Ramadhan Getaway di Lumire Hotel Jakarta

BULAN suci Ramadhan segera tiba, kali ini Lumire Hotel & Convention Jakarta menawarkan promo bertema Ramadhan Getaway.

Promo ini sengaja dihadirkan selama periode 25 Mei – 24 Juni 2017. Hanya dengan Rp 989,000 net/malamuntuk menginap di kamar tipe Superior, sudah termasuk dengan sahur untuk dua orangdan takjil saat berbuka puasa.

Director of Sales & Marketing hotel, Wenty S. Amirullah, mengatakan bahwa promo ini jika dilewatkan begitu saja. Sebab, selain harga yang menarik, pihaknya juga memberikan benefit lain yang tak pernah ada sebelumnya.

Seperti, layanan pengantaran ke Masjid Istiqlal bagi tamu yang ingin beribadah Tarawih, dan pengantaran ke pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia atau Thamrin City bagi yang ingin berjalan–jalan”.

Untuk menikmati promo Ramadhan Getaway ini, harus melakukan reservasi online melalui website resmi di www.lumirehotel.com, periode booking dimulai dari 15 Mei 2017. ***

Terorisme Tetap Jadi Ancaman Dunia

SERANGAN teroris tidak akan berakhir apabila tujuan para mujahid membentuk daulah Islamiah atau negara Islam belum tercapai, maka kegiatan radikalisme dan terorisme akan terus berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Kasubdid Resosialisasi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Sigit Karyadi dalam Seminar Nasional “Perkembangan Terorisme dan Kontra Terorisme di Indonesia” di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ), Rabu (10/5/2017). Berdirinya khilafah, menjadi alasan kelompok radikal Islam, untuk melakukan aksi-aksi terorisme.

Dalam kaitan dengan perkembangan terbaru terorisme, dengan menunculnya kelompok ISIS atau Islamic State (IS),  perlu diwaspadai adanya kemungkinan arus balik. “Jangan sampai kasus arus balik seperti kelompok Jemaah Islamiah dari Afghanistan, kembali terjadi,” katanya.

Beberapa kasus pemboman di Indonesia tidak terlepas dari keterlibatan kelompok JI alumni Afghanistan. Oleh karena itu, jangan sampai  hal serupa juga teradi pada  para pendukung ISIS (IS) yang kini  masih berada di Suriah.

Kasubdid Resosialisasi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Sigit Karyadi

Dalam kesempatan itu, Sigit juga meninggung telah terjadinya pola pergeseran pola aksi terorisme. Apabila semula sasarannya Amerika Serikat dan Barat serta sekutunya, maka telah bergeser sasarannya di dalam negeri Indonesia sendiri. Dari aspek kelompok, pada masa lalu melibatkan  kelompok besar, sedangkan sekarang kelompok kecil.

Dari aspek besaran bom yang dulu menggunakan bom berkekuatan besar, kini kasus-kasus terorisme memanfaatkan bom kecil, tradisional, memakai racun, pembunuhan dan lainnya. Pelatihan yang dulu dilakukan di luar negeri, seperti di Afghanistan dan Mindanau Filipina, kini dilakukan di dalam negeri atau bahkan ada yang belajar secara otodidak. “Teknologi internet, memungkinkan untuk orang yang memiliki bibit-bibit radikal belajar teror,” tambah Sigit.

Dunia maya menjadi ajang bagi kelompok terorisme untuk melakukan penyebaran paham radikal, disamping pula menggunakan buku dan radio komunikasi, yang semula semua itu dilakukan secara konvensional.

Dalam penanggulangan terorisme, pemerintah menggunakan strategi soft approach dan hard approach. BTPT sendiri berfokus pada pendekatan lunak, seperti dengan program deradikalisasi, misalnya dilakukan di Lapas kepada  teroris. Wujud kegiatannya, lanjuta  Sigit, berupa identifikasi, rehabilitasi, reedukasi dan resosialisasi. “Ada juga program kontra propaganda masyarakat dari hulu hingga hilir, di antaranya melalui program literasi,” tambahnya.***

 

Terbukti Nodai Agama, Ahok Diganjar Dua Tahun Penjara

MEJELIS Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa ini (9/5/2017) menjatuhkan vonis pidana penjara dua tahun terhadap terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok).

Demikian amar putusan pengadilan yang dibacakan hakim pada sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. Gubernur DKI Jakarta itu divonis hukuman dua tahun kurungan atas dakwaan penodaan agama. Hakim menyatakan,  terdakwa terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama, dan oleh karena itu dijatuhi hukuman penjara dua tahun penjara. Ahok dinilai  melanggar  Pasal 156a KUHP.

Amar putusan tersebut lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum. Sebelumnya jaksa menuntut Ahok dengan hukuman satu tahun dengan masa percobaan 2 tahun. Jaksa  sebelumnya mendakwa mantan politisi Golkar itu dengan Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

 

Pasal 156 KUHP berbunyi menyatakan, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500.

Sedangkan Pasal 156a KUHP: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Pengusaha Punya Kuasa di Bandung Utara

Kawasan Bandung Utara yang rawan bencana. Izin baru terus dikeluarkan oleh gubernur.

SUDAH banyak contoh benturan kepentingan antara bisnis dan lingkungan. Nah, Bandung mengalami hal itu. Isu kerusakan lingkungan di Kawasan Bandung Utara (KBU) sudah lama merebak. Imbauan moratorium sudah lama diwacanakan. Toh, para pengembang tetap saja berusaha dengan segala cara untuk bisa menguasai lahan-lahan strategis di KBU, akibatnya, kerusakan alam pun makin parah.

“Harus dicatat bahwa saat ini kerusakan lingkungan di wilayah KBU sudah sangat parah. Karenanya kami mengusulkan untuk dilakukan moratorium, seluruh perizinan di KBU,” kata Kepala  Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat Anang Sudarna di Bandung, baru-baru ini.

Ia menyontohkan salah satu kasus terbaru kerusakan alam di KBU adalah longsor di Kampung Ciosa, Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Bencana terjadi akibat pergerakan tanah di kawasan Mountain View Golf Club yang berlokasi di Jalan Dago Pakar Raya Bandung.

Kawasan Bandung Utara.

Ia menuturkan berdasarkan informasi yang diperolehnya, longsor di kawasan tersebut diakibatkan penimbunan mata air di lokasi tersebut. Menurut Anang dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pemilihan terkait usulan pembangunan di Kawasan Bandung Utara yakni pembangunan diri sendiri, itu dibedakan dengan pembangunan komersial. “Sementara untuk komersial ditangguhkan dulu. Dalam hal itu kita akan laporkan ke gubernur,” kata dia.

Sementara itu terkait longsor di Kawasan Dago Resort, lanjut Anang, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan hasilnya diketahui, bahwa bencana longsor itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah di lokasi yang sudah jenuh. “Jadi di sana lapisan kedap air, di kawasan tersebut banyak mata air, dibelah sungai kecil, mungkin sebagian mata air tertutup oleh pembangunan jalan untuk pembangunan lapangan golf,” kata dia.

Sumber lain di DPRD Provinsi Jawa Barat menyuguhkan keterangan yang mengejutkan. Bahwa selama ini, perizinan di KBU ada di tangan gubernur. “Jika kerusakan alam sudah nyata, imbauan moratorium sudah dilakukan, tetapi izin tetap dikeluarkan, artinya apa? Masyarakat tidak bodoh untuk mengetahui kejanggalan tersebut,” ujarnya. ***

Ridwan Kamil, Tidak Obral Janji dan Obral Gigi

Ridwan Kamil saat dideklarasikan oleh Partai Nasdem. Kanan: Solihin GP (Mang Ihin).

SESEPUH Jawa Barat Solihin GP (Gubernur Jabar 1970-1974) dengan tegas mendukung Ridwan Kamil dalam Pilkada Jabar 2018. ”Ridwan Kamil tidak punya sifat merusak Jawa Barat, juga tidak punya sifat ngabangsat, tidak korupsi. Dia sudah kerja dan sudah terbukti, alias bukan pejabat yang hanya obral janji dan obral gigi,” ujarMang Ihin, sapaan akrabnya.

Dalam perbincangan siraturahmi antara Kang Emil dan Mang Ihin, baru baru ini di Gedung Juang Lingkungan Hidup Tatar Sunda Jl Riau Bandung, Mah Ihin berpesan secara kusus kepada Cagub Ridwan Kamil. “Berjuanglah mempertahankanPancasila, NKRI budaya bangsa dan kebinekaan,” pesan Mang Ihin.

Dalam catatan khusus Mang Ihin, figur gubernur mendatang selain pintar, merakyat, dan dicintai rakyat, harus punya budaya Sunda “Nyunda-Nyakola-Berseka” alias Gubernur urang sunda di Tatar Sunda jangan punya sifat merusak. Dia harus welas asih, punya kecintaan dan dicintai rakyat. Harus juga nyakola, pintar bukan pura-pura pintar atau ngaku pintar padahal kurang ajar. Dan harus berseka atau harus bersih dari korupsi, alias pulang paling nagabadog uang negara.

Ridwan Kamil sudah resmi diusung Partai Nasdem, dalam Pilkada Jabar 2018. Dari dinamika yang ada terbersit Kang Emil juga akan diusung oleh PDI-P, meski belum ada pernyataan resmi dari banteng moncong putih. Sementara tokoh lainya yang bermunculan dan telah dideklarasikan “setengah resmi” adalah Deddy Mizwar (sekarang Wagub) diusung Gerindra-PKS untuk Gubernur, dan Wakilnya Netty Prasetiyani (istri gubernur Aher).

Sementara Ketua DPD Demokrat Jawa Barat Iwan Sulanjana, akan mengusung Dede Yusuf. Sementara kubu Golkar telah secara resmi medeklarasikan Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi (Ketua DPD-Golkar Jabar). Bakal cagub yang satu ini terbilang kuat di akar rumput di Jabar pinggiran.

Dari catatan yang berkembang, Pilkada Jabar diperkirakan akan diikuti empat pasangan. Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Deddy Mulyadi, dan Dede Yusuf macan Effendi. Dari pantauan sementara, peluang keempatnya relatif setara. Faktor wakil gubernur akan menjadi pendorong penguatan elektabilitas.

Rumor lain yang berkembang, kalau saja Deddy Mulyadi mau “mengalah” dan menjadi Wakil Gubernur berpasangan dengan Ridwan Kamil, hampir dipastikan Pilkada Jabar “sudah selesai”. Merekalah yang bakal memenangkan Pilkada. Persoalannya, apakah mungkin? ***

Empat Tewas, Kebakaran di Cipinang Besar Utara

EMPAT orang meregang nyawa, menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Seni (8/5/2017) dinihari.

Konfirmasi mengenai adanya korban tewas dalam musibah itu disampaikan Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Husein Murad.

Selain korban tewas, tiga orang mengalami sesak napas dan seorang lainnya luka-luka.

Sebelumnya Komandan Regu (Danru) Petugas Komunikasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur Ade Kusumadiri, mengungkapkan, total warga yang dilaporkan hilang berdasarkan laporan sementara yang masuk berjumlah ada enam orang, tiga di antaranya sudah diketemukan dalam keadaan sudah meninggal. Dengan demikian, korban tewas total sampai berita ini diturunkan berjumlah empat orang.

Pihaknya tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran. Ditambahkannya, pihaknya menerima laporan kebakaran ini pada pukul 04.15 WIB, Senin menjelang Subuh.

Begitu menerima laporan dari warga, petugas pun langsung mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran. Lokasi kebakaran terletak di Jalan Cipinang Pulo RT 11/12, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur. Titik kebakarannya di belakang Lapas Cipinang, berdekatan dengan SMPN 234 Jakarta.

Mengenai sebab-sebab kebakaran tersebut, pihak kepolisian pihak Sudin PKP akan menunggu hasil penyelidikan kepolisian. mengenai penyebab terjadinya kebakaran.

Sekber Wartawan Bogor Komit Fungsikan Kontrol Sosial

 

 

Kantor Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong.

SEKRETARIAT Bersama (Sekber) Wartawan Bogor, Senin (8/5/2017) ini akan menggelar ulang tahun ke 5 di Gedung Tegar Beriman, Komplek perkantoran Pemkab Bogor. Hajatan tersebut diasa untuk makin meneguhkan peran pers di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor untuk menjalankan fungsi kontrol sosialnya.

Ketua Umum Sekber Wartawan Bogor, Danang Donoroso mengatakan, lahirnya Sekber menandai adanya kebersamaan dan tanggung jawab insan pers di wilayah ini  untuk mengawal jalannya pemerintahan yang bersih.

“Dengan ulang tahunnya yang ke 5, berarti tidak hanya seremonial melainkan kita ingin meneguhan kalau kita di Sekber siap lebih baik dan akan memastikan terwujudnya pemerintahan lebih baik sesuai tema kita yakni ”Peran Pers Dalam Menyongsong Reformasi Bogor,”papar Danang.

Dalam pandangan Danang, wilayah Kabupaten Bogor masih banyak masalah terkait dengan kepentingan masyarakat luas, sehingga perlu peran yang lebih masif dari pers agar ada perubahan signifikan.

“Kita juga berharap peran masyarakat luas dari semua elemen untuk bisa lebih aktif mengawal jalannya pembangunan yang di laksanakan pemerintah daerah,” tandasnya.

Diakuinya,ada banyak tantangan yang akan dihadapi untuk membangun masyarakat. Untuk itu harus ada upaya dan terobosan, supaya pembangunan bisa berjalan dengan baik. Untuk mendukung hal itu, perlu membangun karakter dan mental insan pers.

Terkait acara ulang tahun ke 5 Sekber, Ketua Panitia Pelaksana Piyarso Hadi mengatakan, acara akan di hadiri sekitar seribuan undangan termasuk undangan VIP seperti, Bupati Bogor Nurhayanti, Sekda Kabupaten Bogor Adang Suptandar, serta unsur pimpinan Muspida Kabupaten Bogor. “Acara juga akan di hadiri seluruh Kepala Dinas dan pejabatnya setingkat kepala bidang, 40 camat di Kabupaten Bogor termasuk stakeholder yang lain seperti Tokoh masyarakat dan LSM,” ujar Piyarso.

Dikatakan, akan ada banyak yang istimewa dalan acara ulang tahun Sekber. Salah satunya, panitia akan menampilkan band lagendaris era 70 an, koes plus. Sekber juga akan memberi apresiasi dan penghargaan terhadap sejumlah orang yang dianggap memilki peran penting di masyarakat termasuk kepada insan pers. ***

Ini Kata Bulog Soal Beras Raskin

BULOG mempersilahkan masyarakat yang menerima jatah beras sejahtera atau beras raskin yang tidak layak konsumsi, untuk menukarkannya supaya dapat diganti dengan beras yang sesuai standar pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Subbag Divre Lebak-Pandeglang, Renato Horizon belum lama ini di kantornya. Menurutnya, turunnya kualitas beras di antaranya  disebabkan oleh lamanya  penyimpanan  di gudang hingga  6 bulan atau lebih.

Renato mengklaim, beras yang dikirim pihaknya  telah lolos uji kualitas dari tim pengawas atau Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK). Namun dia mengakui, bukan tidak mungkin masih ada beras yang kualitasnya di bawah standar diedarkan ke masyarakat. Hal itu bisa terjadi, karena tidak memungkinkan kalau mengecek setiap karung beras yang akan dikirim, mengingat jumlahnya sangat banyak.

Oleh karena itu, seandainya ada masyarakat yang menerima beras dengan kualitas buruk, hendaknya ditukarkan kembali. “Masyarakat Lebak  jangan ragu untuk mengembalikan beras berkualitas buruk yang diterimanya,”katanya belum lama ini.

Menyangkut adanya  keterlambatan distribusi raskin ke masyarakat, hal ini lebih disebabkan pihaknya menunggu keputusan dari pemerintah pusat. “Masyarakat dapat menolak atau mengembalikan kepada kami jika beras tidak layak,” Renato menekankan kembali.

Ditempat terpisah, Yayat, warga Kampung Pedes, Desa Sukamarga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mengaku kecewa dengan kualitas beras raskin yang diterimanya karena jauh dari mutu layak. “Ini bukan kali pertama kami mengkonsumsi beras buruk,”ujarnya.

Cantrang Dilarang, Nelayan Melenggang

Meski sudah dilarang, masih banyak nelayan menangkap ikan menggunakan jala cantrang.

ANDA tahu cantrang? Istilah yang asing bagi yang awam. Cantrang merupakan alat sejenis penangkap ikan, termasuk dalam kelompok pukat tarik berkapal. Hasil tangkapan cantrang, terdiri dari berbagai ikan, mulai ukuran kecil hingga besar.

Karena metode pengoperasian cantrang ini dengan menyapu dasar perairan, sehingga semua jenis ikan berbagai ukuran bisa terjaring. Ini artinya penggunaan cantrang selain merusak sumber daya ikan, juga ekosistem lautan.

Berkaitan masalah ini, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, melalui Peraturan Menteri No 271/Permen-KP/2016, tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan disebutkan, nelayan dilarang menggunakan cantrang untuk menangkap ikan. Sebagai gantinya, pihak kementerian membagikan alat penangkap ikan, pengganti cantrang, yang dinilaii lebih ramah lingkungan.

Meski penggunaan cantrang dilarang, tetapi seolah tak digubris. Nelayan tetap melenggang menenteng jala cantrang ke laut untuk mengeruk ikan.Bahkan, jumlahnya terus meningkat. Menteri Susi mengakui, sebaran alat tangkap cantrang di Pantai Utara Jawa melebihi kapasitas. Tahun 2004, jumlah cantrang di Jateng mencapai 3.209 unit, dan di tahun 2007 bertambah menjai 5.100, dan tahun 2015 meningkat lagi menjadi 10.758 unit.

Ilustrasi penggunaan cantrang oleh kapal nelayan.

Dikarenakan telah overfishing, para nelayan mulai bergerak ke Wilayah Pengelolaan Perikananan (WPP) lainnya. Oleh karena itu, Menteri Susi minta isu cantrang jangan dipolitisasi. Masyarakat harus tahu, keberlanjutan itu penting buat laut Indonesia. “Saya memohon kepada para petinggi, pengusaha, juga politikus untuk tidak mempolitisasi masalah ini. Mereka harus tahu, keberlanjutan itu penting untuk kedaulatan laut kita,” tandas Susi.

Selama masa transisi hingga akhir 2017, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan mengalokasikan bantuan penggantian cantrang untuk kapal dengan ukuran di bawah 10 GT sebanyak 15.284 unit buat nelayan di 8 provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Jambi dan Sumatera Utara. Sementara untuk kapal besar (>10 GT) akan diberi asistensi perbankan dan akan membantu restrukturisasi utang-utang lama, mulai dari penundaan, pembayaran pokok dan memberikan KUR (Kredit Usaha Rakyat) baru kepada nelayan. “Yang kecill bisa ke KKP sekarang,” paparnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut baik kebijakan pemerintah dalam pergantian alat tangkap cantrang ke alat tangkap ramah lingkungan. “Beberapa kali sudah ada dialog antara nelayan dengan Pemprov tentang permodalan. Kita sosialisasikan kepada mereka, selanjutnya sebagaimana arahan pemerintah pusat, maka kita buat desk,” tegas Ganjar lagi. ***

Masa Depan Keuangan Facebook Masih Tergantung Iklan Online

FECEBOOK Inc kini tampaknya makin menggantungkan masa depan bisnisnya kepada pasar iklan online, sekalipun pesaing terberatnya, Google, telah menemukan dasar-dasar untuk memperkuat keuangannya melalui pengembangan hardware dan software.

Dalam sebuah laporan yang dirilis belum lama ini, bahwa 98 persen dari pendapatan pada triwulan pertama Facebook berasal dari iklan. Tahun lalu komposisi pendapatan Facebook dari lini iklan online 97 persen, sedangkan pada 2012 baru mencapai 84 persen. Sementara itu untuk raihan pendapatan dari non iklan  anjlok menjadi 175 juta dolar AS pada triwulan pertama, sementara pada triwulan pertama tahun sebelumnya mencapai 181 juta dolar AS.

Facebook sudah diingkatkan mengenai bakal turunnya pendapatan non iklan dan ini hampir seluruhnya merupakan player video game pada komputer desktop yang terpangkas akibat migrasi game dari desktop ke smartphone.

Facebook sendiri tampaknya harus menggenjot sumber pendapatan di luar iklan online, agar tidak tergantung pada lini periklanan. Menurut Clement Thibault, seorang analis senior yang dikutip  Investing.com, situasi ketergantungan FB kepada iklan ini merupakan kondisi keprihatan semenjak lama, sehingga FB harus mencari sumber pendapatan lain selain bisnis iklan intinya.

Dia mengingatkan, bahwa beriklan di internet bagaimana pun masih merupakan bisnis baru. “Ini bukan seperti bisnis gaya lama, sehingga perlu segera bergeser,” katanya seperti dikutip Reuters.

Posisi saham Facebook pada Selasa pekan lalu mencatat tingkat tertinggi 153,60 dolar AS per saham, namun kemudian anjlok pada 150,85 dolar AS per saham.

Penggalangan pendapatan FB berbanding terbalik dengan Google, yang mana pemasukan dari non iklan, seperti ponsel pintar Pixel, berhasil meraih kenaikan 49,4 persen menjadi 3,1 miliar dolar AS pada triwulan pertama tahun ini. Sektor ini menyumbang 13 persen dari total pendapatan Google, dimana setahun lalu andilnya baru 10 persen dari total pendapatan.