Kuliah di Eropa Yuk…

KULIAH di Jerman atau negara Eropa lain, ternyata tidak sesulit dan semahal yang dibayangkan. Euro Management membantu mewujudkan itu.

Lembaga pendidikan yang beralamat di Jl RP Suroso 6, Menteng, Jakarta Pusat, menyiapkan diri sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial pendidikan, dan lebih khusus lagi tentang bahasa. Di Euro Management, siswa-siswi SMA jurusan IPA atau IPS dapat mengikuti program bahasa asing, persiapan tes bahasa asing, dan bimbingan belajar.

Lembaga ini dibidani oleh Bimo Sasongko, BSAE, MSEIE, MBA sebagai CEO Euro Management Indonesia. Bimo sendiri awalnya adalah penerima program beasiswa BJ Habibie. Dua gelar ia peroleh dari Amerika Serikat dan Jerman. Ia tercatat sebagai lulusan North Carolina State University jurusan Aerospace Engineering bergelar BSAE, Arizona State University,  Industrial Engineering bergelar MSEIE, dan Fachhochschule Pforzheim, Marketing Management bergelar MBA di Jerman.

Kini, Bimo adalah Ketua Umum IABIE (Ikatan Alumni Program Habibie) sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Kesehariannya, Bimo juga dikenal sebagai pengamat pendidikan dan penulis artikel di berbagai media massa yang berfokus kepada Sumber Daya Manusia dan pendidikan.

Tujuan Bimo mendirikan Euro Management Indonesia adalah mewujudkan keinginan siswa-siswi Indonesia kuliah di Eropa. Memang, siswa akan dikenakan biaya 250 Euro atau kurang dari Rp 300 ribu. Akan tetapi, uang sebesar itu digunakan untuk pembuatan Kartu Mahasiswa ketika kuliah di sana. Dengan kartu itu, mahasiswa akan mendapatkan banyak kemudahan. Antara lain, sebagai kartu perpustakaan, kartu diskon yang bisa digunakan di kantin kampus, teater, sinema, tempat fitness, dan lain-lain.

Bagi Bimo, membangun Euro Management adalah upaya meretas mimpinya ketika masih kuliah di Jerman, tahun 2002. Dari pengalaman belajar di Jerman, Bimi sadar, bahwa kuliah di sana tidak sulit dan tidak mahal. Karena itu, begitu pulang ke Tanah Air, ia mewujudkannya. “Apalagi, Jerman adalah negara kaya, sangat aman, dan suasananya pun menyenangkan. Biaya hidup pun relative tidak terlalu mahal. Bahkan ada universitas di Jerman yang benar-benar memberikan beasiswa secara penuh,” ujarnya. ***

Ketika Sampah Bernilai Ekonomi

SAMPAH seringkali menyusahkan, karena kalau tidak dikelola dengan benar dipastikan akan mencemari lingkungan. Baunya yang busuk membuat orang harus menutup hidung rapat-rapat. Bahkan pernah ada yang pingsan gara-gara tidak tahan bau sampah yang menyengat. Belum nanti banyak lalat datang lalu terbang dan hinggap pada makanan.

Maka para peduli lingkungan kemudian mengajak masyarakat mengelola sampah dengan cara-cara yang baik. Salah satunya dengan membuat bank sampah. Kini, bank sampah menjadi perhatian Kementerian Koperasi dan UKM. Bersinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kemenkop dan UKM memfasilitasi pengelolaan Bank Sampah oleh masyarakat menjadi koperasi dan UKM.

Sinergi diimplementasikan dalam penyusunan program aksi terpadu meliputi sosialisasi, penguatan legalitas usaha (IUMK), Advokasi Usaha, Pendampingan dan Kemitraan serta Sinergi program pemerintah pusat, pemerintah daerah dan stakeholder di bidang pengembangan usaha pengelolaan Bank Sampah. Sinergi tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar kedua kementerian tentang Pemberdayaan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Bidang Pengelolaan Bank Sampah.

PKS tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Yuana Setyowati Barnas dan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3 KLHK) Tuti Hendrawati Mintarsih,  Rabu (15/3/2017) di Palembang, Sumatera Selatan, bersamaan dengan acara Rakornas Pengelolaan Sampah.

Yuana mengatakan kedua kementerian akan memiliki kewajiban melakukan pemberdayaan. Ditjen PSLB3 KLHK wajib melakukan peningkatan kapasitas kelembagaan Bank Sampah mulai dari struktur organisasi, tugas dan fungsi organisasi, sumber daya manusia (SDM) prasarana, manajemen, izin dan lainnya.

Kewajiban lain Ditjen PSLB3 KLHK adalah melakukan pemberdayaan produk industri kreatif, menyiapkan data Bank Sampah, mengkordinasikan pengembangan usaha Bank Sampah melalui program strategis KLHK dan melakukan monitoring dan evaluasi. “Adapun Kemenkop UKM bertanggung jawab melaksanakan sosialisasi penerbitan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) bagi usaha mikro dan kecil di bidang pengelolaan sampah,” kata Yuana.

“Kewajiban berikutnya adalah mengembangkan usaha koperasi dan UMKM bidang pengelolaan bank sampah melalui program pendampingan, advokasi usaha dan mengkordinasikan pengembangan usaha koperasi dan UMKM di bidang pengelolaan Bank Sampah melalui program strategis Kementerian Koperasi dan UKM.

Kemenkop UKM juga akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lain dalam rangka pengembangan koperasi dan UMKM di bidang pengelolaan bank sampah. “Kedua pihak juga bersinergi dalam peningkatan akses pembiayaan, penguatan kelembagaan Koperasi dan UKM di bidang pengelolaan Bank Sampah,” kata Yuana.

Tahap awal akan dikembangkan program percontohan usaha koperasi dan UMKM di bidang pengelolaan Bank Sampah. Diharapkan pengelolaan bank sampah menjadi koperasi dan UKM, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat jika sampah dikelola akan mempunyai nilai manfaat ekonomi bagi masyarakat. ***

Rudal Anti-Kapal Induk

ADA sejumlah persenjataan yang mampu menenggelamkan sebuah kapal induk paling kuat. Roger Thompson, analis pertahanan dan dosen di Universitas Kyun Hee, Korea Selatan, mengatakan persenjataan mumpuni anti-kapal, yang dikembangkan musuh potensial Amerika seperti Cina, Rusia, dan Iran telah meningkatkan kerentanan kapal induk.

Persenjataan baru berkedudukan di daratan berupa rudal balistik, seperti rudal Dong Feng yang berdaya jangkau sampai 1.770 kilometer dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara sangat mampu menghancurkan kapal induk. Apalagi kepal selam Cina dan Rusia sudah mampu menembakkan rudalnya dari jarak jauh, yang akan meruntuhkan pertahanan sebuah kapal induk.

Kapal selam selalu jadi ancaman serius sebuah kapal induk. Rusia, Cina, Iran dan negara-negara lain telah mengembangkan sebuah torpedo kecepatan tinggi, yang membentuk gelembung udara di depan sehingga mampu dipacu sampai ratusan kilometer per jam. Sebuah kapal sangat sukar menghindar torpedo jenis ini.

Rand Corporation, pada tahun 2015, dalam laporan ‘Ancaman Cina terhadap Kapal Permukaan AS’ menyebutkan risiko kapal induk AS membesar dan meningkat. “Tanpa diragukan, kapal induk adalah sasaran,” tutur analis pertahanan Pierre Sprey, yang pernah bekerja di Kementerian Pertahanan AS pada tahun 1966 – 1989 dan pengkritik pembelian sistem persenjataan AS.

Banyak kritikus pertahanan, termasuk mantan pejabat Kementerian Pertahanan AS, mengatakan Amerika terlalu banyak menggunakan anggaran pertahanannya untuk mendanai sedikit kapal induk yang rentan dihancurkan.

Jerry Hendrix, pensiunan kapten kapal perang AS dan pejabat Kementerian Pertahanan, mengatakan kapal induk memberi pesaing AS memperoleh kesempatan emas. Dia menghitung, harga satu kapal induk lebih dari 10 miliar dolar atau lebih dari Rp 150 triliun. Dana sebesar itu bisa digunakan untuk membuat dan menempatkan 1.227 rudal anti-kapal induk. ***

Inilah Kapal Induk Termahal

MELIHAT kapal induk baru Amerika, USS Gerald R. Ford, orang akan terkagum-kagum dengan besarnya. Kapal induk berbobot lebih dari 90.000 ton itu, mampu mengangkut lebih dari 100 pesawat tempur, helikopter tempur, dan persenjataan lainnya.

Jika dikalkulasi, sekitar 15 sampai 20 miliar dolar perangkat perang ada di kapal ini. Ditambah dengan lebih dari 6.000 personelnya. Kekuatan itu masih ditambah dengan puluhan kapal perang dan kapal selam yang berada di sekitar kapal induk, sehingga sebuah kapal induk otomatis membentuk sebuah armada besar. Saat ini, Amerika memiliki 11 kapal induk aktif.

Presiden AS Donald Trump, dalam peresmian USS Gerald R. Ford yang juga jadi kapal induk termahal dengan harga sekitar Rp 170 triliun, “Kita akan menambah lagi (kapal induk).” Dia membanggakan dengan menyampaikan kapal induk terbaru ini begitu besar dan kuat hingga kebal dari serangan musuh.

Namun di balik kegagahan dan kekuatan kapal induk ini, tersimpan kelemahan besar. Misalnya, dalam latihan perang di Florida, tahun 2015 lalu, sebuah kapal selam nuklir kecil milik Perancis berhasil menyusup melewati kapal-kapal pengawal dan ‘menenggelamkan’ kapal induk. Media sempat mencatat, sejak tahun 1980-an diperkirakan kapal induk Amerika dan Inggris telah ‘tenggelam’ dalam 14 kali latihan perang. Namun angka sebenarnya tidak diketahui karena dirahasiakan oleh AL AS.

Di sisi lain, pembangunan kapal induk oleh angkatan laut didukung oleh Kongres AS. Bahkan di era 1990-an, ketika Perang Dingin berakhir dan anggaran pertahanan AS dipotong, Kongres tetap mendukung pembangunan kapal induk sampai 11 kapal.

Komandan Armada Pasifik AS, Admiral Scoot Swift memuji kemampuan kapal induk sebagai kekuatan pemukul. Dia menyebutkan di arena pertempuran, kapal induk tak terkalahkan. Namun Swift juga mengakui kapal induk tidaklah sekuat 15 tahun lalu. ***

Si Buta dari Kemang Buntu

BUTA. Satu kata buatan manusia, yang artinya tidak bisa melihat. Semudah itu melafalkan kata “buta”. Pernahkah Anda menempatkan diri sebagai penyandang kebutaan?

Mata terbuka atau terpejam, yang ada hanya gelap. Berkacamata hitam atau tidak, yang ada di pelupuk mata adalah pekat. Keindahan dunia bukan milik mereka. Indahnya pelangi pasca turun hujan, tak bisa ia rasakan. “Lebih menyesakkan lagi bagi penyandang buta mata yang bukan bawaan sejak lahir seperti saya,” ujar Widyanarko Budi Prihantono, akrab disapa Koko.

Lelaki 46 tahun kelahiran Magelang, Jawa Tengah ini, pernah melihat dengan satu mata. Mata yang kanan. Seiring waktu, syaraf retina mata kanan andalannya pun mulai rusak, dan akhirnya “menemani” mata yang kiri. Berdua mereka menjadi buta.

Koko adalah sedikit dari sekian banyak penyandang cacat mata yang akhirnya berhasil meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Muhammadiyah Solo, tahun 2008. “Saya sudah dua kali melakukan operasi. Pertama di Yogyakarta. Karena belum tuntas, dirujuk ke Jakarta. Sudah sempat diperiksa, tapi sebelum operasi saya putuskan untuk mengurungkan. Selain saya tahu prosesnya lama, juga ada konsekuensi biaya yang besar,” ujarnya.

Ya, kebutaan total dialami ketika ia sudah dewasa, bahkan sudah membangun rumah tangga. Koko bertekad tidak akan membebani siapa pun. Ia memilih fokus mencari nafkah untuk bisa hidup mandiri. Membiayai hidup keluarga, termasuk membayar kontrakan rumahnya di Kemang Buntu, Jatibening Baru, Bekasi.

Sekarang dia tinggal bersama istri yang kedua Natalia Fatimah Vanessa Linggar (Lia), yang juga menyandang divabel tuna netra seperti dirinya. Berbagai usaha pernah dijalani untuk menopang hidup. Antara lain, pernah memiliki usaha butik dan kini aktif di bisnis online, ditemani putrinya yang sehat dan cantik Binangkit Fortuna Prihaftanti biasa dipanggil Monik (6 tahun).

Di tengah keterbatasan fisik, Koko memiliki banyak kelebihan lian. Di antaranya, menguasai beberapa alat musik seperti piano, kendang, gitar, serta panda bernyanyi. Atas itu semua, Koko dipercaya mengajar di beberapa sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Jakarta Timur, di antaranya Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 7 Jakarta, SLB Kembar Karya 1 Klender, SLB Assafiah Cilangkap, SLBC Angkasa Halim dan SLB Budi Asih Duren Sawit. “Tiap hari ya ngojeg,” ujarnya.

Tidak cukup hanya mengandalkan pendapatan gaji dari guru honorer, dia pun memanfaatkan waktu sengangganya untuk mencari penghasilan tambahan dengan cara mengamen. Rute yang biasa dia tempuh adalah jurusan Bekasi-Tangerang-Merak, Blok M-Tanah Abang. Sementara Sabtu dan Minggu acap diajak manggung di pentas musik acara hajatan.

Sedangkan dalam kehidupan sosialnya dia bergabung di paguyuban Sambungroso. Hal ini dia lakukan untuk menambah teman dan saudara.

Sebenarnya bagi Koko, masih ada harapan untuk bisa kembali melihat indahnya dunia. Tetapi saat ini sosok pria yang murah senyum ini hanya bisa berharap Allah SWT memberikan mukjizat dan anugerah. Harapan utama Koko saat ini bukan kemampuan melihat, melainkan bisa melunasi semua utangnya, menyekolahkan anak, dan menjalani kehidupan rumah tangga yang cukup pangan, cukup papan, dan cukup sandang. Soal operasi mata, menjadi prioritas terakhir. “Kecuali ada bantuan BPJS dari pemerintah,” ujarnya lirih.

Satu harapan lain, adalah perhatian pemerintah kepada masyarakatnya penyandang cacat. Tidak untuk mengasihani, melainkan memberi perhatian. Yang tidak berkemampuan, diberi pelatihan. Yang punya kemampuan, bisa mendapatkan pekerjaan. ***

Skip Challenge Berbahaya

DALAM beberapa hari terakhir marak beredar di dunia maya video skip challenge yang dilakukan para remaja. Tantangan dilakukan dengan menekan dada secara keras selama beberapa saat hingga anak mengalami pingsan dan kejang. Apakah tindakan demikian dibolehkan dari sisi kesehatan?

Menurut Ahli saraf dari UGM, Dr.dr. Cempaka Thursina, Sp.S (K)., skip challenge merupakan tindakan yang sangat membahayakan. Pasalnya, dengan menekan dada selama beberapa saat akan mengurangi pasokan oksigen ke otak yang akan menimbulkan hilangnya kesadaran maupun kejang. Tindakan ini tidak hanya akan mengakibatkan kerusakan pada otak, tetapi juga dapat menyebabkan kematian. “Jika kadar oksigen di otak rendah selama 2-3 menit, maka otak akan mengalami gangguan. Bila lebih dari itu bisa menimbulkan kerusakan otak, bahkan kematian,”tegasnya.

Kerusakan otak ini dalam jangka panjang akan memengaruhi kemampuan kognitif anak. Sel otak yang rusak berdampak pada gangguan berpikir dan perubahan memori. Cempaka mengatakan kerusakan otak akibat kekurangan oksigen juga dapat memunculkan stroke. Selain itu, berbagai penyakit lain seperti kebutaan, tuli, dan lainnya.

“Misal kekurangan oksigen di daerah mata bisa memicu terjadinya kebutaan. Begitu pula di berbagai organ tubuh lainnya, kurangnya suplai oksigen berdampak pada kerusakan saraf-saraf di daerah tersebut,” papar dokter spesialis saraf RSUP Dr. Sardjito ini.

Permainan skip challange ini, kata dia, juga berisiko terjadinya retak atau patahnya tulang iga karena tekanan kuat di daerah dada. Tulang iga yang retak bisa menusuk paru-paru dan mengakibatkan perdarahan pada organ ini. “Skip challange merupakan permainan berbahaya. Sekali menjalani tantangan bisa teratasi (siuman), tetapi jika dilakukan berulang akan berdampak serius bagi kesehatan karenanya harus dihentikan,”tegasnya.

Psikolog UGM, Prof. Koentjoro, yang dihubungi secara terpisah menyebutkan salah satu alasan para remaja mengikuti skip challange karena ingin mencari tantangan. Tantangan ini dilakukan sebagai cara untuk menguji adrenalin. “Anak-anak dan remaja suka mencoba hal baru dan menantang, termasuk dengan melakukan skip challange ini,” katanya.

Selain menantang, skipp challange digunakan remaja sebagai salah satu cara untuk menarik perhatian. Dengan mengikuti tantangan ini mereka berharap akan mendapatkan pujian, dianggap berani, hebat, serta populer. “Ini bagian dari tren yang tidak akan berlangsung lama. Hanya ikut-ikutan saja agar dianggap keren,” ujarnya.

Persoalannya, tidak banyak remaja yang mengetahui bahaya dan risiko melakukan skip challange ini. Karenanya, Koentjoro menekankan pihak sekolah untuk memberikan perhatian serius terhadap aktivitas siswanya di lingkungan sekolah. Tantangan permainan tersebut berbahaya tidak hanya bagi kesehatan tubuh, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis berupa ketagihan melakukan hal serupa secara berulang. “Permainan ini berbahaya, apalagi jika berkali-kali dilakukan,” jelasnya.

Menurutnya, sekolah harus mampu berlaku secara arif menghadapi persoalan ini. Sekolah diharapkan bisa mensosialisasikan risiko dan bahaya dari skip challange. Disamping itu, secara tegas menindak para siswanya yang melakukan tantangan berbahaya ini. “Perlu dilihat apakah siswa melakukan atas kesadaran dan kemauan sendiri atau justru sebagai korban bullying. Kalau mengarah ke bullying maka perlu ada langkah-langkah hukum,” ujarnya. ***

Empat Telur Jadi Raja

PADA galibnya, perempuan memiliki kodrat melahirkan bayi, bukan menetas telur. Akan tetapi, masyarakat Papua Barat percaya mitologi lokal, ihwal seorang perempuan melahirkan tujuh telur. Empat telur menetas dan kemudian menjadi raja. Satu telur menetas menjadi seorang perempuan, dua lainnya gagal menetas. Empat raja itu kemudian menjelma menjad empat pulau besar di Papua Barat, yakni Pulau Waigeo, Misool, Salawati, dan Batanta. Jadilah Raja Ampat.

Keindahan alam Raja Ampat seperti suguhan surga. Keanekaragaman biota lautnya, mengangkat Raja Ampat dalam kepopuleran. Foto dan video jepretan para penggila olahraga rekreasi selam, tersebar seantero dunia melalui berbagai media sosial seperti Youtube, WhatsApp, Instigram, Pinterest dan lainnya.

Terumbu karang di Raja Ampat dapat tumbuh dengan baik, tidak lepas dari posisi geografisnya yang  diapit  Samudera Hindia dan Samudra Pasifik. Keenakaragaman hayati di Raja Ampat  yang mengagumkan itu, menjadikannya sebagai surga bawah laut. Keindahan itu makin lengkap tatkala berkelindan dengan kehangatan warga lokal dalam menyambut para turis. Tepatlah Raja Ampat menjadi tujuan wisata bahari yang tak boleh dilewatkan.

Memang, tidak mudah mencapai Raja Ampat. Penerbangan ke Papua Barat dari Jakarta, tergolong mahal. Tapi, bukan tidak bisa diakali. Untuk menyiasati mahalnya tiket pesawat, cobalah cari tiket promo. Lalu, hindari pula peak season. Bisa dibayangkan, harga tiket normal saja Rp 2 juta sampai Rp 3 juta sekali jalan. Jadi, kalau tidak pintar-pintar mengakali, biaya akan tersedot ke urusan tiket.

Selain itu, juga bisa disiasati dengan penerbangan transit menggunakan maskapai berbeda. Anda bisa pakai meta search tiket pesawat untuk memantau pergerakan harga tiket. Dengan demikian, kita dapat memesan tiket dengan harga termurah.

Selain itu, biaya transportasi juga bisa ditekan dengan menempuh perjalanan menggunakan kapal Pelni dari Tanjung Priok, Jakarta. Jadi, jelas kan, liburan ke Raja Ampat pun bisa dilakukan ala backpacker. ***

Keindahan terumbu karang Raja Ampat, Papua Barat.

DPR Soroti Kasus Caledonian Sky di Raja Ampat

KERUSAKAN luar biasa yang menimpa terumbu karang di perairan Raja Ampat, akibat kandasnya kapal Celedonian Sky, Sabtu (4/3), sangat disesalkan. Rahmad Handoyo, anggota Komisi IV DPR RI meminta pihak terkait mengusut tuntas peristiwa tragis tersebut.

“Perlu diselidiki, mengapa kapal pesiar itu sampai kandas di perairan dangkal. Harus diselidiki, apakah ini akibat keteledoran sang nakhoda atau karena hal lain,” tegas Rahmad Handoyo. Ditambahkan, jika dalam investigasi ditemukan unsur keteledoran, pihaknya sangat mendukung langkah hukum yang dilakukan pemerintah.

Rahmad Handoyo

Lebih jauh, Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan peristiwa rusaknya permukaan terumbu karang yang semula begitu indah, bisa dijadikan pelajaran bagi pengelolaan wisata bahari Raja Ampat. “Kemampuan menjaga dan juga merawat dari pengelola, dalam hal ini Pemkab Raja Ampat harus ditingkatkan,” kata Rahmad. Diingatkan Rahmad, sebelum kejadian, juga ada tangan jahil yang merusak terumbu karang.

Seperti diketahui pada Sabtu (4/3), kapal pesiar Celedonian Sky yang berbendera Inggris membawa 102 turis kandas di perairan Raja Ampat. Setelah gagal dilakukan upaya penderekan, akhirnya kapten kapal memaksakan menjalankan mesin kapal. Akibatnya terumbu karang seluas 1.200 meter persegi rusak.

Rahmad mengharapkan, selain melakukan investigasi dan langkah hukum, pemerintah dalam hal ini KKP dan KLH segera melakukan langkah perbaikan terumbu karang yang rusak sehingga tidak sampai mengganggu kehidupan hayati di perairan Raja Ampat. ***

Pisgor Brastagi Sinuhaji

JANGAN mengaku penggemar pisgor alias pisang goreng, kalau belum mencoba Pisgor Brastagi Cililitan. Seenak itukah?

Matahari mulai condong ke barat, ketika saya bergegas menuju kawasan Cililitan, Jakarta Timur. Suasana weekend di Sabtu (11/3) itu, menjadikan kawasan yang biasa padat, menjadi kian macet. Apa boleh buat, kabar tentang pisgor Brastagi yang yummy itu jauh lebih menggoda dibanding kendala kemacetan.

Tidak terlalu sulit mencari lokasi Pisgor Brastagi di Cililitan. Ia tak jauh dari jembatan penyeberangan Cililitan yang hanya satu-satunya itu. Dari jarak beberapa meter, aroma harum pisgor Brastagi sudah menusuk-nusuk hidung. Makin mendekat, makin tak tahan untuk menyantap barang sepotong.

Adalah wanita paruh baya bernama Roffina Sinuhaji, sang penjual pisgor Brastagi. Darinya, didapatlah keterangan asal mula berjualan pisgor. “Ah… awalnya sih iseng saja, untuk mengisi waktu kosong,” ujarnya.

Bayangkan, dari bisnis iseng saja, Roffina bisa meraup penghasilan antara Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta per hari. Bagaimana kalau serius…. “Iya dek… hari minggu malah bisa sampai dua juta,” kata Roffina sambil menyungging tawa senang.

Dari iseng menjadi serius, itulah yang terjadi dengan bisnis pisgor Brastagi Roffina. Kini, setiap hari ia harus belanja pisang raja, sedikitnya tiga tandan. Dari tiga tandan, akan didapat sekitar 35 sisir pisang. Khusus akhir pekan, ada kalanya ia menambah stok pisang.

Dengan daging pisang yang tebal dan dengan resep pribadi, menjadikan pisang goreng Brastagi memiliki rasa yang gurih dan bertekstur renyah. Ingin tahu harga per potong? Sudahlah, worth it banget…. ***

Geliat Wisata Mandalika

MENTERI Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga menegaskan, pihaknya akan dan harus hadir dalam pengembangan koperasi dan UKM (KUKM) di kawasan pariwisata Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. “Pemerintah hadir dalam hal pelatihan dan pembiayaan. Dilatih tanpa pembiayaan akan sia-sia, begitu juga pembiayaan tanpa pelatihan takkan menghasilkan apa-apa,” katanya pada acara pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia KUKM di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (13/3/2017).

Menurut Menkop, masalah yang tak kalah penting adalah pemasaran dari produk yang dihasilkan. “Hal itu harus dipikirkan,” kata Puspayoga.

Pelatihan yang diikuti lebih kurang 650 orang tersebut meliputi pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat nelayan dan perempuan, pelatihan perkoperasian bagi SDM koperasi, pelatihan kompetensi manajemen dan pariwisata bagi pemandu wisata, pelatihan pengelola tempat praktek ketrampilan usaha (TPKU), dan pelatihan vocational pada daerah tertinggal. Hadir pada kesempatan itu Gubernur NTB  Zainul Majdi, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, dan Wakil Ketua DPD RI Farouq Muhammad.

Puspayoga menjelaskan, bila pariwisata di satu wilayah berkembang, maka otomatis kinerja UKM akan meningkat dan akan menghasilkan koperasi yang bagus. “Kita harus memberikan pelatihan manajemen wisata yang baik, seperti membangun kuliner dan ekonomi kreatif, agar wisatawan yang datang bisa nyaman dan betah,” tandas Menkop.

Puspayoga menyatakan, selain melatih SDM, pihaknya juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar Mandalika agar bisa menerima dampak yang terjadi dari pengembangan pariwisata. “Dampak positifnya adalah ekonomi masyarakat bisa berkembang, pengangguran menurun, kesejahteraan meningkat. Dampak negatifnya diantaranya masuknya budaya luar dan peredaran narkoba. Ini yang harus kita beri pemahaman agar bisa mengantisipasi ekses negatif,” tutur Puspayoga.

Yang pasti, kata Menkop, salah satu tugas kementerian yang dipimpinnya adalah meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia. “Saat ini, rasio kewirausahaan berdasarkan data BPS meningkat dari 1,65% menjadi 3,31%. Angka tersebut melampaui dari target nasional sebesar 2%. Tentu saja hal itu harus terus dijadikan sebagai semangat untuk menambah jumlah wirausaha di Indonesia,” imbuh Puspayoga. ***