DKI Jakarta, Herman Wijaya mengatakan, Pengrov WI DKI Jakarta menargetkan gelar juara umum dengan mengirimlan 80 atlet senior dan junior yang tampil di nomor Taolu dan Sanda serta 4 atlet di nomor Wingchun. 

“Di Kejurnas Wushu 2022, Pengrov WI DKI Jakarta memang ditargetkan merebut gelar juara umum. Karena, di Kejurnas Wushu 2019 hanya sebagai runner up dengan selisih perolehan 4 medali emas dari Jawa Timur yang merebut gelar juara umum,” ujar Herman Wijaya sembari menyebut persiapan Tim Wushu DKI Jakarta sudah mencapai 90 persen.

Tekad untuk mempersembahkan medali emas diungkapkan Agni Agustine Dimoni, Jeffersen ChenLahir, dan Joshua Nathanael. “Saya senang bisa terpilih memperkuat Tim Wushu DKI Jakarta di Kejurnas Wushu 2022. Dan, saya akan berusaha untuk bisa mempersembahkan medali emas,” kata Agustine Dimoni, peraih 5 emas dan 4 perak di Jakarta Open 2022.

“Ya, saya akan terus menjalani latihan intensif untuk menghadapi persaingan yang ketat di Kejurnas Wushu 2022. Dan, saya bertekad merebut medali emas,” kata Jeffersen Chen dari Sasana Rajawali Sakti yang meraih 2 emas (Jian Shu dan Qiang Shu B Putra).

“Saya senang bisa mendapat kesempatan untuk memperkuat Tim Wushu DKI Jakarta di Kejurnas Wushu 2022. Dan, saya akan berusaha tampil maksimal sehingga bisa meraih medali emas,” timpal Joshua Nathanael yang merebut 1 emas Taolu (Nanquan Grup B), 2 perak (Nan Dao dan Nan Gun Grup B Putra) serta 3 medali emas dari Ngochokun (Wuzuquan Ngo Ho Cien, Wuzuquan Sam Chien dan Wuzuquan Ji Sip Kuen).***azh

Enam Pemain Timnas U-16 Mendapatkan Apresiasi dari Gubernur Khofifah

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Usai menjadi juara di ajang Piala AFF U-16 pada 12 Agustus 2022 lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara khusus mengundang pemain timnas Indonesia U-16 asal Jatim ke Gedung Negara Grahadi, Sabtu (27/8) petang.

Undangan istimewa ini adalah bentuk rasa bangganya atas kemenangan Timnas Indonesia U-16 yang keluar sebagai juara Piala AFF dan mengharumkan nama bangsa Indonesia khususnya Jawa Timur.

Sebagaimana diketahui, di timnas Indonesia U-16 tersebut, ada 6 orang pemain yang berasal dari Jatim. Dan petang ini, 4 orang pemain diantaranya hadir memenuhi undangan Gubernur Khofifah di Grahadi.

Mereka adalah Muhammad Rizki Afrizal asal Blitar, Figo Dennis Saprutananto asal Kota Probolinggo, Arkhan Kaka Putra asal Blitar, dan Muhammad Narendra Tegar Islami asal Kota Mojokerto. Sedangkan 2 lainnya yang tidak bisa hadir secara langsung diketahui sedang ada laga di Jakarta.

Atas prestasi tinggi yang telah dicapai oleh anak-anak muda asal Jatim ini, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa jangan mengedepankan ke-aku-an pada kerja sebuah tim. Sebab, menurutnya kunci suksesnya sebuah tim adalah dengan menjadi Superteam.

“Dalam sebuah tim, kerja bersama sangat dibutuhkan. Tidak ada lagi aku, tapi yang ada adalah kita dan kami. Dan sekarang terbukti secara nyata, bahwa dengan menghilangkan ke-aku-an maka terbentuklah superteam itu,” ungkap Gubernur Khofifah

“Siapapun yang punya kesempatan mengendalikan bola, di situlah fungsi anggota lainnya untuk memberikan support sebagai super team,” tambahnya

Khofifah menegaskan bahwa superteam yang ia sampaikan pada para pemain timnas U-16 itu, telah ia terapkan dalam menjalankan Pemprov Jatim. Kerjasama dan sinergi dibangun untuk mencapai tujuan bersama. Bahkan menurutnya, menjalankan roda pemerintahan tak ubahnya seperti olahraga sepak bola.

“Olahraga sepak bola adalah referensi luar biasa untuk membangun kerjasama di seluruh unit Pemprov Jatim. Kita harus bersinergi dan berkolaborasi untuk membentuk superteam,” katanya

Gubernur yang menyukai olahraga sepak bola ini juga menyampaikan harapannya agar kesuksesan timnas U-16 tidak berhenti sampai di sini saja. Melainkan akan terus lari kencang membanggakan Indonesia di forum internasional.

“Terima ksih atas dukungan PSSI, KONI dan seluruh doa dari orang tua serta keluarga. Mudah-mudahan pertemuan sore ini bisa memberikan penguatan dan semangat bagi anak-anak kita tercinta untuk mencapai prestasi terbaik selanjutnya,” katanya

“Sampaikan salam hormat saya bagi kedua teman kita yang sedang berlaga di Jakarta,” ucapnya menambahkan.

Mantan Menteri Sosial RI ini kemudian juga tak henti mengungkapkan rasa bangganya kepada para putra daerah yang sukses mengharumkan nama bangsa ini.

“Saya bersyukur dan bangga bahwa mereka telah mencapai kemenangannya. Saya harap mereka akan terus melaju sukses dan mengharumkan bangsa Indonesia di forum-forum internasional lainnya,” pungkasnya

Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Dyan Puspito Rini mengungkapkan bahwa para pemain timnas U-16 yang hadir ini patut dijuluki sosok Patriot Olahraga. Sebab, meski baru berusia 16 tahun, mereka telah memberikan gol-gol cantiknya di ajang tertinggi se-Asia Tenggara.

“Ini juga tidak lepas dari peran KONI Jawa Timur, Dispora di kota Kabupaten, Askab/Askot PSSI Jawa Timur yang membina mereka semua dari tingkat dasar,” ucapnya

Bahkan, Dyan menyebut bahwa Jatim adalah barometer pemain sepak bola Indonesia. Sebab, 6 orang pemain berasal dari Jatim.

“Bisa dibuktikan bahwa 6 pemain ini asal Jatim. Saat ini yang hadir hanya 4 Bu Gubernur. Karena 2 orang lainnya sedang turnamen FA di Jakarta,” tuturnya

Dirinya berharap Jawa Timur bisa selalu mempunyai Grassroot atau akar rumput yang besar. Sebab, menurutnya prestasi dan capaian luar biasa tidak ada artinya jika tidak dibina bersama-sama.

“Harapannya akar rumput atlet di Jatim akan selalu besar. Sebab, Ibu jika pembinaan di tingkat dasar ini kosong dan tidak berkualitas. Maka peran pembinaan ditingkat dasar sangat diperlukan,” harapnya

Ditemui usai memamerkan teknik jugling di hadapan Gubernur Khofifah, Arkhan Kaka salah satu pemain asal Kabupaten Blitar mengungkapkan bahwa dirinya sedari usia 4 tahun telah mengikuti Sekolah Sepak Bola (SSB). Dirinya pun mengungkapkan rasa bangganya atas apresiasi yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

“Kami bangga dan tidak menyangka bahwa Ibu Gubernur akan memberikan apresiasi setinggi ini kepada kami semuanya. Kami berharap komitmen dan semangat kami akan terus bertambah seiring dengan persiapan piala Asia,” ungkapnya

Selain orang tua Arkhan Kaka, Arlia Andriani (41) menyampaikan bahwa diundang secara langsung oleh Gubernur Khofifah adalah sebuah keniscayaan. Istri dari Putwanto Suwondo mantan Pemain Persebaya ini mengungkapkan bahwa darah pemain bola menurun dari ayahnya.

“Saya bangga dan seperti tidak percaya bisa diundang Ibu Gubernur. Tapi saya rasa darah pemain bola ini memang sudah mendarah daging dari ayahnya. Maka saya harap Kaka tidak mudah puas atas capaiannya dan terus berlatih menunjukan performa terbaiknya bagi bangsa,” pungkasnya.(poedji)

Dibabat Pemain Denmark, Ginting Gagal ke Semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis

JAYAKARTA NEWS— Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting tidak berhasil melangkah ke babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Ginting, sapaan akrabnya, dihadang unggulan pertama asal Denmark, Viktor Axelsen dengan skor 10-21, 10-21 di babak perempatfinal.

Dalam laga yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Jumat (26/8) itu, Ginting mengaku tidak menemukan pola yang tepat untuk mengimbangi permainan Viktor. Hasil ini di luar ekspektasinya.

“Tetap mengucap syukur karena bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Hasilnya memang di luar ekspektasi saya sebelum masuk lapangan. Saya tidak bermain dengan baik hari ini, tidak menemukan performa terbaik untuk mengimbangi Viktor. Sebaliknya dia bermain baik, jarang melakukan kesalahan-kesalahan sendiri,” tukas Ginting.

“Saya tidak tahu apakah kondisi lapangan dan shuttlecock berpengaruh atau tidak tapi yang saya rasakan ketika saya coba menyerang lawan bolanya seperti lambat sekali, tapi bila saya coba mengangkat sering kali out,” tambah Ginting.

Ginting pun menyayangkan ketidakberhasilannya merebut tiket babak semifinal. Padahal medali Kejuaraan Dunia adalah salah satu target dalam kariernya.

“Memang sangat disayangkan karena sudah di delapan besar, satu kemenangan lagi saya bisa dapat medali Kejuaraan Dunia pertama. Salah satu goals saya juga. Tapi ya tetap bersyukur, memang belum rezekinya,” kata Ginting.

Indonesia akhirnya hanya meloloskan dua wakil ke babak semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022. Mereka adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan saling berhadapan untuk memperebutkan satu tempat di laga pamungkas.***/ebn

Dua Bulan Berlalu, Juara Marathon Internasional Belum Terima Hadiah

JAYAKARTA NEWS – Juara pertama lomba Female Marathon Foreigner International (FMFI), Nisha, warga India, hingga kini belum menerima hadiah dari panitia. Padahal event internasional yang berada dibawah pengawasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat itu sudah berlangsung pada 26 Juni 2022 lalu di Sanur, Denpasar, Bali

“Sampai saat ini Nisha secara nyata belum.menerima hadiah dari panitia,”kata Esra Karo Karo, kuasa hukum Nisha, kepada pers, Jumat (26/8), di Denpasar. Nisha seharusnya menerima hadiah uang sebesar Rp 150.000.000.

Menurut Esra, Nisha hanya menerima hadiah secara simbolis saat dinyatakan sebagai juara pertama dengan catatan waktu 04:18:25. Namun secara nyata sampai sekarang belum menerima hadiah uang Rp 150.000.000.

Esra menyatakan, pihaknya pada 15 Agustus 2022 sudah pernah membuat somasi kepada panitia penyelenggara. Tapi, papar Esra, pihak panitia terkesan selalu menunda dan mengharuskan Nisha melengkapi persyaratan seperti memiliki KITAS dan NPWP. Padahal, ungkap Esra, sejak awal persyaratan ini tidak ada dicantumkan sebagai syarat untuk dapat mengikuti lomba.

“Ini kan sepertinya persyaratan yang mengada-ada,” tandas Esra. FMFI atau Indonesia International Marathon (IIM) 2022 digelar untuk memperlihatkan pada dunia bahwa Indonesia, khususnya Bali, sudah pulih dari pandemi covid 19.

Esra menambahkan, pada 24 Agustus 2022 lalu, Wakil Ketua Panitia IIM Hardjo Supoyo menyampaikan kepada Nisha bahwa KONI Pusat akan mencairkan hadiah sebesar Rp 40.000.000. Alasannya karena ada pengurangan hadiah sebesar Rp 50.000.000 dan pengurangan pajak Rp 10.000.000.

“Klien kami tidak bersedia menerima hadiah Rp 40.000.000 karena tidak masuk akal. Sepertinya ada saling lempar tanggung jawab antara panitia dengan KONI,” tandas Esra.

Dia menilai, kejadian ini dapat merusak citra Indonesia dimata dunia karena tidak sesuai kenyataan,” tegas Esra.

Sementara itu, ketika hal ini hendak dikonfirmasi, ternyata Panitia IIM tidak membalas pesan melalui WA maupun telepon. (GT)

Bamsoet Ajak Semua Pihak Majukan Prestasi Atlet Golf Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak semua pihak memajukan prestasi olahraga golf di Indonesia. Dibutuhkan pengembangan yang signifikan agar makin banyak atlet golf Indonesia bisa menunjukan prestasi gemilang, baik di kancah nasional maupun internasional.

“Pemerintah baik ditingkat pusat ataupun daerah beserta asosiasi golf Indonesia harus lebih memasyarakatkan olahraga golf ke berbagai kalangan masyarakat. Di antaranya dengan membuat program pelatihan yang intesif, serta menggelar banyak pertandingan untuk memberikan pengalaman guna meningkatkan kualitas atlet-atlet golf Indonesia,” ujar Bamsoet saat menghadiri Grand Opening A3 Golf Gallery di Jakarta, Minggu (21/8/22).

Selain Wakil Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin selaku pemilik A3 Golf Galery, hadir juga para penggemar Golf lainnya seperti Wakil Ketua DPD RI Mahyudin, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, Danjen Kopassus Mayjen TNI AD Iwan Setiawan, beberapa Duta Besar negara sahabat dan lain-lain.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini mengakui olahraga golf di Indonesia masih kurang digemari dibanding olahraga lain. Salah satu alasan kurang populernya olahraga golf karena adanya ‘stigma’ golf merupakan olahraga mahal.

“Tidak dipungkiri apabila sebagian kalangan masyarakat menganggap golf sebagai olahraga mahal dan hanya bisa dimainkan kalangan atas. Sebab, setidaknya untuk memenuhi perlengkapan bermain golf dibutuhkan biaya hingga jutaan rupiah. Belum termasuk sewa lapangan golf saat bermain,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menjelaskan, olahraga golf bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang ‘aman’ ditengah pandemi Covid-19. Olahraga golf memiliki resiko rendah penularan Covid-19 karena dilakukan di luar ruang, sehingga memudahkan untuk menjaga jarak serta minim interaksi dengan orang lain.

“Olahraga golf yang dilakukan di area terbuka dan luas membuat para pemainnya untuk menjaga jarak dengan aman. Didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang sesuai aturan, menjadikan olahraga golf menjadi pilihan olahraga yang digemari di masa pandemi,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini berharap makin banyak kaum milenial yang mau menekuni serius olahraga golf. Sehingga, memudahkan terjadinya regenerasi di kalangan atlet olahraga golf, serta mampu memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga golf Indonesia.

“Saat ini setidaknya sudah ada tiga atlet golf Indonesia yang mampu menoreh prestasi dikancah internasional. Semisal, pegolf Alfred Raja yang menjuarai turnamen Golf Pacific Northwets Men’s Ameteur di Idaho Club, Sandpoint, Amerika Serikat, tahun 2021. Ada pula pegolf Danny Masrin yang masuk jajaran pro golf player teratas Indonesia, dan pernah menjadi golfer terbaik kedua di Indonesia ketika berusia 23 tahun. Serta pegolf Rory Hie yang menjadi satu-satunya atlet golf Indonesia yang menjuarai gelar Asian Tour pada tahun 2019,” pungkas Bamsoet.