Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Bikin Siaran Mudik Secara Mudah

Bikin Siaran Mudik Secara Mudah

admin by admin
May 11, 2019
in IT & Internet, Kolom
0
Oleh: Joko Intarto

JAYAKARTA NEWS – Ingin membuat siaran arus mudik yang mudah dan murah? Saya merekomendasikan penggunaan Monars, mobile webinar system. Layanan kreatif yang mengintegrasikan video production system, live video streaming system, live video conference system dan media channeling system.

Gampangnya begini:

Pemantauan dilakukan di sebuah ruangan. Biasa disebut command center. Di ruangan inilah situasi arus mudik dari berbagai lokasi dimonitor. Melalui sebuah layar besar. Bisa menggunakan LED TV maupun LED video wall.

Video situasi dari berbagai daerah itu dikirim melalui jaringan internet menggunakan smartphone.

Dulu, sistem monitor seperti ini harus menggunakan CCTV dan mini komputer. Mahal dan tidak praktis. Sekarang cukup dengan smartphone.

Karena menggunakan smartphone, petugas bisa bergerak melaporkan situasi dari berbagai lokasi. Misalnya, bila terjadi kemacetan 1 Km dari gerbang tol, petugas bisa bergerak ke sumber kemacetan. Kemudian melaporkan situasinya secara live dan interaktif.

Dalam manajemen arus mudik, banyak lembaga yang berkepentingan untuk memonitor situasi. Padahal kantornya terpisah-pisah. Bagaimana solusinya?

Video conference bisa mengakomodasi hingga 10.000 user. Maka, setiap lembaga pemantau dibuatkan satu user. Dengan demikian, situasi yang terpantau di command center juga bisa disaksikan di kantor lembaga tersebut. Tidak perlu membuat sistem pemantau sendiri-sendiri.

Apakah monitoring system pada command center bisa disalurkan sebagai konten siaran televisi? Bisa banget.

Redaksi TV bisa diberi akses sebagai user sebagai co-host agar bisa memonitor command center di studionya. Setelah itu, presenter bisa mewawancarai petugas pemantau di lapangan.

Jadi, stasiun TV tidak harus mengirim reporter ke jalur mudik hingga berhari-hari seperti dulu. Semua bisa dilakukan dari studio.

Nah, gampang kan? ***

Tags: arus mudikjayakartanewssiaran mudiktv streaming
Previous Post

Museum Wayang dan Sumur Tua di Wonogiri

Next Post

Ustad Solmed Dirikan Gambus The Sulthans

admin

admin

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Ustad Solmed Dirikan Gambus The Sulthans

Ustad Solmed Dirikan Gambus The Sulthans

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version