YOGYAKARTA, JAYAKARTA NEWS – Menag Yaqut Cholil Qoumas didaulat memberikan pesan pada Apel Siaga dan dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihelat Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di DI Yogyakarta.
Gus Men, panggilan akrabnya, mengingatkan bahwa Ansor dan Banser tidak pernah gentar dan mundur ketika ada ancaman terhadap bangsa. Episode sejarah bangsa telah membuktikan hal tersebut.
“Ansor dan Banser yang lahir tahun 1934, turut serta menumpas pengkhianatan yang dilakukan PKI pada 1948 dan 1965,” tegas Gus Yaqut, sapaan akrabnya, di lapangan Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (23/10/2022).
“Ansor dan Banser juga tampil di garda terdepan saat reformasi 1998,” imbuh Gus Yaqut yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.
Kepada ribuan peserta apel yang hadir, Gus Yaqut berpesan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan Ansor dan Banser menebar manfaat, termasuk mematuhi perintah kiai. “Apa pun perintah kiai yang diberikan kepada kita, laksanakan dengan penuh tanggung jawab karena itu pasti bermanfaat,” tegasnya.
“Kedua, jangan pernah lakukan sesuatu yang membuat kualat. Baik itu sebagai menteri, anggota DPD, DPR atau Banser, jangan sampai kita lakukan sesuatu yang membuat kita kualat,” jelasnya.
Gus Men menilai, saat ini banyak pihak yang segan Ansor dan Banser. Hal itu tidak terlepas dari sikap tegas dan kecintaan Ansor dan Banser terhadap NKRI.
“Setiap gangguan sekecil apa pun kepada bangsa, berarti mengganggu apa yang dulu pernah diperjuangkan para kiai kita, dan itu berarti menginjak harga diri dan martabat kita. Hanya ada satu kata, lawan,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kesempatan ini Rois Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki, Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Zuhdi Muhdor, jajaran PP GP Ansor, PW Ansor DIY, GBPH Prabukusumo, anggota DPD RI Hilmy Muhammad dan Kakanwil Kemenag DIY Masmin Afif serta segenap jajaran.***/uli
JAYAKARTA NEWS – Salah satu bentuk dukungan program Bakti BUMN dalam Percepatan Penghapusan Kemiskinan, Perum BULOG melalui Program Aksi Berbagi memberikan bantuan Antropometri Kit kepada 17 Posyandu di Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Provinisi Jawa Barat.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Program Bakti BUMN harus mampu mengayomi keluarga Indonesia, khususnya masyarakat miskin ekstrem, sehingga mampu menghadirkan masyarakat desa yang sejahtera.
Erick menilai Program Bakti BUMN yang merupakan bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN memiliki peran penting dalam mendorong percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem bagi masyarakat Indonesia melalui kolaborasi beberapa BUMN.
“Salah satu contoh Bakti BUMN ialah program Desa Sejahtera yang dirancang dengan dua tujuan utama yaitu tercapainya kehidupan layak dan peningkatan pendapatan masyarakat miskin,” ujar Erick dalam Siaran Pers Bulog, Minggu (23/10/2022).
“Untuk dapat mencapat tujuan ini, BUMN akan melaksanakan lima sub program Desa Sejahtera BUMN, berupa Posyandu Sejahtera, Bersih Sejahtera, Terang Sejahtera, Pintar Sejahtera dan UMK Sejahtera,” tambah Erick.
Pemberian bantuan melalui program Desa Sejahtera oleh BULOG melalui Kantor Cabang BULOG Bandung merupakan realisasi dari instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem yang menginstrusikan kepada Menteri BUMN untuk menugaskan BUMN berpartispasi dan mendukung program penghapusan kemiskinan ekstrem.
Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, Awaludin Iqbal mengatakan Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) memerlukan upaya terpadu dan sinergi tingkat pusat hingga daerah melalui tiga strategi utama, yaitu: pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.
“Pemberian bantuan 17 paket Antropometri kepada seluruh 17 posyandu di Desa Cipaku diharapkan dapat memberikan azas manfaat yang besar bagi fasilitas posyandu yang nanti menjadi sarana penunjang bagi tumbuh kembang anak bagi warga desa Cipaku”, tambah Awaludin.
Bantuan Antropometri Kit yang diberikan terdiri dari alat ukur panjang bayi, alat ukur lingkar lengan, timbangan bayi, timbangan badan, tikar pertumbuhan, skin caliper,waist ruler dan stadiometer.
Untuk tahap awal, program ini dilaksanakan di 11 Kecamatan yang ada di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Program yang melibatkan 17 BUMN ini berlangsung selama enam bulan sejak Oktober 2022.
Sebagai tanda dimulai Program Desa Sejahtera, BUMN telah membuat Senam Sehat Bersama Kader PKK dan Warga, Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat, Pemberian Makanan Tambahan khususnya untuk Balita dan Lansia, serta Penyuluhan bagi para Kader Posyandu yang dihadiri Deputi SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Tedi Bharata di Balai Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jabar, Sabtu (22/10/2022)
Tedi menyampaikan program Bakti BUMN yang dilakukan BUMN selalu fokus pada dampak yang dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kolaborasi antar BUMN dan juga para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, akan mampu meningkatkan dampak baik dari Program Bakti BUMN,” ucap Tedi.
Melalui BULOG Aksi Berbagi bersinergi dengan program Desa Sejahtera BUMN , BULOG akan selalu hadir mendekatkan serta menghadirkan peran perusahaan di tengah masyarakat dan menjadi wujud nyata kepedulian BULOG dalam membantu pengentasan kemiskinan di tengah-tengah masyarakat.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Kapolri Jend. Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengusut kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada Anak-anak.
Permintaan kepada Kapolri disampaikan oleh Menko PMK setelah mengadakan Rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, yaitu Kemenkes, kemendag, Kemenperin dan BPPOM secara virtual. Rakor dihadiri oleh Menkes, Budi G Sadikin dan jajaran pejabat eselon 1 Kemenkes; Kepala BPOM, Penny Lukito; menteri perindustrian diwakili PLT Dirjen IKFT, Ignatius Warsito dan Menteri Perdagangan diwakili Direktur Impor Sihar Pohan.
“Pengusutan ini penting untuk memastikan ada tidaknya tindak pidana di balik kasus tersebut. Permintaan disampaikan mengingat kejadian gangguan ginjal kronis ini sudah mengancam upaya pembangunan SDM, khususnya perlindungan terhadap anak,” ujar Menko PMK dalam Keterangan Pers Minggu (23/10).
Sampai sejauh ini kasus GGPA udah menimpa 208 anak, 118 meninggal dan kemungkinan masih akan bertambah. Penyebabnya diduga kuat berasal dari cemaran zat Etilen Glikol (EG) dan Deitilen Glikol (DG) pada obat jenis sirup. Di mana bahan baku obat tersebut semuanya masih import.
Sampai sejauh ini, berdasar data Kemenkes, kasus gagal ginjal akut 2022 ini hanya terjadi di tiga negara, yaitu Indonesia (118 kematian) Gambia (50 ) dan Nigeria (28 kematian).
“Oleh sebab itu perlu diadakan pelacakan mulai dari asal muasal bahan baku, masuknya ke Indonesia hingga proses produksi obat-obat yang mengandung kedua zat berbahaya tersebut,” ungkap Muhadjir.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur memiliki berbagai potensi sumber daya laut yang belum dikelola secara optimal, salah satunya adalah rumput laut. Berdasarkan data partisipatif Yayasan WWF Indonesia yang dikumpulkan pada tahun 2021, Kabupaten Alor memiliki potensi luas lahan untuk budidaya rumput laut sebesar 53.787 ha. Sementara hingga saat ini, luas lahan yang dimanfaatkan baru mencapai 28,61 ha atau sekitar 12,55% dari total luasan total.
Meski luas lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut masih tergolong rendah, namun hal perlu dilihat sebagai sebuah awal yang baik untuk pengembangan budidaya rumput laut di Kabupaten Alor. Lokasi budidaya rumput laut di Kabupaten Alor terletak di 16 desa, yaitu di Desa Aimoli, Pante Deere, Bana, Wailawar, Munaseli, Baraler, Blangmerang, Ilu, Baranusa, Piring Sina, Kalondama Barat, Kayang, Marisa, Lamma, Alumang, dan Baengonong.
Rumput laut (seaweed) adalah salah satu tumbuhan air yang banyak ditemukan hidup di perairan Kabupaten Alor, dan menjadi salah satu komoditas unggulan sumber mata pencaharian masyarakat pesisir. Rumput laut memiliki banyak manfaat, yang dapat diolah dengan metode sederhana (skala rumahan) maupun diolah melalui proses yang lebih kompleks seperti di industri pangan (es rumput laut), obat-obatan (farmasi), kecantikan, dan produk lainnya.
Dari berbagai macam jenis rumput laut yang tumbuh di perairan Alor, jenis sakol (Kappapychus striatum) merupakan spesies yang mudah ditemui dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Bibit sakol dapat dengan mudah ditemukan dan dibudidayakan di sepanjang pesisir Alor. Selain mendapatkan pasokan dari luar pulau, petani rumput laut juga membudidayakan bibit sakol untuk dapat terus ditanam kembali. Demikian dikutip dari Laman WWF, Sabtu (22/10/22).
Salah satu metode yang digunakan masyarakat untuk melakukan praktik budidaya sakol adalah teknik patok dasar. Metode ini dilakukan dengan membentangkan tali sepanjang 20-30 meter yang diikat pada patok kayu di perairan dangkal, yaitu antara 30-50 cm dari permukaan laut.
Sakol dari Alor
Berdasarkan informasi yang disampaikan salah satu pembudidaya di Desa Aimoli, Jibrael, kegiatan budidaya rumput laut di Alor sempat meredup dan nyaris berhenti sama sekali pada rentang tahun 2003-2004. Hal ini terjadi akibat turunnya harga rumput laut menjadi Rp. 5.000,-/kg, yang menyebabkan para pembudidaya rumput laut beralih ke mata pencaharian lainnya.
Salah satu jenis rumput laut yang dibudidayakan di perairan Alor; sakol (Kappapychus striatum)
Pada tahun 2010 -2016, harga jual rumput laut kembali mengalami kenaikan menjadi Rp. 11.000-16.000,-/kg dan pada pertengahan tahun 2021 harga jual rumput laut kering telah mencapai Rp. 28.000,-/kg, kondisi ini pun mendorong para pembudidaya rumput laut kembali berbondong-bondong memulai usaha budidaya rumput laut.
Darsono Sali, salah satu tokoh dari Forum Rumput Laut Alor (FoRLa-Alor), berpendapat bahwa sakol merupakan jenis rumput laut yang sesuai dengan kondisi geografis Kabupaten Alor saat ini. Selain sakol, masyarakat di Alor juga banyak yang melakukan budidaya rumput laut kotoni (Kappaphycus alvarezii). Namun hasil panen jenis kotoni dinilai tidak bisa menghasilkan produksi jenis sebanyak sakol, karena kurangnya kemampuan adaptasi dengan kondisi perairan dangkal setempat.
Meski demikian Rahmad salah seorang pembudidaya rumput laut di Pulau Kangge, Alor, mengungkapkan bahwa rumput laut jenis sakol juga memiliki kelemahan, yaitu pada kualitas bibit yang digunakan. Kualitas bibit yang diambil dari hasil panen budidaya tidak sebaik sakol yang memang khusus diperuntukkan untuk pembibitan. “Pada saat panen, bobot dari sakol ini jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan jenis rumput lainnya seperti kotoni, sehingga membutuhkan jumlah rumput laut yang banyak untuk meningkatkan jumlah keuntunganu” ungkap Rahmad.
Hal serupa juga disampaikan oleh Darsono Sali “Bibit rumput laut yang dibudidayakan di perairan Alor berasal dari Nusa Penida yang dihibahkan pada tahun 2009. Kemudian dikembangkan dengan mengambil bibit rumput laut dari hasil panen budidaya sebelumnya untuk penanaman berikutnya. Hal ini diduga mempengaruhi kualitas dari rumput laut itu sendiri.”
Tantangan Pembudidaya Rumput Laut di Alor
Ada beragam tantangan yang kerap dihadapi oleh para pembudidaya rumput laut di Kabupaten Alor, yaitu ketersediaan bibit rumput laut, kondisi lingkungan seperti suhu air laut, salinitas air laut, cuaca ekstrim (panas), pasang surut air laut, arus, serta hama yang menyerang budidaya seperti bulu babi, ikan, penyu, bintang laut, siput laut, cacing laut yang memakan rumput laut. Saat mulai memasuki musim panas, suhu perairan cenderung berubahnmenjadi tinggi, sehingga mengakibatkan rumput laut mengalami kerusakan dan mengakibatkan menurunnya hasil panen rumput laut. Selain suhu yang tinggi, biasanya hal ini terjadi saat kondisi perairan surut dan terjadi perubahan kecepatan arus air laut.
Cacing laut merupakan salah satu jenis parasit yang menjadi hama pada rumput laut
Periode panen rumput laut yang dilakukan oleh pembudidaya rumput laut di Kabupaten Alor cukup bervariasi, dengan kisaran umur panen antara 45-60 hari dan dilakukan berdasarkan kondisi lingkungan. Salah satu penyakit yang berpengaruh pada hasil panen rumput laut adalah ice-ice. Ciri-ciri penyakit ice-ice yaitu adanya bintik-bintik merah pada thallus hingga berwarna putih sehingga thallus mudah rapuh atau hancur. Apabila rumput laut terserang penyakit ice-ice, maka panen harus dilakukan lebih cepat, agar rumput laut yang sehat masih dapat diselamatkan. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi kualitas karaginan pada rumput laut yang dipanen.
Umumnya, setelah panen pembudidaya rumput laut di Alor akan langsung melakukan penanaman bibit rumput laut kembali. Sebagian besar aktivitas panen rumput laut dilakukan secara parsial, dimana tidak semua tali diambil hasil panennya. Setelah dilakukan pemanenan, hasil panen rumput laut akan dikeringkan selama 1-2 hari dibawah sinar matahari.
Pengelolaan dan Daya Dukung Rumput Laut di Alor
”Rumput laut kering tersebut akan dijual ke pengepul skala kecil di desa setempat. Produk rumput laut kering di Kabupaten Alor biasanya dijual ke luar daerah seperti Makassar, Kupang, dan Surabaya. Selain rumput laut kering, rumput laut basah juga dijual ke pasar lokal untuk diperjualbelikan sebagai bahan konsumsi sehari-hari masyarakat Alor,” ujar Zaka, salah satu pembudidaya rumput laut di Desa Aimoli.
Hingga saat ini, pengolahan rumput laut di Kabupaten Alor masih dilakukan dengan sangat sederhana, dan tergolong ke dalam industri rumah tangga karena terbatasnya peralatan yang dimiliki oleh masyarakat. Produk yang dihasilkan berupa es rumput laut dan dijadikan makanan olahan yang dikonsumsi oleh masyarakat lokal. Walaupun masih sedikit produk olahan rumput laut yang dihasilkan, meningkatnya minat masyarakat untuk kembali memulai budidaya rumput laut merupakan hal baik yang dapat membangkitkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Alor.
Melihat adanya berbagai beberapa tantangan yang dihadapi para pembudidaya rumput laut, berbagai upaya untuk menemulan solusi pun dilakukan agar kegiatan budidaya rumput laut berjalan lebih optimal.
Proses pengeringan rumput laut Sakol di bawah matahari
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi persolan tersebut yaitu dengan memperhatikan kapasitas atau daya dukung perairan yang menjadi lokasi budidaya rumput laut. Daya dukung perairan merupakan suatu konsep yang dikembangkan untuk mengelola sumber daya alam dan lingkungannya secara berkelanjutan, di mana hal ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penentu keberhasilan dari budidaya rumput laut.
Dengan mengetahui kualitas perairan yang mempengaruhi pertumbuhan rumput laut pada suatu kawasan perairan, serta mengetahui berapa besar luasan lahan budidaya yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya, rumput laut dapat dikembangkan secara lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Alor bersama Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor, Dinas Perikanan Kabupaten alor, didukung oleh Yayasan WWF Indonesia dan Universitas Tribuana berencana melakukan kajian daya dukung perairan untuk budidaya rumput laut di Kabupaten Alor. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan informasi terhadap daya dukung lingkungan budidaya sehingga menjadi dasar untuk pengelolaan Kawasan secara bijaksana untuk keberlanjutan budidaya rumput laut.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak saat ini menjadi momok baru di Indonesia. Diduga, kasus gagal ginjal ini dipicu oleh obat sirop yang mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas normal.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah menetapkan beberapa obat sirop yang dilarang penggunanya. Obat tersebut didominasi obat batuk, flu, dan penurun demam yang lazim dikonsumsi secara bebas.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau masyarakat sementara waktu tidak mengonsumsi obat sirop untuk anak-anak. Menurutnya, bila ingin mengkonsumsi obat tersebut harus ada resep dan rekomendasi dari dokter.
“Saya imbau masyarakat supaya tidak menggunakan obat sirop sama sekali. Kecuali sudah mendapatkan rujukan dokter. Jadi terutama anak-anak 1-15 tahun mohon diwaspadai betul penggunaan obat sirop,” ujar Muhadjir di Jakarta, pada Jumat sore. Dikutip dari Siaran Pers Kemenko PMK, Sabtu (22/10/2022).
Kemenkes per 21 Oktober telah melaporkan kasus GGAPA menjadi 241 kasus. Intensitas kasus terlihat lebih tinggi dalam dua bulan belakangan. Sementara berdasarkan persentase kasus melaporkan total sembuh sebanyak 39 kasus, sedang dalam pengobatan 69 kasus dan meninggal dunia 133 kasus.
Berdasarkan hasil pemantauan Kemenkes, banyak kasus yang terjadi pada anak rentang usia 1-5 tahun dengan total 153 kasus, kemudian usia 6-10 Tahun 37 kasus, di bawah 1 tahun 26 kasus, dan 11 – 18 tahun 25 kasus.
Untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi korban fatalitas, Menko PMK meminta agar pelayanan kesehatan dari tingkat terkecil di desa atau kelurahan untuk proaktif turun dan melakukan pensisiran kasus.
Dia meminta agar Pemerintah Daerah sampai tingkat Desa dan Kelurahan di seluruh Indonesia bersama pelayan kesehatan di Puskesmas, Posyandu dan Bidan untuk mengecek dan mendata riwayat kesehatan dan obat yang dikonsumsi anak-anak.
Apalagi, dia menegaskan bahwa saat ini untuk melakukan pendataan anak-anak sudah lebih terbantu denga adanya data penanganan stunting di daerah-daerah sampai tingkat desa yang bisa membantu untuk mengecek kondisi kesehatan anak.
“Saya mohon pihak Kepala Desa, bidan desa, Kepala Puskesmas untuk menyisir anak-anak usia 15 tahun ke bawah untuk dilakukan pemeriksaan secara masif baik mereka yang sudah memakai obat sirup maupun yang belum,” ujarnya
Menko Muhadjir juga mengatakan, adanya kasus ini harus menjadi momentum reaktivasi pelayanan kesehatan dasar untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kasus ini harus dicegah jangan sampai ketika parah baru kemudian ditangani yang kemudian bisa menyebabkan fatalitas.
“Yang paling penting kita harus cermati seluruh anak-anak yang dibawah 15 tahun di seluruh Indonesia. Tidak boleh dari pihak pelayanan kesehatan menunggu mereka datang diobati. Tetapi harus menyisir sampai tingkat paling bawah untuk dicatat riwayat kesehatan riwayat pengobatannya, sehingga kalau ada kemungkinan dikhawatirkan dia mengalami kasus serupa itu bisa dicegah sejauhnya,” ujar Menko PMK.
Pada malam harinya, Menko PMK memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BPOM Penny K Lukito, dan perwakilan pejabat Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan untuk mendapatkan penjelasan dan penanganan kasus ginjal akut pada anak.***/uli
JAYAKARTA NEWS – Sejak ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 2015, 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri. Peringatan Hari Santri ini lalu digelar di seantero negeri, tidak hanya pesantren tapi juga beragam lapisan masyarakat di Indonesia.
Memimpin upacara Hari Santri di halaman kantor pusat Kementerian Agama, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak para santri untuk istiqamah pada jalan perjuangannya, membela agama dan bangsa, serta menjaga martabat kemanusiaan.
Menag juga mengajak para santri dan masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan para pahlawan bangsa, termasuk kiai dan ulama, yang telah syahid dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kemaslahatan Indonesia.
“Doakan bangsa dan ulama, jaga martabat kemanusiaan,” pesan Menag selaku inspektur Upacara Peringatan Hari Santri di Jakarta, Sabtu (22/10/2022).
Upacara ini diikuti pejabat Eselon I dan II, serta para pejabat fungsional dan pegawai Kementerian Agama. Berbeda dari biasanya, Menag beserta seluruh peserta upacara mengenakan kain sarung dipadukan peci hitam. Upacara ini juga diikuti ribuan santri dan ASN Kementerian Agama dari berbagai daerah di Indonesia secara streaming.
“Melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2022 ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Amin,” ajak Menag.
Dijelaskan Gus Men, panggilan akrabnya, Peringatan Hari Santri 2022 mengangkat tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan’. Tema ini memberi pesan bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia. Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Dulu, lanjut Menag, ketika Indonesia masih dijajah, para santri turun ke medan laga, berperang melawan penjajah. Ada banyak catatan sejarah yang menggambarkan kiprah para santri berperang melawan penjajah.
Menggunakan senjata bambu runcing yang terlebih dahulu didoakan Kiai Subchi Parakan Temanggung misalnya, mereka tidak gentar melawan musuh. Di Surabaya, Resolusi Jihad yang digelorakan Kiai Hasyim Asy’ari membakar semangat pemuda Indonesia melawan Belanda. Di Semarang, ketika pecah pertempuran lima hari di Semarang, para santri juga turut berada di garda depan perjuangan.
“Di tempat lainnya sama. Santri selalu terlibat aktif dalam peperangan melawan penjajah,” tutur Menag.
Pada masa ketika Indonesia sudah memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka, santri juga tidak absen. Disebutkan, KH. Wahid Hasyim, ayah KH Abdurrahman Wahid, adalah salah satu santri yang terlibat secara aktif dalam pemerintahan di awal-awal kemerdekaan. Dialah, bersama santri-santri, dan tokoh-tokoh agama lainnya turut memperjuangkan kemaslahatan umat agama-agama di Indonesia.
Pascakemerdekaan Indonesia, santri juga lebih semangat lagi memenuhi panggilan Ibu Pertiwi. Mereka tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama.
“Catatan sejarah ini menunjukkan bahwa santri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara,” tegas Menag.
Meski bisa menjadi apa saja, Menag minta santri tidak melupakan tugas utamanya, yaitu menjaga agama. Santri selalu mengedepankan nilai-nilai agama dalam setiap perilakunya. Bagi santri, agama adalah mata air yang selalu mengalirkan inspirasi-inspirasi untuk menjaga dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.
“Menjaga martabat kemanusiaan atau hifdzunnafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (maqashid al-syariah). Tidak ada satu pun agama yang menyuruh pemeluknya untuk melakukan tindakan yang merusak harkat dan martabat manusia. Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama, santri selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pesan Menag.
“Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama. Apalagi di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia,” lanjutnya.
Terakhir, Menag menegaskan, peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata. Hari santri adalah milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.
“Karena itu, saya mengajak semua masyarakat Indonesia, apa pun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia,” tandasnya.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyerahkan Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Tahun 2022 kepada lima orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat Kabinet, Jumat (21/10/2022), di Aula Serba Guna, Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Satyalancana Wira Karya adalah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada para warganya yang telah memberikan darma baktinya yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain.
“Penghargaan dari negara ini bukan penghargaan yang biasa-biasa saja bagi ASN. Ini merupakan salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan langsung oleh negara, oleh Presiden Republik Indonesia kepada Saudara-saudara tentunya atas prestasi yang luar biasa yang diberikan oleh Saudara-saudara sekalian,” kata Seskab dalam Siaran Pers Setkab, Sabtu (22/10).
Adapun daftar penerima Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Tahun 2022 di lingkungan Setkab adalah: 1. Fadlansyah Lubis, Wakil Sekretaris Kabinet; 2. Johar Arifin, Asisten Deputi Bidang Hubungan Internasional; 3. Kardwiyana Ukar, Asisten Deputi Bidang Pemerintahan Dalam Negeri; 4. Sjahriati Rochmah, Asisten Deputi Bidang Penyelenggaraan Persidangan; dan 5. Faisal Amir Masduki, Kepala Bagian Penanganan Permasalahan Pegawai.
Pramono Anung berharap anugerah ini dapat memicu semangat jajaran Setkab untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan dukungan kepada presiden dan wakil presiden terkait pengelolaan pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Seskab juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat dan pegawai Setkab atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meski di tengah pandemi COVID-19.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Saudara-saudara sekalian, di tengah kesulitan yang ada, hampir tidak pernah ada persoalan baik itu sidang kabinet, rapat internal, rapat paripurna, [sidang] TPA [Tim Penilai Akhir], dan rapat-rapat lainnya yang kita selenggarakan, yang terakhir, kita menyelenggarakan rapat yang dihadiri oleh seluruh bupati, wali kota, gubernur dan juga oleh para menteri dan kepala-kepala lembaga, alhamdulillah juga berjalan dengan baik. Saya memberikan apresiasi kepada Saudara-saudara sekalian,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Seskab Pramono Anung pun meminta jajaran Setkab untuk tetap bekerja dengan penuh percaya diri dalam menjalankan tugas memberikan dukungan manajemen kabinet kepada presiden dan wakil presiden.
“Saya meminta kepada Saudara-saudara sekalian, berkali-kali saya sampaikan, kalau bekerja sama saya itu harus percaya diri, harus confident tapi tidak lupa bahagia juga,” pungkasnya.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Sekretaris Kabinet Fadlansyah Lubis, Deputi Bidang Administrasi Farid Utomo, Deputi Bidang Polhukam Purnomo Sucipto, Deputi Bidang Perekonomian Satya Bhakti Parikesit, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Yuli Harsono, Plt. Deputi Bidang Kemaritiman dan Investasi Dyah Pancaningrum, dan Deputi Dukungan Kerja Kabinet Thanon Aria Dewangga serta jajaran Setkab lainnya baik secara daring maupun luring.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar yang digelar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/10/2022). Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan selamat atas ulang tahun Partai Golkar.
“Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat ulang tahun yang ke-58 kepada seluruh keluarga besar Partai Golkar,” ujar Presiden dikutip dari Siaran Pers Setkab, Sabtu (22/10).
Menurut Presiden, Golkar merupakan partai politik yang sudah matang dan punya pengalaman malang-melintang serta banyak makan asam garam dalam perpolitikan Indonesia. Oleh sebab itu, Presiden meyakini bahwa Partai Golkar akan cermat dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden 2024.
“Saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati, tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden 2024,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Negara menjelaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki jam terbang yang tinggi. Hal tersebut terutama dikarenakan situasi dunia saat ini yang penuh dengan ketidakpastian, bahkan diprediksi akan lebih gelap di tahun 2023. Sebagai contoh, Presiden menyebut bahwa saat ini sudah banyak negara yang mengalami krisis dan menjadi “pasien” Dana Moneter Internasional (IMF).
“Sekarang yang sudah masuk pasien IMF itu ada 14 negara, sudah masuk jadi pasien, dan 28 negara lagi sudah antre di depan pintunya IMF, diperkirakan akan muncul angka nanti 66 negara. Oleh sebab itu, betul-betul pemimpin ke depan ini harus kita piih yang memiliki jam terbang yang tinggi,” paparnya.
“Karena, sekali lagi, dalam pembangunan sebuah negara penting sekali yang namanya stabilitas politik. Kita juga butuh stabilitas keamanan, apalagi dalam situasi dunia yang sangat sulit, sulit dihitung, sulit dikalkulasi, sulit diprediksi,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD.
Hadir juga Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Plt. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Mardiono, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.***/mel
JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Selatan (Ketapang Sulsel) mendorong pengembangan diversifikasi pangan lokal sagu dalam menghadapi krisis pangan dunia. Potensi pengembangan sagu sangat besar karena hingga saat ini tercatat areal sagu nasional 5,5 juta hektar dan areal yang termanfaatkan atau areal budidaya baru sekitar 3,5 persen atau 200,85 ribu hektar, bahkan ekspor sagu nasional 2021 mencapai 13.190 ton, nilainya USD 2,47 juta.
Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Andi Nur Alam Syah mengatakan dampak perubahan iklim ekstrim dan ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina menyebabkan pasokan pangan bersoal. Oleh karena itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bertekad agar Indonesia harus mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pangan lokal, salah satunya sagu yang dapat dijadikan sebagai bahan pangan alternatif pengganti beras dan tepung terigu sehingga tidak bergantung pada komoditi yang selama ini impor.
“Pontensi sagu nasional dan khususnya di Sulsel perlu kita intervensi dengan beberapa strategi khusus, sehingga pengembangan sagu dari hulu ke hilir benar-benar terbangun untuk mendukung kemandirian pangan. Dan di Sulsel, kita akan bangun industri pengolahan sagu dengan melibatkan perguruan tinggi dan pelaku usaha,” demikian dikatakan Andi Nur Alam pada Talk Show Diversifikasi Pangan Lokal Sagu dalam memperingati Hari Jadi Sulsel ke 353 secara hibryd di Makassar, Jumat (21/10/2022).
Andi Nur Alam menyebutkan terdapat 11 provinsi di Indonesia yang merupakan sentra produksi sagu nasional, yakni Provinsi Riau, Papua, Maluku dan Sulsel dengan kontribusi produksi sagu terbesar yang mencapai 341 ribu ton/tahun. Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Direktorat Jenderal Perkebunan memiliki kebijakan untuk pengembangan sagu nasional (Sagunesia, sagu untuk Indonesia).
“Pertama, pengembangan sagu untuk kemandirian pangan lokal menghasilkan tepung sagu, dengan bantuan unit pengolahan hasil dan alat pengolahan sagu skala kelompok tani. Kedua, pengembangan tepung sagu untuk substitusi Impor, dengan rencana kegiatan selama tahun 2022-2024,” ucapnya.
“Ketiga, pengembangan gula cair untuk kemandirian lokal atau skala rumah tangga. Keempat, pengembangan sagu untuk menghasilkan bio-etanol,” pinta Andi Nur Alam.
Lebih lanjut Andi Nur Alam menyebutkan dalam mendukung hilirisasi sagu tahun 2022, Kementan mengalokasikan kegiatan fasilitasi alat pengolahan sagu. Di antaranya alat pemarut sagu, alat pemeras sagu dan alat penepung sagu dengan total 18 unit sarana fasilitasi pengolahan sagu di 12 kabupaten/kota dan 19 unit prasarana fasilitasi pengolahan sagu di 13 kabupaten/kota.
“Kami mengharapkan kedepan, melalui fasilitasi kegiatan dan bantuan alat dari Kementerian Pertanian dapat menumbuhkembangkan kemampuan wirausaha dari para petani untuk menghasilkan produk sagu dengan nilai tambah tinggi karena sagu merupakan pangan sehat dan sebagai pangan alternative pengganti nasi atau roti,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulsel, Kemal Redindo Syahrul Putra mengatakan Provinsi Sulsel memiliki potensi pertanian khususnya pangan lokal yang besar untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya menghadapi krisis pangan global. Selain sagu, pangan lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga adalah jagung, pisang dan ubi kayu.
“Khusus sagu, Provinsi Sulsel adalah salah satu provinsi sentra sagu nasional dengan luas areal 3.700 hektar dan produksi mencapai 3.182 ton per tahun. Sentra produksinya di Kabupaten Luwu dan Luwu Utara merupakan sentra produksi sagu,” terangnya.
“Strategi pengembangan diversifikasi sagu ini kita dorong fasilitasi kelompok atau UMKM untuk menghasilkan tepung, usaha pengolahan berbasi sagu dan membangun industri pangan berbasis sagu. Tentunya ini butuh dukungan dari Kementan, pelaku usahan dan perguruan tinggi. Diversifikasi pangan lokal ini nantinya untuk menciptakan konsumsi beragam, bergizi seimbang dan aman,” pinta pria yang akrab disapa Dindo.***/uli
JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas bebas visa kunjungan kepada semua delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan para jurnalis asing yang meliput kegiatan tersebut di Bali pada 15-16 November 2022 mendatang.
Hal itu tertuang dalam surat keputusan Nomor: IMI-GR.01.01.0738 yang dikeluarkan pada 20 Oktober 2022 dan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Widodo Ekatjahjana. Demikian dikutip Jayakarta News dari Laman Kemenparekraf, Jumat (21/10).
Surat keputusan tersebut ditujukan kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Soekarno-Hatta dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Ngurah Rai, Bali.
Pada Poin 2 huruf a surat keputusan itu disebutkan bahwa para delegasi dan jurnalis asing Presidensi G20 Indonesia 2022 dibebaskan dari kewajiban memiliki visa sebagaimana diatur dalam Pasal 23 Permenkumham Nomor 44 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemeriksaan Masuk dan Keluar Wilayah Indonesia di Tempat pemeriksaan Imigrasi terhadap Orang Asing.
Untuk itu, delegasi dan jurnalis asing untuk KTT G20 ini harus memenuhi sejumlah syarat yaitu memiliki paspor kebangsaan yang meliputi Paspor Diplomatik, Paspor Dinas atau Paspor Biasa/Paspor Umum yang sah dan masih berlaku paling singkat enam bulan.
Para delegasi dan jurnalis asing itu juga memiliki tiket kembali atau tiket terusan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain, memiliki bukti pendaftaran/registrasi atau invitation letter delegasi atau jurnalis asing Presidensi G20 Indonesia 2022. Selain itu para delegasi dan jurnalis asing itu sudah tiba di wilayah Indonesia melalui TPI Soekarno-Hatta atau TPI Ngurah Rai pada tanggal 1 sampai 18 November 2022.
“Pemeriksaan keimigrasian sebagaimana dimaksud pada angka 3 wajib dilaporkan kepada Direktur Jenderal Imigrasi u.p. Direktur Lalu Lintas Keimigrasian pada kesempatan pertama,” demikian bunyi poin 2 huruf c surat tersebut.
Keputusan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM ini diambil menyusul surat dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan Nomor B-4805/MENKO/MARVES/RT.01.01/X/2022, tertanggal 19 Oktober 2022 perihal Pembebasan Visa untuk Delegasi G20 dan Jurnalis yang ditujukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Hasil Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan KTT G20 Indonesia tanggal 4 Oktober 2022 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, disepakati untuk memberikan fasilitas bebas visa kunjungan bagi delegasi G20 dan jurnalis.
Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana menindaklanjuti kebijakan tersebut dengan cepat karena Direktorat Jenderal Imigrasi mendukung penuh Konferensi Tingkat Tinggi Presidensi G20 Indonesia 2022 yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 November 2022. Dia meminta seluruh stafnya untuk bekerja cepat, profesional, dan akuntabel.
“Ditjen Imigrasi memberikan fasilitas bebas visa kunjungan kepada seluruh delegasi G20 dan jurnalis asing. Saya menghimbau kepada seluruh jajaran Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta dan Kantor Imigrasi Ngurah Rai agar memberikan pelayanan keimigrasian yang mudah, cepat, nyaman, proper, dan akuntabel. Berikan kinerja terbaikmu sesuai tugas fungsi masing-masing, jaga citra baik Indonesia dalam pelaksanaan KTT G20,” pungkas Widodo Ekathajana.
Adapun G20 adalah sebuah platform multilateral strategis yang menghubungkan negara-negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Anggota G20 merepresentasikan lebih dari 80 persen perekonomian dunia. G20 ini berawal pada 1999 yang dimulai dengan pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Pertemuan G20 kemudian dilakukan secara intens dengan KTT dan diikuti oleh Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.
Negara-negara yang masuk dalam anggota G20 adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Sementara Spanyol diundang sebagai tamu tetap.***/uli