Pemprov DKI Jakarta akan Tata dan Revitalisasi Kota Tua

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menata dan merevitalisasi kawasan Kota Tua secara menyeluruh dan berkelanjutan, seiring dengan selesainya pembangunan stasiun MRT di kawasan Kota Tua.

“Ini menjadi bukti keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam menggarap Kota Tua,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno saat meninjau kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pada Rabu (17/12/2025).

Rano mengatakan, kawasan Kota Tua memiliki sejarah panjang sehingga penanganannya harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pihak terkait.

Wagub Rano menjelaskan, revitalisasi Kota Tua merupakan pekerjaan besar yang telah melalui proses panjang selama lebih dari satu dekade dan sempat mengalami jeda.

Oleh karena itu, lanjut Rano, penataan kawasan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai disiplin ilmu serta kolaborasi lintas instansi.

Wagub DKI menegaskan, revitalisasi Kota Tua harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur transportasi massal, khususnya MRT. Penataan kawasan tidak boleh tertinggal ketika operasional MRT telah dimulai.

“Ini adalah titik awal. Ketika nanti stasiun MRT selesai dibangun di kawasan ini, penataan Kota Tua harus berjalan bersamaan. Jangan sampai MRT sudah beroperasi, tetapi kawasan sekitarnya belum tertata. Itu sudah sangat terlambat,” tegas Rano.

Wagub Rano juga mengungkapkan potensi besar Kota Tua sebagai simpul aktivitas masyarakat setelah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi.

Berdasarkan data di Galeri MRT, Stasiun Jakarta Kota saat ini melayani hampir 1,3 juta penumpang per hari. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah sekitar 500 ribu penumpang dari MRT, belum termasuk pengguna TransJakarta.

“Artinya, setiap hari sekitar 2,5 juta orang akan berada dan beraktivitas di kawasan ini. Potensi yang sangat besar ini harus diatur dan dikelola dengan baik agar Kota Tua dapat dinikmati secara nyaman oleh semua pihak,” jelas Rano.

Dalam penataan kawasan, Pemprov DKI menyiapkan pengaturan bagi aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pedagang kaki lima (PKL). Area parkir dan ruang usaha telah disiapkan agar kegiatan ekonomi tetap berjalan tertib tanpa mengganggu fungsi kawasan bersejarah.

“Kalau semua ini sudah terwujud, harus diatur dengan baik. Jika tidak, kawasan ini tidak akan bisa kita nikmati bersama,” imbuhnya.

Ke depan, Pemprov DKI akan membentuk kelembagaan khusus serta menyusun pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antarinstansi.

“Kami akan menindaklanjuti dengan pembentukan kelembagaan dan menyusun secara jelas siapa bertanggung jawab atas apa. Ini sedang dan akan terus kami susun sebagai bagian dari keseriusan revitalisasi Kota Tua,” tutup Wagub Rano. (yog)

DKI Berlakukan Tarif Rp 1 untuk Transportasi, Ini Tanggalnya

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berlakukan tarif Rp 1 untuk semua moda transportasi selama dua hari 17 dan 19 September 2025.

Diskon ini diberikan untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional 2025 dan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional 2025.

“Melalui tarif Rp1 ini, kami ingin mengajak lebih banyak warga untuk mencoba layanan transportasi massal sekaligus merayakan Hari Perhubungan Nasional dan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan semangat kebersamaan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Selasa (16/9/2025).

Lebih lanjut Syafrin mengatakan, program ini merupakan bentuk apresiasi Pemprov DKI terhadap masyarakat yang telah mendukung penggunaan transportasi publik.

Syafrin mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk beralih ke transportasi publik dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Menurut Syafrin, dengan beralih ke transportasi publik, bisa membantu mengurangi kemacetan dan emisi di Jakarta.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merasakan pengalaman positif dalam bertransportasi,” ujar Syafrin.

Program ini diharapkan bisa mendorong warga untuk menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama.

Program diskon ini berlaku pada 17 dan 19 September 2025, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

Tarif Rp1 dapat dinikmati oleh seluruh pengguna layanan Transjakarta (BRT, non-BRT, Transjabodetabek), LRT Jakarta, dan MRT Jakarta.

Selama periode ini, penumpang tetap perlu melakukan tap in dan tap out menggunakan kartu elektronik atau aplikasi yang didukung, namun saldo yang terpotong hanya Rp1. (yog)

Gubernur DKI Sebut Kerusakan Akibat Kerusuhan Capai Rp51 Miliar

JAYAKARTA NEWS – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan, kerusakan akibat demonstrasi yang merusakan fasilitas umum mencapai Rp51 milar. Semuanya segera dibenahi.

Pramono menerangkan, sebanyak 32 halte TransJakarta Bus Rapid Transit (BRT) dan non-BRT (4 halte rusak berat, 5 halte rusak sedang, dan 22 halte rusak ringan), serta satu pintu tol terdampak aksi massa.

“Kemarin ada pertanyaan mengenai estimasi kerugian. Total kerusakan ada Rp51 miliar,” ungkap Pramono, Senin (1/9/2025).

Gubernur DKI Pramono merinci, MRT Jakarta ada kerusakan infrastruktur sebesar Rp3,3 miliar, Transjakarta kurang lebih Rp41,6 miliar, kerusakan CCTV infrastruktur lainnya Rp5,5 miliar, Bank Jakarta sebesar Rp714 juta.

“Selain itu, kita harus memberikan subsidi transportasi gratis kurang lebih Rp18 miliar sampai seminggu ini,” jelas Pramono.

Seluruh halte yang dirusak tersebut telah dilakukan pembersihan mulai Sabtu (30/8) dan segera akan dilakukan perbaikan.

“Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun berat bisa kita selesaikan tanggal 8 atau 9 September,” ujar Pramono.

Terkait operasional Transjabodetabek, Gubernur Pramono mengatakan, mulai 1 September 2025 pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan di 14 koridor sudah berjalan dengan normal.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan kebijakan transportasi gratis untuk MRT Jakarta dan TransJakarta sejak tanggal 31 Agustus hingga 7 September 2025 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. (yog)

Berikut daftar halte Bus Rapid Transit (BRT) yang terdampak akibat aksi massa:

Halte BRT Dibakar:
Koridor 1 – Polda
Koridor 5 – Senen Sentral
Koridor 2 – Senen Toyota Rangga
Koridor 9 – Gerbang Pemuda (Arah Pluit)
Koridor 1 – Senayan Bank DKI
Koridor 1 – Bundaran Senayan
Koridor 10 – Pemuda Pramuka

Halte BRT Dijarah/Dirusak/Vandalisme:
Koridor 5 – Kampung Melayu (dirusak & vandalisme)
Koridor 5 – Kramat Sentiong (dijarah)
Koridor 7 – Bidara Cina (vandalisme)
Koridor 9 – Semanggi (dirusak)
Koridor 9 – Petamburan (dirusak)
Koridor 11 – Jatinegara (vandalisme)
Koridor 2 – Kwitang (vandalisme)
CSW Iconic – Kejaksaan Agung (dirusak)
Koridor 1 – Bendungan Hilir (dijarah)

Halte Non-BRT:
Kontainer Petamburan (dibakar)

Transjabodetabek P11 Bogor-Blok M Resmi Beroperasi, Ini Rutenya

JAYAKARTA NEWS – Transjabodetabek Bogor-Blok M Resmi beroperasi. Rute P11 ini dimulai dari Terminal Baranangsiang menuju Blok M, Jakarta.

“Dengan memengucap Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini tanggal 5 Juni 2025 layanan Transjabodetabek rute blok M-Bogor dan perpanjangan koridor 13 saya nyatakan diluncurkan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kamis (5/6/2025).

Transjabodetabek P11 ini memiliki panjang lintasan 113,3 kilometer dengan 20 titik perhentian bus yang terdiri 9 titik di wilayah DKI Jakarta dan 11 titik di luar wilayah Jakarta.

Sedangkan estimasi waktu tempuh rute ini sekitar 90 menit dalam kondisi lancar dan 110 menit saat padat lalu lintas.

“Kita sudah menambah dalam waktu satu bulan ini ada lima Transjabodetabek baru, dan mudah-mudahan akan ada dua atau tiga lagi yang akan kita buka,” jelas Pramono.

Transjabodetabek P11 memiliki 16 unit bus dengan headway atau jarak tunggu antar bus selama 15 menit.

Pramono mengatakan, pembukaan jalur ini sangat ditunggu masyarakat Bogor dan Jakarta karena menjadi salah satu rute padat yang dilintasi masyarakat.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, berkomitmen untuk terus menambah jumlah armada bus untuk melayani dan menyediakan kemudahan transportasi bagi masyarakat.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyambut baik pembukaan rute baru Transjabodetabek yang sangat ditunggu masyarakat.

“Transjabodetabek ini Insya Allah akan menggantikan mereka yang menggunakan kendaraan pribadi dari Jakarta ke Bogor,” ujar Dede.

Hal serupa juga diungkapkan Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi. Beroperasinya Transjabodetabek ini sangat membantu masyarakat untuk mobilisasi.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih, Pak Gubernur. Kami menyampaikan apresiasi dan penuh kehormatan setinggi-tingginya,” ujar Ade.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebutkan, layanan Transjabodetabek P11 beroperasi mulai pukul 05.00-22.00.

“Pagi jam 05.00 sampai jam 22.00 WIB, untuk tarif sama dengan saat ini pagi jam 05.00-07.00 WIB Rp2.000 dan 07.00-22.00 WIB itu Rp3.500,” jelas Syafrin.

Untuk rute dari Terminal Blok M ke Jalan Sisingamangaraja, belok kanan ke Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Cawang dan masuk Tol.

Selanjutnya P11 akan keluar di Exit Tol Cibubur Junction turun/naik penumpang dan masuk lagi Tol, kemudian keluar Cibinong turun/naik penumpang warga melelui Sentul turun/naik penumpang dan langsung ke Bogor.

Halte Cidangiang-Mall Bellanova Sentul-Sentul-Simpang Sentul-Pintu Tol Citeureup 1-Cibubur Junction-Pancoran Arah Barat-Tegal Mampang-Rawa Barat-Pasar Santa-Kejaksaan Agung-Blok M Jalur 5.

Dari Blok M Jalur 5-Pasar Santa-Rawa Barat-Pancoran Arah Timur-Pancoran Tugu-Buperta Cibubur-Pintu Tol Citeureup 2-Monumen Pancakarsa-Mall Bellanova Sentul-Terminal Baranangsiang. (yog)

Transjabodetabek Rute Lebak Bulus–Sawangan Resmi Beroperasi

JAYAKARTA NEWS – Transjabodetabek rute Lebak Bulus–Sawangan secara resmi mulai beroperasi. Rute D41 ini untuk menguraikan kemacetan.

“Ini merupakan upaya kami bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga dapat menurunkan tingkat kemacetan dan mengurangi polusi udara,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno saat peresmian, Rabu (4/6/2025).

Rano mengatakan, rute Lebak Bulus–Sawangan via Tol Desari ini memakan waktu tempuh pada jam sibuk sekitar 150 menit (pulang-pergi). Sedangkan pada jam tidak sibuk sekitar 70 menit (pulang-pergi).

Wagub Rano mengungkapkan, rute baru Transjabodetabek ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan transportasi umum yang optimal bagi seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Terdapat 10 armada bus yang melayani rute ini, dengan enam titik pemberhentian di Jakarta dan lima titik di luar Jakarta.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas terwujudnya kolaborasi antardaerah.Chandra berharap kerja sama ini dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan transportasi di wilayah Jabodetabek.

“Hari ini kita saksikan, Transjabodetabek dari Sawangan—yang terkenal dengan kemacetannya—sudah masuk program ini dan bisa mencapai Jakarta dalam waktu 70 menit. Atas nama Pemkot Depok, kami optimistis ini akan membantu mengurai kemacetan,” ungkap Chandra.

Chandra berharap kolaborasi antarwilayah dapat diperluas, seperti pembangunan jalur MRT Jakarta yang menjangkau Kota Depok, serta operasional bus Transjakarta yang selama ini hanya sampai Universitas Indonesia dapat diperluas hingga pusat Kota Depok.

“Kami berharap ke depannya bukan hanya program Transjabodetabek yang berjalan, tetapi juga MRT bisa menjangkau Depok,” ujar Chandra.

Mudah-mudahan, lanjut Chandra, Transjakarta yang saat ini baru sampai UI bisa diperpanjang hingga Terminal Kota Depok.

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk mengurai kemacetan. Kami juga mengimbau masyarakat Kota Depok yang beraktivitas di Jakarta agar mulai beralih ke transportasi umum,” pungkas Chandra.

Chandra juga berharap kolaborasi antarwilayah dapat diperluas, seperti pembangunan jalur MRT Jakarta yang menjangkau Kota Depok, serta operasional bus Transjakarta yang selama ini hanya sampai Universitas Indonesia dapat diperluas hingga pusat Kota Depok. (yog)

Pemprov DKI Siapkan Sekolah Swasta Gratis

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan beberapa sekolah di Jakarta baik jenjang SD, SMP, dan SMK swasta secara gratis.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, sekolah swasta gratis itu sebagai pilot project atas pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pendidikan gratis yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah negeri maupun swasta.

“Untuk swasta sebenarnya kita sedang mempersiapkan untuk beberapa SMK ataupun SD, SMP, swasta sebagai pilot project untuk gratis di sekolah swasta,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Dengan adanya putusan MK tersebut, Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan mempercepat pelaksanaannya. Ia meyakini, persoalan pendidikan ini bisa teratasi dengan baik di Jakarta.

“Sama seperti yang saya sampaikan ketika sebelum maju sebagai calon gubernur, kalau di Jakarta saya yakin persoalan ini teratasi dengan baik,” jelas Pramono.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta berharap, jajaran eksekutif dapat segera merealisasikan sekolah gratis di Jakarta secara bertahap.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung juga telah menyepakati uji coba sekolah gratis diterapkan pada 40 sekolah swasta mulai tahun ajaran 2025-2026.

“Prioritas sekolah gratis di wilayah yang banyak warga kurang mampu dan tidak memiliki sekolah negeri,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.

DPRD juga telah membahas pelaksanaan sekolah gratis bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026. (yog)

Penerapan ERP di Jakarta Masih Dikaji

JAYAKARTA NEWS – Penerapan Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta masih dalam tahap kajian mendalam. Karena Transjabodetabek masih terus dikembangkan.

“Kenapa sampai hari ini belum bisa diterapkan, memang supporting system-nya belum selesai,” ungkap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Senin (26/5/2025).

Saat ini, kata Pramono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta fokus untuk menyelesaikan sistem pendukungnya, di antaranya pembenahan dan pengembangan Transjabodetabek.

Salah satu upaya menyelesaikan supporting system ERP dengan meluncurkan Transjabodetabek.

Saat ini Pemprov DKI telah meluncurkan tiga rute baru Transjabodetabek di antaranya PIK 2-Blok M, Vida Bekasi-Cawang, dan Alam Sutera-Blok M. Sedangkan empat rute lainnya akan segera dioperasionalkan.

“Setelah itu tentunya kami akan mengkaji apakah akan ada tambahan rute lainnya,” ujar Pramono.

Nantinya begitu seluruh rute Transjabodetabek selesai dikembangkan, Pemprov DKI Jakarta kemudian bisa memberikan subsidi untuk sistem transportasi ini.

“Maka baru kemudian kapan diterapkannya, nanti setelah itu. Kalau semuanya berjalan lancar ya, jadi belum tentu bahwa ERP itu pasti akan dijalankan,” tandas Pramono.

Pramono mengatakan, wacana penerapan ERP telah ada sejak era kepemimpinan gubernur-gubernur sebelumnya.

Namun, hingga saat ini, implementasi ERP belum dapat direalisasikan karena sistem pendukungnya belum rampung.

Pemprov DKI Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan aspirasi terkait wacana kebijakan dalam mengatur kepadatan lalu lintas di Jakarta.

BPS DKI Jakarta mencatat, jumlah kendaraan bermotor, seperti sepeda motor di Jakarta bertambah sekitar 5,3 persen.

Jika tidak dilakukan pengendalian penggunaan kendaraan bermotor, tidak menutup kemungkinan semakin tinggi tingkat kemacetan yang mengakibatkan semakin meningkatnya polusi udara di Jakarta. (yog)

Pramono Minta Pelindo Antisipasi Kemacetan di Tanjung Priok

JAYAKARTA NEWS – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Tanjung Priok agar bersama-sama ikut mengantisipasi masalah kemacetan akibat antrean masuk truk.

Pramono menekankan, pihaknya tak ingin kemacetan panjang kembali terulang lagi.

“Saya meminta kerja sama dengan Pelindo, jangan sampai kemacetan yang horor itu terulang kembali, sehingga kita tangani secara bersama-sama, kita lakukan preventif,” kata Pramono, Jumat (16/5/2025).

Gubernur Pramono menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Pelindo untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di Tanjung Priok.

Menurut Pramono, kerja sama pengintegrasian jalan tol Cibitung–Cilincing dan tol Cikampek penting untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan arteri.

Hal tersebut, lanjut Pramono, akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi logistik.

“Jika kendaraan dari tol tidak langsung masuk ke jalan arteri, maka tekanan lalu lintas bisa dikurangi. Semoga komitmen bersama ini segera direalisasikan,” tambah Pramono.

Gubernur Pramono juga menyoroti pentingnya fungsi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai simpul logistik nasional. Aktivitas truk di kawasan tersebut bisa meningkat drastis saat aktivitas bongkar muat tinggi.

“Rata-rata ada 2.500 truk per hari. Saat kemacetan, bisa naik menjadi 4.000 hingga 7.000 truk. Ini harus dimitigasi agar tidak mengganggu kenyamanan warga,” tegasnya.

Sementara itu, Dirut Pelindo Arif Suhartono menjelaskan, kemacetan disebabkan oleh kesalahan perencanaan operasi di salah satu terminal.

“Karena itu, kami ubah pendekatan dari sistem real-time menjadi berbasis perencanaan,” ujar Suhartono.

Dalam sepekan ke depan, lanjut Arif, seluruh terminal wajib melaporkan radar kegiatan sebagai bagian dari sistem kontrol lalu lintas yang lebih terstruktur.

Hal ini, kata Suhartono, dilakukan untuk meningkatkan koordinasi dengan KSOP Tanjung Priok, Pemprov DKI, kepolisian, dan pihak terkait lainnya.

“Kami juga kembali mengaktifkan sistem pemesanan terminal agar kedatangan kontainer dapat dikendalikan. Harapannya, tekanan lalu lintas di jalan arteri bisa dikurangi dan kemacetan tidak terulang,” tutup Arif. (yog)

Transjabodetabek Segera Buka Rute Baru Pekan Ini

JAYAKARTA NEWS – Transjabodetabek bakal segera operasikan.rute baru pekan ini yakni dari Bekasi ke Cawang. Sedangkan rute PIK ke Blok M pada pekan depan..

“Besok hari Jumat adalah dari Bekasi ke Cawang, pekan depannya dari PIK ke Blok M, yang semuanya nanti akan bisa menggunakan yang disebut Transjabodetabek,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Rabu (14/5/2025).

Menurut Pramono, 0embukaan rute baru Transjabodetabek ini sebagai upaya mengatasi kemacetan di Jakarta dengan mengintegrasikan transportasi publik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Mudah-mudahan saya bisa menggagas yang namanya Transjabodetabek, bukan hanya Transjakarta karena kemacetan di Jakarta itu terjadi di pagi hari ketika 3,5 juta orang masuk Jakarta dan sore hari ketika mereka pulang,” jelas Pramono.

Pramono menyebut layanan Transjabodetabek ini juga akan digratiskan bagi 15 golongan masyarakat, termasuk bagi mereka yang bukan warga Jakarta.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan Pemprov DKI dalam memudahkan mobilitas masyarakat di wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya Pramono Anung bersama Gubernur Banten, Andra Soni meluncurkan layanan Transjabodetabek rute baru Blok M-Alam Sutera atau rute S61 di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2025).

Peluncuran rute Alam Sutera-Blok M ini merupakan yang pertama dari enam trayek baru TransJabodetabek yang akan segera dioperasikan. “Pada hari ini kita mulai meresmikan trayek baru Alam Sutera ke Blok M yang disebut dengan S61,” jelas Pramono.

Rute sepanjang 59,7 kilometer dengan 26 halte ini diharapkan menjadi solusi mobilitas yang diminati masyarakat.

Menurut Pramono, perjalanan Transjabodetabek yang ditempuh saat jam padat mencapai sekitar 95 menit dari Alam Sutera ke Blok M.

Sebanyak 24 bus akan melayani rute ini setiap harinya dengan frekuensi keberangkatan setiap 20 menit atau sekitar 60 perjalanan per hari.

Rute Transjabodetabek lainnya yang akan segera dibuka menghubungkan Jakarta dengan Bekasi, Depok, Bogor, dan Sawangan.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Dirut Transjakarta untuk mempersiapkan yang saya sebut dengan Trans Jabodetabek,” ujar Pramono.

Saat ini, kata Pramono, 91 persen wilayah Jakarta telah terkoneksi dengan fasilitas angkutan umum.

Karena itu, ke depannya program JakLingko akan diperluas hingga ke wilayah penyangga Jakarta dan dilengkapi dengan fasilitas parkir untuk memudahkan masyarakat menggunakan transportasi umum. (yog)

DKI Tetapkan Tarif PBBKB Lima Persen bagi Kendaraan Pribadi

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar lima persen bagi kendaraan pribadi dan 2,5 persen bagi kendaraan umum.

“Kami akan memberikan relaksasi ataupun kemudahan dan diskon yang dulu dipungut 10 persen menjadi lima persen untuk kendaraan pribadi dan menjadi 2,5 persen untuk kendaraan umum,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, Rabu (23/4/2025).

Pramono mengatakan, keputusan ini merupakan bentuk relaksasi dari tarif maksimal yang diatur pemerintah pusat sebesar 10 persen.

Selama lebih dari 10 tahun, lanjut Pramono, tarif PBBKB di Jakarta berada di angka maksimal 10 persen dengan pemungutan dilakukan Pertamina.

“Tetapi dengan undang-undang baru ada diskresi yang diberikan kepada Gubernur. Sehingga dengan demikian kemarin saya sudah memutuskan untuk Jakarta,” jelas Pramono.

Pramono menambahkan, penyesuaian tarif ini akan segera disosialisasikan ke masyarakat dan ditindaklanjuti melalui penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub).

“Sebenarnya kalau nanti dilihat di SPBU, perubahan itu nggak akan terasa kecuali warga Jakarta,” tandas Pramono. (yog)