• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Sunday, September 27, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Gelombang Sejarah di Pojok Utara Malioboro

Gelombang Sejarah di Pojok Utara Malioboro

admin by admin
April 7, 2017
in Feature
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HOTEL di pojok utara Jalan Malioboro Yogyakarta itu, kini bernama Grand Inna. Sejatinya, hotel ini memiliki sejarah panjang. Ia bahkan pernah menjadi kantor kabinet, ketika Presiden Sukarno memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Yogyakarta, tahun 1946. Tak kurang dari Panglima Sudirman pernah berkantor di sini selama dua bulan.

Mengunjungi dan menginap di Hotel Grand Inna, tak ubahnya melarutkan diri dalam suasana sejarah masa lalu. Hotel tua tetapi terawat dengan sangat baik itu, terbilang murah untuk kategori hotel bintang empat dan berada di pusat kota Yogyakarta. Posisinya kurang lebih ada di tengah-tengah antara Tugu dan Keraton Yogyakarta. Dan, segelas wedang uwuh, menjadi welcome drink yang hangat.

Ke mana pun pandangan mata dilayangkan, kental pemandangan klasik. Tergambar dari lukisan besar di ruang lobby bagian atas. Sepeda onthel dipajang di sebuah sudut tak jauh dari counter resepsionis. Foto-foto tua berjejer adalah pemandangan berikutnya.

Di balik tembok resepsionis, tertata apik satu set gamelan. Nun di dinding sebelah barat, terpajang wayang kulit satu set, seolah siap dimainkan pak dalang. Di sebelahnya, sebuah baby piano bertengger anggun. Setiap malam, mulai pukul 19.00, seorang pianis pria melantunkan nada-nada ritmis.

Sejenak duduk di sofa memandang ke arah barat, terbayang betapa kokoh bangunan ini. Catatan sejarah di dinding menyebut, hotel ini dibangun tahun 1908. Tiga tahun baru selesai, dan dioperasikan tahun 1911 oleh pengusaha Belanda, tentunya. “Nama lahir” hotel ini adalah “Grand Hotel The Jogja”. Tahun 1938, dilakukan penambahan sayap bangunan utara dan selatan.

Jepang masuk, Belanda kabur. Hotel ini pun dikuasai Jepang dan diganti nama menjadi Hotel Asahi. Seumur jagung saja, karena pada tahun 1945, Indonesia merdeka dan menghapus nama Asahi dan mengganti dengan nama Hotel Merdeka. Sebuah euforia kemerdekaan pada zamannya.

Sempat sebentar menjadi kantor kabinet, hingga kemudian difungsikan kembali sebagai hotel. Tahun 1950, pemerintah mengganti nama hotel Merdeka menjadi Hotel Garuda. Baru di Orde Baru, tepatnya 1975, hotel ini diubah status menjadi Badan Usaha Milik Negara dan berganti nama menjadi Natour Garuda.

Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, terpatri dalam sebuah prasasti tahun 1984. Itulah momentum yang menandai pengembangan Natour Garuda menjadi 120 kamar dengan meninggikan bangunan tengah menjadi tujuh lantai.

Pada tahun 1991, dilakukan renovasi dan pengembangan kembali menjadi 240 kamar, dan diresmikan Sri Paduka Paku Alam VIII, pada 29 Juni 1991. Yang menarik, terdapat 2 kamar istimewa di sini: kamar 911 dan 912. Ini terkait sejarah MBO (Markas Besar Oemoem) Tentara Keamanan Rakyat pimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Natour Garuda ketika itu. ***

Tags: grand hotel the jogjahotel bitang empat di yogyakartahotel garudahotel grand inna yogyakartajalan malioboropanglima besar jenderal soedirmansejarah hotel grand inna garuda yogyakartawisata malioborowisata yogyakarta
Previous Post

Belum Jelas, Nasib Timnas U-22 di ISG 2017

Next Post

All New Honda Scoopy, Desain Baru Plus Fitur Canggih

admin

admin

Next Post
All New Honda Scoopy, Desain Baru Plus Fitur Canggih

All New Honda Scoopy, Desain Baru Plus Fitur Canggih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version