SUB 88, Kloter Terakhir Jemaah Haji Indonesia Pulang dari Madinah

JAYAKARTA NEWS – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M di Daerah Kerja (Daker) Madinah telah berakhir. Hal itu ditandai dengan keberangkatan kelompok terbang (kloter) 88 Embarkasi Surabaya (SUB 88).

Dilansir dari Rilis Kemenag Jumat (4/8/2023), ada tiga kloter yang berangkat dari Madinah ke Indonesia pada hari terakhir pemulangan dari Hotel Madinah. Ketiganya berasal dari Embarkasi Surabaya (SUB), yaitu: SUB 86 dengan 356 jemaah (keluar dari hotel di Madinah sekitar pukul 07.00 WAS); SUB 87 dengan 357 jemaah (keluar hotel sekitar pukul 16.05 WAS); dan SUB 88 dengan 327 (keluar hotel sekitar pukul 20.10 WAS).

“Alhamdulillah, seluruh kloter jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua, hari ini sudah meninggalkan hotel di Madinah. Mereka diberangkatkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) untuk selanjutnya terbang ke Surabaya,” terang Kepala Daerah Kerja Madinah Zaenal Muttaqin di Madinah.

“Hal ini sekaligus menandai berakhirnya operasional ibadah haji 2023 di Daker Madinah. Untuk kloter terakhir, SUB 88, akan terbang pada 4 Agustus dini hari,” sambungnya.

Zaenal Muttaqin bersyukur, seluruh operasional haji berjalan lancar. Selama di Madinah, jemaah dapat menjalankan ibadah di Masjid Nabawi serta berziarah ke beberapa tempat.

“Untuk memfasilitasi jemaah haji gelombang kedua ini, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi telah menyiapkan 100 hotel dengan total 111.457 kapasitas. Semuanya berada di wilayah markaziah dengan jarak terdekat 15 m dan terjauh sekitar 600 m dari Masjid Nabawi,” sebutnya.

Sebagaimana jemaah gelombang pertama, lanjut Zaenal, mereka yang tiba pada gelombang kedua juga tinggal selama delapan sampai sembilan hari di Madinah. Mereka beribadah di Masjid Nabawi sebelum pulang ke Tanah Air.

Selama di Kota Nabawi, jemaah mendapat layanan katering tiga kali makan sehari. “PPIH Arab Saudi telah mendistribusikan 2.891.703 boks katering kepada jemaah haji Indonesia yang tiba di Madinah pada gelombang kedua atau setelah fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” jelas Zainal.

Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah ke Madinah berlangsung sejak 10 Juli 2023. Proses kedatangan ini berlangsung hingga 25 Juli 2023. Sementara proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air, berlangsung sejak 19 Juli hingga 4 Agustus 2023.

“Kita telah siapkan lebih dari 2.500 bus untuk trip Makkah ke Madinah. Jumlah yang hampir sama kita siapkan untuk trip Madinah ke Bandara AMAA Madinah untuk mengantar kepulangan jemaah ke Tanah Air,” tandasnya.

Sampai dengan hari terakhir, lanjut Zaenal, masih ada 38 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah. Selain itu, ada 31 jemaah yang masih dirawat di RSAS di Makkah dan 8 jemaah di RSAS di Jeddah. Mereka akan terus dirawat hingga secara medis diizinkan untuk pulang ke Tanah Air.

“Karena operasional haji di Daker Madinah sudah berakhir, maka proses pemantauan terhadap kondisi jemaah yang masih menjalani perawatan akan diserahkan kepada pihak KJRI di Jeddah. Jemaah yang sudah mendapatkan izin kelayakan terbang, akan dipulangkan ke Tanah Air,” jelas Zaenal.

“Semoga semua jemaah haji Indonesia meraih kemabruran. Aamiin,” harapnya.***/mel

Kenangan Endang Jatiningsih, Ditolong Petugas Haji di Mina saat Sangat Butuh Bantuan 

YOGYAKARTA, JAYAKARTA NEWS – Operasional penyelenggaran ibadah haji sudah hampir selesai. Jemaah kelompok terbang (kloter) terakhir akan diberangkatkan dari Tanah Suci menuju Indonesia pada 4 Agustus 2023.

Sebagian besar jemaah haji Indonesia 2023 kini sudah berada di Tanah Air. Banyak kenangan yang diingat, salah satunya kebaikan petugas yang sigap membantu jemaah haji.

Kenangan yang tidak terlupakan ini dikisahkan Endang Jatiningsih, jemaah asal DI Yogyakarta. Endang, demikian dia akrab disapa, tergabung dalam kloter 50 Embarkasi Solo (SOC 50). Dia berangkat pada gelombang kedua, dari Solo menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

“Saya menjadi jemaah haji 2023. Menurut saya perjalanan kita dari Indonesia ke Jeddah alhamdulillah semua diberi kelancaran. Semuanya sehat-sehat. Di dalam pesawat pun kita tidak pernah kekurangan apapun, makanan selalu ada. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah menyediakan semua fasilitas itu,” demikian Endang mengenang kisah perjalanannya saat menunaikan ibadah haji, Rabu (2/8/2023).

Endang mengaku mempunyai kenangan tersendiri terhadap petugas haji, khususnya petugas kesehatan. Menurutnya, saat puncak haji, persisnya saat melontar jumrah di Mina, Endang yang berangkat bersama rombongannya mendadak panik. Sebab, salah satu temannya sakit dan hampir pingsan saat dalam perjalanan. Beruntung, saat itu Endang mendapati petugas kesehatan yang langsung memberikan pertolonga.

“Saya mengalami insiden, temen saya ada yang sakit. Waktu itu, di terowongan Mina, saya benar-benar membutuhkan tenaga kesehatan. Alhamdulillah setelah itu ada bapak tenaga kesehatan yang dari Surabaya menghampiri kami dan langsung merawat dengan memijat, memberikan minum oralit, lalu memberikan makanan,” cerita Endang.

Saat itu, lanjut Endang, dia dan temannya dibawa ke pos kesehatan yang berada di ujung terowongan Mu’aishim. Sampai di pos kesehatan, teman Endang yang sakit dibawa ke ambulans yang memang terparkir di situ.

“Teman saya langsung diinfus dan habis dua botol. Petugas kesehatan lalu memberikan minum dan makanan. Kita waktu itu betul-betul membutuhkan sekali pertolongan,” sebutnya.

Endang mengapresiasi kerja cepat petugas kesehatan. Endang menilai mereka sangat peduli kepada jemaah, sering mengingatkan untuk minum oralit, mengingatkan makan, dan selalu membuat jemaah nyaman.

“Alhamdulillah, teman saya tertangani dengan baik dan kembali sehat. Saya sangat berterima kasih kepada tim kesehatan dan semua petugas haji, serta pemerintah yang telah menyediakan semua fasilitas dalam penyelenggaraan haji 2023,” paparnya.

“Tahun ini memang benar-benar tahun haji ramah lansia,” tandasnya.***/mel

Indonesia dan 4 Negara ASEAN Gelar Pameran Anggrek di Gardens by the Bay Singapura

SINGAPURA, JAYAKARTA NEWSGardens by the Bay bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia dan Thailand, serta Komisi Tinggi Brunei Darussalam dan Malaysia di Singapura menggelar pameran anggrek, arsitektur hingga budaya di Flower Dome Gardens by The Bay bertajuk Orchid Extravaganza: Orchid of the East Tropics. 

Dilansir dari Rilis Kemlu, Selasa (1/8/2023), pameran tersebut merupakan kerjasama lintas negara terbesar yang dilakukan oleh Gardens by the Bay hingga saat ini. Selain anggrek, juga dipamerkan kebaya, yang telah dikurasi oleh masing-masing Kedutaan Besar atau Komisi Tinggi untuk mewakili budaya negara mereka.

Pameran dibuka oleh Menteri Kebudayaan, Masyarakat, dan Pemuda Singapura, Edwin Tong (28/07). Empat duta besar dari negara-negara yang anggreknya dipamerkan turut hadir menyaksikan pembukaan pameran, yaitu Duta Besar RI untuk Singapura, Bapak Suryopratomo, Duta Besar Thailand untuk Singapura, Chutintorn Gongsakdi, Komisioner Tinggi Brunei Darussalam untuk Singapura Dato Paduka Haji Sidek bin Ali, dan Komisioner  Tinggi Malaysia untuk Singapura Dato’ Dr. Azfar Bin Mohamad Mustafar.

CEO Gardens by the Bay Felix Loh menyampaikan bahwa Gardens by the Bay merasa terhormat dapat bergandengan tangan dengan negara tetangga Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Thailand untuk pertama kalinya untuk membuat pameran bunga yang merupakan pameran bunga multinasional terbesar Gardens by the Bay hingga saat ini.

Indonesia ikut dalam Pameran Anggrek di Gardens by the Bay Singapura (Foto: Kemlu)

Duta Besar RI untuk Singapura, Bapak Suryopratomo menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura menyambut dengan baik ajakan kerja sama Gardens by the Bay dengan tiga negara ASEAN yaitu Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam, melalui pameran anggrek. Selain anggrek, pagelaran budaya dan kebaya dari keempat negara tersebut juga menunjukkan keragaman negara-negara ASEAN.

Anggrek dianggap bunga penting di masing-masing lima negara. Sebagai contoh, anggrek merupakan salah satu bunga nasional Indonesia, bunga negara bagian Sarawak di Malaysia, aspek integral ekonomi Thailand yaitu ekspor tumbuhan, dan di hutan Brunei Darussalam, beberapa spesies paling langka di dunia dapat ditemukan. Di Singapura, anggrek tidak hanya menjadi bunga nasional, tetapi juga menjadi media soft diplomacy melalui penamaan spesies anggrek.

Lebih dari 7000 anggrek dipamerkan dalam Orchid Extravaganza: Orchids of the East Tropics memiliki asal-usul yang dapat dilacak dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Selain anggrek hibrida, terdapat juga spesies asli dari masing-masing negara yang dipamerkan, beberapa diantaranya dikembangbiakkan sendiri oleh para peneliti Gardens by the Bay.

Selain anggrek, masing-masing negara juga direpresentasikan melalui rumah traditional yang dipamerkan. Rumah leluhur suku Toraja di Sulawesi Selatan, Indonesia, dengan atap berbentuk perahu yang sangat besar, dipilih untuk merepresentasikan keindahan budaya Indonesia.

Orchid Extravaganza: Orchid of the East Tropics berlangsung di Flower Dome Gardens by the Bay mulai 28 Juli hingga 17 September 2023.***/mel

Kapolri: Anak Terlindungi, Indonesia Maju

JAYAKARTA NEWS – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan penting tentang peran anak sebagai generasi penerus bangsa yang akan membawa kemajuan bagi masa depan Indonesia. Hal itu Kapolri sampaikan dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Kapolri menegaskan bahwa penting bagi semua pihak untuk bersama-sama memastikan hak-hak anak Indonesia terpenuhi, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang cemerlang.

“Selamat Hari Anak Nasional,” tulis Kapolri dalam unggahan instagramnnya, dikutip Senin (24/7).

Kapolri menuturkan bahwa anak-anak adalah aset berharga bangsa yang harus diberikan perlindungan dan dukungan penuh. Salah satu hak yang harus dijamin adalah hak atas rasa aman. Anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman kekerasan serta penyalahgunaan. Polri akan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melindungi hak-hak anak dari segala bentuk ancaman.

“Anak sebagai generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi masa depan bangsa,” imbuh Kapolri.

Selain hak atas rasa aman, Kapolri juga menyoroti pentingnya hak atas kesehatan dan pendidikan berkualitas. Anak-anak harus memiliki akses yang merata dan adil terhadap layanan kesehatan dan pendidikan. Polisi akan turut berperan dalam memastikan akses ini terpenuhi dan memberikan dukungan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, pendidik, dan pemerintah, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak Indonesia. Dukungan dari berbagai sektor akan menjadi kunci dalam menciptakan generasi penerus yang berdaya saing tinggi, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Mari bersama kita menjamin agar hak-hak anak Indonesia senantiasa terpenuhi, antara lain hak atas rasa aman, kesehatan dan pendidikan yang berkualitas, serta kesempatan yang adil untuk tumbuh dan berkembang menggapai masa depan yang cemerlang,” jelas Kapolri.

Kapolri berharap agar momentum ini menjadi panggilan bagi semua pihak untuk bertindak nyata dalam melindungi anak-anak Indonesia, memastikan hak-hak mereka terpenuhi, dan menciptakan Indonesia maju melalui generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berpotensi.

“Anak terlindungi, Indonesia maju,” pungkas Kapolri.***/jay

Karya Perancang Busana Indonesia Memukau di Moscow Fest Edition – Russian Creative Week 2023

MOSKOW, JAYAKARTA NEWS – Karya perancang busana Indonesia Poppy Dharsono, Musa Widyatmodjo, Naniek S. Rachmat dan Koyko yang ditampilkan di Paviliun Indonesia, sukses memukau Festival Industri Kreatif Rusia “Moscow Fest Edition – Russian Creative Week” 2023 yang berlangsung di kota Moskow, Federasi Rusia (3-9/7). 

Dilansir dari Rilis Kemenlu Jumat (14/7/2023), Paviliun Indonesia menampilkan berbagai koleksi busana modern-etnik dari para perancang busana Indonesia dan aksesories karya berbagai UMKM antara lain Garut, Lombok dan Sumatera. Berbagai busana dan aksesoris Indonesia yang ditampilkan dalam Paviliun Indonesia juga cukup menarik minat dan laris dibeli oleh para pengunjung masyarakat kota Moskow.

“Festival Industri Kreatif Rusia ini memberikan kesempatan yang sangat baik sekali bagi perancang-perancang busana Indonesia untuk mendapatkan exposure kepada dunia internasional”, ujar Poppy Dharsono, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang sekaligus menjadi Ketua Delegasi Indonesia. 

Selama seminggu penyelenggaraan Festival Industri Kreatif Rusia, para perancang Indonesia juga berkesempatan melaksanakan mini show pagelaran busana dan menjadi narasumber (speaker) dalam sesi diskusi panel yang membahas perkembangan industri kreatif sektor fashion di Rusia dan Indonesia.

Poppy mengajak seluruh perancang busana Indonesia untuk memiliki mindset go international dan menargetkan pasar-pasar luar negeri, yang juga turut mendorong perkembangan UMKM sektor fashion dan aksesoris. “Rusia memiliki karakteristik pasar mode yang cukup mirip dengan Indonesia, oleh karena itu, ini kesempatan yang sangat baik bagi produsen-produsen lokal Indonesia untuk mulai melirik pasar Rusia sebagai pasar potensial”, tegas Poppy dalam salah sesi diskusi panel yang berlangsung pada 7 Juli 2023 di Pusat Pengembangan Industri Kreatif Moskow Lomonosov Cluster, dalam kawasan kampus elit Rusia Moscow State University (MGU). 

Atas prakarsa dan fasilitasi KBRI Moskow, para perancang Indonesia juga melakukan pertemuan penjajakan pengembangan kerja sama B2B dengan sejumlah CEO dan perwakilan distributor industri ritel pakaian, butik dan start-up fashion Rusia, antara lain: Agensi Kreatif Industri Rusia (AKI), Russia Fashion HubMartlett Group dan Rustrends. Fasilitasi pertemuan merupakan bentuk dari diplomasi ekonomi Indonesia untuk terus mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, utamanya UMKM, serta mendorong agar produk-produk Indonesia lebih mendunia

“Saya berharap, pertemuan misi bisnis ini dapat membuka jalan bagi ekspor produk, brand fashion dan aksesoris dari Indonesia ke Rusia”, ucap Poppy. Hal serupa juga digaungkan oleh Musa Widyatmodjo. “Partisipasi dan berbagai pertemuan yang kami laksanakan selama partisipasi dalam Festival ini kiranya dapat menjadi milestone dalam kerja sama konkret antara industri fashion Rusia dan Indonesia,” pungkas Musa. 

Gelaran Festival Industri Kreatif Rusia 2023 diselenggarakan oleh Pemerintah Federal Rusia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Moskow selaku tuan rumah. Tercatat sebanyak 350.000 orang pengunjung dan 1.300 orang narasumber yang merupakan para pelaku usaha industri kreatif Rusia dan internasional menghadiri 350 kegiatan pameran yang berlangsung di berbagai paviliun di seluruh penjuru pusat kota Moskow. Paviliun Indonesia yang berlokasi di daerah Kremlin menjadi satu-satunya perwakilan peserta internasional yang menampilkan produk-produk industri kreatif dari sektor fashion dan aksesoris.

Festival Industri Kreatif Rusia 2023 merupakan kegiatan pembuka dari berbagai rangkaian kegiatan festival untuk menggaungkan perkembangan industri kreatif Rusia yang akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2023. Khusus untuk sektor industri kreatif fashion, Pemerintah Rusia rencananya akan menggelar pameran dengan skala lebih besar pada bulan Oktober-November 2023 dan mengundang kembali partisipasi perancang busana dari Indonesia. ***/mel

Indonesia Minta AS Ikut Jaga Perdamaian dan Stabilitas di Indo-Pasifik

JAYAKARTA NEWS – Menteri Luar Negeri RI meminta Amerika Serikat untuk ikut serta menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. Hal itu disampaikan Menlu Retno saat memimpin bersama di pertemuan ASEAN – US Post-Ministerial Conference dengan Menlu AS, Jumat (14/7).

Menlu RI mengatakan, tahun ini ASEAN mulai mengarusutamakan implementasi AOIP dengan semua mitra, termasuk AS. Pendekatan strategis dan kebiasaan dialog harus selalu dijunjung tinggi oleh ASEAN dan AS.

“Kami percaya AS akan terus mendukung sentralitas ASEAN dan memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan. Kolaborasi adalah satu-satunya kompas menuju arsitektur kawasan inklusif,” kata Menlu dalam sambutan pembukaan.

Menlu mengatakan, ASEAN terbuka bagi semua negara yang ingin meningkatkan interaksi dengan Indo-Pasifik. Untuk itulah AOIP dibuat, sebagai upaya bersama, guna mendorong kerja sama konkret yang bermanfaat bagi rakyat di empat area prioritas, yaitu maritim, konektivitas, SDGs, dan ekonomi. Area kerja sama ini serupa dengan yang ada di Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-AS. 

“Empat area yang melambangkan kepentingan kita bersama dan menyatukan, bukan memecah belah kita. Empat area yang bukan hanya memperkuat ikatan di Indo-Pasifik tapi juga meningkatkan kepercayaan. Oleh karena itu, dukungan AS terhadap AOIP sangat krusial,” kata Menlu.

Menlu menegaskan, perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik menjadi kepentingan bukan hanya kawasan tetapi juga dunia. Sebagai mitra strategis komprehensif ASEAN, AS berperan penting mewujudkan hal ini.

“ASEAN ingin AS menjadi net kontributor penting di Indo-Pasifik,” tandas Menlu.

Dalam pertemuan, negara-negara ASEAN mengapresiasi komitmen AS untuk meningkatkan kerja sama konkret ASEAN-US Comprehensive Strategic Partnership, termasuk dukungan implementasi AOIP.

Pertemuan menekankan perlunya mengintensifkan kerja sama ekonomi melalui peningkatan interaksi kalangan bisnis, peningkatan kapasitasi UMKM, pembangunan infrastruktur untuk konektivitas, dan kerja sama teknologi digital. Dibahas pula pentingnya kerja sama di bidang perubahan iklim dan transisi energi, termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Terkait isu kawasan, Menlu AS menegaskan dukungan terhadap sentralitas ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Negara-negara ASEAN mengundang AS untuk mengaksesi Protokol Trakat SEANFWZ, untuk menciptakan kawasan yang bebas nuklir.

Pertemuan mengadopsi Annex to the Plan of Action of ASEAN-US (2021-2025) yang berisi komitmen kerja sama baru untuk mengimplementasikan Kemitraan Strategis Komprehensif. Fokus kerja sama adalah maritim, ekonomi, konektivitas, dan SDGs. Pertemuan juga sepakati pembentukan ASEAN-US Center untuk diadopsi pada KTT ASEAN-AS di Jakarta bulan September 2023.

Indonesia saat ini adalah negara koordinator hubungan AS dan ASEAN.***/mel

90 Ribu Galon Air Zam-Zam Tambahan untuk Jemaah Telah Dikirim dari Saudi

JEDDAH, JAYAKARTA NEWS – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi secara bertahap telah mengirim tambahan air zam-zam untuk jemaah haji Indonesia. Dilansir dari Rilis Kemenag Jumat (14/7/2023), ada 90 ribu galon air Zam-zam ukuran 5 liter telah dikirim PPIH dari Saudi Arabia ke tanah air.

“Sampai hari ini, baru 90 ribu galon air zam-zam yang sudah kita kirim. Jadi, masih banyak yang harus dikirim,” terang Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Haryanto, Kamis di Jeddah, Arab Saudi.

Dikatakan Haryanto, air Zam-zam tambahan tersebut akan dikirim ke 13 Embarkasi di seluruh Indonesia. Untuk pengambilannya menunggu informasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di masing-masing daerah.

“Soal pengambilan air zam-zam, akan ada informasi lebih lanjut dari Kanwil Kemenag,” kata Haryanto.

“Secara teknis, jemaah atau keluarga jemaah bisa mengambil di Embarkasi dengan membawa paspor jemaah bersangkutan. Waktunya menunggu informasi dari Kanwil, ya,” tambahnya menjelaskan.

Seperti diketahui, pada tahun 2023, jemaah haji Indonesia akan memperoleh tambahan air Zam-zam sebanyak 5 liter. Sehingga, total air Zam-zam yang akan diterima jemaah sebanyak 10 liter, dengan rincian: 5 liter pertama diterima jemaah setibanya di debarkasi. Adapun tambahan 5 liter berikutnya menunggu pengiriman tahap dua dari Saudi Arabia.

“Setibanya di tanah air. Jemaah menerima air zam-zam sebanyak 5 liter. Untuk air zam-zam tambahan, secara bertahap mulai dikirim dari Saudi Arabia,” Jelas Haryanto.

Tambahan 5 liter air Zam-zam menjadi berkah tersendiri bagi jemaah Indonesia. Pasalnya, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir jemaah haji Indonesia hanya memperoleh air Zam-zam sebanyak 5 liter.

Kabar gembira tersebut pertama kali disampaikan oleh Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, bersamaan dengan momen pelepasan keberangkatan jemaah kloter pertama Embarkasi Batam (BTH 01), 3 Juli 2023, di Syisyah, Makkah.***/mel

Melihat Kerja Petugas Siapkan Ribuan Dokumen Kepulangan Jemaah Haji dari Madinah

MADINAH, JAYAKARTA NEWS – Jemaah haji Indonesia gelombang kedua berangkat dari Makkah ke Madinah mulai 10 Juli 2023. Mereka akan berada di Kota Nabawi selama lebih kurang delapan hari sebelum pulang ke Tanah Air. Proses kepulangan jemaah haji dari Madinah ke Tanah Air akan dimulai pada 19 Juli 2023.

Meski masih sepekan ke depan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah sudah sibuk menyiapkan dokumen jemaah haji Indonesia untuk proses kepulangan mereka. Petugas Layanan Kepulangan (yanpul) Daker Madinah mulai menata dokumen-dokumen jemaah.

Salah satu Petugas Yanpul, Ribut Nur Huda, mengatakan, proses pengumpulan dan penyiapan dokumen jemaah haji gelombang kedua sudah dilakukan sejak 10 Juli 2023, pada awal kedatangan mereka di Madinah.

“Jemaah yang akan pulang dari Madinah, dokumennya kami siapkan. Prosesnya, diawali paspor jemaah dikumpulkan di Terminal Hijrah, untuk diamankan oleh Muassasah Adilah,” katanya, Rabu (12/7/2023).

Muassasah Adilah adalah lembaga yang dipercaya dan ditunjuk resmi pemerintah Arab Saudi melalui Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi, yang bekerja secara integral melayani jemaah haji Indonesia, termasuk dokumen penting jemaah.

“Setelah itu, dokumen diserahkan ke penampungan paspor sesuai dengan negaranya, dan disitu akan dicek kelengkapannya, termasuk pemberian boarding pass untuk jemaah,” sambungnya.

Dia menyebut, selain memberikan boarding pass di masing – masing paspor jemaah, pihaknya juga memeriksa paspor jemaah. Jika ada paspor jemaah yang tidak ada, pihaknya akan segera melakukan koordinasi, untuk memastikan apakah paspor tersebut terselip atau memang tidak ada (hilang). Proses ini yang membutuhkan waktu sehingga pemeriksaan kelengkapan paspor jemaah dilakukan lebih awal.

“Jika memang paspor jemaah tidak ada, kami segera berkoordinasi dengan KJRI untuk pembuatan SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) agar jemaah bisa terbang ke Indonesia. Pembuatan SPLP tidak membutuhkan waktu lama,” jelasnya.

“Kami di sini intinya menyiapkan paspor, dan boarding pass kepulangan jemaah. Jika ada kendala dengan dokumen jemaah bisa diselesaikan sejak dini. Kami siap menyiapkan itu. Jadi, saat pulang nanti, jemaah tidak disibukkan dengan proses administrasi terkait dengan dokumen,” tandasnya.***/mel

Menlu Retno: Kawasan Asia Tenggara Harus Tetap Bebas dari Senjata Nuklir

​JAYAKARTA NEWS –  Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyampaikan bahwa Asia Tenggara harus tetap menjadi kawasan yang bebas dari senjata nuklir. Pernyataan ini disampaikan Menlu Retno saat memimpin pertemuan Komisi Southeast Asia Nuclear Weapon Free Zone (SEANWFZ) pada Selasa (11/7) di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno menyampaikan risiko penggunaan senjata nuklir saat ini berada pada level tertinggi dibanding periode sejarah lain. Ia menambahkan, “Asia Tenggara masih belum menjadi kawasan yang benar-benar aman selama masih terdapat negara yang memiliki senjata nuklir”.

Menlu Retno juga menyayangkan negara yang masih memegang doktrin militer berbasis senjata nuklir di kawasan Asia Tenggara. Dengan adanya senjata nuklir, satu miskalkulasi akan memicu terjadinya bencana global.

“Menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan adalah prioritas kita. Ini adalah fondasi untuk menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai Epicentrum of Growth. Untuk itu, kita harus tetap menjaga kawasan Asia Tenggara bebas dari senjata nuklir,” ujar Menlu Retno.

Traktat SEANWFZ telah berkontribusi dalam upaya pelucutan senjata global dan rezim non-proliferasi. Namun, selama 25 tahun terakhir tidak ada negara pemilik senjata nuklir yang menandatangani Protokol Traktat SEANWFZ.

Bersama para Menlu ASEAN lainnya, Menlu RI menyerukan agar negara-negara pemilik senjata nuklir dapat segera menandatangani Protokol Traktat SEANWFZ.

Sebelumnya, pada tahun 2022 lalu, Komisi SEANWFZ telah sepakat untuk menjajaki opsi bagi negara pemilik senjata nuklir untuk menandatangani terlebih dulu Protokol Traktat SEANWFZ, selama negara tersebut memiliki komitmen terhadap protokol ini.

“Kita harus bersatu untuk menciptakan jalan menuju kawasan bebas senjata nuklir, “ujar Menlu Retno.

Dalam pernyataan nasional Indonesia, Menlu Retno mengangkat tentang ratifikasi Protokol Traktat SEANWFZ oleh negara pemilik senjata nuklir dan pentingnya Biennial Resolution Traktat SEANWFZ.  

Dalam pertemuan tersebut, para Menlu ASEAN menegaskan political will untuk mendorong aksesi Protokol Traktat SEANWFZ oleh negara pemilik senjata nuklir. Pertemuan ini juga membahas implementasi review rencana aksi Protokol Traktat SEANWFZ. Selain itu, para menteri luar negeri sepakat untuk menugaskan working group untuk membahas isu ini lebih lanjut. Pertemuan juga berhasil mengadopsi Concept Note on the Possible Joint Initiatives of OPANAL and ASEAN in 2023***/mel

Daker Madinah Siapkan Sekitar 3 Juta Paket Makanan untuk Jemaah Haji Gelombang II

MADINAH, JAYAKARTA NEWS – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Madinah siap menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua. Sejumlah layanan telah disiapkan, salah satunya adalah paket makanan untuk mereka selama berada di Madinah.

Ada 111.120 jemaah haji yang tiba di Arab Saudi pada pemberangkatan gelombang II. Mereka secara bertahap akan diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah mulai 10 Juli 2023. Jemaah akan tinggal selama lebih kurang delapan hari di Madinah sebelum kembali ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz. Pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Madinah ke Tanah Air akan berlangsung mulai 19 Juli – 4 Agustus 2023.

Kepala Seksi Konsumsi PPIH Daker Madinah, Suvianto, mengatakan, setidaknya pihaknya akan menyiapkan 3.044.601 paket makanan untuk jamaah haji gelombang kedua.

“Selama di Madinah, jemaah haji Indonesia akan mendapat layanan makan sebanyak 3 kali sehari,” ujar Suvianto, usai rapat koordinasi gabungan seksi, dan 7 sektor di Kantor Daker Madinah, dalam Rilis Kemenag, Senin (10/7/2023).

Untuk memastikan kesiapan, lanjut Suvianto, tiga tim pemantau akan mengecek 21 dapur katering jemaah pada 9 Juli 2023. PPIH juga sudah bertemu 21 manager dan chef dapur di kantor daker, untuk mendengar kesiapan mereka selama 24 hari masa pelayanan di Madinah.

“Tiga tim mulai bergerak pagi hingga sore, fokusnya cek stok, rantai pasok makanan jelang kedatangan jamaah dari Makkah. Insya Allah, jemaah dari Makkah mulai tiba di Madinah pada 10 Juli 2023,” tandasnya.***/mel