1.592 Peserta Kontingen KORMI Jatim Berangkat ke Fornas VII di Bandung

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jatim yang akan berlaga di ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VII di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 2-3 Juli, di halaman Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (29/6) sore.

Total kontingen yang dilepas yakni berjumlah 1.592 yang terdiri dari penggiat olahraga masyarakat dan official.

Dalam pelepasan tersebut, Gubernur Khofifah membakar semangat para penggiat olahraga masyarakat kontingen Jatim agar totalitas selama berkompetisi. Ia berharap kontingen Jatim bisa meraih prestasi yang maksimal dan membanggakan bagi masyarakat Jatim.

“Selamat berlaga dan selamat berjuang pada Fornas ke-VII di Jawa Barat. Beri hasil yang terbaik untuk masyarakat Jawa Timur. Mudah-mudahan semuanya sehat dan bisa mengikuti laga dengan sportif, serta bisa memaksimalkan seluruh energi positif yang dimiliki. Selamat jalan, sehat, dan sukses semuanya,” ungkap Khofifah.

Khofifah optimis, kontingen Jatim ini bisa memberikan hasil terbaiknya. Mengingat para peserta telah melakukan persiapan yang matang. Ditambah dengan semangat pantang menyerah, dan doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Jatim.

Optimisme itu juga didukung jumlah kontingen Jatim yang mencapai 1.592 peserta dan official. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dari ajang Fornas VI di Sumatera Selatan yang sebanyak 708 penggiat olahraga masyarakat.

Tidak hanya itu, jumlah Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM) di Jatim yang terlibat di Fornas tahun ini juga meningkat. Yakni dari 41 COOM di Fornas VI, sekarang menjadi 50 COOM di Fornas VII.

“Dengan semua peningkatan ini tentunya kita harus yakin dan optimis Jatim dalam ajang Fornas tahun ini bisa meraih hasil terbaik dan membawa medali sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Menurut Khofifah, pemerintah mempunyai desain besar olahraga nasional yang berisikan arah kebijakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan nasional dalam lingkup olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi dan industri olahraga. Ini semua diatur dalam Perpres nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Olahraga rekreasi masyarakat ini ada di dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Untuk itu, saya meminta Ketua KORMI Jatim untuk membuat desain olahraga rekreasi masyarakat yang lebih sistemik dan detail. Karena olahraga rekreasi masyarakat ini bisa mengolah seni, rasa, dan budaya, selain tentunya juga olah raga,” urainya.

Untuk itu, ke depan ia meminta agar seluruh 38 kabupaten/kota di Jatim telah terbentuk KORMI. Dimana, dari 38 kabupaten dan kota di Jatim, saat ini sudah terbentuk 21 KORMI kabupaten dan kota yang telah dikukuhkan kepengurusannya.

Selain itu ada 3 kabupaten/kota yang telah terbentuk dan segera dikukuhkan, 4 kabupaten/kota yang masa baktinya telah habis, dan 10 kabupaten/kota yang segera menyusul membentuk kepengurusan KORMI.

“Setelah itu segera lakukan rakor apa yang menjadi mandat dari Desain Besar Olahraga Nasional untuk jenis olahraga rekreasi masyarakat. Karena ini akan menjadi bagian dari kekuatan sehat jiwa, sehat raga, sehat seni dan sehat budaya masyarakat Indonesia terutama masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, secara khusus dirinya meminta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jatim untuk bersurat kepada Ketua Umum KORMI pusat supaya pada Tahun 2027, Jatim dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Fornas ke-IX.

“Biasanya kalau bersiap jadi tuan rumah masing-masing daerah lebih serius dan lebih sistemik persiapannya. Maka para penggiat olahraga rekreasi masyarakat yang hari ini ada 50 COOM sangat mungkin nanti akan berkembang lagi,” katanya.

“Dan tentunya bisa memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, sekaligus olah seni, olah budaya dan olah rasa. Karena bangsa ini harus dibangun oleh rasa yang tumbuh, saling memiliki, menghormati dan menghargai. Melalui itu maka akan bisa tumbuh lebih baik dan tumbuh Lebih luas lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Timur Hudiyono dalam laporannya menyampaikan, gelaran Fornas ini menjadi ajang lomba dan kompetisi serta silaturahmi antar penggiat olahraga masyarakat. Selain itu, Fornas juga menjadi ajang uji hasil pembinaan kemampuan para penggiat olahraga masyarakat di daerah.

“Kuantitas penggiat olahraga masyarakat yang tergabung dalam COOM dibawah naungan KORMI tahun ini meningkat. Selain itu, kualitas kontingen Jatim juga meningkat. Insya Allah tahun ini kita bisa menjadi juara umum,” ujarnya disambut riuh para penggiat olahraga masyarakat.

Guna mendukung kontingen Jatim, Pemprov Jatim melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jatim juga telah menyiapkan beragam fasilitas. Salah satunya posko sekretariat di Jalan Jingga Residence Blok B Nomor 18, Soreang, Kabupaten Bandung.

Sebagai informasi, Kelompok COOM Kontingen Jatim ini terdiri dari, Pertama, Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT). Terdiri dari APSI pemandu sorak, ABU FAI INNASOC dan porgasi dari air softgun, ABI komunitas sepeda bmx, iespa e-sport, formasi olahraga mancing, kis skate board, iof offroad, FBSI breakdance, dan lain sebagainya.

Kedua, Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK) terdiri dari komunitas senam dan dansa. Seperti ADYTI, IODI, ILDI, warga tulang sehat, PORPI pernapasan, yayasan asma dan yayasan jantung, dan lain sebagainya.

Ketiga, Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB) terdiri dari PSNPP APPSBU dan KPSN dari pencak silat tradisi budaya, asta tarung tradisional, BKI kempo, DKKI YPOK INAKTF karate tradisional, FOKBI kreasi budaya, FORSPEK ketapel, IDCA drumband, portina olahraga tradisional seperti hadang gobak sodor, dagangan, trompah panjang dan egrang, dan lain-lain.

Dalam kesempatan ini, turut ditampilkan Atraksi Skate board, Atraksi Egrang hingga Atraksi Karate Tradisional. (poedji)

Menpora Dito Pastikan SUGBK Bisa Dipakai Untuk Laga Persija Jakarta Vs PSM Makassar

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengungkapkan kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dalam keadaan bagus. 

Stadion tersebut dipastikan sangat siap untuk menggelar pertandingan sepak bola Liga 1 musim 2023-2024 antara Persija Jakarta kontra PSM Makassar. 

Pernyataan tersebut disampaikan Menpora Dito setelah adanya video viral jika rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno dinarasikan rusak parah usai adanya kegiatan non-olahraga beberapa waktu lalu.

“Rumputnya bagus,” kata Menpora Dito usai menghadiri HUT AMPI ke-45 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (28/6). 

Menpora Dito bilang, sejak kemarin dirinya sudah melakukan koordinasi dan mediasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSSI, serta jajaran direksi Gelora Bung Karno soal kabar viral mengenai kondisi rumput yang rusak itu.

Setelahnya, Menpora Dito memastikan pertandingan perdana Persija Jakarta vs PSM Makassar tetap digelar pada 2 Juli mendatang. 

“Liga 1, pertandingan Persija Jakarta melawan PSM Makassar kemarin agak ramai (di media sosial). Alhamdulillah tadi pagi jam 10.00 WIB sudah ditetapkan (Persija vs PSM) tetap di 2 Juli di Stadion Utama Gelora Bung Karno,” pungkas Menpora Dito.***/mel

Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Presiden: Ini Kepercayaan Internasional, Siapkan Betul

JAYAKARTA NEWS – Indonesia secara resmi ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) sebagai tuan rumah FIFA U-17 World Cup 2023. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menilai hal tersebut merupakan sebuah kepercayaan internasional kepada Indonesia yang harus disiapkan dengan baik.

“Itu kepercayaan yang diberikan internasional, kepercayaan yang diberikan FIFA kepada Indonesia,” ucap Presiden dalam keterangannya di hadapan awak media di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (26/06/2023).

Oleh karena itu, Presiden Jokowi meminta Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir untuk menyiapkan perhelatan internasional tersebut dengan sebaik-baiknya dimulai dari tempat pertandingan hingga manajemen pelaksanaan.

“Saya sudah perintahkan kepada Ketua PSSI untuk betul-betul disiapkan betul, kalau venue-nya kan memang sudah ada dari yang kemarin yang sudah kita perbaiki artinya tinggal digunakan, tetapi manajemen semuanya harus disiapkan betul,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara juga menilai bahwa Indonesia telah memiliki sejumlah stadion yang siap untuk dijadikan alternatif tempat penyelenggaraan pagelaran sepakbola dunia tersebut.

“Stadion kita juga kan bukan hanya GBK, yang lain kan ada, ada JIS, ada di Manahan, ada di Jalak Harupat ada, banyak, ada di Surabaya—Stadion Bung Tomo, stadion kita ini banyak kok yang sudah siap,” tandasnya.***mel

Tim AVC Challange Cup 2023 Pilih GOR Stikosa untuk Pusat Latihan

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Kejuaraan Bola Voli putri tingkat Asia, AVC (Asian Voleyball Convederation) Challenge Cup For Women 2023, berlangsung di Gor Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, dan dibuka oleh Menpora RI Dito Ariotedjo pada Minggu (18/6).

GOR Kampus Stikosa – AWS dijadikan pusat latihan tim voli 11 negara peserta lantaran lebih dekat dari tempat penginapannya di Hotel Novotel Samator kawasan Panjangjiwo Surabaya.

Terlihat pada Rabu (21/6) siang, tim voli putri asal Australia tengah berlatih di GOR Stikosa-AWS.

“Lapangan indoor GOR Stikosa-AWS digunakan latihan tim voli AVC Challange Cup mulai tanggal 17 sampai 25 Juni mendatang,” ujar Sutrisno, pengelola GOR Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJT), yayasan yang menaungi Stikosa-AWS.

11 Tim peserta kejuaraan bola voli AVC Challange Cup 2023 tersebut diantaranya dari negara Australia, China Taipei (Taiwan), Hongkong China, Indonesia, India, Islamic Republic of Iran, Macao, Mongolia, Pilipina, Uzbekistan dan Vietnam.

Dalam keterangan tertulis PP PBVSI, kejuaraan AVC Challenge Cup For Women dibagi menjadi empat pul, dengan masing-masing grup terdiri dari tiga tim.

Sedangkan tim voli Indonesia sendiri masuk dalam Pul A bersama Macau dan Filipina. Pul B terdiri dari tim voli Hongkong, Taiwan, dan Iran. India masuk ke dalam Pul C bersama Australia, dan Khazakstan. Pul D terdiri dari tim voli Uzbekistan, Mongol, dan Vietnam.

Tim voli puteri Indonesia sukses menjadi juara Grup A AVC Challange Cup 2023 setelah mengalahkan Filipina dengan skor 3-0 pada Selasa malam, (30/6).

Selain digunakan untuk fasilitas olahraga mahasiswa, khususnya futsal, lapangan indoor GOR Stikosa-AWS juga disewakan untuk umum. Tercatat grup bola volley putri Bank Jatim secara rutin juga berlatih di GOR kampus media tersebut. (poedji)

Bamsoet Apresiasi Penampilan Timnas Indonesia Melawan Argentina

JAYAKARTA NEWS— Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi penampilan epic yang diperlihatkan Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia. Dipimpin pelatih Shin Tae-yong serta Captain Tim Asnawi Mangkualam, Timnas Sepakbola Indonesia yang saat ini menempati peringkat 149 FIFA, mampu memberikan perlawan terhadap Tim Nasional Sepakbola Argentina yang merupakan Juara Dunia World Cup FIFA 2022 serta menempati peringkat 1 FIFA.

“Mental, skill, dan kerjasama tim yang luar biasa telah diperlihatkan para pemain Timnas kita. Hasil akhir 0-2 untuk Argentina merupakan pencapaian yang yang lebih dari cukup bagi Indonesia. Mengingat pertandingan ini bukan sekadar mencari kemenangan. Terpenting adalah memberikan kesempatan kepada para pemain Timnas kita untuk bisa melawan tim sepakbola berkelas dunia, seperti Argentina. Sehingga bisa mengasah kemampuan mereka, khususnya dalam menghadapi putaran final Piala Asia 2023,” ujar Bamsoet usai menyaksikan pertandingan FIFA Match Day 2023 antara Indonesia melawan Argentina, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam (19/6/23).

Turut hadir Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, Kapolri Listyo Sigit dan Menpora Dito Ariotedjo.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain apresiasi terhadap pelatih dan pemain Timnas Sepakbola Indonesia, apresiasi juga perlu diberikan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir serta jajaran pengurus PSSI lainnya yang telah bekerja keras menata manajemen persepakbolaan di Tanah Air. Senantiasa melakukan berbagai perubahan dan terobosan untuk membuat sepakbola Indonesia semakin maju dan modern. Salah satunya dengan mendatangkan Timnas Sepakbola Argentina ke Indonesia.

“Absennya beberapa bintang Timnas Sepakbola Argentina seperti Lionel Messi, Angel Di Maria, dan Nicolas Otamendi, tidak mengurangi kualitas dan greget pertandingan. Mengingat Argentina masih memiliki berbagai bintang seperti Emiliano Martinez, Nahuel Molina, Nicolas Tagliafico, Julian Alvarez, Alejandro Garnacho, dan Leandro Paredes,” jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) ini menerangkan, pertandingan Indonesia melawan Argentina tercatat terakhir kali terjadi pada 44 tahun lalu, yakni pada Piala Dunia U-20 1979 di Tokyo. Sudah terlalu lama juga Stadion GBK tidak menjadi tuan rumah pertandingan Indonesia melawan Timnas sepakbola negara dunia yang memiliki level tinggi. Terakhir terjadi di tahun 2013 saat melawan Belanda, serta tahun 2010 saat melawan Uruguay.

Selain meningkatkan geliat sepakbola di Indonesia, FIFA Match Day 2023 antara Indonesia melawan Argentina juga memberikan multiplier effect economy yang besar bagi perekonomian nasional. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia menghitung perputaran uang yang dihasilkan dari event ini nyaris Rp 1 triliun.

“Antara lain bersumber dari pengeluaran penonton di stadion. Misal untuk tiket, transportasi, akomodasi, dan makanan, penjualan cinderamata (merchandise), sewa stadion dan lapangan latihan, pengeluaran iklan televisi serta pengeluaran sponsor pertandingan,” pungkas Bamsoet.***din

Surat Terbuka Prof Kikiek untuk Panglima TNI

JAYAKARTA NEWS— Pengasuh/ Ketua Dojo Renzo, Prof. Hermawan Sulistyo MA, Ph,D. yang akrab dipanggil Prof. Kikiek,  memberikan surat terbuka kepada Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Jakarta, Jumat (16/6/2023). Surat ini berkaitan dengan Atlet Banten asuhannya yang bernama Sausan.

Dalam surat terbuka itu, Kikiek menjelaskan bahwa sejak Reformasi 1998 TNI susah payah membangun citra dan nama baik sehingga meraih peringkat ke-1 dalam survey tingkat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Tetapi di tingkat bawah justru masih ada oknum-oknum TNI yang merusak imagery, citra dan nama baik tersebut.

Kasusnya menurut Kikiek, tindakan pencemaran nama baik TNI yang dilakukan dua oknum TNI-AD Satwil Banten, yaitu Kapten Inf Jackson Beay dan Joe Manalu (pangkat tidak dikenal, anak buah Jackson Beay).

Kikiek menjelaskan, insiden dialami oleh atlit Sausan. Menurutnya, Sausan, atlit Banten asuhannya, sejak kecil di Dojo Renzo. Hingga sekarang, Sausan menjadi atlit papan atas daerah dan nasional. Entah apa maksud di balik ancaman dan tindakan oknum-oknum TNI terhadap anak-anak seperti Sausan, tetapi yang pasti tindakan tersebut menghancurkan masa depan atlet yang sedang merintis karir internasional membawa merah putih. Surat ancaman dan pernyataan Sausan di bawah paksaan, dijelaskannya, juga dilampirkan.

Surat terbuka ini, menurut Kikiek, disampaikan untuk menindak Jackson Beay dan Joe Manalu guna menjaga nama baik TNI, khususnya TNI-AD. Pembiaran terhadap tindakan semena-mena dengan ancaman kekerasan oleh anggota hanya akan menumbuhkan impunitas yang berbahaya bagi citra TNI dan setback Reformasi TNI.

Demikian Prof Kikiek mengakhiri surat terbukanya yang juga diberikan tembusan kepada Kepala Staf TNI-AD, Dan Puspom TNI, Pangdam VI/ Siliwangi, Dan Pomdan VI/Siliwangi serta Danrem 064/Maulana Yusuf Banten.***/rr

Imbang Lawan Palestina, Erick Thohir: Indonesia Punya Modal Tantang Argentina

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memuji penampilan timnas senior yang bermain imbang, 0-0 melawan Palestina di laga FIFA Match Day, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jatim, Rabu (14/6).

Bagi Erick, mental untuk terus menekan lawan yang berada di rangking 99 tingkat di FIFA itu menunjukkan Garuda punya nyali menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.

“Dari segi permainan terlihat Indonesia mendominasi. Statistik menunjukkan itu, 60%-40%. Paling tidak ada tiga peluang di babak pertama yang potensi jadi gol. Meski imbang, saya puas melihat kerjasama tim yang tampak padu, meski beberapa pemain baru tergabung, termasuk pemain naturalisasi kita,” ucap Erick Thohir seusai laga yang dipenuhi penonton. Demikian dikutip dari pssi.org

Dalam pertandingan yang juga dihadiri Dubes Palestina, Zuhair, S.M. Al-Shun, PSSI juga memberikan 10% hasil pemasukan bagi perjuangan bangsa Palestina.

Menurut Erick, sumbangan itu didasari atas hubungan erat Indonesia dengan Palestina dan dukungan pemerintah RI untuk kemerdekaan negara tersebut.

“Melihat penampilan malam ini, saya menilai Indonesia punya modal bagus menantang juara dunia, Argentina. Terlebih, saya akui sektor pertahanan kita sangat solid dengan adanya Elkan Baggot, lalu Asnawi, dan juga Rizky Ridho. Nyali mereka tampil lepas dan menekan lawan sejak awal pertandingan sudah memperlihatkan mereka menikmati permainan dan tidak mau kalah,” pungkas Erick.***/ebn

Coach Indra Sjafri Membuka “Rahasia” Kemenangan Timnas di Ajang SEA Games Kamboja

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Pelatih Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia U-23 yang juga Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (13/6) malam.

Dalam pertemuan yang penuh kehangatan dan keakraban tersebut, Gubernur Khofifah menanyakan kepada ‘Coach’ Indra Sjafri soal resep kesuksesannya membawa Timnas Sepak Bola Indonesia U-23 meraih juara, yang terbaru adalah saat membawa kemenangan dalam ajang SEA Games 2023 di Kamboja bulan Mei lalu.

“Tadi ‘Coach’ Indra Sjafri bercerita bahwa selain mengasah bakat dan kemampuan yang harus terus dilatih, pendekatan mental dan spiritual menjadi salah satu kunci seseorang meraih kesuksesan. Bahkan beliau rutin mengajak para pemain Timnas U-23 yang beragama Islam untuk melaksanakan Sholat Tahajud ,” katanya.

Khofifah pun menyampaikan apresiasinya pada pendekatan mental dan spiritual yang melengkapi technical skill yang dilakukan Indra Sjafri kepada para pemain Timnas Indonesia U-23 yang diasuhnya.

Menurutnya, dalam setiap usaha atau ikhtiar yang diiringi dengan pendekatan spiritual seperti sholat, doa, puasa ataupun bersedekah, insyaAllah selalu ada kekuatan dan keberkahan dari Allah SWT untuk mengantarkan kesuksesan.

“Jadi selain mengasah bakat dan kemampuan dengan latihan rutin serta kerja keras berlatih para pemain, beliau ini sering mengajak pemain Timnas untuk tidak lupa beribadah dan berdoa. Alhamdulillah, pendekatan spiritualitas ini melengkapi ikhtiar latihan dan kerja keras para pemain di lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, terkait pembinaan sejak dini bagi para pemain sepak bola Indonesia, Gubernur Khofifah mendukung upaya coach Indra Sjafri yang mencari bibit-bibit unggul pemain sepakbola sejak dini.

“Saya yakin banyak anak muda di Jatim yang punya bakat dan keahlian unggul bermain sepak bola sejak dini. Tinggal bagaimana pembinaan ini dilakukan sejak dini. Saya optimis ke depan akan banyak pemain Timnas sepak bola Indonesia yang asalnya dari Jatim,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia U-23, Indra Sjafri, mengatakan bahwa pendekatan spiritualitas yang ia lakukan ini dilakukan agar jangan sampai seseorang memiliki sifat sombong. Selain itu, agar dalam setiap pertandingan selalu ingat Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Tadi Ibu Gubernur juga bercerita hal yang sama. Beliau juga rutin mengajak para Kepala Dinas atau staf untuk menjalankan puasa sunah. Dan menurut saya inilah salah satu hal yang membuat Jatim banyak prestasi yang diraih,” pungkasnya.

Dalam pertemuan ini, Gubernur Khofifah turut menjamu coach Indra Sjafri dengan buah-buahan khas Jatim. Seperti nanas PK-1 asal Kediri, Durian Kembang asal Lumajang, dan beberapa buah yang dipetik langsung dari halaman belakang Grahadi seperti nangkadak dan buah mentega. (poedji)

Khofifah Jagokan Timnas Menang di FIFA-Matchday Lawan Palestina Rabu Besok

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut antusias laga persahabatan FIFA-Matchday yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Palestina di Gelora Bung Tomo, Rabu (14/6) besok.

Ia optimis bahwa Skuad Garuda akan menang melawan kesebelasan yang dijuluki Tim Singa dari Kanaan tersebut. Untuk itu ia mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk bersatu mendukung Timnas Indonesia.

“Tentu kita optimis Timnas Indonesia para punggawa Skuad Garuda akan mampu memenangkan laga melawan Palestina. Mari kita dukung bersama Timnas Indonesia agar keluar sebagai Juara,” kata Gubernur Khofifah pada awak media di Gedung Negara Grahadi, Selasa (13/6).

Meski akan bertemu dalam laga di rumput hijau, Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu mengingatkan bahwa pesan yang tak boleh dilupakan dari pertandingan ini adalah misi persaudaraan, sportivitas dan solidaritas.

“Laga ini bukan sekedar pertandingan si kulit bundar. Yang tak boleh kita lupa, laga ini menjadi ajang untuk memperkuat persaudaraan kita dengan Palestina. Untuk itu, saya ucapkan pada para pemain Tim Singa dari Kanaan, selamat datang di Jawa Timur,” imbuhnya.

Secara khusus Khofifah menyampaikan pada pemain Palestina untuk menikmati semua keunggulan yang dimiliki Provinsi Jawa Timur. Mulai pariwisatanya hingga kulinernya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk memberikan keramahan dan kehangatan dalam menyambut para pemain dari Palestina. Terutama saat pertandingan di GBT berlangsung besok.

Ia mengimbau seluruh penonton untuk menjaga ketertiban, menjaga sportivitas, menjaga keamanan dan keselamatan bersama demi kelancaran pertandingan.

“Yang besok datang langsung menonton pertandingan di GBT, tolong semuanya dijaga betul. Pertandingan ini menjadi momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa warga Surabaya, warga Jawa Timur, dan warga Indonesia semua sportif,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, duel antara timnas Indonesia versus Palestina sendiri merupakan laga FIFA Matchday bulan Juni 2023.

Pemilihan Palestina sebagai lawan Indonesia ini sesuai dengan kriteria yang diminta oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu ingin Timnas Indonesia melawan tim-tim dengan peringkat 100 besar FIFA.

Sejak akhir pekan lalu, tim dari Palestina sudah tiba di Surabaya. Tim Singa dari Kanaan itu sudah disambut di Balai Kota Surabaya bersamaan dengan meet and great yang digelar untuk Timnas Indonesia.

Di sisi lain, tiket untuk menyaksikan Indonesia vs Palestina yang akan mulai kick off 14 Juni 2023 pada pukul 19.00 WIB itu sudah ludes.

Senada dengan yang disampaikan Gubernur Khofifah, laga ini bukan sekedar match biasa, melainkan juga mengandung misi solidaritas. Dimana sebanyak 10 persen hasil dari penjualan tiket akan disumbangkan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina. (poedji)

Hattrick! Indonesia Juara Umum ASEAN Para Games, Khofifah Beri Apresiasi Setinggi-tingginya

PADANG, JAYAKARTA NEWS– Kontingen Indonesia berhasil menorehkan hattrick juara umum atau tiga kali juara umum secara berturut-turut pada ASEAN Para Games. Sebelumnya, Indonesia berhasil sukses menjadi juara umum pada ASEAN Para Games 2022 di Solo dan 2017 di Malaysia.

Indonesia dipastikan keluar sebagai juara umum ASEAN Para Games 2023 di Kamboja lantaran perolehan medali emas tim Merah Putih sudah tidak mungkin lagi dapat dilampaui negara lain.

Sampai akhir pertandingan pada Jumat (9/6/2023), Indonesia telah mengoleksi 159 medali emas, 148 medali perak, dan 94 medali perunggu dengan total 401 medali.

Indonesia unggul dari pesaingnya, Thailand, yang menempati peringkat kedua, dengan meraih 126 medali emas, 109 perak, dan 92 perunggu. Vietnam yang berada di peringkat ketiga dengan 66 medali emas, 58 perak, dan 77 perunggu.

ASEAN Para Games ini merupakan Pesta Olahraga Difabel dan menjadi ajang multi-olahraga yang diselenggarakan oleh Komite Paralimpiade setiap empat tahun sekali bagi atlet – atlet disabilitas.

Atas prestasi gemilang yang diraih Kontingen Indonesia, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut bangga serta memuji semangat juang dan semangat tanding atlet para games yang telah mengharumkan nama baik Indonesia di kancah internasional.

“Kami atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas seluruh pengabdian, perjuagan serta kerja keras sehingga mendapatkan prestasi membanggakan bagi Indonesia,” ungkap Khofifah dalam realese yang dibuat Pemprov Jatim di sela sela misi dagang di Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/6/2023).

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menjelaskan, pada ajang Paragames 2023 Jatim menerjunkan kontingen yang terdiri dari 14 atlet, 3 pelatih dan 1 manajer dengan Cabor yang diikuti meliputi Atletik, Bulu Tangkis, Judo, Sepakbola CP, Renang, Tenis Meja, Panahan, Voli Duduk dan Tenis Meja.

Selama laga yang berlangsung sejak tanggal 1 Juni sampai dengan 9 Juni tersebut, atlet asal Jatim yang turut berlaga di ajang internasional berhasil mendapatkan total 39 medali yang terdiri dari 19 Emas, 17 Perak dan 3 Perunggu.

Dari total raihan medali ini Istimewanya lagi, atlet Jatim asal Gresik Maulana Rifky Yavianda berhasil meraih 7 emas sekaligus untuk cabor Para Swimming (renang).

Selain itu, atlet Jatim asal Nganjuk Mutiara Cantik Harsanto yang merupakan disabilitas daksa berhasil meraih 2 emas dan 4 perak untuk cabor Para Swimming (renang).

“Alhamdulilllah, atlet paragames Jatim telah ikut mengharumkan nama Indonesia dan Jawa Timur di kancah internasional. Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet paragames Jatim atas raihan prestasinya yang luar biasa,” ungkapnya.

Selain itu, Khofifah mengungkapkan, bahwa prestasi yang diraih ini akan memberikan semangat penting bagi atlet para games yang sedang berlatih maupun berjuang di berbagai ajang kompetisi baik di skala daerah, nasional maupun internasional lainnya.

Khofifah menyebut terdapat dua kebanggaan besar ketika Lagu Indonesia berkumandang di luar negeri. Pertama ketika ada kunjungan kenegaraan dan keberhasilan atlet memperoleh medali di ajang internasional. Tentu, atas prestasi Juara Umum ini akan menjadi pemantik kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia khususnya Jawa Timur.

“Kita bangga, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Kamboja atas seluruh perjuangan para atlet para Games di ajang Internasional ini. Semoga, raihan prestasi ini akan memberikan semangat kepada para atlet para games lainnya,” tegasnya.

“Sekali lagi selamat kami ucapkan atas seluruh prestasi yang diraih. Semoga prestasi demi prestasi akan menjadi sumber inspirasi bagi atltet lainnya sehingga bisa memberikan kebanggan bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. (poedji)