Aktor dan komedian Indro Warkop dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement Award, dalam pagelaran Police Movie Festival 2018 yang digelar di Ballroom Djakarta Theater.
Usai menerima langsung penghargaan dari Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Indro pun mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi dari pihak Polri tersebut. “Saya harus jujur karena ini di depan polisi ya. Jujur aja, saya baru tahu ada Police Movie Award, dan tiba-tiba saya dapat lagi,” kata Indro.
Indro mengaku heran atas penghargaan itu. Selain tidak mengetahui adanya acara ini, dia pun merasa tak pernah ikut andil di dalamnya. Oleh karena itu, dia pun merasa curiga atas apa yang diberikan kepadanya tersebut.”Jadi saya khawatir ini KKN gaya baru,” seloroh Indro disambut tawa hadirin.
Indro pun sedikit menceritakan tentang sosok ayahnya yang ternyata merupakan personel Bhayangkara dan sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Pengawas Keselamatan Negara (DPKN) pertama sejak lembaga itu dibentuk.
Dalam jabatannya itu, sang ayah pun sempat membentuk badan bernama BKAK, yang diakui Indro yang bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro, 60 tahun itu jauh lebih tenar dari nama besar Warkop DKI pada masanya. Diumumkan juga, pemenang short film : Humanis, Persepsi dan Sebuah Jawaban. Animasi : Time, Pacarku dan Kisah Sorelni. Film favorit : Aku di dalam Kamu. ***
Prambanan Jazz akan hadir lagi meramaikan gelaran event konser musik festival di tanah air pada 2018 ini. Prambanan Jazz Festival kali ini telah memasuki episode keempat, dan akan digelar selama 3 hari yaitu pada tanggal 17, 18, dan 19 Agustus 2018 di komplek wisata Candi Prambanan, Yogyakarta. Festival ini akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.
Tahun ini Prambanan Jazz Festival akan mengusung tagline “Music, Experience & Masterpice”, sebuah tekad untuk menjadikan Prambanan Jazz Festival sebagai sebuah peristiwa tak terlupakan untuk semua kalangan pencinta musik tanah air dengan menyajikan pengalaman menikmati karya-karya masterpiece mahakarya musik dari maestro musik internasional dan tanah air. Momen ini akan dipersembahkan di sebuah venue yang sangat mengagumkan hasil karya anak bangsa peninggalan nenek moyang leluhur kita, yaitu Mahakarya Candi Prambanan.
Untuk itu Prambanan Jazz Festival akan selalu menghadirkan musisi-musisi terbaik dunia dengan sajian karya-karya masterpiecenya, festival ini tentu saja juga akan menampilkan musisi-musisi terbaik dari negeri kita sendiri dengan karya-karya musik terbaiknya. Harapan kami suguhan konser musik Prambanan Jazz ini di samping menjadi pengalaman tak terlupakan bagi penikmat musik tanah air, juga mampu menjadi ajang diplomasi budaya negara kita kepada masyarakat dunia, untuk mencapai dan mewujudkan industri budaya sebagai salah satu kekuatan baru dalam memperkuat “nation branding”.
Gelaran Prambanan Jazz ke-4 tahun ini akan banyak hal berbeda dan tentunya lebih istimewa. Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, tahun ini Prambanan Jazz Festival akan lebih banyak lagi menampilkan musisi-musisi dunia dan tanah air yang beraliran Jazz, seperti Diana Krall, Monita Tahalea, Fariz RM, Tompi, Abdul and The Coffee Theory, dan masih banyak lagi artis yang akan segera kami announce.
Di samping itu, penonton Prambanan Jazz Festival tahun ini akan disuguhi banyak kolaborasi antar musisi yang tentunya akan menyajikan sebuah konsep musik yang baru dan segar. Dari konsep pertunjukan sendiri, Prambanan Jazz Festival tahun ini akan lebih istimewa dari tahun kemarin, khususnya di panggung special show yang akan menggunakan tempat duduk tribun bertingkat dengan standing floor di depan stage, sehingga penonton akan lebih nyaman dalam menikmati jalannya konser pertunjukan.
Diana Krall akan menjadi penampil utama Prambanan Jazz Festival 2018 kali ini. Diana Krall adalah peraih dua penghargaan Grammy Awards kategori Best Jazz Vocal Performance pada tahun 1997 dan Best Jazz Vocal Album pada tahun 2002. Ia juga pernah delapan kali dinominasikan untuk penghargaan di ajang yang sama. Pelantun lagu “Just The Way You Are” dan “The Look of Love” ini akan tampil pada hari kedua, Sabtu, 18 Agustus 2018 di panggung Rorojonggrang, Lapangan Brahma, Komplek Candi Prambanan.
Selain itu, Prambanan Jazz keempat kali ini juga akan menampilkan band fenomenal Boyzone yang menjadi idola kaum muda dunia pada medio akhir tahun 2000-an. Tahun ini Boyzone akan merayakan 25 tahun anniversary dan segera akan mengeluarkan album baru dalam waktu dekat. Di gelaran Prambanan Jazz Festival kali ini, mereka akan tampil dengan format reuni, dengan membawakan lagu-lagu fenomenal mereka seperti, No Matter What, Love Me For a Reason, dan Every Day I Love You. Boyzone akan tampil di panggung Special Show, pada hari ketiga, tanggal 19 Agustus 2018
Sedangkan di Spesial Show hari pertama akan disuguhi penampilan istimewa dari KahitRan, yaitu kolaborasi dengan 1 konsep antara Band Kahitna dan RAN. Mereka semua akan performance dalam satu konsep dengan membawakan lagu-lagu hits Kahitna dan RAN. Tentu saja Yovie Widianto sebagai punggawa Kahitna akan memberikan kejutan khusus di Prambanan Jazz 2018 ini.
Di samping artis-artis di atas, masih banyak lagi deretan artis-artis negeri ini yang sudah konfirmasi akan menjadi penampil seperti HIVI!, Letto, Java Jive, Barasuara, Father and Son (Yovie Widianto dan Arsy), Rendy Pandugo, Jikustik, GIGI, Yura Yunita, Sierra Sutedja, The Rain, IWA K, Stars and Rabbit dan masih banyak lagi yang akan kita announce.
Prambanan Jazz kali ini akan tetap menggunakan dua panggung utama, yaitu panggung Rorojonggrang sebagai panggung Special Show yang berada di area Lapangan Brahma dan panggung Hanoman sebagai panggung Festival Show yang berada di area Lapangan Wisnu.
Menurut Anas Syahrul Alimi, Founder Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication selaku promotor Prambanan Jazz Festival, mengatakan bahwa Prambanan Jazz Festival telah menjadi sebuah event pertunjukan musik yang wajib diapresiasi oleh sebagian besar penikmat musik tanah air, yang tidak hanya semata-mata menyajikan konser musik yang bagus bagi penggemar musik Indonesia dan luar negeri, tetapi juga memiliki kekuatan lokalitas yang bisa diapresiasi juga oleh penonton global.
Sementara itu, menurut Bakkar Wibowo, Direktur Prambanan Jazz Festival, menyampaikan bahwa tahun ini untuk penggarapan artwork media promo terutama untuk artis internasional, Prambanan Jazz Festival masih akan menggandeng perupa-perupa terbaik dari Yogyakarta. Bakkar Wibowo berharap media luar ruang tidak hanya sebagai media promosi, tapi juga sebagai media ruang pameran sebuah karya seni perupa.
Sebagai bagian dari komitmen Prambanan Jazz Festival untuk turut serta membangun kultur sinergi antara budaya tradisional yang masih hidup di tengah masyarakat kita dengan kultur budaya modern yang semakin profan, Prambanan Jazz akan tetap menghadirkan wisata kuliner “Pasar Kangen” di area panggung Festival Show. Pasar Kangen adalah sebuah perpaduan wisata kuliner khususnya Yogyakarta yang akan mempertemukan generasi lama dan generasi baru.
Bagi generasi lama, Pasar Kangen akan menghadirkan romantisme masa lalu mereka. Dan bagi generasi muda sekarang, Pasar Kangen akan menghadirkan sensasi kuliner tradisi Yogyakarta tempo dulu. Pasar Kangen adalah bentuk komitmen kami untuk selalu support tradisi lokal. Jadi nanti pengunjung Prambanan Jazz bisa dengan santai menikmati musik berkualitas sambil menyaksikan sunset matahari dalam keindahan candi Prambanan sambil menyantap kuliner-kuliner pilihan & balutan bulan purnama.
Sementara itu Edy Setijono Direktur Utama PT TWC (Taman Wisata Candi, Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko) menyampaikan bahwa dengan adanya Prambanan Jazz Festival, beliau berharap akan semakin mendongkrak kunjungan wisatawan lokal dan manca negara, sehingga akan berdampak baik untuk semakin menggerakkan laju perekonomian lokal khususnya di wilayah Prambanan dan Yogyakarta.
Terakhir dan hal yang tidak pernah terlewat, Prambanan Jazz Festival akan terus ikut serta dalam usaha bersama untuk mempromosikan warisan budaya negeri kita kepada masyarakat dunia. Harapan kami, Prambanan Jazz Festival akan selalu menjadi sebuah alternatif yang bagus untuk semakin mengenalkan warisan budaya negeri kita kepada masyarakat dunia.
Penjualan tiket Prambanan Jazz Festival akan dimulai pada 14 Maret 2018. Tiket reguler Daily Pass Festival Show Prambanan Jazz 2018 dijual dengan harga 300.000,- dan tiket 3 Days Pass seharga Rp. 750.000,- Tiket Special Show hari pertama akan dijual mulai dari 400.000 hingga 1.250.000, hari kedua tiket Special Show mulai dari harga 750.000 hingga 5.000.000, dan tiket Special Show hari ketiga dijual mulai harga 600.000 hingga 2.500.000. Tahun ini khusus tiket Special Show sudah termasuk Daily Pass Prambanan Jazz. Tiket dapat dipesan secara online melalui Tiket.com, KiosTix, Goers, Traveloka dan Tiketapasaja.com. Tiket box offline bisa di dapatkan di Jasmine Cakery Yogyakarta. ***
TUR reuni Spice Girls senilai £ 150 juta, dikabarkan telah dibatalkan setelah Victoria menolak untuk ambil bagian dalam show yang menjanjikan itu.
Kelompok yang terdiri dari Victoria Beckham, Mel B, Mel C, Emma Bunton dan Geri Horner, sebelumnya dikabarkan siap untuk bersatu kembali dalam rangka tur dunia, yang dengannya akan menambah pendapatan mereka masing-masing £ 30 juta, dilaporkan telah dibatalkan setelah Victoria memutuskan untuk di luar.
Sebuah sumber mengatakan kepada The Sun, “The Spice Girls sedang berantakan. Sementara Victoria selalu bersikeras dia tidak akan pernah ikut tur, yang lain percaya bahwa manajer Simon Fuller akan membawanya.”
“Mereka memiliki proposal £ 150 juta –dengan kinerja utama di Wembley– dan bahkan Mel C, yang sebelumnya enggan, telah mendaftar.”
“Dengan hal-hal (yang) masih di diawang-awang, ada beberapa perdebatan sengit antara para gadis-gadis itu dan Victoria.”
“Simon dibawa untuk meyakinkan dia supaya menerima tawaran itu, tetapi sekarang gagal, mereka merasa dia menggunakan mereka untuk mengembalikan namanya di peta (industri musik).”
Laporan itu menyebutkan, bahwa rencana reuni itu menjadi berantakan justru hanya satu bulan setelah Mel B mengungkapkan kelompok telah menandatangani kontrak untuk come back.
Dia berkata: “Kami sedang dalam proses mencari tahu, kami berlima telah menandatangani kontrak dengan Simon Fuller. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi atau kapan, tetapi semuanya sangat menarik. Akan ada sedikit segala sesuatu.
“Jika itu terserah saya, kami akan menggelar tur segera. Mungkin kita akan, segera … Saya selalu mengatakan kami pasti tur. Saya pikir saya baru saja mengganggu mereka terlalu banyak, dan begitu saya berhenti bicara mereka semua menjawab ya. Saya hanya perlu menutup mulut. ”
Dan dia bersikeras bahwa Spice Girls berbagi ikatan yang unik.
Dia menambahkan, “Kami semua benar-benar berhasil. Kami semua telah melalui sesuatu yang besar bersama-sama, pada dasarnya kami menjadi terkenal dalam semalam dan kami hanya memiliki satu sama lain sehingga kami memiliki ikatan yang tidak dapat dipecahkan … Kami tidak benar-benar pecah, kami seperti lima bersaudara, kami sedikit bertengkar, tapi kami selalu saling membalas.
Dapat ditambahkan, Spice Girls terakhir melakukan tur setelah reuni pada tahun 2007, dengan pertunjukkan hits terbesar mereka di tahun 2008. Mereka tampil lengkap berlima pada upacara penutupan Olimpiade London 2012.***
KARIR musik bintang pop Malaysia Haqiem Rusli mungkin berakhir saat ia berjuang mengatasi depresi.
Bintan pop Malaysia berusia 20 tahun itu, yang videonya menjadi hit di YouTube, mengatakan kepada para penggemar, bahwa dia yakin karir popnya 70 persen sudah berakhir karena tekanan bisnis musik. Tapi, beberapa penggemarnya mencurigai pernyataan itu, dan menilainya bahwa posting Rusli di media sosialnya tentang depresinya adalah “aksi” untuk promosi.
Pernyataan Rusli tentang “70 persen” karirnya di industri popuper telah berakhir, sehingga dirinya akan meninggalkan industri pop, memang belum final. Kabarnya, dia akan mengumumkan keputusan terakhirnya awal bulan depan, demikian laporan tabloid Malaysia Harian Metro.
“Ada banyak hal yang terjadi ketika saya di industri musik. Mereka mengatakan itu akan mudah, tetapi saya merasa itu menyakitkan dan sulit, ”tulisnya di halaman Instagram-nya, yang memiliki lebih dari satu juta pengikut.
Rusli juga akan mengambil istirahat dari media sosial. “Untuk saat ini, saya hanya ingin beristirahat dari media sosial dan pada 24 Juni, saya akan tampil di Ipoh. Mungkin penampilan terakhir saya sebagai penyanyi, ” katanya.
Penyanyi itu meminta maaf kepada para penggemarnya, beberapa di antaranya berspekulasi bahwa pengumuman itu mungkin merupakan aksi untuk mempromosikan lagu yang akan datang.
Dia meminta basis penggemarnya untuk “tidak marah dan harap mengerti situasiku”.
“Anda tahu bahwa saya telah berjuang melawan depresi sejak awal tahun dan terus mempengaruhi saya sampai sekarang. Tunggu saya dan saya akan memberikan jawabannya pada awal Juli ”, tambahnya.
Penyanyi itu telah mengalami peningkatan cepat untuk ketenarannya. Terakhir, ia malah telah mendapat kepastian denga ditandatanganinya proyek barunya dengan label Malaysia FMC Music.
Video musik Rusli telah mengumpulkan jutaan tayangan YouTube, terutama single Tergantung Sepi-nya, yang telah ditonton 26 juta kali.***
TAK semua film Indonesia yang tayang Lebaran ternyata menarik untuk ditonton. Setidaknya menurut sutradara Pengabdi Setan, Joko Anwar. Sebagai pecinta film sekaligus sutradara film Indonesia, Sabtu (15/6), Joko Anwar berkicau soal kekecewaannya menonton dua film Indonesia yang baru tayang di bioskop.
“Nonton film baru di bioskop. Nggak kuat. Jelek banget huhuhu… Pindah nonton film satu lagi. Sama aja. Kepala jadi pening. Entah karena nonton dua film ini atau kolesterol naik. Kolesterol kayaknya ya,” tulisnya lewat akun twitter @jokoanwar.
Kecewa dengan dua film ini, sutradara ini menyayangkan banyak sutradara yang bikin film dengan serius, namun hasilnya mengecewakan.
“Kadang orang bikin film dengan sungguh-sungguh, tapi hasilnya tetap bisa gagal. Tapi ini, bahkan nggak mencoba supaya bikin film dengan baik. Asal banget. Asal dapat fee. Penonton film Indonesia udah mulai percaya sama kualitas film lokal. Janganlah dirusak,” ujarnya.
Dua kicauan Joko Anwar yang menurut warganet kontroversial ini pun lantas menuai pro-kontra. Banyak warganet yang tersinggung terhadap komentar negatif mas Joko Anwar yang juga ramai beredar di akun instagram gosip tersebut.
“Semakin orang ngerti film, semakin orang gak bisa menikmati film. Ini anugerah sekaligus kutukan lo om jok.. hehehe,” tulis @papa4ndre.
“Seharusnya mas gak boleh ngomong film jelek, bagaimana klo ada yg tersinggung. Dan bagaimana klo film mas @jokoanwar yg dibilang jelek, gak bermutu,” tulis @siagian_kahen.
“Mas, klo lu bikin suatu karya, terus dibilang jelek. Apa respon lu?” tulis @siagian_kahen. ***
Ibu tiga anak bernama lengkap Pipik Dian Irawati, janda Ustadz Jeffry Al Buchori ini, kini sudah mantap menutupi bagian wajahnya kecuali bagian mata–niqab. Keputusannya ini tak terlepas dari peran sang sahabat, Indadari. Wanita yang akrab disapa Umi Pipik itu mengaku sudah tergugah mengenakan niqab sejak sahabatnya; Indadari memakainya sekitar empat tahun lalu.
“Keinginan saya sudah lama saat lihat Indadari pakai. Dari mulai proses belajar, ke mana-mana saya bawa cadar di tas walau belum saya pakai,” ujar dia di Jakarta belum lama ini. “Pas mau turun mobil, sopir saya ingetin, Umi Enggak pakai cadar? Saya waktu itu masih buka tutup (cadar),” sambung Pipik.
Hingga tibalah waktunya dia pergi ke tanah suci, menjalankan ibadah umroh bersama jamaahnya pada 2017 lalu. Di sana, Pipik mengaku mendapat semacam “tamparan”. “Saya bawa jamaah umroh. Masih ada sifat keakuan, saya dapat tamparan. Shalat selalu di luar (Masjidil Haram), selalu telat. Setiap keluar hotel dikenali orang. Orang-orang yang harusnya fokus beribadah jadi fokus foto-foto. Saya ajak mereka menambah dosa,” papar dia.
Bahkan hingga di Raudah, Masjid Nabawi, Madinah, Pipik mengaku semakin banyak meminta ampun, sembari meminta petunjuk pada Sang Khalik. “Saya minta petunjuk Allah. Kapan mau menutup (berniqab). Saya lelah. Saya menangis, istighfar. Bismillah, saya mau istiqomah. Mungkin dengan menutup ini,” kata Pipik.
Perlahan, dia lalu mengutarakan keinginannya berniqab pada anak-anaknya. Tak dia sangka para buah hatinya justru mendukung keinginannya itu. “Saya bicara sama anak-anak mau pakai cadar. Anak-anak senang. Kata mereka, “habis jalan sama umi ribet,” tutur dia.
Akhirnya dia benar-benar memutuskan memakai niqab walau ujian kehidupan menantinya. “Walau ujian Masya Allah. Di Ramadhan, saya ada undangan di acara televisi, tetapi dicancel. Memandang cadar a b c d. Keekstremannya. Saya di rumah, belajar, Iqro (membaca) lagi,” kata Pipik.
Tak lama berselang, justru dia mendapat tawaran iklan dari perusahaan suatu produk kecantikan. Dia mengiyakan tawaran itu walau sempat meragu.
Kepada para muslimah yang berkeinginan memutuskan hal serupa dengannya, Pipik punya pesan. “Semangat untuk yang ingin pakai cadar. Kita (mungkin) dibenci orang, tetapi yang penting enggak dibenci Allah,” pungkas dia ***
AKAN tayang pada lebaran, 15 Juni 2018, film Jailangkung 2 kembali hadir melanjutkan kisah dari Jailangkung : Datang Gendong Pulang Bopong yang dirilis pada 2017. Film Jailangkung 2 diperankan oleh Rama (Jefri Nichol) dan Bella (Amanda Rawles), Bram (Naufal Samudra), Angel (Hannah Al Rashid), dan Tasya (Gabriella Quinlyn).
Antusias film Jailangkung 1 yang ditayangkan pada lebaran tahun lalu membuat film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani dan Jose Poernomo ini kembali ditayangkan pada lebaran tahun ini. Jefri Nichol mengatakan selama proses syuting film Jailangkung 2, Ia merasa senang karena mendapatakan pelajaran baru.
“Hal yang baru adalah di mana aku dan Amanda latihan diving hingga kedalaman 30 meter di Manado,” ujar Jefri Nichol.
Hal yang serupa dirasakan oleh Amanda Rawles, Ia merasa walaupun belajar diving adalah hal yang sulit, namun Ia sangat menikmatinya. “Hal yang seru saat diving adalah aku bertemu dengan ikan hiu dan aku tuh takut banget sama hiu,” ujar Amanda Rawles. Film Jailangkung2 tayang serentak di lebih 150 layar seluruh Indonesia mulai Lebaran, 15 Juni 2018. ***
Ini cerita unik dari Tasya Kamila tentang berpuasa dan lebaran di negeri orang. Puasa di Amerika, lebaran di negeri Cina, begitu kata Tasya yang baru saja menyelesaikan kuliah S2 –nya di Columbia University, New York, AS. Namun dua momen penting itu tidak dilakukan dalam tahun yang sama. Saat menjalani ibadah puasa, kata Tasya, kebetulan karena ia memang kuliah di Amerika. Jadi mau tidak mau, dia pun puasa dalam suasana yang berbeda dari Indonesia. Bukan hanya karena kebanyakan teman-temannya tidak berpuasa, namun juga waktu berpuasa yang cukup panjang.
Sementara ketika lebaran di luar negeri, itu dirasakannya beberapa tahun lalu, tepatnya tahun 2013. Menurut pemeran Rika dalam film ‘Rumah Kentang’, ini, ada kejadian lucu saat ia dan keluarga berlebaran di negeri Cina. “Pas waktunya sholat ied, kami terlambat sampai di masjid. Kalau di Indonesia kan sholat ied jam 7 pagi. Nah, kami terlambat 15 menit,” ungkapnya.
Karena tahu terlambat, Tasya dan keluarganya terbirit-birit. Tapi sampai di masjid, mereka melihat orang-orang menggulung –gulung tikar. “Kita pikir, wah sudah terlambat. Tapi kami kan punya keterbatasan bahasa, jadi waktu bertanya pada mereka menggunakan bahasa isyarat (pakai tangan). Mereka jawab—juga pakai isyarat tangan—bahwa sholat ied belum mulai, nanti pukul 10 baru mulai. Wah alhamdulilah, jadi kami tidak terlambat,” kata Tasya sambil tertawa.
Lalu bagaimana pengalamannnya puasa di negeri Paman Sam. Tasya kembali tertawa karena dia pun punya cerita lucu tentang puasa di sana. Kejadian lucu itu terjadi pas awal puasa. “Aku sempat bingung kapan hari puasa pertama. Kan beda dengan di Indonesia, ada sidang Isbat dan hasilnya diumumkan kepada masyarakat. Jadi kita semua tahu kapan puasa pertama. Nah di Amerika kan tidak ada pengumuman pada masyarakat luas. Jadi nggak tahu secara jelas kapan waktu puasa pertama. Jadi aku kira puasa hari Rabu,” papar gadis cantik ini.
Gara-gara ketidaktahuannya, dia pun sahur pada hari Rabu. “Trus teman aku bilang, puasa pertama besok, maksudnya hari Kamis. Hahh!! Ya sudah nggak apa-apa sudah terlanjur sahur. Syukur puasa pertama hari Kamis, karena pas sahur aku grabak-grubug banget,” ucapnya sambil tertawa.***
Dion Wiyoko dan Laura Basuki berpose di depan foto Alan Budi Kusuma dan Susi Susanti.
BIOPIC (biography picture) adalah salah satu jenis film yang akhir-akhir ini sering dibuat oleh sineas Indonesia. Setelah banyakmengangkat kisah pahlawan bangsa kali ini giliran hero di lapangan bulutangkis. Sebentar lagi akan ada film tentang Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma.
Susi Susanti bisa dibilang sebagai pebulutangkis putri terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Wanita asal Tasikmalaya ini pernah menjadi juara All England, kejuaraan dunia, membantu merebut Piala Uber dan Piala Sudirman, hingga mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang Olimpiade.
Prestasi serupa juga dipersembahkan oleh sang suami, Alan Budi Kusuma. Sama seperti Susi, Alan yang saat itu pacaran dengan sang srikandi bulutangkis, juga mempersembahkan emas dari kategori tunggal putra di ajang Olimpiade Barcelona 1992. Sejak saat itu Alan dan Susi disebut sebagai pasangan emas serta kariernya semakin melejit.
Kisah heroik Alan dan Susi ini akan bisa disaksikan segala generasi, dari yang mengikuti sepak terjang mereka di tahun 90-an hingga generasi zaman now agar tahu betapa hebatnya dua atlet berprestasi.Akan ada film biopic tentang pasangan emas ini.
Karakter Susi di film akan diperankan oleh Laura Basuki, sedangkan Dion Wiyoko dipercaya sebagai Alan. Ini adalah ketiga kalinya Laura dan Dion dipertemukan lagi. Sebelumnya mereka akting bareng dalam film TERBANG: MENEMBUS LANGIT dan serial Sunshine. Keduanya juga sudah pose bareng di depan foto sang pasangan emas asli.
Film biopic Alan dan Susi ini sepertinya akan digarap oleh sutradara Sim F yang mengunggah foto Laura dan Dion di Insta Story-nya. ***
PERNAH menjadi film yang populer pada masanya, Nagabonar rencananya akan dibuat ulang lagi. Film yang diproduksi tahun 1980-an tersebut memang menjadi salah satu film yang sangat ikonik dengan pemeran utamanya Deddy Mizwar.
Film yang diberi nama Nagabonar Reborn tersebut rencananya siap diproduksi di bulan Juli dan Agustus di kota Medan dan sekitarnya. “Kami siap memproduksi film Nagabonar Reborn bulan Juli mendatang dan mudah-mudahan akhir tahun ini sudah beredar di seluruh bioskop di Tanah Air,” ujar Trimedya Panjaitan, selaku produser Gempita Tjipta Perkasa saat syukuran dimulainya film yang dibintangi Gading Marten dan Citra Kirana.
Trimedya berjanji film Nagabonar Reborn akan diproduksi berbeda dari film sebelumnya yang diproduksi tahun 1987. Untuk itu selaku produser, pengacara kondang ini menggandeng sutradara dan produser yang sukses menggarap film Nightbus Darius Sinathrya dan Sutradara terbaik FFI Emil Heraldi.
“Kami bersepakat untuk menggarap film yang berkualitas tapi juga komersial. Sehingga film ini bisa meraih banyak penonton, ” jelas Trimedya di sela acara syukuran.
Sebagai produser pelaksana Darius mengaku tertantang untuk mengarap film yang sudah populer dan ikonik. “Tantangannya, kami harus membuat film yang lebih bagus dari film sebelumnya. Makanya kami pilih kru dan artis yang sudah terjaga kualitasnya,” ujar Darius Sinathrya.
Gading Marten yang dipercaya oleh Junimart Girsang salah satu produser GTP untuk memerankan Nagabonar mengaku tersanjung. Apalagi papahnya aktor senior Roy Marten langsung setuju ketika putranya menyampaikan kalau ia ditawari sebagai Nagabonar.
“Papah langsung setuju, dan menyarankan agar saya tidak menonton film Nagabonar yang dimainkan Om Deddy Mizwar, supaya saya nggak terpengaruh,” ujar suami Gisella Anastasia ini.
Gading berjanji akan main maksimal, dan menjadi diri sendiri. Risiko main film yang pernah sukses oleh orang lain, bukannya tidak ada. “Main bagus pasti akan dibanding-bandingin. Apalagi jelek, dan saya sudah menyiapkan mental itu,” tukas Gading Martin. ***